Category: Teknologi Informasi

IMG_5982

Bupati : Cetak Anak Indonesia Jadi Generasi Sholeh

KOMINFO

Cetak anak sholeh yang cinta NKRI : Bupati saat menyampaikan sambutannya pada pengukuhan pengurus BADKO TPQ Karanganyar masa bakti 2016-2020, Rabu (25/1)

Karanganyar, Rabu 25 Januari 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menghimbau kepada segenap Pengurus BADKO TPQ Karanganyar untuk  ditata, dikoordinir dengan baik. Karena seluruh Ustad dan Ustadah harus diinvetaris dengan penggunaan sistem baru. Pentingnya keberadaan Ustad/Ustadah dalam membangun akhlaq dan aqidah anak Indonesia menjadi generasi sholeh.

Hal itu diungkapkan Bupati saat menyampaikan sambutannya pada Pengukuhan Pengurus Badan Koordinasi  Taman Pendidikan Al-Qur’an (BADKO TPQ) Kab. Karanganyar masa bhakti 2016-2020, Rabu (25/01/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

“Anak-anak harus belajar membaca Al-Qur’an, mampu menghafal Al-Qur’an. Bekali anak-anak dengan empat sifat Rasul yakni Siddiq, Amanah, Fathonah, Tabligh,”pesannya.

Bupati juga menyampaikan Indonesia adalah tempat lahir kita untuk itu mencintai tanah air adalah bagian dari iman.

Turut hadir pada Pengukuhan tersebut, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Karanganyar serta diikuti segenap Pengurus dan Anggota BADKO TPQ Karanganyar.

Sementara itu, Ketua BADKO TPQ Propinsi Jawa Tengah, Ateng Chozany Miftah mengatakan kerangka dasar kurikulum pendidikan Al-Qur’an di TPQ adalah mendorong TPQ berkualitas yang mampu mencetak anak Indonesia yang Al-Qur’ani yakni berAqidah, rajin beribadah, berbudi pekerti luhur, cinta tanah air dan NKRI.

“Bukan hanya anak bisa membaca Al-Qur’an saja melainkan memiliki kecintaan tanah air,”tuturnya.

Demikian Diskominfo (yoga/ad/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0092

Bupati : Eksekutif Legislatif Sinergi Ciptakan Iklim Demokrasi di Karanganyar

KOMINFO

Sidang Paripurna Istimewa Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi DPRD Ke-66 Di Gedung DPRD Karanganyar, Selasa (24/1)

Karanganyar, Selasa 24 Januari 2017

Bupati Karanganyar meminta jajaran Eksekutif dan Legislatif harus saling bersinergi membangun, menguatkan komitmen dalam menciptakan iklim demokrasi di Karanganyar. Karena dengan terciptanya kondusifitas akan menunjang kelancaran pembangunan di Karanganyar.

Hal itu diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono ketika menghadiri Rapat Paripurna Istimewa peringatan HUT ke-66 DPRD Kab. Karanganyar, Selasa (24/01/2017) di Gedung DPRD Karanganyar.

Menurutnya, bertepatan dengan hari jadi DPRD Karanganyar ke-66 merupakan momentum yang sangat tepat untuk menyosialisasikan tugas, pokok dan fungsi DPRD sebagai lembaga Legislatif dalam mengemban amanah masyarakat.

“Eksekutif, Legislatif untuk saling mendukung dalam menentukan kebijakan daerah terutama yang menyangkut kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah,” tandas Bupati.

Ia berharap, memasuki usia ke-66 DPRD Karanganyar sebagai lembaga perwakilan rakyat semakin dewasa dalam menyerap aspirasi rakyat, kesadaran berpolitik yang tinggi menjadikan optimis yang mampu membawa ke arah kemajuan pembangunan Nasional  dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

“Semoga DPRD Karanganyar semakin produktif, responsif, terpercaya dalam menyuarakan suara rakyat sehingga mendapat tempat dihati rakyat,” imbuhnya.

Dalam rapat Paripurna Istimewa ini dihadiri Jajaran Forkompinda, Segenap Anggota Dewan, jajaran Kepala  DPRD masa OPD di lingkup Karanganyar.

Sementara itu, Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto menyatakan penelusuran sejarah berdirinya DPRD Kabupaten Karanganyar telah dilakukan secara teliti dan dapat dipertanggungjawabkan dan telah dituangkan dengan Keputusan DPRD Nomor 003.3/10 tahun 2015 bahwa Tanggal 24 Januari 1951 merupakan tanggal berdirinya DPRD Karanganyar.

“Untuk pimpinan dan anggota DPRD masa keanggotaan 2014-2019, momentum hari jadi ini sepantasnya kita gunakan sebagai ajang evaluasi, instropeksi atas hasil kinerja yang telah kita capai,”pesannya. Demikian Diskominfo (ad/ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
KOM_5835

Sosialisasi Saber Pungli, Bupati : Kenaikan Pangkat Sesuai Mekanisme yang Ada

KOMINFO

Kepala UPT, Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) , Kepala Pengawas Sekolah mengikuti Sosialisasi Saber Pungli, Senin (23/1).

Karanganyar, Senin 23 Januari 2017

Bupati Karanganyar memperingatkan Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Pemkab. Karanganyar untuk tidak main pintas dalam mengejar jabatan. Karena promosi atau pergeseran kerja didasarkan pada mekanisme yang ada.

Berdasar ketentuan Peraturan Perundang-Undangan, pemberlakuan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Karanganyar mulai per 2 Januari 2017. Kenaikan pangkat, pelantikan, mutasi tidak ada pungutan uang.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Karanganyar, Senin (23/01/2017) di SMP Negeri 3 Karanganyar.

Tim Saber Pungli yang diketuai Wakapolres Karanganyar, Kompol Prawoko turut hadiri didampingi Sekretaris Daerah, Kejaksaan, Dewan Pendidikan, Ketua Komisi D DPRD Karanganyar untuk bidang pendidikan serta diikuti Jajaran Kepala Forkompinda, Kepala UPT, Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom), Kepala Sekolah Negeri/Swasta , Kepala Tata Usaha, Kepala Pengawas SD, SMP se Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menjelaskan kurang lebih delapan ratus pejabat yang dilantik baik itu mutasi, promosi termasuk Kepala Sekolah. Tidak ada sepeserpun rupiah, karena hanya akan merusak citra.

“Agar karier PNS berkembang, harus melalui mekanisme yang ada, sesuai dengan system,”tandas Juliyatrmono dihadapan peserta Sosialisasi Saber Pungli.

Lebih lanjut ia menyampaikan ASN sebagai abdi Negara, abdi masyarakat harus berperilaku dan bekerja dengan baik. Mampu merubah mindset bahwa Sistem Pemerintahan  sebagai kekuatan moral untuk pengabdian dalam melayani masyarakat, Pemerintahan sebagai kekuatan seni untuk memacu prestasi.

“Saber pungli harus sudah diefektifkan, untuk terus disosialisasikan supaya kita selalu berhati-hati dalam bekerja,”pesannya.

Sekretaris Daerah, Samsi mengatakan Tim Saber Pungli Karanganyar yang telah dibentuk pada Tanggal 19 November 2016 lalu, salah satunya bekerja mengawasi pungli-pungli yang terjadi di lingkungan sekolah, diantaranya : Pencairan Dana BOS yang harus sesuai, pelayanan disegala sektor pendidikan, kenaikan pangkat sudah menggunakan system, penerima SK harus bersih tanpa embel-embel, pelayanan guru-guru tidak tetap mohon tidak ada pungutan.

“Terpenting internal dulu yang kita benahi, kita bina,”kata Samsi.

Sementara itu, Wakapolres Karanganyar, Kompol Prawoko menyampaikan sosialisasi Saber Pungli ini tidak hanya berlaku di Instansi Kepolisian saja, melainkan seluruh sektor pelayanan masyarakat baik instansi Pemerintah, Swasta, BUMD, bahkan di desa-desa terkait dengan penggunaan dana desa.

“Perlu dukungan semua pihak untuk pengawasan sebagai upaya pencegahan adanya pungli di instansi-instansi terkait,”tuturnya.

Kompol Prawoko juga mengatakan untuk setiap OPD maupun intansi swasta agar memasang MMT anti pungli.

Ditambahkan oleh Kasi Pidana khusus, Sudarto, Kejaksaan Karanganyar telah menyiapkan nomor khusus pengaduan agar masyarakat dapat segera melapor jika benar-benar mendapati pungutan liar. Laporan tersebut  segera ditindak lanjuti tentunya dengan sumber yang jelas dan akurat.

Demikian Diskominfo (adit/ind)

Read More
DSC_0039

Bupati : Kominfo dan Wartawan Harus Bersinergi Membangun Karanganyar

Diskominfo

Tanya jawab Bupati Karanganyar dan rekan Pers dalam acara ramah tamah, Rabu(18/1)

Karanganyar, Rabu 18 Januari 2017

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar menggelar silaturahmi dengan awak media massa baik cetak maupun elektronik yang bertugas di wilayah Karanganyar.

Pada kegiatan ramah tamah tersebut, Bupati menyampaikan rasa terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin dengan baik antara Pemerintah dan media.

Organisasi Perangkat Daerah (OPD) awal Januari 2017 sudah berjalan dengan baik, untuk dapat mengabdikan dirinya dalam peningkatan pelayanan masyarakat lebih baik lagi.

“Diskominfo yang berfungsi mengakomodasi media massa untuk diakomodir dengan baik,”jelas Bupati dihadapan para pejabat struktural, karyawan karyawati Diskominfo dan rekan pers, Rabu (18/01/2017) di RM. Tali Jiwo, Bejen, Karanganyar.

Lebih lanjut, Bupati Juliyatmono meminta Dinas Komunikasi dan Informatika dan awak media massa dapat saling bersinergi dalam menyampaikan informasi pada masyarakat Karanganyar.

“Setiap informasi harus jelas sumbernya, jawaban atau penjelasan dari yang benar-benar berkompeten,”tutur Juliyatmono.

Ia berharap Kominfo dan rekan media dapat terjalin baik sebagai mitra kerja dalam penyampaian informasi. Masukan dari media juga diperlukan demi kemajuan Pemerintah Kab. Karanganyar.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Karanganyar, Larmanto mengatakan kegiatan silaturahmi ini dalam rangka mengakrabkan sekaligus mempererat hubungan dan kerjasama yang baik dengan rekan media dalam menjalankan fungsi  kontrol sosial dan membentuk opini positif untuk masyarakat.

Demikian Dishubkominfo (ft/ind)

Read More
DSC_0050

433 Mahasiswa UTP Ditarik dari Lokasi KKN

kominfo

Senam Bengawan Solo : Ibu-Ibu PKK Kecamatan menampilkan senam hasil kreasi Mahasiswa UTP Surakarta.

Karanganyar, 16 Januari 2017

Penarikan sejumlah 433 mahasiswa KKN Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta yang tersebar di tiga puluh desa di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Jatiyoso, Jumapolo dan Matesih secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (16/01/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar, Wakil Bupati didampingi Rektor UTP dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa UTP Surakarta yang telah merampungkan Kuliah Kerja Nyata (KKN)  selama satu setengah bulan yang tersebar di tiga puluh desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat lokasi KKN.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

kominfo

Berakhirnya KKN : Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara simbolis melepas jaket yang diikuti seluruh mahasiswa KKN UTP, Senin (16/01).

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

Selanjutnya Bupati juga mengatakan adanya rencana pembangunan Kampus UTP terpadu di Karanganyar yang disampaikan oleh Rektor UTP, Prof. Dr. Ir. H. Ongko Cahyono, MSc kepada Bupati Juliyatmono selaku Pemerintah Kab. Karanganyar.

Menanggapi hal tersebut, Bupati mendukung penuh dan siap untuk membantu rencana pembangunan Kampus tersebut.

“Untuk membangun dan mendongkrak Karanganyar lebih baik, akan saya bantu sepenuhnya pembangunan Kampus UTP terpadu yang rencana akan dibangun di ring road Solo bagian utara, segera untuk dirancang pembangunannya”tandas Juliyatmono dihadapan jajaran OPD Karanganyar, Dosen Pembimbing Lapangan, Ketua KKN-PPM serta mahasiswa UTP.

Diharapkan dengan adanya pembangunan Kampus UTP terpadu akan ada benefit bagi Karanganyar agar lebih dikenal lagi sekaligus mendongkrak peningkatan pendidikan.

“Wajib belajar 12 tahun, pendidikan akan terus kita pacu. Untuk indeks pembangunan manusia, Karanganyar tertinggi se solo raya, ini karena terus ada kesadaran pentingnya jenjang pendidikan tinggi di masyarakat,”jelas Bupati.

DSC_0057

Bupati meninjau salah satu stand mahasiswa KKN yang mengangkat produk lokal desa Jatiyoso.

Sementara itu, Rektor UTP Surakarta, Prof. Dr. Ir. H. Ongko Cahyono, MSc dalam sambutannya berharap kerjasama yang baik ini akan terus berlanjut.

KKN mahasiswa UTP dari empat fakultas meliputi Fakultas Tehnik, Pertanian, Ekonomi dan Keguruan telah menjalankan programnya yakni penguatan ekonomi masyarakat dengan menggali potensi produk-produk lokal, meningkatkan dan pengembangan pemberdayaan olah raga seperti hasil kreasi senam Bengawan Solo.

Acara diakhiri dengan tinjauan berbagai stand potensi produk lokal hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN sesuai dengan tema yang diusung Pemberdayaan Budaya Olah raga dan Penguatan Ekonomi Masyarakat Berbasis Produk Lokal.

Demikian Diskominfo (yoga/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0029

FKPCTI Karanganyar Berharap Pemerintah Lebih Perhatikan Kaum Difabel

Diskominfo

Assisten Pemerintahan Setda Karanganyar Siti Maesyaroh saat menyerahkan bantuan dari Bupati Karanganyar kepada Ketua FKPCTI Kabupaten Karanganyar, Kamis (12/1)

Karanganyar, Kamis 12 Januari 2017

Kaum difabel Karanganyar meminta Pemkab untuk membangun kantor yang ramah bagi para penyandang cacat.

Karena sejumlah gedung perkantoran masih belum dilengkapi akses bagi kaum disabilitas.

Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua FKPCTI Karanganyar, Hardianto Tunjung pada Seminar dalam rangka Hari Disabilitas Internasional, Kamis (12/01/2016) di Aula Kalurahan Cangakan, Karanganyar.

Seminar yang mengusung tema Pemberdayaan Penyandang Disabilitas untuk Mewujudkan Kemudahan, Kesejahteraan yang Bermartabat Melalui UU No. 8 Tahun 2016 tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan Setda Karanganyar selaku mewakili Bupati, jajaran pejabat OPD dan Dinas Sosial Karanganyar.

“Seperti Dinas Sosial sekarang yang bertempat di eks BKK Tasikmadu, kami sedikit kesulitan karena belum mengakomodasi kaum disabilitas. Tidak ada ruang pertemuan rutin difabel, belum adanya tempat parkir yang cukup luas, mohon untuk diperhatikan”ujar Ketua Federasi Kesejahteraan Penyandang Cacat Tingkat Indonesia (FKPCTI) Kabupaten Karanganyar.

Selain berharap pembangunan perkantoran yang dilengkapi fasilitas difabel, ia menyampaikan pentingnya Pemerintah juga memperhatikan  pelayanan, keterampilan, pinjaman modal bagi difabel sebagai wirausaha mandiri yang masih sulit dalam mengembangkan usahanya karena tempat usaha yang jauh dari keramaian.

“Tidak harus terpisah antara wirausaha disabilitas dan wirausaha non disabilitas sehingga perlu perhatian dari Pemerintah kedepannya,”harapnya.

Sementara itu Kasi Rehabilitasi Dinsos Karanganyar yang menangani Penyandang Disabilitas, Sulis dalam menanggapi hal tersebut mengatakan adanya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang baru, Dinsos sudah berdiri sendiri dengan dilantiknya dua Kepala Bidang dan enam Kepala Seksi oleh Bupati per 2 Januari 2017 kemarin.

“Dinas Sosial Karanganyar untuk sementara menempati eks Kantor BKK Tasikmadu dan ini harus diterima,  semuanya masih terus berbenah, memerlukan waktu dan kesabaran ”jelasnya dihadapan para kaum difabel.

Pada kesempatan tersebut, Sulis juga menyampaikan akan ada kunjungan dari Jerman ke Tim Advokasi Dinas Sosial Karanganyar yang membawahi Disabilitas, karena Tim advokasi Difabel Dinsos Karanganyar menjadi percontohan tingkat Nasional.

“Sosialisasi Undang-Undang No. 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas sebagai pengganti Undang-Undang No.4 Tahun 1997 diharapkan ada perubahan peningkatan kesejahteraan dan layak untuk disabilitas.

Selanjutnya Asisten Pemerintahan Setda Karanganyar, Siti Maesyaroh mengatakan, misi Pemkab adalah Pembangunan Infrastruktur Menyeluruh sehingga dalam hal ini Pemkab tentunya telah memperhatikan persoalan-persoalan yang dihadapi kaum difabel.

“Kaum difabel punya perlakuan dan hak yang sama, karena Pemerintah terus merealisasikan visi misi demi peningkatan kesetiakawanan sosial seiring dengan kearifan lokal,”tandasnya dihadapan para disabilitas.

Demikian Diskominfo (ind/ay)

 

Read More
dsc_0050

22 Desa Menjadi Lokasi KKN

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, saat menyampaikan sambutan pada kegiatan KKN UNS di Pendopo RD Bupati, Selasa(10/01)

Karanganyar, Selasa 10 januari 2017

Sejumlah 194 mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di dua Kecamatan di wilayah Karanganyar yang tersebar di dua puluh dua desa.

Penyerahan mahasiswa KKN UNS dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar oleh Ketua Koordinator Lapangan, Hendro Saputra yang diterima langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Selasa (10/01/2017).

Pada kesempatan tersebut Wakil Bupati menyambut positif dan mendukung penuh kegiatan KKN yang berlangsung selama 45 hari kedepan di dua kecamatan yakni Kecamatan Jenawi tersebar di sembilan desa dan Kecamatan Mojogedang tersebar di tiga belas desa.

“KKN ini sebagai sarana menerapkan ilmu dan memperoleh ilmu dikehidupan masyarakat. Jangan malu, jangan sungkan untuk melakukan sesuatu yang membawa manfaat di lokasi KKN,”terang Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Pemkab melalui Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Karanganyar  telah bekerjasama dengan Fakultas Pertanian UNS Surakarta mengembangkan kawasan organik yakni di Matesih dan Karangpandan yang terkenal dengan produksi beras merah, beras hitam, beras mentik susu dan beras mentik wangi dengan kemasan yang cukup bagus dan menjual secara pemasaran.

“Di Jenawi sendiri menjadi pusat budidaya pisang dengan empat varietas. Yang terkenal dengan pisang Semar, karena bibit dari Fakultas Pertanian Sebelas Maret sampai sekarang terus kita kembangkan,”kata Wabup.

Sementara itu, untuk wilayah Mojogedang merupakan kawasan kering sehingga jumlah warga miskinnya relatif banyak.

“Hal ini berbanding terbalik dengan kondisi di daerah Jenawi dengan udaranya yang dingin, sejuk dan jumlah penduduk relatif sedikit,”tuturnya.

Rohadi Widodo berharap kehadiran mahasiswa KKN ini dapat membantu mengangkat potensi yang ada di wilayah masing-masing KKN sebagai pilar marketing.

“Bentuk kerjasama yang baik sebagai upaya perbaikan disegala bidang untuk lebih meningkatkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,”harap Rohadi dihadapan mahasiswa UNS.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

Read More
dsc_0054

Wujudkan Birokrasi Efektif dan Efisien, Pemkab Terapkan Aplikasi E-Administration

kominfo

Sosialisasi Administrasi Perkantoran Elektronis Kab. Karanganyar, Kamis (22/12).

Dalam rangka menunjang kinerja Birokrasi Pemerintahan terkait administrasi agar berjalan dengan efektif dan efisien baik dari segi waktu, tenaga dan sasaran pendistribusian. Pemkab Karanganyar dalam hal ini Bagian Pengolahan Data Elektronik (PDE) Setda Karanganyar bekerja sama dengan FKIP Perkantoran UNS mengadakan Sosialisasi Aplikasi Perkantoran Elektronis, Kamis (22/12/2016) di ruang Podang II Kantor Sekretariat Karanganyar.

Sosialisasi Aplikasi E-Administration ini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan tentang aplikasi Administrasi Perkantoran Elektronis yang dikembangkan oleh Tim Peneliti Mail Handling system UNS untuk keperluan persuratan kedinasan.

“Supaya benar-benar dipahami dan selanjutnya ke depan diharapkan dapat menggunakan aplikasi Perkantoran Elektronis di SKPD masing-masing,”ujar Kabag. PDE, Dahono pada saat menyampaikan sambutannya dihadapan peserta sosialisasi yang diikuti kurang lebih 60 orang perwakilan SKPD yang menangani persuratan/tata naskah di lingkup Pemkab Karanganyar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, Aplikasi ini adalah memindahkan proses manual surat menyurat sesuai tata naskah ke sistem elektronik agar administrasi birokrasi berjalan efektif,efisien baik dari penanganan, pengambilan keputusan dan pendistribusian.

“Aplikasi E-administration ini sangat membantu mempercepat kerja sekaligus menghemat tenaga,”tambahnya.

kominfo

Peserta dari masing-masing SKPD ikuti sosialisasi Aplikasi E-administrasi.

Pada sosialisasi tersebut menghadirkan narasumber Tim Peneliti Mail handling System UNS dengan materi tentang Teori aplikasi E-administration dan simulasi Aplikasi Perkantoran elektronis.

Demikian Dishubkominfo (ind)

Read More
kom_4550

Karanganyar Peringati Hari Ibu dan Bela Negara

kominfo

Bupati Karanganyar selaku Irup pada Upacara peringatan Hari Ibu ke-88 dan Bela Negara, Kamis pagi (22/12).

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melaksanakan Upacara memperingati Hari Ibu ke-88 dan Bela Negara, Kamis pagi (22/12/2016) di Halaman Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar.

Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM dan Komandan Upacara, Kasubag. Dal Op Polres Karanganyar, AKP Suwarsi, SH.

Upacara yang mengusung tema Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki untuk Mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan diikuti Forkompinda, Pimpinan BUMD, Jajaran Kepala SKPD, PNS Lingkup Karanganyar, Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Polwan, Satpol PP, Organisasi Masyarakat, Mahasiswa dan Pelajar.

Dalam amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI, Yohana Yembise yang dibacakan Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa Perempuan dan Laki-laki memiliki peran dan kedudukan yang setara di dalam mencapai tujuan Negara serta di dalam memperjuangkan kesejahteraan di semua bidang. Perempuan dan laki-laki juga mempunyai kesempatan, akses serta peluang yang sama sebagai sumber daya pembangunan.

Hal ini juga sesuai dengan target yang harus dicapai dalam tujuan pembangunan nasional, baik jangka menengah dan jangka panjang ataupun target goals dari Suistainable Development Goals (SDGs) sampai dengan tahun mendatang.

Sementara itu di lain sisi pentingnya ketahanan keluarga juga menjadi bagian yang harus “dikampanyekan” lkembali dalam sendi-sendi kehidupan berbangsa dan Bernegara. Maraknya berbagai persoalan bangsa dan kompleksitas masalah-masalah sosial yang terjadi di masyarakat seperti : kekerasan, trafficking, pornografi, infeksi menular seksual dan HIV/Aids, narkoba disebabkan karena runtuhnya pondasi Ketahanan dalam keluarga. Untuk itu ketahanan keluarga melalui penanaman nilai-nilai budi pekerti, iman dan taqwa menjadi salah satu pilar untuk menjawab dan mengatasi berbagai masalah tersebut di atas.

Selanjutnya Bupati saat membacakan sambutan memperingati Hari Bela Negara, Presiden RI Joko Widodo, pentingnya kesadaran bela Negara untuk ditanamkan sebagai landasan sikap dan perilaku bangsa Indonesia sebagai bentuk revolusi mental sekaligus membangun daya tangkal bangsa dalam menghadapi kompleksitas dinamika ancaman sekaligus untuk mewujudkan ketahanan nasional. Kesadaran bela Negara tersebut dapat di aktualisasikan dalam peran dan profesi setiap warga Negara masing-masing.

Demikian Dishubkominfo (ad/ind/f3a)

Read More
dsc_0551

Jaga Kestabilan Sembako dan Elpiji Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Gelar Rakor  

 

kominfo

Antisipasi Melambungnya Harga Kebutuhan : Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi saat memimpin Rakor Jelang Natal dan Tahun Baru 2017, Selasa (20/12).

Dalam rangka kesiapan menghadapi hari Natal 2016 dan tahun baru 2017, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar Rapat Koordinasi yang diikuti setiap SKPD, Selasa (20/12/2016) di ruang Podang I Kantor Setda Karanganyar.

 Rakor dipimpin Sekretaris Daerah, Samsi dan didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Kepala BPS Karanganyar.

Pada rakor tersebut, Samsi menyampaikan beberapa persiapan yang akan dilakukan diantaranya keliling pasar untuk target harga-harga dapat terkendali, ketersediaan kebutuhan sembako cukup. Pengecekan elpiji di Pertamina, Pangkalan elpiji, agen elpiji utamanya gas melon 3 kg.

Lebih lanjut, Samsi menegaskan larangan penggunaan gas elpiji 3 kg bagi PNS, tentara maupun Polri.

“ Dinas Pertanian, tetap cek ketersediaan pupuk agar penyalurannya tepat sasaran. Pengamanan Disparbud  di titik-titik pusat pariwisata untuk memastikan kenyamanan pengunjung,”terangnya.

Ia menghimbau untuk Dishubkominfo agar cek jalur-jalur wisata terutama di tikungan. Beri pengamanan untuk antisipasi terjadinya kendaraan jatuh karena berada di daerah curam.

Sementara itu, Kabag. Perekonomian Setda Karanganyar, Timotius mengatakan menjelang hari besar biasanya terjadi kesulitan mendapatkan elpiji dan harga-harga kebutuhan melambung tinggi.

“Perlu kesiapan-kesiapan komoditas untuk antisipasi hal tersebut, karena Karanganyar akan menjadi pusat kunjungan wisata,”jelasnya.

Demikian Dishubkominfo (ind/adt)

 

 

 

 

Read More