Category: Berita

DSC_0062

Bupati Rina Pantau Harga Sembako

Bupati Karanganyar, Rina Iriani bersama beberapa Kepala SKPD mengadakan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional di Karanganyar untuk memantau harga sembako memasuki awal bulan ramadhan, Rabu (10/07)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani bersama beberapa Kepala SKPD mengadakan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional di Karanganyar untuk memantau harga sembako memasuki awal bulan ramadhan, Rabu (10/07)

Karanganyar, Rabu (10/07/2013)

Memasuki bulan ramadhan, Bupati Karanganyar Rina Iriani mengadakan inspeksi mendadak untuk mengetahui harga Sembako di  sejumlah pasar tradisional, Rabu (10/07). Lokasi yang disambangi Rina yakni Pasar Tegalgede, dan Jungke Kecamatan Karanganyar.

Hasil Sidak menggambarkan, harga cabai mencapai Rp 63.000/ kilogram, sedangkan daging ayam potong Rp 30.000/ kilogram. Untuk daging ayam kampung dijual lebih tinggi yakni Rp 75.000 sampai Rp 150.000/ kilogram, bawang merah Rp 40.000/ kilogram, bawang putih Rp 16.000/ kilogram, dan bawang bombay Rp 15.000/ kilogram

“Kenaikan harga yang signifikan terjadi pada daging sapi yaitu Rp 95.000/ kilogram. Tapi ada juga barang-barang yang kenaikannya masih dalam batas wajar,” ujar Rina di sela-sela Sidak.

Dia menyebutkan, saat menjelang akhir bulan ramadhan, pihaknya berusaha mengadakan pasar murah di tiap-tiap Kecamatan dan gedung Wanita. Hal itu dilakukan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan Sembako. Selain itu, pasar murah juga diharapkan bisa menurunkan harga Sembako yang selalu naik saat ramadan.

“Kami juga melakukan pemantauan harga di pasar-pasar. Jangan sampai pedagang  main harga seenaknya sendiri,” katanya.

Selain memantau harga sembako, instansi terkait juga diminta mengawasi peredaran daging glongongan dan masa kadaluwarsa makanan dan minuman. pd

Read More

Ribuan Peserta Ikuti Pawai Ta’aruf

Pawai Ta'aruf

Pawai Ta’aruf

Karanganyar. Jelang ramadhan, ribuan elemen umat Islam di Kabupaten Karanganyar ikuti pawai ta’aruf yang dimulai dari Alun-alun melewati jalan Lawu, menuju ke timur sampai Buk Siwaluh, Senin (09/07)

Read More

Jelang Ramadhan, Karanganyar Adakan Pawai Ta’aruf

Ribuan peserta mengkuti pawai ta'aruf dalam menyambut bulan Ramadhan tahun lalu

Ribuan peserta mengkuti pawai ta’aruf dalam menyambut bulan Ramadhan tahun lalu

Karanganyar, Sabtu (06/07/2013)

Seperti  tahun kemarin, Kabupaten Karanganyar menjelang bulan Ramadhan menyelenggarakan Pawai Ta’aruf. Rencananya tahun 2013 ini akan di selenggarakan pada Senin, (08/07/2013).

“Pawai ini di mulai dari Alun-alun Karanganyar, melintasi jalan Lawu kemudian ke timur dan selesai di Buk Siwaluh. Kemudian, di depan Taman Pancasila ada panggung tamu kehormatan,” ujar Abdul Mu’id, Ketua Panitia Pelaksana Pawai Ta’aruf 2013, saat di temui di Gedung Bazis, Jumat (05/07).

Abdul Mu’id menambahkan pawai ini bertujuan untuk syiar menyambut ramadhan maka perlu ditampakkan di Kabupaten Karanganyar dan sesuai tema yakni menciptakan ukhuwah islamiah.

Peserta sampai Jumat siang tercatat 35 kontingen. Bahkan ada  satu kontingen 600 peserta. Kemungkinan tidak jauh yang tahun kemarin sampai 15.000 orang yang ikut.

Adapun peserta yang ikut yakni SD/MI, SMP/MTS, SMA/MA, Perguruan Tinggi, pesantren, TPA, Ormas Islam, Haji dan Calon Jamaah haji, dan Dai Kamtibmas

Setiap kontingen akan dinilai oleh panitia dan dipilih mana yang terbaik dalam mengikuti pawai ta’aruf ini. pd

Read More

162 Desa Digelontor ADD Rp 10,5 Miliar

Bupati Karanganyar, Rina Iriani menyerahkan dana bantuan untuk desa, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (04/07) pagi.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani menyerahkan dana bantuan untuk desa, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (04/07) pagi.

Karanganyar, Jumat (05/07/2013)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar memberikan bantuan dana kepada 162 desa. Dana tersebut diambilkan dari Alokasi Dana Desa (ADD) APBD 2013 senilai Rp 105 miliar.

Jumlah bantuan yang diterima tiap desa berbeda-beda. Untuk bantuan terbesar diberikan kepada Desa Ngringgo yakni Rp 131 juta dan yang memperoleh dana terkecil yaitu Desa Salam, Karangpandan Rp 50 juta.

“Selain itu, dana bagi hasil pajak retribusi daerah sebesar Rp 2 miliar. Diberikan bagi desa klasifikasi A sebesar Rp 12 juta, dan klasifikasi B Rp 10 juta,” ujar Any Indrihastuti, Asisten Pemerintahan, saat  pengarahan bagi kepala desa penerima bantuan keuangan desa tahun 2013, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (04/07). Any juga menambahkan ada bantuan rehab balai desa sebesar Rp 1,275 miliar bagi 15 desa dan 28 kegiatan.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Karanganyar, Rina Iriani mengatakan  pengarahan kepada kepala desa se-Bumi Intanpari memiliki peranan penting. Pasalnya, kepala desa merupakan main role dalam pelaksanaan pembangunan di desa. Tanggung jawab dan kebijakan yang diemban bukan tanggung jawab main-main.

“Prinsip  tepat sasaran dan tepat guna harus ditegakkan. Tepat di sini adalah penerima bantuan harus benar-benar yang membutuhkan, serta sesuai dengan proposal yang diajukan,” ujar Bupati Rina.

Ia juga menambahkan tertib administrasi dan keuangan adalah salah satu syarat terwujudnya penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan baik (clean and good governance).

“Transparansi dan akuntabilitas bantuan keuangan kepada desa merupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban kita, baik kepada masyarakat maupun negara,” tandas Rina Iriani. pd

 

Read More

POLRES KARANGANYAR : 11 Perwira Polres Dirotasi

Sebanyak 11 perwira di jajaran Polres Karanganyar dirotasi. Upacara serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di Mapolres Karanganyar, Rabu (3/7/2013) sekitar pukul 13.00 WIB.

 Para perwira yang dimutasi antara lain Wakil Kepala Polres Karanganyar, Kompol Sigit Adi Wuryanto  menjadi Pamen Polda Jateng. Posisinya diisi oleh Kompol Sarini yang sebelumnya menjabat Kabag Sumda Polres Solo. Kasatreskrim Polres Karannganyar, AKP Fadli menjadi Kanit silaka Ditlantas Polda Jateng. Posisinya diisi AKP Agus Sulistianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Grogol Polres Sukoharjo.

 Sementara ada tiga kapolsek di jajaran Polres Karanganyar yang turut dirotasi antara lain Kapolsek Matesih, AKP Hery Ekanto dipindah menjadi Kapolsek Karangpandan. Sementara AKP Sutami yang menjabat sebagai Kapolsek Karangpandan dipindah sebagai Kasubbag bin ops bag ops Polres Karanganyar. Sedangkan posisi Kapolsek Matesih diisi AKP Joko Pujiyanto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolsek Jumapolo.

 Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo, mengatakan rotasi yang dilakukan tersebut sebagai penyegaran agar kinerjanya lebih maksimal. Para perwira yang mengemban jabatan baru tersebut diminta agar bekerja lebih maksimal.  “Saya harap para perwira yang dirotasi tetap menjunjung profesionalisme dalam bekerja. Tantangan ke depan lebih berat,” ujarnya, Rabu.

 Para perwira yang dirotasi diminta segera melakukan adaptasi dengan lingkungan barunya. Adaptasi harus dilakukan agar kinerja dapat ditingkatkan untuk menjaga kondisi keamanan agar tetap kondusif.

 Kapolres juga menyinggung aksi sweeping menjelang bulan puasa, pihaknya mengimbau agar masyarakat yang mengetahui tempat-tempat maksiat segera melapor ke aparat kepolisian. Pihaknya tak segan-segan menindak organisasi kemasyarakatan (ormas) yang nekat melakukan sweeping di tempat-tempat hiburan.

 “Saya adalah panglima amar maruf nahi mungkar, jika nekat melakukan sweeping hadapi saya dulu. Kami akan menggandeng elemen masyarakat,” tambahnya.

sumber : http://www.solopos.com/2013/07/04/polres-karanganyar-11-perwira-polres-dirotasi-422462

Read More

Gaji Ke-13, Tingkatkan ZIS

Sekretari Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi saat membuka sarasehan basiz, di Komplek Masjid Agung Karanganyar, Sabtu (29/06)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar, Samsi saat membuka sarasehan bazis, di Komplek Masjid Agung Karanganyar, Sabtu (29/06)

Karanganyar, Senin (01/07/2013)

Turunnya Gaji ke-13 pada bulan ini diprediksi bisa meningkatkan Zakat Infaq Sodaqoh (ZIS) di Karanganyar. Peningkatan capaian ZIS juga dimungkinkan berasal dari bertambahnya masyarakat yang beramal di bulan Ramadan.

Perkiraan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi. Dia menyampaikan, Juli ini gaji ke-13 PNS di jajaran Pemkab Karanganyar akan dicairkan. “Saya ingatkan kembali bahwa bulan Juli PNS Karanganyar akan menerima gaji ke-13, maka akan ada kewajiban ZIS bagi para PNS terlebih lagi bersamaan dengan masuknya bulan puasa,” katanya.

Sekretaris Bazis Karanganyar, Abdul Muid menyebutkan, Ramadan tahun lalu terkumpul dana Rp 280 juta. Dengan melihat turunnya sejumlah tunjangan bagi PNS di Pemkab Karanganyar, pihaknya bisa meningkatkan jumlah ZIS di Bumi Intanpari.

“Kami berharap ZIS bisa terkumpul hingga mencapai 350 juta/ bulan,” kata Muid, Sabtu (29/06). Dia menambahkan, pentashorufan atau penyaluran ZIS 2012 mencapai angka Rp 1,2 miliar. Di mana, Bazis membaginya dalam beberapa kelompok. Khusus pelayanan sosial kemanusiaan dan kesehatan, Bazis menyalurkan Rp 180 juta dan Rp 195 juta untuk peningkatan SDM dan Pendidikan. Di sisi lain,  Bazis juga menyalurkan bantuan di bidang pengembangan ekonomi sebesar Rp 65 juta, bina dakwah Indonesia dan pembangunan tempat ibadah senilai Rp 735 juta serta kesehatan Rp 66 juta.

Rencananya, pada Senin (01/07), pihaknya dan Bazis Sragen diminta mewakili Bazis Jawa Tengah untuk menjadi tim perhitung. Setelah itu, pada Senin (08/07) mendatang Bazis Karanganyar dan Pemkab akan melakukan pawai ta’aruf. “Pawai itu sebagai kegiatan untuk menyambut Ramadan,” katanya.

Hingga Juni 2013, pihaknya sudah menghimpun dana dari masyarakat sebesar Rp 286.751.666. Jika dibandingkan dengan capaian tahun 2012, nilai tersebut lebih besar. in

Read More

Kementerian BUMN Beli Pabrik-Pabrik di Luar Negeri

(Dari kiri) Utusan Kedutaan Besar Seychelles Niko Barito, Menteri BUMN Dahlan Iskan, dan Bupati Karanganyar Rina Iriani hadir dalam ramah tamah dengan petani tebu, Gapoktan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06/2013)

(Dari kiri) Utusan Kedutaan Besar Seychelles Niko Barito, Menteri BUMN Dahlan Iskan, dan Bupati Karanganyar Rina Iriani hadir dalam ramah tamah dengan petani tebu, Gapoktan di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06/2013)

Karanganyar, Sabtu (29/06/2013)

Kementerian  Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana membeli sejumlah perusahaan di luar negeri sebagai wujud ekspansi Indonesia ke luar negeri. Salah satunya dengan membeli pabrik semen di Vietnam.

Hal itu disampaikan Menteri BUMN Dahlan Iskan saat melakukan kunjungan ke Karanganyar, Kamis (27/6) malam. Dia mengungkapkan, saat ini melakukan pembicaran bilateral dengan Presiden Vietnam Truong Tan Sang berkenaan pembelian pabrik semen di negara tersebut.

“Setelah dari Karanganyar, saya mengadakan pembicaraan dengan Presiden Vietnam berkaitan pembeliaan pabrik semen dan membahas hubungan ekonomi,” jelas Dahlan Iskan, saat berkunjung Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06) malam.

Dahlan juga menjelaskan, dulu pihak asing masih membeli perusahaan di dalam negeri, kini saatnya kita gantian membeli perusahaan di luar negeri, jadi dibalik, dengan melakukan ekspansi ke luar negeri. Selain di Vietnam, perusahaan BUMN juga telah membuka sejumlah Kantor Bank dan membeli Perusahaan Telekomunikasi di Timor Leste. Selain itu juga membeli tambang di Myanmar.

“Tahun lalu, pabrik semen Indonesia telah menjadi pabrik semen terbesar di Asia Tenggara,” jelasnya.

Kemudian salah satu perusahaan BUMN akan membeli peternakan sapi satu juta hektar di Australia. Memelihara sapi di sana itu murah dan harga daging Rp 20.000 / kilogram, sedangkan di Indonesia Rp 90.000/ kilogram. Di Indonesia membesarkan anak sapi menelan biaya sekitar empat juta rupiah sampai umur dua tahun, sedangkan di Australia hanya satu setengah juta rupiah.

“Tetapi untuk menggemukan sapi murah di Indonesia, nantinya akan di kombinasikan. Tahun ini melakukan transaksi,” ungkap Dahlan.

Yang tak kalah menarik dalam dialog santai itu. Dia menuturkan setelah berkunjung ke Karanganyar dan makan durian yang luar biasa enaknya beberapa waktu lalu,  membuat dirinya terkesan.

“Tetapi bukan duriannya, yg penting menjadi inspirasi dari durian Karanganyar, sehingga membuat keputusan bahwa BUMN menanam durian sebanyak-banyaknya di lahan 3.000 hektar di Jawa Barat,” jelas Dahlan.

Hal itu didasari karena dirinya merasa prihatin dengan membajirnya buah impor dari Tiongkok. Ia merasa heran dan tidak masuk akal, pasalnya disana tanahnya tidak bisa untuk menanam buah tropik tetapi justru bisa ekspansi.pd 

Read More

Bupati Rina Iriani Kalahkan Dahlan Iskan Lomba Sadap Karet

Bupati Karanganyar Rina Iriani (berjilbab) menyadap karet di Perkebunan Karet di Batu Jamus, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (28/06/2013) pagi

Bupati Karanganyar Rina Iriani (berjilbab) menyadap karet di Perkebunan Karet di Batu Jamus, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (28/06/2013) pagi

Karanganyar, Sabtu (29/06/2013)

Dalam rangkaian kunjungan Menteri BUMN (Badan Usaha Milik Negara), Dahlan Iskan menyempatkan mengunjungi kawasan perkebunan karet di Batu Jamus, Kecamatan Kerjo, Karanganyar.

Setelah salat subuh, Dahlan bersama Bupati Karanganyar, Rina Iriani mengunjungi perkebunan karet, Jumat (28/06) sekitar pukul 05.00 pagi. Di sana rombongan disambut dengan antusias oleh ratusan petani karet dan karyawan perkebunan.

“Sungguh luar biasa, berada di kawasan ini saat pagi buta. Jujur saja, ini merupakan pengalaman pertama bagi saya menyadap karet,” ungkap Dahlan Iskan.

Kemudian, Dahlan  langsung meminta seorang mandor untuk diajari bagaimana cara menyadap karet. Merasa sudah bisa menyadap Dahlan langsung mengajak Bupati Karanganyar, Rina Iriani,  berlomba menyadap karet dengan juri para mandor.

“Saya minta Bupati Rina untuk berlomba menyadap karet,” jelasnya.

Dahlan dan Bupati Rina pun berlomba menyadap karet. Sorak-sorai hadirin membahana menyemangati keduanya. Tak lama setelah selesai menyadap, akhirnya Dahlan pun kalah dalam lomba ini. Sadapan dia banyak melukai pohon dan tidak teratur.

Bupati Rina menyampaikan bahwa sebenarnya tidak ada kalah menang tapi semangat motivasi dan keteladanan seorang menteri seperti Dahlan Iskan inilah yang diperlukan rakyat.

“Menteri yang mau melihat langsung, apalagi turun langsung di pagi buta begini. Sepanjang sejarah baru sekali ini terjadi dalam pemerintahan yang saya alami,” ujar  Rina.pd

Read More

Dahlan Nikmati Angkringan di Karanganyar

Menteri BUMN Dahlan Iskan ditemani Bupati Karanganyar Rina Iriani menikmati angkringan dan makanan tradisional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06/2013)

Menteri BUMN Dahlan Iskan ditemani Bupati Karanganyar Rina Iriani menikmati angkringan dan makanan tradisional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06/2013)

Karanganyar, Sabtu (29/06/2013)

Begitu tiba dari Jakarta di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (27/06) pukul 20.55 WIB, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan disambut oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani dengan sajian berbagai macam makanan kuliner tradisional.

Ada berbagai macam makanan tradisional yang disajikan ala angkringan , wedang jahe, ataupun kare ayam. Bahkan Dahlan Iskan sangat menikmati jamuan makan malam yang tradisional.

“Wedang jahenya enak, apalagi nasi kucingnya. Sungguh luar biasa nikmatnya,” ucap Dahlan dihadapan Bupati Rina dan hadirin yang memadati Pendopo.

Dia mengungkapkan, sangat ingin bertemu dengan masyarakat Karanganyar. Di saat akan datang ke Bumi Intanpari, ternyata terlebih dahulu menyambut kedatangan Presiden Vietnam di Jakarta. Kemudian Dahlan meminta pengunduran jadwal pembahasan bilateral, sebab di Karanganyar sudah ditunggu masyarakat.

Dalam dialog santai, Dahlan mendengarkan keluhan petani tebu yang mengaku produksinya menurun. Petani tebu yang dipanggil, salah satunya mengatakan kerugian yang ia alami. Mengetahui hal itu, Dahlan pun heran kenapa petani tebu bisa merugi.

“Petani tebu di Indonesia itu bergembira, karena meraih untung, tetapi kenapa bapak merugi? Saya akan pelajari hal itu. Apa penyebabnya, harus buka-bukaan” ungkapnya.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani dalam dialog santai itu mengungkapkan sangat senang dengan kedatangan Dahlan Iskan, dengan kesibukan yang luar biasa bisa menyempatkan datang menemui masyarakat Karanganyar.

“Saya merasakan kedatangan Pak Dahlan kesini sangat ditunggu-tunggu  masyarakat Bumi Intanpari. Terlihat sangat santai menikmati sajian makanan tradisional,”jelas Bupati Rina.

Pada kesempatan itu, juga hadir Utusan Kedutaan Besar Seychelles untuk ASEAN, Nico Barito, Dirut PTP IX, Adi Prasongko, Wakil Bupati Karanganyar, Paryono, Wakil Ketua DPRD Rohadi Widodo, Juliyatmono, Muspida, pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), Petani Tebu, serta Gapoktan.

“Kami menawarkan kerja sama antar Karanganyar dengan Seychelles. Di sini banyak potensi produk lokal yang dapat ditawarkan. Agar bertujuan meningkatkan pemberdayaan ekonomi lokal,” tandas Nico.pd        

Read More

Dishubkominfo Karanganyar Pasang CCTV di 5 Lokasi

Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar memasang kamera closed circuit television (CCTV) di lima lokasi rawan kecelakaan lalu lintas.

Pemasangan kamera CCTV dilakukan untuk memantau peningkatan volume kendaraan bermotor saat arus mudik dan balik Lebaran.

 Kabid Pengendalian Operasional Keselamatan Jalan (Dalops) Dishubkominfo Karanganyar Joko Mulyono, mengatakan kamera CCTV dipasang di lima lokasi yakni Taman Pancasila, Papahan, Sroyo, Palur dan Colomadu. Menurutnya, kelima lokasi tersebut rawan terjadi kecelakaan lalu lintas.

 “Peningkatan volume kendaraan bermotor akan terpantau lewat kamera CCTV,” .

 Kamera CCTV tersebut dipasang pada awal Mei lalu untuk memantau arus lalu lintas di lima lokasi jalan. Pemantauan bakal diintesifkan saat arus mudik dan balik Lebaran. Sebab, kelima lokasi tersebut merupakan jalur arus mudik dan balik Lebaran. Dipastikan ribuan kendaraan bermotor bakal melewati jalur tersebut.

 Petugas bakal memantau kondisi arus lalu lintas di lima lokasi tersebut. Bila terjadi kemacetan arus lalu lintas maka petugas segera turun lapangan untuk mengurai kemacetan arus lalu lintas. “Jika terjadi kemacetan arus lalu lintas maka petugas segera turun lapangan untuk mengatur arus lalu lintas,” jelasnya.

 Sementara Kanit Dikyasa Satlantas Polres Karanganyar, Aiptu Prasetyo, mewakili Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Suwarsi, menyatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dishubkominfo Karanganyar untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas terutama di jalur mudik dan balik Lebaran.

 Polisi juga memasang kamera CCTV di beberapa lokasi rawan kecelakaan lalu lintas. Di kawasan Palur sendiri terdapat dua unit kamera CCTV milik Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri dan Polres Karanganyar. “Kamera CCTV di Palur terhubung langsung dengan National Traffic Management Center (NTMC) Korlantas. Petugas akan disiagakan di lokasi rawan kemacetan arus lalu lintas saat arus mudik dan balik Lebaran,” terangnya.

Read More