Category: Ekonomi

KOM_2439

Komisi A DPRD Sidoarjo Pelajari Perda IMB Kabupaten Karanganyar

Suasana Kunjungan Komis A DPRD Kabupaten Sidoarjo Ke Kabupaten Karanganyar  di Ruang Podang 1 Kantor Bupati Karanganyar, Kamis Siang (30/03)

Karanganyar, 30 Maret 2017

Rombongan Komisi A DPRD Sidoarjo yang berjumlah 13 orang berkunjung ke Kabupaten Karanganyar dan diterima langsung  oleh Sekda Karanganyar, didampingi Staf Ahli Bupati, Asisten Pemerintahan dan OPD terkait seperti Dinas Perindustrian, Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi & UKM,  Dinas Pelayanan Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Dinas Satpol PP Karanganyar di Ruang Podang 1 Kantor Setda Karanganyar, Kamis Siang (30/3)

Samsi, Sekda Karanganyar mewakili Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengatakan bahwa jumlah pertokoan, mall dan sejenisnya di wilayah Karanganyar  kurang lebih 150. Pemerintah Karanganyar sudah memiliki perda tentang toko dan sudah disusun yang isinya sesuai perundang – undangan. Jarak antara toko satu dengan toko lain yang bersifat toko modern seperti supermarket sudah ada ketentuan bahwa jaraknya harus lebih dari 500m dari pasar tradisional dan hanya  beberapa wilayah atau kecamatan yang diijinkan.

Ketika sudah membahas raperda sudah ada di beberapa kecamatan yang menurut perda yang baru sudah tidak diperbolehkan mendirikan toko, tetapi karena eksistensi keberadaannya mendahului perda tetap dipertahankan atau diijinkan, sehingga untuk memperpanjang izin masih bisa dilakukan.

“Pemerintah tidak menambah pendirian toko atau mall, jika tidak sesuai dengan ketentuan perda.” Kata Samsi

Menindak lanjuti peraturan Bupati Karanganyar Nomor 32/2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 72 tahun 2009 bahwa beberapa wilayah kecamatan atau daerah yang diijinkan mendirikan toko modern ada diwilayah Kecamatan Jaten, Kecamatan Colomadu dan Kecamatan Karanganyar.

Sementara itu ditempat yang sama, Muhammad Taufik Qulbar selaku pimpinan rombongan yang merupakan Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo menyampaikan bahwa tujuan Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo mendatangi Kabupaten Karanganyar hendak mengetahui Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) yaitu toko modern yang berada di kabupaten Karanganyar.

“Pembangunan indomaret dan alfamart menghasilkan dilema disatu sisi memfasilitasi konsumen tetapi disisi lain pemerintah melindungi pedagang pasar tradisional.” Kata Muhammad

Harus ada kebijakan tentang bagaimana mengatur pedagang tradisional dan pedagang semi modern agar dapat diatur sebagaimana mestinya.

Sebelum melakukan kunjungan, komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo sudah melakukan diskusi dan menghasilkan 5 quisoner diantaranya yang pertama bagaimana pemerintah karanganyar memanfaatkan lahan hijau, yang kedua bagaimana pemerintah Karanganyar mengelola IMB, yang ketiga berapa lama perijinan IMB, yang keempat bagaimana proses perijinan terkait jalan protokol atau jalan utama dan yang terakhir adalah bagaimana peran satpol PP dalam menangani toko yang tidak ada ijin nya. Sehingga nantinya dapat dijadikan bahan pembelajaran bagi komisi A DPRD dalam mengelola ijin pendirian bangunan minimarket. Demikian Diskominfo (ad/tt)

Read More
DSC_0114

Rohadi Widodo : Baik Buruknya Koperasi Ditentukan Para Pengelolanya

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat membuka acara RAT KPRI ‘Beringin Mas’ di Gedung DPRD, Kamis (30/3)

Karanganyar, 30 Maret 2017

Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Beringin Mas Sekretariat Daerah Karanganyar gelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) dan Tutup Buku Tahun 2016, Kamis (30/3/2017) siang di Gedung DPRD Karanganyar. Pelaksanaan RAT ini, diharapkan dapat terus meningkatkan kesejahteraan para anggota koperasi.

Hadir Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo didampingi Ketua KPRI Beringin Mas, Ali Ghufron dan Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM, Waluyo Dwi Basuki.

Dalam arahannya, Rohadi Widodo menyampaikan sesungguhnya koperasi yang berjalan baik atau buruk itu sangat ditentukan para pengelolanya. Ketika dilaksanakan dengan baik dan amanah maka koperasi akan berkembang dengan bagus.

“Apalagi Sisa Hasil Usaha (SHU) KPRI Beringin Mas ini setiap tahunnya terus mengalami peningkatkan. Rasio antara modal dan aset yang dimiliki hampir seratus persen, dan ini menandakan koperasi yang sangat sehat, sehingga apa yang dimiliki untuk terus dikembangkan,”terangnya dihadapan  Pengawas, Pengurus dan Para anggota KPRI Beringin Mas.

Wabup berharap koperasi Beringin Mas terus berkembang lebih baik, sehat dan maju terus sehingga makin meningkatkan kesejahteraan anggotanya.

Sementara itu Ketua RAT KPRI Beringin Mas Setda, Ali Ghufron menyampaikan sejumlah dua ratus tiga puluh lima anggota forum sudah terpenuhi sehingga Rapat anggota Tahunan sah untuk dimulai.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
KOM_1983

Bupati : Masalah Pertanahan Perlu Sinergitas Semua Pihak

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada lepas sambut Kepala Kantor Pertahanan Karanganyar, Jum’at (24/3).

Karanganyar, Jum’at 24 Maret 2017

Masalah pertanahan perlu adanya sinergi dengan berbagai pihak. Karena koordinasi antar satuan kerja akan memudahkan kelancaran dalam penyelesaian masalah tanah di Kabupaten Karanganyar. Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar pada Lepas Sambut Kepala Kantor Pertanahan Karanganyar, Jum’at (24/3/2017) di Hotel Taman Sari, Karanganyar.

Lebih lanjut Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan program Layanan Anggota Masyarakat (Layangmas) berbasis geopasial hasil kerjasama Pemkab dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Karanganyar sekarang ini sudah bisa diakses melalui internet.

“Untuk pelayanan, masyarakat sudah bisa online ke layangmas.karanganyarkab.go.id,”jelasnya.

Ditambahkannya, Layanmas ini menjadi inovasi pemerintah sebagai evaluasi Pemkab dalam peningkatan pelayanan publik, dan Layangmas ini meraih peringkat sepuluh besar di Indonesia.

Abadikan Gambar : Bupati Karanganyar, Juliyatmono (paling kiri), Kepala BPN Karanganyar yang lama, Dwi Purnama beserta isteri, Kepala BPN Karanganyar yang baru, Priyanto beserta isteri dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (paling kanan).

Sementara itu, sambutan Kepala BPN terdahulu, Dwi Purnama, untuk pekerjaan mega proyek di Karanganyar sepenuhnya tuntas seperti pembangunan waduk Gondang, jalan tol. Pihaknyapun mengapresiasi Pemkab yang telah menghibahkan Kaldek 1,8 miliar untuk pengarsipan secara elektronik.

“Terima kasih atas kerjasamanya ikut berperan proses dalam pertanahan. Tetap pererat koordinasi, karena kita harus berpedoman pada aturan-aturan Pemerintah daerah,”ujarnya.

Dikatakannya terkait dengan legalisasi aset lima ribu bidang diperlukan dorongan penyiapan dokumen, karena kita tetap memerlukan dukungan dokumen desa, untuk itu perlu segera disukseskan.

“Target kita 12.500 bidang, 1300 bidang sudah kita selesaikan tanah kas desa. Sedangkan aset-aset desa yang telah beralih menjadi kalurahan, tujuh puluh persen sudah selesai. Dan masih perlu untuk didorong terus,”pesannya dihadapan Kepala BPN Karanganyar yang baru.

Selanjutnya Kepala BPN Karanganyar yang baru, Priyanto menyikapi terhadap progress, pekerjaan siap untuk menyelesaikan.

“Pada intinya kami tetap butuh dukungan dari Pemda terkait kegiatan pertanahan. Dan kami siap selesaikan untuk penyiapan data yuridis dan fisik. Mohon support dan kerjasamanya,”tandasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DISKOMINFO 2017

TENAGA KONTRAK HARUS DISERTAKAN MENJADI ANGGOTA BPJS KETENAGAKERJAAN

Karanganyar, Kamis 23 Maret 2017

DISKOMINFO

Buapati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam acara sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Pernyataan ini disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono pada acara sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan pada hari Rabu, 22 Maret 2017.

Bertempat di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Pemerintah Kabupaten Karanganyar bersama BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Utama Surakarta mengadakan Sosialisasi tentang pelaksanaan program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan bagi para Tenaga Harian Lepas (THL) dan Tenaga Kontrak dengan Perjanjian Kerja (TKPK) yang bekerja di seluruh OPD di Pemkab Karanganyar. Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari surat yanag telah dilayangkan oleh BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Utama Surakarta kepada Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Sosialisasi yang dibuka oleh Suwilwan Rachmat yang menjabat Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Ketenagakerjaan Surakarta, menyampaikan baru sekitar 1.007 perusahaan dan 92.877 tenaga kerja di Kabupaten Karanganyar yang sudah dilindungi oleh program-program yang telah diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap dengan didaftarkannya para perkerja penyelenggara Negara khususnya Pemkab Karanganyar itu bisa menjadi contoh dan diikuti oleh para pemberi kerja selain penyelenggara Negara.

Bupati dalam sambutannya mengatakan sangat mengapresiasi kerjasama yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan dengan Pemkab Karanganyar, guna melindungi para pekerja khususnya para THL sehingga dalam bekerja dia akan lebih semangat dan all out. Banyak manfaat yang akan diperoleh para THL apabila sudah terdaftar sebagai anggota BPJS Jaminan Sosial, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun dan Jaminan Kematian. Dalam kesempatan ini Juliyatmono, Bupati Karanganyar juga menginstruksikan kepada seluruh OPD yang ada di Pemkab Kabupaten Karanganyar untuk segera  mendata para pekerja THL nya agar program ini segera terealisasi.

“Bagi OPD yang mempunyai tenaga harian lepas atau non PNS harus menyertakan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan Kesehatan. Iurannya yang membayar APBD,” kata Juliyatmono.

Acara ini juga dihadiri seluruh OPD dan juga Camat yang ada di Pemkab Karanganyar serta berbagai tamu undangan. Demikian Diskominfo (kris/adit/rz)

Read More
KOM_1796

Rohadi Widodo : Koperasi yang Sehat, Mampu Sejahterakan Anggotanya

KOMINFO

Pembinaan KPRI Makmur Di Gedung Wanita, Rabu (22/3)

Karanganyar, Rabu 22 Maret 2017

Koperasi yang tumbuh dan berkembang dengan sehat, efektif adalah koperasi yang mampu mensejahterakan para anggotanya. Hal tersebut dikatakan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat membuka sekaligus menyampaikan sambutannya pada KPRI Makmur Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar, Rabu (22/3/2017) di Gedung Wanita Karanganyar.

“Dapat mengelola koperasi dengan baik dan benar berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan,”jelasnya.

Wabup berharap KPRI Makmur ini dapat terus berkembang dengan sehat. Hal  ini terbukti dengan besarnya pendapatan yang mencapai hampir satu miliar rupiah.

“Dari anggota untuk anggota, pembagian SHU harus dilakukan secara adil sesuai dengan jasa usaha masing-masing anggota,”tambahnya.

Sementara itu Ketua Pengawas KPRI Karanganyar, Sularno mengatakan pendapatan yang diperoleh KPRI sebesar  Rp. 971 juta lebih, merupakan kerjasama yang luar biasa antara pengurus dan para anggotanya sehingga KPRI ini menjadi salah satu koperasi sehat.

“Kinerja pengurus yang amanah, efisiensi kekayaan anggota dikembalikan kepada anggota,”ujarnya.

Selanjutnya dalam kesempatan tersebut dipilih kembali baik Ketua maupun Pengurus lama KPRI Makmur untuk  masa bhakti 2017-2020.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

KOMINFO

Wakil Bupati Rohadi Widodo foto bersama salah satu pemenang undian berhadiah pada Pembinaan KPRI Makmur

Read More
DSC_0076

Pengumpulan ZIS 2017, Baznas Karanganyar  Targetkan Capai 12 Miliar

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara Rakerda Baznas Kabupaten Karanganyar Tahun 2017 Di Gedung DPRD Karanganyar, Selasa (21/3).

Karanganyar, Selasa 21 Maret 2017

Tahun 2017, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Karanganyar untuk pengumpulan zakat infaq shodaqoh (ZIS) menargetkan mencapai dua belas miliar rupiah. Hal tersebut disampaikan Abdul Mu’id dalam laporannya selaku pengurus Baznas Karanganyar pada  Rakerda Baznas Karanganyar, Selasa (21/3/2017).

“ZIS Karanganyar capai delapan ratus lima puluh sampai sembilan ratus juta rupiah setiap bulannya. Untuk itu, tahun ini target Baznas Karanganyar capai dua belas miliar begitu pula untuk pentashorufannya,”jelasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri sekaligus membuka Rakerda yang berlangsung di Gedung DPRD Karanganyar. Dalam sambutannya, Bupati  mengapresiasi pengumpulan ZIS yang terus ada peningkatan setiap bulannya sehingga setiap tahunnya Baznas dapat mentashorufkan ZIS untuk kemaslahatan umat.

“Baznas Karanganyar mampu merealisasi dan mengelola ZIS dengan baik. Semoga segenap pengurus Baznas, para Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan terus dapat bekerja lebih baik lagi,”pesannya dihadapan para peserta Rakerda yang meliputi Pengurus Baznas, UPZ masing-masing, Kecamatan, UPT, Ormas Islam, Ponpes, Amil zakat.

Selanjutnya dari Kementerian Agama Propinsi Jawa Tengah, Kabid Penerangan Agama Islam Zakat dan Wakaf, Ahyani menambahkan dari 35 kab/kota, baru 18 kab/kota yang mendirikan Baznas di Jawa Tengah termasuk Kabupaten Karanganyar.

“Dengan pengumpulan ZIS yang terus meningkat dan paling tinggi perolehan maupun pentashorufannya se Jawa Tengah, tidak salah jika Baznas Kabupaten Karanganyar menjadi contoh kab/kota lainnya dalam setiap pelaksanaan study banding,”tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut disampaikan perolehan ZIS untuk bulan Maret 2017 sebesar Rp. 858.336.954.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
KOM_0881

Di Kampung Winong, Bupati Resmikan Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah

KOMINFO

Resmikan Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah: Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo dan Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidallah dari Saudi Arabia, Jumat (17/3).

Karanganyar, Jum’at 17 Maret 2017

Rombongan Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Forkopimda, Sekretaris Daerah, Pimpinan BUMD, Staf Ahli dan Asisten Bupati beserta jajaran Kepala OPD Karanganyar melaksanakan  Jum’atan Keliling (Jumling) di Kampung Winong, Ngringo, Jaten, Karanganyar, Jum’at (17/3/2017) siang.

Jum’atan keliling ini merupakan agenda rutin Pemkab  yang dilaksanakan seminggu sekali yang digilir di sejumlah desa di 17 Kecamatan di wilayah Karanganyar sebagai ajang memperkuat silaturahmi antara Pemerintah dan warga serta mewujudkan salah satu misi Pemerintah Karanganyar dalam peningkatan kualitas keagamaan, Sosial dan Budaya.

Pada kegiatan Jumling tersebut diawali dengan peresmian Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah oleh Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati Karanganyar dan Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla dari Saudi Arabia sebagai donatur pembangunan Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah.

Acara dilanjutkan dengan pelaksanaan sholat Jum’at. Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla dari Saudi atas dibangunnya Masjid Hamud dan Ali Alobaidallah. Berharap dapat mendatangkan manfaat untuk kemashlahatan umat terutama warga di sekitar lingkungan masjid.

“Semoga kita tetap diberikan keberkahan dan kebersamaan di NKRI dengan keimanan yang semakin kuat dan mantab,”tandas Bupati dihadapan para Jama’ah Sholat jum’at.

Dalam kesempatan tersebut secara simbolis dilakukan pemberian Mushaf Al-Qur’an oleh Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla kepada Bupati Karanganyar yang selanjutnya diserahkan kepada Takmir Masjid.

KOMINFO

Penanaman Pohon Bulbis Sebagai Simbol Perdamaian

Jumling diakhiri dengan penanaman tiga pohon Bulbis di lingkungan Masjid oleh Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar dan Syeh Nasir Bin Ali Al Ubaidalla serta pemberian bantuan sarana ibadah kepada takmir masjid dan paket sembako sebanyak 20 buah untuk para lansia.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
KOM_0832

Tax Amnesty di Karanganyar Lampaui Target

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam acara sosialisasi pajak di Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Kamis (16/03/2017)

Tax Amnesty di Karanganyar Lampaui Target

Karanganyar, 16 Maret 2017

Hal tersebut disampaikan oleh Agus Kurniawan dari KPP Pratama Karanganyar saat menjadi nara sumber pada acara Sosialisasi Pajak dengan peserta Kepala Badan / Dinas. Camat se Kabupaten Karanganyar serta Lurah di Kecamatan Karanganyar, Kamis Malam (16/3). Dihadiri pada kesempatan itu Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta Forkompinda dan Sekda Karanganyar. Target tax amnesty KPP Pratama Karanganyar yang semula ditargetkan hanya 80 miliar, dari data yang ada sampai dengan hari ini sudah mencapai 119 miliar. Hal tersebut masih dimungkinkan akan ada kenaikan mengingat program ini masih akan berakhir 31 Maret mendatang.

Program tax amnesty ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan bagi yang ingin melaporkan harta kekayaan yang belum dilaporkan dalam laporan pajaknya. Dengan tax amnesty ini apapun harta kekayaan yang kita miliki tidak akan ditelusuri dari mana sumber dan pendanaannya. Setelah dilaporkan kita hanya membayar uang tebusan PPh sebesar 5% dari nilai harta. Ini lebih kecil dibandingkan dengan tarif normal.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan sumber pendapatan Negara salah satunya adalah pajak. Aparatur Sipil Negara sebagai abdi Negara dihimbau tertib dalam administrasi pajak dan menjadi teladan bagi warga.

“Sediakan loket khusus untuk melayani bapak/ibu ASN yang ingin ikuti program tax amnesty ini”, harap Juliyatmono kepada Iskandar Widodo Kepala KPP Pratama Karanganyar

Ditambahkan oleh Juliyatmono, bahwa saat ini di Kabupaten Karanganyar banyak perusahaan yang berdiri di Karanganyar akan tetapi kantor dan pemilik beralamat di luar Karanganyar, hal ini mengakibatkan untuk wajib pajak tidak bisa ditarik di Karanganyar. Untuk itu, ke depan diharapkan diatur regulasi pengurusan mengenai hal tersebut.

“Setoran wajib pajak perusahaan memang tetap masuk pusat akan tetapi akan dihitung prosentase nya itu menjadi bagian yang harus diberikan ke Kabupaten Karanganyar dalam bentuk insentif bagi hasil pajak”, jelas Juliyatmono. Demikian DISKOMINFO (kris/ad/rizal)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
KOM_9783

Pemantapan Daya Saing Daerah dan Kesejahteraan Sosial Melalui Musrenbag Dapil V

Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat melakukan sambutan pada Musrenbang dapil V, Rabu 8 maret 2017

Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat melakukan sambutan pada Musrenbang dapil V, Rabu 8 maret 2017

Karanganyar, Kamis 9 Maret 2017

Forum Gabungan Perangkat Daerah Musrenbag Dapil V wilayah Kecamatan Jaten, Tasikmadu dan Kebakkramat dilaksanakan di Gedung Ganesha Kecamatan Jaten, Rabu (8/3/2017) malam , yang diikuti kurang lebih 250 orang perwakilan Dapil V.

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Karanganyar, Wakil Bupati serta jajaran Kepala OPD untuk memaparkan dan memusyawarahkan beberapa usulan rencana pembangunan di wilayah dapil V ini.

Selain itu hadir pula Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar H. Sumanto, SH beserta enam anggota DPRD Karanganyar lainnya. Yang bersama sama mengikuti dan membantu dalam menetukan keputusan terbaik pada perencanaan pembangunan dapil V ini kedepannya.

“Pada dasarnya apa yang para Camat usulkan diterima dengan baik. Namun pada pelaksanaannya masih butuh banyak pertimbangan atas pembangunan hal hal lain yang lebih penting di daerah lain.” kata Juliyatmono dalam sambutannya sekaligus membuka.

Selain itu salah satu yang dibahas Bupati Karanganyar Juliyatmono mengenai pembangunan atau perenovasian pasar papahan dan palur pada dasarnya Pemerintah siap membantu.

“Pembangunan pasar papahan dan palur terkendala pembebasan lahan yang kini dimiliki oleh desa sehingga perlu dirundingkan mengenai pembebasan lahannya bahkan kami siap mengganti sesuai dengan luas tanah yang dihibahkan kepada pemerintah ” ujarnya.

Bupati menjelaskan jika dalam pembangunan pasar papahan dan palur tersebut  dilibatkan pihak ketiga atau swasta maka nantinya untuk penyewaan lapak akan dikenakan biaya, yang secara otomatis menambah beban masyarakat khususnya pedagang yang berjualan disana.

Diharapkan adanya musyawarah dapat menambah ruang masyarakat dalam mengaspirasikan pendapatnya khususnya di bidang pembangunan karena pembangunannya ini sendiri nanti akan dirasakan dampaknya oleh masyarakat.

Selain itu pembangunan juga harus merata di wilayah Kabupaten Karanganyar supaya tidak ada pemikiran negatif kepada pemerintah yang seakan akan memprioritaskan satu daerah saja.

“Pada hakikatnya acara musrenbang ini diadakan di seluruh wilayah di Karanganyar,  Pemerintah mendengarkan dan menimbang segala usulan yang ada untuk diwujudkan sesuai apa yang kita bersama butuhkan,”pungkas Juliyatmono dihadapan para peserta Musrenbang Dapil V.

Demikian Diskominfo (adt/by)  

 

Read More
KOM_9587

Menteri Pertanian Sergap Gabah di Karanganyar

kominfo

Menteri Pertanian Andi Amran bersama Bupati Karanganyar Juliyatmono (topi, tiga dari kanan) saat mengunjungi Desa Kaliwuluh, Kecamatan Kebakkramat, Rabu Sore (8/3)

Karanganyar, 8 Maret 2017

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman beserta Aster KASAD Mayjend TNI Komarudin Simanjutak, Komisi IV DPR RI Agustina Wilujeng dan Direktur SDM Perum Bulog Wahyu Supriono lakukan kunjungannya di Desa Kaliwuluh Kecamatan Kebakkramat, Rabu Sore (8/3) dalam rangka percepatan penyerapan gabah petani (Sergap) untuk menjaga kedaulatan pangan nasional.

Amran mengatakan serapan gabah yang hanya 2000 ton perhari dua minggu lalu, kini bisa mencapai 14.000 ton perhari. Tentu saja kenaikan yang cukup signifikan sebesar 700 % ini merupakan hasil kerja keras kita. Sedangkan target yang hendak dicapai nasional sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo sebesar 4 juta ton pertahunnya.

Dikatakan lebih lanjut oleh Amran selama 6 (enam) bulan, yakni bulan Maret sampai dengan Agustus kedepan Kementerian Pertanian bersama tim antara lain Bulog dan pihak terkait lainnya akan menyerap panen dari petani.

“beras gabah oleh petani yang dikirim ke Bulog pasti akan diterima dan dihargai Rp. 3.700 berlaku di seluruh Indonesia,” ucap Amran.

Hal ini sesuai Permentan 3/2017 harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen (GKP) dengan kadar air 25-30 persen ditetapkan sebesar 3.700 secara nasional.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono yang juga turut hadir bersama Ketua DPRD Karanganyar Sumanto dan Dandim 0727 Karanganyar Letkol CZI Santy Karsa Tarigan mengatakan bahwa Kabupaten Karanganyar mengalami surplus padi sebesar 140000 ton. Diharapkan kepada Kementerian Pertanian untuk terus memberikan bantuannya kepada para kelompok tani untuk semakin meningkatkan produksi padi ditahun mendatang.

“sumber kehidupan ada dipertanian, untuk itu kami mohon dengan bantuan yang diterima, petani semakin bersemangat dalam menanam”, harap Juliyatmono

Sebelum meninggalkan lokasi acara di Balai Desa Kaliwuluh Kebakkramat, Amran memberikan bantuan kepada kelompok tani yang ada di Kabupaten Karanganyar. adapun bantuan tersebut seperti Traktor Roda roda 4 dan 2 sebanyak 30 unit, pompa air 23 unit, Rice Transplanter 3 unit, combain baik besar sedang dan kecil sebanyak 8 unit, cornseller 8 unit, power thresher 8 unit, rehabilitasi jaringan irigasi 500 Ha, irigasi perpipaan 2 unit, DAM parit 5 unit dan 25 ton benih padi untuk 1000 Ha. Demikian DISKOMINFO (kris/ad/yoga)

Read More