Category: Berita

DSC_0367

Pengamanan Pilkada di Simulasikan

Simulasi Sispamkota Pengamanan Pilkada Karanganyar melibatkan berbagai unsur keamanan. Seperti pembebasan sandera Calon Bupati yang dilakukan pasukan Brimob.

Karanganyar, Rabu (31/01/2018)

Menjelang dimulai masa kampanye pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar tahun 2018, jajaran Kodim 0727/Karanganyar, Polres Karanganyar, Satpol PP, Detasemen C Pelopor Sat Brimob Polda Jateng , melakukan simulasi pengamanan Pemilihan Kepala Daerah, Selasa (30/01) di Plasa Alun-alun Karanganyar.

Tampak hadir Kakor Sabhara Irjen Pol Sudjarno, Bupati Karanganyar, Juliyatmno, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto, dan undangan terkait.

Simulasi Sispamkota itu terbagi menjadi 26 skenario dengan melibatkan 516 personil, dimulai dari saat kampanye, penculikan dan penyanderaan hingga KPU Karanganyar diancam bom.

Disimulasikan, saat kampanye didatangi ratusan orang, dengan hiburan panggung terbuka, selain itu juga diisi dengan orasi dari juru kampanye sambil menunggu Calon Bupati yang hadir.

Namun ditempat lain ada sekelompok masa yang melakukan penghadangan menggunakan batang pohon yang dilintangkan di tengah jalan. Lantas, Polisi setempat usai mendapat laporan mendatangi lokasi penghadangan dan mendapat bantuan dari patroli Sabhara dan TNI untuk menghalau massa.

Setelah itu, Calon Bupati bisa mellanjutkan perjalanan menuju lokasi kampanye dan orasi. Namun tak diduga, ada kerusuhan dan Calon Bupati berhasil di selamatkan dengan mobil dengan pengawalan. Kemudian juru kampanye membubarkan massa dab menyuruh massa kembali ke rumah masing-masing.

Lain hari setelah itu, dikisahkan saat Calon Bupati melaksanakan olah raga pagi, tiba-tiba diculik oleh sekelompok orang tak dikenal dan dijadikan sandera di sebuah rumah di hutan.

Untuk membebaskan sandera, dilibatkan Lawan Teror (Wanteror) Brimbob. Dengan kemampuan yang dimiliki, pembebasan sandera dengan mudah di lakukan, dan dilakukan penangkapan pelaku penyandera.

Lantas, disimulasikan pula saat pencoblosan suara di TPS 4, Jungke, Kecamatan Karanganyar terjadi insiden karena salah satu saksi menyatakan penghitungan curang dan merusak TPS. Kemudian bantuan keamanan mendatangi lokasi dan olah TKP.

KPPS membawa kota suara dengan mobil bak terbuka ke PPK dengan pengawalan. Namun, ditengah jalan terjadi perampasan kotak suara oleh sekelompok orang tak dikenal dengan menggunakan sepeda motor.

Di KPU Karanganyar, didatangi ratusan massa meminta agar pemilu di ulang karena disinyalir terjadi kecurangan. Terjadi negosiasi dengan pengunjuk rasa, namun massa tetap meminta pada tuntuntannya dan terjadi kerusuhan.

Karena ditakutkan terjadi kerusuhan yang lebih besar, di datangkan PHH Brimob dengan Water Canon, sehingga massa dapat dibubarkan. Ditempat lain, ternyata terjadi penjarahan, setelah mendapat laporan Tim Anarkhis Brimbob mengamankan pelaku.

Suasana juga semakin mencekam karena KPU Karanganyar mendapat ancaman bom, kemudian Tim Jibom melakukan penjinakan bom.

Kakor Sabhara Irjen Pol Sudjarno mengatakan seluruh jajaran diminta tidak meremehkan situasi dan kondisi di wilayah masing-masing. Baik situasi wilayah rawan maupun tenang, semua harus disiapkan maksimal.

“Kami tidak mau under estimate, karena situasi tenang sehingga pengamanan tidak disiapkan,” katanya.

Irjen Pol Sudjarno juga meminta seluruh jajaran melakukan kegiatan cipta kondisi melalui tindakan preventif proaktif, sehingga situasi Jateng secara umum tenang dan aman.(pd/Ard)  

Read More
WhatsApp Image 2018-01-30 at 3.27.35 PM (2)

Selamatkan Air

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyaksikan berita acara penandatangan bantuan dari perum Jasa Tirta 1 ke Pemkab Karanganyar

 

KARANGANYAR – Selasa, 30 Januari 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengajak masyarakat untuk menyelamatkan daerah resapan air. Sebab berpikir lingkungan resapan air dan Sumber Daya Air adalah berbicara tentang masa depan.  Jika kita tidak peduli dengan energi air maka dipastikan generasi mendatang akan ‘’congkrah’ karena rebutan air.

“Karanganyar ini merupakan genthong banyu (Sumber air). Jika kantong-kantong air itu tidak selamatkan maka dipastikan kekurangan air jika musim kemarau. Sebaliknya kalau musim hujan akan menjadi bencana,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara pemberian bantuan mitigasi bencana dari Perum Jasa Tirta 1 Kepada Pemkab Karanganyar di pendopo rumah dinas, Selasa (30/1).

Dalam kesempatan itu, Jasa Tirta 1 memberikan bantuan berupa penghijauan, sarana prasarana MCK, sarana prasarana air bersih, alat Early Warning System (Alat pengendalian banjir) dan sarana prasarana pendidikan. Rinciannya penghijauan di desa Koripan Kecamatan Matesih dan Desa Kemuning, Kecamatan Ngargoyoso. Kemudian MCK di Karangpandan dan sarana prasarana sumur dalam dan instalasi air besih di Jumantono. Selanjutnya pemasangan EWS di Kebakramat, Jaten dan Tasikmadu. Untuk sarana pendidikan yakni berupa alat biopori di SMA Karangpandan. “Atas nama Pemkab Karanganyar saya mengucapkan terima kasih. Saya berpesan kepada penerima bantuan ini kepeceryaaan. Jika kepercayaan itu tidak dipergunakan dengan baik maka Jasa Tirta tidak akan mau lagi,” ujar bupati.

Menurut Orang nomor satu di Karanganyar tersebut, bantuan ini adalah awal yang baik. Pihaknya berharap dikelola secara baik pula. Suatu saat, bupati akan mendatangi lokasi bantuan dan meninjau sejauh mana membawa kemajuan. “Saya akan ajak Jasa Tirta untuk ke lokasi dan lebih fokus untuk menghitung kandungan air pada resapan pohon. Kita rawat gunung lawu supaya generasi mendatang tidak rebutan energi air,” imbuhnya

Sementara Kepala Bagian Humas Manajemen Perum Jasa Tirta 1, Inni  Dian Rohani mengatakan bantuan ini berupa penghijaun. Sekaliguas mengajak anak-anak SMA dan SMP untuk peduli terhadap air. Pihaknya berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di Karanganyar. “Kami sebenarnya pingin masukan dari bapak bapak. Kami berupaya penghijauan dan peningkatan sarana dan prasarana,” imbuhnya.

Lebih jauh, Kepala Sub Divisi Jasa Tirta Asa 3/2 Perum Jasa Tirta 1 Surakarta, Syuhairus Syam menambahkan dua atau tiga tahun lalu meluapnya sungai bengawan solo berasal dari sungai Samin. Sedangkan sungai samin hulu berada di Tawangmangu, Ngargoyoso dan Matesih. Dengan penghijauan dengan bibit juga diharapkan dapat membantu peningkatan kesejahteraan para warga. “Ke depan, dengan penghijauan ini diharapkan sungai Bengawan Solo tidak meluap. Ini Bentuknya sinergi, sehingga diharapkan juga dapat membantu peningkatan ekonomi mayarakat,” imbuhnya. (hr/fit)

Read More
WhatsApp Image 2018-01-29 at 10.59.35 AM

Optimalkan Pikiran Dengan Data

Bupati Karanganyar, Drs Juliyatmono MM memberikan arahan dihadapan para pelajar agar tidak terjerumus dalam paham radikalisme

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR – 29 Januari 2018

Maraknya pemuda atau seseorang mengikuti paham radikalisme karena otak atau pikirannya tidak diisi dengan data yang benar. Maksud data yang benar adalah  pikiran seseorang tidak untuk memahami, mengkaji dan menelaah secara komprehensif mengenai sesuatu hal tersebut. Sehingga ketika otak atau pikiran tidak mempunyai data yang kuat maka akan mudah dibelak-belokkan. Bahkan dijerumuskan untuk hal-hal yang merusak.

“Saya mengajak anak-anak SMA dan SMK di Kabupaten Karanganyar mengoptimalkan pikiran. Makanya belajar, belajar, dan belajar terus. Cari rujukan yang komplet dan baik mengenai sesuatu hal,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan ‘wejangan’ kepada ratusan SMA dan SMK pada saat seminar Pencegahan dan Penanggulangan Penyebaran Paham Radikalisme Bagi Pelajar SMA/SMK di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, (29/01)

Dia menambahkan pelajar harus terus menambah ilmu pengetahuan. Sebab hanya dengan ilmu pengetahuan bisa berubah masa dengan yang lebih baik. Dalam Al Quran, Allah berpesan akan mengangkat derajad orang-orang berilmu. Menurutnya manusia akan dihormati karena cara berpikirnya. Berpikir adalah mengolah data. “Seberapa besar data dipikiran kita diisi hal-hal yang bagus,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Karanganyar mengingatkan jangan mudah percaya dengan sesuatu hal di medsos tanpa punya rujukan yang benar. Sebab medsos terkadang hanya satu kalimat yang tidak komprehensif. Hal tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan. Sepertinya telepon seluler atau HP jika tidak pernah diinstal maka tidak bisa berbuat apa-apa. “Agama Islam itu pedomannya Al Quran dan bukan berdasarkan ‘jarene-jarene’. Misalnya jarene A karena ada kepentingan, bisa saja dibelokkan. Biar pak Surono yang cerita tentang pengalamannya. Penak opo ora ikut paham-paham seperti itu, marai sugih po ra. Seseorang tidak akan terjerumus jika diisi data yang benar. Maka Belajar dan belajar,” imbunya. (hr)

Read More
DSC_0010

Bangkit, Jadilah orang Hebat dan Kaya

KOPIKA : Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan tauziah kepada jamaan komunitas Pemuda Insyaf (Kopika) di Pujasera Karanganyar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR – Sabtu, 27 Januari 2018

Pemuda di Karanganyar yang tergabung dalam Komunitas Pemuda Insyaf (Kopika) diminta untuk bangkit. Sebab pemuda adalah harapan masa depan dan penerus tongkat kepimpinan. Bangkitlah untuk menjadi orang hebat dan menjadi kaya dari sisi ekonomi.

“Saya mengajak para pemuda untuk bangkit untuk sukses. Jangan pernah melihat orang lain dan memperdulikan omongan siapa pun.  Perbaiki diri dan terus berbuat kebaikan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dihadapan ratusan pemuda yang tergabung dalam Kopika di Pujasera, Cangakan, Sabtu (27/01).

Dia menambahkan Allah senang kepada pemuda yang terus memperbaiki diri. Pihaknya juga siap mengajak para pemuda dari berbagai elemen untuk bangkit secara ekonomi. Ekonomi yang mandiri dan menjadi kaya raya dengan dekat Allah. “Yang kaya itu hanya Allah dan manusia tidak ada yang kaya. Kita lihat orang kaya, namun dia juga banyak utangnya,” imbuh orang nomor satu di Karanganyar yang disambut tawa jamaah Kopika.

Pihaknya mengajak para pemuda untuk tidak minder dan kecil hati. Jangan sampai merasa hina dihadapan manusia. Sebab tidak ada yang tidak mungkin bagi Allah untuk mengubah keadaan seseorang. Sehingga pemuda diharapan untuk terus berbuat kebaikan.

Kopika sendiri tersebut merupakan wadah bagi para remaja yang ingin berhijrah. Hijrah dari keburukan untuk kebaikan. Pendek kata untuk memperbaiki diri. Sedangkan anggota kopika terdiri dari anak jalanan, anak punk, anak band dan eks preman. Kajian atau pengajian berada di pinggir-pinggir jalan karena mereka malu untuk diajak ke Masjid.

Kopika ada dua kajian rutin yang dilaksanakan. Yakni Sinabungkopi dan Blaar. Sinabung kopi adalah sinau bareng jumat Malam karo kopi (belajar bersama Jumat Malam sambil minum Kopi) dan Blaar adalah belajar iqra. (hr)

Read More
WEB

Diplomasi Tanaman

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyiram pohon sakura di Cemoro Kandang, Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar

KARANGANYAR – Sabtu, 27 Januari 2018

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyambut baik penanaman pohon sakura di areal pendakian Cemoro Kandang, Kalisoro, Tawangmangu Karanganyar. Sebab diplomasi dengan menggunakan tanaman sudah dilakukan sejak dahulu. Terbukti, Presiden pertama Ir Soekarno menaman tanaman di Arab Saudi dan disebut tanaman Soekarno. Saat ini, diplomasi tanaman masih dipergunakan untuk diplomasi,

“Diplomasi tanaman masih kita lakukan hari ini. Namun paling tidak spirit untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman,” papar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat memberikan sambutan pada peresmian Taman Sakura di Lawu (sakral) di Bukit Taman Wisata, Dusun Tlogodringo, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Sabtu, (27/01).

Dia menambahkan saat di Jepang tepatnya di Osaka pemandangan pohon Sakura sangat indah. Pihaknya berharap keindahaan di Jepang itu suatu saat ini akan berada di Tawangmangu. Dan hal itu terbukti hari ini, peresmian penanaman pohon Sakura. Orang nomor satu di Jawa Tengah itu berpesan kepada yang merawat untuk tetap memberikan pemandangan yang bagus. “Yakni kebersihan dan tempat harus dijaga dengan baik. Sehingga jika ada yang selfi itu benar-benar indah,”imbuhnya.

Sementara Minister Deputy Chief Of Mission Embassy Of Japan di Indonesia, Mr Kozo Honsai sangat senang dengan penananman tanaman sakura di Tawangmangu. Sekaligus penanaman ini sebagai peringatan 60 tahun hubungan diplomatik Jepang dan Indonesia. “Semoga penanaman bunga sakura ini semakin memperkuat hubungan baik antara Indonesia dan Jepang. Hari ini 60 tanaman sakura akan ditanam di tempat ini,” Ujar Mr Kozo.

Dia menambahkan penanaman prakarsa dari Toyota. Sebab perusahaan mobil terbesar di Indonesia ini sudah mampu menjual 370 ribu di tahun 2017. Perusahaan ini juga berkembang pesat. Pihaknya tetap berharap penjualan mobil ini semakin baik.

Sementara Presiden Direktur PT TMMIN Warih Andang Tjahjono mengatakan program penanaman pohon sakura ini merupakan program Toyota Forest. Program terssebut menunjukkan komitmen penghijauan dengan membangun Bukit Taman Wisata. Pihaknya berharap ke depannya lokasi penanaman pohon sakura dapat dikembangkan sebagai objek wisata yang unik di Jawa Tengah. Luas lahan perhutani yang ditujukan untuk bukit taman wisata seluas 1,2 hektar dari rencana 5 hektar dalam lima tahun. “Selanjutnya hingga bulan Maret 2018, Toyota Indonesia akan menanam kembali 40 pohon sakura,” imbuhnya. (hr)

Read More
DSC_0025

Seratus Lansia Ikuti Penyuluhan Kesehatan

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan paket bantuan pada salah satu lansia di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (25/1).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar, Kamis 25 Januari 2018

Lebih kurang seratus orang lanjut usia (Lansia) dari beberapa desa di Kabupaten Karanganyar mengikuti penyuluhan kesehatan dan sosialisasi hak-hak lansia yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (25/01). Diharapkan kegiatan ini dapat mewujudkan Karanganyar ramah lansia dan selanjutnya Karanganyar menjadi percontohan Lansia di Indonesia.

Kegiatan yang diselenggarakan Pejuang Social Community (PSC) Karanganyar bekerjasama dengan Pemkab Karanganyar melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Karanganyar dihadiri sekaligus menyampaikan sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Ia mengatakan  Pemerintah mengapresiasi dan berterima kasih kepada para Lansia. Lansia menjadikan suri tauladan kepada generasi-generasi muda sekarang untuk selalu berbuat kebajikan, kebaikan.

“Tugas orang tua adalah mendo’akan supaya lancar rejeki dan segala urusan anak cucunya,”tuturnya.

Disampaikannya juga Pemerintah Kabupaten Karanganyar telah memberikan perhatian khusus terhadap Lansia yang ada di Kabupaten Karanganyar dengan adanya program bantuan kepada Lansia umur 70 tahun ke atas.

“Kami minta kepada Dinsos untuk data lengkap jumlah Lansia di Kabupaten Karanganyar untuk diberikan bantuan baik berupa uang ataupun paket sembako,”jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, dr. Cucuk Heru Kusumo yang pada kesempatan tersebut menjadi salah satu narasumber menjelaskan berbagai  ilmu dan pengalaman  sebagai orang tua untuk ditularkan ke anak cucu kita supaya terhindar dari kepikunan.

“Mengajarkan mandiri agar anak cucu dapat mencukupi kebutuhannya sendiri, belajar berkomunikasi dengan keluarga supaya tetap didampingi,”terangnya.

Dihadapan para Lansia dr. Cucuk menghimbau pentingnya menjaga kesehatan. Sehat yang dimaksud adalah berfikir sehat yakni berfikir yang manfaat, positif, rajin ibadah, menjaga pola makan serta bersosialisasi juga sehat.

“Kita harus menjadi kelompok ahli syukur,”pintanya.

Ditambahkannya, pelayanan baik konsultasi maupun cek kesehatan khusus Lansia, Kabupaten Karanganyar telah tersedia Pospindo, Posyandu Lansia, Puskesmas, Bidan Desa.

“Kalau ada kesulitan konsultasi, gawat darurat maupun pengobatan yang membutuhkan penjemputan dapat menghubungi no. 0271 495226,”imbuhnya.

Selanjutnya, Kepala Dinas sosial Karanganyar, Agus Heri Bindarto mengatakan Karanganyar mempunyai Program Komda Lansia yang diperuntukkan Lansia 60 tahun ke atas.

“Berbagai kegiatan Komda Lansia telah rutin dilaksanakan meliputi senam di Car Free Day depan PMI, cek kesehatan masing-masing kecamatan di Posyandu Lansia,”jelasnya.

Ada 500 Posyandu Lansia di Kabupaten Karanganyar tetapi baru sekitaran 60 Posyandu Lansia yang memiliki alat cek kesehatan lengkap dikarenakan Program Komda Lansia  juga baru terbentuk.

Terpisah, Ketua Humas PSC Karanganyar, Marfuah Dwi Nuryani mengatakan tujuan penyelenggaraan kegiatan ini agar para Lansia mendapatkan perhatian khusus Pemerintah. Disamping legalitas organisasi agar PSC  memiliki badan hukum sehingga yang menjadi program-program PSC dapat terlaksana dan berkelanjutan.

“Kami butuh dukungan dari semua pihak gar lansia mendapat perhatian dari Pemerintah guna mewujudkan Karanganyar ramah Lansia dan berharap Karaganyar menjadi percontohan Lansia di Indonesia,”harapnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

Read More
DSC_6794

Mahasiswa Harus Berinovasi

 

SAMBUT : Mahasiswa KKN dari FKIP UMS diterima Wakil Bupati Karanganyar di pendopo Rumah Dinas Bupati.

KARANGANYAR- Rabu, 24 Januari 2018

Untuk mengasah kemampuan Soft Skill mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), sebanyak 193 mahasiswa FKIP  diterjunkan dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Karanganyar. Mereka diminta untuk mengasah kepribadian dan sosial langsung di masyarakat. Para mahasiswa tersebut ditempatkan di daerah Jumapolo, Jatipuro dan Jatiyoso.

“KKN mahasiwa FKIP UMS ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa. Mahasiswa FKIP yang nantinya diharapkan jadi guru setidaknya memiliki empat kompetensi, yakni profesional, akademik, kepribadian dan sosial. Dua kompetensi terakhir ini diasah sehingga diterjunkan di masyarakat secara langsung,” papar perwakilan rektoran UMS, Anam Sutopo.

Dia menambahkan, KKN UMS FKIP kali ini untuk yang kedua. Sebanyak 1227 mahasiswa ditempatkan di seluruh karasidenan Solo Raya kecuali kota Solo. Hanya saja, untuk Karanganyar ada 193 peserta. Pihaknya berharap kepada mahasiswa juga dapat lebih membantu masyarakat khususnya dibidang pendidikan. Misalnya TPA, baca quran dan pendidikan-pendidikan yang berada di lingkungan pedesaan. “Bukan hanya sekedar ilmu saja, akan tetapi mereka diharapkan dapat menerapkan ilmu yang sudah didapat. Kami juga bekerjasama dengan Pimpinan daerah Muhammadiyah hingga tingkat ranting,” imbuhnya.

Sementara Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo menyambut baik mahasiswa yang melakukan KKN di bumi Intanpari. Pihaknya mengatakan mahasiswa yang melakukan KKN di Karanganyar  pasti diterima di pendopo sebelum terjun ke lokasi sebagai bentuk penghormatan. Pihaknya meminta mahasiswa terus mengembangkan inovasi. “Sebab generassi saat ini selain menguasai IT juga diharapkan menguasai inovasi. Inovasi diharapkan terus tumbuh agara mahasiswa yang ditempatkan di tiga J (Jumapolo, Jatipuri dan Jatiyoso) dapat hebat,” imbuhnya.

Pihaknya berharap mahasiswa dapat memberikan nilai lebih di masyarakat. Misalnya lewat pengajian dan pendidikan. Menurut Rohadi, mahasiswa diminta untuk tumbuh kembangkan agar masyarakat sadar pendidikan, terutama kuliah di jenjang yang lebih tinggi. Sehingga lulusan S-1 di Karanganyar lebih banyak sehingga berperan membantu kualitas Sumber Daya Manusia. “Kami sangat bahagia dan berharap ada nilai plus untuk masyarakat,’ tambah Rohadi. (hr/Ard)

Read More
web

Sosialisasi DIPA Polres Sebagai Bentuk Transparansi

Polres Karanganyar mengadakan Sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara Lembaga (RKA-KL) Satker Polres Karanganyar tahun anggaran 2018, di ruang PPKO Mapolres Karanganyar.

Karanganyar, Kamis (25/01/2018)

Polres Karanganyar mengadakan Sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Rencana Kerja dan Anggaran Kementerian Negara Lembaga (RKA-KL) Satker Polres Karanganyar tahun anggaran 2018, di ruang PPKO Mapolres Karanganyar, Kamis (25/01) pagi.

Sosialisasi dibuka oleh Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto yang sekaligus menyampaikan sambutan bahwa dalam pelaksanaan sosialisasi ini adalah bentuk transparansi Polres Karanganyar terhadap anggaran yang diterima di tahun 2018.

Tahun Anggaran 2018 ini, Polres Karanganyar jumlah pagu sebesar Rp. 80.975.593.000. Dibandingkan dengan tahun 2017 yang dianggarkan Rp. 86.919.794.000, atau mengalami penurunan 6,84 persen, yang digunakan untuk belanja pegawai, belanja modal dan belanja barang.

Kapolres mengatakan ini merupakan tonggak sejarah, sebagai transparansi dari Kepolisian untuk siapapun bisa melihat kondisi keuangan yang di terima Polres Karanganyar.

“Anggaran yang diterima ini untuk mendukung pembinaan dan operasional Polres Karanganyar dalam menjalankan tugas pokoknya. Baik dalam pemelilharaan Kamtibmas, penegakan hukum maupun pengayom dan pelayanan masyarakat,” katanya.

Ditempat yang sama,Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi, mengatakan untuk memberi hibah dari Pemkab Karanganyar ke Polres sepanjang diaudit tidak masalah itu tidak apa-apa.

“Kami telah memberikan hibah Rp. 3 miliar dan Rp. 7,2 miliar tahun 2017 untuk pembangunan pengembangan Mapolres Karanganyar,” katanya.(pd/Ard)

 

Read More
DSC_6848

Diminta Buat Rumusan Implementatif Pertahanan dan Keamanan

BERTEMU : Team Wantimpres audiensi dengan Bupati Karanganyar di ruang Anthurium

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR – Kamis, 25 Januari 2018

Team Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) meminta Kabupatan Karanganyar untuk membuat rumusan implementatif pertahanan dan keamanan di bumi intanpari. Team yang dipimpin oleh Prof dr Ade Saptomo SH, M.Si melihat Karanganyar sebagai Kabupaten yang cukup baik dan mantab dalam bidang pertahanan dan keamanan. Dekan Fakultas Hukum Universitas Pancasila tersebut, juga menilai Karanganyar bisa membantu pertahanan dan keamaan yang aplikatif.

“Hasil rumusan pertahanan dan keamaan yang aplikatif tersebut akan menjadi bahan masukan Wantimpres. Selanjutnya Wantimpres juga melaporkannya kepada Presiden,” ujar Bupati Karanganyar,  Juliyatmono usai menemui team Wantimpres di ruang Anthurium Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (25/01).

Menurut Juliyatmono, team wantimpres menilai kemantaban Karanganyar bidang pertahanan dan keamaan terletak pada stabilitas regional. Sebab Karanganyar berada di sekitar Soloraya dan Jogjakarta. Stabilitas regional berpengaruh terhadap stabilitas nasional. Selain itu, Bupati mempunyai tugas Dekonstrasi yakni tugas pembantuan dari presiden terkait pertahanan dan keamanan. “Rumusan pertahanan dan keamanan di Karanganyar aplikatif dan dilaksanakan dengan baik. Para wantimpres juga ingin melihat secara langsung di lapangan,”imbuhnya. (hr/Yg)

Read More
DSC_0346

OPD diharapkan Pertahankan Opini WTP

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara penandatangan Pakta Integritas dan penyerahan DPA Tahun anggaran 2018 di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (23/10).

Karanganyar, Rabu, 24 Januari 2018

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Kabupaten Karanganyar diharapkan dapat segera menyelesaikan laporan keuangan dengan baik untuk tetap menjaga dan mempertahankan opini BPK Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) .

Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada acara Penandatangan Pakta Integritas dan penyerahan DPA Tahun anggaran 2018 di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (23/10) kemarin.

Menurutnya, tiap OPD harus mampu menyerap anggarannya masing-masing. Karena penyerapan anggaran berdampak besar bagi pembangunan daerah dan masyarakat.

“Maksimalkan penyerapan anggaran untuk kepentingan masyarakat. Terutama untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Karanganyar agar segera melakukan lelang untuk pembangunan infrastruktur,”pintanya.

Bupati juga berharap tiap OPD dapat menyusun laporan keuangan dengan baik. Hal ini untuk mempertahankan prestasi dimana Pemkab Karanganyarpredikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sementara untuk prioritas anggaran lainnya akan diusulkan di APBD Perubahan.

“Saya titip Paka Sekda untuk anggaran yang belum masuk agar segera diusulkan di perubahan,”katanya.

Bupati juga berpesan agar tiap ASN dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Ia berharap Pilkada tidak berdampak pada kinerja para ASN di lingkungan Pemkab Karanganyar.

“Ciptakan lingkungan kondusif dan demokrasi damai,”pesannya.

Sementara itu, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Sumarno mengatakan DPA Tahun anggran 2018 meliputi DPA OPD  dan DPA PPKD.

Untuk DPA OPD  Pendapatan sejumlah 12 DPA dengan jumlah Rp317,4 miliar, DPA OPD Belanja sejumlah 45 DPA dengan rincian Belanja Tidak Langsung OPD sejumlah Rp1.032,8 triliun.

Sedangkan DPA PPKD meliputi DPA PPKD Pendapatan sejumlah 1 DPA sebesar Rp1,736 triliun dan DPA PPKD Belanja sejumlah 1 DPA senilai Rp400,4 miliar serta DPA PPKD Pembiayaan sejumlah 1 DPA yang terdiri dari penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp107 miliar, Pengeluaran Daerah sebesar Rp10 miliar.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           

Read More