Category: Ekonomi

DSC_0966

Penyerahan Bansos RTLH

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi Wakil Bupati, Sekda dan Kepala DISPERMADES menyerahkan bantuan sosial RTLH, Jumat siang (11/8/2017)

Karanganyar, Jumat 11 Agustus 2017

Di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada Jumat, 11 Agustus 2017 diadakan penyerahan bantuan sosial bagi 320 rumah tidak layak huni di Kabupaten Karanganyar.

Dalam laporannya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Hutomo Sidi Hidayat menyampaikan bahwa setiap rumah akan menerima bantuan sebesar Rp.8.000.000,- (delapan juta rupiah) sehingga total bantuan adalah sebesar Rp.2.560.000.000,- (Dua miliar lima ratus enam puluh juta rupiah). Bantuan bisa diambil di mobil keliling Bank Jateng yang sudah stand by di halaman  Rumah Dinas Bupati mulai hari itu juga. Untuk rumah yang diusulkan melalui kelompok, bantuan bisa diambil pada hari Senin 14 Agustus 2017.

Dalam kesempatan tersebut Bupati menyerahkan secara simbolis bantuan sosial tersebut kepada perwakilan penerima bantuan.

Selanjutnya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menegaskan bantuan tersebut diperuntukkan bagi rehab rumah yang belum layak huni dan tidak boleh dipergunakan untuk kebutuhan lainnya.

“Bantuan ini untuk perbaikan rumah, jamban supaya tidak ada lagi yang buang air besar sembarangan,” kata Juliyatmono.

“Di Indonesia hanya ada beberapa daerah yang sudah mencanangkan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS). Untuk Jawa Tengah, Kabupaten Karanganyar adalah satu-satunya,” imbuhnya.

Untuk memastikan tepat tidaknya pemanfaatan bantuan tersebut, mulai bulan November 2017 akan diadakan cek lokasi, apakah benar bantuan tersebut dipergunakan untuk rehab rumah dan jamban.

Memang kenyataannya masih banyak yang memerlukan bantuan ini, akan tetapi untuk tahun ini baru 320 rumah yang menerimanya. Permasalahan bagi yang belum bisa menerima bantuan adalah karena ada beberapa kendala, di antaranya karena rumah itu menempati tanah orang lain (Jawa: magerasri), atau rumah belum punya sertifikat, dan lain-lain. Ke depannya Bupati berjanji akan mencarikan cara supaya mereka juga bisa mendapatkan bantuan serupa. Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
DSC_1001

18 Siswa se Subosukowonosraten Menampilkan Hasil Krenova

Kominfo

Pemerintah wajib mendukung hasil karya siswa berprestasi : Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat membuka lomba Krenova, Rabu (2/8).

Karanganyar, Rabu 02 Agustus 2017

18 pelajar se Solo raya menampilkan berbagai hasil kreasi dan inovasi dalam gelar lomba Krenova  Kategori Pelajar, Rabu (02/08/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Kegiatan yang dihadiri sekaligus dibuka langsung Wakil Bupati Karanganyar tersebut menampilkan berbagai hasil krenova diantaranya Saklar Online (SMK 2 Karanganyar), Candy Papaina (SMK Kesehatan Bintang Nusantara Karanganyar), Auto broom Robo Generasi 1 ( ABROR) dari SMA Muhammadiyah 1 Sragen dan kreasi siswa dari Kota dan Kabupaten lainnya.

Wabup dalam sambutannya menyampaikan  generasi sekarang merupakan generasi berbasis IT. Berbagai kreasi dan inovasi telah berhasil dikaryakan dan pemerintah wajib mendukung.

“Hasil kreasi anak tentu harus didukung sekolah dan pemerintah, karena biasanya produk bermanfaat ini terkendala dengan biaya dan pemasarannya,”tutur Rohadi Widodo.

Ditambahkannya merupakan tugas Pemerintah untuk membantu supaya hasil krenova tersebut dapat diadopsi dan diproduksi massal serta memikirkan bagaiman pemasarannya sehingga masyarakat merasakan manfaatnya.

Kominfo

Wabup melihat stand hasil Krenova berupa saklar online dari SMK 2 Karanganyar dan Auto Broom Robo Generasi 1 yakni tempat sampah khusus penyandang disabilitas dari SMA Muhammadiyah 1 Sragen.

Sementara itu Kepala Baperlitbang Karanganyar, Muh. Indrayanto mengatakan maksud  tujuan kegiatan ini digelar yakni untuk meningkatkan kreatifitas dan fasilitasi hasil-hasil inovasi Pelajar se Subosukowonosraten  dalam keikutsertaan memajukan teknologi terapan yag dapat dimanfaatkan secara mudah guna menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan lingkungan.

“Kami menghadirkan Tim Penilai yang terdiri dari perwakilan Kabupaten/Kota se Solo raya. Para Juara lomba nantinya akan mendapatkan penghargaan dari Bupati Karanganyar serta dana motivasi sebesar Rp. 14 juta rupiah.

Demikian Diskominfo (ind/brh)

Read More
DSC_0986

Kenalkan Wisata di Karanganyar, Disparpora Gelar Forum Wisata se Solo raya

KOMINFO

 Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara Pertemuan Rutin Kepariwisataan Se-Soloraya di Terminal Wisata Mbangun Makutoromo, Karangpandan, Selasa (1/8).

Karanganyar, Selasa 01 Agustus 2017

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar menjalin kerjasama antar daerah dalam pengembangan wisata di Solo raya dan Karanganyar khususnya.

Biro perjalanan wisata dan Dinas Pariwisata di wilayah Solo raya merupakan mitra Kabupaten Karanganyar untuk mengenalkan sekaligus mengembangkan wisata yang ada di solo raya  meliputi Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Klaten, Boyolali, Karanganyar dan Wonogiri.

“Karena jejaring antar pihak akan mendongkrak tingkat kunjungan wisata di wilayah Solo raya umumnya dan Karanganyar khususnya,” terang Titis Sri Jawoto pada pertemuan rutin Forum Wisata se Solo raya, Selasa (1/8/2017) di Terminal Wisata Mbangun Makutoromo, Karangpandan.

Sementara itu, Bupati Karanganyar yang hadir pada kegiatan tersebut mengatakan keberhasilan mengembang pariwisata bukan tergantung pada pendapatan yang dicapai.

Namun keberadaan objek wisata  lebih memberi pengaruh pada tingkat kesejahteraan masyarakat sekitarnya.

“Kehadiran obyek wisata harus memberikan multiefek ke masyarakatnya. Karena peningkatan pelayanan dan kemudahan untuk terus diupayakan,” katanya.

“Pesona alam disetiap wilayah mempunyai keunggulan  masing-masing. Untuk itu perlu digagas kembali dalam pertemuan kali ini karena merupakan komitmen bersama untuk mengangkat pesona wisata di Solo raya,”tambahnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
IMG_0434

PGRI SE KECAMATAN MATESIH ADAKAN HALAL BI HALAL

Bupati Karanganyar memberikan bantuan kepada anak-anak berprestasi

Masih dalam bulan syawal, PGRI menngelar halal bi halal se Kecamatan Matesih, Senin(17/07/2017) di Balai Desa Matesih. Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Bupati mengucapkan terimakasih kepada anak-anak yang telah berprestasi.

“Saya mendoakan anak-anak supaya pintar semua, sukses dan apa yang telah dicita-citakan dapat terwujud”, kata Bupati saat menyampaikan sambutanya sekaligus beliau memberikan bantuan  kepada anak-anak yang telah berprestasi.

Pada kegiatan halal bi halal tersebut Bupati Karanganyar juga melantik sejumlah pengurus dan anggota Tim SAR Matesih sebanyak 150 orang. Bupati berharap Tim SAR yang telah dilantik dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan siap membantu masyarakat yang terkena musibah.

Ini masih suasana lebaran mari kita berbicara dan bersikap yang baik-baik. Pertemuan supaya mendapat ridho Allah SWT adalah pertemuan yang ada unsur amar ma’ruf nahi munkar kumpul untuk mengajak supaya hidup rukun, guyub, semanga, ada unsur sedekah dan ada unsur mendamaikan. mari kita sama-sama mohon ampun karena masih banyak kekurangan. kita dipilih diciptakan yang terbaik oleh Allah SWT agar mentaati segala perintahNya Setiap silaturahmi dengan siapapun bila ada tiga indikasi itu, orang-orang tersebut akan mendapat ridho dari Alloh. Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri halal bihalal

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga menghimbau agar kita berfikir dengan positif  karena Alloh memberikan akal. Orang kalau tidak mau punya masalah jangan berfikir, karena orang hidup itu selalu berfikir.”tandasnya.

Demikian Diskominfo Karanganyar (adt/ft)

Read More
KOM_0231

Koperasi Sebagai Soko Guru Perekonomian

kominfo

Sekda Karanganyar Samsi saat memberikan sambutan sekaligus membuka Sarasehan Hari Koperasi di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis Pagi (13/7)

Karanganyar, Kamis (13/07/2017)

Menyambut hari jadi Koperasi ke 70 yang jatuh pada hari 12 Juli kemarin, Kabupaten Karanganyar dalam hal ini Pengiat Koperasi yang ada di Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi, dan UKM Kabupaten Karanganyar mengadakan Sarasehan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis Pagi (13/7).

Sekda Karanganyar Samsi didampingi OPD terkait menghadiri sekaligus membuka Sarasehan yang diikuti oleh seluruh Penggiat Koperasi yang ada di Kabupaten Karanganyar, serta Pengurus Koperasi di masing-masing OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar.Tampak hadir perwakilan dari Dekopinda Kabupaten Karanganyar, Ketua Koperasi Se-Kabupaten Karanganyar, dan Tokoh Koperasi.

Dalam sambutannya, Samsi menyambut baik sekaligus mengajak hadirin untuk merenungkan kembali sudah sampai sejauh mana peran koperasi yang ada di Kabupaten Karanganyar. Dengan tumbuh pesatnya perekonomian masyarakat Karanganyar akibat dari pembangunan infrastruktur secara menyeluruh oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dan majunya pariwisata baru hendaknya memberikan peluang kepada Koperasi untuk masuk dan tumbuh berkembang.

“Koperasi harus pandai melihat peluang dan pangsa pasar yang ada, seperti tukang sayur, Warung makan kaki lima”, kata Samsi

Sementara itu, Endang Sri Handayani, Ketua Koperasi Mekar Surya selaku ketua panitia Sarasehan melaporkan pelaksanaan sarasehan ini merupakan satu dari 2 acara yang diadakan untuk menyambut peringatan hari Koperasi ke-70 di Kabupaten Karanganyar. untuk kegiatan lainnya yaitu akan diadakannya Jalan Santai di Terminal Kemuning Ngargoyoso pada hari Jumat, 21 Juli besuk. Sedangkan untuk sarasehan kali ini mendatangkan dua nara sumber yaitu Dr. Agus Trihatmoko dan Dr. Djoko Hanantidjo, keduanya dari Universitas Surakarta. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
KOM_9318

Hari Pertama Masuk Lerja, Sejumlah OPD Karanganyar Adakan Halal Bihalal Bupati : DPU Harus Jadi Leader Pembangunan infrastruktur Karanganyar

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan dalam acara Halal Bi Halal Keluarga Besar DPU-PR di Halaman DPU-PR Karanganyar, Senin (3/7).

Karanganyar, Senin 03 Juli 2017

Bupati Karanganyar meminta DPUPR untuk meningkatkan kinerja dalam peningkatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Karanganyar. Karena DPUPR merupakan garda terdepan pembangunan di Karanganyar.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri pembinaan dan halal bihalal di halaman DPUPR, Senin (03/07/2017) pagi.

Menurut Bupati sebagai instansi terdepan dalam pembangunan infrastruktur di Kabupaten Karanganyar, DPUPR harus terus meningkatkan pelayanan dan kinerjanya. Salah satunya dengan menggandeng konsultan yang berkualitas dalam pembangunan.

“Pilih dan jalin kerjasama dengan konsultan yang baik dan berkualitas di masing-masing kecamatan, jangan asal-asalan, tp kualitas infrastruktur harus diperhatikan,”ujarnya.

Tetap perhatikan kualitas bahan dan bangunan, sehingga anggaran biaya yang dihabiskan untuk pembangunan infrastruktur benar-benar dirasakan masyarakat. Karena semakin padat masyarakat menggunakan fasilitas umum semakin tinggi tuntutanya,”tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati juga  menghimbau agar para ASN di DPUPR juga semakin meningkatkan kinerjanya dan untuk selalu menjaga kekompakan satu sama lain. Karena teamwork yang bagus akan menghasilkan kerja yang baik.

“Sesama ASN harus dapat bekerjasama supaya hasil yang dicapai maksimal,”tandasnya.

Demikian Diskominfo Karanganyar (adt/ind)

 

Read More
web (2)

Pasar Murah Jelang Lebaran Diserbu Warga

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat melayani pembeli di pasar murah.

Karanganyar, Rabu (21/06/2017)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menjelang lebaran tahun 2017 mengadakan pasar murah untuk warga kurang mampu, Rabu (21/06) di Gedung Wanita Karanganyar.

Sejak pagi, ratusan warga sudah mengantri mengambil kupon yang dibagikan. Untuk 2 kilogram gula pasir, dihargai Rp. 20 ribu, 5 kilogram beras seharga Rp. 35 ribu, satu bungkus minyak goreng Rp. 10 ribu. Adapula sirup, mi instan, buah dan sayur segar, roti kemasan, teh, bumbu dapur, daging, dijual dengan harga terjangkau.

Setiap tahun, Pemkab Karanganyar mengadakan pasar murah di 17 Kecamatan. Namun di tahun ini untuk Kecamatan Karanganyar diadakan di dua tempat, yakni di Kantor Kelurahan Delingan dan di Gedung Wanita.

“Pasar murah ini untuk warga yang kurang mampu dan meringankan mereka. Selain itu untuk penangulangan inflasi daerah,” kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Pemkab Karanganyar, Budi Supriono.

Yang menarik, lanjut Budi, di beberapa kecamatan komoditas beras tidak begitu diminati. Ini bisa jadi ketersediaan beras berlebih, juga bersamaan pencairan rastra pada bulan Mei-Juni, di cairkan pada bulan Juni, dan juga pas masa panen.

Ditempat itu, Bupati juga berkeliling mendatangi setiap stan dan berdialog dengan warga yang berjubel mengantri membeli kebutuhan pokok.

“Sebentar lagi lebaran. Yang dibeli hari ini jangan dulu dimasak. Dimasak malam takbiran saja. Biar irit dulu,”  kata Bupati.

Tampak juga, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, membantu menjualkan teh dan minyak goreng. Warga pun terlihat senang karena dilayaninya. (pd)

Read More
KOM_8305

Bulan Ramadhan Harga Kebutuhan Pokok Di Kabupaten Karanganyar Cenderung Stabil

Bupati bersama anggota komisi B DPRD Jateng saat meninjau harga kebutuhan pokok di pasar colomadu

Karanganyar, 15 Juni 2017

Memasuki pertengahan bulan Ramadhan harga kebutuhan pokok di Kabupaten Karanganyar cenderung stabil. Meskipun ada beberapa barang mengalami peningkatan harga namun tidak signifikan.

Saat pemantauan harga pasar di Pasar Colomadu didapati harga daging ayam masih stabil di harga Rp 30.000,- per kilonya, harga daging sapi berkisar antara Rp 95.000,- sampai Rp 105.000,- per kilonya. Sementara itu harga bawang putih mengalami kenaikan menjadi Rp 60.000 an per kilonya. Sedangkan harga kebutuhan pokok lainnya cenderung normal.

Hal ini terlihat pada saat Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta anggota komisi B DPRD Provinsi Jawa Tengah mengadakan pemantauan harga di pasar Colomadu Kamis siang (15/6).

Pemantauan ini sendiri bertujuan untuk mengetahui harga kebutuhan pokok dipasaran dan ketersediannya.

“Kami hanya ingin mengetahui perkembangan di pasar, bagaimana harga kebutuhan pokok, stok barangnya bagus tidak, supaya nantinya lebih mudah untuk mengambil kebijakan terkait harga kebutuhan pokok di pasaran,” ucap Yudhi Sancoyo selaku Wakil Ketua Komisi B DPRD Jateng. Demikian DISKOMINFO(yoga/adt)

Read More
DSC_0191

Kemensos Gelontorkan 30 Miliar Bantuan PKH Kabupaten Karanganyar

KOMINFO

Suasana pembagian bantuan sosial PKH non tunai tahap I tahun 2017 di Kecamatan Karanganyar, Senin (12/6)

Karanganyar, Senin 12 Juni 2017

Kementerian Sosial Republik Indonesia memberikan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Karanganyar sebesar 30 miliar lebih kepada 20.968 keluarga miskin (KM) yang ditetapkan sebagai Keluarga Penerima Manfaat PKH, Senin (12/06/2017) di Kecamatan Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono hadir sekaligus membuka kegiatan bantuan sosial PKH non tunai Tahap I Kabupaten Karanganyar. Dalam sambutannya, Juliyatmono mengatakan penyaluran bantuan melalui kartu ATM tiap tiga bulan, waktunya tepat, jumlahnya sama karena dengan penggunaan kartu untuk menghindari kebocoran.

“Bisa juga enggak diambil semua. Bisa jadi tabungnan si penerima manfaat. Jumlah bantuan yang didapat sebesar Rp. 500.000,- tiap kali ditransfer. Rastra juga melalui kartu ini. Diharapkan kedepan akan menjadi standar baku yang data based betul-betul tidak boleh diubah,”terangnya.

Lebih lanjut ia menyampaikan Penerima Manfaat bisa menggunakan kartu ini untuk kesehatan, pendidikan, rastra, pupuk, gas, listrik. Nanti melalui kartu ini tunai. Perubahan data validitas lebih kepada pengurangan jumlah.

“Logikanya begitu, seseorang dinyatakan mandiri, terlepas dari penerima itu harus punya kriteria. Siapa yang menentukan, sistem diatur supaya baik. Ini merupakan program nasional, bisa meningkatkan kemampuan masyarakat,”tuturnya.

Ditambahkannya, Pemkab memiliki cara sendiri dengan bekerjasama dengan BPS untuk mengurangi angka kemiskinan 12 persen menjadi dibawah 10 persen.

“Data base disinkronkan. Diluar penerima PKH mana yang masuk kriteria menurut BPS perlu diangkat apakah melalui intervensi, bantuan, pelatihan dan lainnya. Sedang kami petakan, data kami masukkan desa, kami kroyok bareng-bareng,”imbuh Bupati.

Sementara itu, Dikatakan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar, Agus Heri Bindarto, Kegiatan ini merupakan kerjasama Kementerian Sosial RI dengan Dinas Sosial Kabupaten Karanganyar yang menggandeng BNI’46 sebagai cash transfers.

Bantuan ini adalah bagian penting dalam strategi perlindungan sosial yang bertujuan mengurangi resiko sosial, meningkatkan kesetaraan, mengurangi kemiskinan dan potensi manfaat jangka panjang perubahan perilaku positif akibat kondisionalitas.

“Hari ini dilakukan bantuan sosial PKH Tahap I sebesar 12.984.350.000,- rupiah kepada 15.497 penerima. Untuk selanjutnya Tahap II sebesar 5.237.487.500,- rupiah kepada 15.391 penerima, Tahap III 5.234.937.500,- rupiah kepada 15.359 penerima dan Tahapa IV 6.710.240.191,- rupiah kepada 20.968 penerima, sehingga total bantuan sosial PKH yang diberikan sebesar 30 miliar,”jelasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
DSC_0228

Jaga Kelestarian Populasi Sapi Di Kabupaten Karanganyar, Disnakan Larang Pemotongan Sapi Betina Produktif

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka ‘Sosialisasi Pencegahan Pemotongan Ternak Betina Ruminansia Produktif Di Kabupaten Karanganyar’ di Ruang Podang 2 Setda Kabupaten Karanganyar, Kamis (8/6).

Karanganyar, Kamis 08 Juni 2017

Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Karanganyar melakukan sosialisasi terhadap para peternak dan penjagal mengenai pelarangan pemotongan sapi betina produktif, Kamis (08/06/2017) di ruang Podang II Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para peternak dan penjagal untuk lebih memahami tentang aturan-aturan yang berkaitan dengan pelarangan pemotongan ternak sapi betina produktif sehingga keberadaan populasi sapi di Karanganyar berkembang dan bertambah.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Disnakan Karanganyar, Sumijarto mengatakan populasi sapi betina di Karanganyar tergolong tinggi yakni mencapai enam puluh ribu ekor. Dan untuk tahun depan Disnakan menargetkan sapi betina produktif capai 15.700 ekor dan diharapkan 70 persen buntingnya dari jumlah populasi tersebut.

Ditambahkannya, selain sosialisasi untuk menjaga populasi sapi betina produktif, Disnakan juga melakukan inspeksi mendadak (sidak) di tiga Rumah Pemotongan Hewan (RPM) dan hasilnya tidak ada sapi betina produktif yang dipotong.

“Kami lakukan sidak di tiga RPH dan hasilnya nol pelanggaran. Semoga dapat terus dipelihara sehingga populasi sapi berkembang, pelaku usaha dapat berjalan lancar dan dapat menyediakan daging yang sehat,aman, halal dengan harga yang tidak terus melambung tinggi,”ujarnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap dengan adanya sosilaisasi pencegahan pemotongan ternak betina ruminansia produktif, Karanganyar dapat menjadi Kabupaten swasembada daging.

Dalam sosialisasi tersebut menghadirkan drh. Slamet dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah sebagai narasumber. Ia menyampaikan sapi potong berperan sebagai penghasil daging, sumber pendapatan, sarana investasi, tabungan, fungsi sosial, sumber pupuk,tenaga kerja dan pemanfaatan limbah pertanian.

“ UU No. 18 Tahun 2009 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan Pasal  18 ayat 2 yaitu ternak ruminansia betina produktif dilarang disembelih karena merupakan penghasil ternak yang baik, kecuali untuk keperluan penelitian, pemuliaan atau pengendalian dan penanggulangan penyakit hewan.

Lebih lanjut, ia mengatakan upaya meningkatkan produktivitas dengan melaksanakan kegiatan intensif dan penyelamatan pemotongan ternak ruminansia betina produktif.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More