Category: Seni Budaya

DSC_0003

Rohadi Widodo : Sejarah Lahirkan Sikap Patriotisme Generasi Muda

DISKOMINFO

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Membuka Seminar Perjanjian Giyanti Di Hotel Taman Sari Karanganyar, Selasa (14/3)

Karanganyar, Selasa 14 Maret 2017

Sejarah sangat menarik untuk dipelajari, dengan sejarah dapat membangun dan menumbuhkan sikap  patriotisme yang luar biasa pada generasi muda. Hal tersebut diungkapkan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat  membuka Seminar Situs Perjanjian Giyanti, Selasa (14/3/2017).

Disela-sela kegiatan seminar, dilangsungkan Pengukuhan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Komisariat Karanganyar Tahun 2017 di Hotel Taman Sari Karanganyar.

Pengukuhan dipimpin langsung Ketua MSI cabang Provinsi Jawa Tengah, Prof. DR. Waseno, M. Hum yang disaksikan Wakil Bupati Karanganyar, Forkopimda, Jajaran Kepala OPD serta Guru MGMP Sejarah  Karanganyar.

“Selamat atas dikukuhkannya MSI Komisariat Karanganyar, semoga mampu melahirkan dan menyingkap tabir sejarah di Karanganyar untuk disampaikan kepada anak-anak kita,”ujar  Rohadi Widodo saat menyampaikan sambutannya.

Lebih lanjut Wabup mengatakan Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) Komisariat Karanganyar telah menerbitkan tiga buku sejarah yakni Joko Songgo, Pangeran Samber Nyowo, Ndayu.

“Kita jadikan Karanganyar sebagai tempat bersejarah dan heritage (warisan budaya) pada anak cucu kita agar Karanganyar semakin maju dan sejahtera,”pesannya.

Sementara itu, Ketua MSI Prov. Jawa Tengah, Prof. DR Waseno, M. Hum dalam kesempatan tersebut menyampaikan seminar Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI) ini merupakan kegiatan area sosial dan dukungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar terhadap sejarah luar biasa. Hal ini tidak lepas dari peran pemerintah dan partisipasi sejarawan lokal dan masyarakatnya.

“MSI terbuka kepada siapa saja yang tertarik pada sejarah, MSI tidak harus berlatar belakang ilmu sejarah karena pekerjaan kita mengungkap memori dalam bentuk artefak dan tertulis,”terangnya.

Ditambahkannya sejarah Karanganyar harus diungkap secara gamblang dari berbagai sumber yang selanjutnya dikomunikasikan dalam bentuk jurnal, bahan ajar dan menjadi sumber pendidikan jati diri kebanggaan terhadap Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ft/ind).

 

 

 

 

Read More
KOM_9895

6 Barung Siap Ikuti Pesta Siaga Binwil Surakarta

KOMINFO

Bupati Karanganyar berfoto bersama peserta kontingen pesta siaga

Karanganyar, 9 Maret 2017

Bupati Karangayar melepas kontingen pesta siaga binwil Surakarta (9/3). Acara yang berlangsung di halaman kantor Bupati Karanganyar ini diikuti 6 barung siaga yang berasal dari 6 sekolah dasar. Sekolah-sekolah itu adalah SDN mojogedang 1, SDN Jatisobo 2, SDN Jatisobo 3, SDN Jatiharjo 1, SD IT Jumapolo, dan SD Angkasa Colomadu.

Selain dihadiri Bupati Karanganyar kegiatan ini juga dihadiri Ketua Kwarcab dan pengurus gerakan pramuka Kabupaten Karanganyar.

Pesta siaga binwil Surakarta sendiri rencananya akan diselenggarakan pada 14 maret 2017 di Alun-alun Boyolali. Acara ini hanya akan berlangsung selama 1 hari. Peserta sendiri berasal dari 7 Kabupaten dan Kota se-eks Karesidenan Surakarta.

Dalam kesempatan ini Bupati Karanganyar sangat mengapresiasi kontingen yang akan berangkat mengikuti pesta siaga ini. Menurutnya semua anak yang berangkat ini merupakan anak yang cerdas dan berprestasi. Juliyatmono juga meminta adik – adik peserta pesta siaga harus percaya diri jangan sampai minder karena dari desa. “Pramuka itu harus semangat,” kata Juliyatmono. Bupati Karanganyar juga menegaskan kakak pembina harus memperhatikan adik – adik peserta lomba. Dalam amanatnya Bupati Karanganyar berharap kontingen ini bisa menjadi juara mewakili Jawa Tengah. “Dengan kerja keras, semangat, gembira, Tuhan akan menyertai, memberi sukses, dan memberi keberhasilan kepada orang yang bersungguh-sungguh,” tutup Juliyatmono.

Demikian DISKOMINFO (yoga)

Read More
DISKOMINFO

Musrenbang Forgab Dapil IV: Pengembangan Solo Anyar

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan sambutan dalam acara Musrenbang Forgab OPD Dapil IV, Selasa 7/3/2017

Karanganyar, 7 Maret 2017

Musrenbang Forum Gabungan Perangkat Daerah diselenggarakan dengan maksud mengadakan pertemuan semua stakeholder di daerah pemilihan dalam rangka melakukan sinkronisasi hasil Musrenbang Kecamatan dengan Perangkat Daerah. Tujuannya adalah terwujudnya rancangan kerja Perangkat Daerah Tahun 2018 yang aspiratif, realistis, komprehensif sesuai kebutuhan masyarakat dengan mengakomodir semua aspek pembangunan. Musrenbang Forgab Dapil IV yang diikuti oleh 2 (dua) Kecamatan di Daerah Pemilihan IV diselenggarakan pada hari Rabu, 7 Maret 2017 malam di Halaman Kantor Kecamatan Gondangrejo.

Dalam sambutannya Suwarni, anggota DPRD Kabupaten Karanganyar Dapil IV yang didampingi beberapa anggota lainnya di Dapil IV menyampaikan bahwa kita harus bangga mempunyai daerah di Kecamatan Gondangrejo dan Colomadu karena dekat dengan wilayah Solo. Ke depannya kita akan memiliki Solo Anyar yaitu wilayah Kecamatan Gondangrejo yang sudah mulai dikembangkan dengan infrastruktur yang sangat bagus.  Suwarni meminta supaya program yang sudah ditetapkan pada Tahun Anggaran 2017 segera dilaksanakan. “Sekarang ini banyak lubang di jalan, bahkan lubang-lubang sudah berjalan,”  kata Suwarni. Maka dari itu jalan-jalan yang rusak supaya segera diperbaiki. Untuk program mendatang supaya diusulkan pengembangan industri dan pariwisata di Dapil ini. Guna menunjang hal itu infrastruktur harus diperhatikan.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kita bisa belajar dari pengalaman Amerika yang membenahi negaranya dan bisa berhasil setelah 85 tahun. “Yang menjadi kunci keberhasilan Amerika adalah ‘greget’nya, semangat kebersamaannya. Kita mempunyai filosofi Raden Mas Said, ‘rumangsa handarbeni, wajib melu hangrungkebi, mulat sarira hangrasawani’. Kita harus merasa memiliki, bangga menjadi warga Karanganyar, warga Indonesia. Colomadu dan Gondangrejo memiliki posisi yang strategis yang harus kita bangun sebaik mungkin,” kata Juliyatmono.

Tahun ini program pembangunan jalan di Dapil IV sudah dianggarkan seperti untuk jalan Tuban-Wonosari, Baturan-Sumber di Colomadu, Klodran-Sawahan, Klodran-Gedongan, Gajahan-Gonilan, Jalan Mipitan. Akan dibangun juga Jembatan Kragan tembus Kebakkramat. Untuk Colomadu jalan di perempatan Colomadu ke Timur akan diperbaiki termasuk jalan di sebelah Utara atau jalan Adi Sumarmo. Rencana ke depan akan dibangun rel kereta api dari Stasiun Balapan menuju Bandara Adi Sumarmo.

“Kita akan bangun Puskesmas Rawat Inap di Colomadu. Saya minta tanah kas di Klodran untuk lokasinya, tanahnya akan diganti oleh pemerintah. Puskesmas yang di Malangjiwan dan Baturan sudah tidak layak, karena sering banjir,” demikian imbuh Juliyatmono.

Ditambahkan pula bahwa nantinya kampus Universitas Tunas Pembangunan (UTP) akan diboyong ke Plesungan, Gondangrejo. Hal ini akan membawa dampak positif bagi perkembangan dan kemajuan daerah ini.

Untuk kepentingan pengembangan kawasan industri, khususnya di Gondangrejo sudah diusulkan supaya hanya Desa Dayu saja yang masuk kawasan Cagar Budaya Sangiran, sehingga desa-desa yang lain bisa berkembang sesuai harapan. Bahkan cita-cita membuat Solo Anyar bisa benar-benar terwujud.

Dalam paparannya Camat Gondangrejo menyampaikan potensi wisata di Kecamatan Gondangrejo sehingga perlu fasilitas infrastruktur yang memadai. Demikian pula Camat Colomadu banyak menyoroti pentingnya infrastruktur di Kecamatan Colomadu karena merupakan daerah transit dari Bandara Adi Sumarmo ke daerah-daerah lain di Surakarta.

Pada akhir acara ditandatangani Berita Acara hasil Musrenbang oleh kedua Camat yaitu, Camat Colomadu dan Gondangrejo, Suwarni, wakil anggota DPRD Dapil IV, Sekretaris Daerah dan Bupati Karanganyar. Demikian Diskominfo (krs/yg)

Read More
KOM_9254

Forum Gabungan Dapil 1 Usulkan 274 Usulan Kegiatan

kominfo

Penandatanganan Berita Acara Forgab Dapil 1 oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Perwakilan OPD, Camat Mojogedang, Camat Karanganyar dan Camat Matesih

Karanganyar, 6 Maret 2017

Baperlitbang Karanganyar kembali adakan Forum Gabungan di wilayah daerah pemilihan 1 yang meliputi Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Mojogedang dan Kecamatan Matesih di Balai Desa Kaliboto, Senin Malam (6/3). Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Sekda Karanganyar beserta pimpinan OPD yang ada di lingkup Pemkab Karanganyar.

Dalam sambutannya, Juliyatmono mengatakan bahwa visi Bersama Memajukan Karanganyar yang diangkat oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo merupakan filosofi yang diambil dari Raden Mas Said, visi itu dijabarkan kedalam lima misi yaitu Pembangunan infrastruktur menyeluruh, Pencapaian 10.000 wirausahawan mandiri, Pendidikan gratis SD/SMP/SMA dan kesehatan gratis, Pembangunan desa sebagai pusat pertumbuhan dan yang terakhir Peningkatan kualitas keagamaan dan sosial budaya. Memasuki tahun ke empat pemerintahnya, Kabupaten Karanganyar mengusung sub tema maju dan sejahtera.

“masyarakat Karanganyar telah merasakan hasil dari pembangunan yang sudah Pemerintah kerjakan tiga tahun ini, dengan infrastruktur yang bagus didukung dengan pertumbuhan iklim ekonomi Karanganyar yang terus meningkat dan adanya pendidikan serta kesehatan gratis secara tidak langsung masyarakat akan sejahtera”, terang Juliyatmono dihadapan peserta Forgab

Dijelaskan lebih lanjut oleh Juliyatmono bahwa saat ini di Kabupaten Karanganyar aliran dana ke desa sebesar 14,70 % dari APBD 2017 sedangkan untuk dapil 1 sendiri dialokasikan dana sebesar 116,6 Miliar dengan pembagian Kecamatan Karanganyar sebesar 32,2 M, Kecamatan Matesih 32,7 M dan Kecamatan Mojogedang 51,7 M yang kesemua anggaran diperuntukkan pembangunan fisik dan non fisik, dimana salah satunya adalah pembangunan puskesmas rawat inap di mojgogedang yang menelan biaya sebesar 3,47 miliar.

Sementara itu Moh Indrayanto Kepala Baperlitbang Karanganyar melaporkan Forgab yang terlaksana kali ini merupakan tindak lanjut dari Musrenbangdes Dapil 1 yang telah berlangsung Januari 2017 yang lalu dan Musrenbangcam Dapil 1 bulan Februari 2017. Diharapkan dengan adanya Forgab tercipta Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun 2018 yang aspiratif, realistik dan komprehensif, sama dengan kebutuhan dan mengakomodir semua kebutuhan masyarakat.

Dilaporkan lebih lanjut, dalam Forgab dapil 1 ini hadir 300 orang peserta yang terdiri atas delegasi kecamatan masing-masing 4 orang, delegasi desa atau kalurahan masing-masing 7 orang, Ormas, LSM, Tokoh Masyarakat dan parpol. Dalam forgab dapil 1 diusulkan 274 usulan kegiatan yang akan menelan anggaran sebesar 79.120.807.500. Demikian DISKOMINFO (ad/rizal)

Read More
DISKOMINFO

Dengan Ultah yang ke-37 Dekranasda semakin eksis

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan tumpeng kepada Ketua Dekranasda Kab. Karanganyar, Siti Khomsiyah pada ulang tahun Dekranasda ke-37, Jumat 3/3/2017

Karanganyar, 3 Maret 2017

Tanggal 3 Maret 2017 menjadi momen penting bagi Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) karena merupakan hari ulang tahunnya. Acara perayaan ulang tahun tersebut diadakan di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat 3 Maret 2017 malam.  Di ulang tahunnya yang ke-37 tahun ini Dekranas diharapkan semakin eksis serta bermanfaat luas khususnya bagi pengrajin di Kabupaten Karanganyar.

“Dekranasda Kabupaten Karanganyar merupakan organisasi swasta yang merupakan mitra kerja pemerintah mempunyai visi untuk melestarikan nilai-nilai budaya bangsa yang tercermin dalam produk kerajinan, melalui pembinaan, pelatihan dan promosi hasil kerajinan daerah dalam berbagai event pameran,” demikian kata Ketua Dekranasda Kabupaten Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan bahwa para pengrajin yaitu mereka yang memiliki ketrampilan, keahlian tertentu dan melalui Dekranasda ini mereka terkoordinasi dengan baik.

“Tahun ini, yang merupakan satu abad Karanganyar sebaiknya Dekranasda membuat sayembara atau lomba membuat souvenir khas Karanganyar, supaya menjadi ciri khas Karanganyar.  Saya membuat istilah ‘I love Karanganyar’, sekarang banyak orang yang menggunakannya,” kata Juliyatmono.

Pemerintah akan memberikan tempat bagi para pengrajin Dekranasda untuk bisa memamerkan dan menjual hasil kerajinannya di Terminal Wisata Mbangun Makuthoromo Karangpandan. Diharapkan ke depannya setiap pengunjung di Kabupaten Karanganyar akan mampir ke terminal tersebut dan membeli oleh-oleh atau souvenir di situ. Pada gilirannya hal ini dimaksdukan untuk meningatkan perekonomian masyarakat.

Sebagai ucapan selamat ulang tahun bagi Dekranasda, Juliyatmono melaksanakan upacara potong tumpeng yang kemudian diserahkan kepada Ketua Dekranasda, Siti Khomsiyah yang kebetulan adalah istri Juliyatmono. Pemberian tumpeng tersebut disambut tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin malam itu. Demikian Diskominfo (krs/pd)

Read More
KOM_8289

Kabupaten Karanganyar Dapat Tambahan Kuota Haji

KOMINFO

Bupati Karanganyar saat menyampaikan sambutan dalam acara Sosialisasi Penyelenggaraan Haji 2017 di Pendopo RD Bupati, Kamis (02/3)

Karanganyar, 2 Maret 2017

Kabupaten Karanganyar mendapatkan tambahan kuota haji pada tahun 2017. Penambahan jumlah calon haji pada tahun ini menyusul adanya tambahan kuota haji asal Indonesia dari Arab Saudi.

Kepastian tambahan calon Haji ini disampaikan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membuka sosialisasi penyelenggaraan Haji  tahun 1438 Hijriyah/2017 Masehi di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa (02/03/2017).

“Kita wajib bersyukur tahun ini calon haji Kabupaten Karanganyar sebanyak 541 jamaah dari kuota yang sudah bertambah,”terangnya.

Juliyatmono mengingatkan adanya rumor diluar, ada orang yang dapat mengeser urutan daftar haji adalah tidak benar sama sekali.

“Tidak ada yang dapat merubah antrian pendaftaran calon haji, tidak ada calo, semua dikerjakan berdasar sistem,”tandas Bupati dihadapan para calon jamaah haji Karanganyar.

Ditambahkannya dengan adanya penambahan kuota sepuluh ribu untuk calon haji Indonesia sehingga untuk pendaftaran haji saat ini dengan masa antrian selama dua puluh tiga tahun, dengan adanya tambahan kuota berkurang masa antrian menjadi sembilan belas tahun.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar, Siti Maesyaroh dalam laporannya mengatakan calon haji Kabupaten Karanganyar tahun 2017 berdasar data dari Kantor Kementerian Agama Karanganyar berjumlah 541 orang, tersebar di 17 Kecamatan.

“Jika pada tahun 2016 jumlah jamaah haji Kabupaten Karanganyar 471 orang, Alhamdulillah tahun 2017 ini ada kenaikan jumlah jamaah haji sebanyak 70 orang,”tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan kegiatan sosialisasi kebijakan penyelenggaraan haji tahun 2017 ini bertujuan memberikan informasi awal kepada calon jamaah haji Kabupaten Karanganyar, sehingga nantinya diharapkan calon jamaah haji mengetahui syarat-syarat administrasi dan syarat lainnya yang harus dipenuhi sebelum berangkat haji.

Adapun beberapa kegiatan yang mendukung penyelenggaran ibadah haji, diantaranya : kegiatan praktek manasik haji, pemberangkatan dan pemulangan haji, memberangkatkan/mengangkat Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) sebanyak tiga orang untuk mendampingi jamaah haji, pemberangkatan calon haji sampai ke asrama Haji Donohudan, penjemputan dan pemulangan haji dari Asrama Haji Donohudan sampai di Kabupaten Karanganyar.

Selanjutnya, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Musta’in Ahmad pada   kesempatan tersebut menyampaikan untuk jumlah living cost haji belum dapat ditentukan. Hal ini disebabkan Kemenag masih menunggu keputusan Presiden.

Terkait dengan DAM atau denda, Musta’in menghimbau agar para calon haji membayarnya saat menunaikan haji di tanah suci bukan pada Kantor Bimbingan Ibadah Haji (KBIH).

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
DSC_0059

Karanganyar Gelar Wawasan Kebangsaan dan KeBhinekaan dalam Kerangka NKRI

KOMINFO

Sekda Kabupaten Karanganyar Samsi melantik Pengurus Forum Persaudaran Indonesia Masa Bhakti 2017-2022 di Gedung DPRD, Selasa (28/2)

Karanganyar, Selasa 28 Februari 2017

Dilatar belakangi isu-isu yang tengah berkembang di masyarakat yang dapat mengakibatkan disintegrasi di Negara RI, Pemerintah Kabupaten Karanganyar melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Karanganyar menggelar Wawasan Kebangsaan dan keBhinekaan dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Selasa (28/02/2017) di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar.

Pada Sarasehan Wawasan Kebangsaan tersebut juga dilangsungkan Pengukuhan Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia (FPBI) Masa Bhakti 2017-2022 yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Karanganyar didampingi Kepala Kesbangpol Karanganyar.

Hadir pada kegiatan tersebut Forkopimda Karanganyar, Forum Pemuka Ethnis, Segenap Sesepuh, Tokoh Masyarakat serta Mahasiswa AKPER, AKBID, APEKA, UNSA.

Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi selaku yang mewakili Bupati sekaligus membuka, menyambut positif dan mendukung penuh terselenggaranya kegaiatan wawasan kebangsaan, mengingat NKRI adalah Negara yang majemuk dan heterogen baik dari suku, agama, ras, bahasa dan budaya.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan terus meningkatkan sikap saling toleransi untuk menghindari konflik yang berakibat memecah belah persatuan kesatuan bangsa,”tandasnya.

Lebih lanjut, Samsi mengatakan FPBI sebagai wadah berkumpulnya berbagai ethnis, suku, ras, budaya sebagai mitra Pemerintah sebagai upaya memupuk persatuan dan kesatuan NKRI sebagaimana diamanatkan dalam Proklamasi, Pancasila dan UUD 1945.

Dalam kesempatan itu, hadir Soejatno Pedro HD sebagai narasumber Sesepuh FPBI Provinsi  Jawa Tengah.

Ia mengingatkan pentingnya sejarah untuk terus menumbuhkan rasa kebangsaan, semangat patriotisme berdasar Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Jangan pernah meninggalkan sejarah, karena dengan sejarah, kebangkitan Nasional akan terus ada dalam jiwa kita semua,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengatakan maksud dan tujuan sarasehan wawasan kebangsaan ini adalah untuk memberikan pemahaman terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus  mempererat persaudaraan antar ethnis di Kabupaten Karanganyar khususnya serta menyemangatkan tegaknya persatuan kesatuan NKRI. Dengan harapan akan terus tercipta kondisi yang kondusif, guyup rukun untuk kemajuan Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
KOM_7773

Bupati : Pramuka, Media Efektif Bentuk Generasi Tangguh dan Berkarakter

kominfo

Bupati Karangayar, Juliyatmono bertindak sebagai Pembina Apel Peringatan Hari Baden Powel, Pembukaan Kemah 360 Hari dan Hari Peduli Sampah Nasional, Jum’at (24/2) di Bumi Perkemahan Delingan.

KOM_7773

Karanganyar, 24 Februari 2017

Ratusan pelajar mengikuti Apel peringatan hari Baden Powel, Pembukaan Kemah 360 hari Angkatan ke lima sekaligus  peringatan hari Sampah Nasional yang berlangsung Jum’at (24/02/2017) pagi di Bumi Perkemahan Delingan, Karanganyar.

Bertindak selaku Pembina Apel, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan diikuti Wakil Bupati, jajaran Kepala OPD Karanganyar serta pelajar tingkat SD, SMP, SMA/SMK/MA  se Kabupaten Karanganyar.

Bupati dalam amanatnya menyampaikan Pramuka merupakan media yang efektif untuk membentuk karakter manusia seutuhnya, berbuat untuk kepentingan kemanusiaan dengan sistem kepanduan sehingga tumbuh generasi muda Indonesia berkarakter sesuai nilai-nilai Pancasila dan berwawasan luas.

“Melalui kegiatan Pramuka bentuk generasi tangguh dan berani menghadapi tantangan global,”ujarnya.

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati meninjau pendirian tenda kemah 360 hari.

Rangkaian dengan peringatan Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh pada 21 Februari kemarin, Bupati mengajak para siswa menciptakan lingkungan yang bersih dan indah.

“Banyak manusia yang tidak peduli sampah, tapi menuntut lingkungan selalu bersih,”pungkasnya.

Seusai apel Hari Baden Powel dilakukan penanaman bibit flamboyan sebanyak 500 batang di sekitar lokasi kemah. Bibit tersebut merupakan bantuan dari Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

kominfo

Simbolis : Bupati menyerahkan bantuan bibit flamboyan kepada perwakilan peserta Apel Hari Baden Powel.

Demikian Diskominfo (yg/ind)

 

 

Read More
DSC_0038

Rapat Paripurna : Bupati Sampaikan Pendapat Akhir Penetapan Tujuh Raperda Karanganyar 2017

Bupati Karanganyar menandatangani berita acara Raperda Kabupaten Karanganyar tentang perubahan atas perda Kabupaten Karanganyar No1 tahun 2013 tentang rencana tata ruang wilayah Kabupaten Karanganyar 2013-2032, Rabu (22/2)

Karanganyar, Rabu 22 Februari 2017

Pendapat akhir Bupati Karanganyar terhadap penetapan tujuh Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar tahun 2017 disampaikan Bupati Karanganyar pada Sidang Paripurna, Rabu (22/02/2017) di Gedung DPRD Karanganyar.

Hadir pada Rapat Paripurna tersebut, segenap anggota dewan DPRD Karanganyar, Forkopimda Karanganyar, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Jajaran Kepala OPD, Pimpinan BUMD, Camat, Kepala Bagian Kantor Sekda Karanganyar.

Adapun tujuh (7) Raperda Karanganyar Tahun 2017 yang telah dibahas dan disetujui Anggota DPRD Karanganyar, antara lain : Raperda Tentang Urusan Pemerintahan, Raperda Tentang Kewenangan Desa, Raperda Tentang Penyelenggaraan Konsultasi Publik, Raperda Tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 18 Tahun 2013 Tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Raperda Tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 6 Tahun 2010 Tentang Pajak Hiburan, Raperda Tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan, Raperda Tentang Pengelolaan Penerangan Jalan Umum dan Penerangan Jalan Lingkungan.

Selanjutnya, Raperda Kabupaten Karanganyar tersebut akan segera ditindaklanjuti untuk diproses sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan sampai dengan diundangkan dan disosialisasikan kepada masyarakat.

Sementara itu, berkaitan dengan Raperda Kabupaten Karanganyar tentang Perubahan atas Perda Kabupaten Karanganyar Nomor 1 Tahun 2013 tentang Rencana tata ruang wilayah Kabupaten Karanganyar tahun 2013-2032 dilakukan penandatangan Berita Acara pembahasannya sesuai dengan ketentuan Pasal 18 ayat 2 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, yang selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur guna mendapatkan rekomendasi dan kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk mendapatkan persetujuan substansi.

Demikian Diskominfo (ind/ft)

Read More
KOM_6967

Napak Tilas Perjanjian Giyanti

kominfo

Sambutan Bupati Karanganyar dalam acara Napak Tilas Perjanjian Giyanti. (12/2/2017)

Karanganyar, 12 Februari 2017

Malam itu hujan tak juga ada hentinya, akan tetapi hadirin sudah siaga mengikuti prosesi Napak Tilas Perjanjian Giyanti di dukuh Kerten RT 01 RW 08 Kelurahan Jantiharjo. Diawali dengan kirab tumpeng hasil bumi dan makanan tradisional yang diarak oleh para pemuda, rombongan menuju lokasi acara.

Lurah Jantiharjo, Ardianto menyatakan  apresiasinya kepada para tamu undangan yang berkenan hadir malam itu, Sabtu, 12 Februari 2017. Acara yang diketuai oleh Ngadimin ini dimaksudkan untuk tetap mengenang sejarah terwujudnya Perjanjian Giyanti pada tanggal 13 Februari 1755. Ikut hadir pada acara tersebut di antaranya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga,   Ketua Masyarakat Sejarah Indonesia Karanganyar, Camat Karanganyar, Lurah Popongan, Lurah Bolong, Danrtamil dan Kapolsek Karanganyar.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan kebanggaannya akan banyaknya tempat-tempat bersejarah di Kabupaten Karanganyar di antaranya Desa Anggrasmanis Kecamatan Jenawi yang merupakan peninggalan Kerajaan Mataram , Museum Manusia Purba di Desa Dayu Kecamatan Gondangrejo, Monumen Perjanjian Giyanti di Kelurahan Jantiharjo, dan lain-lain.

Dengan banyaknya peninggalan bersejarah di Kabupaten Karanganyar ini kita harus menjaga dan memeliharanya supaya bisa diteruskan kepada anak cucu penerus bangsa. Hal ini dimaksudkan juga untuk meningkatkan kecintaan kepada tanah air Indonesia.

“Saya berkeinginan supaya suatu saat wakil dari Kesultanan, dari Mangkunegaran dan dari Kasunanan bisa datang ke Monumen Perjanjian Giyanti ini supaya mereka paham bahwa di sinilah terjadi pembicaraan tentang pembagian wilayah di Kerajaan Mataram waktu itu,” kata Juliyatmono.

Ditambahkan Juliyatmono bahwa untuk mempersiapkan hal ini monumen yang sudah berusia 262 tahun ini harus dibuat dan ditata lebih baik dan layak sehingga pantas dan menarik untuk dikunjungi.

Di akhir acara disuguhkan tarian Tri Darma yang dibawakan oleh dua orang penari putri berpakaian tradisional, diiringi tembang Macapat yang dibawakan oleh Waluyo serta musik tradisional gender. Macapat yang ditembangkan berkisah tentang terjadinya Perjanjian Giyanti. Demikian Diskominfo (kris/adit)

 

Read More