Category: Ekonomi

DISKOMINFO

Musrenbang Forgab Dapil IV: Pengembangan Solo Anyar

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara Musrenbang Forgab OPD Dapil IV, Selasa 7/3/2017

Karanganyar, 7 Maret 2017

Musrenbang Forum Gabungan Perangkat Daerah diselenggarakan dengan maksud mengadakan pertemuan semua stakeholder di daerah pemilihan dalam rangka melakukan sinkronisasi hasil Musrenbang Kecamatan dengan Perangkat Daerah. Tujuannya adalah terwujudnya rancangan kerja Perangkat Daerah Tahun 2018 yang aspiratif, realistis, komprehensif sesuai kebutuhan masyarakat dengan mengakomodir semua aspek pembangunan. Musrenbang Forgab Dapil IV yang diikuti oleh 2 (dua) Kecamatan di Daerah Pemilihan IV diselenggarakan pada hari Rabu, 7 Maret 2017 malam di Halaman Kantor Kecamatan Gondangrejo.

Dalam sambutannya Suwarni, anggota DPRD Kabupaten Karanganyar Dapil IV yang didampingi beberapa anggota lainnya di Dapil IV menyampaikan bahwa kita harus bangga mempunyai daerah di Kecamatan Gondangrejo dan Colomadu karena dekat dengan wilayah Solo. Ke depannya kita akan memiliki Solo Anyar yaitu wilayah Kecamatan Gondangrejo yang sudah mulai dikembangkan dengan infrastruktur yang sangat bagus.  Suwarni meminta supaya program yang sudah ditetapkan pada Tahun Anggaran 2017 segera dilaksanakan. “Sekarang ini banyak lubang di jalan, bahkan lubang-lubang sudah berjalan,”  kata Suwarni. Maka dari itu jalan-jalan yang rusak supaya segera diperbaiki. Untuk program mendatang supaya diusulkan pengembangan industri dan pariwisata di Dapil ini. Guna menunjang hal itu infrastruktur harus diperhatikan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kita bisa belajar dari pengalaman Amerika yang membenahi negaranya dan bisa berhasil setelah 85 tahun. “Yang menjadi kunci keberhasilan Amerika adalah ‘greget’nya, semangat kebersamaannya. Kita mempunyai filosofi Raden Mas Said, ‘rumangsa handarbeni, wajib melu hangrungkebi, mulat sarira hangrasawani’. Kita harus merasa memiliki, bangga menjadi warga Karanganyar, warga Indonesia. Colomadu dan Gondangrejo memiliki posisi yang strategis yang harus kita bangun sebaik mungkin,” kata Juliyatmono.

Tahun ini program pembangunan jalan di Dapil IV sudah dianggarkan seperti untuk jalan Tuban-Wonosari, Baturan-Sumber di Colomadu, Klodran-Sawahan, Klodran-Gedongan, Gajahan-Gonilan, Jalan Mipitan. Akan dibangun juga Jembatan Kragan tembus Kebakkramat. Untuk Colomadu jalan di perempatan Colomadu ke Timur akan diperbaiki termasuk jalan di sebelah Utara atau jalan Adi Sumarmo. Rencana ke depan akan dibangun rel kereta api dari Stasiun Balapan menuju Bandara Adi Sumarmo.

“Kita akan bangun Puskesmas Rawat Inap di Colomadu. Saya minta tanah kas di Klodran untuk lokasinya, tanahnya akan diganti oleh pemerintah. Puskesmas yang di Malangjiwan dan Baturan sudah tidak layak, karena sering banjir,” demikian imbuh Juliyatmono.

Ditambahkan pula bahwa nantinya kampus Universitas Tunas Pembangunan (UTP) akan diboyong ke Plesungan, Gondangrejo. Hal ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan daerah ini.

Untuk kepentingan pengembangan kawasan industri, khususnya di Gondangrejo sudah diusulkan supaya hanya Desa Dayu saja yang masuk kawasan Cagar Budaya Sangiran, sehingga desa-desa yang lain bisa berkembang sesuai harapan. Bahkan cita-cita membuat Solo Anyar bisa benar-benar terwujud.

Dalam paparannya Camat Gondangrejo menyampaikan potensi wisata di Kecamatan Gondangrejo sehingga perlu fasilitas infrastruktur yang memadai. Demikian pula Camat Colomadu banyak menyoroti pentingnya infrastruktur di Kecamatan Colomadu karena merupakan daerah transit dari Bandara Adi Sumarmo ke daerah-daerah lain di Surakarta.

Pada akhir acara ditandatangani Berita Acara hasil Musrenbang oleh kedua Camat yaitu, Camat Colomadu dan Gondangrejo, Suwarni, wakil anggota DPRD Dapil IV, Sekretaris Daerah dan Bupati Karanganyar. Demikian Diskominfo (krs/yg)

Read More
DSC_0790

Study Banding Pemanfaatan Lahan Kritis, DPRD Kediri Kunjungi Karanganyar

Kominfo

Menerima Kunjungan Kerja DPRD Komisi B dan Komisi C Kabupaten Kediri di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar,  Selasa (7/3).

Karanganyar, Selasa 7 Maret 2017

DPRD Kabupaten Kediri melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Karanganyar. Dalam kunjungannya, rombongan Komisi B dan Komisi C DPRD Kediri melakukan study banding terkait pemanfaatan lahan kritis di bumi intan pari, Selasa (7/3/2017) di ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kunjungan DPRD Kabupaten Kediri diterima Sekretaris Daerah Karanganyar didampingi Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setda Karanganyar serta jajaran Kepala OPD Karanganyar.

Rombongan kunjungan kerja yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kediri, Iskak menyampaikan beberapa hal terkait masalah perkembangan pertanian lahan kritis di Kabupaten Kediri, pembangunan perumahan dan penanganan masalah kekumuhan.

Iskak menjelaskan lahan kritis di Kabupaten Kediri sekitar 5700 meter persegi dengan total wilayah 1386 kilometer persegi.

“Ada kekhawatiran, karena kadar kesuburan tanah hanya 2,2 persen sedangkan kadar kesuburan tanah minimal lima persen,”katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan lahan pertanian merupakan ciri Negara agraris  yang potensinya luar biasa. Sedangkan perumahan lahan masih cukup luas tetapi penataannya kurang maksimal dan perda juga baru dibuat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi menanggapi hal tersebut mengatakan setiap rumah meninggalkan dua masalah yakni Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan Lahan untuk makam sebagai fasilitas umum.

“Tahun ini, pengembang harus menyerahkan fasum dan sertifikatnya ke pemerintah,”terangnya dihadapan Anggota Dewan Komisi B dan Komisi C DPRD Kediri.

Ia menjelaskan pembangunan perumahan sudah menggunakan Perbup dan diselesaikan sekaligus dengan tata ruangnya. Perlu diketahui untuk luas Kabupaten Karanganyar semula 7737860 Hektar sedangkan berdasar peta terbaru dari BPN Pusat untuk sekarang Kabupaten Karanganyar bertambah luas wilayahnya menjadi 82317,43 hektar.

“Untuk Karanganyar kita masih punya lahan saving 6000 hektar, ketahanan pangan kita juara, maka untuk penataan ruang berani kita lakukan,”katanya.

Ditambahkan Samsi bahwa tahun kemarin Karanganyar surplus beras 139925 ton sehingga aman untuk pangan. Tata ruang untuk lahan kering menuju ke industri mendapat respon positif dari masyarakat dan tahun ini pembangunan jambanisasi di Karanganyar selesai. Demikian Diskominfo (ft/ind)

Kominfo

Kegiatan ditutup dengan tukar menukar cinderamata dari masing-masing Kabupaten, Selasa (7/3)

 

 

 

Read More
KOM_9254

Forum Gabungan Dapil 1 Usulkan 274 Usulan Kegiatan

kominfo

Penandatanganan Berita Acara Forgab Dapil 1 oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Perwakilan OPD, Camat Mojogedang, Camat Karanganyar dan Camat Matesih

Karanganyar, 6 Maret 2017

Baperlitbang Karanganyar kembali adakan Forum Gabungan di wilayah daerah pemilihan 1 yang meliputi Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Mojogedang dan Kecamatan Matesih di Balai Desa Kaliboto, Senin Malam (6/3). Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Sekda Karanganyar beserta pimpinan OPD yang ada di lingkup Pemkab Karanganyar.

Dalam sambutannya, Juliyatmono mengatakan bahwa visi Bersama Memajukan Karanganyar yang diangkat oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo merupakan filosofi yang diambil dari Raden Mas Said, visi itu dijabarkan kedalam lima misi yaitu Pembangunan infrastruktur menyeluruh, Pencapaian 10.000 wirausahawan mandiri, Pendidikan gratis SD/SMP/SMA dan kesehatan gratis, Pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan dan yang terakhir Peningkatan kualitas keagamaan dan sosial budaya. Memasuki tahun ke empat pemerintahnya, Kabupaten Karanganyar mengusung sub tema maju dan sejahtera.

“masyarakat Karanganyar telah merasakan hasil dari pembangunan yang sudah Pemerintah kerjakan tiga tahun ini, dengan infrastruktur yang bagus didukung dengan pertumbuhan iklim ekonomi Karanganyar yang terus meningkat dan adanya pendidikan serta kesehatan gratis secara tidak langsung masyarakat akan sejahtera”, terang Juliyatmono dihadapan peserta Forgab

Dijelaskan lebih lanjut oleh Juliyatmono bahwa saat ini di Kabupaten Karanganyar aliran dana ke desa sebesar 14,70 % dari APBD 2017 sedangkan untuk dapil 1 sendiri dialokasikan dana sebesar 116,6 Miliar dengan pembagian Kecamatan Karanganyar sebesar 32,2 M, Kecamatan Matesih 32,7 M dan Kecamatan Mojogedang 51,7 M yang kesemua anggaran diperuntukkan pembangunan fisik dan non fisik, dimana salah satunya adalah pembangunan puskesmas rawat inap di mojgogedang yang menelan biaya sebesar 3,47 miliar.

Sementara itu Moh Indrayanto Kepala Baperlitbang Karanganyar melaporkan Forgab yang terlaksana kali ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbangdes Dapil 1 yang telah berlangsung Januari 2017 yang lalu dan Musrenbangcam Dapil 1 bulan Februari 2017. Diharapkan dengan adanya Forgab tercipta Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun 2018 yang aspiratif, realistik dan komprehensif, sama dengan kebutuhan dan mengakomodir semua kebutuhan masyarakat.

Dilaporkan lebih lanjut, dalam Forgab dapil 1 ini hadir 300 orang peserta yang terdiri atas delegasi kecamatan masing-masing 4 orang, delegasi desa atau kalurahan masing-masing 7 orang, Ormas, LSM, Tokoh Masyarakat dan parpol. Dalam forgab dapil 1 diusulkan 274 usulan kegiatan yang akan menelan anggaran sebesar 79.120.807.500. Demikian DISKOMINFO (ad/rizal)

Read More
DISKOMINFO

Dengan Ultah yang ke-37 Dekranasda semakin eksis

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan tumpeng kepada Ketua Dekranasda Kab. Karanganyar, Siti Khomsiyah pada ulang tahun Dekranasda ke-37, Jumat 3/3/2017

Karanganyar, 3 Maret 2017

Tanggal 3 Maret 2017 menjadi momen penting bagi Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) karena merupakan hari ulang tahunnya. Acara perayaan ulang tahun tersebut diadakan di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat 3 Maret 2017 malam.  Di ulang tahunnya yang ke-37 tahun ini Dekranas diharapkan semakin eksis serta bermanfaat luas khususnya bagi pengrajin di Kabupaten Karanganyar.

“Dekranasda Kabupaten Karanganyar merupakan organisasi swasta yang merupakan mitra kerja pemerintah mempunyai visi untuk melestarikan nilai-nilai budaya bangsa yang tercermin dalam produk kerajinan, melalui pembinaan, pelatihan dan promosi hasil kerajinan daerah dalam berbagai event pameran,” demikian kata Ketua Dekranasda Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan bahwa para pengrajin yaitu mereka yang memiliki ketrampilan, keahlian tertentu dan melalui Dekranasda ini mereka terkoordinasi dengan baik.

“Tahun ini, yang merupakan satu abad Karanganyar sebaiknya Dekranasda membuat sayembara atau lomba membuat souvenir khas Karanganyar, supaya menjadi ciri khas Karanganyar.  Saya membuat istilah ‘I love Karanganyar’, sekarang banyak orang yang menggunakannya,” kata Juliyatmono.

Pemerintah akan memberikan tempat bagi para pengrajin Dekranasda untuk bisa memamerkan dan menjual hasil kerajinannya di Terminal Wisata Mbangun Makuthoromo Karangpandan. Diharapkan ke depannya setiap pengunjung di Kabupaten Karanganyar akan mampir ke terminal tersebut dan membeli oleh-oleh atau souvenir di situ. Pada gilirannya hal ini dimaksdukan untuk meningatkan perekonomian masyarakat.

Sebagai ucapan selamat ulang tahun bagi Dekranasda, Juliyatmono melaksanakan upacara potong tumpeng yang kemudian diserahkan kepada Ketua Dekranasda, Siti Khomsiyah yang kebetulan adalah istri Juliyatmono. Pemberian tumpeng tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin malam itu. Demikian Diskominfo (krs/pd)

Read More
KOM_8789

Gedung Baru RSUD Karanganyar Diresmikan

DISKOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar(kiri), Bupati Karanganyar(tengah), Ketua DPR RI(kanan) menandatangani prasati pendirian gedung baru RSUD Karanganyar

Karanganyar, 3 Maret 2017

Ketua DPR RI Setya Novanto tiba di RSUD Kabupaten Karanganyar bersama rombongan kader partai Golkar Nurul Arifin (3/3).

Rombongan disambut langsung oleh Bupati Karanganyar, jajaran Forkompinda Kabupaten Karanganyar, dan didampingi oleh Wakil Bupati Karnganyar, Sekda Karanganyar beserta Jajaran Direksi RSUD Karanganyar.

Pembangunan fasilitas gedung RSUD yang terdiri dari 2 gedung utama yang berkapasitas 222 kamar yang difungsikan untuk ruang VVIP dan kelas I, II, III sejumlah 57 kamar berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2016 senilai 80 Milyar dan dilakukan dengan proses lelang tender senilai 70 Milyar yang dimenangkan oleh PT. Adhi Karya.

Dalam Sambutannya Juliyatmono berharap selesainya pembangunan gedung RSUD Karanganyar ini dapat mengakomodir pelayanan kebutuhan medis warga Karanganyar. Juliyatmono juga menghimbau kepada seluruh tenaga rumah sakit agar pelayanan kepada pasien ditingkatkan, harus bisa mengubah image buruk yang selama ini ada di masyarakat.

“dengan gedung rawat inap yang baru, diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat maksimal dan rumah sakit harus ramah”,  jelas Juliyatmono.

Sementara itu Ketua DPR RI Setya Novanto menghimbau agar Rumah Sakit dapat meningkatkan pelayanan. Dalam konteks ini perlu beberapa syarat antara lain SDM yang kompeten, sarana yang memadai serta pelayanan yang prima. Selain itu Setya mengharapkan kepada pihak rumah sakit untuk mewaspadai terkait peredaran vaksin dan obat-obat palsu,

“saya minta pemerintah daerah ikut melakukan pengawasan yang ketat, tidak ada kompromi berikan sangsi yang berat, karena obat itu terkait jiwa manusia”, tegas Setya Novanto.

ditambahkan lagi, Setya Novanto yang juga Ketua Umum Partai Golkar mengharap supaya jajaran yang ada di RSUD Karanganyar baik tenaga medis maupun non medis untuk melakukan kebiasaan hidup sehat  agar tercipta suasana yang nyaman dan tenang yang nantinya berdampak kepada pemulihan pasien dapat berjalan dengan cepat.

Usai memberikan sambutannya, Setya Novanto bersama Juliyatmono menandatangani prasasti dan secara simbolis melakukan pengguntingan pita sebagai tanda telah resmi beroperasinya gedung baru RSUD. Sebelum meninggalkan lokasi, Setya Novanto beserta rombongan DPR RI didampingi Bupati Karanganyar lakukan cek lokasi gedung baru. Demikian DISKOMINFO (ad/ay/yoga)

Read More
KOM_8289

Kabupaten Karanganyar Dapat Tambahan Kuota Haji

KOMINFO

Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan dalam acara Sosialisasi Penyelenggaraan Haji 2017 di Pendopo RD Bupati, Kamis (02/3)

Karanganyar, 2 Maret 2017

Kabupaten Karanganyar mendapatkan tambahan kuota haji pada tahun 2017. Penambahan jumlah calon haji pada tahun ini menyusul adanya tambahan kuota haji asal Indonesia dari Arab Saudi.

Kepastian tambahan calon Haji ini disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka sosialisasi penyelenggaraan Haji  tahun 1438 Hijriyah/2017 Masehi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (02/03/2017).

“Kita wajib bersyukur tahun ini calon haji Kabupaten Karanganyar sebanyak 541 jamaah dari kuota yang sudah bertambah,”terangnya.

Juliyatmono mengingatkan adanya rumor diluar, ada orang yang dapat mengeser urutan daftar haji adalah tidak benar sama sekali.

“Tidak ada yang dapat merubah antrian pendaftaran calon haji, tidak ada calo, semua dikerjakan berdasar sistem,”tandas Bupati dihadapan para calon jamaah haji Karanganyar.

Ditambahkannya dengan adanya penambahan kuota sepuluh ribu untuk calon haji Indonesia sehingga untuk pendaftaran haji saat ini dengan masa antrian selama dua puluh tiga tahun, dengan adanya tambahan kuota berkurang masa antrian menjadi sembilan belas tahun.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar, Siti Maesyaroh dalam laporannya mengatakan calon haji Kabupaten Karanganyar tahun 2017 berdasar data dari Kantor Kementerian Agama Karanganyar berjumlah 541 orang, tersebar di 17 Kecamatan.

“Jika pada tahun 2016 jumlah jamaah haji Kabupaten Karanganyar 471 orang, Alhamdulillah tahun 2017 ini ada kenaikan jumlah jamaah haji sebanyak 70 orang,”tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan kegiatan sosialisasi kebijakan penyelenggaraan haji tahun 2017 ini bertujuan memberikan informasi awal kepada calon jamaah haji Kabupaten Karanganyar, sehingga nantinya diharapkan calon jamaah haji mengetahui syarat-syarat administrasi dan syarat lainnya yang harus dipenuhi sebelum berangkat haji.

Adapun beberapa kegiatan yang mendukung penyelenggaran ibadah haji, diantaranya : kegiatan praktek manasik haji, pemberangkatan dan pemulangan haji, memberangkatkan/mengangkat Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) sebanyak tiga orang untuk mendampingi jamaah haji, pemberangkatan calon haji sampai ke asrama Haji Donohudan, penjemputan dan pemulangan haji dari Asrama Haji Donohudan sampai di Kabupaten Karanganyar.

Selanjutnya, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Musta’in Ahmad pada   kesempatan tersebut menyampaikan untuk jumlah living cost haji belum dapat ditentukan. Hal ini disebabkan Kemenag masih menunggu keputusan Presiden.

Terkait dengan DAM atau denda, Musta’in menghimbau agar para calon haji membayarnya saat menunaikan haji di tanah suci bukan pada Kantor Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DSC_0756

Sambung rasa radio swiba

salah satu peserta bertanya kepada para narasumber saat sesi tanya jawab di LPPL Radio Swida, Kamis pagi 02 maret 2017

salah satu peserta bertanya kepada para narasumber saat sesi tanya jawab di LPPL Radio Swida, Kamis pagi 02 maret 2017

Karanganyar 02 Maret 2017

Acara sambung rasa dan jumpa monitor Radio Swiba yang dilaksanakan di LPPL radio publik swiba di hadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono pada kamis pagi (02/3/17).

Dalam acara yang bertemakan “upaya Pemkab Karanganyar dalam pembangunan infrastruktur guna mendukung pengembangan potensi wisata daerah” diadakan diskusi dan tanya jawab interaktif yang di narasumberi oleh Kepala-kepala OPD dari DISKOMINFO,DPU,DISHUB DAN PKP, BAPERLITBANG DAN DINAS PARIWISATA.

Dalam kesempatan ini juliyatmono menyampaikan “jalannya program pembangunan infrastruktur khususnya jalan terus diperbaiki dan diselesaikan karena pada tahun ini anggaran untuk perawatan infrastruktur seperti jalan 5 miliar namun pelaksanaannya lambat dikarenakan curah hujan yang tinggi”

Selain itu pembangunan infrastruktur lain yang sedang berjalan adalah pembangunan gedung kesehatan seperti posyandu, klinik supaya masya rakat dalam mendapatkan akses kesehatan lebih mudah. Dengan mudahnya akses kesehatan diharapkan angka kesehatan masyarakat Karanganyar akan meningkat.

Saat ini pembanguan pada sector pariwisata menjadi priorotas Pemkap. Tidak lupa juga pembangunan yang diperhatikan adalah adanya simbol-simbol daerah dan objek wisata seperti adanya tugu dan gapura yang akan di perbaharui serta memperbaiki akses menuju seluruh objek wisata di Karanganyar. “Tahun 2017 dengan bertepatan 1 abad karanganyar kita akan melaunching objek wisata baru” tutupnya .

Demikian Diskominfo (yoga/by)

Read More
IMG_1321

Antisipasi Pungutan Liar, Karanganyar Gelar Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam sambutan nya pada acaraSosialisasi Saber Pungli di Rumah Dinas Bupati Rabu (1/3)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam sambutan nya pada acara Sosialisasi Saber Pungli di Rumah Dinas Bupati Rabu (1/3)

Karanganyar, 1 Maret 2017

Guna mengantisipasi pungutan liar yang terjadi di tingkat jajaran pemerintah, pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Satgas Saber Pungli menggelar Sosialisasi Sapu Bersih Pungutan Liar Rabu (01/03/2017) di Pendopo, Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Sosialisasi  Sapu Bersih Pungutan Liar tersebut dihadiri oleh perwakilan kejaksaan, pihak kepolisian, 9 OPD yang menangani pungutan, Camat dan Kepala Desa yang berada di wilayah Kabupaten Karanganyar. 9 OPD, Camat dan Kepala Desa tersebut diminta mengikutsertakan para petugas yang menangani pungutan atau pelayanan publik.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi yang mewakili Bupati memberikan sambutan sekaligus membuka acara tersebut menyampaikan terkait pelaksanaan tugas harus sesuai dengan peraturan perundang undangan yang ada, harus sesuai dengan standar operasional & prosedur yang ada.

“Sosialisasi Saber pungli ini ada dalam rangka untuk mengantisipasi agar pelaksanaan tugas kita berlangsung dengan baik, berlangsung dengan aman, tidak terjadi apa-apa,” jelas Rohadi.

Bupati Karanganyar melalui wakil bupati berpesan kepada Satgas Saber Pungli, kejaksaan dan kepolisian dengan diadakannya sosialisasi dapat menyampaikan bagaimana upaya-upaya agar pungutan yang terjadi sesuai dengan peraturan yang ada pada masing-masing tugas.

Terkait dengan prona, dijelaskan oleh Wakil Bupati pungutan yang ada terkait dengan pembuatan prona agar segera dibuat peraturan desa. Satgas Saber Pungli berkoordinasi dengan Camat dan pemdes supaya menyusun dan merancang perdes (peraturan desa) sehingga nanti pelaksanaan prona dapat berjalan dengan lancar, aman, semuanya tidak ada kendala apa-apa.

Sementara itu dalam laporannya, Sucahyo, Inspektur Kabupaten Karanganyar menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memberi pengertian tentang pungutan liar sehingga dalam melaksanakan tugas sehari-hari tidak ada lagi kebingungan dan tahu mana yang boleh dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan.

“Memberi pehamanan kepada para peserta sosialisasi khususnya dan masyarakat umumnya bahwa di Kabupaten Karanganyar telah terbentuk Satgas Saber Pungli dan siap memberantas pungli yang terjadi dalam pemberian pelayanan publik yang dilakukan oleh para birokrat maupun masyarakat,” tandasnya.

Sucahyo menyatakan diharapkan agar setelah mengikuti sosialisasi ini peserta dapat memiliki kesadaran dan komitmen bersama untuk mewujudkan Karanganyar yang bersih dari pungli.

Narasumber yang hadir yaitu perwakilan dari kejaksaan, Sudarto menekankan bahwa dalam kegiatan prona sebelum melakukan penarikan pungutan supaya mengadakan musyawarah kepada masyarakat atau tokoh masyarakat setempat.   Hasil musyawarah tersebut dibuatkan berita acara, selanjutnya ditindaklanjuti dengan Perdes. Perdes tersebut nantinya dipakai sebagai payung hukum dalam penarikan prona atau pungutan lainnya supaya pungutan tersebut tidak membebani masyarakat.

Pungutan-pungutan lainnya supaya dibuatkan aturan yang jelas sehingga tidak ada lagi pungutan liar di Kabupaten Karanganyar. Sekecil apapun, pungli tetap pungli namanya. Contohnya biaya parkir yang hanya Rp.500 (lima ratus rupiah) tetapi ketika dibayar Rp.1000 (seribu rupiah), tidak ada kembaliannya. Ini namanya pungli. Demikian tambahan yang disampaikan Sucahyo.

Demikian Diskominfo (by/krs/tt)

Read More
web

Baznas Karanganyar Jajaki Buat Peternakan Kambing Boer

Kunjungan kerja Baznas Kabupaten Karanganyar melihat langsung pengembangbiakkan kambing Boer, dari Malang, Jawa Timur.

Kunjungan kerja Baznas Kabupaten Karanganyar melihat langsung pengembangbiakkan kambing Boer, dari Malang, Jawa Timur.

Karanganyar, Senin (27/02/2017)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar menjajaki membuat peternakan kambing jenis Boer, dari Malang, Jawa Timur.

Untuk melihat dari dekat, bagaimana pengembangbiakan kambing itu, Baznas Kabupaten Karanganyar melakukan kunjungan kerja di Pusat Pengembangan dan Pembibitan Kambing Boer Sumber Sekar,milik Universitas Brawijaya, Malang,di Desa Sumber Sekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang,  dan ke salah satu Kelompok Binaan, Jumat (24/02).

“Kita harus perlu belajar, dan mampu membuat peternakan tetapi butuh kerjasama dengan pihak lain, seperti pengawasan kesehatan dengan Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Karanganyar,” kata Penasehat Baznas Kabupaten Karanganyar, Samsi.

Samsi juga optimis dengan peternakan yang akan dibuat, terlebih Baznas Karanganyar mampu berinvestasi sebagai proyek percontohan, sedangkan lokasi sedang dipersiapkan.

“Ada potensi juga, berapa peternak yang mampu dibuat kelompok-kelompok untuk ikut beternak kambing,” katanya.

Sementara itu, Agus Budiarto, Pengurus Laboratorium Peternakan, Universitas Brawijaya, Malang, mengatakan keunggulan dari kambing boer peternakannya yakni pertumbuhan cepat, anak yang lahir berat lebih banyak, dan kolesterol rendah.

“Kambing ini dapat dikembangbiakkan di dataran tinggi maupun rendah, tidak ada masalah,” katanya.

Dosen Fakultas Peternakan, Universitas Brawijaya, itu juga menjelaskan, pihaknya telah membuat kelompok-kelompok binaan yang tersebar di Malang.

“Mulai dari tahun 2011, kami mebuat kelompk binaan dengan melibatkan pihak perbankan untuk bantuan kredit untuk modal,” katanya.

Dia juga menyasarankan, jika Baznas Kabupaten Karanganyar mengembangkan ternak kambing boer, agar menyediakan pakan yang banyak, dengan menanam rumput. (pd)

Read More
DSC_0038

Rapat Paripurna : Bupati Sampaikan Pendapat Akhir Penetapan Tujuh Raperda Karanganyar 2017

Bupati Karanganyar menandatangani berita acara Raperda Kabupaten Karanganyar tentang perubahan atas perda Kabupaten Karanganyar No1 tahun 2013 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Karanganyar 2013-2032, Rabu (22/2)

Karanganyar, Rabu 22 Februari 2017

Pendapat akhir Bupati Karanganyar terhadap penetapan tujuh Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar tahun 2017 disampaikan Bupati Karanganyar pada Sidang Paripurna, Rabu (22/02/2017) di Gedung DPRD Karanganyar.

Hadir pada Rapat Paripurna tersebut, segenap anggota dewan DPRD Karanganyar, Forkopimda Karanganyar, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Jajaran Kepala OPD, Pimpinan BUMD, Camat, Kepala Bagian Kantor Sekda Karanganyar.

Adapun tujuh (7) Raperda Karanganyar Tahun 2017 yang telah dibahas dan disetujui Anggota DPRD Karanganyar, antara lain : Raperda Tentang Urusan Pemerintahan, Raperda Tentang Kewenangan Desa, Raperda Tentang Penyelenggaraan Konsultasi Publik, Raperda Tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Raperda Tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 6 Tahun 2010 Tentang Pajak Hiburan, Raperda Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan, Raperda Tentang Pengelolaan Penerangan Jalan Umum dan Penerangan Jalan Lingkungan.

Selanjutnya, Raperda Kabupaten Karanganyar tersebut akan segera ditindaklanjuti untuk diproses sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan sampai dengan diundangkan dan disosialisasikan kepada masyarakat.

Sementara itu, berkaitan dengan Raperda Kabupaten Karanganyar tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 1 Tahun 2013 tentang Rencana tata ruang wilayah Kabupaten Karanganyar tahun 2013-2032 dilakukan penandatangan Berita Acara pembahasannya sesuai dengan ketentuan Pasal 18 ayat 2 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, yang selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur guna mendapatkan rekomendasi dan kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk mendapatkan persetujuan substansi.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

Read More