Category: Berita

DSC_0050

Pemkab Gelontorkan  7,7 Miliar untuk 128 Kelompok Ternak di Karanganyar

KOMINFO

Wakil Bupati Rohadi Widodo saat memberikan pengarahan di hadapan para penerima bantuan hibah ternak tahap 4 tahun 2017

 

 

Karanganyar, Jum’at 29 Desember 2017

Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Karanganyar menggelontorkan dana hibah senilai Rp7,7 miliar untuk 128 kelompok ternak di wilayah Karanganyar. Diharapkan dana bantuan ini dapat lebih mengembangkan kelompok ternak serta menghidupi ekonomi masyarakat, Jum’at (29/12) pagi.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dalam sambutan pada kegiatan penyerahan dana hibah tahap 4 mengatakan bantuan yang telah diterima melalui rekening untuk segera dibelanjakan dengan benar sesuai dengan proposal yang diajukan.

“Uang yang diterima tidak ada potongan sedikitpun, utuh. Belanjakan untuk membeli sapi, itik, ikan, kambing untuk lebih mengembangkan kelompok ternak. Jangan untuk lainnya,”terangnya.

Ia menekankan untuk segera dibuat Surat Pertanggung Jawabannya (SPJ) agar administrasi tertib, barang yang dibelanjakan juga ada dan sesuai sehingga semua berjalan dengan lancar.

“Karena tertib administrasi kaitannya dengan BPK supaya tidak menimbulkan masalah yang beresiko hukum,”tegas Wabup.

Sementara itu laporan Kepala Disnakan Karanganyar, Sumijarto mengatakan total bantuan 7,7 miliar untuk 128 kelompok ternak di 16 kecamatan 41 desa di wilayah Karanganyar. Dengan perincian Tahap I untuk  25 kelompok ternak Rp1,9 miliar, Tahap II untuk 28 kelompok ternak Rp2,9 miliar, Tahap III untuk 24 kelompok ternak Rp1,2 miliar dan Tahap IV untuk 51 kelompok ternak Rp2,4 miliar.

“Jumlah kelompok ternak yang belum menerima ada 2 kelompok ternak dengan total senilai Rp70 juta karena secara administarsi kurang lengkap.”jelasnya.

Dikatakan total bantuan Rp7,7 miliar ini jumlahnya sama dengan jumlah ternak sapi sebanyak 513 ekor. Untuk sapi harga berkisar 15 juta rupiah/ekornya.

Demikian Diskominfo (adt/ind)

 

 

 

 

 

Read More
DSC_4546

Pertama di Indonesia

 

TERBAIK : Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberikan piala Juara 1 dalam acara Perkemahaan 360 hari.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR – Jumat, 29 Desember 2017

Penutupan perkemahaan 360 hari Kwartir Cabang Kabupaten Karanganyar tak henti-hentinya menjadi pujian dari Kwartir Daerah Jawa Tengah. Pasalnya kemah yang dilaksanakan selama itu baru pertama kali dilaksanakan di Indonesia. Apalagi sarana dan prasarana di Bumi Perkemahan (buper) Cakra Pahlawasri  sudah sangat mendukung. Berada di areal 10 hektar sangat tepat menjadi ‘kawah candradimuka” para pramuka.

“Buper Cakra Pahlawasri adalah salah satu bumi perkemahaan terbaik di Jawa Tengah. Sehingga sangat tepat bila Buper ini dijadikan tempat menggembleng para penggalang,” papar Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo usai menutup perkemahaan 360 hari Kwartir Cabang di Delingan, Karanganyar, Jumat (29/12)

Dia menambahkan acara ini sangat tepat untuk membentuk karakter pada diri anak-anak yang ada dalam jiwa pramuka. Misalnya mandiri, berani, jujur dan bertanggungjawab. Kegiatan ini akan terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang. “Perkemahan ini menjadi sarana tepat untuk pengembleng dan melatih anak. Kegiatan ini akan kami lanjutkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Sementara Ketua Panitia Perkemahaan 360 hari, Harjono mengatakan acara ini untuk pembinaan generasi muda yang penuh karakter. Ditengah arus gadget, dan pengaruh media sosial yang luar biasa, para pemuda untuk diajak menempa diri melalui kegiatan pramuka. Pemuda diharapkan mempunyai karakter yang cerdas, santun, trampil dan pantang menyerah. “Pelaksanaan kemah 360 hari telah diikuti 17.900 peserta dari 17 Kecamatan yang ada di Karanganyar. kegiatan-kegiatan yang kami laksanakan diantaranya PBB, Halang rintang, pentas seni dll,” tambahnya.

Selain itu, Sekretaris Kwarda Jawa Tengah, Agung Suparyoko mengapreasi dan mendukung penuh pelaksanaan kemah 36 hari. Acara seperti ini, menurutnya baru pertama kali dilaksanakan. “Ini sejarah dan baru pertama kali di Indonesia. Bahkan di dunia. Saya mendukung dan berharap bisa dilaksanakan terus acara seperti ini,” tambahnya (hr/yg)

Read More
DSC_0831

Sosialisasi Bankeu Untuk Sarana Prasarana Desa

kominfo

Salah satu narasumber paparkan materi dihadapan peserta Sosialisasi, Pendopo Rumah Dinas Bupati Kamis Siang (28/12)

KARANGANYAR –  Pemerintah Kabupaten Karanganyar adakan Sosialisasi Bantuan Keuangan bagi desa Tahun 2018 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis Siang (28/12). Hadir pada kesempatan itu Kepala Desa penerima bantuan serta tim monitoring dan evaluasi bantuan untuk pembangunan sarana dan prasarana desa.

Sosialisasi dilaksanakan guna memberikan pemahaman kepada desa terkait bantuan yang akan diterima serta ketentuan yang berkenaan dengan pengalokasian bantuan keuangan kepada Desa. Bankeu dapat digunakan oleh Pemerintah Desa untuk aset yang dikelola desa. Adapun peruntukkannya bisa digunakan untuk pembangunan rumah ibadah, perbaikan jalan perumahan dan jambanisasi.

Inspektur Daerah Sucahyo mewakili Bupati Karanganyar mengatakan untuk pelaporan pertanggung jawaban pelaksanaan bantuan keuangan desa meminta kepada Kepala Desa untuk tertib administrasi dan prosedural.

“Pertanggungjawaban harus riil, jangan dibuat-buat”, tegas Sucahyo

Ditambahkan lebih lanjut, Sucahyo mengatakan pengawasan terkait pertanggung jawaban pelaksanaan kegiatan Bankeu akan di lakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) langsung bukan Inspektorat.

Sementara itu, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesra Setda Karanganyar Siti Maisyaroch melaporkan untuk tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Karanganyar akan mengalokasikan bantuan keuangan lewat Bagian Administrasi Pembangunan Setda Karanganyar sebesar 51,7 milliar untuk 159 desa di 16 kecamatan, 3 desa di Ngargoyoso dan Jumapolo dipastikan tidak memperoleh bantuan tersebut. Bankeu tersebut tertuang dalam APBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2018. Demikian Diskominfo (kris/adt)

Read More
DSC_0188

Bupati Ajak Pakan Ternak Dicampuri Pupuk Organik

BANTUAN ; Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sertifikat organik kepada kelompok tani.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR – Kamis 28 Desember 2017

Beberapa waktu lalu, Bupati Karanganyar kedatangan tamu dari Korea, Mr Lee. Profesor dari negeri Ginseng tersebut memaparkan tentang pupuk organik dicampur dengan pakan ternak ayam. Hasilnya luar biasa, ayam pedaging  yang biasa panen setelah 35 hari namun ketika dicampuri pupuk organik dapat dipanen 28 hari. Selain itu, dagingnya seperti ayam kampung dan cangkang telurnya lebih keras.

“Penelitian yang dilakukan profesor Lee tersebut perlu dicoba di Karanganyar. Sebab hasilnya luar biasa dan mampu dikembangkan peternak,” papar Bupati  Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara bantuan hibah dibidang pertanian di Aula Bank Jateng Kamis (28/12)

Dia menambahkan pupuk organik bisa juga diterapkan pada buah-buahan. Tentu hasilnya juga akan lebih baik. Termasuk juga untuk padi sangat bagus di ujicoba. Pihaknya menyatakan petani di Karanganyar ini semua sudah ahli. Kendalanya hanya pada pemasaran.   Sebab bantuan obat, traktor dan pupuk sudah dibantu oleh Pemkab Karanganyar. Hanya saja pada saat panen, harganya turun drastis. “Petani kita itu sudah pintar. Hanya pada permasalahaan pada pemasaraan. Makanya saya berharap Dinas Pertanian dan Pangan mampu bersinergi mengatasi masalah ini. Supaya masyarakat Karanganyar lebih sejahtera,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Karanganyar memberikan dana hibah kepada 15 kelompok tani di Karanganyar dengan besaranya berbeda-beda. Besarnya dana mulai dari Rp 15 Juta sampai Rp 125 Juta. Selain itu, Pemkab juga memberikan bantuan kendaraan roda tiga untuk  8 kelompok tani. Diharapkan bantuan kendaraan roda tiga itu dapat dipergunakan untuk mengangkut hasil pertanian. “Kami juga memberikan bantuan sarana prasarana pendukung budidaya pertanian. Seperti Appo, Cultivator, pompa air, Handspayer kepada 15 kelompok tani. Saya berharap bantuan tersebut dapat lebih meningkatkan kesejahteran  petani di Karanganyar, “ papar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, Supramnaryo.

Dia menambahkan ada dua kelompok tani yang mendapatkan sertifikat organik dari Lembaga Sertifikasi Organik Seloliman. Yakni untuk kelompok tani Pandan Sari di Desa Pendem, Kecamatan Mojogendang untuk tanaman padi organik dan Kelonpok tani Taruna Tani Sumber Mulyo di Desa Nglebak, Kecamatan Tawangmangu untuk tanaman padi, sayur dan palawija. Sertifikat ini membuktikan dua kelompok tani itu telah berhasil mengembangkan budidaya sistem pertanian organik. (hr/f3a)

Read More
DSC_4467

Pertanahan Karanganyar Serahkan 3000 Sertifikat PTSL

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan dihadapan penerima sertifikat PTSL, Kamis Siang (28/12)

Karanganyar – Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Karanganyar dipenghujung tahun 2017 berhasil menyelesaikan 16464 bidang tanah Pedaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang terdiri atas sertifikat hak milik 16048, hak pakai 408 dan wakaf 8 bidang tanah. Penyerahan sertifikat secara simbolis diberikan pada Kamis Pagi (28/12) bertempat di GOR R.M. Said oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan Kepala BPN Karanganyar Priyanto.

Juliyatmono dalam sambutannya mengapresiasi atas kinerja Kantor Pertanahan Karanganyar atas target PTSL 2017 yang dapat diselesaikan dengan baik. Sertifikat merupakan tertib administrasi dan legalitas hukum atas kepemilikan tanah. Juliyatmono berharap atas terbitnya sertifikat tersebut warga yang mendapatkannya untuk merawat dengan baik.

“Semoga sertifikat ini menjadi berkah bagi Bapak Ibu sekalian”, kata Juliyatmono

Dijelaskan lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan Kabupaten Karanganyar untuk tingkat jual beli tanah nomor dua percepatannya setelah Semarang, sehingga nilai tanah di Karanganyar cenderung naik.

Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Karanganyar Priyanto melaporkan bahwa sesuai dengan program nasional PTSL di Kabupaten Karanganyar mendapatkan target 17.450 bidang tanah dan pengerjaannya terbagi dalam 3 kloter. Untuk kloter 1 harus mampu menyelesaikan sebanyak 12.500 bidang tanah, kloter 2 4.000 dan kloter 3 950 bidang. Pagi ini diserahkan sebanyak 3.000 bidang untuk 13 desa yang tersebar di 5 Kecamatan yakni Kecamatan Jumapolo, Tawangmangu, Matesih, Ngargoyoso dan Karanganyar.

“Pengurusan sertifikat PTSL gratis tidak ada pungutan biaya, akan tetapi biaya-biaya yang timgul akibat dari persyaratan berkas seperti materai, pembuatan akta, patok tanda batas ditanggung oleh pemohon”, jelas Priyanto

Priyanto menambahkan target 2018 sudah ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dan Karanganyar mendapatkan kuota 40.000 bidang, untuk itu dengan terbatasnya SDM yang ada di Kantor Pertanahan Kabupaten Karanganyar mohon dukungan kepada Bupati untuk alat kerja dan dukungan moral agar target yang ditetapkan dapat diselesaikan dengan baik. Demikian Diskominfo (ad)

Read More
WhatsApp Image 2017-12-27 at 1.22.50 PM (1)

Lawan Malas, Dengki Dan Iri

 

LAWAN RASA MALAS : Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta pemuda untuk melawan rasa malas, iri dan dengki

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR- Jumat, 22 Desember 2017

Pemuda Karanganyar diminta melawan rasa malas, dengki dan iri. Sebab ‘penyakit’ tersebut akan membuat pemuda tidak maju. Seorang pemuda diminta untuk bergerak progresif dan berpikir positif karena ditangan pemuda masa depan bangsa ditentukan. “Lawan itu penyakit malas, dengki, iri dan tidak mencintai bangsa. Penyakit itu harus di lawan dengan kerja keras,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam Deklarasi Pemuda Berani Damai dan Pemuda Berani Bersatu di Alun-alun Karanganyar, Jumat (22/12).

Pihaknya mengapreasi baik para pemuda Karanganyar yang mendeklarasikan Pemuda Berani Damai dan Pemuda Berani Bersatu. Seorang pemuda, menurut Juliyatmono harus berpikir positif, bergerak maju dan optimis. Sebab dengan semangat tersebut, maka bangsa atau daerah akan maju. “Pemuda Karanganyar harus berani damai dan berani Bersatu,” tambahnya.

Sementara Ketua KNPI, Aan Shophuanudin menambahkan Kabupaten Karanganyar menjadi rumah bersama untuk para pemuda. Sebab 19 organisasi pemuda terwadahi di KNPI. Langkah nyata yang telah dilakukan KNPI di Karanganyar, yakni melakukan penghijauan di Kecamatan Jenawi dan Jatiyoso. “Kami telah melakukan penghijauan bersama Kodim 0727 Karanganyar di Jenawi dan Jatiyoso. Ini upaya kami agar Gunung Lawu tetap lestari,” ungkap Aan.

Selain itu, Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Letkol Muhammad Ibrahim Muhtar menambahkan Pemuda harus tetap semangat. Sebab tahun 2018 mendatang adalah tahun politik sehingga diharapkan pemuda cinta damai dan bersatu “Pemuda harus mengawali cintai damai. Sebab dengan damai maka gangguan keamaan dapat diatasi,” tambah Letkol Muh Ibrahim saat memberikan sambutan di depan ratusan pemuda pada deklarasi Pemuda Berani Damai dan Pemuda Berani Bersatu. (Kr/Hr)

Read More
WhatsApp Image 2017-12-27 at 9.17.12 AM (1)

Tiga Atlet Lolos Porprov 2018

 

SEMANGAT : Bupati Karanganyar, Juliyatmono ‘membakar’ semangat peserta Kejurkab Piala Bupati untuk memberikan yang terbaik.

KARANGANYAR – Selasa, 28 Desember 2017

Tiga Atlet Bulutangkis Karanganyar lolos Pekan Olahraga Provinsi (Porpov) 2018 Di Surakarta. Tiga atlet kebanggaan warga Karangany     ar itu adalah Tunggal Putra, Dinar Topik, Tunggal Putri Intan Dewi, dan ganda putri Aida Arum dan Intan Dewi.  Mereka bisa membawa pulang Emas kejuaraan yang akan digelar Oktober 2018 mendatang.

 

“Kami berharap atlet bulutangkis dari Karanganyar bisa memberikan yang terbaik.  Yakni membawa pulang emas untuk Karanganyar,” papar Gunawan, panitia Kejurkab PBSI Karanganyar Piala Bupati di Gor Nyi Ageng Karang Selasa (26/12) di saat pembukaan kejuaraan dihadapan Bupati Karanganyar.

Gunawan menambahkan Kejurkab piala Bupati tersebut akan berlangsung 26-29 Desember 2017. Serta diikuti delapan Club Bulutangkis di Karanganyar. Rincinya terdiri dari 142 atlet laki-laki dan 28 atlet perempuan. Selain itu, peserta juga ada kelompok veteran. “Dalam memperingati hari ibu. Ada atlet dari ibu-ibu sebanyak 24 peserta,” beber Gunawan.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan kejuaraan diharapkan akan memunculkan atlet-atlet bulutangkis yang hebat.  Atlet yang mampu membawa harum Karanganyar. Ajang juga diharapkan mampu mencari atlet-atlet baru yang mempunyai potensi handal. “Silahkan kejuraan ini diikuti dengan baik. Saya yakin akan banyak alet Bulutangkis yang hebat dan handal akan lahir melalui event seperti ini,” (hr)

Read More
DSC_0848

Bersama dan Fokus Untuk Membangun Karakter Anak Didik

SEMANGAT : Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberikan motivasi kepada peserta seminar Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 71

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

KARANGANYAR – Jumat, 24 Desember 2017

Keberhasilan guru dalam mendidik peserta didik tidak terlepas dari fokus dan bersama.  Sebab dengan fokus pendidikan akan lebih terarah dan bersama bisa mengatasi kesulitan yang ada. Berbagai persoalan yang muncul akan bisa diatasi dengan fokus dan kebersamaan.  Demikian disampaikan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat memberikan arahan dalam Seminar Nasional Pendidikan dalam rangka memperingati dan merayakan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke 72 di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Jumat (24/12).

Selanjutnya, orang nomor dua di Karanganyar tersebut mempertontonkan sebuah atraksi untuk  membuktikan dengan bersama dan fokus akan bisa menyelesaikan persoalan. Atraksi itu yakni beras dimasukkan dalam gelas. Selanjutnya diletakkan pisau ditengahnya. Rohadi Widodo kemudian meminta peserta untuk mengangkat pisau yang dimasukkan dalam beras. Beberapa peserta seminar gagal untuk mengangkat gelas. Salah satu guru bernama Suparlan, dengan menyakinkan berhasil mengangkat pisau yang tertancap dalam beras. “Ini membuktikan beras yang semula sendiri-sendiri dan jika bersatu maka akan dapat mengangkat gelas. Kebersamaan akan dapat mengatasi persoalaan,” ujar Rohadi Widodo.

Dia mengatakan berbagai macam karakter anak didik dapat diselesaikan jika guru semangat dan fokus dalam mendidik. Misalnya, anak malas jika mendapati guru penuh semangat maka anak yang malas itu akan menjadi rajin.  “Sekali lagi, keterbatasan itu bisa diatasi dengan semangat dan kebersamaan,” imbuhnya.

Sementara Ketua PGRI Kabupaten Karanganyar, Aris Munandar menambahkan seminar dilakukan untuk penguatan pendidikan karakter bagi guru. Hal ini sejalan dengan revoluai mental yang dicanangkan presiden Joko Widodo. Seminar ini, menurut Aris juga memberikan bekal kompetensi dan kemampuan proses bagi guru bidang studi. “Selama ini memang tidak ada waktu khusus untuk pendidikan karakter bagi anak-anak. Namun mulai saat ini, pendidikan karakter dimasukkan dalam mata pelajaraan dan ekstrakurikuler,” tambahkanya.

Aris mengatakan seminar diikuti oleh 1482 guru dari 17 kecamatan. Antusias dan semangat para guru mengikuti acara tersebut sangat tinggi. (hr/ft)

Read More
DSC_4361

Bukti Toleransi Tinggi

BERI BANTUAN : Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan bantuan kepada pos pengamanan natal dan tahun baru di Pos Jaten

KARANGANYAR – Senin, 25 Desember 2017

Perayaan Natal 2017 di Kabupaten Karanganyar berjalan aman dan damai. Sejumlah kekawatiran yang berpotensi mengancam gangguan keamanan tidak terbukti. Hal ini  juga membuktikan toleransi antar umat beragama sangat tinggi di bumi intanpari. “Kami baru saja melakukan pantauan ke sejumlah gereja. Semua berjalan aman dan damai,” ini di paparkan Bupati Karanganyar,  Juliyatmono usai memantau Gereja Kresten Jawa di Cangakan, Senin, (25/12) bersama Forkompinda.

Dia menambahkan dengan rasa toleransi yang tinggi tersebut, maka semua dapat beribadah dengan baik. Dalam kesempatan itu, Bupati Karanganyar juga meninjau sejumlah pos pengamanan Natal dan Tahun Baru 2018. Yakni di Pos Pengamanan di Jaten dan di Alun Alun Karanganyar. Bupati juga sempat memberikan bingkisan kepada petugas pos pengamanan natal dan tahun baru.

Sementara Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto SIK melalui Kasubag Humas Polres AKP Suryanto mengatakan Pos pengamanan natal dan tahun baru 2018 berjumlah 5 lokasi. Yakni di Pos Jaten, Pos Alun alun Karanganyar, Pos Colomadu, Pos Pasar Tawangmangu dan Pos Cemoro Kandang. Pihaknya fokus pada tempat-tempat wisata dan sejumlah jalan yang dinilai rawan kemacetan lalu lintas. Sehingga jika terjadi kemacetan bisa dilakukan rekayasa lalu lintas. “Pos ini juga sebagai sarana informasi bagi masyarakat mengenai berbagai hal. Pos ini untuk memberikan rasa aman kepada pemudik dan masyarakat yang merayakan natal dan tahun baru, “imbuh AKP Suryanto.

Dia menambahkan personel pos pengamanan natal dan tahun baru terdiri dari berbagai instansi. Mulai dari Polisi, TNI, Dinas Kesehatan dan ormas pendukung. Pihaknya mengatakan sampai saat ini kondisi aman dan kondusif. (hr)

Read More
WhatsApp Image 2017-12-27 at 12.58.04 (1)

3065 guru dan tenaga tidak tetap di Karanganyar terima reward dari pemerintah

KOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan arahannya pada kegiatan pemberian reward pada GTT se Karanganyar, Jum’at (22/12) kemarin.

Tiga ribu guru enam puluh lima guru dan  tenaga tidak tetap dan tenaga tidak tetap di kabupaten Karanganyar menerima penghargaan berupa uang dari pemerintah pusat dan kabupaten.Penghargaan ini sebagai reward bagi para guru dan tenaga tidak tetap atas kinerja dan pengabdian yang telah diberikan.

Reward atau penghargaan terhadap GTT/PTT diberikan pada ribuan GTT/PTT Jumat (22/12) kemarin di gedung wanita.Total sebanyak 3065 guru dan tenaga tidak tetap mulai dari tingkat TK hingga SMP mendapat penghargaan dari pemerintah pusat dan kabupaten.Masing masing menerima sebesar enam ratus ribu dipotong pajak enam persen.

Dana untuk penghargaan ini diambilkan dari APBN dan APBD Karanganyar.Dana untuk penghargaan 565 guru dan tenaga tidak tetap diambilkan dari APBN dan 2500 sisanya berasal dari APBD.

Pemberian penghargaan dilakukan secara simbolis kepada para perwakilan guru dan tenaga tidak tetap tingkat SD hingga SMP oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Kepala dinas Pendidikan dan kebudayaan pemkab Karanganyar menyatakan insentif ini bukan honor bagi para guru dan tenaga tak tetap di   Karanganyar.Reward atau penghargaan ini merupakan bentuk perhatian dari pemerintah dan kabupaten terhadap para guru dan tenaga tidak tetap.

“Ini bentuk kompensasi dan  perhatian pada para guru dan tenaga non PNS agar selalu bersemangat dan komitmen dalam mengabdi.Semoga akan selalu  memotivasi dan  semangat dalam berkarya,”katanya

Ditambahkan Tarsa rincian 3065 guru dan tenaga non PNS itu terdiri dari  194 GTT/PTT tingkat TK,1972 GTT/PTT tingkat SD dan 334 GTT/PTT tingkat SMP.

Sementara itu Bupati dalam sambutannya mengatakan agar para guru dan tenaga non PNS tetap bersemangat dalam mengabdi.Pihaknya juga akan mendata secara akurat mengenai keberadaan guru GTT/PTT di Karanganyar.

Pendataan sebagai upaya jika terdapat kebijakan baru dari pemerintah pusat untuk pengangkatan guru GTT/PTT.Para guru dan tenaga non PNS ya bersabar,” jelasnya

Bupati sendiri menambahkan pihaknya akan segera menerbitkan SK sebagai pegawai non PNS dan akan kami berikan honor.

“Tetap berikan terbaik dan siapa tahu beruntung jika ada keputusan baru mengenai pengangkatan guru dan tenaga tak tetap, “terangnya.

Demikian Diskominfo (ind)

Read More