Category: Teknologi Informasi

KOM_2181

325 Guru Ikuti Diklat Nasional Karya Inovatif

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka acara Diklat Pembuatan Karya Inovatif IDI di Gedung IPHI Karanganyar Senin (27/3).

Karanganyar, Rabu 29 Maret 2017

Dalam rangka peningkatan guru dalam pembuatan karya inovatif, Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Karanganyar menggelar Diklat Pembuatan Karya Inovatif Berbasis IT, Senin siang (27/3/2017) kemarin di Gedung IPHI Bejen, Karanganyar.

Diklat karya inovatif yang diikuti kurang lebih tiga ratus dua puluh lima guru se Karanganyar ini bekerjasama dengan LPMP Jawa Tengah dan Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS).

Diharapkan dari kegiatan ini para tenaga pendidik mampu mengembangkan pengetahuan dan keterampilan dalam mempersiapkan materi pembelajaran baik secara konvensional maupun berbasis teknologi informasi.

Dalam kegiatan ini selain menghadirkan beberapa Narasumber untuk menyampaikan materi juga dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Karanganyar menyatakan kegiatan Diklat ini bertujuan memfasilitasi para pendidik dalam pengembangan media pembelajaran berbasis IT, membekali tenaga pendidik tentang konsep dan media ajar serta membimbing tenaga pendidik dalam menyiapkan materi pembelajaran.

“Ada tiga ratus lebih guru sekolah dasar sampai menengah se Karanganyar yang hadir mengikuti diklat. Saat ini para pendidik dituntut harus inovatif sehingga mutu pendidikan meningkat,”ujarnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar mengapresiasi kegiatan Diklat yang diselenggarakan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Karanganyar. Menurutnya, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi media pembelajaran tenaga pendidik melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai tenaga profesional.

“Guru harus mampu berinovasi, terlebih perhatian pemerintah terhadap guru sangat besar sehingga para pendidik pun harus dapat tetap profesional mengikuti perkembangannya,”tuturnya.

Lebih lanjut Juliyatmono mengatakan para guru saat ini juga harus melek teknologi. Karena saat ini semua telah banyak berjalan secara online baik metode pembelajaran hingga pengumpulan berkas.

“Sekarang serba internet. Guru pun harus bisa memanfaatkan teknologi informasi ini untuk pengembangan diri serta meningkatkan mutu pengajaran kepada siswa,”pungkasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

Read More
KOM_1983

Bupati : Masalah Pertanahan Perlu Sinergitas Semua Pihak

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada lepas sambut Kepala Kantor Pertahanan Karanganyar, Jum’at (24/3).

Karanganyar, Jum’at 24 Maret 2017

Masalah pertanahan perlu adanya sinergi dengan berbagai pihak. Karena koordinasi antar satuan kerja akan memudahkan kelancaran dalam penyelesaian masalah tanah di Kabupaten Karanganyar. Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar pada Lepas Sambut Kepala Kantor Pertanahan Karanganyar, Jum’at (24/3/2017) di Hotel Taman Sari, Karanganyar.

Lebih lanjut Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan program Layanan Anggota Masyarakat (Layangmas) berbasis geopasial hasil kerjasama Pemkab dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karanganyar sekarang ini sudah bisa diakses melalui internet.

“Untuk pelayanan, masyarakat sudah bisa online ke layangmas.karanganyarkab.go.id,”jelasnya.

Ditambahkannya, Layanmas ini menjadi inovasi pemerintah sebagai evaluasi Pemkab dalam peningkatan pelayanan publik, dan Layangmas ini meraih peringkat sepuluh besar di Indonesia.

Abadikan Gambar : Bupati Karanganyar, Juliyatmono (paling kiri), Kepala BPN Karanganyar yang lama, Dwi Purnama beserta isteri, Kepala BPN Karanganyar yang baru, Priyanto beserta isteri dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (paling kanan).

Sementara itu, sambutan Kepala BPN terdahulu, Dwi Purnama, untuk pekerjaan mega proyek di Karanganyar sepenuhnya tuntas seperti pembangunan waduk Gondang, jalan tol. Pihaknyapun mengapresiasi Pemkab yang telah menghibahkan Kaldek 1,8 miliar untuk pengarsipan secara elektronik.

“Terima kasih atas kerjasamanya ikut berperan proses dalam pertanahan. Tetap pererat koordinasi, karena kita harus berpedoman pada aturan-aturan Pemerintah daerah,”ujarnya.

Dikatakannya terkait dengan legalisasi aset lima ribu bidang diperlukan dorongan penyiapan dokumen, karena kita tetap memerlukan dukungan dokumen desa, untuk itu perlu segera disukseskan.

“Target kita 12.500 bidang, 1300 bidang sudah kita selesaikan tanah kas desa. Sedangkan aset-aset desa yang telah beralih menjadi kalurahan, tujuh puluh persen sudah selesai. Dan masih perlu untuk didorong terus,”pesannya dihadapan Kepala BPN Karanganyar yang baru.

Selanjutnya Kepala BPN Karanganyar yang baru, Priyanto menyikapi terhadap progress, pekerjaan siap untuk menyelesaikan.

“Pada intinya kami tetap butuh dukungan dari Pemda terkait kegiatan pertanahan. Dan kami siap selesaikan untuk penyiapan data yuridis dan fisik. Mohon support dan kerjasamanya,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
KOM_1796

Rohadi Widodo : Koperasi yang Sehat, Mampu Sejahterakan Anggotanya

KOMINFO

Pembinaan KPRI Makmur Di Gedung Wanita, Rabu (22/3)

Karanganyar, Rabu 22 Maret 2017

Koperasi yang tumbuh dan berkembang dengan sehat, efektif adalah koperasi yang mampu mensejahterakan para anggotanya. Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat membuka sekaligus menyampaikan sambutannya pada KPRI Makmur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Rabu (22/3/2017) di Gedung Wanita Karanganyar.

“Dapat mengelola koperasi dengan baik dan benar berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan,”jelasnya.

Wabup berharap KPRI Makmur ini dapat terus berkembang dengan sehat. Hal  ini terbukti dengan besarnya pendapatan yang mencapai hampir satu miliar rupiah.

“Dari anggota untuk anggota, pembagian SHU harus dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota,”tambahnya.

Sementara itu Ketua Pengawas KPRI Karanganyar, Sularno mengatakan pendapatan yang diperoleh KPRI sebesar  Rp. 971 juta lebih, merupakan kerjasama yang luar biasa antara pengurus dan para anggotanya sehingga KPRI ini menjadi salah satu koperasi sehat.

“Kinerja pengurus yang amanah, efisiensi kekayaan anggota dikembalikan kepada anggota,”ujarnya.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut dipilih kembali baik Ketua maupun Pengurus lama KPRI Makmur untuk  masa bhakti 2017-2020.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

KOMINFO

Wakil Bupati Rohadi Widodo foto bersama salah satu pemenang undian berhadiah pada Pembinaan KPRI Makmur

Read More
DSC_0076

Pengumpulan ZIS 2017, Baznas Karanganyar  Targetkan Capai 12 Miliar

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara Rakerda Baznas Kabupaten Karanganyar Tahun 2017 Di Gedung DPRD Karanganyar, Selasa (21/3).

Karanganyar, Selasa 21 Maret 2017

Tahun 2017, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karanganyar untuk pengumpulan zakat infaq shodaqoh (ZIS) menargetkan mencapai dua belas miliar rupiah. Hal tersebut disampaikan Abdul Mu’id dalam laporannya selaku pengurus Baznas Karanganyar pada  Rakerda Baznas Karanganyar, Selasa (21/3/2017).

“ZIS Karanganyar capai delapan ratus lima puluh sampai sembilan ratus juta rupiah setiap bulannya. Untuk itu, tahun ini target Baznas Karanganyar capai dua belas miliar begitu pula untuk pentashorufannya,”jelasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri sekaligus membuka Rakerda yang berlangsung di Gedung DPRD Karanganyar. Dalam sambutannya, Bupati  mengapresiasi pengumpulan ZIS yang terus ada peningkatan setiap bulannya sehingga setiap tahunnya Baznas dapat mentashorufkan ZIS untuk kemaslahatan umat.

“Baznas Karanganyar mampu merealisasi dan mengelola ZIS dengan baik. Semoga segenap pengurus Baznas, para Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan terus dapat bekerja lebih baik lagi,”pesannya dihadapan para peserta Rakerda yang meliputi Pengurus Baznas, UPZ masing-masing, Kecamatan, UPT, Ormas Islam, Ponpes, Amil zakat.

Selanjutnya dari Kementerian Agama Propinsi Jawa Tengah, Kabid Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf, Ahyani menambahkan dari 35 kab/kota, baru 18 kab/kota yang mendirikan Baznas di Jawa Tengah termasuk Kabupaten Karanganyar.

“Dengan pengumpulan ZIS yang terus meningkat dan paling tinggi perolehan maupun pentashorufannya se Jawa Tengah, tidak salah jika Baznas Kabupaten Karanganyar menjadi contoh kab/kota lainnya dalam setiap pelaksanaan study banding,”tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan perolehan ZIS untuk bulan Maret 2017 sebesar Rp. 858.336.954.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
KOM_0881

Di Kampung Winong, Bupati Resmikan Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah

KOMINFO

Resmikan Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah: Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo dan Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidallah dari Saudi Arabia, Jumat (17/3).

Karanganyar, Jum’at 17 Maret 2017

Rombongan Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Pimpinan BUMD, Staf Ahli dan Asisten Bupati beserta jajaran Kepala OPD Karanganyar melaksanakan  Jum’atan Keliling (Jumling) di Kampung Winong, Ngringo, Jaten, Karanganyar, Jum’at (17/3/2017) siang.

Jum’atan keliling ini merupakan agenda rutin Pemkab  yang dilaksanakan seminggu sekali yang digilir di sejumlah desa di 17 Kecamatan di wilayah Karanganyar sebagai ajang memperkuat silaturahmi antara Pemerintah dan warga serta mewujudkan salah satu misi Pemerintah Karanganyar dalam peningkatan kualitas keagamaan, Sosial dan Budaya.

Pada kegiatan Jumling tersebut diawali dengan peresmian Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah oleh Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati Karanganyar dan Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla dari Saudi Arabia sebagai donatur pembangunan Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah.

Acara dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat Jum’at. Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla dari Saudi atas dibangunnya Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah. Berharap dapat mendatangkan manfaat untuk kemashlahatan umat terutama warga di sekitar lingkungan masjid.

“Semoga kita tetap diberikan keberkahan dan kebersamaan di NKRI dengan keimanan yang semakin kuat dan mantab,”tandas Bupati dihadapan para Jama’ah Sholat jum’at.

Dalam kesempatan tersebut secara simbolis dilakukan pemberian Mushaf Al-Qur’an oleh Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla kepada Bupati Karanganyar yang selanjutnya diserahkan kepada Takmir Masjid.

KOMINFO

Penanaman Pohon Bulbis Sebagai Simbol Perdamaian

Jumling diakhiri dengan penanaman tiga pohon Bulbis di lingkungan Masjid oleh Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar dan Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla serta pemberian bantuan sarana ibadah kepada takmir masjid dan paket sembako sebanyak 20 buah untuk para lansia.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
KOM_9783

Pemantapan Daya Saing Daerah dan Kesejahteraan Sosial Melalui Musrenbag Dapil V

Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat melakukan sambutan pada Musrenbang dapil V, Rabu 8 maret 2017

Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat melakukan sambutan pada Musrenbang dapil V, Rabu 8 maret 2017

Karanganyar, Kamis 9 Maret 2017

Forum Gabungan Perangkat Daerah Musrenbag Dapil V wilayah Kecamatan Jaten, Tasikmadu dan Kebakkramat dilaksanakan di Gedung Ganesha Kecamatan Jaten, Rabu (8/3/2017) malam , yang diikuti kurang lebih 250 orang perwakilan Dapil V.

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Karanganyar, Wakil Bupati serta jajaran Kepala OPD untuk memaparkan dan memusyawarahkan beberapa usulan rencana pembangunan di wilayah dapil V ini.

Selain itu hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar H. Sumanto, SH beserta enam anggota DPRD Karanganyar lainnya. Yang bersama sama mengikuti dan membantu dalam menetukan keputusan terbaik pada perencanaan pembangunan dapil V ini kedepannya.

“Pada dasarnya apa yang para Camat usulkan diterima dengan baik. Namun pada pelaksanaannya masih butuh banyak pertimbangan atas pembangunan hal hal lain yang lebih penting di daerah lain.” kata Juliyatmono dalam sambutannya sekaligus membuka.

Selain itu salah satu yang dibahas Bupati Karanganyar Juliyatmono mengenai pembangunan atau perenovasian pasar papahan dan palur pada dasarnya Pemerintah siap membantu.

“Pembangunan pasar papahan dan palur terkendala pembebasan lahan yang kini dimiliki oleh desa sehingga perlu dirundingkan mengenai pembebasan lahannya bahkan kami siap mengganti sesuai dengan luas tanah yang dihibahkan kepada pemerintah ” ujarnya.

Bupati menjelaskan jika dalam pembangunan pasar papahan dan palur tersebut  dilibatkan pihak ketiga atau swasta maka nantinya untuk penyewaan lapak akan dikenakan biaya, yang secara otomatis menambah beban masyarakat khususnya pedagang yang berjualan disana.

Diharapkan adanya musyawarah dapat menambah ruang masyarakat dalam mengaspirasikan pendapatnya khususnya di bidang pembangunan karena pembangunannya ini sendiri nanti akan dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

Selain itu pembangunan juga harus merata di wilayah Kabupaten Karanganyar supaya tidak ada pemikiran negatif kepada pemerintah yang seakan akan memprioritaskan satu daerah saja.

“Pada hakikatnya acara musrenbang ini diadakan di seluruh wilayah di Karanganyar,  Pemerintah mendengarkan dan menimbang segala usulan yang ada untuk diwujudkan sesuai apa yang kita bersama butuhkan,”pungkas Juliyatmono dihadapan para peserta Musrenbang Dapil V.

Demikian Diskominfo (adt/by)  

 

Read More
DSC_0060

Implementasi Revolusi Mental, Karanganyar Gelar Gerakan Gemar Membaca

kominfo

Gemar Membaca Mencerdaskan Bangsa : Bupati saat menyampaikan sambutannya pada safari gemar membaca nasional, Selasa (8/3).

Dalam rangka meningkatkan indeks kegemaran membaca masyarakat, Karanganyar menggelar safari gerakan nasional gemar membaca, Selasa (8/3/2017).

Kegiatan Safari Implementasi Revolusi Mental Melalui Gerakan Nasional Gemar Membaca dihadiri Bupati Karanganyar, Anggota Komisi X DPR RI Laila Istiana, Kepala Perpustakaan Nasional RI, Ketua Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Karanganyar, Jajaran Kepala OPD Karanganyar, Penulis Buku Novel “Lost In Lawu”, Kepala Sekolah, Guru, Mahasiswa, Pelajar Kab.Karanganyar.

Implementasi revolusi mental adalah keinginan membangun manusia yang utuh dengan religiutasnya yang tinggi untuk mewujudkan kesadaran beragama sebagai makhluk Tuhan. Hal tersebut dikemukan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya sekaligus membuka.

 “Adanya kegiatan ini, kami selaku Pemerintah Karanganyar berupaya memulai membaca sebagai kebutuhan untuk terus meningkatkan minat membaca dikalangan masyarakat,”tutur Bupati.

Ia berharap melalui kegiatan safari dapat menyemangati semua pihak supaya membaca menjadi kebutuhan penting dalam kehidupan sehingga dapat melihat dunia lebih luas karena tujuan membaca adalah mencerdaskan.

Sementara itu sambutan Kepala Perpustakaan Nasional RI yang diwakili Kepala Pusat Reservasi Perpustakaan Nasional, Sri Sumekar menyampaikan data kondisi minat baca di Indonesia berdasarkan penilaian tingkat literasi masyarakat Indonesia yang dilaksanakan oleh Central Conecticut State University mendapat peringkat 60 dari 61 negara.

Lebih lanjut ia menjelaskan rendahnya kegemaran membaca disebabkan beragamnya aspek diantaranya masyarakat Indonesia pada dasarnya merupakan masyarakat berbudaya tutur dimana bentuk pertukaran informasinya masih secara lisan. Perlu diakui bahwa mayoritas masyarakat Indonesia belum melakukan kegiatan membaca secara intens sebagai suatu kebutuhan hidup.

“Semua informasi, gagasan dan pengetahuan hanya disimpan dalam ingatan,”katanya.

Ditambahkannya, pada era digital seperti sekarang, Perpustakaan nasional hadir dalam layanan perpustakaan digital melalui fitur iPusnas yang dapat diakses melalui Multi Operating System (Android, IOS ataupun Windows) dan multidevice melalui smartphone, tablet atau desktop.

Selanjutnya, anggota Komisi X DPR RI, Laila Istiana pada kesempatan tersebut menceritakan pengalamannya ketika di Kota Salatiga yang mengemas Perpustakaan menjadi sebuah tempat yang tidak hanya sekedar untuk membaca buku melainkan sebagai alternatif tempat rekreasi keluarga.

“Setiap hari ada kurang lebih seribu pengunjung bahkan waktu weekend dapat mencapai seribu lima ratus pengunjung, karena di perpustakaan tersebut terdapat kuliner didalamnya, sehingga orang dapat membaca buku sambil ngeteh,ngemil,”terangnya.

Laila berharap, Kota maupun Kabupaten lain dapat mencontoh dari cara mengemas perpustakaan agar terkesan jauh dari kata membosankan.

kominfo

Bupati serahkan bantuan komputer untuk Perustakaan desa dan Kalurahan.

Disela-sela kesempatan tersebut dilakukan penyerahan bantuan komputer oleh Bupati Karanganyar kepada tiga Perpustakaan Desa dan Perpustakaan Kalurahan yang berbasis TIK di Kabupaten Karanganyar yakni Perpustakaan Desa Ngunut Kecamatan Jumantono, Perpustakaan Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo dan Perpustakaan Kalurahan Tawangamangu Kecamatan Tawangmang, masing-masing mendapatkan tiga unit komputer.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0790

Study Banding Pemanfaatan Lahan Kritis, DPRD Kediri Kunjungi Karanganyar

Kominfo

Menerima Kunjungan Kerja DPRD Komisi B dan Komisi C Kabupaten Kediri di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar,  Selasa (7/3).

Karanganyar, Selasa 7 Maret 2017

DPRD Kabupaten Kediri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karanganyar. Dalam kunjungannya, rombongan Komisi B dan Komisi C DPRD Kediri melakukan study banding terkait pemanfaatan lahan kritis di bumi intan pari, Selasa (7/3/2017) di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kunjungan DPRD Kabupaten Kediri diterima Sekretaris Daerah Karanganyar didampingi Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Karanganyar serta jajaran Kepala OPD Karanganyar.

Rombongan kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Iskak menyampaikan beberapa hal terkait masalah perkembangan pertanian lahan kritis di Kabupaten Kediri, pembangunan perumahan dan penanganan masalah kekumuhan.

Iskak menjelaskan lahan kritis di Kabupaten Kediri sekitar 5700 meter persegi dengan total wilayah 1386 kilometer persegi.

“Ada kekhawatiran, karena kadar kesuburan tanah hanya 2,2 persen sedangkan kadar kesuburan tanah minimal lima persen,”katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan lahan pertanian merupakan ciri Negara agraris  yang potensinya luar biasa. Sedangkan perumahan lahan masih cukup luas tetapi penataannya kurang maksimal dan perda juga baru dibuat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi menanggapi hal tersebut mengatakan setiap rumah meninggalkan dua masalah yakni Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan Lahan untuk makam sebagai fasilitas umum.

“Tahun ini, pengembang harus menyerahkan fasum dan sertifikatnya ke pemerintah,”terangnya dihadapan Anggota Dewan Komisi B dan Komisi C DPRD Kediri.

Ia menjelaskan pembangunan perumahan sudah menggunakan Perbup dan diselesaikan sekaligus dengan tata ruangnya. Perlu diketahui untuk luas Kabupaten Karanganyar semula 7737860 Hektar sedangkan berdasar peta terbaru dari BPN Pusat untuk sekarang Kabupaten Karanganyar bertambah luas wilayahnya menjadi 82317,43 hektar.

“Untuk Karanganyar kita masih punya lahan saving 6000 hektar, ketahanan pangan kita juara, maka untuk penataan ruang berani kita lakukan,”katanya.

Ditambahkan Samsi bahwa tahun kemarin Karanganyar surplus beras 139925 ton sehingga aman untuk pangan. Tata ruang untuk lahan kering menuju ke industri mendapat respon positif dari masyarakat dan tahun ini pembangunan jambanisasi di Karanganyar selesai. Demikian Diskominfo (ft/ind)

Kominfo

Kegiatan ditutup dengan tukar menukar cinderamata dari masing-masing Kabupaten, Selasa (7/3)

 

 

 

Read More
KOM_8289

Kabupaten Karanganyar Dapat Tambahan Kuota Haji

KOMINFO

Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan dalam acara Sosialisasi Penyelenggaraan Haji 2017 di Pendopo RD Bupati, Kamis (02/3)

Karanganyar, 2 Maret 2017

Kabupaten Karanganyar mendapatkan tambahan kuota haji pada tahun 2017. Penambahan jumlah calon haji pada tahun ini menyusul adanya tambahan kuota haji asal Indonesia dari Arab Saudi.

Kepastian tambahan calon Haji ini disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka sosialisasi penyelenggaraan Haji  tahun 1438 Hijriyah/2017 Masehi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (02/03/2017).

“Kita wajib bersyukur tahun ini calon haji Kabupaten Karanganyar sebanyak 541 jamaah dari kuota yang sudah bertambah,”terangnya.

Juliyatmono mengingatkan adanya rumor diluar, ada orang yang dapat mengeser urutan daftar haji adalah tidak benar sama sekali.

“Tidak ada yang dapat merubah antrian pendaftaran calon haji, tidak ada calo, semua dikerjakan berdasar sistem,”tandas Bupati dihadapan para calon jamaah haji Karanganyar.

Ditambahkannya dengan adanya penambahan kuota sepuluh ribu untuk calon haji Indonesia sehingga untuk pendaftaran haji saat ini dengan masa antrian selama dua puluh tiga tahun, dengan adanya tambahan kuota berkurang masa antrian menjadi sembilan belas tahun.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar, Siti Maesyaroh dalam laporannya mengatakan calon haji Kabupaten Karanganyar tahun 2017 berdasar data dari Kantor Kementerian Agama Karanganyar berjumlah 541 orang, tersebar di 17 Kecamatan.

“Jika pada tahun 2016 jumlah jamaah haji Kabupaten Karanganyar 471 orang, Alhamdulillah tahun 2017 ini ada kenaikan jumlah jamaah haji sebanyak 70 orang,”tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan kegiatan sosialisasi kebijakan penyelenggaraan haji tahun 2017 ini bertujuan memberikan informasi awal kepada calon jamaah haji Kabupaten Karanganyar, sehingga nantinya diharapkan calon jamaah haji mengetahui syarat-syarat administrasi dan syarat lainnya yang harus dipenuhi sebelum berangkat haji.

Adapun beberapa kegiatan yang mendukung penyelenggaran ibadah haji, diantaranya : kegiatan praktek manasik haji, pemberangkatan dan pemulangan haji, memberangkatkan/mengangkat Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) sebanyak tiga orang untuk mendampingi jamaah haji, pemberangkatan calon haji sampai ke asrama Haji Donohudan, penjemputan dan pemulangan haji dari Asrama Haji Donohudan sampai di Kabupaten Karanganyar.

Selanjutnya, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Musta’in Ahmad pada   kesempatan tersebut menyampaikan untuk jumlah living cost haji belum dapat ditentukan. Hal ini disebabkan Kemenag masih menunggu keputusan Presiden.

Terkait dengan DAM atau denda, Musta’in menghimbau agar para calon haji membayarnya saat menunaikan haji di tanah suci bukan pada Kantor Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DSC_0059

Karanganyar Gelar Wawasan Kebangsaan dan KeBhinekaan dalam Kerangka NKRI

KOMINFO

Sekda Kabupaten Karanganyar Samsi melantik Pengurus Forum Persaudaran Indonesia Masa Bhakti 2017-2022 di Gedung DPRD, Selasa (28/2)

Karanganyar, Selasa 28 Februari 2017

Dilatar belakangi isu-isu yang tengah berkembang di masyarakat yang dapat mengakibatkan disintegrasi di Negara RI, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karanganyar menggelar Wawasan Kebangsaan dan keBhinekaan dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Selasa (28/02/2017) di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar.

Pada Sarasehan Wawasan Kebangsaan tersebut juga dilangsungkan Pengukuhan Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia (FPBI) Masa Bhakti 2017-2022 yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Karanganyar didampingi Kepala Kesbangpol Karanganyar.

Hadir pada kegiatan tersebut Forkopimda Karanganyar, Forum Pemuka Ethnis, Segenap Sesepuh, Tokoh Masyarakat serta Mahasiswa AKPER, AKBID, APEKA, UNSA.

Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi selaku yang mewakili Bupati sekaligus membuka, menyambut positif dan mendukung penuh terselenggaranya kegaiatan wawasan kebangsaan, mengingat NKRI adalah Negara yang majemuk dan heterogen baik dari suku, agama, ras, bahasa dan budaya.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan terus meningkatkan sikap saling toleransi untuk menghindari konflik yang berakibat memecah belah persatuan kesatuan bangsa,”tandasnya.

Lebih lanjut, Samsi mengatakan FPBI sebagai wadah berkumpulnya berbagai ethnis, suku, ras, budaya sebagai mitra Pemerintah sebagai upaya memupuk persatuan dan kesatuan NKRI sebagaimana diamanatkan dalam Proklamasi, Pancasila dan UUD 1945.

Dalam kesempatan itu, hadir Soejatno Pedro HD sebagai narasumber Sesepuh FPBI Provinsi  Jawa Tengah.

Ia mengingatkan pentingnya sejarah untuk terus menumbuhkan rasa kebangsaan, semangat patriotisme berdasar Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Jangan pernah meninggalkan sejarah, karena dengan sejarah, kebangkitan Nasional akan terus ada dalam jiwa kita semua,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengatakan maksud dan tujuan sarasehan wawasan kebangsaan ini adalah untuk memberikan pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus  mempererat persaudaraan antar ethnis di Kabupaten Karanganyar khususnya serta menyemangatkan tegaknya persatuan kesatuan NKRI. Dengan harapan akan terus tercipta kondisi yang kondusif, guyup rukun untuk kemajuan Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More