Category: Teknologi Informasi

WhatsApp Image 2025-08-14 at 14.53.14 (2)

Karanganyar Luncurkan PRODIGI, Wadah Kolaborasi ASN Muda untuk Transformasi Digital

Karanganyar, 14 Agustus 2025 – Dalam upaya mendorong transformasi digital dan mengoptimalkan potensi talenta muda di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN), Pemerintah Kabupaten Karanganyar meluncurkan program PRODIGI (Proyek Digitalisasi Berbasis Kolaborasi Generasi). Acara peluncuran tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Karanganyar, Timotius Suryadi, S.Sos., M.Si. dan Kepala Diskominfo, Isnan Nur Aziz, S.Kom., di Ruang Podang 1 Sekretariat Daerah Karanganyar.

PRODIGI merupakan sebuah inisiatif strategis yang dirancang untuk menjadi wadah bagi para ASN muda di Kabupaten Karanganyar agar dapat berkolaborasi, berinovasi, dan berkontribusi aktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan efisien. Melalui kolaborasi antar generasi, PRODIGI bertujuan untuk menjembatani kesenjangan digital dan mentransfer pengetahuan dari generasi yang lebih berpengalaman kepada generasi muda yang melek teknologi.

“Program PRODIGI ini adalah komitmen kami untuk menyiapkan ASN Karanganyar yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman. Kami percaya potensi talenta digital dari ASN muda kita sangat besar. Melalui program ini, kita akan optimalkan potensi untuk menciptakan solusi-solusi digital yang bermanfaat bagi masyarakat dan pelayanan publik,” ujar Timotius Suryadi, S.Sos., M.Si., Sekretaris Daerah.

Program ini akan mencakup berbagai kegiatan, seperti pelatihan digital, workshop pengembangan aplikasi, forum diskusi, serta proyek-proyek percontohan yang melibatkan tim kolaborasi dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Fokus utama PRODIGI adalah pada optimalisasi talenta digital ASN muda, dengan harapan mereka dapat menjadi agen perubahan dan pionir digital di unit kerja masing-masing.

“Kami mengundang seluruh ASN muda di Karanganyar untuk ikut serta dalam program PRODIGI ini. Mari bersama-sama kita wujudkan Karanganyar yang lebih maju melalui inovasi digital,” tambah Isnan Nur Aziz, S.Kom., Kepala Diskominfo.

Dengan diluncurkannya PRODIGI, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menunjukkan keseriusannya dalam menghadapi tantangan era digital. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang signifikan dalam membangun ekosistem digital yang kuat, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan modern di Kabupaten Karanganyar.

Sekretaris Daerah Karanganyar, Timotius Suryadi, S.Sos., M.Si. menyampaikan bahwa PRODIGI “Bukan Sekadar Proyek”. Ini adalah langkah transformatif strategis mengelola bonus demografi. Lakukan sekarang atau kita menyesal sampai beberapa generasi mendatang.

Read More
WhatsApp Image 2025-07-31 at 15.13.14 (1)

Diskominfo Karanganyar Gelar Lomba Video Profil Perangkat Daerah Berbasis AI: Dorong Inovasi dan Kreativitas

Karanganyar, 31 Juli 2025 — Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar kembali mengadakan lomba video profil perangkat daerah. Tahun ini, lomba tersebut hadir dengan nuansa berbeda, yakni mengusung pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) sebagai salah satu elemen utama dalam produksi video.

Kepala Diskominfo Kabupaten Karanganyar, Isnan Nur Aziz, S.Kom., menyampaikan bahwa lomba ini menjadi agenda tahunan yang selalu diadakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan 17 Agustus. “Setiap kantor organisasi perangkat daerah (OPD) sudah semestinya memiliki video profil agar bisa ditayangkan saat menerima kunjungan atau untuk kebutuhan diseminasi informasi. Maka dari itu, momen ini kami manfaatkan untuk menjadi pemicu (trigger) agar setiap OPD dapat terus mengembangkan konten profilnya secara kreatif dan inovatif,” ungkap Isnan.

Ia juga menegaskan bahwa setiap rangkaian kegiatan, termasuk lomba ini, akan dilaporkan kepada Sekretaris Daerah dan Bupati Karanganyar sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif OPD dalam mendukung transformasi digital serta keterbukaan informasi publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Staf Diskominfo, Okie Eko Wardoyo, turut menjelaskan bahwa meskipun lomba ini bertema pemanfaatan AI, tidak seluruh bagian video harus dibuat dengan teknologi tersebut. “Penggunaan AI cukup diterapkan pada elemen tertentu, seperti pembuatan bumper, transisi visual, atau narasi suara. Penggunaan sebagian teknologi AI tersebut sudah termasuk dalam kriteria penilaian,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga memberikan panduan singkat kepada peserta mengenai cara memanfaatkan teknologi AI secara praktis dalam produksi video, baik melalui platform daring maupun aplikasi yang tersedia secara gratis maupun berbayar.

Dengan lomba ini, Diskominfo Karanganyar berharap dapat mendorong peningkatan kualitas materi publikasi OPD sekaligus mengakselerasi pemanfaatan teknologi digital dalam pelayanan informasi kepada masyarakat.

Read More
WhatsApp Image 2025-07-23 at 15.13.54

Diskominfo Karanganyar Raih Rekomendasi Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022, Siap Menuju Standar Keamanan Informasi Internasional

Karanganyar, 23 Juli 2025 — Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar resmi menuntaskan audit akhir sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 pada Rabu, 23 Juli 2025. Audit tersebut dilakukan oleh lembaga sertifikasi internasional TÜV SÜD, dengan hasil yang sangat membanggakan: tidak ditemukan temuan ketidaksesuaian, baik kategori minor maupun major nonconformities.

Dalam sesi closing meeting, auditor utama TÜV SÜD, Mr. Rasyidi Jafar, menyampaikan bahwa sistem manajemen keamanan informasi (SMKI) yang diterapkan oleh Diskominfo Karanganyar telah memenuhi seluruh persyaratan standar internasional ISO/IEC 27001:2022.

 “Selamat kepada seluruh tim dan organisasi. Hasil audit menunjukkan tidak adanya temuan mayor maupun minor, yang berarti sistem manajemen keamanan informasinya telah berjalan dengan sangat baik dan layak untuk direkomendasikan mendapatkan sertifikat ISO/IEC 27001:2022,” ujar Mr. Rasyidi.

 

Rekomendasi ini menandai langkah strategis Diskominfo Karanganyar dalam memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital yang aman, akuntabel, dan profesional.

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Timotius Suryadi, S.Sos., M.Si., turut hadir dalam acara penutupan audit dan memberikan apresiasi atas capaian tersebut. Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi organisasi perangkat daerah (OPD) lain di Karanganyar.

“Kami sangat mengapresiasi pencapaian ini. Semoga ke depan, sertifikasi ISO lainnya juga dapat diraih oleh OPD lain. Pencapaian ini menjadi langkah awal yang menunjukkan bahwa Diskominfo Karanganyar dapat menjadi role model penerapan sistem manajemen yang unggul di kabupaten ini,” ungkapnya.

 

Dengan hasil audit yang positif ini, Diskominfo Karanganyar semakin menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan informasi dan meningkatkan kepercayaan publik melalui penerapan standar internasional. Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022 tidak hanya menjadi simbol pengakuan, tetapi juga landasan dalam membangun sistem informasi pemerintahan yang lebih tangguh dan terpercaya.

    

Read More
1

Diskominfo Terima Tim Auditor ISO/IEC 27001:2022 Tahap Pertama

KARANGANYAR – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar menerima tim auditor ISO/IEC 27001:2022 di Ruang SIC Diskominfo pada Rabu, 9 Juli 2025. Tim auditor disambut oleh Tim Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) Diskominfo Kabupaten Karanganyar.

Kepala Diskominfo, Isnan Nur Aziz, S.Kom., menyambut tim auditor yang hadir dan berharap audit tahap pertama ini dapat berjalan dengan baik dan memperoleh hasil yang baik, setelah sebelumnya sudah banyak proses yang dipersiapkan oleh Tim SMKI. Audit tahap 2 akan dilaksanakan pada 21-23 Juli mendatang.

“Khusus untuk ISO ini, hasilnya betul-betul diharapkan tidak hanya oleh Diskominfo, tapi juga Kabupaten. Artinya, agar audit dapat berjalan dengan baik, maka teman-teman yang sudah diberi tugas di masing-masing bidang untuk dilaksanakan sebaik-baiknya,” kata Isnan.

Isnan juga menyebut bahwa selama proses persiapan ISO ini, Diskominfo mendapat banyak sekali manfaat yang signifikan, terutama dalam hal pengarsipan dokumen dan kerapian ruangan di dinas.

Eko Supriyadi, S.S., M.Eng., selaku Chief Information Security Officer (CISO), selanjutnya memberikan paparan awal kepada tim auditor, seperti perihal profil organisasi, fungsi-fungsi bidang yang ada di Diskominfo, ruang lingkup SMKI, dan juga layanan data center yang menjadi objeknya.

Selanjutnya, tim audit diwakili oleh Mr. Rasyidi Jafar selaku Lead Assessor, memberikan paparan singkat terkait audit ISO/IEC 27001. Rasyidi mengatakan bahwa audit pada hari tersebut baru akan difokuskan pada verifikasi dokumen dan juga pengecekan pada data center. Dia juga menyebut audit tahap kedua akan lebih menyita energi dan waktu daripada tahap pertama, sehingga agar dipersiapkan dengan baik.

“Tujuan dari audit ini pastinya kita akan memperhatikan kesesuaian dari organisasi dalam mengimplementasikan berdasarkan standar ISO 27001 versi 2022. Dan juga kita nanti akan memperhatikan undang-undang dan regulasi yang kita patuhi. Lalu kita juga akan memperhatikan internal procedure. Dan yang terakhir jika nanti memang ada saran atau improvement dari auditor pasti akan disampaikan,” kata Rasyidi.

Setelah melakukan pengecekan dokumen, Rasyidi didampingi Tim SMKI mengecek layanan data center yang berada di lantai 2 Diskominfo. Dari hasil audit, diputuskan bahwa Diskominfo berhasil melewati audit tahap pertama dan akan berlanjut ke tahap kedua.

Read More
WhatsApp Image 2025-06-24 at 07.44.41

88 Mahasiswa KKN PPM UGM Siap Berkontribusi di Enam Desa di Kabupaten Karanganyar

KARANGANYAR – Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) menerima sebanyak 88 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN PPM UGM), yang akan melaksanakan kegiatan di enam desa yang tersebar di dua kecamatan di Kabupaten Karanganyar, Senin (23/6/2025).

Penyerahan mahasiswa KKN berlangsung di Aula Baperlitbang Karanganyar dan diterima langsung oleh Kepala Baperlitbang Dwi Cahyono, didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, serta para dosen pembimbing lapangan dari UGM.

Dosen Pembimbing Lapangan, Wahyu Dwi Saputro, dalam sambutannya menyampaikan bahwa KKN UGM Periode II Tahun 2025 melibatkan lebih dari 8.000 mahasiswa yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Untuk Kabupaten Karanganyar, sebanyak 88 mahasiswa akan melaksanakan pengabdian di Kecamatan Ngargoyoso dan Kecamatan Jatiyoso.

“Kami menitipkan mahasiswa selama 50 hari ke depan di Kabupaten Karanganyar. Mohon doa dan dukungan agar mereka dapat berkontribusi dalam program pembangunan serta mendapatkan pengalaman berharga yang bermanfaat untuk masa depan,” ungkap Wahyu.

Adapun rincian lokasi penempatan mahasiswa adalah sebagai berikut:

Kecamatan Ngargoyoso

Desa Ngargoyoso dan Desa Segorogunung: 30 mahasiswa

Tema: Pariwisata dan Digitalisasi Desa

Kecamatan Jatiyoso

Desa Tlobo dan Desa Karangsari: 28 mahasiswa

Tema: Optimalisasi Sumber Daya Pertanian

Desa Wonorejo dan Desa Wonokeling: 30 mahasiswa

Tema: Pengembangan Kopi dan Wisata Berbasis Geotracking

 

Kepala Baperlitbang Karanganyar, Dwi Cahyono, dalam sambutannya menekankan pentingnya komunikasi dengan masyarakat setempat dan tokoh-tokoh desa guna memastikan kelancaran kegiatan.

“Kenali lingkungan dan budaya masyarakat. Libatkan tokoh masyarakat dalam setiap kegiatan agar program yang dijalankan bisa berjalan dengan baik. Kami juga menantikan masukan dan rekomendasi dari mahasiswa sebagai kontribusi nyata untuk pembangunan daerah,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta menjaga kesehatan, keselamatan, dan pola makan selama menjalani KKN.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap kegiatan KKN ini tidak hanya memberi manfaat langsung kepada masyarakat, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan dan semangat pengabdian para mahasiswa.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-23 at 18.29.46

Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2025, OJK Gelar Talk Show di Karanganyar

Karanganyar – Dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Cerdas Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Republik Indonesia menggelar Kick Off Bulan Literasi Keuangan (BLK) Tahun 2025 dengan menyelenggarakan talk show edukasi keuangan di Pendopo R.M. Said Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (23/5).

Kegiatan ini mengusung tema “Masa Depan Sejahtera dengan Perencanaan Keuangan”, yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keuangan sejak dini. Acara ini dihadiri langsung oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Ibu Friderica Widyasari Dewi.

Dalam sambutannya, Friderica menegaskan bahwa literasi keuangan merupakan fondasi penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ia mendorong seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk memahami prinsip dasar pengelolaan keuangan, termasuk pentingnya menabung, berinvestasi, dan menghindari jeratan pinjaman ilegal.

“Dengan literasi keuangan yang baik, masyarakat dapat mengambil keputusan finansial yang tepat dan bertanggung jawab demi masa depan yang lebih sejahtera,” ujar Friderica.

Acara juga diisi dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab yang melibatkan peserta dari kalangan ASN, pelajar, pelaku UMKM, hingga masyarakat umum. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya minat dan kebutuhan akan pemahaman keuangan yang praktis dan aplikatif.

Bupati Karanganyar, H. Rober Christanto, S.E., M.M. yang turut hadir dan membuka acara, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan OJK memilih Karanganyar sebagai lokasi Kick Off BLK 2025. Ia berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif dalam membentuk masyarakat Karanganyar yang cerdas secara finansial.

Kegiatan ini menjadi momentum awal dari rangkaian edukasi dan literasi keuangan yang akan dilaksanakan sepanjang bulan Oktober di berbagai daerah di Indonesia.

Read More
WhatsApp Image 2025-05-15 at 10.00.15 (1)

Tingkatkan Kualitas Standar Manajemen Server Skala Pemkab, Diskominfo Gelar Sosialisasi ISO 27001

KARANGANYAR – Dalam rangka mendukung program unggulan Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2025–2030, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar menggelar sosialisasi ISO 27001 di Ruang Podang, Kantor Bupati Karanganyar, Kamis pagi (15/5/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas standar manajemen server di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar sekaligus menjadi sarana pembinaan internal bagi seluruh pegawai Diskominfo, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun non-ASN.

Kepala Diskominfo Karanganyar, Isnan Nur Azis, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tantangan pengelolaan data saat ini jauh berbeda dibandingkan tahun 2016. Menurutnya, setiap pemerintah daerah, termasuk Karanganyar, idealnya telah menerapkan standar keamanan informasi ISO 27001.

“Mari kita sengkuyung bersama dalam implementasi ISO 27001 ini. Kita cek kembali tujuh program unggulan Bupati dan Wakil Bupati terpilih, dan identifikasi apa yang bisa dikerjakan oleh Diskominfo,” ujarnya.

Isnan juga menekankan pentingnya penyesuaian sumber daya manusia (SDM) dengan perkembangan zaman, termasuk era kepemimpinan yang kini berbasis media sosial.

“Ke depan, kita harapkan kegiatan seperti ini bisa lebih dioptimalkan lagi untuk mendukung pelayanan publik berbasis digital,” tambahnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Diskominfo Karanganyar, Eko Supriyadi, menjelaskan bahwa ISO 27001 merupakan sertifikasi internasional terkait standar sistem manajemen keamanan informasi.

“Kita tengah mengupayakan sertifikasi ISO 27001 bagi layanan server Pemkab. Harapannya, standar ini mampu meningkatkan kualitas manajemen informasi secara menyeluruh,” terangnya.

Eko menambahkan bahwa proses sertifikasi ini bersifat verifikasi ulang dan tidak gratis, sehingga seluruh tim harus bersinergi dan berkontribusi aktif.

“Terdapat setidaknya enam dokumen penting yang harus dilengkapi oleh seluruh pegawai, baik ASN maupun non-ASN. Persiapan ini menjadi bagian dari pemenuhan standar investigasi yang akan diverifikasi oleh pihak MBO secara daring,” pungkasnya.

Read More
ppid 6

TINGKATKAN PERAN DAN FUNGSI PPID, 80 PESERTA IKUTI PEMBINAAN DAN UJI KONSEKUENSI DIK

KARANGANYAR – Dalam upaya meningkatkan peran dan fungsi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar menggelar Pembinaan dan Uji Konsekuensi terhadap Daftar Informasi yang Dikecualikan (DIK) bertempat di Kantor Bupati Karanganyar, Selasa (29/4/2025).

Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 80 peserta yang merupakan admin PPID dari 43 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Melalui kegiatan ini, diharapkan fungsi PPID dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat dapat semakin optimal sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Karanganyar, Isnan Nur Azis, dalam arahannya menekankan pentingnya peningkatan mutu pelayanan informasi kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik yang telah berusia 17 tahun perlu diimplementasikan dengan menyesuaikan kondisi terkini, di mana internet dan media sosial menjadi saluran utama penyampaian informasi.

“Jika tujuannya hanya untuk mendapatkan predikat Kabupaten Informatif, maka asal memenuhi semua persyaratan dari Komisi Informasi, predikat tersebut akan tercapai. Namun, jika yang diharapkan adalah peningkatan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat, maka harus ada usaha nyata untuk memperbaiki kanal-kanal informasi seperti website resmi,” tegas Isnan.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan pentingnya keakuratan informasi yang disampaikan ke publik. Setiap informasi harus benar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk dalam hal informasi yang dikecualikan.

“Fokus utama kita adalah memberikan pelayanan informasi yang informatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Predikat Kabupaten Informatif adalah bonus dari upaya tersebut,” tambahnya.

Setelah sesi pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan Uji Konsekuensi dan Penetapan Daftar Informasi yang Dikecualikan. Kegiatan ini dipandu oleh Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Karanganyar, Metty Ferriska, serta didampingi oleh Pranata Humas Ahli Muda Dinas Kominfo Karanganyar, Kristiana Dwi Kartiningsih.

Read More
DSC05086

Diskominfo Gelar Pembinaan Admin Kegiatan Statistik Sektoral Kabupaten Karanganyar Tahun 2025

Karanganyar – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar mengadakan kegiatan bertajuk “Pembinaan Admin Kegiatan Statistik Sektoral Kabupaten Karanganyar Tahun 2025” pada Selasa (25/2) di Ruang Podang I Kantor Bupati Karanganyar.

Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Diskominfo Isnan Nur Aziz, S.Kom. Dalam arahannya, Isnan mengingatkan tentang Perpres Nomor 39 tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, yangmana sebagai instansi pemerintah dan badan publik memiliki kewajiban untuk menyajikan dan mengolah data yang sesuai dengan standar metadata.

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh admin statistik OPD se-Kabupaten Karanganyar ini, Isnan menyampaikan bahwa admin berperan sebagai salah satu tulang punggung untuk penyajian data di Satu Data Karanganyar. Admin juga diharapkan untuk terus berupaya meningkatkan kualitas data yang dihasilkan.

“Yang paling penting adanya kolaborasi antar instansi pemerintah yang ada di Kabupaten Karanganyar,” kata Isnan.

Dalam sambutannya, Isnan juga menyebut bahwa portal Open Data Karanganyar, yang berisi data sektoral yang diunggah semua OPD, memiliki jumlah data set yang tinggi, yakni sekitar 29 ribu data.

Isnan juga berbagi pengalaman pribadinya terkait portal Open Data Karanganyar, yangmana belum lama ini saat mengantar anak ke Semarang, ia mendengar anak-anak bercerita bahwa jika ingin mencari bahan skripsi bisa mencari di Open Data Karanganyar.

“Artinya data-data yang panjenengan unggah di Open Data itu betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat. Karena sekarang tren-nya itu bukan telfon atau datang ke OPD, tapi diunggah di Open Data dan sebagainya. Sehingga mari kita gunakan kanal-kanal itu untuk menunaikan tugas kita dalam memberikan informasi data kepada masyarakat. Sekali lagi saya tekankan betul bahwa kita harus betul-betul ngopeni bareng-bareng Open Data yang sudah kita sediakan, untuk kita gunakan sebagai sarana kita untuk berkolaborasi,” kata Isnan.

Selanjutnya, kegiatan diisi oleh narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Wulan Retno Hapsari, S.Stat., yang membawakan materi tentang Penyelenggaraan Statistik Sektoral. Ia menekankan bahwa data yang berkualitas akan menghasilkan keputusan yang lebih baik dalam perencanaan pembangunan.

“Data memiliki peran penting dalam siklus perencanaan pembangunan. Hasil dari data yang diinput saat ini akan digunakan sebagai dasar perencanaan di tahun berikutnya. Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang benar, efektif, dan efisien. Sebaliknya, kesalahan dalam penginputan data dapat mengakibatkan pemborosan anggaran negara. Oleh karena itu, data harus diolah dengan baik agar dapat memberikan informasi yang bermanfaat,” jelasnya.

Dalam sesi pembinaan ini, peserta mendapatkan pemahaman tentang tiga konsep utama dalam statistik sektoral, yaitu:

  1. Sistem Statistik Nasional (SSN) – Mencakup identifikasi data, forum masyarakat statistik, serta klasifikasi statistik menjadi statistik dasar, statistik sektoral, dan statistik khusus. Penyelenggaraan statistik juga harus melalui mekanisme Rekomendasi Kegiatan Statistik (ROMANTIK) guna menghindari duplikasi serta memastikan akurasi dan akuntabilitas data.
  2. Satu Data Indonesia (SDI) – Menitikberatkan pada pemenuhan prinsip-prinsip standar data, metadata, interoperabilitas, serta kode referensi atau data induk agar data dapat digunakan lintas instansi secara optimal.
  3. Generic Statistical Business Process Model (GSBPM) – Menjelaskan proses bisnis statistik secara generik untuk memastikan data yang dikumpulkan dapat diolah menjadi informasi yang akurat dan relevan.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, BPS akan memberikan sertifikat bagi peserta yang mengikuti pembinaan ini.

Kegiatan ini selaras dengan Visi Indonesia Emas 2045, yang menekankan bahwa data merupakan kunci dalam perencanaan dan pengambilan keputusan pembangunan nasional. Dengan adanya pembinaan ini, diharapkan setiap admin kegiatan statistik sektoral dapat memahami peran strategis mereka dalam menghasilkan data yang berkualitas, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan semakin meningkatnya kualitas data dan koordinasi antar instansi, Kabupaten Karanganyar dapat terus berkontribusi dalam penyelenggaraan Satu Data Indonesia yang lebih baik di masa mendatang. (Diskominfo).

Read More
WhatsApp Image 2025-02-22 at 18.07.15

Peresmian Kantor Akses Data

Karanganyar– Kantor “Akses Data” resmi dibuka di Desa Banaran, Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar, pada Sabtu (22/2) siang. Peresmian ini menjadi tonggak baru bagi perusahaan yang sebelumnya beroperasi di Pati sebelum akhirnya memutuskan untuk berpindah dan mengembangkan operasionalnya di Karanganyar.

Direktur Akses Data, Sadiyanto, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya acara peresmian ini. Ia menjelaskan bahwa kantor ini merupakan hasil dari perjalanan panjang sejak Akses Data didirikan pada tahun 2022. Setelah melalui berbagai tantangan, kini perusahaan siap beroperasi penuh di Karanganyar.

“Alhamdulillah, setelah melalui proses renovasi, mulai hari ini kantor kami bisa beroperasi secara penuh. Kami berharap kehadiran Akses Data di Karanganyar bisa membawa manfaat, tidak hanya bagi kami sebagai perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat sekitar dan mitra bisnis di Jawa Tengah serta daerah lainnya,” ujarnya.

Ia juga berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung peresmian kantor, termasuk jajaran pemerintah daerah, mitra usaha, dan komunitas bisnis yang turut hadir dalam acara tersebut.

Wakil Bupati Karanganyar, Adhe Eliana,yang hadir dalam acara ini memberikan apresiasi atas langkah ekspansi Akses Data ke Karanganyar. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kehadiran perusahaan seperti Akses Data dapat mendukung perkembangan ekonomi digital di daerah.

“Kami sangat mendukung inisiatif seperti ini. Karanganyar memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi digital, dan kehadiran Akses Data di sini tentu bisa membuka peluang baru, baik dari segi lapangan pekerjaan maupun inovasi teknologi,” ujar Adhe.

Ia juga berharap Akses Data dapat bersinergi dengan berbagai pihak di Karanganyar dan terus berkembang sebagai perusahaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Acara peresmian ini juga ditandai dengan prosesi pemotongan pita sebagai simbol resmi dimulainya operasional kantor. Dengan kehadiran kantor baru ini, Akses Data siap memberikan layanan terbaiknya di Karanganyar dan sekitarnya.

Bagi pelaku usaha, akses terhadap data yang kredibel dapat membantu mereka dalam memahami tren pasar, mengoptimalkan strategi pemasaran, hingga meningkatkan efisiensi operasional. Sementara itu, bagi masyarakat luas, ketersediaan data yang transparan dan mudah diakses memungkinkan mereka membuat keputusan yang lebih baik, mulai dari perencanaan keuangan, investasi, hingga mengakses layanan publik yang berbasis digital.

Dengan hadirnya Akses Data di Karanganyar, peluang untuk meningkatkan literasi digital dan pemanfaatan data secara lebih maksimal kini semakin terbuka. Perusahaan ini diharapkan dapat menjadi mitra strategis bagi berbagai sektor dalam mengelola, menganalisis, dan memanfaatkan data secara optimal demi kemajuan bersama.

Read More