Category: Teknologi Informasi

dsc_0656

Peggy Melati Sukma Motivasi Ibu-Ibu Karanganyar

kominfo

Talkshow bersama Bupati dan Peggy Melati Sukma, Senin (19/12) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-88 yang jatuh pada 22 Desember mendatang, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kab. Karanganyar menggelar Talk show Bupati bersama Peggy Melati Sukma, Senin (19/12/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Mantan artis dan presenter kelahiran Cirebon tersebut memberi motivasi pada ibu-ibu di Kabupaten Karanganyar. Ia mengajak segenap wanita Karanganyar untuk benar-benar memahami makna hakekat kehidupan.

Menurutnya kehidupan ini adalah ujian dari Allah SWT berdasar  Al-Qur’an Surat Al Anbiya’ ayat 25 bahwa setiap yang bernyawa pasti mati. Kehidupan ini pada hakekatnya menjemput kematian, dan ujian hidup itu dapat berupa kesenangan dan kesusahan.

“Untuk menuju kehidupan yang lebih baik, perlu merubah akhlaq dan perilaku, berkumpul dengan orang-orang sholih  ,”jelasnya dihadapan para wanita dari berbagai organisasi.

Sementara itu Bupati menyambut baik didatangkannya Peggy Melati Sukma sebagai Inspirator Hijrah dan Aktivis Sosial.

kominfo

Peggy Melati Sukma bersama Ibu-ibu yang tergabung dalam Gabungan Organisasi Wanita (GOW) kab. Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut, Juliyatmono menyampaikan hakekat kehidupan adalah mengerti tujuan hidup, menuju jalan pulang kembali.

“berbuat kebajikan, kebaikan, anak-anak sholeh yang selalu mendoakan orang tuanya adalah tabungan kita menuju akhirat nanti,”pesan Bupati.

Demikian Dishubkominfo (ind/f3)

Read More
dsc_0544

Percepat Program Manajemen Kasus, KP2A Adakan Workshop

Kominfo

Workshop KP2A Karanganyar yang dibuka oleh dr. Hadiasri Widyasari, Kamis (15/12) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati.

Ketua Komisi Perlindungan Perempuan dan Anak (KP2A) Karanganyar, dr. Hadiasri Widyasari membuka langsung kegiatan Workshop Manajemen Kasus Bagi Pendamping di KP2A Karanganyar, Kamis (15/12) di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati.

Dalam sambutannya, dr. Hadiasri Widyasari mengatakan kepengurusan KP2A yang baru dilantik 7 November 2016 kemarin agar segera bergerak cepat dalam menjalankan program-programnya. Peningkatan kualitas pelayanan agar lebih terkoordinasi dengan baik, terlebih untuk KP2A lintas provinsi.

“Harapan saya, untuk KP2A Karanganyar semakin terkoordinasi, terintregasi untuk pendampingan kasus yang berdampak pada penurunan kekerasan pada perempuan dan anak”, himbaunya didepan peserta yang diikuti dari perwakilan Rumah sakit, Puskesmas, Kepolisian, BP3AKB dan anggota KP2A Karanganyar.

Workshop tersebut menghadirkan narasumber Sri Winarna dari BP3AKB Prop. Jateng dan fasilitator Akbar Halim dari Yayasan Bahtera Bandung.

Adapun tujuan workshop tersebut untuk meningkatkan kualitas layanan penanganan kasus perempuan dan anak di Kabupaten Karanganyar, dan meningkatkan kapasitas SDM penyedia layanan di dalam KP2A Karanganyar.

Sementara itu, Sri Winarna menegaskan apabila suatu masalah terkait kasus kekerasan pada perempuan dan anak tidak segera diselesaikan, mka permasalahan tersebut akan semakin meningkat ke tingkatan yang lebih buruk.

“berdasarkan data Kabupaten Karanganyar menduduki fase abu-abu, yang berarti masih rendah untuk kasus kekerasan perempuan dan anak, yakni dibawah 50 kasus, tapi tetap menjadi perhatian kita bersama”, pesannya.

Kominfo

Halim Akbar saat memeberikan materi Manajemen Kasus dihadapin peserta workshop.

Selanjutnya, Halim Akbar selaku fasilitator menekankan pentingnya manajemen kasus dalam membangun hubungan dengan melibatkan klien pada proses penanganan, mengenali kebutuhan klien, menyusun rencana penanganan, pelaksanaan pelayanan berupa pendampingan, monitor perkembangan klien dengan menerapkan penguatan dan sanksi bila dibutuhkan, membantu klien dalam resosialisasi, pengakhiran layanan, pencatatan kasus, serta advokasi untuk kepentingan klien bila dibutuhkan.

Demikian Dishubkimnfo (ind/ir)

Read More
dsc_0355

Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemkab MOu YPKS

Kominfo

Penandatanganan kerjasama Pemkab Karanganyar bersama Yayasan Pendidikan Karanganyar Surakarta, Rabu (14/12).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama Ketua Umum Yayasan Pendidikan Karanganyar Surakarta (YPKS), Ir. Diwi Acita Irawati menandatangani MOu pemanfaatan lahan untuk pembangunan Politeknik Peternakan di daerah Jatipuro, Karanganyar.

Penandatangan dilakukan di Tamansari Hotel Karanganyar, Rabu (14/12/2016), dihadiri Asisten Pemerintahan Setda,  jajaran Kepala SKPD terkait, dan Tokoh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik sekaligus menerima amanah sebagai Ketua Majelis Wali Amanah program penjaminan kelangsungan belajar bagi keluarga miskin dan anak yatim YPKS.

Lebih lanjut ia berharap kepada APEKA untuk terus melakukan langah-langkah konkrit, agar pendidikan dapat berkembang pesat dan memadai.

“Pembangunan Politeknik ditata dan digarap dengan sungguh-sungguh dan serius, karena Pemerintah merasa memiliki”, tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum YPKS, Ir. Diwi Acita Irawati menyampaikan bahwa Karanganyar mendapat peringkat Kabupaten terbaik indeks pembangunan manusia dibidang pendidikan.

“Adanya pendidikan gratis oleh Pemerintah Karanganyar, diharapkan masyarakat mendapatkan 15 tahun pendidikan”, terangnya.

Demikian Dishubkominfo (ind/ir)

Read More
dsc_0221

Mewujudkan Keuangan Desa yang Akuntabel dan Transparan, Pemkab Adakan Bintek  

 

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat menghadiri sekaligus membuka Bintek Pengelolaan Siskeudes Desa, Selasa (13/12).

Untuk memfasilitasi Administrasi Sistem Keuangan Desa dalam penyusunan APBDesa tahun 2017 dengan menggunakan aplikasi SISKEUDES, Pemerintahan Desa Setda Karanganyar mengadakan bimbingan teknis pengelolaan desa yang diikuti admin kecamatan dan admin siskeudes desa, Selasa (13/12/2016) di Graha Pandusita, PG. Tasikmadu, Sondokoro.

Dalam sambutannya sekaligus membuka Bintek, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan pemberlakuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan beberapa Peraturan Pemerintah, Peraturan Menteri dan Pemerintah Daerah merupakan kesungguhan Pemerintah dalam memperhatikan kemajuan desa.

“Bintek dengan menggunakan Aplikasi Siskeudes  adalah upaya membantu pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel dan partisipatif dalam penyusunan APBDesa,”terangnya.

Lebih lanjut, Wabup menghimbau kepada seluruh peserta untuk mengikuti bintek dengan baik dan berharap kedepannya dalam pengelolaan keuangan di desanya masing-masing dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan peraturan dan dapat dipertanggungjawabkan.

kominfo

Admin Kecamatan dan admin Sikeudes ikuti Bintek.

Sementara itu, Laporan Asisten I Pemerintahan Setda Karanganyar, Nunung Susanto menyampaikan tujuan pelaksanaan Bintek ini memberikan bekal pengetahuan bagi sekdes terutama sekdes baru dalam pengelolaan keuangan desa.

“Bintek diikuti kurang lebih 540 peserta dari admin kecamatan dan admin siskeudes desa yang terbagi dalam dua gelombang,”ujarnya.

Pelaksanaan Bintek berlangsung selama empat (4) hari mulai tanggal 13 Desember sampai dengan 16 Desember 2016. Beberapa narasumber yang dihadirkan meliputi Asisten Pemerintahan, Inspektur, Bagian Hukum Setda, Bagian Pemerintahan Desa , Kalurahan dan Tim Admin Siskeudes Kabupaten.

Demikian Dishubkominfo (ind/adt)

 

 

 

Read More
dsc_0029

30 Desa di Karanganyar Jadi Lokasi KKN

kominfo

KKN sebagai pengalaman mengabdi di masyarakat : Wabup, Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya, Senin (5/12).

Sejumlah 433 Mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Karanganyar tepatnya di tiga Kecamatan yakni Kecamatan Matesih, Kecamatan Jumapolo dan Kecamatan Jatiyoso yang tersebar di tiga puluh (30) Desa.

Penyerahan Mahasiswa KKN UMS oleh Prof. DR. Ir. Ongko Cahyono, M.Sc selaku Rektor UTP Surakarta dan diterima Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo. Pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mahasiswa UTP ini selama 45 hari, terhitung tanggal 5 Desember 2016 sampai dengan 16 Januari 2017.

Wabup dalam sambutannya  menghimbau agar mahasiswa  untuk selalu bersosialisasi dengan masyarakat sekitar.

“KKN ini merupakan salah satu cara kita terjun langsung dalam hidup bermasyarakat. Mengabdi di masyarakat, mengajarkan bagaimana mengasah skill kita kepada masyarakat sehingga apa yang kita sampaikan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar,”pesan Rohadi Widodo pada Pembukaan Pelaksanaan KKN, Senin (5/12/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kominfo

Mahasiswa KKN UTP Surakarta saat menyimak sambutan Wakil Bupati.

Lebih lanjut, Wabup juga menyampaikan Visi “Bersama Memajukan Karanganyar” dengan Lima misinya, meliputi : Pembangunan Infrastruktur Menyeluruh, Pencapaian 10.000 Wirausahawan Mandiri, Pendidikan Gratis SD/SMP/SMA dan Kesehatan Gratis, Pembangunan Desa sebagai Pusat Pertumbuhan, Peningkatan Kualitas Keagamaan dan Sosial Budaya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan pemakaian Jaket secara simbolis oleh Wakil Bupati kepada dua mahasiswa UTP yang diikuti seluruh mahasiswa KKN.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
img-20161204-wa0012

Kemensos Beri Santunan Korban Longsor

 

Kominfo

Mensos Khofifah Indra Parawangsa didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat meninjau lokasi longsor di dusun Bulurejo, Karangpandan, Karanganyar, Minggu sore (4/12).

Tiga korban tertimbun longsor di Dusun Bulurejo Kecamatan Karangpandan, Karanganyar mendapat santunan masing-masing lima belas juta rupiah dari Kementrian Sosial. Penyerahan santunan itu langsung diserahkan Menteri Sosial Khofifah Indra Parawangsa di Balai Desa Karangpandan Kecamatan Karangpandan, Minggu sore (4/12).

Penyerahan santunan korban tertimbun longsor diberikan kepada ahli waris korban oleh Menteri Sosial didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo bersama jajaran Forkompinda Karanganyar dan Forkompinca  Karanganyar.

Kominfo

Mensos Khofifah meninjau relawan bersama warga di dapur umum.

Dalam kesempatan tersebuit Mensos juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan berharap satu korban yang masih tertimbun segera ditemukan.

“Atas nama pribadi saya turut berduka, atas musibah longsor yang terjadi. Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap tabah,”ujarnya.

Usai memberikan bantuan terhadap tiga korban tertimbun longsor, Mensos meninjau lokasi bencana tanah longsor di Dusun Bulurejo Kec. Karangpandan yang menelan tiga korban jiwa yakni satu warga Kerjo dan dua warga Karangpandan. Mensos juga menyempatkan diri untuk melihat dapur umum dan posko pencarian korban.

Pada kunjungan tersebut, Mensos memberikan apresiasi terhadap para relawan yang terus berjuang untuk menemukan satu korban yang masih tertimbun,

Seperti diketahui longsor di Dusun Bulurejo, Kecamatan Karangpandan terjadi pada Selasa siang ((29/11) yang mengakibatkan sembilan petani tertimbun longsor. Enam korban selamat dari musibah sementara tiga lainnya tewas tertimbun longsor.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
img_2449

Siswa Siswi Karanganyar Deklarasikan Anti Narkoba

Kominfo

Foto bersama : Ketua P4GN Karanganyar, Rohadi Widodo bersama guru dan siswa-siswi SMAN 1 Karanganyar.

Dalam rangka memberantas narkoba dikalangan pelajar, P4GN Karanganyar bekerjasama dengan Jawa Pos mengadakan Sosialisasi Pemberantasan, Pencegahan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap  Narkoba (P4GN) di sebelas sekolah SMA/SMK di Kab. Karanganyar.

Roadshow deklarasi anti narkoba kali ini dilaksanakan di Aula SMA Negeri 1 Karanganyar, Senin (28/11). Wakil Bupati sekaligus Ketua P4GN Karanganyar, Rohadi Widodo dalam sambutannya menegaskan bahaya narkoba yang tidak hanya menyerang remaja tetapi sudah merambah ke dunia anak-anak, memang harus menjadi perhatian luar biasa dari semua pihak.

Kominfo

Ketua P4GN, Rohadi Widodo, saat memaparkan Narkoba yang menyerang dari berbagai kalangan, utamanya generasi muda, Senin (28/11) di Aula SMAN 1 Karanganyar.

“Merokok salah satu pintu masuk narkoba, karena dari merokok kemudian akan berlanjut ke minum-minuman keras sampai akhirnya narkoba, sex bebas dan Aids,” terang Wabup dihadapan siswa siswi pelajar SMA N 1 Karanganyar.

Ia juga mengutip pernyataan Panglima Tinggi TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo bahwa negara-negara yang berada di garis ekuator menjadi sasaran utama asing karena memiliki sumber daya alam yang melimpah, seperti negara Indonesia. Sehingga banyak cara yang dilakukan pihak-pihak luar untuk melakukan penjajahan jenis baru terhadap kekayaan alam Indonesia. 27 tahun lagi sudah dipastikan dunia akan krisis energi. Sedangkan dua persen penduduk Indonesia merupakan pencandu narkoba. Sekitar 15 ribu jiwa meninggal setiap tahun karena narkoba. Ini tujuannya untuk menciptakan Indonesia sebagai negara yang bodoh. Untuk itu Panglima TNI mengajak  kepada seluruh pemuda untuk mewujudkan bahwa Indonesia sebagai bangsa pemenang.

Lebih lanjut Wabup menceritakan kisah anak tukang sapu pasar Jungke Karanganyar yang kedapatan membawa sabu-sabu seberat 602 gram dan dikenai hukuman berat.

“Ini merupakan pembelajaran berharga untuk kita semua bahwa narkoba sudah menyerang dari berbagai arah. Tidak kenal usia, latar belakang ekonomi, status sosial,” tandasnya.

Diharapkannya dengan adanya Roadshow ini dapat membantu memberikan penjelasan tentang bahaya narkoba dikalangan pelajar sehingga terwujud anak-anak yang cerdas, berkualitas dan jauh dari narkoba.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut di Deklarasikan Bahaya Narkoba yang dipimpin langsung Ketua P4GN, Rohadi Widodo dan diikuti seluruh siswa siwi SMA N 1 Karanganyar.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
dsc_0443

Festival Radio Meriahkan HUT Kabupaten Karanganyar

Kominfo

Beberapa pemenang radio antik.

Memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-99 Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar bekerjasama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Surakarta menggelar Festival Radio di Terminal Desa Balong Kecamatan Jenawi, Kamis (24/11).

Pada kegiatan Festival tersebut sebanyak 14 pecinta Radio ambil bagian menampilkan radio-radio antik baik dari segi merk, kondisi, tahun pembuatan dan penguasaan siaran dari pemiliknya.

Desa Balong dipilih lantaran tempat ini merupakan cikal bakal Radio Republik Indonesia Surakarta yang dikenal dengan istilah radio kambing. Dikarenakan agar tidak diketahui Belanda saat penjajahan dulu. Pemancar Radio kemudian disembunyikan dibalik bukit dekat dengan kandang kambing.

Radio-radio antik yang berpartisipasi pada acara festival kali ini menampilkan koleksi radio tuanya mulai dari tahun 1945 hingga tahun 1960an. Meski berusia tua namun radio-radio tersebut masih terawatt dan masih dapat didengarkan suaranya.

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan hadiah kepada pemenang radio antik dan lomba cerdas cermat, Kamis malam (24/11) di Terminal Balong, Jenawi.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut positif pelaksanaan kegiatan festival ini sekaligus mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa di desa Balong, Jenawi terdapat tempat bersejarah dan berperan dalam perang kemerdekaan.

“Pemerintah akan selalu menjaga eksistensi radio, diaman nantinya akan dibangun museum radio di Balong, Jenawi,” kata Bupati saat menyampaikan sambutannya pada Festival yang dihadiri Wakil Bupati, Jajaran SKPD, Forkompinca, Camat, Kepala Desa, Tokoh masyarakat, serta warga Karanganyar.

Lebih lanjut Bupati berharap dukungan dan keikhlasan dari masyarakat terutama yang memiliki radio antik, agar dirawat, dipelihara, dan dijaga. Supaya nantinya radio-radio tersebut bisa dimasukkan ke dalam museum radio.

Sementara itu, tidak hanya menampilkan koleksi radio-radio antik, dalam Festival ini juga diadakan Lomba Cerdas Cermat yang diikuti tiga belas kelompok perwakilan dari beberapa kecamatan di wilayah Karanganyar, dengan materi pertanyaan seputar pengetahuan umum dan tentang radio RRI.

Demikian Dishubkominfo (ir)

Read More
dsc_0499

Sebelas Kelompok Tani Terima Bantuan Hibah APBD Kab. Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan sekaligus menyerahkan Bantuan Hibah APBD 2016, Jum’at pagi (25/11) di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan hibah APBD Kab. Karanganyar bidang pertanian tahun 2016 dan sertifikat organik, Jum’at pagi (25/11) di Aula Bank Jateng Cabang Karanganyar.

Total bantuan sebesar 595 juta rupiah yang diberikan kepada sebelas kelompok tani, diantaranya : Kelompok Tani Gawe Rejo Kecamatan Mojogedang, Gapoktan Mbangun Karyo Kec. Jaten, Kelompok Tani Sentosa Kec. Gondangrejo, Kelompok Tani Ngudi Rejeki Kec. Gondangrejo, Kelompok Tani Sidomulyo Kec. Gondangrejo, Kelompok Tani Rejomulyo Kec. Kebakramat, Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI) Kec. Tasikmadu, Kelompok Tani Ngudi Makmur VI Kec. Jatipuro, Kelompok Tani Santoso Kec. Matesih, Kelompok Tani Makmur II Kec. Gondangrejo, Kelompok Tani Ngudi Rejeki Kec. Jenawi.

Sedang penerima sertifikat organik yakni Kelompok Tani Gemah Ripah Ngemplak, Karangpandan dan Kelompok Tani Anugrah, Matesih.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menghimbau kepada sejumlah kelompok tani, bantuan yang telah diterima benar-benar digunakan untuk usaha.

“Jangan dipakai untuk kebutuhan yang bersifat konsumtif. Gunakan untuk dapat meningkatkan hasil panen agar maksimal,”

pesan Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya.

Demikian Dishubkominfo (ind/ira)

Read More
dsc_0025

Percepat Penanggulan Kemiskinan, SKPD Untuk Lakukan Validasi Data

Kominfo

Bupati Karnganyar, Juliyatmono (tengah) bersama Kepala BPS Karanganyar, Sunardi (kana) dan Sekretaris Bappeda, Agam Bintoro (kiri) dalam Rakor Penaggulangan Kemiskinan, Rabu (23/11) di Ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar.

Bupati Karanganyar menghimbau kepada setiap SKPD untuk menggunakan data Pemutakhiran Basis Data Terpadu untuk intervensi penanggulan kemiskinan. Hal tersebut disampaikan pada Rakor Penanggulangan Kemiskinan, Rabu (23/11) di Ruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar.

Kominfo

Para peserta Rakor Penanggulangan Kemiskinan.

Kegiatan tersebut merupakan kerjasama BPS Karanganyar dengan BAPPEDA Karanganyar selaku Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD)  tingkat Kabupaten Karanganyar.

Juliyatmono berharap semua SKPD terkait, Kecamatan sampai tingkat desa untuk dapat saling berkoordinasi, berkomunikasi dan bekerjasama dengan baik.

“Ini terkait dengan data, dimana data merupakan sumber yang harus diintervensi dengan program-program Pemerintah. Jadi data harus benar-benar akurat,” tandasnya dihadapan jajaran Kepala SKPD, Camat, dan Kepala Desa.

Sementara itu, Kepala BPS Karanganyar, Sunardi, mengatakan masing-masing tingkat kemiskinan rumah tangga di Karanganyar, dibedakan berdasar desil 1, 2, dan 3. Desil 1 ini menunjukkan kesejahteraannya 1 sampai dengan 100 %. Desil 2 tingkat kesejahteraannya sehingga masing-masing desil sudah diurutkan dengan tingkat kemiskinannya.

 “Desil disini merupakan kelompok. Dari tiga desil tersebut yang sudah diurutkan untuk Kabupaten Karanganyar, masih ada 25.000 rumah tangga miskin,” terangnya.

Lebih lanjut Sekretaris Bappeda Karanganyar, Agam Bintoro, menyampaikan kepada SKPD untuk melakukan validasi data  setiap tiga bulan sekali yang dilaporkan secara berjenjang sampai ke Tim Koordinasi Penanggulangan Tingkat Daerah Kabupaten Karanganyar, dengan tujuan untuk mempertajam dan mempermudah membaca hasil percepatan penganggulangan kemiskinan.

Demikian Dishubkominfo (ind/ir)

Read More