Category: Pemerintahan

DSC_0031

Nota Penjelasan Bupati Karanganyar Terhadap Rancangan KUPA Serta PPASP

Kominfo

Serah Terima Berita Acara antara Bupati Karanganyar Juliyatmono dengan Ketua DPRD Karanganyar Sumanto.

Karanganyar 18 September 2018

Nota penjelasan Bupati Karanganyar terhadap rancangan nota kesepakatan kebijakan umum perubahan APBD (KUPA) tahun anggaran 2018 serta prioritas dan plafon anggaran sementara perubahan APBD (PPASP) tahun anggaran 2018 dalam rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Selasa (18/09).

Pemerintah Pusat saat ini tidak mengajukan perubahan APBN tahun 2018. Kebijakan Pemerintah Pusat yang demikian jelas akan sangat mempengaruhi kebijakan APBD di Kabupaten Karanganyar, paling tidak untuk perubahan APBD 2018 Pemerintah Kabupaten hanya mengandalkan adanya perubahan pendapatan SiLPA tahun lalu.

Secara singkat untuk Plafon anggaran sementara Perubahan APBD Tahun Anggaran 2018, Rencana Perubahan Plafon Anggaran Pendapatan, Tambahan Pendapatan, dirancanakan sebesar Rp. 53.088.447.000,- (Lima Puluh Tiga Milyar, Delapan Puluh Delapan Juta, Empat Puluh Tujuh Ribu Rupiah) atau naik 2,59%.

Rencana Perubahan Plafon Anggaran Belanja proyeksi perubahan belanja yang diajukan sebagian merupakan kesepakatan mendahului perubahan beberapa waktu yang lalu, guna membiayai belanja program kegiatan yang penting dan mendesak dengan sumber dana bantuan keuangan Provinsi Jawa Tengah dan SiLPA Tahun 2017, yaitu sebesar Rp. 33.344.494.000,- (Tiga Puluh Tiga Milyar, Tiga Ratus Empat Puluh Empat Juta, Empat ratus sembilan Puluh Empat Ribu Rupiah).

Dari penerimaan dan pengeluaran pembiayaan terdapat6 perubahan anggaran pembiayaan netto, sebesar Rp. 74.918.557.000,- (Tujuh Puluh Empat Milyar, Sembilan Ratus Delapan Belas Juta, Lima Ratus Lima Puluh Tujuh Ribu Rupiah), yang dapat digunakan untuk menutup defisit anggaran.

Demikian Penjelasan secara singkat mengenai substansi dan urgensi Rancangan KUPA dan PPASP Tahun Anggaran 2018.

 

Demikian Diskominfo (an/ind/lp)

Read More
DSC_8965

Wakil Bupati Karanganyar Pamitan

DUA HEBAT : Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Rohadi Widodo bersalamaan akrab. Keduanya telah memimpin Karanganyar sejak 15 Desember 2013 dan kini wakil bupati Karanganyar mundur dari jabatannya karena akan maju menjadi caleg

 

KARANGANYAR – 18 September 2018

Apel pagi di lingkungan setda hari ini lain dari biasanya. Penyebabnya Wakil bupati Karanganyar, Rohadi Widodo berpamitan dengan jajaran Bupati dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan setda. Kata pamitan itu diucapkan setelah surat pengunduran diri disetujui oleh  Mendagri. Melalui SK  Nomor 132.33-5920 tahun 2018 tertanggal 5 September 2018 tersebut,  Mendagri menyetujui  pemberhentian dengan hormat Rohadi Widodo dari jabatan sebagai Wakil Bupati Karanganyar periode 2013-2018, atas permintaan sendiri.

“Seiring perjalanan waktu 4 tahun 8 bulan bersama Pak Bupati, Juliyatmono banyak interaksi yang kami lakukan dalam mengemban amanah tersebut. Tentu ada banyak yang tidak berkenan di lingkuangan ASN dan masyarakat saya meminta maaf,” ucap Rohadi Widodo didampingi isteri Hadia Asri Widyasari.

Dia berharap Yuro jilid dua akan lebih baik dari pada Yuro jilid pertama. Pihaknya siap membantu jika Pemkab Karanganyar membutuhkan bantuan. Sebab, di Karanganyar Rohadi dilahirkan sehingga kapanpun siap membantu. “Kekeluargaan ini sudah terjalin jangan sampai terputus. Klau penjenengan punya hajatan tolong saya juga dikabari. Jika ke Ngargoyoso jangan lupa untuk mampir,” imbuhnya.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan atas nama pribadi dan pemerintah mengucapkan teruma kasih kepada Rohadi Widodo. Sebab sejak dilantik 15 Desember 2013, Juliyatmono dan Rohadi Widodo bertekad untuk bersungguh-sungguh membangun Karanganyar. Buktinya selama mengemban amanah Bupati menandaskan selalu berdua dan bersama. “Potret di daerah lain antara bupati dan wakil bupati berbeda visi kemudian pecah kongsi. Namun kami selalu bersama dan berdua dan semoga ini menjadi pembelajaran bagi yang lain,” tambahnya.

Sering bekerja bersama itu, menurut Juliyatmono tidak mengejar ambisi atau jabatan. Namun seberapa besar manfaat untuk masyarakat. Lebih jauh, Juliyatmono mengatakan pemerintah terbuka dengan masukan dan kritik. Pasalnya teguran itu bagian dari Kecintaan kepada Karanganyar. “Yang jelas jangan sampai ada pinggeti ati diantara kita. Mudah-mudahan Rohadi sukses, lancar dan terus membangun untuk kemajukan Karanganyar,” imbuhnya.

Diakhir acara, sekda Karanganyar memberikan sepeda gunung kepada Wakil bupati Karanganyar Rohadi Widodo. Selanjutnya semua ASN di lingkungan setda dan Diskominfo menyalami satu persatu Rohadi Widodo dan Isteri. (hr/Dnk)

Read More
DSC_0191

HMI & KORPS-HMIWATI (KOHATI) Gelar Pelantikan Pengurus HMI Cabang Surakarta

Kominfo

22 Pengurus HMI dan KORPS-HIMAWATI (KOHATI) Cabang Surakarta dilantik.

Karanganyar 14 september 2018

HMI  & KORPS-HMIWATI (KOHATI) menggelar pelantikan Pengurus HMI  cabang Surakarta periode 2018/2019, pada Jum’at (14/9) di  Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dengan Tema Mengembalikan Khittah Perjuangan HMI Cabang Surakarta sebagai Organisasi Responsif di Bidang Ketahanan Pangan Sektor Konversi Lahan, Pelantikan ini dihadiri oleh Agam Bintoro selaku Kabag Kesra, Demisioner HMI , Ketua Umum Besar  HMI, Ketua Umum HMI Cabang Surakarta dan pengurusnya.

Dalam prosesi pelantikan di gelar pembacaan ikrar terhadap kepengurusan yang diikuti 22 orang pengurus baru dengan Ketua Umum Brilian Kusuma Ardi, Sekretaris Umum Yannuar Faishal. M.C , Bendahara Umum Afzal Nur Iman.

Demisioner kanda Pandu Irawan mengucapkan terimakasih kepada kawan-kawan sepengurusan selam setahun telah bekerja sebaik mungkin dan semoga kepengurusan yang baru  kedepan mampu untuk membenahi dan menjalankan amanah ini. Dinamika dan tantangan pasti suatu perkumpulan dari jiwa-jiwa yang merdeka, berkumpul sebagai suatu wadah yang merupakan sebuah organisasi mahasiswa mempunyai visi misi dan ambisi.

Sementara itu Agam Bintaro Selaku Kabag Kesra, dalam sambutannya menyampaikan selamat atas dilantiknya Kepengurusan HMI cabang Surakarta.

“Dimanapun HMI selalu menghadirkan kesejukan, mendidik masyarakat dan memberdayakan masyarakat serta tetap amanah dan sesuai dengan visi misi”, Tuturnya.

 

Demikian Diskominfo (ind/dn/lp)

Read More
DSC_0026

PENDAPAT AKHIR BUPATI KARANGANYAR TERHADAP PENETAPAN 3 (TIGA) RANCANGAN PERATURAN DAERAH KABUPATEN KARANGANYAR

diskominfo

Serah Terima Dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Kamis 13 September 2018

Disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Salam sejahtera bagi kita semua, yang terhormat Ketua, Wakil Ketua, dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar.

Yang terhormat anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Ketua Pengadilan Negeri, dan Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Karanganyar.

Yang kami hormati Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, para Staf Ahli, para Asisten, Inspektur, Kepala Dinas / Badan/ Instansi, Direktur BUMD, Kepala Bagian dan hadirin yang berbahagia.

Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar yang telah berkenan membahas dan menyetujui 1 (satu) Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar, usulan dari eksekutif yaitu Perubahan kedua atas Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 19 Tahun 2015 tentang Kepala Desa dan 2 (dua) Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar usulan dari legislatif yaitu tentang:

  1. Kepemudaan dan,
  2. Pelestarian Budaya Jawa

Masing- masing Rancangan Peraturan Daerah tersebut diharapkan akan menjadi pedoman dalam upaya optimalisasi potensi dan peran pemuda dalam kegiatan pembangunan di Daerah, mewujudkan perlindungan dan pelestarian Budaya Jawa di tengah arus modernisasi yang begitu kuat saat ini serta sebagai pedoman dalam pengaturan mengenai Kepala Desa khususnya berkaitan dengan penyelenggaraan Pilkades serentak gelombang kedua yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Februari 2019.

Demikian Diskominfo (an/ind/vnd)

Read More
DSCF7300

ASN Wajib Netral

Kominfo

Audiensi dan Studi ORMAWA KMAP UNS dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar di Ruang Podang 1 Kantor Bupati Karanganyar

Karanganyar- 6 september 2018

Ormawa KMAP (Keluarga Mahasiswa Administrasi Publik) UNS berkunjung ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar.

Diterima oleh Asisten Pemerintahan  Drs. Bachtiar Syarif di Kantor Bupati Ruang Podang 1, Kamis (06/09).

Kunjungan sekitar 24 mahasiswa dengan tujuan Audiensi dan Studi Mahasiswa Ormawa KMAP (Keluarga Mahasiswa Administrasi Publik) UNS dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Ketua Ormawa KMAP Madika Ditya Chriswara mengatakan bahwa “mencari ilmu bukan hanya sekedar membaca buku tetapi bisa melalui fenomena-fenomena di lapangan”.

Sedangkan, Asisten Pemerintahan Bachtiar memberikan sambutannya di Kantor Bupati Karanganyar kepada mahasiswa dan menjelaskan konteks pembelajaran praktek di lapangan yang dalam pilkada ASN itu netral tidak boleh memihak, baik itu dalam pilkada maupun presiden. Kemudian juga tidak boleh memberi sumbangan serta tidak boleh mengkampanyekan baik langsung maupun tidak langsung .”tutur Bachtiar saat diskusi antar dialog dengan mahasiswa.

Demikian Diskominfo (Lp/vnd)

 

 

Read More
DSC_0032

40 PESERTA DIKLATPIM IV ANGKATAN 42 PROVINSI BALI KUNJUNGI KARANGANYAR

Kominfo

Benchmarking Best Practise Diklatpim ke IV Angkatan 42 Badan Pengembangan SDM Provinsi Bali Tahun 2018

Karanganyar, Senin 10 September 2018

Kabupaten Karanganyar menjadi lokasi orientasi lapangan peserta Benchmarking Diklat Pim IV provinsi Bali. Dalam kegiatan ini diikuti sebanyak 40 peserta yang berasal dari Bali dan luar Bali yakni Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kunjungan tersebut diterima Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar dan Kepala Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi & UKM Karanganyar, Senin (10/9) di aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Karanganyar.

Dalam sambutannya Sekda menyampaikan tentang tenaga kerja UKM bidang perdagangan, penataan PKL, pelatihan keterampilan kerja dan pengembangan usaha mandiri.

Sementara itu, sambutan Ketua rombongan sekaligus Kepala BPSDM Provinsi Bali, Ida Bagus Sedhawa menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan ini untuk memenuhi persyaratan dalam pembelajaran diklatpim sebelum menyusun proyek perubahan, sehingga perlu adanya orientasi lapangan dan terpilihlah Kabupaten Karanganyar yang secara budaya contohnya objek wisata memiliki banyak kemiripan dengan Provinsi Bali.

“Aktivitas masyarakat dalam penguatan heritage sama dengan Bali, pengelolaan kepariwisataan di Karanganyar bagi peserta untuk meningkatkan kepedulian peserta pada kepariwisataan dan kiat-kiat pengelolaan wisata di provinsi Jateng”,tuturnya.

Ida Bagus menambahkan sasaran yang ingin dicapai pada kegiatan orientasi lapangan ini adalah rasa kepekaan para peserta secara inovatif dari tempat yang dikunjungi yang digarap secara terpadu dan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Karanganyar dalam berkontribusi memberikan pendapatan asli daerah, pengelolaan tenaga kerja dan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL).

Demikian Diskominfo (ft/ind/vnd)

Read More

Wisuda STIKes Mitra Husada, Para Lulusan Diharapkan Jaga Integritas dalam Dunia Kerja

 

Karanganyar, 7 September 2018

Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Karanganyar meluluskan ratusan mahasiswanya. Para lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Mitra Husada Karanganyar ini diharapkan untuk menjaga integritas dalam dunia kerja.

Wisuda para lulusan STIKes Mitra Husada tahun 2018 dilakukan di Hotel Sunan Solo, Kamis (6/9) kemarin. Dalam kegiatan ini juga dihadiri Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Jateng Yulianto Prabowo.

Ketua STIKes Mitra Husada Karanganyar mengatakan wisuda para lulusan tahun ini merupakan awal untuk menciptakan tenaga kesehatan yang profesional. Para alumni diharapkan mampu menjaga integritas serta membangun karakter disiplin ilmu.

“Terapkan kejujuran dan kecermatan dalam bekerja,”pesannya.

Sementara Bupati Karanganyar dalam sambutannya berharap para wisudawan dan wisudawati STIKes Mitra Husada dapat mengaplikasikan dengan baik ilmu yang didapat di bangku kuliah di dunia kerja. Pihaknya berpesan agar para mahasiswa berterimakasih dengan orang tua masing-masing serta tetap berpegang pada nilai-nilai ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

“Jangan lupakan orang tua karena kelulusan kalian juga tak lepas dari kerja keras dan doa mereka. Tetap teguh menjalankan nilai-nilai agama dalam keseharian,”ujarnya.

Bupati juga menambahkan pihaknya mendoakan para lulusan STIKes Mitra Husada agar mendapatkan pekerjaan layak. Pemkab Karanganyar sendiri akan terbuka terhadap para lulusan dari STIKes dapat praktek lapangan di wilayah Karanganyar.

“Selalu kerja keras dan jangan lupakan ibadah,”tuturnya.

Demikian Diskominfo (ind/an)

 

 

Read More
DSC_7381

Bupati Karanganyar : Berikan Pelayanan Sebaik Mungkin Untuk Masyarakat

Kominfo

Para Peserta Pembekalan Perangkat Desa Tahun 2018 di aula Hotel Pondok Asri Tawngmangu nampak serius saat penyampaian materi pembekalan, (05/09).

KARANGANYAR– 5 September 2018

Pembekalan Perangkat Desa Baru Tahun 2018 di Hotel Pondok Asri Tawangmanu, dilaksanakan selama 3 hari mulai tanggal 5 sampai 7 september 2018 secara resmi dibuka oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono.M.M,  diikuti 64 peserta perangkat desa baru yang terdiri dari sekertaris desa sejumlah 4 orang, kepala seksi sejumlah 18 orang, kepala urusan sejumlah 7 orang, kepala dusun sejumlah 35 orang.

Asisten Bupati bidang pemerintahan Bachtiar, dalam pidato laporan pelaksanaan menyampaikan maksud dan tujuan pembekalan ini untuk meningkatkan pengetahuan wawasan desa baru dalam rangka penyelenggaraan pemerintahan  desa, menciptakan aparatur yang mampu berperan aktif dan bersinergi dalam mencapai tujuan bersama, meningkatkan kemampuan memahami peraturan perundang-undangan sehingga mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsinya dengan tertib dan lancar, mewujudkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat, menciptkan kebersamaan visi dan dinamika pola pikir dalam melaksanakan tugas pemerintahan desa dan pembangunan demi terwujudnya kepemerintahan yang baik.

Materi pembekalan yang terdiri dari Etika pemerintahan dan kepemimpinan, struktur organisasi dan tata kerja Pemerintah Desa, pengawasan pengelolaan keuangan desa, kewenangan Desa dan BPD, tata cara pengelolaan aset Desa, penyusunan produk hukum desa, penyusunan RPJM desa dan RKP desa, perangkat desa dan Kelembagaan desa, penyusunan APBDes dan pengadaan barang dan jasa di desa

Kominfo

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono.M.M saat menyampaikan pidato sambutan sekaligus membuka acara pembekalan perangkat desa tahun 2018 di Hotel Pondok Asri Tawangmangu

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam pidato sambutan pembekalan tersebut menyampaikan dengan adanya perangkat milenial yang sesuai dengan konteks era jaman sekarang, dimana harus ada perubahan  dalam otonomi besar agar tidak terjebak pada masa lalu yang tidak baik, dimana tradisi buruk harus dirubah.

“ Ora usah mikir sepiro gedene upah sing mbok tompo, berikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Biar masyarakat yang menilai kinerja kalian” ujar beliau ditengah-tengah pidato sambutannya. Bupati Karanganyar juga menambahkan,  bahwa akan ada perubahan desa dengan layanan serba online.

Demikian Diskominfo (Ina/Ard/Vnd/Lp)

Read More
DSC_9486

Pemkab Wacanakan Bakal Gerakan Massal Memungut  Sampah 15 September

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan arahaan mengenai kedatangan dari WCD Di ruang Podang

 

KARANGANYAR – 5 September 2018

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar kedatangan tamu dari Worl Cleanup Day (WCD). Komunitas dunia yang peduli sampah ingin mengajak Pemkab Karanganyar dan masyarakat untuk memungut sampah di Sungai Samin, Desa Matesih, Kecamatan Matesih. Namun demikian, Pemkab Karanganyar bakal mengajak seluruh masyarakat untuk peduli sampah dan memungut sampah di sekitar tempat tinggalnya pada tanggal 15 September 2018.

“Saya minta jajaran terkait untuk berkoordinasi dan ada gerakkan untuk memungut sampah. Saya berharap bisa diikuti di seluruh kecamatan di Karanganyar untuk mengambil sampah di titik-titik yang terdapat tumpukan sampah,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat audiensi dengan komunitas peduli lingkungan WCD di ruang Podang.

Bupati menambahkan Karanganyar sejak awal sudah peduli terhadap sampah. Tentu, dengan ajakan dari WCD bakal difasilitasi agar masyarakat peduli terhadap sampah. Mengenai kali Samin, bupati berharap ada pengecekaan secara langsung di lapangan. Pasalnya, ada titik-titik lain juga terdapat sampah. “Yang jelas kita bukan alat dari negera lain, kita mandiri dan sangat peduli terhadap sampah. Pemerintah tidak tinggal diam dan akan mengatur dan memobilisasi agar dilakukan gerakan memungut sampah,” imbuhnya.

Lebih jauh, Bupati mengharapkan anak sekolah turut dilibatkan pada tanggal 15 September tersebut. Anak sekolah yang berada di  jalan lawu digerakkan untuk membersihkan trotoar atau jalan dari tumpukan sampah.  Dengan harapan, orang yang melihat akan tergerak untuk tidak membuang sampah sembarangan dan semuanya ikut peduli. “Saya berharap gerakaan ini bisa diikuti semua kecamatan dan kelurahan atau desa untuk mengambil sampah. Kerja bakti dan fokus untuk memungut sampah,” imbuhnya.

Sementara Team Leader WCD Karanganyar, Marlina Pratiwi mengatakan gerakan memungut sampah pada tanggal 15 September ini adalah upaya dari masyarakat dunia untuk peduli sampah. WCS adalah gerakan bersih-bersih yang dilaksanakan serentak dalam kurun waktu bersamaan di seluruh dunia. Gerakan WCD ini diprakarsai oleh Lets Do It World di Istonia tahun 2008. “Persoalan sampah dari hari ke hari semakin menggunung jika tidak ada kepedulian maka akan menganggu kesehatan. Masyarakat Istonia ingin mengajak semuanya untuk menggerakan dan memungut sampah,” papar Marlina.

Dia menambahkan kedatangan ke Pemkab Karanganyar meminta dukungan, bantuan dan menggerakkan semua elemen masyarakat untuk peduli sampah. Sebab komunitas WCD tidak mempunyai kekuatan untuk mengajak seluruh masyarakat sehingga pihaknya menggandeng pemkab. “Kami telah mendapat dukungan penuh dari Gubernur Jawa Tengah, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kemenpora. Saya berharap karanganyar  juga ikut tergerak untuk membersihkan sampah,” tandas Marlina.

Mengenai di Kali Samin yang dijadikan sentra dibersihkan sampah, menurut Marlina pinginya sudah melakukan pengecekaan. Bukan hanya sampah, akan tetapi beberapa batang pohon yang tumbang juga membuat air menjadi tidak lancar. Air sungai tersebut dipergunakan warga untuk mencuci, mandi dan mengairi sawah. Jika airnya tidak sehat, maka kesehatan penduduk juga bakal teracam. (hr)

Read More
DSC_0035

Pemkab Karanganyar Gandeng PT Kimia Farma Bangun Klinik Kesehatan

 

Kominfo

Bupati Karanganyar saat menyampaikan pidato sambutan dalam acara Ground Breaking peletakan batu pertama pembangunan pelayanan kesehatan Kimia Farma, Senin(03/09)

Karanganyar, Senin 3 September 2018

Pemkab Karanganyar menjalin kerjasama dengan PT. Kimia Farma untuk pembangunan klinik kesehatan. Adanya klinik kesehatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat Karanganyar, Senin (3/9).

Bentuk kerjasama ini ditandai dengan peletakan batu pertama untuk pembangunan klinik kesehatan. Bangunan kantor eks Satpol PP akan diubah menjadi Klinik Kesehatan.

Asisten 2 Setda Karanganyar, Siti Maesaroh dalam laporannya mengapresiasi adanya bentuk kerjasama dengan PT. Kimia Farma. Karena adanya klinik kesehatan diharapkan mampu meningkatkan pelayanan bagi masyarakat dibidang kesehatan.

“Semoga mampu memberi manfaat bagi masyarakat dan meningkatkan pendapatan asli daerah,”katanya.

Sementara Direktur PT. Kimia Farma, Nur Cahyo mengatakan pelayanan kesehatan sangat penting bagi masyarakat. Apalagi banyak warga peserta BPJS sehingga kebutuhan klinik kesehatan sangat diperlukan untuk melayani masyarakat. Pihaknya berharap nantinya pembangunan klinik dapat segera dibangun dan dilancarkan untuk ijin bangunan seperti apotek dan laboratorium.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan kesehatan pada warga. Diharapkan dalam waktu satu hingga satu setengah bulan dapat segera jadi,”harapnya.

Ditambahkannya, pembangunan ini akan membangun klinik terpadu dimana klinik kesehatan dilengkapi dengan laboratorium dan apotek sehingga pelayanan kesehatan terutama peserta BPJS dapat terlayani secara langsung.

“Saya berharap Pemkab nantinya dapat mengarahkan para peserta BPJS ke klinik kesehatan terpadu. Dengan membuat edukasi terapi manajemen dapat menjamin pengguna BPJS mendapat pelayanan secara lengkap,”terangnya.

Selanjutnya Bupati Karanganyar dalm sambutannya berharap pembangunan klinik kesehatan terpadu ini dapat membawa manfaat untuk kepentingan bersama.

“Kebtuhan obat di saat saat kondosi darurat dapat terpenuhi dan diharapkan nantinya ada praktek dokter bersama,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ind/dn/vnd)

 

Read More