Category: Teknologi Informasi

web

Smart City Forum, Teknologi Kominfo Wujudkan Pemerintahan Yang Akuntabel

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan materi pada Smart City Forum “Membangun Karanganyar Cerdas”.

Karanganyar, Rabu (03/05/2017)

Penggunaan teknologi komunikasi dan informasi (kominfo) saat ini dapat memudahkan terwujudnya Pemerintahan yang profesional dan akuntabel,  sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi mudah, efektif, efisien dan tepat sasaran.

Pada acara Smart City Forum bertema Membangun Karanganyar Cerdas, membahas penggunaan teknologi kominfo untuk memudahkan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, Selasa,(02/05) di  Hotel Pondok Sari 2, Balekambang, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar.

Sebagai narasumber, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Kasubdit Teknologi Infrastruktur e-Goverment, Kementerian Kominfo, Bambang Dwi Anggono, dan Kabid Layanan Pemerintahan Berbasis Elektronik, Diskominfo Kota Surabaya, Yudho Febriadi.

“Teknologi menjadi efisien dan efektif. Yang disukai sekarang seperti itu. Tinggal tekan aplikasi di telepon pintar. Mau pesan makanan, belanja, menjadi mudah,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar saat ini sudah mempunyai Pusat Komando Sambernyawa, menampung berbagai informasi data. Untuk itu, di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kecamatan sampai tingkat Kelurahan/Desa, dan BUMD segera berbasis teknologi.

Bupati juga meminta agar anak muda dapat mempromosikan berbagai potensi yang ada di Kabupaten Karanganyar. Dengan mengunakan teknologi dan media sosial memudahkan, mempercepat penyebaran informasi.

“Namun jangan sampai menyebarkan informasi yang menyesatkan, kabar bohong, hoax. Itu tidak boleh. Sebarkan informasi yang positif, akurat, dan bertanggung jawab” kata Bupati.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengatakan ditargetkan 177 Kelurahan/Desa semua tersambung dengan Pusat Komando Sambernyawa, bahkan APBDes bisa terupload. Masyarakat juga dapat memberikan informasi di lingkungannya.

“Tempat-tempat pelayanan juga sudah ada CCTV online, seperti di RSUD, Dispendukcapil, Dishub PKP tempat KIR, DPPMPTSP, Kantor Kecamatan Jaten, Kantor Kecamatan Karanganyar, Puskesmas Jenawi, dan Puskesmas Tasikmadu,” katanya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Karanganyar, Larmanto, mengatakan  latar belakang diadakan seminar sehari itu yakni dengan penggunaan teknologi informasi dan komunikasi menjadi sarana yang memudahkan terwujudnya pemerintah yang profesional dan akuntabel.

“Pelayanan publik menjadi mudah, efektif efisien dan tepat sasaran, diperlukan penguatakan komunitas yang berjejaring saling bersinergi diantara pengiat, peminat, pemangku dan praktisi teknologi informasi komunikasi, serta aktivitis pengiat karanganyar diberbagai segmen,” kata Larmanto.

Turut diundang pula, Komunitas Relawan Karanganyar Cerdas, terdiri dari Sekolah Inspirasi, Yes Community, Gen Pro, praktisi event organizer, komunitas blogger, programmer, dan komunitas penggiat media sosial.

Sementara itu Kasubdit Teknologi Infrastruktur e-Government, Kementerian Kominfo, Bambang Dwi Anggono, mencontohkan pelayanan  publik terbaik, ketika Rumah Sakit (RS), klinik,bidan melaporkan kelahiran jiwa, maka Pemda hadir kepada orang tua untuk diproses dokumen kependudukannya.

“Pemda mendeteksi melalui posyandu atau RS bilamana balita tersebut sudah atau belum mendapatkan imunisasi dan makanan tambahan yang diberikan pemerintah,”

Contoh lain, Pemda dapat memberi informasi lapangan pekerjaan yang terbuka di wilayahnya, sekaligus bahwa instansi atau perusahaan tersebut dijamin kredibilitasnya.

“Pelayanan publik bukan lagi bersifat pasif, atau hanya menunggu masyarakat datang untuk meminta layanan, namun pemerintah harus hadir dengan mendatangi dalam memberikan layanan kepada publik,” katanya. (pd)

 

Read More
KOM_5248

Pemkab Karanganyar Peringati Upacara Hardiknas

KOMINFO

Bupati Karanganyar Bertindak Selaku Inspektur Upacara Pada Peringatan Hardiknas Kabupaten Karanganyar, Selasa (2/5)

Karanganyar, Selasa 2 Mei 2017

Pemkab Karanganyar menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional di halaman Kantor Bupati Karangayar, Selasa (2/5/2017) pagi.

Dalam kegiatan ini Bupati Karanganyar, Juliyatmono bertindak selaku Inspektur Upacara dan diikuti Forkopimda, Sekretaris Daerah, Jajaran Kepala OPD, PNS dilingkungan Karanganyar, Pelajar dan Mahasiswa di Kabupaten Karanganyar.

Dalam amanat Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, Prof. Mohamad Nasir yang dibacakan Bupati Karanganyar, menyampaikan peringatan Hardiknas sebagai momentum dan sekaligus refleksi dari berbagai upaya yang telah dan sedang kita lakukan dalam melaksanakan berbagai program untuk memajukan pendidikan, khususnya mutu pendidikan di Indonesia.

Sekarang ini tiba saatnya perguruan tinggi melaksanakan Tri Dharma Pendidikan Tinggi agar lebih memperhatikan dampak dari aktivitasnya terhadap pengembangan ekonomi, terutama ekonomi di daerahnya.

Dengan kata lain, perguruan tinggi lebih dapat membuktikan diri untuk mampu menyelesaikan problem-problem praktis melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Pimpinan perguruan tinggi harus mampu membuat kebijakan yang menghargai bahkan memberikan insentif yang cukup bagi dosen-dosen untuk melakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.

Dalam kerangka tersebut, Menristek mengundang berbagai pihak untuk dapat berkolaborasi, berpartisipasi dan berkontribusi dalam upaya menjadikan perguruan tinggi sebagai institusi yang inovatif, kompetitif dan secara nyata dapat berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional.

KOMINFO

Bupati Menyerahkan Penghargaan Kepada Sejumlah Guru Berprestasi dan Pemenang Lomba Logo Hari Jadi Kabupaten Karanganyar Ke 100 Tahun 2017

Masih ditempat dan waktu yang sama, usai pelaksanaan Peringatan Hardiknas dilakukan penyerahan penghargaan oleh Bupati kepada pendidik dan tenaga kependidikan berprestasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Karanganyar, yakni Tien Mawarni sebagai Juara I Guru TK berprestasi dari TK Aisyiyah X Jaten, Sri Setyani sebagai Juara I Kepala TK berprestasi dari TK Aisyiyah Karanganyar, Siti Chotijah sebagai Juara I Guru SD berprestasi dari SD Negeri 01 Suruh Tasikmadu, Ponco Susilo sebagai Juara I Kepala SD Berprestasi dari SD Negeri 02 Klodran Colomadu, Hidayati sebagai Juara I Guru Berprestasi dari SMP Negeri I Mojogedang, Sudiro sebagai Juara I Kepala SMP Berprestasi dari SMP Negeri I Tawangmangu, Nunuk Sri Susilawaty sebagai Juara I Pengawas SD Berprestasi  dari UPT. Disdikbud Karanganyar dan Sri Wuryanti sebagai Juara I Pengawas SMP Berprestasi dari Disdikbud Karanganyar.

Masing-masing mendapatkan Tropy dan hadiah uang sebesar lima juta rupiah.

Selanjutnya jelang Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-100 pada tahun 2017, ditempat yang sama dilakukan Launching  Logo hari Jadi ke-100 Kabupaten Karanganyar  berupa pelepasan balon dan Pembukaan Selubung  logo hari jadi ke-100 Kabupaten Karanganyar.

KOMINFO

Bupati Bersama Forkopimda Kabupaten Karanganyar Melaunching Logo Hari Jadi Kabupaten Karanganyar Ke-100

Sebelumnya perlu diketahui, Pemkab. Karanganyar menggelar lomba kejuaraan sayembara desain logo hari jadi ke-100 Kab. Karanganyar yang dimenangkan oleh Sdr. Atok Purwo Kusuma dari Tegalwinangun, Tegalgede, Karanganyar dan menerima hadiah berupa uang sebesar lima juta rupiah.

Demikian Diskominfo (yga/ind)

 

Read More
DSC_0499

79,8 Miliar Dana Desa Tahap I Siap diCairkan

KOMINFO

Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati secara simbolis menyerahkan dana desa tahap I pada setiap perwakilan desa di Kabupaten Karanganyar, Jumat (28/4) di Pendopo Rumdin Bupati

Karanganyar, 28 April 2017

Dana desa tahap I (60 persen) Kabupaten Karanganyar  siap dicairkan pada awal bulan ini, sementara pencairan dana desa tahap II (40 persen) pada Juli 2017.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada persiapan pelaksanaan kegiatan dana desa tahap I, Jum’at (28/4/2017) pagi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Menurut Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pencairan dana desa ini diperuntukkan kepada seluruh desa di 16 Kecamatan di wilayah Kabupaten Karanganyar. Sedangkan kalurahan di Kecamatan Karanganyar kota tidak mendapatkan dana desa.

Dana desa ini uang Negara diawasi dari berbagai sudut, baik dari Kejaksaan, Kepolisian yang dibantu Polsek. Saya minta untuk ditata dengan baik, melaksanakan kegiatan sesuai dengan yang di programkan APBDes,”pesannya.

Lebih lanjut ia menyampaikan Pemerintah Kabupaten Karanganyar pada April 2017 ini meraih Piagam Satya Kencana Karya Bhakti Nugraha dari Presiden RI dan Penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri RI sebagai Kabupaten Berkinerja Tertinggi se Indonesia, peringkat ke dua Nasional. Sehingga pemerintah-pemerintah yang berpretasi mendapatkan kepercayaan dengan adanya dana desa yang meningkat.

“Desa harus bersinergi dengan visi misi Kabupaten, begitu juga Kabupaten bersinergi dengan Gubernur(Provinsi),”katanya.

Bupati menghimbau untuk seluruh desa di enam belas Kecamatan yang mendapatkan dana desa untuk segera menyelesaikan laporan pertanggungjawabannya dengan baik. Karena BPK telah memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Tolong segera dibereskan secara administrasi, apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi puasa Ramadhan, agar berjalan baik tidak terburu-buru,”tandasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat mengatakan pencairan dana desa di Jawa Tengah meliputi sebelas Kabupaten. Untuk Kabupaten di Solo Raya yang mendapatkan dana desa tahap I lebih awal meliputi Kabupaten Karanganyar dan Sragen.

“Dana desa Tahap I untuk Karanganyar sebesar 79,8 miliar rupiah yang akan diterima oleh seluruh desa di 16 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Paling lambat, Rabu besok sudah masuk kas desa masing-masing,”terang Utomo Sidi.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

Read More
IMG_0037

Petugas Perempuan Dominasi Upacara Peringatan Hari Kartini ke-138  

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono bertindak sebagai inspektur upacara pada peringatan Hari Kartini ke 138 di Halaman Kantor Bupati Karanganyar, Jumat (21/4)

Karanganyar, Jum’at 21 April 2017

Suasana berbeda pada upacara peringatan hari Kartini ke-138, pasalnya upacara didominasi petugas perempuan. Mulai dari Penanggung jawab Upacara, Pemimpin Upacara, Komandan Barisan, Pengibar Bendera, Pembacaan UUD 1945, Paduan Suara, Pembaca do’a dan peserta upacara mengenakan busana adat Jawa lengkap.

Peringatan hari Kartini ke 138 dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Karanganyar, Jum’at (21/4/2017) pagi. Bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM dan Pemimpin Upacara, Sekretaris DPUPR Karanganyar, Titik Umarni dan diikuti segenap Forkopimda,  Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Jajaran OPD serta PNS dilingkup Karanganyar.

Dalam amanatnya, Bupati Karanganyar menyampaikan Usia ke-138 ini bukanlah waktu yang sebentar untuk selalu mawas diri segala yang dilakukan demi kemajuan emansipasi wanita. Sebagaimana cita-cita luhur Kartini, para wanita harus mendapatkan pendidikan yang tinggi.

“Sekarang tidak ada diskriminasi pendidikan, Pemerintah memberikan kesempatan pada semua lapisan masyarakat untuk mengenyam pendidikan  lebih tinggi, terlebih adanya program sekolah gratis,”terangnya.

Lebih lanjut, Bupati menghimbau kaum wanita agar memiliki tiga kepintaran yakni cerdas emosi, cerdas intelektual dan cerdas spiritual. Dan berharap ketiga kepintaran itu dapat mewujudkan  wanita terhomat dan bermartabat.

Ia menambahkan posisi kaum wanita saat ini lebih dihargai, untuk itu kaum wanita juga harus mampu unjuk kemampuan untuk dapat bersaing dan berkarya sesuai dengan bidangnya.

“Para kaum wanita harus mampu menunjukkan kualitas dirinya dibidang masing-masing, akan tetapi juga tidak melupakan kodratnya sebagai wanita,”pungkasnya.

Usai Upacara, Bupati menyerahkan piala pada juara I lomba Cerdas Cermat yang diraih  oleh Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kominfo Karanganyar,.

Sebelumnya diadakan berbagai kegiatan lomba dalam rangka menyambut Hari Kartini ke 138, diantaranya lomba rias, lomba cerdas cermat, lomba menyanyi, lomba membaca puisi yang diikuti seluruh anggota Dharma Wanita Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ft/ind/ayya)

Read More
KOM_3759

Beri Pemahaman Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa, Pemdes Adakan Bintek

KOMINFO

Asisten Pemerintahan Sekda Karanganyar Bachtiar Syarif membuka Bintek Pengadaan Barang dan Jasa Desa di Graha Pindusita Sondokoro, PG.Tasikmadu, Karanganyar Senin (17/4)

Karanganyar, Senin 17 April 2017

Kapasitas sumber daya aparatur pemerintah desa yang masih jauh dari ideal disinyalir menjadi kendala tersendiri bagi pelaksanaan pembangunan di pedesaan, hal itu diungkapkan Asisten Pemerintahan Sekda Karanganyar, Bachtiar Syarif saat membuka bimbingan teknis pengadaan barang dan jasa di desa, Senin (17/4/2017) di Graha Pindusita Sondokoro, PG. Tasikmadu, Karanganyar.

“Upaya penguatan kapasitas aparatur desa harus terus menerus dilakukan secara komprehensif atas substansi regulasi-regulasi terkait pengadaan barang/jasa di desa, sehingga pengembangan SDM dapat mencapai tahap kemandirian dan peningkatan,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pemerintahan desa harus sudah ditempatkan dan berperan secara aktif serta berinisiatif dalam bidanng kegiatan pembangunan desa mulai peran sebagai perencana sekaligus pelaksanan pembangunan desa. Berbagai kendala dan permasalahan yang umum dihadapi desa, menjadi tantangan Pemerintah Kabupaten. Yang mana kita jadikan sebagai pendorong dan motivasi dalam meningkatkan semangat, untuk membangun desa dengan potensi dan sumber daya yang kita miliki.

“Melalui kerjasama dengan semua pihak terkait, harapan meningkatnya kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penaggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal serta pemanfaatan SDA serta lingkungan secara berkelanjutan dapat terwujud,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintah Desa Setda Karanganyar, Timotius dalam laporannya menyampaikan tujuan dilaksanakannya bintek ini adalah menciptakan kebersamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan desa dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik, mewujudkan aparatur yang mampu memahami ketentuan hukum dalam penyelenggaraan pengadaan barang/jasa di desa sehingga mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan tertib dan lancar serta memantapkan pemahaman aparatur mengenai tata cara pengadaan barang dan jasa di desa.

Pelaksanaan bimbingan teknis yang berlangsung selama tiga hari (17 s/d 19 April 2017) tersebut diikuti kurang lebih 340 peserta yang terdiri dari Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan dan tiap-tiap desa baik kasi maupun staf perencanaan.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0066

Bupati Lantik 32 Pejabat Eselon

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono melantik sejumlah Pejabat Struktural Eselon III dan IV di Aula BKPSDM, Senin (10/4).

Karanganyar, Senin 10 April 2017

Pelantikan sejumlah pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar berlangsung Senin (10/4/2017) siang di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar.

Hadir sekaligus memimpin pelantikan, Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Sekretariat Daerah, Kepala BKPSDM, bertindak selaku saksi Asisten II Bupati Siti Maesyaroh dan Asisten III, Sutarno.

Sejumlah 32 Pejabat Struktural Eselon III dan IV lingkup Pemda Karanganyar yang dilantik  dengan rincian tiga belas pejabat eselon III, sembilan belas pejabat eselon IV.

Dalam arahannya, Bupati Juliyatmono mengatakan jabatan merupakan amanah yang harus dijaga dengan baik. Jangan berfikir dangkal, karena Tuhan pasti merencanakan esok hari yang lebih baik, terus untuk bersikap optimis.

“Kita hanya melalui tiga masa, kemarin (masa lalu), hari ini (sekarang) dan esok (masa depan). Ini sudah kita tata dengan baik. Pasti ada yang lebih mulia, seperti yang ditugaskan saat ini untuk dijalani, jangan menyalahkan siapa-siapa dan silakan bekerja dengan baik,”pesannya.

Ia juga menyampaikan pelantikan ini sudah melalui pertimbangan yang baik sehingga harus diterima dengan baik pula.

“Pelantikan ini tidak ada yang dirugikan. Dan sebagai seorang ASN yang memiliki jabatan harus dapat menjadi panutan. Jangan ada skat atau jaga jarak dengan para staffnya. Karena kita bekerja dengan tim untuk hasil yang optimal bukan bekerja sendiri,”tandas Bupati dihadapan para pejabat yang baru dilantik.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
DSC_0071

130 Mahasiswa Univet Ditarik dari lokasi KKN

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya pada penarikan mahasiswa KKN Univet di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (06/4).

Karanganyar, Kamis 6 April 2017

Penarikan sejumlah 130 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang tersebar di tiga belas desa di Kecamatan Gondangrejo secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (6/4/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar didampingi Sekretaris Daerah, Rektor Univet Bantara Sukoharjo dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo yang telah merampungkan KKN selama dua bulan yang tersebar di tiga belas desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

“Semoga apa yang telah dirintis untuk dapat dikembangkan dengan baik, mampu merubah pola pandang akan pentingnya belajar, pola hidup sehat. Karena ilmu itu lebih penting dari harta yang dimiliki, dengan ilmu pula derajat kita dinaikkan,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menghimbau untuk menjaga citra Univet, karena almamater yang menyertai sukses kita semua di masa depan.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ir. Ali Mursyid, WN.MP berharap kerjasama yang terjalin dengan baik antara Pemerintah dan Univet dapat terus berjalan.

“Alhamdulillah mahasiswa kami telah selesai melaksanaka KKN dan secara resmi kami tarik untuk kembali belajar ke Kampus. Semoga kepercayaan masyarakat kepada mahasiswa KKN Univet lebih baik lagi,”ujarnya.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar bersama Rektor Univet dan rombongan berkesempatan untuk melihat berbagai stand hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN Univet, mulai dari kuliner produk lokal, kerajinan mebel, kerajinan tangan dari limbah rumah tangga sampai pupuk organik. Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

 

 

               

 

Read More
DSC_0023

Indeks Tanam 2,2 dalam Setahun, Wabup Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Sawah

 

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan arahannya pada acara Sosialisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Pendopo RD Bupati, Rabu (5/4).

Karanganyar, Rabu 5 April 2017

Berupaya menjaga kelestarian sawah di wilayah  Karanganyar agar senantiasa meningkat, terlebih dengan adanya penambahan pembangunan waduk gondang di Kerjo untuk penyaluran sumber daya air tiga puluh persen ke wilayah Mojogedang dan daerah sekitarnya, diharapkan dapat menambah indeks tanam.

Hal tersebut dikemukakan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo pada sosialisasi mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi melalui Sistem Informasi Pertanian Indonesia (SINPI), Rabu (5/4/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Alhamdulillah, indeks tanam kita sampai hari ini masih 2,2 artinya dalam satu tahun rata-rata 2,2 kali tanam. Mudah-mudahan produktifitas terus meningkat dengan adanya pembangunan waduk Gondang di Kerjo dan diikuti pembangunan waduk  Jelantah, Tlobo di Jatiyoso sehingga dibawah wilayah Jatiyoso diharapkan jauh lebih makmur lagi dan lahan pertanian yang hanya dapat ditanam satu kali saja bisa menjadi dua sampai tiga kali tanam,”harap Wabup saat menyampaikan arahannya.

Lebih lanjut Wabup menjelaskan, tentunya keberadaan pupuk menjadi hal yang sangat penting. Dengan demikian dinas pertanian dan pangan untuk menindak lanjuti, agar pupuk senantiasa siap selalu, hanya saja ada beberapa kendala di wilayah atau masyarakat yang belum masuk di Gapoktan atau kelompok tani sehingga sekitar dua puluhan persen petani kita belum memiliki Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK).

“Kami berharap kelompok tani dan Gapoktan ini mampu menambah jumlah anggotanya di masing-masing wilayahnya, sehingga semuanya bisa mendapatkan RDKK, karena riil dimasyarakat dibutuhkan seperti kebutuhan pupuk dan kebutuhan tani lainnya,”terangnya.

Ia juga mengatakan dengan adanya TNI masuk untuk mengawal kedaulatan pangan ada dampak positif, kerjasama yang bagus ini untuk ditingkatkan baik di tingkat distributor, agen maupun pengecer supaya tidak ada yang menimbun ataupun memainkan pupuk.

“Kalau macem-macem menimbun, kami sampaikan kepada Dandim untuk segera di atasi. Sehingga dengan ketersediaan pupuk dapat mempermudah masyarakat meningkatkan produktifitas dan berinovasi,”tandasnya.

Ditambahkannya, di akhir tahun dan awal tahun berdasar prosentase Kementerian  Desa Tertinggal untuk bisa mengakses kawasan pertanian khususnya untuk pertanian organik. Di Karanganyar sendiri ada lima belas desa penghasil padi organik mulai dari Jenawi, Kerjo, Mojogedang, Karangpandan, Matesih.

“Ini merupakan inovasi pertanian, ada beras hitam, beras merah, beras mentik susu, beras mentik wangi dan dipasarkan di mall-mall, supermarket dengan kemasan yang bagus bisa mencapai harga 40.000 sampai 50.000 rupiah/kg nya. Begitu juga dengan sawah tidak identik menghasilkan padi, tetapi orang yang berkunjung untuk berfoto selfie di area persawahan dan ini bisa menjadi agrowisata,”imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Peni Rahayu, mengatakan pihaknya menghimbau khususnya Dinas Pertanian untuk mendata seluruh kelompok tani maupun diluar kelompok tani guna mendapatkan RDKK.

“RDKK yang dikroscek dengan NIK, SPPT PBB baik kelompok tani maupun diluar kelompok tani,”jelasnya.

Sosialisasi tersebut menghadirkan beberapa narasumber dari Tim KP3 Provinsi Jawa Tengah, Tim komite Kartu Tani dan Produsen Pupuk Petrokimia dan Pusri Provinsi Jawa Tengah.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
IMG_2892

Ketua TP.PKK Karanganyar Terima Tim Penilai Posyandu Nasional

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatrmono saat menyampaikan sambutannya pada penilaian Posyandu terbaik Nasional, Selasa (4/4).

Karanganyar, Selasa 4 April 2017

Dalam rangka penilaian pelaksana terbaik Posyandu tingkat Nasional, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsa Juliyatmono menerima rombongan tim penilai dari pusat, Selasa (4/4/2017) di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut hadir Bupati Karanganyar, Ketua TP.PKK Provinsi Jawa Tengah, Dispermades Provinsi Jateng, Disdukcapil Provinsi Jawa Tengah, Sekretaris Daerah Karanganyar, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Karanganyar dan segenap keluarga besar TP.PKK Karanganyar.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan PKK sebagai salah satu oganisasi wanita memegang peran penting dan strategis dalam membantu Pemerintah untuk kemajuan pembangunan.

“Berbagai kegiatan dan lomba ini dimaksud untuk bisa terus memajukan PKK dengan segenap Pokja dan kreatifitasnya,”tuturnya.

Lebih lanjut Bupati mengatakan Pemerintah melindungi ibu dan anak, pentingnya peran seorang ibu  harus mendapat perhatian serius dalam rangka menyayangi putra putrinya di dalam keluarga, karena keluarga merupakan kunci Ketahanan Negara.

“Doa ibu itu ijabah, yang sudah menjadi kodratnya melahirkan anak-anak yang sehat, cerdas, oleh karenanya program KB harus selalu bersinergi untuk generasi berkualitas,”kata Juliyatmono.

Pada penilaian tersebut, Posyandu Ngudi Sehat Desa Ngringo Kecamatan Jaten, Karanganyar berkesempatan maju lomba Posyandu terbaik tingkat Nasional mewakili Jawa Tengah.

Bupati berharap  hasil kerja keras PKK, Kader Posyandu dan seluruh yang terlibat dalam mendukung penilaian ini bertujuan untuk kebaikan semua.

“Alhamdulillah, Desa Ngunut Kecamatan Jumantono tahun 2016 lalu mendapat juara Nasional sebagai Desa Toga. Dan untuk Posyandu Ngudi Sehat Desa Ngringo Kecamatan Jaten ini, kita siap dengan segala konsekuensinya untuk menjadi evaluasi kedepan lebih baik lagi, syukur-syukur dengan cek lokasi, nantinya kita mendapatkan juara lagi,”harapnya.

Sementara itu, Ketua TP. PKK Karanganyar, Siti Khomsya Juliyatmono memaparkan jumlah maupun berbagai kegiatan yang dilakukan Posyandu Ngudi Sehat dalam rangka meningkatkan kualitas hidup ibu dan anak.

“Ada 1.385 Posyandu di wilayah Kabupaten Karanganyar dengan 8.386 Kader Posyandu, untuk Strata Posyandu meliputi Pratama sejumlah 53, Madya sejumlah 354, Purnama sejumlah 754 dan Mandiri sejumlah 132. Sedangkan Integrasi Posyandu terdiri dari integrasi Posyandu A sejumlah 199, B sejumlah 20 dan C sejumlah 23,”terangnya.

Ia menjelaskan berbagai kegiatan pelatihan dari dinas terkait bagi kader posyandu dari mulai pelatihan rajut, pelatihan menu kudapan dan sablon.

Selanjutnya Ketua TP.PKK Pusat, Endang Budi Pardini, pada kesempatan yang sama mengatakan maksud dan tujuan tim penilai posyandu terbaik tidak lain adalah untuk cek dan ricek laporan yang dikirim ke pusat, apakah sesuai dengan kenyataan dilapangan.

“Menilai ke lapangan Posyandu Ngudi sehat, mudah-mudahan sesuai apa yang dilaporkan ke pusat. Dari kadernya, pelaksanaan setiap bulannya, bagaimana kondisi dari sasaran posyandu tersebut. Semoga dari kerja keras dapat menghasilkan yang terbaik,”pungkasnya.

Setelahnya, rombongan tim penilai melanjutkan perjalanan untuk cek lapangan Posyandu Ngudi Sehat di Desa Ngringo, Jaten.

Demikian Diskominfo (ad/ft/ind)

 

Read More
DSC_0147

Beri Pendidikan Politik Pada Masyarakat, KPU Karanganyar Resmikan Rumah Pintar Pemilu

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada Peresmian Rumah Pintar Pemilu Di KPUD Karanganyar, Rabu (29/30)

Karanganyar, Rabu 29 Maret 2017

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar meresmikan Rumah Pintar Pemilu INTANPARI, Rabu (29/3/2017) di Kantor KPU Karanganyar. Peresmian ini diharapkan menjadi salah satu wadah untuk mengenalkan kegiatan kepemiluan kepada masyarakat.

Peresmian Rumah Pintar Pemilu dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Komisioner KPU Indonesia, Ida Budhiati, Komisioner KPU Provinsi Jawa Tengah, Pengurus KPU se Solo Raya dan Ketua KPU Karanganyar.

Ida Budhiati dalam sambutannya mengatakan Rumah Pintar Pemilu merupakan bagian dari upaya Komisi Pemilihan Umum memberikan edukasi bagi masyarakat mengenai pemilu dan sistem pemilu di Indonesia. Pihaknya pun berharap KPU Karanganyar dapat terus aktif menyosialisasikan adanya Rumah Pintar Pemilu kepada masyarakat hingga keberadaannya bermanfaat.

“KPU Karanganyar harus aktif baik melalui kegiatan maupun medsos  untuk mengenalkan Rumah Pintar Pemilu ke masyarakat,”tuturnya.

KOMINFO

Komisioner, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat Bidang Hukum Ida Budhiati menggunting pita peresmian Rumah Pintar Pemilu INTANPARI di Kantor KPUD Karanganyar.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi KPU Karanganyar atas keberadaan Rumah Pintar Pemilu yang memang ditujukan kepada masyarakat sebagai wahana pendidikan demokrasi dan kepemiluan.

Pihaknya pun siap bekerjasama dengan KPU Karanganyar agar keberadaannya dapat dirasakan masyarakat khususnya warga di wilayah Karanganyar. Terlebih dalam Rumah Pintar Pemilu banyak memberikan informasi mengenai pemilu di Indonesia sejak pertama kali digelar pada periode 2001 sampai 2007 yang lalu dengan tujuan membangun partisipasi masyarakat.

“KPU Karanganyar dapat bersinergi dengan dinas terkait agar Rumah Pintar Pemilu ini dapat dikunjungi warga. Dapat bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip yang letaknya berdekatan dengan Rumah Pintar Pemilu, dan tempat ini juga dapat memberikan pendidikan bagi masyarakat,”ujarnya.

Ditambahkannya KPU untuk tetap bersikap netral dan independent, authentic, responsible dan perspektif.

Lebih lanjut Ketua KPU Karanganyar, Handoko dalam laporannya mengatakan Rumah Pintar Pemilu merupakan gagasan dan program KPU RI yang sudah didirikan di seluruh Kabupaten dan Kota se Indonesia. Dalam Rumah Pintar Pemilu disajikan berbagai informasi mengenai pemilu dari pertama kali digelar di Indonesia, hingga dalam perjalanannya terus berkembang.

“Keberadaan Rumah Pintar Pemilu INTANPARI ditujukan bagi masyarakat untuk mengetahui bagaimana sejarah pemilu, tugas-tugas dan fungsi KPU sekaligus menjadi destinasi wisata demokrasi dan kepemiluan bagi warga Karanganyar,”jelasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More