Category: Berita

DSC_6729

Karanganyar Cukup Menjanjikan

Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan sekaligus membuka Kantor Cabang Pembantu bank BTN di Kabupaten Karanganyar

KARANGANYAR- Pertumbuhan perumahaan atau rumah bersubsidi di Karanganyar sangat menjanjikan. Hal itu ditandai, tumbuhnya perumahaan atau rumah bersubsidi di berbagai tempat. Pasalnya di bumi intanpari ini sangat tentram dan tidak ada hiruk pikuk gangguan keamanan. Bahkan, untuk sampai di Kota Solo hanya butuh lima menit.

“Di Kebakkramat sudah ada pintu tol untuk sampai ke Bandara Adi Sumarmo. Karanganyar sudah luar biasa untuk market. Orang Ngawi, Magetan pasti singgah di Karanganyar. Sehingga kalau malam sudah ramai,” ujar Bupati Karanganyar, Yuliatmono saat memberikan arahan dalam Peresmian Kantor Cabang Pembantu (KCP) BTN di Jalan Lawu, Selasa (23/01).

Orang nomor satu di Karanganyar tersebut mencontohkan hadirnya hik gaul di Popongan. Setiap malam, hampir yang makan ditempat tersebut adalah orang dari luar wilayah Karanganyar. Seperti Madiun, Ngawi, dan Magetan. Ini menandakan pertumbuhan ekonomi di Karanganyar cukup baik. Bupati menyambut baik hadirnya BTN di Karanganyar sebab bisa jemput bola. “Anda harus tahu, para PKL seperti Salomi, Kerak Telur dan lain sebagainya mempunyai tabungan miliaran. Ini menandai tumbuhnya wirausaha atau PKL. Tentu hal ini harus disambut dengan baik oleh Bank supaya mereka juga bisa bermitra dan tumbuh bersama BTN,” imbuhnya.

Selain itu, Bupati Karanganyar berencana mengeluarkan Perbup terkait pajak untuk para artis yang akan manggung di bumi intanpari. Tentu akan diatur dengan baik agar mereka para artis tersebut bisa tampil optimal. Justru multi player efek dari suatu even yang sedang dikembangkan gencar pemerintah. Misalnya hotel, restoran dan parkir akan digarap secara maksimal. “Bahkan, jika perlu produk-produk lokal dengan pasar ekspor akan juga digerakkan. Sehingga rencana pembukaan De Colomadu akan maksimal,” imbuh Juliatmono menanggai pertanyaan terkait keluhan pajak dari wartawan.

Sementara Deputi Regional Manager (DRM) Supporting BTN, Nurwidi Purboyo tetap optimis terus mengembangkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di Karanganyar. Meskipun tahun politik, namun dia tetap yakin perumahaan akan terus tumbuh. Menurutnya, rumah adalah kebutuhan pokok sehingga tetap menjadi prioritas. “Kehadiran kami semoga bisa memberikan manfaat untuk warga Karanganyar,” ungkap Widi. Demikian Diskominfo (Hr/Adt)

Read More
DSC_6423

Mahasiswa Apeka dan USB Ditantang Untuk Sukses

 

MOTIVASI : Bupati Karanganyar, Yuliyatmono memberikan arahan kepada ratusan mahasiswa di rumah dinas bupati.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR – Senin, 22 Januari 2018.

Ratusan mahasiswa dari dua perguruan tinggi berbeda, yakni Akademi Peternakan Karanganyar (APEKA) dan Universitas Setia Budi (USB) ditantang bupati Karanganyar untuk sukses. Para mahasiswa diminta 5 sampai 10 tahun datang lagi ketempat yang menjadi lokasi KKN saat ini dengan membawa kesuksesaan. Sebab pemuda seperti mahasiswa harus mempunyai nilai tambah untuk menciptkan peluang-peluang usaha. Apalagi, mahasiswa menguasai tehnologi maka akan dapat meraih sukses dengan mudah.

“KKN itu tidak ada gurunya. Gurunya adalah pengalaman hidup, pengamatan lingkungan, patner yang ada di lokasi. Dari sepanjang kuliah, justru satu ini bulan selama KKN ini menjadi penting karena gurunya langsung berada di lokasi,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam arahaan penerimaan mahasiswa KKN di Rumah Dinas, Senin (22/01).

Dia menambahkan mahasiswa KKN diharapkan segera menyesuaikan lingkungan. Pelajari orang-orang susah, orang sukses dan bergaul sebaik mungkin dengan warga sekitar. Dari interaksi tersebut maka akan terbentuk cara berpikir dan bertindak. Jika perlu, menikahlah dengan pemuda-pemuda Karanganyar yang sukses. “Berpikirlah positif dimanapun dan kapanpun. Sebab pikiran didengar Tuhan dan pikiran itu akan berdampak kepada anda sendiri. Anda akan mendapatkan sesuatu yang anda pikirkan,” imbuhnya.

Menurut Juliyatmono para mahasiswa yang KKN di Karanganyar sangat dekat dengan kota. Sehingga kalau sore, bisa bermain di Taman Pancasila. Pelajari hal-hal kecil dari PKL yang berdagang ditempat tersebut. Sebab meski hanya pedagang Salomi dan kerak telur, namun tabunganya di rumah miliaran. “Duit yang muter luar biasa. Sebagai mahasiswa pelajari hal-hal tersebut,” ungkapnya.

Dia selanjutnya mencontahkan remaja memelihara ayam petelur 100 saja. Jika ayam itu bertelur 100 jika dikalikan 1500 maka akan menghasilkan 15 juta. Padahal tidak perlu tempat yang besar untuk menghasilkan jutaan rupiah. Pihaknya saat ini tengah budidaya ternak organik. Biasanya ayam panen setelah 35 hari namun kini bisa panen setelahg 30 hari. “Telurnya juga kencang dan ayamnya seperti ayam jawa, seratnya padat,” tambah Juliyatmono.

Sementara  wakil rektor I USB, Peni Pujiastuti mengatakan mahasiswa yang KKN di Karanganyar  berjumlah 198. Rinciannya 176 mahasiwa dari USB dan 22 dari Apeka. Menurut Peni, mahasiswa dari USB terdiri dari mahasiswa Teknik Informatika, Farmasi, Psikologis dan Ekonomi. Pihaknya berharap para mahasiswa dapat berperan nyata membantu masyarakat yang menjadi lokasi KKN. “Pola pikir, pola sikap dan pola tindak diharapkan dapat memberikan sumbangan untuk Karanganyar,” tambah Peni. (Hr/Adt)

Read More
komweb

Zakat Turut Andil Entaskan Kemiskinan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan pada Rakerda BAZNAS Karanganyar tahun 2018

Karanganyar, Senin (22/01/2018)

Perolehan Zakat Infaq dan Shodaqoh (ZIS) di Kabupaten Karanganyar yang dikelola Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Karanganyar di tahun 2017 yang mencapai Rp. 13,5 Miliar, dapat mengentaskan kemiskinan.

Sugiyarso, Ketua BAZNAS Karanganyar, mengatakan target tahun 2017 Rp. 12 Miliar namun melebihi  menjadi sekitar Rp. 13,5  miliar. Sedangkan penerimaan zakat fitrah mencapai Rp 1,7 miliar yang bersumber dari ASN dan Swasta serta takmir masjid se Kabupaten Karanganyar yang diberikan kepada fakir miskin.

“Perolehan jumlah ZIS yang dikumpulkan oleh BAZNAS Karanganyar mulai didirikan selalu mengalami peningkatan. Hal ini karena mendapat dukungan dari semua pihak baik dari pemerintah daerah maupun masyarakat,” kata Sugiyarso.

Peningkatan jumlah ZIS ini secara tidak langsung memperlihatkan kepercayaan dan kesadaran masyarakat terhadap lembaga zakat. Hal ini secara otomatis kesadaran kewajiban zakat masyarakat Karanganyar meningkat.

“Kami distribusikan menjadi lima program, yakni Karanganyar Peduli, Karanganyar Sehat, Karanganyar Cerdas,Karanganyar Makmur, dan Karanganyar Taqwa,” katanya.

Pada acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) BAZNAS Karanganyar, Senin (22/01) di Hotel Taman Sari, Cangakan, Kabupaten Karanganyar. Ketua BAZNAS Jawa Tengah, KH. Ahmad Darodji mengatakan senang dengan target Karanganyar yang luar biasa banyaknya.

“Dengan zakat dapat menurunkan angka kemiskinan.Target BAZNAS yang Rp. 15 miliar itu dapat dialokasikan 60 persen untuk fakir miskin yakni 20 persen fakir miskin yang non produktif, dan yang 40 untuk yang produktif,” kata Ketua BAZNAS Jawa Tengah.

“Dicontohkan di Boyolali ada pelatihan pertukangan, peternakan, dan cukup Rp. 3 juta untuk  pelatihan satu fakir miskin,” katanya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Farhani, menuturkan komitmen Pemerintah terhadap pengelolaan BAZNAS dan penghimpunan, pentasyarufan, pengawasan ZIS, agar dibuat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap OPD, instansi vertikal dan BUMD, juga dibentuk di setiap Masjid dan Mushola.

“Setiap bulan Ramadhan ada amil yang menangani ZIS. Perlu dibentuk UPZ karena seseorang mengelola tapi tidak mempunyai payung hukum, maka akan melanggar norma,” kata Farhani.

Menurut penuturannya, dia sudah dapat laporan di masjid sudah mulai dibentuk UPZ. Karanganyar diharapkan menjadi pelopor pembentukan UPZ.

“Penghimbunan zakat meningkat, maka pentasyarufan dapat mengurangi angka kemiskinan,”katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan APBD Pemkab Karanganyar juga telah dirumuskan 2,5 persen untuk di distribusi delapan asnaf.

“Saya memacu semangat target tahun 2018 sebanyak Rp 15 miliar bisa terpenuhi. Kita cari peluang baru untuk digerakkan pentingnya sedekah, kalau ASN di Karanganyar sudah tertib membazar zakat,” katanya.(pd)

Read More
DSC_6318

Mahasiswa diminta Jadi Pelopor Kemajuan Karanganyar

Kominfo

Abadikan Gambar : Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo saat foto bersama Formaka pada Sarasehan bersama Bupati, Sabtu (20/01) kemarin.

KARANGANYAR – Sabtu, 20 Januari 2018

Forum Mahasiswa Karanganyar (Formaka) menggelar sarasehan bersama bupati pada Sabtu lalu di Rumah Dinas. Hadir dalam kesempatan itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati, Rohadi Widodo. Dihadapan ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia tersebut, Bupati Karanganyar meminta mahasiswa menjadi pelopor kemajuan Karanganyar.  Mahasiswa Karanganyar dimanapun berada, bisa saling akrab dan mengisi.  Sekaligus diharapkan para mahasiswa tersebut menyampaikan ide-ide untuk kemajuan bumi intanpari.

“Sedekah ilmu itu sama dengan sedekah harta. Jadi mahasiswa saya harapkan menjadi pelopor kemajuan perubahaan Karanganyar,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan di acara sarasehan bersama mahasiswa di Karanganyar.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Karanganyar mengingatkan bahwa tahun 2018 ini sebagai tahun politik. Mahasiswa diharapkan juga berlatih demokrasi dengan perhelatan lima tahun sekali tersebut. Menurutnya perbedaaan pandangan dalam demokrasi adalah sesuatu yang dinamis. Jangan sampai perbedaan justru menyebabkan retaknya hubungan dan memutus silaturahmi.

“Saya sama pak Rohadi nyaman-nyaman saja. Saya berharap di masyarakat  jangan sampai diprovokasi menyebabkan ketidakharmonisan,” tambah Juliyatmono yang disambut tepuk tangan mahasiswa.

Sementara Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menambahkan saat ini para mahasiswa berada di alam generasi  Informasi Tehnologi (IT). Sebab barang siapa menguasai teknologi maka dia akan memimpin dunia. Namun demikian, saat ini, menurut Rohadi tidak hanya IT saja akan tetapi inovasi. Sebab dengan berinovasi maka dunia akan digenggam. Pendek kata, Barang siapa ingin dunia maka dengan ilmu, barang siapa ingin akhirat juga dengan ilmu. Jika keduanya juga harus memakai ilmu.

“Adik-adik mahasiswa juga harus siap dengan lonjakan-lonjakan dalam hidup ini. Saya berterima kasih kepada bupati karena beliau adalah guru SMA saya,” tambah Rohadi.

Demikian Diskominfo (Hr)

 

Read More
web

587 Atlet Ikuti Kejuaraan Renang

Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto (kanan) foto bersama dengan pemenang lomba renang HUT DPRD Karanganyar ke 67 tahun.

Karanganyar, Sabtu (20/01/2018)

Sebanyak 587 atlet mengikuti kejuaraan renang antar perkumpulan se Jawa yang berlangsung selama tiga hari, Jumat-Minggu  (19-21/01) di Kolam Renang Intanpari, Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.

Kejuaraan renang itu merupakan rangkaian kegiatan HUT DPRD Karanganyar ke 67 tahun. Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto, mengatakan pihaknya telah mengadakan tiga tahun berturut-turut sejak tahun 2015.

“Ini juga sudah termasuk agenda rutin tingkat Jawa Tengah. Dari 58 klub yang ikut, ada yang berasal dari Kota Bandung, dan Kabupaten Subang, Jawa Barat. Tentu juga Kabupaten/Kota di Jawa Tengah,” kata Sumanto, Jumat (19/01) di lokasi.

Sumanto juga berharap, dengan adanya ini dapat mencari atlet renang dari Kabupaten Karanganyar yang dapat bersaing di tingkat Nasional. Terbukti ada Lintang Surya Wibawa, yang berhasil mendapat medali emas di kategori 400 meter gaya bebas putra.

Hal yang sama juga dikatakan Asisten Pemerintahan, Bachtiar Syarif, yakni Pemkab Karanganyar mengapresiasi adanya kejuaraan ini, dengan begitu atlet dari Kabupaten Karanganyar dapat mengasah kemampuan yang dimiliki bersaing dengan atlet lainnya.

“Selamat berlomba, junjung sportivitas, raih prestasi sebaik-baiknya,” kata Bachtiar Syarif.

Adapaun kategori yang dilombakan untuk putra dan putri seperti, 400 meter gaya bebas, 100 meter gaya punggung, 50 meter gaya dada, 100 meter gaya kupu-kupu, 200 meter gaya ganti perorangan, 50 meter gaya bebas, 4×50 meter estafet gaya bebas, 4×100 estafet gaya ganti, dan lainnya.(pd)

Read More
WEB

Tekan Harga, Pemkab Gelar Operasi Pasar

Pemkab Karanganyar dan Bulog mengadakan Operasi pasar beras

KARANGANYAR – Rabu, 17 Januari 2018

Untuk menekan harga beras di pasaran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar dan Bulog menggelar operasi pasar (OP). Operasi  Pasar dilaksanakan di Pasar Jongke, Kecamatan Karanganyar dan Pasar Palur, Kecamatan Jaten. Meski sudah digelar sejak pukul 07.00, namun masyarakat tidak begitu antusias untuk membeli.

“Seminggu terakhir ini memang harga beras mengalami kenaikan. Dari harga 9000 per Kg untuk beras medium menjadi Rp 11.000. Makanya ini saya membeli,” ujar pembeli beras OP, Sukiman di Pasar Jongke, Rabu (17/01).

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda), Samsi  menyatakan operasi ini digelar untuk menekan harga beras yang cenderung mengalami kenaikan. Saat ini, operasi dilakukan di Pasar Jaten dan Pasar Jongke. Pihaknya mengakui jika dalam operasi pasar tersebut sepi peminat. “Jika OP beras ini habis maka bisa dikatakan sukses. Jika tidak habis maka masyarakat kita berati tidak kekurangan beras,”papar Samsi di sela-sela operasi pasar di Jongke.

Dia menambahkan jika OP yang digelar ini, beras habis maka masyarakat membutuhkan. Sedangkan kalau tidak terserap maka Karanganyar sudah aman. Saat mengunjungi Pasar Jongke, Sekda didampingi Assisten II Siti Maiysaroch, Kepala Disdaknakerkop Waluyo Dwi Basuki, Kepala Pertanian dan Tanaman Pangan Supramnaryo, Dinas Informasi dan Komunikasi, Larmanto, Plt Kabag Perekonimian, Timotius Suryadi.

Dalam kesempatan itu, Sekda juga melakukan pengecekan di sejumlah rumah makan terkait pemakaian gas elpiji 3 kg. Namun demikian, beberapa rumah makan yang dikunjungi  tidak menemukan pemakaian gas 3 kg. “Terima kasih untuk tidak memakai gas 3 kg. Sebab sesuai aturan, rumah makan besar dilarang menggunakan gas 3 kg,” imbuh Samsi.

Ambar, salah satu pemilik warung Sambel  Layah Karanganyar, menyatakan tidak menggunakan gas 3 Kg. Jarak memasak warungnya dengan tabung sangat jauh. Jika menggunakan 3 kg tidak kuat. “Saya pakai gas ukuran 12 kg. Itu saja klau sudah sisa 2 kg,  gas sudah tidak dapat dipergunakan. Soalnya jarak tempat kami memasak dan tempat tabung jauh. Tidak kuat klau pakai gas ukuran 3 kg,” ujar Ambar. (Hr)

Read More
DSC_5883

Pelunasan PBB Diharapkan Februari Selesai

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara penyampaian SPPT PBB-P2 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (16/01).

Karanganyar, 16 Januari 2018

Kecamatan, Kalurahan dan Desa diminta paling lambat pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bulan Februari harus sudah selesai. Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada kegiatan penyampaian Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (SPPT PBB-P2) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (16/01).

Pihaknya mengapresiasi kepada sejumlah perusahaan dan perorangan sebagai wajib pajak yang telah lunas pemabayaran Pajak Bumi dan Bangunan. Namun demikian masih terdapat beberapa desa yang belum menyetor. Untuk itu Bupati berharap untuk segera menyelesaikan pembayaran PBB.

“Terima kasih bagi warga dan masyarakat akan kesadaran membayar pajak. Untuk desa yang belum menyetorkan semoga bulan Februari dapat segera diselesaikan,”harapnya.

Bupati juga meminta kepada para Kepala Desa dan Lurah ikut aktif menyosialisasikan kepada para perangkat desa untuk turun ke masyarakat. Bagi para wajib pajak untuk terus disemangati. Kewajiban membayar Pajak Bumi dan Bangunan untuk diniati sedekah karena merupakan kewajiban.

“Tertib, taat membayar pajak sebagai wujud kecintaan kita kepada tanah air,”jelasnya.

Ditambahkannya, Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk tahun 2018 ini terdapat program pendaftaran tanah sistematis lengkap sejumlah 18040 sertifikat. Untuk itu saya menghimbau kepada masyarakat desa untuk memanfaatkan program tersebut.

Sementara itu, Laporan Kepala Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Sumarno menyampaikan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT) tahun 2018 berjumlah 426.765 baku dari PBB di Karanganyar senilai Rp28,4 miliar sedangkan tahun 2017 kemarin SPPT berjumlah 419.751 baku dari PBB senilai Rp28,3 miliar.

Kalau untuk tahun ini memang ada kenaikan senilai Rp100 juta,”terangnya.

Dikatakannya, masih ada kendala beberapa desa belum membayar. Hal ini perlu diketahui karena Pemerintah Kabupaten mempunyai kewajiban ke Pemerintah Desa bahwa pajak dan retribusi sepuluh persennya harus disampaikan ke pemerintah desa.

“Untuk lungguhnya beberapa desa yang belum dibayar untuk segera disetorkan. Mengingat NJOP (Nilai Jual Objek pajak) belum kita naikkan, masih menggunakan NJOP lama tahun 2007,”katanya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

Read More
DSC_5836

Kualitas Seseorang Ditentukan Cara Berpikir

SEMANGAT : Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan pengarahaan di depan ratusan ASN dan karyawan/karyawati DPUPR, Selasa (16/01)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR – Selasa, 16 Januari 2018
Jajaran Aparatur Sipil Negera (ASN) di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) diminta untuk terus menambah pengetahuan. Sebab kualitas seseorang ditentukan dari cara berpikir seseorang. Jika semua berpikir positif maka hasil yang diharapkan akan positif. Sebaliknya, jika berpikir negatif maka hasilnya juga akan negatif.
“Saya mengajak semua jajaran DPUPR Kabupaten Karanganyar untuk terus menambah pengetahuan. Kita dihargai orang, bisa dilihat bagaimana cara berpikir kita,” papar Bupati Karanganyar, Juliatmono saat memberikan pengarahaan dan pembinaan dihadapan ratusan ASN dan karyawan serta karyawati di DPUPR, Selasa (16/01)
Dia menambahkan pengetahuan menjadi penting karena terus mengalami perkembangan. Orang nomor satu di Karanganyar tersebut juga menyentil untuk tidak iri dengan keberhasilan orang lain. Pasalnya iri hanya akan membuat pekerjaan yang dihasilkan tidak maksimal. Pihaknya juga mengingatkan dalam bekerja hendaknya berorentasi kepada Tuhan atau Allah. Sebab jika orientasi kepada Allah maka hasil yang akan didapatkan pasti baik. “Pekerjaan yang kita lakukan hendaknya didasarkan ibadah. Maka hasilnya jauh akan lebih baik,” imbuhnya. (Hr/Ar)

Read More
web

Bupati Safari Shalat Wajib Berjamaah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan sarana ibadah kepada takmir masjid Al Huda, Dusun Tagung, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso

Karanganyar, Selasa (16/01/2018)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengadakan safari shalat wajib berjamaah di masjid di Kecamatan-kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Agenda keagamaan tersebut dimulai, Senin (15/01) di Masjid Al Huda, Dusun Tagung, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso dengan Shalat Ashar berjamaah.

Kunjungan Bupati Karanganyar tersebut juga disertai sekitar 20 Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Pimpinan BUMD dan pegawai Kecamatan setempat. Warga setempat juga ikut shalat berjamaah.

Pada kesempatan itu, seusai menjalankan shalat wajib, Bupati memberikan bantuan sarana ibadah kepada takmir masjid setempat.

Kepala Bagian Kesra, Agam Bintoro, mengatakan kegiatan shalat wajib berjamaah tahun 2018 ini berlangsung selama 22 hari, dari 15 Januari 2018 sampai dengan 20 Februari 2018.

“Di dalam acara shalat Ashar, Jumat, dan Isya keliling itu. Bupati juga memberikan tauziah singkat,” kata Agam Bintoro.

Bupati saat memberikan tauziah singkat, mengatakan kita bikin program shalat wajib berjamaah, kalau hanya Jumat keliling saja itu kurang, jadi ditambah kegiatan ini. Selain ada juga Tarawih Keliling, dan Shalat Ied.

“Kita hanya ingin silaturahim dan keliling wilayah melalui program ini. Semoga berkah dan menjadi guyub tentram warga semuanya,” katanya.

Adapun wilayah kecamatan yang menjadi tujuan kegiatan ini antara lain, Ngargoyoso, Tasikmadu, Jaten, Karangpandan, Jumantono, Kerjo, Tawangmangu, Jenawi, Jatiyoso, Jatipuro, Jumapolo, Kebakkramat, Mojogedang.(pd)

Read More
logo kra

Penyaluran Dana Bansos Hibah Pemkab Karanganyar Tahun 2017

Bantuan Sosial dan Hibah Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar, unduh disini

Bantuan Sosial dan Hibah Bagian Kesra Setda Karanganyar, unduh disini

Realisasi Pelaksanaan Bantuan Sosial dan Hibah Kabupaten Karanganyar Tahun 2017, unduh disini

Read More