Category: Berita

DSC_0207

Rencanakan Buat Jalan Mulus Setapak Sampai Ke Puncak

Presiden Perdamaian Dunia, Djuyoto Sentani membubuhkan tanda tangan hari prasasti Hari Gunung Sedunia.

 

KARANGANYAR – 09 Februari 2018
Keinginan Pemkab Karanganyar untuk membuat kawasan Gunung Lawu nyaman dan aman untuk pendaki tidak main-main. Sebab Pemkab berencana membuat jalan mulus setapak dan lebar dengan penerangan yang cukup untuk sampai ke puncak. Niat pemerintah tersebut dilakukan usai Gunung Lawu dinobatkan sebagai simbol perdamaian dunia.
“Saya akan pelopori jalan setapak yang mulus sampai ke puncak. Saya akan ajak Anak Gunung Lawu (AGL) untuk setiap hari, misalnya mengerjakan lima meter. Jika ini terbukti, maka mendaki gunung lawu tidak akan mengalami kesesataan dan menjadi muda bagi semuanya,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam hari Gunung Sedunia di Gunung Lawu, Kamis (08/02).
Pada kesempatan tersebut, ditandatangani prasasti hari gunung sedunia oleh Presiden Perdamaian Dunia 202, Prof Dr Djuyoto Sentani. Selanjutnya, prasasti tersebut akan ditempatkan di puncak Gunung Lawu. Bupati Karanganyar menambahkan Pemkab Karanganyar merasa bersyukur dan berterima kasih karena gunung lawu menjadi simbol perdamaian dunia. Wujud terciptanya perdamaian dunia itu secara kongkret berharmonisasi dengan Tuhan, alam, dan makluk hidup. Pihaknya yakin Gunung Lawu direncanakan Tuhan untuk kemaslatan penduduk semuanya. “Kewajiban kita bersama yakni menjaga dan merawat Gunung Lawu untuk tidak alih fungsi apapun. Dikembalikan sesuai kodrat diciptakannya gunung menjaga kesimbangan dan melahirkan kesejahteraan. Sebab gunung juga menjadi sumber air untuk kehidupan dan kesejahteraan,” imbunya.
Sementara Presiden Perdamaian Dunia, Djuyoto Sentani menambahkan duhulu nusantara sangat jaya. Dengan penandatanganan prasasti hari gunung sedunia di gunung lawu maka pihaknya mengajak kembali kejayaaan nusantara melalui gunung. Sebab gunung merupakan beradaban besar. “Kita harus jadi pemimpin didunia. Bukan terus mengekor tapi harus memimpin,” tambahnya. (hr/Adt)

Read More
web

129 CPNS Ikuti Diklat Prajabatan

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan II dan III Tenaga Non Honorer Pengangkatan Khusus Kabupaten Karanganyar Tahun 2018 mengikuti pembukaan pendidikan dan latihan Pra Jabatan.

Karanganyar, Jumat (09/02/2018)

Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan II dan III Tenaga Non Honorer Pengangkatan Khusus Kabupaten Karanganyar Tahun 2018 mengikuti pendidikan dan latihan Pra Jabatan.

Dari informasi yang didapat dari Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar, CPNS itu terdiri dari Bidan PTT sebanyak 117 dan penyuluh pertanian sebanyak 12 orang di lingkungan Pemkab Karanganyar sebanyak 129 orang.

Untuk menandai dimulai pelaksanaan diklat itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, berkesempatan membukanya, Jumat (09/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Peserta prajabatan itu terbagi dalam empat angkatan, setiap angkatan diwajibkan mengikuti diklat sebagai salah satu syarat untuk diangkat menjadi PNS, selama tujuh hari, bertempat di Asrama Balai Latihan Kerja (BLK) Bangsri, Kecamatan Karangpandan.

“Dari 129 orang itu, terbagi menjadi golongan II sebanyak 125 orang, dan golongan III sebanyak 4 orang,” kata Kepala BKPSDM Karanganyar Siswanto.

Pelaksanaannya dari 12 Februari sampai dengan 21 Maret 2018, yakni Angkatan I (12-21/02), Angkatan II (22/2-01/03), Angkatan III (5-12/03), dan Angkatan IV (13-21/03).

“Untuk tenaga pengajar dari BKPSDM Jawa Tengah, Widyaiswara, Pejabat di Pemkab Karanganyar dan Kodim 0727, dengan metode ceramah, diskusi, dan simulasi,” katanya.

Selain itu Siswanto juga menjelaskan PNS sebagai unsur utama SDM Aparatur Negara mempunyai peranan penting yang menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

“Di dalam dirinya diharapkan ada sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, negara dan tanah air,” katanya.

Di acara tersebut, Bupati Juliyatmono memberikan pengarahan bagi yang ikut diklat itu agar fokus, disiplin, serius dan tanggung jawab. Apalagi ini hanya 7 hari. Jangan sampai tidak lulus, sehingga tidak bisa diangkat menjadi PNS.

“Ini merupkan pengangkatan khsusus. Saya juga meminta agar ASN bersikap profesional dengan mencintai pekerjaan, inovatif dan kreatif, melayani sepenuh hati, cepat, dan mempunyai tata nilai” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan Plt. Kepala BKPSDM Jawa Tengah, Rina Retnaningrum, mengharapkan diklat ini harus bermanfaat, dalam melaksanakan tugas secara profesional dan berintegritas.

“Bidan dan PPL ini adalah orang yang hebat, berhubungan langsung kepada masyarakat. Untuk ikuti diklat itu dengan kesungguhan,” katanya.(pd)

Read More
DSC_1339

Pembangunan Infrastruktur Jadi Usulan Prioritas

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya pada kegiatan Musrenbangkab Dapil IV di Kecamatan Colomadu, Kamis (8/2).

Karanganyar, Jum’at 9 Februari 2018

Usulan untuk perbaikan jalan serta tempat pengelolaan sampah menjadi beberapa usulan prioritas Kecamatan Colomadu dan Gondangrejo dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Dapil IV yang digelar Kamis (8/2) malam di Aula Kecamatan Colomadu.

Dua usulan prioritas dari dua Kecamatan yang merupakan pintu gerbang di Karanganyar tersebut dikemukakan pada kegiatan Musrenbang yang dihadiri Anggota Legislatif, Bupati Karanganyar, Forum Gabungan Dapil IV, Perwakilan dari 24 desa serta para Tokoh Masyarakat.

Muhammad Indrayanto, Kepala Baperlitbang Kabupaten Karanganyar menyatakan Musrenbang Dapil IV merupakan kegiatan untuk membahas prioritas di dua kecamatan yakni Colomadu dan Gondangrejo.

“Acara ini untuk membahas prioritas pembangunan di wilayah kecamatan maupun desa. Diharapkan nantinya memberi rancangan kerja yang aspiratif,”katanya.

Sementara itu, perwakilan anggota Legislatif dari Dapil IV, Joko Pramono akan mendukung pembangunan di Colomadu dan Gondangrejo. Kami berharap dapat bersinergi dengan pemerintah untuk mengalokasikan anggaran dan memprioritaskan pembangunan di dua kecamatan ini,”tuturnya.

Beberapa usulan prioritas pembangunan dari dua Kecamatan yakni jalan dan tempat pengelolaan sampah. Selain itu, drainase juga muncul dalam usulan tersebut mengingat masih banyaknya genangan ketika musim hujan.

Untuk wilayah Kecamatan Colomadu terdapat 33 usulan kegiatan dengan anggaran Rp 55 miliar. Sementara untuk Kecamatan Gondangrejo terdapat 70 usulan dengan rencana anggaran Rp 60 miliar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyatakan keseluruhan usulan pembangunan dan anggaran diharapkan  masuk ke E-Planning dan E-budgeting. Sehingga masyarakat dapat melihat dan mengawasi kegiatan pembangunan yang ada.

“Semua rencana pembangunan dan anggaran sekarang harus masuk dalam e-planning dan e-budgeting. Karena ini akan memperkecil tingkat penyelewengan dan memprioritaskan pembangunan di daerah,”jelasnya.

Ia berharap tiap kecamatan dapat berkompetisi dari sisi positif sehingga pembangunan di Kabupaten Karanganyar dapat dinikmati warga Karanganyar. Rasa kebersamaan, gotong royong, guyub rukun warga tetap harus dijaga dan ditingkatkan.

“Sing guyub rukun serta saling mendukung agar pembangunan dapat berhasil,”pesannya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menyambut positif revitalisasi pabrik gula Colomadu. Karena selain berskala internasional juga masih mempertahankan keaslian bangunan pabrik.

“Semoga dengan adanya D Tjolomadoe semakin menggairahkan tingkat ekonomi masyarakat sekitar terutama di wilayah Colomadu,”harapannya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
large-gunung-lawu-02fca3aec47cf062a2b7b8b1e112e506

Lawu Jadi Sejarah Hari Gunung Sedunia

KARANGANYAR – 06 Februari 2018

Gunung Lawu Kabupaten Karanganyar akan mencatatkan sejarah di dunia. Gunung yang berketinggian 3.265 diatas permukaan laut akan dijadikan tempat untuk memperingati Hari Gunung Sedunia. Selain mempunyai keanekaragaman hayati, Gunung lawu menjadi spirit untuk menjaga perdamaian dunia.

“Kemarin sudah diawali dengan penanaman pohon sakura oleh Toyota. hari Kamis tanggal 08-02-2018 akan ditetapkan sebagai hari gunung sedunia. Momen ini sebagai tanda kita terus menjaga dan melestarikan gunung lawu,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Sementara penanggung jawab acara, Bayu Aji penandatanganan prasasti hari Gunung sedunia akan dilakukan di petak 37 A, KPH Lawu Utara, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu. Acara ini diprakarsai atas usul Pemkab Karanganyar dan Tokoh Perdamaian Dunia, Djuyoto Suntani. Harapan penandatangani ini untuk menjaga kelestarian gunung lawu. “Ditambah potensi pariwisata di Gunung Lawu agar lebih banyak dan bisa mensejahterakan masyarakat,” tambahnya. (Hr/Adt)

Read More
DSC_7944

Rancang Desa Halal di Karanganyar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Ketua Yayasan Batik, Solikul Ahmad Bakrie mengadakan MOU.

KARANGANYAR – 06 Februari 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar tertarik dengan Halal Center Pendidikan Batik di Universitas Islam Batik (UNIBA) Surakarta. Pemkab Karanganyar berencana mengkongkretkan Desa halal tersebut di bumi intanpari.

“Jika memang sudah halal center di UNIBA, saya malah tertarik untuk membuat demplot desa halal. Kongkretnya masih terus didiskusikan, namun pemikiran saya desa tersebut nanti semua halal untuk menjaga keberkahan. Membantu meyakinkan semua pihak bahwa semunya halal,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai mou dengan UNIBA di ruang anthurium Rumah Dinas Selasa (06/02)

Dia menambahkan kerjasama hal yang sudah dilakukan dengan perguruan-perguruan tinggi di sekitar Pemkab Karanganyar. Kerjasama itu meliputi penelitian dan pendampingan desa. Bahkan, penelitian-penelitian  yang sudah dilakukan beberapa perguruan tinggi diminta Pemkab Karanganyar. “Hasil kajian dan penelitian tersebut bisa ditindaklanjuti untuk diterapkan di masing-masing OPD. Mereka juga perlu payung hukum untuk bisa KKN0,” tambahnya.

Menurutnya dengan hadirnya banyak mahasiswa KKN di Karanganyar mendorong masyarakat dan memotivasi untuk menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi. Tentu semua lapisan masyarakat bisa menyekolahkan ke jenjang yang lebih tinggi. Di Ngargoyoso ada SMK negeri Ngargoyoso. SMK Ngargoyoso yang ada jurusan perhotelan juga ada program yang membantu siswanya. Mereka diminta magang dan hasil magangnya tersebut dapat honor. Jika kegiatan ini sudah dilakukan, maka para siswa sudah memiliki jiwa untuk berwirausaha.

Lebih jauh, Juliyatmono mengatakan atas nama pemerintah, pihaknya mengucapkan terima kasih. Orang nomor satu di Karanganyar tersebut  menambahkan dulu Yayasan batik sangat  disegani karena pengabdian untuk pendidikan. Kontribusinya sangat luar biasa. Bahkan, banyak pegawai di karanganyar  sekolah di Uniba.

Sementara Ketua Yayasan Perguruan Tinggi UNIBA, Solikul Ahmad Bakrie mengucapkan terima kasih kepada jajaran pemkab. Sebab telah membantu dan  memberikan bantuan kepada UNIBA. Pihaknya juga meminta doa restu tanggal 16 Februari nanti louncing halal center pendidikan batik. “Yakni jurusan peternakan dan agrotek. Hal-hal yang telah dirintis semoga menjadi manfaat kedua belah pihak yakni UNIBA dan Pemkab Karanganyar,” ujar Solikul. (hr/ft)

Read More
web (3)

Musrenbangcam Dapil I Usulkan 190 Kegiatan

Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan Daerah Pemilihan (Musrenbangcam) Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Matesih, Mojogedang dan Karanganyar mengusulkan 190 kegiatan.(foto:ard)

Karanganyar, Rabu (07/02/2018)

Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan Daerah Pemilihan (Musrenbangcam) Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Matesih, Mojogedang dan Karanganyar mengusulkan 190 kegiatan.

Usulan tersebut berasal dari Kecamatan Matesih sebanyak 54 usulan, Mojogedang 51 usulan, dan Karanganyar 85 usulan. Sedangkan untuk jumlah alokasi dana sebanyak Rp. 107, 6 miliar.

“Hasil itu telah masuk melalui aplikasi e-planning. Untuk hasil usulan di tingkat Musrenbangdes/kel sebanyak 1.565 dari tiga kecamatan tersebut dengan nilai Rp. 218,3 miliar,” kata Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Kabupaten Karanganyar, Muh Indrayanto, Senin (05/02) saat Musrenbangcam Dapil 1, di Balai Desa Matesih.

Lebih lanjut, Kepala Baperlitbang mengatakan, 190 usulan itu terbagi menjadi kegiatan fisik prasarana sebanyak 106 kegiatan dengan dana Rp. 80,2 miliar, bidang ekonomi 51 kegiatan, dana Rp. 23,8 miliar, dan sosial budaya 33 kegiatan, alokasi dana Rp 3,5 miliar

Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam sambutannya menyampaikan sedang menyusun rencana pembangunan dan menata proyek infrastruktur sebaik mungkin di tahun 2018 ini.

“Nanti akan dibangun Gedung Theater, gedung perkantoran juga akan dibangun seperti Dinas Dikpora yang mempunyai aula bisa menampung 3000 orang,” katanya.

Dikatakan olehnya, bulan Maret ini, rencananya akan diresmikan eks pabrik gula Colomadu yang diberi nama De Tjolomadoe dengan konser David Foster, dan mempunyai Convention Hall berkapasitas 3000 orang.(pd /Ard)

Read More
DSC_8028

Hidupkan Kembali Setelah Mati Suri

Direktur PT Kimia Apotik Imam Faturahman dan Bupati Karanganyar, Juliyatmono sepakat memperbadayakan apotik Sukowati

KARANGANYAR – 06 Februari 2018

Usaha keras terus diupayakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk menghidupkan kembali BUMD Apotik Sukowati setelah ‘mati suri’. Langkah untuk membangkitkan itu, Pemkab Karanganyar menggandeng PT Kimia Farma Apotik untuk kerjasama operasional, pengelolaan apotik, klinik, laboratorium, dan layanan kesehatan di apotik yang berada di selatan Taman Pancasila tersebut. Pasalnya, apotik Sukowati selama ini kurang optimal dan dahulu sudah akan ditutup.

“Apotik Sukowati ini dikelola kayak apapun kok susah. Makanya kami menggandeng Kimia Farma untuk memberbayakan instalasi obat tersebut.  Saya berharap bisa buka 24 jam dan melayani masyarakat dengan baik,” ujar Bupati Karanganyar Juliyatmono usai pendantanganan Mou dengan PT Kimia Farma Apotik di ruang Anthurium Rumah Dinas Selasa (06/02).

Dia menambahkan dengan kerjasama ini diharapkan bisa hidup kembali. Sebab izin masih dan jika tidak dioptimalkan maka akan membenani. Pemkab Karanganyar juga mengucapkan terima kasih atas kerjasama tersebut. Pihaknya meminta PT Kimia Farma Apotik bisa memanfaatkan aset-aset yang ada. Secara manajemen bisa tertata dengan baik karena sehat adalah dambaan seluruh masyarakat. “Jika sudah sehat, maka masyarakat akan lebih produktif. Inti dari pemerintah ini adalah pelayanan bukan untuk cari duit, “imbuhnya.

Sementara Direktur PT Kimia Farma Apotik, Imam Faturahman mengaku senang dan bangga bisa kerjasama dengan pemkab Karanganyar. Sebab bisa diberikan kesempatan untuk bekerjasama dengan memanfaatkan aset di lingkungan Pemkab Karanganyar. Sebagai jaringan pelayanan kesehatan milik BUMN, pihaknya akan membantu program pemerintah bidang kesehatan. “Kami hadir dan siap melengkapi dan memberikan pelayanan kesehatan paripurna kepada masyakarat,” tambahnya.

Menurut Imam PT Kimia Farma bukan hanya bergerak di jaringan kesehatan. Pihaknya juga menopang industri obat-obatan. Di era BPJS ini, pihaknya memback up seluruh obat untuk pasien BPJS. “Semoga apa yang kita lakukan mendapat berkah dari Allah SWT,” imbuh Imam. (hr/ft)

Read More
web (2)

Dana Desa Dicairkan Tiga Tahap

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan pengarahan kepada Kades, Bendahara Desa di acara Sosialisasi Pembukaan Rekening Single Account, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.(foto:ard)

Karanganyar, Rabu (07/02/2018)

Pencairan Dana Desa di Kabupaten Karanganyar tahun 2018 sebanyak Rp. 139 miliar disalurkan dalam tiga tahap, Januari, April dan Agustus. Naik Rp. 830 juta dari tahun lalu.

“Bulan Januari dicarikan 20 persen, April 40 persen, Agustus 40 persen, dengan catatan SPJ tahun 2017 sudah selesai, sehingga bulan-bulan ini sudah bisa dicairkan,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Kabupaten Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat, Selasa (06/02) saat Sosialisasi Pembukaan Rekening Single Account, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Lanjut Utomo Sidi Hidayat, dulunya pencairan dalam dua tahap, namun tahun ini berbeda mekanismenya. Hal itu untuk percepatan pembangunan dan menghindari pinjaman dana oleh desa. Mekanisme tersebut disampaikannya ke kades, sekretaris dan bendahara desa dari 162 desa di Kabupaten Karanganyar.

“Dengan 20 persen yang dicairkan di awal tahun, diharapkan pemerintah desa bisa lebih leluasa memakai uangnya. Tanpa harus berutang,” katanya.

Adapun cara mencairkan Dana Desa tahap II dan III masih sama seperti tahun lalu, yakni melaporkan dulu penggunaan dana dan prestasi kegiatan tahap sebelumnya.

“Dana Desa masuk ke desa melalui single account rekening Bank Jateng atas nama desa. Pada tahun lalu, Dana Desa masih ditransfer ke dua rekening. Yakni dari Bank Jateng dan BKK,” katanya.

Pihaknya mengakui harus bekerja ekstra keras dalam pencairan tiga tahap Dana Desa. Waktu untuk menyiapkan pencairan di tiap tahapnya menjadi tidak banyak.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan potensi daerah potensial dikembangkan melalui Dana Desa. Dalam hal ini, pengelolanya perlu merencana matang.

“Kader pemberdayaan masyarakat desa (KPMD) silakan bersinergi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD). Sinergitas yang terbangun mempercepat pembangunan desa,” ujar Juliyatmono.(pd)  

 

Read More
web

Mahasiswa Univet KKN di Karanganyar

Penerjunan mahasiswa KKN Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (06/02/2018)

Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di wilayah Kabupaten Karanganyar.  Selama dua bulan mahasiswa berinteraksi langsung dengan warga setempat.

Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ali Mursyid, mengatakan sejumlah 163 mahasiswa diterjunkan di dua kecamatan di Kabupaten Karanganyar, yakni Kecamatan Tawangmangu sebanyak 106 mahasiswa yang terdistribusi pada 10 desa. Kemudian 57 mahasiswa di Kecamatan Jatiyoso tersebar di lima desa.

“Masing-masing dibuat kelompok, semua harus membuat program kerja dan harus ada satu program kerja unggul, nantinya akan di lombakan antar kelompok mahasiswa. Juga punya tugas dibuat video kreatif tentang program kerja unggulan,” kata Rektor Univet Bantara Sukoharjo.

Acara penerimaan mahasiswa KKN itu, langsung dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Selasa (06/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Sebelum penerjunan mahasiswa KKN. Pihak kampus sudah membekali mereka dengan pengenalan wilayah, teknologi tepat guna, sopan santun, pemberdayaan masyarakat dan teknik pembuatan video kreatif.

“Itu semua menjadi dasar profesionalitas mahasiswa kami. Apalagi ini berada langsung dengan warga dan budaya lokal setempat. Saya juga meminta agar menjaga nama baik kampus kita,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan Univet di Kabupaten Karanganyar sudah familiar. Sehingga adanya KKN ini semoga bisa mendorong semangat warga Karanganyar meraih pendidikan lebih tinggi.

“Pelajari semangat masyarakat ini. Belajar intropeksi di lokasi. Kelebihannya apa. Jadikan KKN ini yang strategis dan pijakan menjadi orang sukses,” kata Bupati Juliyatmono. (pd/Ard)

 

Read More
DSC_1260

EXPO Universitas ” SMART CULTURE ” Bersama FORMAKA

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya dalam acara EXPO Universitas di GOR Nyi Ageng Karang, Sabtu (3/2).

 

Karanganyar – 03 Februari 2018

Dengan mengangkat tema “ SMART CULTURE TO BE MELLINIALS GENERATION “ sejumlah mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi Negeri maupun swasta yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Karanganyar atau biasa di singkat FORMAKA mengadakan acara Expo Universitas pada hari Sabtu (03/2).

Adapun acara Expo kali ini di ikuti berbagai Perguruan tinggi di antara lain : UNNES, IAIN Surakarta, POLTEKES Surakarta, PIP, STIMIK AUB Ska, AKPER 17, ATW, UNISRI, STAN, STIKES NASIONAL, UIN WALISONGO, STPN, UII, APEKA, STIKES PKU, UNS, POLTEKES JOGJA, MITRA HUSADA, UNIVET, UNSA, UMS, UPNYK, STIKES AISYIYAH, POLITEKNIK INDONUSA dan FORMAISKA ( Forum Mahasiswa Surakarta ). Dengan tema tersebut para mahasiswa bermaksud mengangkat budaya sebagai tren anak muda jaman sekarang untuk menciptakan pemuda yang kreatif, sopan santun menuju generasi millenial.

Hadir pula dalam acara tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono, dalam pidato sambutannya Bupati Karanganyar Bp. H. Juliyatmono menghimbau kepada seluruh mahasiswa untuk selalu terus menggelorakan sekolah dan mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya dimanapun berada, karena yang bisa merubah kita semua adalah PENDIDIKAN.

Dan Bupati Karanganyar juga memberikan hadiah untuk FORMAKA yaitu Bupati Karanganyar sedang merencanakan akan membangun gedung untuk sarana anak muda supaya menjadi anak muda yang kreatif. Yang mana rencananya pembangunan gedung tersebut akan di proyeksikan di belakang komplek Gedung Wanita. Dimana nantinya gedung BAPPEDA akan di pindah guna terwujudnya pembangunan gedung tersebut.

Demikian Diskominfo (krs)

Read More