Category: Seni Budaya

IMG_1699

Kesenian Tradisional sebagai sarana penyampaian program pemerintah

kominfo

Aksi pertunjukan oleh tim Kesenian Kabupaten Karanganyar saat Festival Pertunjukan Rakyat di Pendopo Purworejo, Rabu (17/5)

Karanganyar, Rabu 17/5/2017

Kesenian Kabupaten Karanganyar mengikuti Festival Pertunjukan Rakyat melalui media tradisional yang diselenggarakan oleh FK Metra Propinsi Jawa Tengah di Pendopo Kabupaten Purworejo, Rabu Pagi (17/05).

Festival tersebut merupakan event tahunan yang dipersiapkan FK Metra Jawa Tengah dimana pemenang nya akan diikutkan pada event yang sama ditingkat nasional sebagai wakil dari Propinsi Jawa Tengah.

Festival Pertunjukan Rakyat diselenggarakan di tiga tempat yang berbeda yaitu Balai Budaya Kabupaten Kudus (16/05), Pendopo Kabupaten Purworejo (17/05) dan Kabupaten Brebes (19/05).

Penyisihan di Kabupaten Purworejo, dari 11 kabupaten /kota yang diundang, hadir 7 kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo, Kota Magelang, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Purworejo. Sedangkan Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Kebumen dipastikan tidak mengirim tim keseniannya.

Kabupaten Karanganyar menampilkan kesenian ketoprak dengan judul cerita Ontran – Ontran Mbulak Gambul yang menceritakan tentang fenomena kehidupan manusia yang sering terjadi dalam mendapatkan jabatan dan kekuasaan dengan menghalalkan berbagai cara untuk meraihnya, seperti dengan cara korupsi, kolusi, nepotisme, politik uang, dan lain sebagainya.

Sementara itu, Daniel Hakiki Sekretaris FK Metra Propinsi Jawa Tengah dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi kesenian di Jawa Tengah sangat besar, untuk itulah FK METRA bersama Dinas Kominfo di Propinsi Jawa Tengah giat melaksanakan kegiatan kesenian untuk mensosialisasikan program-program pemerintah yang ada.

“Yang tidak dapat disampaikan melalui media cetak maupun elektronik dalam penyebaran informasi saat ini adalah tersampaikannya secara langsung nilai luhur budaya bangsa dimana saat ini sudahlah sangat kritis”, tegas Daniel Hakiki

Ditambahkan lebih lanjut, FK Metra harus mampu bekerja sama dengan semua pihak, dan memberikan pengaruh kepada stake holder untuk menggunakan kesenian sebagai media penyebaran informasi.  Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
KOM_6270

Tanamkan Nilai Budaya, BPNB DIY Gelar Pemutaran Film Dokumenter

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono membuka acara Sosialisasi dan Penayangan Film Dokumenter di Hotel Taman Sari Karanganyar, Rabu (10/05)

Karanganyar, 10 Mei 2017

Menanamkan nilai-nilai budaya pada generasi muda, Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar pemutaran film dokumenter, Rabu (10/5/2017) di hotel Taman Sari Karanganyar.

Pemutaran film dokumenter yang mengusung tema Penguatan Karakter Jatidiri Bangsa Melalui Peristiwa Sejarah dan Budaya  dihadiri Bupati Karanganyar dan Tokoh Budayawan Ki Manteb Sudharsono serta diikuti lebih kurang 150 siswa siswi perwakilan SMP/SMA se Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya sekaligus membuka, menyampaikan bahwa nilai-nilai budaya bangsa harus terus dijaga dan dipertahankan.

“Jika kita mengkhianati budaya berarti kita mengkhianati apa yang diciptakan/dilahirkan Tuhan di tanah air kita. Untuk itu lahirlah istilah Ibu Pertiwi yang harus kita jaga. Terlebih Indonesia lahir berbagai kerajaan, salah satunya sejarah kerajaan Sriwijaya-Majapahit yang memiliki peradaban yang hebat,”tuturnya.

Bupati menghimbau pada siswa siswi supaya menjadi generasi muda yang memiliki kepribadian budaya, berdaulat dibidang politik yang tetap memegang etika. Sebagai pelajar untuk tetap belajar yang baik, cintai budaya, hormati orang tua dan orang yang lebih tua serta ukir pretasi dengan menghasilkan karya inovatif baik di bidang ilmu pengetahuan, teknologi maupun seni budaya.

“Atas nama pemerintah, sebagai salah satu bentuk perhatian kepada warisan budaya, kami telah mengkaderisasi dalang-dalang cilik di Karanganyar untuk dapat melestarikan budaya wayang yang benar-benar warisan budaya leluhur kita, jangan sampai di akui Negara lain,”pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut disampaikan juga sambutan Kepala BPNB DIY, Christriyati Ariani, penyelenggaraan kegiatan ini merupakan kerjasama BNPB DIY dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar dalam rangka memberi penanaman nilai-nilai budaya terhadap siswa siswi.

“Melalui lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat dapat membentuk karakter anak. Dan salah satu upaya efektif membentuk karakter anak agar tertanam nilai-nilai budaya melalui pemutaran film dokumenter,”terangnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan banyak keteladanan yang dapat diambil yang kemudian diterapkan generasi kita dalam kehidupan sehari-hari melalui keberhasilan tokoh-tokoh yang berperan pada tayangan film dokumenter tersebut.

“Kami sebagai BPNB DIY bertugas di tiga wilayah yakni di Yogyakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Untuk Jawa Tengah sendiri lokasi yang kami pilih adalah Kabupaten Karanganyar, karena dari sini banyak lahir para tokoh sejarah, budayawan,”katanya.

Dengan pemutaran film dokumenter diharapkan dapat menumbuhkan motivasi kepada generasi muda. Anak-anak dapat mengetahui sejarah dan mengenal tokoh-tokoh di dalamnya.

“Tayangan film dokumenter telah diputar di enam kota/kabupaten yakni Semarang, Yogyakarta, Surakarta, Madiun, Surabaya dan Karanganyar,”tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar, Tarsa mengatakan ini merupakan salah satu tindak lanjut instruksi Presiden RI Joko Widodo yang menanamkan pentingnya pendidikan karakter dikalangan pelajar kita. Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

 

  

Read More
KOM_4819

Pendidikan Latihan Dasar Banzer

KOMINFO

Bupati Karanganyar Memasangkan Penutup Kepala Kepada Peserta DIKSAR

Karanganyar, 28 April 2017

Pendidikan Latihan Dasar (DIKSAR) Banzer berlangsung di Balai Desa Kaling Tasikmadu Jumat malam(28/4). Pada kesempatan ini Bupati Karanganyar berkesempatan menghadiri acara tersebut. Acara ini diikuti oleh 2 anak cabang, yakni Gerakan Pemuda Anshor (GP Ansor) Kecamtan Tasikmadu dan Jaten. Sedangkan jumlah peserta diksar sendiri berjumlah 101 orang. Bersamaan dengan acara itu juga diadakan pelantikan pengurus anak cabang GP Ansor Kecamatan Tasikamdu.

Rencananya DIKSAR ini akan berlansung selama 3 hari dan berakhir pada Minggu sore. Dalam diksar ini para peserta akan di latih tentang keagamaan, ke NU an, Kenegaraan, latihan fisik yang akan dilatih langsung dari pihak Koramil Tasikmadu, baris – berbaris, dan lalu lintas yang akan dilatuh langsung dari Satlantas Polres Karanganyar.

Menurut Suwanto selaku ketua pengurus cabang GP Ansor Kabupaten Karanganyar acara seperti ini diadakan untuk mencetak kader – kader muda yang berfungsi untuk membentengi masyarakat dari gerakan – gerakan radikal.

Sementa itu Juliyatmono dalam sambutannya mengharapkan NU melalui Banzer harus mengawal Pancasila dan UUD 45 sebagai dasar negara. Selain itu bupati juga menuturkan kegiatan – kegiatan seperti ini harus sering di adakan karena dapat mengarah ke hal- hal yang produktif dan positif. Bupati juga menghimbau dalam pelatihannya banzer – banzer muda harus dipahamkan punya percaya diri yang tinggi menjadi kader NU. Selain itu bupati juga meminta agar banzer diperkuat agar bisa menghalu gerakan – gerakan radikal yang mungkin berkembang di masyarakat. Banzer harus bisa bersama – sama untuk menciptakan suasana yang rukun gotong royong dalam semua golongan masyarakat. “Ciptakan lingkungan yang aman, nyaman, sejuk, dan baik,” pungkas Juli.(yoga/adt)

Demikian DIKOMINFO

Read More
web

Tradisi Budaya Labuhan Alit Gunung Lawu

Juru Kunci Gunung Lawu, Surakso Hardi Lawu (kiri) dan utusan dari Keraton Yogyakarta sedang memperlihatkan Ubo Rampe Labuhan Alit Gunug Lawu

Karanganyar, Kamis (27/04/2017)

Keraton Yogyakarta mengadakan labuhan alit di Gunung Lawu,  Kabupaten Karanganyar. Selain itu juga Pantai Parangkusumo, dan Gunung Merapi, Kamis (27/04). Diberangkatkan dari Regol Sri Manganti pukul 08.00 WIB menuju tempat acara tersebut.

Utusan dari Keraton sebelum ke lokasi di Gunung Lawu, terlebih dahulu bersilaturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, dan diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi, di Ruang Anthorium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Labuhan ini merupakan rangkaian acara peringatan Jumenengan Dalem Ngarsa Dalem Ingkang Sinuwun Sri Sultan HB X, satu hari setelah 29 Rejeb yaitu setiap 30 Rejeb setiap tahun,” kata Carik KHP Widyabudaya  Keraton Yogyakarta, KRT Rintaiswara.

Adapun ubo rampe labuhan untuk Gunung Lawu terbagi menjadi dua, yakni Kasepuhan terdiri dari Kampuh Poleng, Dhesthar Bangutulak, dan Peningset Jingga, masing-masing satu lembar.

Sedangkan untuk Kaneman   terdiri dari Nyamping Cangkring, Nyamping Gadhung, Nyamping Teluhwatu, Semekan Dringin, Semekan Songer, masing-masing satu lembar. Sela, Ratus, Lisah konyoh (satu buntel), dan Yatra Tindih (satu amplop).

“Kalau labuhan besar dari tiga tempat itu ditambah Hutan Dlepih, Kayangan, Kabupaten Wonogiri. Namun itu setiap delapan tahun sekali,” katanya.

Ditempat yang sama, Juru Kunci Gunung Lawu, Surakso Hardi Lawu, mengatakan sebelum ubo rampe dibawa naik ke Gunung Lawu, terlebih dahulu disemayamkan di Sanggar Keraton lalu Jumat, (28/04) pukul 03.00 WIB di bawa ke Hargo Dalem.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Karanganyar, Samsi, mengucapkan selamat datang di Kabupaten Karanganyar, dan semoga jalannya labuhan bisa lancar sesuai tata adat tradisi. (pd)

 

Read More
KOM_4512

Pengajian Perdana MTNI Tasikmadu

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo memberikan Tausiyah pada pengajian perdana MTNI

Karanganyar, 25 april 2017

Pengajian perdana MTNI (Majelis Ta’mir Nurul Iman) Tasikmadu diadakan di balai desa Papahan Tasikmadu. Acara ini diadakan pada hari selasa siang (25/04). Acara ini dihadiri oleh wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dan pengurus MTNI Kabupaten Karanganyar.Sedangkan peserta dari pengajian ini berasal dari warga sekitar Tasikmadu, Perangkat Desa, Guru, dan PNS di wilayah Tasikmadu.

MTNI sendiri didirikan untuk mewadahi kegiatan pengajian bagi PNS dan mayarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Selain itu dengan adanya pengajian seperti ini diharapkan masyarakat bisa memperkuat tali silaturahmi dan kerukunan di antara umat Islam di wilayah Kecamatan Tasikamadu.

Pada kesempatan kali ini Wakil Bupati Karanganyar memberikan tausiyah. Dalam tausiyahnya rohadi menekankan pentingnya berbuat baik dan saling menolong. “Walaupun hanya kecil marilah kita memulai berbuat kebaikan”, tutup rohadi. (yoga)

Demikian DISKOMINFO

Read More
KOM_4289

Dengan Semangat Kartini Kita Tingkatkan Kualitas Keluarga

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyanyi duet bersama Endah Laras dalam acara Resepsi Hari Kartini, Kamis 20 April 2017

Dengan tema tersebut Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan peringatan Hari Kartini ke-138 Tahun 2017. Acara yang digelar untuk memperingati hari bagi Perempuan Indonesia itu diadakan di Pendopo Rumah DInas Bupati Kamis malam, 20 April 2017. Acara tersebut juga dimeriahkan dengan beberapa lomba bagi istri Kepala OPD, istri Asisten Sekda, istri Camat dan istri Kepala BUMD di Kabupaten Karanganyar.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Tarsa kegiatan lomba bagi istri Kepala OPD dan BUMD tersebut yaitu Lomba Menyanyi dan Baca Puisi. Babak penyisihan sudah diadakan pada Hari Rabu, 19 April 2017. Dari lomba tersebut diambil 4 (empat) besar atau 4 (empat) terbaik yang ditampilkan pada acara final malam itu.

Dalam laporannya Tarsa menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu pelaksanaan kegiatan yang terbilang mendadak tersebut.

Disampaikan pula oleh Tarsa malam itu di samping sebagai acara final bagi lomba Menyanyi dan Baca Puisi sekaligus juga resepsi peringatan Hari Kartini tahun 2017. Semua pejabat beserta istri diundang untuk ikut memeriahkan acara tersebut. Dalam acara final tersebut ditampilkan 4 (empat) besar Lomba Menyanyi dan 4 (empat) besar Lomba Baca Puisi.

“Untuk babak final malam ini yang bertindak sebagai juri adalah seluruh hadirin. Semua hadirin menjadi juri. Jadi pemilihan pemenang lomba adalah dengan cara siapa yang terbanyak mendapatkan pilihan dari hadirin,” demikian kata Tarsa.

Acara resepsi malam itu terbilang sukses dan meriah. Bahkan untuk mendukung lebih semarak acara malam itu Panitia secara khusus mengundang penyanyi yang sudah melanglang buana ke mancanegara yakni Endah Laras. Penyanyi bertubuh besar dengan ciri khas ukulelenya ini berhasil mengajak duet Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Tak ketinggalan pula ada juga para perempuan muda yang tergabung dalam Komunitas Puisi Palur menampilkan kebolehannya membacakan puisi.

Setelah para finalis menampilkan kemampuannya dalam menyanyi dan baca puisi, hadirin diminta memilih sesuai pendapatnya masing-masing siapa yang terbaik.dengan memilih nomor undian peserta.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang malam itu didaulat mengumumkan pemenang lomba sekaligus menyampaikan sambutannya.

Dalam sambutannya Juliyatmono mengapresiasi kegiatan ini karena dapat menyalurkan bakat-bakat yang ada pada ibu-ibu baik itu baca puisi, menyanyi dan lain-lain.  Bahkan beliau mengaku kagum dengan penampilan para finalis yang begitu menghayati dan ekspresif. Beliau juga berpesan untuk terus meningkatkan kulaitas hidup kita serta kualitas keluarga kita dengan terus mengasah kemampuan dan bakat yang ada pada kita.

“Tidak hanya pada hari Kartini, tapi beberapa bulan sekali akan kita beri ruang bagi kaum perempuan untuk menyalurkan bakat, bisa meampilkan kebolehannya,” kata Juliyatmono.

Hasil pilihan hadirin, pemenang Lomba Menyanyi berturut-turut dari Juara 1 sampai 4 adalah: Ibu Dwi Cahyono (istri Camat Kerjo), Ibu Suwanto (istri Direktur Bank Jateng Cabang Karanganyar), Ibu Suprapto (istri Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) dan Ibu Edi Sukiswandi (istri Camat Ngargoyoso)

Untuk Lomba Baca Puisi pemenangnya berturut- turut dari Juara 1 sampai 4 adalah: Ibu Yopi Eko Jati Wibowo (istri Camat Colomadu), Ibu Agus Cipto Waluyo (istri Kepala Badan Kesbangpol), Ibu Heru Suprihati (Direktur Bank Daerah) dan Ibu Sarwanto (istri Camat Jatipuro). Demikian Diskominfo (krs/adt)

Read More
KOMINFO

Umat Hindu Ngargoyoso, Rayakan Dharma Santi Hari Suci Nyepi

KOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan an arahan pada acara Dharma Santi Nyepi dan Pelantikan Pengurus PHDI

Karanganyar, Rabu (18/04/2017)

Setelah selesai pelaksanaan rangkaian Hari Suci Nyepi Tahun 1939 Saka yang mulai dari upacara melasti, tawur agung dipusatkan di Candi  Prambanan, dan pelaksanaan catur brata pada  Hari Suci Nyepi,  kemudian umat Hindu di Ngargoyoso melaksanaan kegiatan Dharma Santi.

Umat Hindu di Kecamatan Ngargoyoso, tahun ini mengadakan Perayaan Dharma Santi dilaksanakan di Balai Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso, Selasa (18/04) siang. Bersamaan dengan acara itu juga diadakan pelantikan pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia(PHDI) Kecamatan Ngargoyoso periode 2017-2022.

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono beserta jajaran Forkopimcam Kecamatan Ngargoyoso, dan Ketua PKUB Kecamatan Ngargoyoso.

Ketua Panitia ,Priyatno, dalam laporannya mengatakan bahwa umat Hindu turut mensukseskan program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar tentang kerukunan umat beragama. Selain itu, umat Hindu juga ikut menjaga lingkungan sekitarnya.

“Perwujudan itu dengan adanya penghijauan di sekitar Tlaga Madirda dan wilayah Jenawi agar alam tetap hijau,” kata Priyanto.

Sementara itu dalam sambutan, Bupati Karanganyar menekankan pentingnya toleransi antar umat beragama karena keberagaman merupakan suatu keindahan.

“Pemkab Karanganyar juga sangat mengapresiasi masyarakat Hindu karena sudah turut serta menjunjung tinggi kebhinekaan,” katanya.

Selain itu Bupati juga berterimakasih atas dukungan umat Hindu,  Pemkab  Karanganyar mendapatkan penghargaan sebagai daerah yang mampu menjaga kerukunan umat beragama.

“Baru saja Kabupaten Karanganyar mendapatkan penghargaan dari Menteri Agama atas Partisipasi Aktif dalam Pembinaan Kerukunan Umat Beragama,” katanya. (yoga/pd/adt)

Read More
DSC_0071

130 Mahasiswa Univet Ditarik dari lokasi KKN

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutannya pada penarikan mahasiswa KKN Univet di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (06/4).

Karanganyar, Kamis 6 April 2017

Penarikan sejumlah 130 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Veteran Bantara Sukoharjo yang tersebar di tiga belas desa di Kecamatan Gondangrejo secara resmi dilakukan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (6/4/2017).

Pada kegiatan tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar didampingi Sekretaris Daerah, Rektor Univet Bantara Sukoharjo dan Kepala Baperlitbang Karanganyar.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengapresiasi seluruh mahasiswa Univet Bantara Sukoharjo yang telah merampungkan KKN selama dua bulan yang tersebar di tiga belas desa. Kegiatan yang memberikan dampak positif bagi mahasiswa dalam mengabdikan dirinya ditengah-tengah masyarakat.

“Mahasiswa secara langsung belajar mandiri, mengasah skill dan tentunya memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat sekitar,”tutur Bupati saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut ia mengatakan keberadaan mahasiswa KKN memberikan motivasi kepada masyarakat pentingnya melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Dengan pendidikan yang tinggi akan merubah pola pikir dan merubah hidup seseorang menjadi baik dan lebih baik lagi.

“Semoga apa yang telah dirintis untuk dapat dikembangkan dengan baik, mampu merubah pola pandang akan pentingnya belajar, pola hidup sehat. Karena ilmu itu lebih penting dari harta yang dimiliki, dengan ilmu pula derajat kita dinaikkan,”terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menghimbau untuk menjaga citra Univet, karena almamater yang menyertai sukses kita semua di masa depan.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof. Dr. Ir. Ali Mursyid, WN.MP berharap kerjasama yang terjalin dengan baik antara Pemerintah dan Univet dapat terus berjalan.

“Alhamdulillah mahasiswa kami telah selesai melaksanaka KKN dan secara resmi kami tarik untuk kembali belajar ke Kampus. Semoga kepercayaan masyarakat kepada mahasiswa KKN Univet lebih baik lagi,”ujarnya.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar bersama Rektor Univet dan rombongan berkesempatan untuk melihat berbagai stand hasil kreasi dan inovasi mahasiswa KKN Univet, mulai dari kuliner produk lokal, kerajinan mebel, kerajinan tangan dari limbah rumah tangga sampai pupuk organik. Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

 

 

               

 

Read More
KOM_2798

Pembukaan Jambore Pemuda Kabupaten Karanganyar

 

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Memasangkan ID Card Secara Simbolis Kepada Peserta Jambore Pemuda

Karanganyar, 4 April 2017

Pembukaan Jambore Pemuda Kabupaten Karanganyar dilaksanakan di Bumi Perkemahan Cakra Palawa Sri Delingan, Selasa pagi (4/04) dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo beserta  Kepala OPD, dan Forkompinda Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan Jambore Pemuda  akan dilaksanakan selama 3 hari 2 malam mulai 4 April sampai 6 April, jambore pemuda ini mengambil peserta dari perwakilan sekolah-sekolah di Kabupaten Karanganyar sejumlah 500 pemuda yang berusia 17 sampai 20 tahun. Terdiri dari 250 putra dan 250 putri.

Dalam sambutannya Wakil Bupati Karanganyar menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan ini dan memberkian motivasi kepada para pemuda peserta kegiatan untuk terus semangat dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti kegiatan jambore pemuda ini.

“Kalian adalah pemuda harapan bangsa teruslah belajar menuntut ilmu, mengabdi, berbakti, tolong menolong, dibekali dengan acara seperti ini kalian semua akan menjadi penerus dan pemimpin bangsa ini” kata Rohadi.

Beberapa materi kegiatan untuk mengisi acara dalam kegiatan jambore pemuda ini yaitu tentang bahaya narkoba, wawasan kebangsaan, kenakalan remaja dan tindak pidana ringan, tata tertib berlalu lintas, baris berbaris, senam pagi, apel pagi dan malam, pentas seni dan permainan tradisional, renungan malam.

KOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Memberikan Penyuluhan Tentang Bahaya Narkoba

Semua kegiatan tersebut dilakukan untuk menumbuhkan dan mengembangkan rasa cinta tanah air serta mempertebal semangat kebangsaan dan kesatuan di kalangan generasi muda dan mengembangkan sikap kepemimpinan, kewirausahaan, jiwa gotong royong dan kepeloporan pemuda.  Demikian Diskominfo (yoga/rz)

 

Read More
DSC_0140

Sambung Rasa Toleransi Beragama Merajut Kebersamaan

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi memberikan sambutan alam acara Sambung Rasa dengan tema Toleransi Beragama Merajut Kebersamaan di halaman LPPL Radio Publik Swiba. Kamis (30/3/2017)

Karanganyar, 31 Maret 2017

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi menghadiri acara Sambung Rasa dengan tema ‘Toleransi Beragama Merajut Kebersamaan’ di halaman gedung LPPL Radio Publik Swiba, Kamis malam (30/3).

Acara yang disiarkan secara langsung oleh Radio Swiba ini juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar,  Forum Kerukunan Umat Beragama Kabupaten Karanganyar, Kasat Binmas Polres Karanganyar dan para anggota organisasi masyarakat di Kabupaten Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi yang sekaligus menjadi ketua dewan penasehat Forum Kerukunan Umat Beragama dalam sambutannya menyampaikan kebijakan dan tugasnya sebagai ketua dewan penasehat FKUPB dan mengajak untuk menjaga dan mensyukuri atas keberagaman yang ada di Kabupaten Karanganyar ini agar tercipta suatu kerukunan antar seluruh masyarakat dan umat beragama di Kabupaten Karanganyar ini.

“Tugas saya membantu melaksanakan kebijakan-kebijakan dari Bupati untuk FKUB serta memfasilitasi hubungan FKUB dengan pemerintah dan berbagai elemen yang ada untuk menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Karanganyar ini”, kata Wakil Bupati.

“Pemerintah daerah memfasilitasi kebutuhan dari FKUB yang mempunyai banyak program agar semua hal yang berurusan dengan umat beragama bisa langsung melapor secara berjenjang dari tokoh agama atau pemuka agama terlebih dahulu baru ke Pemerintah Daerah agar masalah dapat diatasi dengan baik dan lancar” kata Sekretaris Daerah, Samsi dalam sambutannya.

Ketua FKUB, Badarudin dalam sambutannya menyampaikan tugas dan kegiatan yang dilakukan oleh FKUB dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Karanganyar.

“Kita akan melaksanakan Kemah Kebangsaan pada  bulan April dalam upaya agar para remaja bisa rukun dalam satu tenda dan melakukan kegiatan bersama sehingga bisa akrab dalam menghadapi kehidupan kedepannya”, kata Badarudin.

Musta’in Ahmad sebagai Kepala Kementrian Agama Kabupaten Karanganyar juga menyampaikan tentang konsep toleransi dalam beragama.

“Toleransi tepatnya adalah kemampuan setiap orang atau kelompok untuk saling menghargai dan menghormati pihak lain sebagaimana yang bersangkutan, juga ingin dihargai keyakinannya. Manakala  di setiap pribadi muncul hal tersebut maka toleransi dengan sendirinya sudah terwujud,” kata Musta’in Ahmad.

Negara Indonesia adalah negara yang mempunyai banyak keberagaman baik suku, kebudayaan, maupun keyakinan atau agama, dengan banyaknya keberagaman ini terkadang menimbulkan gesekan atau hal-hal yang tidak diinginkan maka dilakukan toleransi untuk menjaga persatuan antar umat beragama untuk merajut kebersamaan. Demikian Diskominfo (kris,yoga,rz)

Read More