Category: Pemerintahan

DSC_6706

Panggung Gempita Merdeka Satpol PP Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono. M.M saat menyerahkan tumpeng kepada Kepala Satpol PP Karanganyar Kurniadi Maulato setelah menyampaikan pidato sambutannya dalam acara panggung Gempita Merdeka yang digelar Satpol PP Karanganyar, Rabu(29/08).

Karanganyar, 29 Agustus 2018

Aura Semarak dirgahayu Republik Indonesia masih sangat terasa bagi Dinas Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karanganyar, ini dibuktikan dengan digelarnya panggung perayaan Agustusan dengan menggotong tema “ Gempita Merdeka “ yang diadakan di selatan taman air mancur Karanganyar, Rabu(29/08).

Dalam pidato sambutannya, Kepala Satpol PP Karanganyar Kurniadi Maulato menyampaikan agar semua anggota Satpol PP Karanganyar mau bekerja lebih baik lagi, beliau juga mengucapkan selamat atas terpilihnya kembali Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono untuk kembali memimpin Kabupaten Karanganyar.

Dalam pidatonya beliau juga menjelaskan bahwa di Kabupaten Karanganyar sendiri untuk setiap minggunya ada 10 aduan pelanggaran dari masyarakat Karanganyar. Beliau juga menyampaikan dengan sangat terbatasnya armada pemadam kebakaran dan umur yang sudah sangat tua armada yang dimiliki Karanganyar menjadi pemicu lambatnya satuan Damkar dalam bertugas.

“ Ada 109 kejadian kebakaran terjadi di Karanganyar dari awal tahun sampai saat ini, namun kta hanya punya dua unit armada Damkar. Mudah-mudahan tahun depan fasilitasnya ditambah oleh pemkab “ tegas orang nomor satu di satuan dinas Satpol PP Karanganyar tersebut.

Bupati Karangfanyar Drs. H. Juliyatmono yang menyempatkan hadir disela-sela kesibukannya dalam acara tersebut menegaskan bahwa dengan kinerja anggota Satpol PP yang sungguh-sungguh, bangga terhadap negara, punya solusi yang baik, berpenampilan yang simpatik,  jiwa korsa yang kuat, saling percaya, dan penugasan 24 jam nonstop yang di kerjakan dengan baik, itu akan mengangkat citra yang baik bagi Satpol PP di mata masyarakat Karanganyar.

Dalam kesempatan menyampaikan pidato sambutan, orang nomor satu di bumi Intan Pari itu juga berjanji akan berusaha untuk menambah fasilitas bagi Satpol PP agar bisa bekerja dengan semangat. Miniatur pemerintahan ada di Satpol PP, menjai lokomotif penggerak di pemerintahan merupakan suatu hal yang sangat luar biasa.

“ kedepannya anggota Satpol PP mungkin akan ditugaskan di OPD-OPD yang ada di Karanganyar, dan bertugas menindak tegas pegawai yang bekerja semaunya sendiri agar bisa tertib “ ujar beliau Bupati Karanganyar.

Potensi keunggulan Kabupaten Karanganyar didukung kultur masyarakat yang sangat luar biasa. Saya(Bupati.red) sudh melihat kinerja anggota Satpol PP sudah cukup bagus, sepirit harus terus dibangun, olah raga harus teratur, fisiknya pun juga harus bagus dan kuat. Dan terakhir beliau juga menginginkan adanya PPNS di Dinas Satpol PP Karanganyar.

Demikian Diskominfo(Ard/Adt)

Read More

Jawaban Bupati Karanganyar Terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar Dalam Rangka Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar  Nomor 19 Tahun 2015 Tentang Kepala Desa .

Karanganyar, 29 Agustus 2018

Rapat paripurna yang beriisikan jawaban terhadap Bupati Karanganyar terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD ) Kab.Karanganyar nomor 19 tahun 2015 tentang kepala desa .

Adapun beberapa  jawaban sehubungan atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD antarnya :

  1. Fraksi partai demokrasi indonesia persiangan (FPDIP)

“Mengenai himbauan agar pemerintah desa melaksanakan ketentuan pasal no 4 ayat 5 peraturan menteri PDT nomor 19 tahun 2017 tentang penetapan prioritas penggunaan dana desa dapat kami sampaikan bahwa mengenai hal tersebut telah ditindak lanjuti oleh sebagian besar pemerintah desa”

  1. Fraksi partai Golongan Karya (FGOLKAR)

“Kami sampaikan terimakasih atas dukungan terhadap pembahasan RAPERDA ini , selanjutnya berkaitan dengan saran untuk segera dipersiapkan perangkat hukum lainnya , dalam rangka pelaksanaan pemilihan kepala desa akan kami tindak lanjuti”

  1. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera

“Berkaitan mengenai kondisi apabila terdapat lebih dari 1 (satu ) calon kepala desa yang mempunyai suara terbanyak dengan jumlah suarah sah yang sama , maka calon kepala desa yang terpilih ditetapkan bedasar wilayah perolehan suara sah yang lebih luas . pengaturan ini merupakan noerma dalam pasal 42 ayat (2) Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 112 tahun 2017 tentang perubahan atas peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 112 tahun 2014 tentang pemilihan kepala desa berkenaan dengan hal tersebut , pemerintah daerah telah merumuskan mekanisme pemungutan suara melalui penetapan wilayah pemilihan yang materinya secara rinci akan diatur dalam peraturan Bupati sebagai petunjuk  pelaksanaan peraturan daerah ini , dan selanjutnya akan dilakukan sosialisasi secara intensif dengan baik kepada panitia pemilihan kepala desa maupun kepada masyarakat”

  1. Fraksi Gerinda Amanat (F.GERINDAAMANAT)

“Berkaitan dengan PNS yang menjadi Kepala Desa Dapat kami sampaikan bahwa sesuai ketentuan dalam pasal 6A peraturan Menteri dalam negeri nomor 66 tahun2017 tentang perubahan atas peraturan menteri dalam negeri nomor 82 tahun 2015 tentang pengankatan dan pemberentihan kepala desa dinyatakan bahwa bagi PNS yang diangkat menjadi Kepala Desa maka yang bersangkutan dapat di bebaskan sementara dari jabatannya tanpa kehilangan haknya sebagai PNS dan mendapat tunjangan kepala desa juga pendapatan lainnya yang sah yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa”

  1. Fraksi Demokrat (F.DEMOKRAT)

“selanjutnya berkaitan dengan saran Fraksi Demokrat agar materi rancangan Peraturan Daerah disesuaikan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri terkait kami sependapat dan untuk materi lainnya akan kita bahas bersama Pansus “

  1. Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F.PKB)

“Mengenai usulan Fraksi Kebangkitan Bangsa terkai Calon Kepala Desa terpilih yang mneinggal dunia dan atau berhalangan tetap sebelum pelantikan agar dilakukan pemilihan kembali setelah 100 (seratus ) hari , maka dapat kami sampaikan bahwa sesuai ketentuannya dalam hal terjaid kondisi tersebut , maka pelaksanaan pemilihan kepala desa mengikuti periode/ tahapan pemilihan kepala desa serentak berikutnya . sedangkan kekosongan jabatan Kepala Desa akan ditunjuk pejabat Kepala Desa

Selanjutnya  mengenai sanksi bagi kepala desa terpilih yang mengundurukan diri sebelum pelantikan telah dirumuskan dalam rancangan  peraturan Bupati dan akan kita bahas bersama dalam pembahasan RAPERDA di PANSUS ”

Demikian Diskominfo (ind/dn/adinug)

 

Read More
DSC_9266

PENUNJUKAN PANSUS TIGA RANCANGAN PERATURAN DAERAH

kominfo

Pembacaan Panitia Khusus (Pansus)

Karanganyar, Rabu 29 Agustus 2018

Penunjukan Panitia Khusus (Pansus) tiga rancangan peraturan daerah disampaikan pada sidang paripurna penyampaian jawaban Bupati atas pemandangan umum fraksi terhadap Raperda Perubahan Perda tentang Kepala Desa, Rabu (28/8).

Penunjukan Panitia Khusus yang berlangsung di Gedung DPRD tersebut dibacakan oleh Sekretaris Dewan Karanganyar, Susamti.

Adapun Nama-nama Panitia Khusus tiga rancangan tersebut antara lain:

  1. Panitia Khusus I Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar tentang perubahan kedua atas peraturan daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 19 Tahun 2015 Tentang Kepala Desa : Endang Muryani (Ketua), Wagiyo Ahmad Nugroho (Wakil Ketua), MB. Aryani C (Sekretaris).
  2. Panitia Khusus II Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Tentang Pelestarian Budaya Jawa : Suparmi (Ketua), Karwadi (Wakil Ketua), Padmi Setyaningsih (Sekretaris).
  3. Panitia Khusus III Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Tentang Kepemudaan : Sri Hartono (Ketua), Muh Irsyad (Wakil Ketua), Sri Suwarni (Sekretaris).

Demikian Diskominfo (Ina/Adt)

Read More
DSC_0002

Rapat Paripurna Raperda tentang Perubahan Kedua Atas Perda Kabupaten Karanganyar No. 19 Tahun 2015

Bupati Karanganyar menandatangani rancangan Perda perubahan, Jumat 24/8/18

Karanganyar,  24 Agustus 2018

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar  masa sidang III,  Jum’at (24/8) pagi dengan acara : Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perubahan kedua atas Peraturan Daerah (Perda)  Kabupaten Karanganyar No.  19 Tahun 2015 Tentang Kepala Desa.
Adapun perubahan tersebut antara lain meliputi :
Penambahan beberapa definisi baru yang belum tercantum dalam ketentuan umum, penambahan ketentuan mengenai biaya pemilihan Kepala Desa antar waktu,  penambahan pengaturan mengenai hak Pegawai Negeri Sipil menjadi Kepala Desa,  penambahan pengaturan mengenai penetapan Calon Kepala Desa terpilih berdasarkan wilayah perolehan suara sah yang lebih luas dalam hal calon Kepala Desa yang memperoleh suara terbanyak lebih dari satu orang,  penambahan pengaturan mengenai mekanisme calon Kepala Desayang meninggal dunia berhalangan tetap atau mengundurkan diri dengan alasan yang dapat dibenarkan sebelum pelantikan,  penambahan pengaturan mengenai alasan pemberhentian Kepala Desa.
Demikian Diskominfo (ind/dn/dwinug)

Read More
DISKOMINFO

Ribuan Warga Antusias Saksikan Karnaval Kemerdekaan

Bupati Karanganyar Juliyatmono berinteraksi langsung dengan masyarakat yang sedang menyaksikan Karnaval Pembangunan, selain itu Bupati Juga membagi-bagikan permen, Senin(20/8).

Karanganyar,  Selasa 21 Agustus 2018

Ribuan masyarakat Karanganyar tumpah ruah menyaksikan karnaval kemerdekaan. Mereka memadati sepanjang ruas jalan Lawu untuk melihat penampilan ratusan peserta mulai dari kategori pelajar hingga umum,  Senin (20/8) kemarin.

Kegiatan karnaval dengan berjalan kaki digelar oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam rangka memeriahkan Kemerdekaan ke 73 RI ini diikuti 106 peserta yang terbagi menjadi dua kontingen.

Yakni 33 kontingen terdiri dari berbagai kontingen pelajar se Kabupaten Karanganyar yang diberangkatkan mulai pagi hingga siang hari sedangkan 73 kontingen diikuti oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD,  Swasta maupun masyarakat umum yang diberangkatkan siang hari hingga petang.  Adapun rute pemberangkatan kedua kontingen sama yaitu start di Alun alun Kabupaten Karanganyar menuju panggung kehormatan yang berada didepan Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada karnaval tersebut berbagai tampilan disuguhkan peserta kontingen yang lengkap dengan atribut dan properti masing masing. Sehingga menambah antusias pengunjung untuk melihat langsung jalannya karnaval kemerdekaan.

Sebelumnya, rombongan Bupati,  Wakil Bupati,  Forkompimda masing masing dengan menunggang kuda menuju panggung kehormatan. Karnaval kemerdekaan dibuka dengan penampilan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Karanganyar yang telah melaksanakan tugas dengan baik pada Detik detik Proklamasi Kemerdekaan dan Penurunan Bendera yang berlangsung 17 Agustus kemarin.

Ditengah panas yang menyengat,  tidak mengurangi antusias masyarakat dalam menyaksikan karnaval  maupun semangat peserta kontingen untuk memberikan penampilan terbaiknya. Mulai dari unjuk kebolehan freestyle bmx, marchingband, tarian berbagai daerah, pencak silat, reog, barongsai dan lain sebagainya.

Disela sela karnaval, tim Dishub PKP sengaja menyiramkan air disepanjang jalan yang dilewati peserta karnaval guna mengurangi panasnya terik matahari.
Demikian Diskominfo (Tim Liputan).

Read More
291bcebc

Colomadu Spektakuler Rayakan HUT RI

    Luar biasa penampilan siswa SMK Bina Dirgantara Colomdu Karanganyar. Salah satu atraksi itu adalah berdiri diatas drum dan mengigit drum

 

KARANGANYAR – 18 Agustus 2018
Kecamatan Colomadu sangat spektakuler dalam pawai pembangunan dalam memperingati HUT RI ke 73. Kecamatan di paling barat Karanganyar tersebut mempersembahkan kreasi unik dan menarik. Mulai dari tarian reog hingga penampilang marching band SMK Bina Dirgantara Penerbangan yang menganggumkan. Beberapa kali Bupati Karanganyar bertepuk tangan karena kagum melihat atraksi SMK Bina Dirgantara tersebut.

Pawai karnawal tahun ini agak berbeda dari sebelumnya. Biasanya pawai mengelilingi kecamatan Colomadu, namun kali ini finish di De Tjolomadoe. Satu persatu peserta karnawal mempersembakan yang terbaik di panggung kehormatan. Mulai dari SD hingga siswa SMK. Bahkan beberapa desa seperti Bolon, Baturan, Blulukan, Paulan juga tidak ketinggalan mempersembahkan keunggulaan masing masing desa. Seperti desa Blulukan yang menggunakan reog. Terakhir, atraksi dari SMK Bhina Dirgantara yang menampilkan marching band. Ratusan penonton menatap seksama karena penampilan yang luar biasa. Atrakasi mereka menata alat drum kemudian naik sambil  mengiggit drum. Bukan itu saja, mayoret marching band naik ke atas drum dan membuka tulisan Selamat HUT RI ke 73 dan SMK Bina Dirgantara. (Hr/Adt)

Read More

Penghargaan pada ASN dan Defile Warnai Peringatan HUT ke 73 RI

Karanganyar, Sabtu 18 Agustus 2018 

Upacara peringatan kemerdekaan di lapangan Aun-alun Kabupaten Karanganyar,  Jum’at (17/8) pagi kemarin. Dalam kegiatan ini juga diberikan penghargaan pada tiga ASN dan pawai defile dari peserta upacara.

Tampil sebagai Inspektur Upacara peringatan kemerdekaan RI adalah Juliyatmono Bupati Karanganyar. Peringatan HUT ke 73 RI ini diikuti jajaran Forkopimda Karanganyar, para pelajar, ASN dan Oganisasi Masyarakat (Ormas).

Pada kesempatan ini Bupati Karanganyar membacakan sambutan dari Ganjar Pranowo Gubernur Jawa Tengah.  Dalam sambutannya Ganjar mengapresiasi antusias masyarakat dalam menyemarakkan kemerdekaan.

“Saya bangga dan terharu dengan kreasi warga dalam menghias lingkungannya menyemarakkan kemerdekaan,”ujarnya.

Ganjar juga mengajak masyarakat Jawa Tengah untuk selalu menghargai adanya kemajemukan dan mewaspadai paham paham radikalisme di masyarakat.

“Keberagaman adalah berkah alam. Mari kita jaga perbedaan ini dan menghindari sikap saling fitnah serta menolak paham radikalisme,”tambahnya.

Sementara pada kesempatan tersebut tiga Aparatur Sipil Negara mendapat penghargaan Satyalencana Karya. Penghargaan ini diberikan atas pengabdian para Aparatur Sipil Negara itu selama lebih dari 10 tahun. Tiga penerima Satyalencana Karya yakni Edi Sriyanto Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),  Wuni Ernawati Bidan di Puskesmas Kebakkeramat dan Amin Hartutik Pembina Guru SMPN 1 Karanganyar.

Upacara peringatan hari kemerdekaan RI ditutup dengan pawai baris bebaris atau  defile dari para peserta upacara. Para peserta menampilkan atraksi dan kekompakkan baris bebaris dihadapan panggung kehormatan yang ditempati jajaran forkompinda dan tamu undangan.

Demikian Diskominfo (Tim Liputan) 

Read More
DSC_2935

Groundbreaking Anak Tangga Ke Puncak Lawu

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meletakkan batu pertama pembangunan anak tangga sampai ke puncak lawu.

KARANGANYAR – 1 Agustus 2018

Pelan tapi pasti. Keinginan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar untuk membuat anak tangga ke puncak Lawu mulai terwujud. Sekitar pukul 13.00, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Forkopimda groundbreking atau peletakan batu pertama pembangunan anak tangga ke puncak lawu. Pembangunan tersebut murni CSR dari perusahaan dan perorangan yang peduli terhadap Gunung Lawu.

“Ini satu-satunya di dunia, anak tangga sampai puncak gunung. DI hari bersejarah yakni tanggal 17 Agustus 2018 kami meletakkan batu pertama tanda dimulainya anak tangga sampai ke puncak lawu,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono sebelum meletakkan batu pertama.

Dia menambahkan rencananya anak tangga ini akan diresmikan tanggal 17-08-2020. Pembuatan anak tangga ini diperkirakan akan selesai dalam dua tahun. Meski demikian, jika selesai sebelum 2020 maka akan lebih baik. Motivasi Pemkab, menurut Juliyatmono adalah ikut menjaga gunung lawu agar terus “wilujeng slamet”, aman dan nyaman. “Tempat ini menjadi tempat bersejarah terbentuknya Republik Indonesia.Sebab Gunung lawu sangat indah, dan mempesona,” imbuhnya.

Lebih jauh, Juliyatmono mengatakan tidak ada niatan sama sekali untuk eksploitasi gunung lawu. Justru ini merawat dan ikut menjaga kelestarian dan kesuburan Gunung Lawu. Gunung Lawu sebagai genthong airnya se soloraya harus tetap terjaga dengan baik. Rembesan dari akar gunung lawu sampai ke bengawan solo butuh 10 tahun sehingga harus tetap terjaga. “Orang Ke puncak lawu tidak akan tersesat karena ada anak tangga dan pegangan. Ke depan juga akan ada lampu sehingga naik ke puncak lawu lebih nyaman,” imbuhnya. (Hr/Adt)

Read More
DSC_1913

Dandim 0727 Pimpin Apel Renungan Suci  di Taman Makam Pahlawan

 

Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Mukhtar memimpin apel dan renungan suci di Taman Makam Pahlawan


KARANGANYAR – 17 Agustus 2018

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar upacara renungan suci di Taman Makam Pahlawan tepat pukul 00.00. Apel dipimpin oleh Dandim 0727 Karanganyar, Letkol Inf Mukhtar.  

Usai dilakukan penghormatan, Dandim dalam pidatonya menyampaikan malam ini menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pejuang kemerdekaan RI. Rinciannya, 80 orang dari TNI, pejuang rakyat 36 orang, tentara pelajar 7 orang, masyarakat desa 8 orang. Perintis kemerdekaan 2 orang. “Kami menyatakan hormat sebesar-besarnya atas keihlasan saudara-saudara terhadap perjuangan demi kebahagiaan bangsa dan negara. Perjuangan saudara adalah perjuangan kami juga,” tandas Letkol Inf Mukhtar

Dalam kesempatan itu, Dandim juga berdoa semoga arwah para Pahlwan  duterima Tuhan Yang Maha Kuasa. Serta diberikan tempat yang terbaik di sisi-Nya. (Hr/Adt)

Read More
DSC_1855

Bupati Ingatkan Pesan Founding Father, Ir Soekarno

Aksi Marcelino, Siswa SDN 09 Ngringo Jaten yang mempersembahkan pantomim di hadapan bupati dan Forkopimda di Gedung DPRD Karanganyar

 

KARANGANYAR – 16 Agustus 2018

Malam tirakatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar di ruang paripurna gedung DPRD (16/08) berjalan khidmat dan menyentuh. Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengingatkan akan pesan Founding Father, Ir Soekarno  yakni Perjuangku mudah karena mengusir penjajah. Tapi perjuanganmu berat karena musuhmu adalah bangsamu sendiri.

“Pesan dari Bung Karno sangat menyentuh kita bersama. Demokrasi yang tidak dimaknai sebagai kompetisi gagasan dan ide akan mengacam perpecahaan, permusuhan dan perselisihan. Harusnya semua mengingat bahwa kita adalah semua warga Indonesia,” ujar Juliyatmono.

Dia menambahkan kata-kata Bung Karno mengingatkan akan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. Atas mana pemerintah Kabupaten Karanganyar, bupati menyambut baik dan penghargaan setinggi-tingginya karena berbagai kegiatan telah dilaksanakan dengan baik. Serta semua warga menggelora semangat menyambut hari kemerdekaan RI ke 73 dengan menggelar malam tirakatan. “Ini sebagai bentuk penghargaan tinggi kepada para pahlawan yang mengorbankan apapun demi kemerdekaan Indonesia,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu di Karanganyar juga memuji pendapat yang disampaikan oleh Ketua OSIS SMA 1 Karanganyar dan Ketua OSIS SMK 1 Karanganyar. Pada hakekatnya,  pelaksanaan menyambut kemerdekaan RI ke 73 ini untuk menyemangati kau muda. Tujuannya agar anak muda dan pelajar  tidak kehilangan jati diri sebagai warga bangsa. “Sebagai anak muda harus cerdas karena memang tuntutan zaman, kuat karena karakter yang penuh persaiangan. Serta Tidak boleh melupkan jati diri anak bangsa untuk menghargai para pahlawan,” imbuhnya.

Di tengah situasi milineal, yang semakin semakin kompetetif dan terbuka melakukan apapun, Bupati mengingatatkan pelajar harus memiliki kecerdasan rata-rata. Harus menguasai ilmu pengetahuan tinggi dan tidak lupa mencintai tanah air. Kaum muda harus disemangati untuk mempunyai kepribadian yang tinggi. “Semoga hari kemerdekaan yang juga hari Jumat menjadi momentum kita semua agar bangsa Indonesia bangkit, mandiri dan berkepribadian tinggi,” tandas Bupati.

Pada malam tirakatan tersebut disuguhkan Pantomim  dari Marcelino Nova Candra, siswa kelas VI SDN Ngringo 09 Jaten Karanganyar dan gurunya Amri Setiawan. Kedua mementaskan perjuangan anak kecil dalam mengasuh adik dan orangtuannya. (hr/Ard)

Read More