Category: Pemerintahan

DSC_0006

Bupati Karanganyar Menyetujui Usulan Raperda Inisiatif DPRD

Diskominfo

Bupati Karanganyar menyampaikan tanggapan terhadap usulan Raperda Inisatif DPRD di Gedung DPRD, Rabu (8?8).

Karanganyar, Rabu 08 Agustus 2018

Tanggapan Bupati terhadap nota penjelasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Karanganyar dalam penyampaian 2 (dua) Rancangan Peraturan daerah  Inisiatif DPRD yaitu yang pertama Rancangan Peraturan Daerah tentang Pelestarian Budaya Jawa. Bupati sangat menyambut baik, mendukung dan mengapresiasi inisiatif DPRD terhadap penyusunan Raperda tentang Pelestarian Budaya Jawa. Mengingat gencarnya pengaruh budaya asing yang semakin memasuki budaya jawa, dan supaya kita bisa lebih mampu memilih dan menyerap budaya modern dengan lebih baik sehingga dapt menumbuh kembangkan sikap masyarakat yang saling menghargai. Dalam menanggapi inisiatif DPRD Bupati juga menyampaikan bahwa Perda ini tidak bertentangan dengan peraturan Daerah Kabupaten Karanganyar Nomor 2 Tahun 2013 tentang Perlindungan, Pembinaan, dan Pengembangan Bahasa, Sastra, dan Aksara Jawa yang secara khusus telah mengatur substansi mengenai bahasa Jawa. Bupati Karanganyar juga mendukung rancangan Peraturan Daerah tentang Kepemudaan, di karenakan pemuda telah menjadi satu identitas yang potensial sebagai penerus cita – cita perjuangan bangsa dan sebagi sumber insani bagi pembangunan Negara dan Bangsa. Pembinaan dan pengembangan kapasitas generasi muda dilakukan dengan menerapkan manajemen yang mampu mendorong kratifitas, inovasi, kerja keras serta keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sehingga akan mampu melahirkan generasi muda yang tangguh, profesional dan mandiri.

Bupati juga menambahkan memperkaya khasanah budaya Jawa pada dasarnya pelestarian budaya lokal adalah upaya untuk mempertahankan nilai-nilai seni budaya dan nilai tradisional dengan mengembangkan perwujudan budaya yang bersifat dinamis dan sesuai dengan perubahab serta perkembangan zaman. Oleh sebab itu, tujuan pelestarian budaya jawa yakni untuk revitasisasi                      (penguatan) budaya. Revitalisasi (penguatan) tersebut mengandung 3 (tiga) unsur yakni pemahaman untuk menimbulkan kesadaran, perencanaan secara kolektif dan pembangkitan kreatifitas kebudayaan. Disamping itu potensi pemuda juga memerlukan pengintegrasian dalam pengelolaannya di daerah. Oleh karena itu diperlukan suatu sistem layanan pemuda yang dapat menjamin terpenuhinya hak-hak pemuda dan melalui Raperda ini diharpkan kabupaten Karanganyar akan menjdai akbupaten Layak Pemuda sesuai program Kemenpora.

Demikian Diskominfo (f3a/dn)

Read More
DSC_6810

Bupati Juliyatmono : Semoga Allah Menyertai Tim Relawan Misi Kemanusiaan Ini

Kiminfo

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono saat pidato memberangkatkan Tim Relawan untuk misi kemanusiaan yang akan berangkat ke NTB pasca bencana gempa di halaman Kantor Bupati Karanganyar

Karanganyar, 08 Agustus 2018

15 orang relawan yang tergabung dalam Tim relawan untuk misi kemanusiaan tanggap bencana gempa yang terjadi di NTB, diberangkatkan dan dilepas oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono. MM di halaman kantor Bupati Karanganyar pada Rabu(08/08).

Tim yang terdiri dari gabungan perwakilan dari BPBD Kab.Karanganyar, SAR Karanganyar, dan perwakilan Ormas Islam di Kabupaten karanganyar ini rencana akan berangkat dari Bandara Adi Sucipto Yogyakarta.

Ketua BPBD Karanganyar Bambang Djatmiko, S.Sos dalam pidato laporannya menyampaikan, peralatan yang dibawa oleh Tim Relawan ini selain peralatan untuk medis, juga akan membawa beberapa peralatan yang sifatnya dibutuhkan untuk anak-anak korban bencana alam. Karena disinyalir banyak korban yang masih anak-anak.

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono dalam pidato sambutannya ketika memberangkatkan Tim Relawan menyampaikan, “ Tim Relawan harus fokus dengan tujuannya selama disana, fokus untuk misi kemanusiaannya, semoga Allah selalu menyertai “.

Disaat yang bersamaan Bupati Karanganyar juga menitipkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Karanganyar, dan juga bantuan dari SMK Ngargoyoso, juga dari PSC (Pejuang Social Community) yang  diserahkan ke Tim Relawan  untuk dibawa ke NTB.

Demikian Diskominfo (Hr/Ard)

Read More
DSC_5204

Pengurus DPC IKADIN Karanganyar Resmi Dilantik

 

Kominfo

Sambutan Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono. MM dalam acara Pelantikan Pengurus DPC IKADIN Kab. Karanganyar di ruang Anthurium Rumah Disan Bupati, Senin(06/08).

KARANGANYAR, 06 Agustus 2018

Pelantikan sendiri dilakukan di ruangan Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, dengan di hadiri oleh sejumlah pejabat dari Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkopimda) seperti Bupati Karanganyar Juliyatmono, Ketua DPRD Karanganyar Sumanto, Kepala Staf Kodim 0727/Karanganyar Mayor Inf Mantang dan Kapolres Karanganyar AKBP Henik Maryanto yang diwakilkan oleg salah satu anggotanya.

Pelantikan pengurus IKADIN sendiri dilakukan langsung oleh ketua DPP IKADIN H. Aachil Suyanto, berdasarkan surat keputusan DPP IKADIN No 055/DPP/IKDN/KPTS/VI/2018 dan langsung diikuti oleh 23 Pengurus DPC IKADIN. Disaksikan langsung oleh jajaran dari Forkopimda dan tamu undangan yang terdiri dari tokoh masyrakat, lembaga swadaya masyarakt dan tokoh agama di Kabupaten Karanganyar.

Dalam sambutannya sebagai Ketua DPC IKADIN Karanganyar Dr. Kadi Sukarna SH, M.Hum mengatakan bahwa pihaknya berterimakasih kepada seluruh teman – teman Advokad yang telah mempercayakan dirinya sebagai nahkoda dalam kepengurusan DPC IKADIN Karanganyar. Kadi sapaan akrab Kadi Sukarna mengaku kedepan ia berharap dengan kepemimpinannya tersebut, IKADIN Karanganyar bakal semakin bermanfaat untuk elemen masyarakat khusunya di bumi Intanpari.

“Kedepan, dengan terbentuknya dan telah dilantiknya DPC IKADIN Karanganyar. Maka kami akan berusaha semaksimal mungkin dan bakal menjalin sinergitas dengan pemerintah Kabupaten Karanganyar. Serta masyarakat Karanganyar yang benar – benar ingin mencari keadilan,” kata Kadi.

Tak hanya itu saja, Kadi mengaku IKADIN Karanganyar juga bakal melakukan sosialisasi kepada Masyrakat tentang tata cara mentaati peraturan hukum yang baik dan benar sesuai dengan undang – undang.

“Sehingga nanti tidak ada lagi proses hukum yang tebang pilih daan berimbang. Semua akan berjalan ketika semua pihak akan menjunjung nilai keadilan,” jelasnya.

Sementara itu Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengharapakan dengan dilantiknya kepengurusan baru DPC IKADIN Karanganyar tersebut. Orang nomer satu di pemerintahan Kabupaten Karanganyar itu mengharapkan agar sesama profesi pengacara yang sudah disumpah sebelumnya agar bisa menjalin hubungan dengan baik dan tidak saling rebutan untuk mendapatkan client. Apalagi saling menjatuhkan antar profesi pengacara.

“Jangan saling menjatuhkan, profesional dalam bekerja karena saya ingin Karanganyar ini menjadi damai dan tidak ada konflik hukum. Hargai profesi yang sudah ditekuni ini,” jelasnya.

Demikian Diskominfo (Ardi).

Read More
DSC_4150

Karanganyar Tuan Rumah Trip Of Indonesia Series 2

diskominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat paragliding tandem bersama menikmati panorama indah Kebun Teh yang berada di Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar.

Karanganyar – Kejuaraan paralayang tersebut diikuti oleh 300 peserta yang merupakan atlit paralayang yang tersebar di seluruh Indonesia. Paragliding Trip Of Indonesia Series 2 akan berlangsung mulai tanggal 3-5 Agustus 2018 yang mempertandingkan 4 kategori lomba yakni ketepatan mendarat senior putra putri, ketepatan mendarat junio putra putri, ketepatan mendarat tandem, dan ketepatan mendarat Lolita.

Paragliding TROI yang sudah berlangsung selama 6 tahun ini sejatinya tidak hanya ajang kompetisi dan latihan bagi atlit-atlit paragliding nasional semata, namun juga sebagai ajang untuk memperkenalkan wisata Indonesia terkhusus Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka acara tersebut menyampaikan bahwa Kabupaten Karanganyar yang dikaruniai alam yang indah terutama di Daerah Segoro Gunung Ngargoyoso yang merupakan kawasan kebun teh sangat mendukung untuk diselenggarakan kejuaraan paragliding tersebut.

Pada tahun 2017 lalu, Segorogunung Ngargoyoso juga pernah menggelar event serupa yakni Paragliding Trip Of Indonesia (TROI) seri 3 Tahun 2017 yang diikuti oleh 170 peserta dan diantaranya terdapat peserta dari Korea Selatan, Arab Saudi dan Spanyol.

“Kami sudah minta ke Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia agar 2019 nanti Kabupaten Karanganyar menjadi tuan rumah Paragliding tingkat internasional”, Kata Juliyatmono saat Upacara Pembukaan Paragliding di Segorogunung, Ngargoyoso, Jumat Pagi (03/08)

Ditambahkan lebih lanjut oleh Juliyatmono, Kabupaten Karanganyar terus berbenah memperbaiki sarana dan prasaran untuk menunjang lomba Paragliding bertaraf internasional.

Sementara itu Teguh Raharjo, Asisten Deputi Olahraga Rekreasi Deputi Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia dalam sambutannya mengajak masyarakat untuk berolahraga, salah satunya dengan memajukan sport tourism ini.

Bekerjasama dengan Federasi Aero Sport Indonesia (FASI), Kemenpora RI rutin menyelenggarakan Paragliding TROI dimana pada tahun 2018 ini akan diselenggarakan sebanyak 5 series. Dermikian Diskominfo (Ardi/ad)

Bupati Karanganyar Juliyatmono persiapan tandem bersama

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat landing usai tandem bersama

 

Read More
DSC_3746

Bangun Integritas Dengan Kepercayaan Diri dan Kejujuran

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberikan pencerahaan kepada siswa siswi SMA 1 Mojogedang

KARANGANYAR – 1 Agustus 2018

SMA 1 Mojogedang, Karanganyar didatangi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo Rabu siang (1/08). Kedatangan orang nomor satu di Jawa Tengah itu meminta SMA ditengah sawah itu untuk membangun integritas melalui kepercayaan diri dan kejujuran. Sebab jika tidak jujur sekali, maka orang tidak akan percaya selamanya.

“Sekali lancung ke ujian, …” ungkap Ganjar sambil meminta siswa meneruskan peribahasanya tersebut.

Seorang siswa yang bernama Riza dari kelas 10 IPA 2 maju. “Sekali lancung ke ujian, seumur hidup tidak akan dipercaya orang,” ungkap siswa dari alastuwo, Kecamatan Kebakkramat tersebut. Kemudian Riza, diminta Gubernur untuk membuat satu peribahasa lagi. Beberapa saat kemudian, Riza menyebutkan peribahasa berakit-rakit ke hulu berenang-renang kemudian. Namun saat ditanya soal arti berakit-rakit ke hulu berenang-renang kemudian, Riza bingung. Oleh Ganjar, Riza diminta tanya kepada guru Bahasa Indonesia. Setelah balik di sebelah Gubernur dan ditanya lagi, Riza masih bingung jawab arti dari peribahasa yang diucapkannya sendiri itu. Kemudian dia kembali bertanya lagi. “Berakit-rakit ke hulu, berenang kemudian itu artinya  Bersakit-sakit dahulu baru bersenang-senang kemudian,” beber Riza.

Ganjar mengatakan saat dirinya sekolah sekali menjawab salah. Dia dihukum dengan diminta untuk menulis 100 kali.  Dengan cara begitu akan terus teringat selamannya. Dia menambahkan pendidikan bisa berhasil sukses harus ada kejujuran didalamnya. Siswanya rajin belajar, guru memfasilitasi dan wali murid mengawasi anak-anaknya. Jangan sampai, wali murid tidak tahu anaknya bergaul dengan siapa. “Tahu-tahu pulang mabuk karena terkena narkoba dan orang tidak tahu. Apalagi dikasih paham radikal orang tua tidak tahu. Saya meminta wali murid aktif mengawasi anaknya,” ujar Ganjar Pranowo.

Menurutnya membangun Integritas itu susah. Contohnya, mau naik jabatannya, membayar sejumlah uang dan itu sudah tidak zamannya lagi. Semua akan pakai tes untuk menduduki jabatan. Sehingga yang terpilih adalah mereka yang terbaik. Hal itu yang akan terus dilakukan. Bahkan, KPK memberikan penghargaan kepada Jawa Tengah karena rutin melaporkan grativikasi. “Pastikan tidak ada lagi setor-setor dan semua transparan,” imbuhnya.

Di pengujung Ganjar mengajar, Orang nomor satu di Jawa Tengah bertanya tentang status tanah SMA 1 Mojogedang. Status tanah memang sudah milik SMA 1 Mojogedang namun belum selesai kepengurusannya. Sebab, pemilik tanah masih kurang Rp 40 juta. “Saya memberikan waktu 1 bulan kepada kepala sekolah untuk menyelesaikan soal sertifikat tanah. Proses balik nama dari seseorang kepada sekolah. Dengan demikian, bantuan akan dapat diberikan kepada SMA 1 Mojogedang,” imbuhnya. (hr/yg)

Read More
DSC_2341

KPU Tetapkan Juliyatmono-Rober Sebagai Pasangan Terpilih

Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi NUgroho memberikan berita acara rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih kepada pasangan Juliyatmono dan Rober Kristanto

 

 

KARANGANYAR – 25 Juli 2018

 

KPU Karanganyar menetapkan pasangan nomor urut dua yakni Juliyatmono dan Rober Kristanto sebagai pasangan terpilih bupati periode 2018-2023. Penetapan itu dilakukan setelah tidak ada perselisihan yang masuk dalam Mahkamah Konstitusi (MK).

                “Berdasarkan Surat KPU nomor 739/BY.03-SD/03/KPU/VII/2018 tanggal 23 Juli perihal penetapan pasangan calon terpilih tanpa permohonan perselisihan, KPUD Karanganyar menetapkan pasangan nomor urut 2 sebagai pasangan terpilih pada pilkada 2018,” ujar Ketua KPU Karanganyar Sri Handoko Budi Nugroho pada rapat terbuka penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih tahun 2018, kemarin (25/7)

                Sementara pasangan bupati terpilih, Juliyatmono mengatakan permohonan maaf kepada semua pihak apabila selama ini tidak berkenan. Dia mengucapkan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat atas amanah tersebut. Juliyatmono menilai penyelanggaran pilkada karanganyar berjalan dengan baik, lancar dan aman. “Rasa syukur mendapatkan amanah untuk melanjutkan pembangunan Karanganyar 5 tahun ke depan. Mohon dukungan dan doa restu agar Karanganyar semakin baik dan hebat,” imbuhnya.

                Dia menambahkan Pilkada telah berakihr semua masyarakat Karanganyar diminta untuk tidak membicarakan pilkada. Masyarakat diminta untuk terus bergotong royong untuk membangun Karanganyar. (F3a/Dn)

Read More
DSC_0510

Seminar High Definition (HD) Bagi Pelaku Usaha Video Shooting di Kabupaten Karanganyar

diskominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan dihadapan peserta Seminar HD, Selasa Siang (24/07)

Karanganyar – Seminar tersebut diadakan oleh Komunitas Video Shooting (Kovika) Karanganyar dan dihadiri oleh para pelaku pengusaha video shooting yang ada di Kabupaten Karanganyar. Kovika Karanganyar yang memiliki anggota sebanyak 125 orang melihat potensi penggunaan media HD masih belum menggeliat, terbukti para pelaku usaha tersebut masih berfokus pada penggunaan teknologi VCD atau DVD.

Adapun maksud tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menjawab tantangan dan mendapatkan motivasi serta belajar mengenai teknologi tentang multimedia yang semakin cepat perkembangannya. Pembicara seminar HD ini berasal dari orang teknis yakni Tim Sony Malang dan Tim Mavic (Malang Video Shooting Community) sehingga benar – benar mengetahui kondisi di lapangan, pada seminar itupun dipajang beberapa peralatan multimedia penunjang video shooting HD sehingga peserta seminar bisa  mengetahui cara menggunakan dan fungsi peralatan tersebut.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya mengajak para pelaku usaha untuk fokus, konsisten dan professional dalam mendalami profesi jasa video shooting. Pemerintah Kabupaten Karanganyar pun siap membantu Kovika untuk mengaplikasikan teknologi terbaru multimedia tersebut di Kabupaten Karanganyar, hal ini dilakukan supaya layanan dokumentasi warga Karanganyar dapat terlayani dengan baik.

“Saya mengajak Kovika untuk berpikir maju dan saling bekerjasama serta menghindari persaingan tidak sehat demi kesuksesan bersama”, ujar Juliyatmono dihadapan peserta Seminar “Sinau Bareng” HD di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Selasa Siang (24/07)

Sementara itu Ketua Panitia Suwandi mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini mendapatkan dukungan luar biasa dari Kovika diluar daerah, terbukti dengan hadirnya Kovika Malang, Kediri, Surabaya dan Salatiga. Demikian DIskominfo (ad/an)

Read More
DSCF6703

Workshop Pelatihan Guru Matematika, Bupati : Jadikan Matematika sebagai Mapel Menarik

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan arahan kepada guru-guru gar merangsang anak menjadikan matematika lebih menarik pada Workshop Metodologi penelitian untuk guru Matematika di Kabupaten di Karanganyar aula disdikbud (24/07)

 

Karanganyar, Selasa 24 Juli 2018

Sejumlah guru matematika tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri/Swasta se Kabupaten Karanganyar mengikuti workshop metodologi pelajaran matematika. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadikan mata pelajaran (mapel) matematika menjadi menarik bagi anak didik, Selasa (24/7).

Workshop yang dilaksanakan di aula Ki Hajar Dewantara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Karanganyar dibuka langsung Bupati Karanganyar. Dalam sambutannya, Bupati mengatakan metematika seringkali merupakan momok bagi siswa. Karenanya para guru diminta untuk membuat matematika lebih menarik.

“Metode pembelajaran harus disesuaikan dengan zaman sekarang. Sehingga para guru juga diharapkan merubah dengan cara lebih menarik dalam mengajarkan,”pintanya.

Sementara itu, Dr. Hasih Pratiwi salah satu Tim Prodi Statistika Fakultas MIPA UNS, mengatakan metodologi penelitian adalah suatu cabang ilmu yang membahas tentang cara atau metode yang digunakan dalam kegiatan penelitian. Teknik penerapan metodologi penelitian bisa disebut sebagai metode istilah yang sama dengan teknik.

“Penelitian adalah upaya mencari kebenaran akan sesuatu. Upaya dalam penelitian berupa kegiatan meneliti,”terangnya.

Demikian Diskominfo (ind)

Read More
DSCF6683

DPRD Karanganyar Umumkan Rohadi Widodo Mundur Dari Wakil Bupati Karanganyar

kominfo

Suasana Sidang Paripurna DPRD Masa Sidang III dengan Agenda Pengumuman Pemberhentian Wakil Bupati Karanganyar

Karanganyar – Pengumuman tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Ketua DPRD Karanganyar Nomor 170/269.3/2018 Tertanggal 23 Juli 2018 Tentang Pemberhentian Wakil Bupati Karanganyar Masa Jabatan Tahun 2013 – 2018. Rapat paripurna DPRD Karanganyar Masa Sidang III dilangsungkan di Ruang Paripurna, Senin Siang (23/07) dan dihadiri oleh jajaran Forkompinda, Pimpinan Perangkat Daerah serta Direktur BUMD yang ada di Kabupaten Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam wawancaranya dengan rekan media sesaat setelah rapat paripurna usai mengatakan kekosongan Wakil Bupati yang ditinggalkan dipastikan tidak akan diisi karena sesuai dengan ketentuan yang berlaku yakni kurang dari 18 bulan sisa masa jabatan, pengunduran diri saudara Rohadi Widodo terhitung hanya menyisakan 5 bulan dari masa jabatan yakni berakhir Desember 2018.

“Informasi yang saya terima, pengunduran diri saudara Rohadi Widodo terkait dengan majunya yang bersangkutan untuk menjadi calon legislatif pada pileg 2019 nanti”, Kata Juliyatmono

Sehingga saya harapkan, SK Kemendagri terkait pengunduran diri saudara Rohadi Widodo cepat untuk diterbitkan mengingat kelengkapan administrasi untuk persyaratan maju dalam Pileg 2019 nanti adalah akhir Juli 2018.

Ditambahkan lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan bahwa Rohadi Widodo selama menjabat sebagai Wakil Bupati Karanganyar merupakan partner yang baik. Hampir dipastikan, kedua pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2013 – 2018 tersebut tidak pernah meninggalkan satu agenda secara sendiri-sendiri, dalam giat apapun selalu datang bersama, sehingga hubungan keduanya bisa dikatakan sejoli tidak mengenal mekanisme protokoler.

“Rohadi Widodo adalah sosok yang cepat belajar, responsif, dan bertalenta”, kenang Juliyatmono

Sementara itu, Adhe Eliana Wakil Ketua DPRD Karanganyar saat membacakan pengumuman pengunduran diri Wakil Bupati Karanganyar berdasarkan surat dari Rohadi Widodo Nomor 800/3.903.1.1 Tanggal 16 Juli 2018 perihal pengunduran diri sebagai wakil bupati karanganyar telah sesuai dengan mekanisme merujuk UU 9 / 2015 tentang Perubahan Kedua Atas UU 23 / 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan PP Nomor 12 / 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Propinsi, Kabupaten dan Kota. Untuk itu Rapat Dewan Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Karanganyar memutuskan mengumumkan pengunduran diri Rohadi Widodo sebagai Wakil Bupati Karanganyar atas permintaan sendiri.

Proses selanjutnya akan kami kirimkan Surat ini kepada Menteri Dalam Negeri melalui Gubernur Propinsi Jawa Tengah untuk mendapatkan Surat Keputusan Pemberhentian Rohadi Widodo sebagai Wakil Bupati Karanganyar. Demikian DIskominfo (ad/adt)

Read More
DSC_4884

Ratusan Siswa Ikuti Simulasi Bencana

DISKOMINFO

Salah satu korban bencana terkait simulasi di SDN 03 Jaten, Senin (23/7).

Karanganyar, Senin 23 Juli 2018

Ratusan siswa Sekolah Dasar Negeri 3 Jaten mengikuti simulasi tanggap bencana. Kegiatan ini sendiri merupakan bagian dari edukasi bagi para siswa dan melatih kesigapan sekolah ketika terjadi bencana, Senin (23/7).

Kegiatan simulasi bencana di SD Negeri 3 Jaten berawal dari ketika terjadi bencana hingga penanganan paska bencana. Tak hanya siswa, para guru juga mendapat pelatihan bagaimana ketika terjadi bencana hingga merawat ketika ada korban bencana. Pelatihan bencana ini diberikan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Bambang Djatmiko. Dalam sambutannya ia mangatakan simulasi ini merupakan sosialisasi sejak dini penanggulangan bencana dengan demikian anak mengenali berbagai jenis musibah atau bencana yang sering terjadi di Karanganyar khususnya seperti tanah longsor, banjir di daerah-daerah tertentu, angin puting beliung, gempa. Sehingga anak mengerti harus bertindak apa dan bagaimana.

“Secara teknis kita menyosialisasikan tanggap bencana kepada anak-anak dengan tujuan supaya anak mengenal bencana dan dapat melakukan penyelamatan diri dan menolong jiwa orang lain,”terangnya.

Sementara itu Ariyanto dari pihak PMI Karanganyar selaku staf bidang SD dan Diklat menyampaikan PMI Karanganyar telah beberapa kali mengadakan latihan di beberapa sekolah dasar. Ini dilakukan guna memberikan edukasi tanggap bencana terkait penanganan yang sakit dan untuk evakuasi mandiri yang kesemuanya dilakukan oleh tim tanggap bencana yang meliputi Tim Palang Merah Remaja (PMR), Dokter Kecil.

“Simulasi ini sudah bagus, untuk usia sekolah dasar kita belum bisa menuntut secara profesional yang terpenting sudah bisa melakukan evakuasi mandiri,”jelasnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind/dn)

 

Read More