Category: Ekonomi

web (2)

Peringati May Day, Gubernur Ganjar Jalan Santai dengan Buruh

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, berbaur dengan buruh pada jalan santai memperingati Hari Buruh Internasional, di Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (02/05/2017)

Peringatan May Day (Hari Buruh Internasional) di Kabupaten Karanganyar, diisi dengan acara jalan santai dikunjungi sejumlah pejabat Provinsi Jawa Tengah, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, bersama Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Tatang Sulaiman, Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Condro Kirono, Senin (01/05) pagi.

Jalan santai yang dimulai dari Pelataran Santai (Plasa) Alun-alun Karanganyar itu melintasi Jalan Lawu menuju kearah Taman Pancasila yang berjarak sekitar 1,5 Kilometer. Tepat pukul 07.15 WIB, bendera start dikibaskan Gubernur Ganjar Pranowo. Ribuan buruh dari berbagai organisasi buruh di Kabupaten Karanganyar itu pun berjalan melintasi rute yang telah di tentukan.

Tampak juga di antara peserta jalan sehat itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Seusai memutari Taman Pancasila, rombongan paling depan oleh Gubernur Jawa Tengah dilewatkan Kampung Dompon. Di sana, Ganjar sempat mampir dan berbicara sebentar dengan tetangganya dahulu (saat Ganjar masih kecil tinggal di Karanganyar).

Jalan sehat pun diteruskan sampai dengan perempatan Kantor Pegadaian, kemudian ke arah barat kembali lagi ke Plasa Alun-alun. Sesampainya di garis finish, Ganjar berjoget bersama dengan ribuan buruh.

“Pagi ini saya lihat wajah-wajah yang sehat, gembira. Upah di Kabupaten Karanganyar sudah tinggi. Kalau nilai UMK sudah tinggi tentunya produktivitas, kualitas kerja di tinggikan. Sehingga negara kita semakin maju,” kata Gubernur Ganjar.

Gubernur juga mengimbau agar memiliki rasa handarbeni. Perusahaan butuh buruh, kemudian buruh juga butuh bekerja,mempunyai pendapatan. Kalau tidak ada yang bekerja, siapa yang bikin produk. Kalau bekerja di perusahaan itu, tentu juga senang, mendapat upah, kalau tidak bekerja disitu, kerja dimana.

“Kedepankan dialog musyawarah jika ada masalah, dari Pemerintah akan memfasilitasi,” katanya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat berdialog dengan buruh pada Hari Buruh Internasional

Hal yang sama juga dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, pada saat memperingati Hari Buruh Internasional sudah dua tahun diperingati seperti ini, dan diharapkan semoga kebersamaan ini terus berlangsung.

“Suasana damai dan mengedepankan musyawarah dengan nilai-nilai Pancasila semua bergerak maju, pengusaha, dan tenaga kerja adalah bagian mengisi Kabupaten Karanganyar yang lebih baik,” kata Bupati Karanganyar.(pd)

 

Read More
web

Tebu Manten Wujud Selamatan Giling PG Tasikmadu

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan satu batang tebu kepada karyawan PG Tasikmadu sebagai rangkaian acara Tebu Manten, Jumat (28/04).

Karanganyar, Jumat (28/04/2017)

Iring-iringan reog, sepasang tebu manten yang dibawa satu pria, satu wanita dengan di dandani layaknya pengantin, dan dibelakangnya sekitar 31 batang tebu, di arak dari rumah besaran menuju Rumah Dinas Administratur Pabrik Gula (PG) Tasikmadu avdeling Colomadu sejak pukul 06.00 WIB, Jumat (28/04) menandai selamatan giling.

Rombongan dalam jumlah banyak itu berjalan pelan dan sepanjang jalan masyarakat sekitar telah menunggu, dan ada pula yang mengabadikan gambar lewat telepon pintarnya. Selanjutnya, rombongan memasuki lingkungan PG Tasikmadu dari pintu utara menuju halaman tengah.

Sepasang “pengantin” yang masing-masing membawa satu batang tebu diberi nama Bagus Udahani untuk pria, yang diambilkan dari kebun Desa Karangmojo, dan Roro Manis Warastika, dari Kebun di Desa Kalijirak.

Kemudian dibawa masuk menuju halaman Rumah Dinas Administratur PG Tasikmadu. Selanjutnya, dibawa masuk ke tempat mesin giling di dalam pabrik, untuk menandai musim giling tahun 2017.

Sementara itu, Administratur PG Tasikmadu avdeling Colomadu, Teguh Agung Tri Nugroho, mengatakan acara itu sebagai selamatan giling, setiap tahun jatuh di Jumat Pon.

“Makna dari nama tebu manten itu sebagai perpaduan tebu petani dan tebu PG Tasikmadu dapat menghasilkan kristal yang manis sebanyak-banyaknya. Seperti target ditahun ini mengiling tebu 320 ribu ton dan rendemen sasaran 7,3,” kata Teguh Tri Nugroho.

Dikatakan pula, untuk revitalisasi pabrik diharapkan meningkatkan kapasitas dari 3050 ton digiling setiap hari jumlah tebu menjadi 4000 jumlahnya. Revilitalisasi itu baru dalam proses, dan sumber dana yang baru diajukan perhitungannya Rp. 350 Miliar.

“Sasaran total satu musim selama 105 hari giling, sebesar 14 ribu ton,dibandingkan tahun lalu ada kenaikan 30 persen, yang hanya 8000 ton,” katanya.

Pada acara tebu manten itu, tampak hadir Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan sejumlah tamu undangan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.

“Secara historis berdirinya PG Tasikmadu dan Colomadu, KGPA Mangkunegoro IV sangat cerdas dar visi ekonomi karena jaman itu sudah punya pabrik sangat besar dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Bupati Karanganyar.

Bupati juga mengusulkakn pabrik ini juga dapat dijadikan tempat wisata, selain Sondokoro. Orang berwisata juga bisa masuk pabrik, melihat dari dekat mesin-mesin pengilingan gula.

“Di sisi utara pabrik nanti akan ditata lebih menarik, pasar burung juga akan dipindah berdekatan dengan Pasar Nglano,” katanya.(pd)

Read More
DSC_0371

Bupati: Hati-hati dengan Tawaran Investasi

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan sambutan pada acara Grand Business Oppurtinity Meeting bersama CAR, Minggu 23/4/2017

Karanganyar,  Minggu 23 April 2017

Bertempat di Gedung Aisyiyah Karanganyar, PT. Centrai Asia Raya (CAR)  menyelenggarakan Grand Business Opportunity Meeting sekaligus training bagi para agen baru (New Agency Training) pada Minggu, 23 April 2017.

Usaha asuransi ini telah didirikan pada tahun 1987 dengan Keputusan OJK: Kep-013/KM.13/1987. Usaha keuangan ini tidak hanya menjanjikan asuransi tetapi juga investasi dan pendapatan tambahan. Jasa keuangan CAR bisa dipercaya karena terdaftar dan diawasi oleh (Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bahkan pada kesempatan itu perwakilan dari OJK Surakarta juga hadir.

Antonius Yulianto, perwakilan dari OJK Surakarta menyampaikan bahwa pengawasan industri jasa keuangan baik itu perbankan, pasar modal, asuransi, pembiayaan, pegadaian dan jasa keuangan lainnya berada di bawah OJK. Asuransi umum maupun jiwa harus mendapatkan ijin operasi dari OJK.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan supaya kita suka menabung, berinvestasi dan berhati-hati dengan barang-barang yang kita beli. Jangan konsumtif tetapi memanage dengan bijak.

Memang saat ini banyak penawaran usaha investasi yang sifatnya sangat bombastis. Tetapi begitu jatuh tempo pencairan, pengurusnya menghilang.

“Saya harus tahu persis supaya aman, terjamin semuanya. Kalau ada apa-apa, saya uber kalau melarikan diri,” kata Juliyatmono.

Kalau mau berinvestasi kita harus hati-hati, jangan mudah terhipnotis dengan tawaran-tawaran yang datang.

“Jangan sampai kita terhipnostis dengan hasil yang bombastis, tidak rasional. Ikuti investasi yang rasional, yang bisa dihitung, dilogika,” demikian pungkas Juliyatmono. Demikian Diskominfo (krs)

Read More
KOM_3759

Beri Pemahaman Tata Cara Pengadaan Barang/Jasa di Desa, Pemdes Adakan Bintek

KOMINFO

Asisten Pemerintahan Sekda Karanganyar Bachtiar Syarif membuka Bintek Pengadaan Barang dan Jasa Desa di Graha Pindusita Sondokoro, PG.Tasikmadu, Karanganyar Senin (17/4)

Karanganyar, Senin 17 April 2017

Kapasitas sumber daya aparatur pemerintah desa yang masih jauh dari ideal disinyalir menjadi kendala tersendiri bagi pelaksanaan pembangunan di pedesaan, hal itu diungkapkan Asisten Pemerintahan Sekda Karanganyar, Bachtiar Syarif saat membuka bimbingan teknis pengadaan barang dan jasa di desa, Senin (17/4/2017) di Graha Pindusita Sondokoro, PG. Tasikmadu, Karanganyar.

“Upaya penguatan kapasitas aparatur desa harus terus menerus dilakukan secara komprehensif atas substansi regulasi-regulasi terkait pengadaan barang/jasa di desa, sehingga pengembangan SDM dapat mencapai tahap kemandirian dan peningkatan,” katanya saat menyampaikan sambutan.

Lebih lanjut, ia menjelaskan pemerintahan desa harus sudah ditempatkan dan berperan secara aktif serta berinisiatif dalam bidanng kegiatan pembangunan desa mulai peran sebagai perencana sekaligus pelaksanan pembangunan desa. Berbagai kendala dan permasalahan yang umum dihadapi desa, menjadi tantangan Pemerintah Kabupaten. Yang mana kita jadikan sebagai pendorong dan motivasi dalam meningkatkan semangat, untuk membangun desa dengan potensi dan sumber daya yang kita miliki.

“Melalui kerjasama dengan semua pihak terkait, harapan meningkatnya kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penaggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana prasarana desa, pengembangan potensi ekonomi lokal serta pemanfaatan SDA serta lingkungan secara berkelanjutan dapat terwujud,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Pemerintah Desa Setda Karanganyar, Timotius dalam laporannya menyampaikan tujuan dilaksanakannya bintek ini adalah menciptakan kebersamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan desa dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik, mewujudkan aparatur yang mampu memahami ketentuan hukum dalam penyelenggaraan pengadaan barang/jasa di desa sehingga mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan tertib dan lancar serta memantapkan pemahaman aparatur mengenai tata cara pengadaan barang dan jasa di desa.

Pelaksanaan bimbingan teknis yang berlangsung selama tiga hari (17 s/d 19 April 2017) tersebut diikuti kurang lebih 340 peserta yang terdiri dari Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan dan tiap-tiap desa baik kasi maupun staf perencanaan.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
IMG_9211

Study Banding Pengelolaan ZIS, DPRD Pemalang Kunjungi Karanganyar

kominfo

Bupati saat menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Kab. Pemalang di anthorium, Rabu (12/4).

Karanganyar, Rabu 12 April 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Ketua Baznas Karanganyar beserta jajaran Kepala OPD menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (12/4/2017).

Muhtarudin selaku Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Pemalang sekaligus Pimpinan rombongan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan, untuk menggali informasi tentang kemasyarakatan terutama Baznas dan kesehatan. Dan berharap dapat menambah kinerja para anggota dewan Kabupaten Pemalang sehingga dapat melengkapi kekurangan yang ada.

Pada kunjungan tersebut, Bupati menjelaskan  Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Karanganyar dalam perolehan, pengumpulan sampai pentashorufan zakat infak shodaqoh (ZIS) relatif lancar, sukses dan terus ada peningkatan.

“Rata-rata perolehan ZIS Karanganyar mencapai sembilan ratus juta rupiah setiap bulannya dan tertinggi  se Jawa Tengah.  Untuk 2017, target perolehan ZIS Karanganyar capai dua belas miliar rupiah setahun,”ujarnya.

Ia mengatakan, hasil dari pengumpulan ZIS tersebut dipergunakan untuk membantu masyarakat kurang mampu, memberikan bantuan yang bertujuan untuk kemashlahatan umat dan mengentaskan  kemiskinan.

“Baznas Karanganyar saat ini memberikan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada kaum dhuafa lanjut usia untuk lima orang ditiap desa seumur hidupnya. Ada 177 desa di wilayah Karanganyar sehingga ada 890 orang dhuafa yang menerima bantuan Baznas,”jelasnya.

Ini merupakan bentuk perhatian Pemerintah dan Baznas siap menopang. Ada desa barokah berupa bantuan air bersih, sumur dalam, permodalan UMKM tanpa bunga dengan memberikan peralatan tepat guna, gaji PNS dipotong 2,5 persen yang muslim untuk Baznas dan PNS non muslim juga dipotong untuk sedekah/persembahan. Setiap bulan digelar pengajian dan pengumpulan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) ditiap-tiap kalurahan.

Pengumpulan ZIS ditiap RT dan RW sebesar sepuluh ribu rupiah setiap bulannya. Baznas juga membeli satu unit mobil ambulans dan mobil jenazah untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Baznas juga membangun RTLH sebanyak dua puluh rumah di Karangpandan, bantuan jambanisasi,  poliklinik dengan berobat secara gratis.

“Selain ada UU no. 23 tahun 2011 tentang Baznas, Peraturan  Pemerintah tentang Infak shodaqoh, Sosialisasi ZIS di OPD, BUMD, BUMD. Ada lima program Bupati untuk Baznas yakni Karanganyar Peduli, Karanganyar Cerdas, Karanganyar Taqwa, Karanganyar Sehat dan Karanganyar Makmur,”tuturnya.

Disampaikan juga pada kesempatan tersebut, hari ini Rabu (12/4) sore, Bupati Karanganyar akan menerima penghargaan dari Menteri Agama tentang Pengelolaan BAZNAS di Hotel Lor In Solo.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

Read More
web

Bupati Karanganyar Resmikan KCP Bank Jateng

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Direktur Operasional dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Hanawijaya, mengunting pita peresmian KCP Gondangrejo.

Karanganyar, Senin (10/04/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, meresmikan Kantor Bank Jateng Cabang Pembantu Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Senin (10/04) pagi. Sehingga menambah satu Kantor Bank milik Pemerintah Provinsi Jawa Tengah itu.

“Pemilihan KCP Gondangrejo ini lokasinya strategis, putaran uang disini cukup pesat dan menjadi setiga emas, sehingga menjadi pusat pertumbuhan.  Didekat sini, akan ada interchange tol, bisa akses ke bandara Adi Sumarmo,” katanya.

Pembangunan wilayah di Kecamatan Gondangrejo juga semakin pesat, dikatakan oleh Bupati Juliyatmono, tahun ini  dibangun jembatan Kraggan tembus Kebak kramat dengan dana Rp. 40 miliar dan jalan diperlebar tiga meter. “Maka tidak salah Bank jateng membidik nasabah disini,” katanya.

Sementara itu, Direktur Operasional dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Hanawijaya, mewakili Direktur Utama, mengatakan sampai saat ini ada lima KCP di Kabupaten Karanganyar.

“Saat ini memiliki 40 Kantor Cabang yang tersebar di 35 Kabupaten, satu Cabang di Jakarta dan empat Kantor Cabang Syariah serta memilki 125 kantor cabang pembantu yang kesemuanya memberikan layanan Syariah,” kata Hanawijaya.

Saat membacakan sambutan, dia mengatakan pembukaan di Gondangrejo guna memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah Gondangrejo atas jasa layanan perbankan sesuai ijin Otoritas Jasa Keuangan (OJK) .

“Harapannya dapat membantu keinginan masyarakat akan kebutuhan jasa dan produk perbankan dan dapat medukung program pemerintah Kabupaten Karanganyar  dalam pengembangan ekonomi daerah,” katanya.(pd)

 

Read More
web

Peletakan Batu Pertama, Tandai Revitalisasi Eks PG Colomadu

Menteri BUMN, Rini Soemarno, meninjau eks Pabrik Gula Colomadu, Sabtu (08/04) pagi.

Karanganyar, Sabtu (08/04/2017)

Peletakan batu pertama oleh Menteri BUMN, Rini Soemarno, menandai dimulai pembangunan revitalisasi eks Pabrik Gula Colomadu, di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Sabtu (08/04) pagi.

Eks Pabrik Gula Colomadu akan dibangun convention hall, pusat souvenir, heritage gallery, heritage giftshop, heritage souvenir, pertokoan, restoran, parkir, taman, dan  cafe.

Tampak hadir pada acara tersebut,Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Samsi, dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar.

“Sudah lama saya bertanya, kayaknya sudah setahun, kapan ini bisa dibangun, akhirnya sinergi BUMN bisa revitalisasi eks Pabrik Colomadui ini,” kata Rini Soemarno.

Dengan bangunan eks Pabrik Gula Colomadu yang bersejarah itu, pihaknya ingin memberikan karakteristik tersendiri untuk menarik peminat datang kesini. Mimpi nya untuk Colomadu sebetulnya bagaimana bisa jadi pusat seni budaya untuk Jawa Tengah.

“Di eks Pabrik Gula Colomadu harus bisa mendatangkan seniman nasional dan internasional, Convention Hall mampu menampung minimal 3000 orang, dan pengeras suara baik,” katanya.

Dia menargetkan akhir tahun ini selesai, dan bulan Januari sudah bisa dimulai, siapa yang manggung disini dari  Internasional, dan nama Colomadu bisa terkenal di Internasional. Bukan hanya selesai saja, namun harus segera ada kegiatan.

“Tujuan ada Convention Hall untuk pusat budaya, dan tentu masih dipertahankan mesin, boiler, akan ditata menjadi objek wisata, dan dibuat menarik,”katanya.(pd)

Read More
DSC_0071

130 Mahasiswa Univet Ditarik dari lokasi KKN

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya pada penarikan mahasiswa KKN Univet di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (06/4).

Karanganyar, Kamis 6 April 2017

Penarikan sejumlah 130 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang tersebar di tiga belas desa di Kecamatan Gondangrejo secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (6/4/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar didampingi Sekretaris Daerah, Rektor Univet Bantara Sukoharjo dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo yang telah merampungkan KKN selama dua bulan yang tersebar di tiga belas desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

“Semoga apa yang telah dirintis untuk dapat dikembangkan dengan baik, mampu merubah pola pandang akan pentingnya belajar, pola hidup sehat. Karena ilmu itu lebih penting dari harta yang dimiliki, dengan ilmu pula derajat kita dinaikkan,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menghimbau untuk menjaga citra Univet, karena almamater yang menyertai sukses kita semua di masa depan.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ir. Ali Mursyid, WN.MP berharap kerjasama yang terjalin dengan baik antara Pemerintah dan Univet dapat terus berjalan.

“Alhamdulillah mahasiswa kami telah selesai melaksanaka KKN dan secara resmi kami tarik untuk kembali belajar ke Kampus. Semoga kepercayaan masyarakat kepada mahasiswa KKN Univet lebih baik lagi,”ujarnya.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar bersama Rektor Univet dan rombongan berkesempatan untuk melihat berbagai stand hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN Univet, mulai dari kuliner produk lokal, kerajinan mebel, kerajinan tangan dari limbah rumah tangga sampai pupuk organik. Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

 

 

               

 

Read More
KOM_3019

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Sidang II

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan laporan dalam rapat paripurna di gedung DPRD Kabupaten Karanganyar. Rabu (5/04/2017)

Karanganyar, 5 April 2017

Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian laporan pertanggung jawaban Bupati Tahun Anggaran 2016 diselenggarakan di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Rabu (5/04).

Rapat dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo beserta FORKOMPINDA, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, dan anggota DPRD Kabupaten Karanganyar.

Dalam rapat paripurna Bupati menyampaikan laporan pertanggung jawaban kepada DPRD akhir Tahun Anggaran 2016 yang berupa pengelolaan keuangan daerah, pengelolaan pendapatan daerah, pengelolaan belanja daerah, pembiayaan daerah, pertumbuhan ekonomi serta kebijakan umum dalam mendukung pembangunan visi dan misi Kabupaten Karanganyar. Kebijakan umum tersebut terdiri dari 15 Kebijakan, salah satunya yaitu penerapan wajib belajar 12 tahun dan skema pendidikan gratis.

Selain itu Bupati juga menyampaikan 11 prestasi yang diperoleh Kabupaten Karanganyar di tingkat Nasional, salah satu di antaranya yaitu Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2015 hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Jateng di Tahun 2016.

Acara ditutup dengan penandatanganan berita acara dan serah terima oleh Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar didampingi oleh Wakil Bupati dan Wakil DPRD Kabupaten Karanganyar. Demikian Diskominfo (adit/rz)

Read More
DSC_0023

Indeks Tanam 2,2 dalam Setahun, Wabup Ajak Masyarakat Jaga Kelestarian Sawah

 

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memberikan arahannya pada acara Sosialisasi Penyaluran Pupuk Bersubsidi di Pendopo RD Bupati, Rabu (5/4).

Karanganyar, Rabu 5 April 2017

Berupaya menjaga kelestarian sawah di wilayah  Karanganyar agar senantiasa meningkat, terlebih dengan adanya penambahan pembangunan waduk gondang di Kerjo untuk penyaluran sumber daya air tiga puluh persen ke wilayah Mojogedang dan daerah sekitarnya, diharapkan dapat menambah indeks tanam.

Hal tersebut dikemukakan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo pada sosialisasi mekanisme penyaluran pupuk bersubsidi melalui Sistem Informasi Pertanian Indonesia (SINPI), Rabu (5/4/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Alhamdulillah, indeks tanam kita sampai hari ini masih 2,2 artinya dalam satu tahun rata-rata 2,2 kali tanam. Mudah-mudahan produktifitas terus meningkat dengan adanya pembangunan waduk Gondang di Kerjo dan diikuti pembangunan waduk  Jelantah, Tlobo di Jatiyoso sehingga dibawah wilayah Jatiyoso diharapkan jauh lebih makmur lagi dan lahan pertanian yang hanya dapat ditanam satu kali saja bisa menjadi dua sampai tiga kali tanam,”harap Wabup saat menyampaikan arahannya.

Lebih lanjut Wabup menjelaskan, tentunya keberadaan pupuk menjadi hal yang sangat penting. Dengan demikian dinas pertanian dan pangan untuk menindak lanjuti, agar pupuk senantiasa siap selalu, hanya saja ada beberapa kendala di wilayah atau masyarakat yang belum masuk di Gapoktan atau kelompok tani sehingga sekitar dua puluhan persen petani kita belum memiliki Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok Tani (RDKK).

“Kami berharap kelompok tani dan Gapoktan ini mampu menambah jumlah anggotanya di masing-masing wilayahnya, sehingga semuanya bisa mendapatkan RDKK, karena riil dimasyarakat dibutuhkan seperti kebutuhan pupuk dan kebutuhan tani lainnya,”terangnya.

Ia juga mengatakan dengan adanya TNI masuk untuk mengawal kedaulatan pangan ada dampak positif, kerjasama yang bagus ini untuk ditingkatkan baik di tingkat distributor, agen maupun pengecer supaya tidak ada yang menimbun ataupun memainkan pupuk.

“Kalau macem-macem menimbun, kami sampaikan kepada Dandim untuk segera di atasi. Sehingga dengan ketersediaan pupuk dapat mempermudah masyarakat meningkatkan produktifitas dan berinovasi,”tandasnya.

Ditambahkannya, di akhir tahun dan awal tahun berdasar prosentase Kementerian  Desa Tertinggal untuk bisa mengakses kawasan pertanian khususnya untuk pertanian organik. Di Karanganyar sendiri ada lima belas desa penghasil padi organik mulai dari Jenawi, Kerjo, Mojogedang, Karangpandan, Matesih.

“Ini merupakan inovasi pertanian, ada beras hitam, beras merah, beras mentik susu, beras mentik wangi dan dipasarkan di mall-mall, supermarket dengan kemasan yang bagus bisa mencapai harga 40.000 sampai 50.000 rupiah/kg nya. Begitu juga dengan sawah tidak identik menghasilkan padi, tetapi orang yang berkunjung untuk berfoto selfie di area persawahan dan ini bisa menjadi agrowisata,”imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah, Peni Rahayu, mengatakan pihaknya menghimbau khususnya Dinas Pertanian untuk mendata seluruh kelompok tani maupun diluar kelompok tani guna mendapatkan RDKK.

“RDKK yang dikroscek dengan NIK, SPPT PBB baik kelompok tani maupun diluar kelompok tani,”jelasnya.

Sosialisasi tersebut menghadirkan beberapa narasumber dari Tim KP3 Provinsi Jawa Tengah, Tim komite Kartu Tani dan Produsen Pupuk Petrokimia dan Pusri Provinsi Jawa Tengah.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More