Category: Seni Budaya

DSC_0043

Perkuat Ukhuwah Islamiyah, Segenap Pengurus MTNI Kecamatan Colomadu Dikukuhkan

kominfo

Pengukuhan Pengurus MTNI Kecamatan Colomadu, Kamis (9/2) kemarin.

Karanganyar, Jum’at 10 Februari 2017

Dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus memperkuat Ukhuwah Islamiyah, pengukuhan segenap Pengurus Majelis Taklim Nurul Iman (MTNI) dilaksanakan Kamis siang (9/2/2017) kemarin di Balai Desa Blulukan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono beserta jajaran Kepala OPD menghadiri pengukuhan tersebut. Dalam sambutannya Bupati mengatakan, MTNI ini merupakan Majelis yang  telah dibentuk sejak kepemimpinan Bupati Sudarmadji (Almarhum) untuk mewadahi seluruh Perangkat Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

kominfo

MTNI sebagai wadah silaturahmi perangkat pemerintahan Kab. Karanganyar : Bupati saat menyampaikan sambutannya

“Dua bulan sekali dilaksanakan, supaya pegawai pemerintahan Karanganyar dapat belajar mengaji bersama, materi tidak perlu yang berat-berat. Terpenting guyup rukun perkuat ukhuwah islamiyah, ”pesannya.

Sebelumnya telah dilaksanakan Pengukuhan Pengurus MTNI Kecamatan Karanganyar dan akan berlanjut disetiap Kecamatan di Kabupaten Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
DSC_0084

Pengukuhan Pengurus MTNI Kecamatan Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono beri ucapan selamat pada segenap Pengurus MTNI Kec. Karanganyar yang baru dikukuhkan, Rabu (8/2) kemarin.

Karanganyar, Kamis 9 Februari 2017

Pengukuhan Pengurus Majelis Ta’lim Nurul Iman (MTNI) Kecamatan Karanganyar dihadiri Bupati Karanganyar, Rabu (8/2/2017) kemarin di Kalurahan Tegal Gede.

Dalam sambutannya Juliyatmono menceritakan sedikit sejarah berdirinya Majelis Ta’lim Nurul Iman yang merupakan wadah pengajian antar pegawai di Kabupaten Karanganyar .

“Asal mula MTNI itu sejak jaman Bupati Sudarmaji, dulu diwadahi lewat Majelis Taklim Nurul Iman, agar para pegawai bisa belajar agama bersama, tanpa perlu malu supaya kita makin baik dan tambah pemahaman” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati Juliyatmono meminta MTNI harus bisa memposisikan diri sebagai majelis taklim yg bisa merukunkan, mendamaikan, menyemangati, dan menghadirkan situasi yang sejuk di tengah-tengah kita. Supaya terciptanya Masyarakat madani yaitu masyarakat yang beradab, masyarakat yang terbuka, masyarakat yang heterogen tapi kompak, masyarakat yang menghormati kepada siapapun, masyarakat mau menerima perbedaan sehingga terciptanya jalan menuju surga.

“Paling tidak dua bulan sekali digilir jadwal pengajian untuk para pegawai di lingkungan Kabupaten Karanganyar, tidak mengganggu jam kantor dan kegiatan para pegawai,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut  Bupati berharap Kepengurusan MTNI yang baru dengan Ketua terpilih Subarkah, dapat menghidupkan kembali semangat membaca Al- Qur’an serta mendalami ilmu agama Islam bagi para pegawai di Kabupaten Karanganyar.

Demikian Diskminfo (adt/by)

Read More
sumi2

Mbangun Makuthoromo, Gerbang Wisata di Karanganyar

kominfo

pengguntingan pita oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono tanda STA Mbangun Makuthoromo resmi beroperasi.

Sub terminal wisata yang terletak di Karangpandan tersebut menelan biaya 10,1 milliar yang akan berfungsi sebagai gerbang menuju tempat wisata yang ada di Kabupaten Karanganyar. Adapun proses pengerjaan terminal tersebut di tahun anggaran 2016, tepatnya berlangsung dari 10 Agustus 2016 hingga 7 Desember 2016.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat meresmikan terminal tersebut didampingi Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama OPD terkait, Jumat Malam (6/2) mengatakan STA Mbangun Makuthoromo merupakan kependekan dari Matesih, Giri Bangun, Tawangmangu, Sukuh, Cetho, Sondokoro dan Colomadu. Diharapkan STA mampu menjadi miniatur Karanganyar di mana di sana tersedia informasi wisata, kuliner dan produk unggulan daerah yang ada di Karanganyar.

“Mulai bulan depan (Maret) akan rutin diadakan event budaya tiap bulannya yang akan menjadi daya tarik wisatawan”, ujar Juliyatmono

kominfo

pentas wayang kulit semalam suntuk dengan Dalang Anggit Laras Prabowo dengan lakon Dewa Ruci dan Campur Sari Sangga Buana menghibur masyarakat yang hadir saat peresmian STA Mbangun Makuthoromo

Ditambahkan Juliyatmono, Karanganyar dengan pesona alamnya yang luar biasa dipastikan setiap kali weekend dipastikan kawasan seperti Ngargoyoso dan Tawamangu padat dengan kunjungan wisatawan se Solo-raya. Untuk itu STA Mbangun Makuthoromo ke depan akan disediakan bus wisata (shelter) yang akan menghubungkan ketempat wisata. Adanya dukungan pihak ketiga terutama yang bergerak di bidang transportasi dan wisata akan menambah nilai jual Karanganyar ke masyarakat luas.

Sementara itu Titis Sri Jawoto Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar melaporkan STA Mbangun Makuthoromo memiliki fasilitas gedung Tourist Information Center (TIC), kuliner, kamar mandi, masjid, kios pedagang, souvenir, panggung hiburan dan tempat parkir luas. Untuk tahapan selanjutnya sudah dianggarkan sebesar 1,8 milliar untuk pembangunan talut dan landasan taman guna mempercantik STA Mbangun Makuthoromo. Demikian Diskominfo (kris/ad)

Read More
IMG_9843

Penghujung Tahun 2016, ZIS Karanganyar Capai 10, 2 Miliar

KOMINFO

Bupati Karanganyar berikan sambutan pada acara Baznas di Pendopo RD Bupati, Senin (30/1)

Karanganyar, Senin 30 Januari 2017

Pemerintah Kabupaten Karanganyar berterima kasih dan mengapresiasi atas kerjasama seluruh pihak, pengumpulan zakat infaq dan shodaqoh (ZIS) selama tahun 2016 dengan target  tujuh miliar rupiah, ternyata telah jauh melampau target yakni sebesar sepuluh miliar rupiah.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menghadiri sekaligus menyampaikan sambutannya pada Sarasehan Baznas, Senin (30/01/2017) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Ia menjelaskan  perolehan, pengumpulan maupun pentashorufan ZIS selain ada Peraturan Perundang-Undangan yang mengatur, tetapi hal ini lebih pada panggilan jiwa untuk senang bersedekah.

“Mari kita teladani sifat Rosululloh yang memiliki empati dan melindungi siapapun. Kerjakan dengan ikhlas, semoga akan membawa kebarokahan semuanya,”pesannya.

Sementara itu, Ketua Baznas Karanganyar, Sugiyarso Hadi Saputro dalam laporannya mengatakan pencapaian ZIS di tahun 2016 sebesar sepuluh miliar lebih, cadangan dana sebesar tujuh miliar sehingga jumlah dana yang dikelola Baznas Karanganyar sejumlah tujuh belas miliar yang selanjutnya pentashorufan sebesar empat belas miliar rupiah  dan sisa kas sebesar tiga miliar.

“Atas dukungan segala pihak, pengumpulan ZIS di penghujung tahun 2016 melampau target yakni sepuluh miliar lebih, dan ini hasil kerja keras Unit Pengumpul Zakat (UPZ),”terangnya.

Ia juga melaporkan pengumpulan ZIS untuk bulan Januari 2017 sebesar sembilan ratus juta rupiah lebih.

“Bila tidak ada kendala, tahun 2017 ini Baznas akan melaunching dua toko yakni Baznasmart dengan tenaga kerja yang professional dan berbasis islami,”tambahnya.

Pada kesempatan tersebut secara simbolis dilakukan penyerahan seragam oleh Bupati kepada Tenaga Kesetiakawanan Sosial Kecamatan (TKSK) dan pemberian beasiswa dari Baznas Karanganyar kepada dua puluh lima mahasiswa IAIN Surakarta masing-masing sebesar 750.000,- rupiah untuk satu semester.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More
DSC_0391

Bupati: Tahun Baru Imlek 2568, Tahun Ayam Api: Banyak Rejeki

DSC_0379

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam Festival Imlek Sabtu, 28 Januari 2017

Tahun Baru Imlek atau Tahun Baru China 2568 jatuh pada hari Sabtu, 28 Januari 2017. Perayaan Imlek diadakan oleh Perusda Aneka Usaha di Edupark Karanganyar Sabtu malam 28 Januari 2017.

Gerimis tak kunjung berhenti malam itu, tetapi warga tetap antusias datang dan siap ikut merayakan pergantian tahun Imlek di Edupark. Diiringi lantunan lagu-lagu yang diperdengarkan oleh grup band on Chord dari Tegalasri Bejen Karanganyar warga terus berdatangan baik tua, muda bahkan anak-anak. Mereka tak mempedulikan hujan yang terus mengguyur. Dengan tetap semangat mereka tak henti-hentinya ber-selfie ria dengan latar belakang hiasan lampion yang ditata begitu indah dan menarik.

Dalam laporannya Ketua Panitia kegiatan yang bertajuk “Festival Imlek Intanpari” tersebut, Ganes Widuri menyampaikan bahwa kebudayaan perayaan Imlek ini telah menjadi bagian dari kebudayaan Indonesia sejak mendiang Presiden Abdurrahman Wahid mencabut Inpres Nomor 14 Tahun 1967 dengan menindaklanjutinya dengan Keppres Nomor 19 Tahun 2001 tanggal 9 April 2001 yang meresmikan Tahun Baru Imlek sebagai hari libur fakultatif, atau hanya belaku bagi yang merayakannya. Baru tahun 2002 Imlek resmi dinyatakan sebagai salah satu hari libur nasional  oleh Presiden Megawati Soekarno Putri mulai tahun 2003. Dengan dasar itulah diselenggarakan kegiatan ini yang bertujuan untuk menghormati kebudayaan warga keturunan Tionghoa dan memperkenalkan kebudayaan tersebut kepada masyarakat luas.

Direktur Perusda Aneka Usaha, Nurkholis dalam sambutannya mengaku terkejut tetapi juga senang dengan antusiasme warga yang hadir malam itu. Nurkholis berjanji ke depannya akan memberikan yang lebih baik dibandingkan acara tersebut. “Rangkaian acara Festival Imlek ini akan berlanjut besok pagi dengan pertunjukan Barongsai, silahkan masyarakat Karanganyar berbondong-bondong menikmatinya,” ujar Nurkholis.

Dewan Pengawas Perusda Aneka Usaha, Kustawa Esye menyampaikan bahwa tahun Imlek didasarkan pada perputaran matahari dan bulan. Perayaan pergantian tahun ini ditandai dengan bersih-bersih rumah, tempat usaha dan mengadakan pesta, makan-makan, bagi-bagi angpao, dan bagi kue-kue. Hal ini dimaksudkan untuk menghilangkan kesialan. Tahun ini sesuai dengan penanggalan China adalah shio ayam. Ayam mempunyai karakteristik lincah, cerdas, banyak rejeki tetapi sayangnya boros. Makanya menyikapi tahun ini kita harus hati-hati supaya rejeki yang kita peroleh tidak kita boroskan untuk hal-hal yang tidak perlu.

Tak ketinggalan pula ternyata Bupati Karanganyar, Juliyatmono didampingi istri dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo serta  beberapa Kepala OPD berkenan hadir dalam acara Festival Imlek malam itu. Menurut penanggalan China tahun ini adalah tahun ayam berunsur api. Kelebihan ayam adalah disiplin serta kerja keras mencari rejeki. Tetapi kelemahannya apabila tidak senang akan berkoar-koar, berbicara semaunya bahkan menyinggung perasaan orang lain.  Makanya hati-hati, jaga perkataan kita supaya tidak masuk urusan hukum, demikian sambutan Bupati.

“Secara umum tahun ayam api akan membawa kemakmuran, kesejahteraan bagi kita. Maka saya minta kita juga bekerja keras seperti disiplinnya ayam. Unsurnya api berarti semangatnya berkobar-kobar. Siapa yang bekerja keras nanti akan mendapatlan hasil yang baik,” kata Juliyatmono.

Acara tersebut diakhiri dengan diterbangkannya lampion oleh Juliyatmono dan Rohadi diikuti seluruh warga masyarakat yang hadir malam itu. (kris)

Read More
web

Bupati dan Ketua DPRD Karanganyar Main Ketoprak

Pentas ketoprak sebagai rangkaian Hari Jadi DPRD Karanganyar ke-66, Selasa (24/01) malam yang dimainkan oleh sejumlah pejabat di Kabupaten Karanganyar.

Pentas ketoprak sebagai rangkaian Hari Jadi DPRD Karanganyar ke-66, Selasa (24/01) malam yang dimainkan oleh sejumlah pejabat di Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Rabu (25/01/2017)

Kolaborasi apik antara Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Sumanto, bermain bareng pada pentas ketoprak.

Pentas ketoprak itu sebagai rangkaian Hari Jadi DPRD Karanganyar ke-66, Selasa (24/01) malam di halaman gedung wakil rakyat itu.

Pelawak Kirun menjadi bintang tamu di ketoprak yang mengambil judul “Ki Ageng Mangir Wonoboyo” itu. Adapula Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, Dalang Kondang Ki Manteb Sudarsono.

Peran yang ambil Bupati Juliyatmono sebagai Panembahan Senapati, Wakil Bupati Karanganyar sebagai Tumenggung Alap-alap, Kirun sebagai Tumenggung Gagak Baning, Ki Manteb Sudarsono sebagai Juru Mertani, Samsi sebagai Demang Sarwono, dan Demang Sorogati diperankan oleh Ketua DPRD Karanganyar.

web (2)

Kolaborasi apik dari pejabat yang memerankan tokoh ketoprak itu membuat suasana menjadi ger-geran. Di atas panggung mereka mampu memainkan perannya dengan improvisasi. Mereka tampil santai dan tidak kikuk.

“Saya ingin tahu, bagaimana keadaan di Kasultanan Mataram, sampeyan  yang ikut andil melestarikan budaya itu bagaimana caranya, apalagi saya lihat panjenengan masih muda, hingga belum tumbuh gigi,” kata Bupati kepada Ki Manteb Sudarsono.

Setelah itu, Ki Manteb pun berdiri dari kursi dan berkata, “Wes ayo, pulang saja biar cari ketoprak lainya,” kata Ki Manteb.

Penonton pun tertawa terpingkal-pingkal, kemudian Kirun pun menambah kelucuan dengan berkata ke Ki Manteb, “Kamu juga tidak tertib, ketoprak pake jam tangan,” katanya.

Pentas hiburan yang dimulai pukul 20.00 WIB hingga 01.00 WIB, Rabu (25/01) selain disaksikan tamu undangan juga ratusan warga yang memadati halaman DPRD Kabupaten Karanganyar. Layar lebar disejumlah titik juga disediakan untuk penonton. pd

Read More
KOM_6095

Rapat Penyusunan Rencana RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memimpin rapat penyusunan rencana RTRW perubahan Kabupaten Karanganyar, Rabu Pagi (25/1)

Bupati Karanganyar Juliyatmono menghadiri secara langsung rapat penyusunan RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar, di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu Pagi (25/1). Hadir juga dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Sekda Karanganyar dan kepala OPD terkait.

Dalam rapat tersebut Juliyatmono memberikan pengarahan terkait penyusunan RTRW Perubahan Kabupaten Karanganyar seperti rencana pengembangan kawasan di 7 Desa yang berada di wilayah Kecamatan Gondangrejo, hal ini sesuai dengan misi Kabupten Karanganyar yakni Desa sebagai pusat pertumbuhan yang terjabarkan dalam RPJMD 2014-2018. Pembangunan tersebut bisa dimulai dengan pembangunan di kota-kota masing-masing kecamatan sehingga geliat ekonomi akan tumbuh,

Sekitaran Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo nantinya akan dikembangkan menjadi desa wisata, sehingga keasrian desa bisa terjaga dengan baik. Adapun kendala terkait status desa tersebut sebagai cagar budaya nanti tim Kabupaten Karanganyar akan mencari cara untuk dapat mengoptimalkan desa tersebut.

“Penataan kawasan wisata diusahakan sebisa mungkin tertata dengan baik tanpa harus menghilangkan keasriannya (pesona pemandangannya)”, imbuh Juliyatmono

Lebih lanjut dikatakan Juli sapaan akrab Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat ini permohonan pendirian perumahan di Kecamatan Gondangrejo sudah banyak sekali, sehingga pengembangan kawasan pemukiman sangat pesat, kepada OPD terkait segera mengkaji dan mendesain pendirian sekolah favorit sebagai sekolah unggulan dimana warga sekitar Gondangrejo dan warga dari Kota Solo ataupun Kabupaten Sragen tertarik untuk menimba ilmu disitu.

“Perda RTRW kedepan diharapkan bisa mengakomodir pengembangan kawasan industri, wisata dan pemukiman, sehingga perlu direncanakan sedetail mungkin dan cermat sehingga 10-20 tahun kedepan tidak diperlukan lagi perubahan penataan” harap Juliyatmono. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_0092

Bupati : Eksekutif Legislatif Sinergi Ciptakan Iklim Demokrasi di Karanganyar

KOMINFO

Sidang Paripurna Istimewa Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi DPRD Ke-66 Di Gedung DPRD Karanganyar, Selasa (24/1)

Karanganyar, Selasa 24 Januari 2017

Bupati Karanganyar meminta jajaran Eksekutif dan Legislatif harus saling bersinergi membangun, menguatkan komitmen dalam menciptakan iklim demokrasi di Karanganyar. Karena dengan terciptanya kondusifitas akan menunjang kelancaran pembangunan di Karanganyar.

Hal itu diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono ketika menghadiri Rapat Paripurna Istimewa peringatan HUT ke-66 DPRD Kab. Karanganyar, Selasa (24/01/2017) di Gedung DPRD Karanganyar.

Menurutnya, bertepatan dengan hari jadi DPRD Karanganyar ke-66 merupakan momentum yang sangat tepat untuk menyosialisasikan tugas, pokok dan fungsi DPRD sebagai lembaga Legislatif dalam mengemban amanah masyarakat.

“Eksekutif, Legislatif untuk saling mendukung dalam menentukan kebijakan daerah terutama yang menyangkut kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah,” tandas Bupati.

Ia berharap, memasuki usia ke-66 DPRD Karanganyar sebagai lembaga perwakilan rakyat semakin dewasa dalam menyerap aspirasi rakyat, kesadaran berpolitik yang tinggi menjadikan optimis yang mampu membawa ke arah kemajuan pembangunan Nasional  dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

“Semoga DPRD Karanganyar semakin produktif, responsif, terpercaya dalam menyuarakan suara rakyat sehingga mendapat tempat dihati rakyat,” imbuhnya.

Dalam rapat Paripurna Istimewa ini dihadiri Jajaran Forkompinda, Segenap Anggota Dewan, jajaran Kepala  DPRD masa OPD di lingkup Karanganyar.

Sementara itu, Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto menyatakan penelusuran sejarah berdirinya DPRD Kabupaten Karanganyar telah dilakukan secara teliti dan dapat dipertanggungjawabkan dan telah dituangkan dengan Keputusan DPRD Nomor 003.3/10 tahun 2015 bahwa Tanggal 24 Januari 1951 merupakan tanggal berdirinya DPRD Karanganyar.

“Untuk pimpinan dan anggota DPRD masa keanggotaan 2014-2019, momentum hari jadi ini sepantasnya kita gunakan sebagai ajang evaluasi, instropeksi atas hasil kinerja yang telah kita capai,”pesannya. Demikian Diskominfo (ad/ft/ind)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Read More
IMG_2437

Festival Keroncong Dalam Rangka Hari Jadi DPRD Ke-66

KOMINFO

Bupati Karanganyar memberikan sambutan dalam acara Festival Keroncong dalam rangka Hari Jadi DPRD Kabupaten Karanganyar, Minggu(22/1)

Minggu malam hujan masih turun di area DPRD Kabupaten Karanganyar, namun tidak mengurangi antusias warga masyarakat untuk menyaksikan Festival Keroncong yang diadakan dalam rangka memperingati Hari Jadi DPRD Kabupaten Karanganyar ke-66. Tidak hanya orang-orang tua saja datang untuk menyaksikan Festival Keroncong ini, bahkan banyak juga anak-anak muda yang datang untuk menikmati musik keroncong. DPRD menyelenggarakan Festival Keroncong bekerjasama dengan HAMKRI Karanganyar yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Drs. Samsi M.Si.

Festival Keroncong dibuka langsung oleh Ketua DPRD Karanganyar H. Sumanto, S.H, dan diikuti oleh 8 group keroncong yang berasal dari Karanganyar dan sekitarnya. 8 group keroncong itu antara lain Kir Brothers dari Palur, Pandhawa Solo, Putrani Karanganyar, Assalan Gemolong, Musika Harum Gondangrejo, Solo Manise Solo, Flamboyan Palur, dan Krida Sadewa dari Grogol, Sukoharjo.

KOMINFO

Festival Keroncong : Salah satu penampil Kir Brothers yang juga merupakan juara pertama, Minggu(12/1)

 Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Sekretaris Daerah dan jajaran OPD. Dalam sambutannya Bupati Karanganyar mengapresiasi kegiatan ini karena sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Karanganyar. Juliyatmono mengharapkan agar seluruh group keroncong dapat menyajikan sajian musik keroncong dengan baik. Kegiatan positif seperti ini tidak hanya disajikan saat ulang tahun DPRD saja, tetapi juga bisa diagendakan secara rutin. Dengan agenda rutin dapat menjadikan Karanganyar lebih dinamis dan menjadi daya tarik wisata. “Semoga Karanganyar bisa berkembang melalui seni dan budayanya,” tandasnya.

Penentuan juara diambil berdasarkan beberapa aspek penilaian. Sementara itu dewan juri berasal dari DPRD, SETDA dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Kir Brothers berhasil menyabet juara pertama dan untuk juara dua adalah group keroncong dari Solo, Solo Manise. Masing-masing juara mendapatkan hadiah uang pembinaan dan tropi. Demikian(yoga/kris)

Read More
DSC_0029

Perayaan Natal SMA/SMK Se-Kabupaten Karanganyar

KOMINFO

Bupati Karanganyar memberikan sambutan pada acara perayaan natal bersama SMA/SMK se-Kabupaten Karanganyar, Rabu(18/1)

Karanganyar, 18 Januari 2017

Rabu, 18 Januari 2017 siswa-siswi SMA/SMK Nasrani merayakan Natal bersama di Gereja Baptis Indonesia (GBI) Ngijo Tasikmadu.

Diawali dengan penampilan siswa-siswi dari masing-masing sekolah perayaan Natal tersebut berjalan dengan meriah dan penuh sukacita. Menurut Ketua Panitia kegiatan tersebut, siswa-siswi Nasrani SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar berjumlah lebih dari 400 anak.

Dalam laporannya Ketua Panitia, Dra. Rini Wijayanti, M.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini bisa terselenggara dengan baik karena kerjasama berbagai pihak, baik para guru maupun para siswa Nasrani di Kabupaten Karanganyar. Oleh karena itu pada kesempatan tersebut Rini menyampaikan ucapan terima kasihnya.

Yang menjadi kebanggan tersendiri bagi siswa-siswi tersebut adalah karena Bupati Karanganyar, Juliyatmono berkenan hadir secara pribadi dan menyampaikan sambutannya.

“Melalui perayaan Natal keluarga besar SMA/SMK ini semoga kita mendapatkan hikmah yang baik. Kami tetap berharap kepada Bapak/Ibu Guru untuk terus membimbing putra-putrinya dengan rasa cinta kasih. Karena sumber energi itu ada di cinta kasih kepada sesamanya,” kata Juliyatmono.

“Sekalipun SMA/SMK sekarang sudah dilimpahkan kewenangannya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, keberadaan SMA/SMK ada di Kabupaten Karanganyar. Pemerintah Kabupaten Karanganyar tetap berusaha menggratiskan biaya sekolah SMA/SMK. Anggaran telah disiapkan melalui APBD Kabupaten Karanganyar,” demikian imbuhnya.

Oleh karena itu para siswa didorong untuk giat belajar untuk mencapai pendidikan yang setinggi-tingginya.

“Semua pelajar yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri yang telah tercantum dalam SK Bupati akan mendapatkan bonus Rp.2.500.000,00 (Dua juta lima ratus ribu rupiah). Mudah-mudahan hal ini bisa memacu semangat dan motivasi untuk mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya,” ujar Juliyatmono.

Selanjutnya Juliyatmono menghimbau, “Yang paling penting, negara kita adalah negara yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kebhinekaan adalah keniscayaan yang harus dipupuk, dipelihara dan dijaga. Keragaman adalah potensi yang sekarang sedang diuji dengan beragam paham, aliran yang mencoba memaksakan diri, memaksakan kehendak kepada masyarakat Indonesia. Masa depan Indonesia ada di pundak anak-anak muda, utamanya para pelajar. Oleh karenanya kami tetap berharap semua pelajar, orang-orang cerdas, terdidik ini ikut mensosialisasi, mengokohkan kembali negara kita adalah negara berdasarkan Pancasila. Semua agama boleh berkembang dan tumbuh subur di Negara Indonesia tercinta ini. Pancasila  harus diimplementasikan secara sungguh-sungguh. Karena substansi, dimensi kehidupan kita adalah mencintai sesamanya, mengangkat harkat  manusia ke arah yang bermartabat. Agama adalah pilihan pribadi karena itu bernasranilah yang baik, berkristenlah yang baik.”

Romo Nurrobertus Sukarno Siwi, PR. dalam renungan Firman Tuhan yang disampaikannya menegaskan bahwa sesuai tema Natal kali ini, kita harus senentiasa meneladani kasih Tuhan yang telah berkenan hadir ke bumi untuk keselamatan manusia.”

Demikian Diskominfo (kris/yoga)

Read More