Category: Berita

DSC_7704

Matesih Ke Selatan Bakal Diperlebar

 

Bupati Karanganyar memberikan penjelasan terkait rencana pembangunan wilayah di Jumantono, Jumapolo, Jatipuro dan Jatiyoso

KARANGANYAR –  02 Februari 2018

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar terus membangun infrastruktur menyeluruh. Pemkab Karanganyar berencana melebarkan jalan Matesih ke Selatan tembus waduk Tlobo di Jatiyoso. Selanjutnya ke arah timur Desa Beruk  dan arah ke barat sampai di Wonorejo. Rencana itu dilakukan agar roda perekonomian di empat kecamatan seperti Jumantono, Jumapolo, Jatiyoso, Jatipuro dapat bergerak lebih cepat.

“Rencana pembangunan waduk di Tlobo Jatiyoso dapat mengaliri areal persawahan di empat kecamatan tersebut. Lahan-lahan yang sementara ini masih berupa tegalan dapat dijadikan areal persawahan produktif. Bahkan rencananya setahun dapat tiga kali panen,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberika paparan pada musrenbangcam di dapil tiga di Desa Karangsari, Kecamatan Jatiyoso Jumat (02/01)

Dia menambahkan bakal juga memperlebar  jalan dari Ngadiluwih ke selatan sehingga tembus Kadipiro, Jumapolo. Pihaknya mengatakan jalannya di hot mix dan diberikan lampu penerangan. Sehingga wilayah Jumantono, Jumapolo, Jatipuro dan Jatiyoso bisa berputar. “Saya juga berpesan ini tahun politik, sing guyub, sing rukun dan sing kompak. Ojo pada padudon,”tambahnya.

Dalam musrenbangcam tahun 2018, terungkap rencana besar pembangunan di empat kecamatan. Pembangunan ekonomi, sosial budaya, sarana dan prasarana. Di wilayah Jatiyoso ada 35 usulan dengan nilai Rp 35 miliar, Jatipuro 24 usulan dengan nilai Rp 7 miliar, Jumapolo 339 usulan dengan nilai Rp 94 miliar dan Jumantono 47 usulan dengan nilai Rp 20 miliar. Total ada 445 usulan dengan nilai 158 miliar. (Hr/Yg)

Read More
DSC_7794

Hobi Tersalurkan, Ekonomi Tumbuh

 

Juri serius melihat kontestan burung berkicau dalam lomba burung berkicau HUT DPRD Karanganyar

KARANGANYAR – 03 Februari 2018

DPRD Karanganyar tampaknya terus tumbuhkan ekonomi masyarakat khususnya PKL. Terbukti, lomba burung berkicau yang diselanggarakan dalam rangka HUT DPRD Karanganyar ke 67 tersebut menjamur para pedagang kaki lima. Para pedagang kaki lima menjual aneka dagangan untuk keperluan burung berkicau.

“Ini yang kita harapkan multi pleyer efek dari sebuah kegiatan. Event penggemar burung berkicau jalan, para pedagang pun menjamur di sekitar lokasi,” papar Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto di sela-sela perhelatan lomba burung berkicau di GOR RM Said Minggu (03/01).

Dia menambahkan event itu juga meningkatkah jumlah kunjungan wisata di bumi intanpari. Sebab berbagai daerah di Jawa Tengah dan luar Jawa Tengah datang ke Karanganyar. Ini wujud karya nyata DPRD bersama masyarakat berupaya untuk meningkatkan dan menumbuhkan pariwisata. “Selain event ini, kami juga mengadakan lomba balap sepeda, lomba lari dan bola volly dalam rangka hari jadi DPRD Karanganyar. Kami berharap event ini dapat meningkatkan kunjungan pariwisata di Karanganyar,” tambahnya.

Menurut Sumanto beserta lomba burung berkicau ini dari berbagai daerah. Selain Karanganyar yakni Blora, Demak dan Jepara. Pihaknya berharap menyelenggarakan dapat berjalan fair play. Sebab juri juga dari kalangan profesional. “Memperkenalkan Karanganyar ditingkah nasional,” ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata, Titis Sri Jawoto menambahkan peserta lomba burung berkicau sekitar 700 an dari berbagai daerah. Menurutnya, komunitas pencinta burung berkicau lebih aksis daripada komunitas-komunitas yang lain. “Kini Anthurium lebih bergairah lagi. Saya berharap juga ada event-event untuk komunitas anthurium,” tambah Titis. (hr/yg)

Read More
IMG_1140

Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa Butuh Payung Hukum

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan materi dihadapan peserta dialog bersama KPMD di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu Pagi (3/2)

Karanganyar – Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menghadiri dialog bersama ratusan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu Pagi (3/2). Tampak hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Karanganyar dan Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dispermadesdukcapil Propinsi Jawa Tengah yang sekaligus Kepala Satker P3MD.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan dengan bergulirnya dana desa, desa menjadi penting dan strategis untuk diberdayakan, peran fungsi pengawasan dan pendampingan yang selama ini dijalankan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD) dapat disinergikan dengan KPMD.

“Sinergitas yang terbangun dengan baik antara semua stakeholder maupun antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Desa akan mempercepat pembangunan desa”, ujar Juliyatmono

Ditambahkan lebih lanjut, Juliyatmono mengajak untuk selalu mengedepankan pikiran yang positif dan melakukan pendekatan secara halus kepada Pemerintah Desa. Orang nomor satu di Karanganyar ini berjanji akan membantu kader dalam upaya meningkatkan kapasitas SDM sekaligus mensejahterakannya serta memberikan jaminan hukum dengan memberikan Surat Keputusan Bupati agar dalam menjalankan tugas pendampingannya diakui oleh Pemerintah Desa.

Sementara itu Samidi Ketua KPMD Karanganyar melaporkan kegiatan ini diikuti oleh 162 Desa yang ada di Kabupaten Karanganyar dan masing-masing desa diikuti oleh 2 kader dari 5 kader yang berada di masing-masing desa serta tenaga ahli dan pendamping 81 orang. Dialog ini diadakan bertujuan untuk mencari titik temu antara KPMD dengan Pemerintah. Dalam kegiatan ini, panitia mendatangkan tiga narsum yakni Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Satker P3MD Prop. Jawa Tengah Nadi Santosa.

Samidi menambahkan tugas KPMD  selama ini yaitu mendampingi desa dalam menggunakan dana desa, operasional yang timbul dalam pendampingan tersebut didanai dari bantuan Pemerintah Propinsi Jawa Tengah senilai 5 juta pertahun untuk menunjang kegiatan operasional kelima kader PMD yang bertugas di masing-masing desa. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
DSC_7651

Keharmonisan Berdua Bisa Diikuti Kader di ‘Akar Rumput’

Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap pelaksanaan pilkada tahun 2018 berjalan aman, demokratis dan damai

KARANGANYAR – 02 Februari 2018

Keinginan penyelenggaraan Pilkada di Karanganyar secara damai, demokratis dan aman adalah harapan seluruh lapisan masyarakat. Bahkan, keharmonisan bakal calon bupati Juliatmono dan Rohadi Widodo bisa diikuti kader di ‘akar rumput’. Perbedaan itu sesuatu yang biasa namun bingkanya tetap untuk kemajuan kabupaten Karanganyar.

“Saya yakin dua calon yang akan maju dalam Pilkada tahun 2018 ini mempunyai visi dan misi yang sama yakni memajukan Karanganyar. Saya meminta keharmonisan calon berdua ini bisa diikuti oleh kader-kader dibawah,” papar Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, SIK MSI saat Sosialisasi dan Doa Bersama dalam rangka menyukseskan pilkada tahun 2018 di gedung wanita Jumat (02/01).

Dia menambahkan kegiatan sosisaliasi merupakan awal tonggak sejarah di Kab Karanganyar. Sebab penyelenggaraan ini diawali dengan doa dan sholat hajad. Doa ini memunculkan semangat cinta kepada Allah dan memohon agar pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan ini berjalan aman, tertib dan sesuai yang diharapkan bersama.

Menurutnya, situasi politik hangat itu biasa namun jangan sampai yang hangat itu menjadi bara dan merugikan semua pihak. Fenomena politik yang tidak dewasa seperti di Jakarta jangan sampai terjadi di Karanganyar. “Saya berharap tokoh agama, alim ulama dan seluruh masyarakat untuk membantu terselenggaranya pilkada yang aman dan damai. Saya meminta masyarakat untuk tidak mudah terpancing dalam ujaran kebencian,” imbuhnya.

Lebih jauh, TNI dan polri tetap netral dalam pelaksanaan pilkada tahun 2018 ini. Pihaknya berharap Siapapun yang terpilih jadi bupati semuanya bisa mendukung.  Empat bulan sejak bergabung di Karanganyar, Kapolres melihat bahwa masyarakat bumi intanpari selalu ingin damai dan masyarakatnya mempunyai sopan santun dan tepo seliro yang tinggi. “Ini modal awal bagi masyarakat Karanganyar. Semoga Allah mengabulkan hajad kita bersama,” tambah Kapolres.

Sementara, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan melalui sholat hajad dan doa bersama ini Allah meridoi agar pelaksanaan pilkada berjalan aman dan damai. Atas nama Pemkab Karanganyar, pihaknya menghimbau semua pihak untuk mentaati ketentuan yang ada karena regulasi diketahui semua pihak. “Saya meminta semua ikut menjaga suasana sejuk dan damai. Siapapun yang dipercaya masyarakat mari disengkuyung dengan baik,” tambahnya.

Sementara Dandim Letkol Inf, Muhammad Ibrahim Muhktar yang diwakili Kasdim, Kolonel Inf Mantang berharap pelaksanaan kampanye sampai pengumuman pemenang berjalan tertib, lancar dan aman. TNI, menurutnya dalam pelaksanaan pilkada netral. “Kami juga akan mensuport pihak kepolisian dalam menjaga keamanan dalam pelaksanaan pilkada,” imbuh Kolonel Inf Mantang. (Hr/Yg)

Read More
DSC_7485

AGAMA JANGAN DI JADIKAN ALAT POLITIK

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sarana ibadah kepada Takmir Masjid Ar Rahman dusun SuruhKalong, Kamis (01/02).

KARANGANYAR – 1 Februari 2018

Pemkab Karanganyar terus mengupayakan semangat untuk beribadah. Buktinya adalah Pemerintah Kabupaten Karanganyar gencar melakukan program Sholat Berjamaah keliling.  Kamis (1/2) Isya’ Keliling diadakan di Masjid Ar Rohmah Dusun Suruhkalong Desa Pandeyan Kecamatan Tasikmadu. Sholat  berjamaah ini menyatukan pemerintah, perangkat desa dan masyarakat setempat.

Pada kesempatan itu, seusai menjalankan shalat wajib, Bupati menandatangani   prasasti masjid yang baru selesai dibangun tersebut serta memberikan bantuan sarana ibadah kepada takmir masjid setempat.

Di hadapan Forkompinda dan masyarakat Tasikmadu, Bupati mengatakan ibadah seseorang biar Allah saja yang menilai.  Yang terpenting, seberapa besar pengabdian seseorang untuk kemaslahatan dan kebaikan untuk sesama. Pihaknya juga menyinggung tahun 2018 adalah tahun politik. Pihaknya mengajak jangan sampai agama dipakai alat-alat kampanye. Sebab hal  itu menimbulkan kerawanan dan gesekan antara satu dengan yang lain.

Bupati Karanganyar menghimbau kepada warga masyarakat untuk tetap guyup rukun dan memakmurkan masjid yang telah selesai direhab tersebut.

“Yang menyumbang uang juga tenaga semoga menjadi amal ibadah hingga kelak menjadi tabungan amal di akhirat” tambahnya

“Gotong royong merupakan berbuat baik; perbuatan baik menghapus perbuatan buruk”, pungkas Juliyatmono..

Demikian Diskominfo (krs/adt)

 

Read More
DSC_7394

LGNOTA: ASN JADI ORANG TUA ASUH

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya pada Rapat Koordinasi GN-OTA di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (01/02).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar, Kamis 1 Februari 2018

Belum semua perangkat daerah atau ASN di Kabupaten Karanganyar mau menjadi orang tua asuh sehingga masih banyak anak yang belum penuh mendapatkan bantuan.

Hal tersebut dikatakan Ketua Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGNOTA) Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono, Kamis (01/02) pada acara Rapat Koordinasi GN-OTA, di Pendopo Rumah Dinas Bupati. yang dihadiri secara langsung oleh Bupati Karanganyar, Forkopinda, Kepala OPD, Camat, Kepala UPT PUDNFI dan SD, Kepala Sekolah SD/MI.SMP/Mts, SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar dan segenap tamu undangan.

Rapat Koordinasi GNOTA Kabupaten Karanganyar sesuai arahan dan juga perwujudan misi Bupati dalam rangka untuk membantu peningkatan kualitas pendidikn bagi siswa kurang mampu di Kabupaten Karanganyar. Salah satunya perlu dilaksanakan secara komprehensif gotong royong bagi mereka yang mampu, disamping dana yang telah disiapkan oleh pemerintah melalui APBD, maka melalui GNOTA Kabupaten Karanganyar dan FKKOTA Kecamatan, Baznas dan BUMD telah bersama-sama mengumpulkan dana guna kita salurkan pada siswa-siswa di Kabupaten Karanganyar yang kurang beruntung. Harapan kami adanya peningkatan pemberian dana bagi anak asuh misal SD dari 150.000 menjadi 350.000,.dst dan semua ASN yang ada di Kabupaten Karanganyar mau menjadi orang tua asuh.

Semoga keberadaan GN-OTA dan FKK-OTA di Kabupaten Karanganyar betul-betul dapat bermanfaat dan dirasakan keberadaannya oleh siswa-siswa yang kurang mampu di Kabupaten Karanganyar sehingga dapat tercapai cita-citanya untuk hidup yang sejahtera di kemudian hari.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar mengucapkan terima kasih dan bangga atas kepedulian dan kasih sayang Bp/Ibu fasilitator organisasi yang bagaimana telah menyampaikan sedikit apa yang dipunyai untuk anak-anak yang belum beruntung. Luar biasa hasil yang telah dikumpulkan dari tahun ke tahun.program 1guru 1 siswa anak asuh disekolah masing-masing di serahkan sendiri langsung tunai, dan yang tau persis anak butuh bantuan atau tidak adalah sekolah sendiri.

Tidak lupa Bupati juga mengajak kita semua untuk banyak bersedekah, karna dengan bersedekah kan dilipat gandakan harta yang telah kita keluarkan dan dengan bersedekah semua urusan akan selesai.

Sukses untuk LGNOTA semoga amal ibadah kita semua di terima dan atas keberhasilan kita mengkoordinasikan, menjembatani LGNOTA ini berlipat-lipat ganjarannya, kata Bupati diakhir sambutannya.

 

Demikian Diskominfo (ad/ft)

Read More
WhatsApp Image 2018-02-01 at 1.53.38 PM

Perbanyak Doa dan Dzikir

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengisi tauziah pada sholat Gerhana di Masjid Agung Karanganyar

Karanganyar- Rabu, 31 Januari 2018

Ulama dari Mesir Syeh Abdul Aziz meminta jamaah masjid Agung Karanganyar untuk memperbanyak doa dan dzikir saat terjadi Gerhana Bulan. Sebab pelaksanaan sholat Gerhana pada hakekatnya juga memperbanyak istiqfar, tasbih, tahmid dan takbir. Selain itu, ulama yang humoris tersebut juga meminta jamaah juga bersedekah.

“Bisa jadi sedekah yang kita lakukan bisa menyelamatkan kita. Soalnya sedekah jariyah, pahala tidak akan terputus sampai hari kiamat,” papar Syeh Abdul Aziz dihadapan ratusan jamaah masjid Agung yang hendak Sholat gerhana Kamis (31/01).

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut Sholat Gerhana di Masjid Agung. Orang nomor satu di bumi intanpari itu turut hadir dari mulai sholat Magrib. Kemudian mendengarkan tauziah menjelang sholat gerhana dan dilanjutkan sholat dan dilanjutkan sholat gerhana. Bupati berharap dengan sholat gerhana masyarakat tentram. “Saya berharap keberkahaan malam ini juga menjadi keberkahaan masyarakat Karanganyar,” imbuhnya. (hr)

Read More
web (2)

Tertib Bayar PBB Dorong Percepatan Pembangunan

Sekda Karanganyar, Samsi menyerahkan bantuan sarana ibadah untuk takmis masjid Darussalam, Desa Ngepring, Kecamatan Jatiyoso.

Karanganyar, Kamis (01/02/2018)

Tertib membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) oleh warga mendorong percepatan pembangunan, sebab pajak yang dibayarkan itu memberi dampak yang baik dari berbagai sektor.

Hal tersebut diikatakan Sekretaris Daerah (Sekda) Samsi, saat memberikan sambutan di acara Ashar Keliling, di Masjid Darussalam, Desa Ngepring, Kecamatan Jatiyoso, Rabu (31/01) sore.

“Monggo bapak-bapak, ibu-ibu kita tertib bayar PBB. Saya atas nama Pemerintah Kabupaten Karanganyar berterima kasih untuk warga Jatiyoso karena termasuk lunas awal pembayaran PBB,” kata Samsi.

Samsi juga mencontohkan, hasil dari PBB dapat membangun jalan, jembatan dan insfrastruktur lainnya. Kini jalan utama di Jatipuro-Jatiyoso sudah halus dan lebar.

Ditempat yang sama, Camat Jatiyoso, Budi Santoso mengatakan kesanggupan warga untuk membayar lunas PBB di bulan Februari ini.

“Kami siap untuk melunasinya, dari dusun-dusun dan desa-desa sudah banyak yang lunas,” katanya.(pd)

 

 

Read More
web

10 Mobil Dinas Baru

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melihat mobil dinas baru bagi para Kepala Bagian Setda Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (01/02/2018)

Kepala Bagian (Kabag) di Lingkungan Setda Karanganyar mendapat mobil dinas baru guna memperlancar tugas-tugas Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebab mobil operasional yang lama dibeli tahun 2004.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi menyerahkan kepada 10 Kabag, antara lain Organisasi dan Kepegawaian, ULP, Humas dan Protokol, Kesra, Umum dan Keuangan, Perekonomian, Administrasi Pembangunan, Hukum, Pemdes, dan Pemerintahan Umum, Rabu (31/01) di halaman Setda.

“Mobil yang lama sudah ketinggalan, butuh peremajaan karena dibeli tahun 2004. Saya minta mobil dinas ini bisa dirawat dengan baik, bersih, dan tanggung jawab,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono kepada para Kabag.

Ditempat yang sama, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan merangkap Plt.Kepala Bagian Umum dan Keuangan, Sugeng Raharto, mengatakan anggaran yang dibutuhkan sebanyak Rp. 2,2 miliar berasal dari APBD.

“Mobil bagi pejabat eselon III.a dibeli oleh Pemkab Karanganyar sebesar Rp. 197 juta perunit itu berjenis Toyota Avanza seri G. Sisa anggaran akan masuk ke Kas Daerah,” katanya.

Sedangkan mobil yang lama akan masuk ke pool . Nantinya bisa difungsikan untuk menjemput tamu atau operasional kegiatan kedinasan lainnya.(pd)   

Read More
DSC_6887

Disemangati Untuk Terus Beribadah

TAUSIAH ; Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan ‘Wejangan’ usai sholat jumat di Masjid Kalisoro, Tawangmangu

KARANGANYAR – 26 Januari 2018

Semangat untuk beribadah terus diupayakan oleh Pemkab Karanganyar. Buktinya semangat itu adalah Pemerintah Kabupaten Karanganyar melakukan program Sholat Berjamaah seperti Jumat Keliling (Jumling), Asar Keliling, Isyak Keliling. Sekaligus sholat berjamaah ini menyatukan pemerintah, perangkat desa dan masyarakat setempat.

“Jika masyarakatnya bersemangat dalam beribadah maka kabupaten atau negeri yang kita cintai ini  akan menjadi Baldatun Tyayyibatun Wa Rabbun Ghafur. Negeri yang baik dan makmur penuh dengan ampunan Allah SWT,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada saat jumling di Masjid Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu (26/01) dihadapan masyarakat.

Negeri yang diidamkan tersebut akan tercipta jika umat imannya bagus, akidah ‘kenceng’ dan ibadahnya bagus maka semua akan baik. Menurut Bupati, agama dan pemerintah berjalan beriringan. Agama saja tanpa pemerintah, jalannya juga tidak ‘smoot’. Sebaliknya, jika pemerintah tanpa agama tidak akan ada fungsingnya. Sebab orang hanya berorientasi pada gaji saja. Akan tetapi jika semua masyarakat beribadah dengan baik dan mempunyai keahliaan masing-masing maka negeri akan menjadi baik. “Trilogi kerukunan umat beragama akan tercipta dengan baik. Sesama umat Islam rukun, umat islam dengan agama lainya juga baik dan tidak masuk aqidah masing-masing. Termasuk umat islam dengan pemerintah berkembang baik,” tambahnya.

Dihadapan Forkompinda dan masyarakat Kalisoro, Bupati mengatakan ibadah seseorang biar Allah saja yang menilai.  Yang terpenting, seberap besar pengabdian seseorang untuk kemaslahatan dan kebaikan untuk sesama. Pihaknya juga menyinggung tahun 2018 adalah tahun politik. Pihaknya mengajak jangan sampai agama dipakai alat-alat kampanye. Sebab hal  itu menimbulkan kerawanan dan gesekan antara satu dan yang lain. Pemimpin itu yang dilihat adalah programnya. “Karepe pemimpin itu mau bagaimana dan hal itu dilihat dari programnya. Jika seseorang dicari baiknya ya ada baiknya, namun jika dicari kejelekannya makanya tidak ada seorangpun didunia yang tidak punya salah. Mencari orang tidak berdosa, nanti tempatnya di surga. Di dunia, pasti manusia mempunyai salah dan dosa,” tambahnya. (hr/ft)

Read More