Category: Berita

Bupati Rina Larang Pejabat Pakai Mobil Dinas Untuk Mudik

Bupati Karanganyar, Rina Iriani memperlihatkan Surat Edaran tentang larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik Lebaran Tahun 2013, Sabtu (03/08)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani memperlihatkan Surat Edaran tentang larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik Lebaran Tahun 2013, Sabtu (03/08)

Karanganyar, Minggu (04/08/2013)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani secara tegas melarang penggunaan mobil dinas pejabat  di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk mudik Lebaran Tahun 2013. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran yang ditanda tangani oleh Bupati Karanganyar.

Keputusan itu merupakan tindak lanjut dari peringatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahwa penggunaan mobil dinas untuk keperluan pribadi merupakan bentuk korupsi.

“Kami melarang penggunaan mobil dinas yang dipakai untuk mudik, nanti ada sangsinya,” kata Rina Iriani, Sabtu (03/08).

Dia menambahkan apabila ada yang nekat, maka diberikan sangsi sesuai aturan yang berlaku.

Untuk mengefektifkan larangan itu, Rina Iriani memerintahkan Sekretaris Daerah untuk melakukan pengawasan. pd

 

Read More

114 Pejabat Dilantik

Bupati Karanganyar, Rina Iriani melantik dan mengambil sumpah 114 pejabat eselon II, III, IV, dan V di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Sabtu (03/08)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani melantik dan mengambil sumpah 114 pejabat eselon II, III, IV, dan V di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Sabtu (03/08)

Karanganyar, Minggu (04/08/2013)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani melantik dan mengambil sumpah pejabat eselon II, III, IV, dan V di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (03/08).

Pejabat yang dilantik itu sejumlah 114 orang yang terdiri eselon II sebanyak 4 orang, eselon III sebanyak 25 orang, eselon IV sebanyak 83 orang dan eselon V sebanyak 2 orang.

Adapun untuk eselon II terdapat Sundoro yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, kini menjadi Asisten Administrasi. Selain itu juga Istar Yunianto yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Peternakan dan Perikanan, menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Sedangkan Bachtiar Syarif menjadi Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD). Kemudian Sumijarto menjabat Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani seusai melantik mengatakan setelah menjabat tetap menjalankan amanah dan tanggung jawab yang diemban serta pelantikan ini merupakan hal biasa untuk mengisi kekosongan jabatan yang belum diisi.

“Saya sedih, apabila setelah menduduki jabatan baru, orang itu kinerjanya tidak sebagus dari jabatan sebelumnya,” ujar Rina Iriani.

Dia juga berpesan agar setiap pejabat bisa melaksanakan integritas, loyalitas, netralitas PNS apalagi menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, selain itu juga tetap melayani masyarakat. pd

 

Read More

Hari ini, 177 Kades di Karanganyar Terima Motor Dinas

Sebanyak 177 kepala desa (kades) bakal menerima sepeda motor dinas untuk kegiatan operasional, Sabtu (3/8/2013).

Setiap kades laki-laki akan menerima sepeda motor Honda Mega Pro sementara kades perempuan menerima Honda Supra.

Motor dinas para kades bakal diberikan langsung oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR di halaman Setda Karanganyar. Setiap kades harus mengambil motor dinas baru dan tidak boleh diwakilkan orang lain.

Plt Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DP2KAD) Karanganyar, Ani Indriastuti, mengatakan anggaran yang dikucurkan untuk pengadaan motor dinas kades senilai kurang lebih Rp3,5 miliar. Setiap kades dijatah Rp20 juta unuk pengadaan pembelian sepeda motor dinas.

“Proses lelang motor dinas sudah kelar. Sepeda motor segera dibagikan kepada kades untuk menunjang kegiatan operasional setiap hari,” katanya kepada wartawan, Jumat (2/8/2013).

Para kades yang berdomisili di wilayah lereng pegunungan akan menerima sepeda motor Honda Mega Pro. Pasalnya, medan di lereng pegunungan cukup berat sehingga kondisi sepeda motor harus prima. Dengan pemberian sepeda motor dinas baru maka pelayanan terhadap masyarakat dapat meningkat di setiap desa. Kades dapat menangani permasalahan administrasi hingga permukiman penduduk.

“Diharapkan pelayanan masyarakat lebih prima dan meningkat termasuk yang berdomisili di wilayah pedalaman,” jelasnya.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa dan Kelurahan Setda Karanganyar, Sunarno, menyatakan proses lelang dilakukan langsung oleh DP2KAD dan Bagian Perlengkapan Setda Karanganyar. Seluruh motor kades bakal diganti dengan motor baru yang menyesuaikan dengan domisilinya.

Read More
DSC_0044

500 Anak Yatim Terima Bantuan

Bupati Karanganyar, Rina Iriani memberikan bantuan ke 200 anak yatim diluar panti secara simbolis, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (02/08)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani memberikan bantuan ke 200 anak yatim diluar panti secara simbolis, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (02/08)

Karanganyar, Sabtu (03/08/2013)

Memasuki berakhirnya bulan Ramadhan 2013 ini, Solo Peduli memberikan bantuan kepada 500 anak yatim diluar panti. Kepedulian itu diwujudkan untuk membantu masa depan mereka. Bupati Karanganyar, Rina Iriani sangat mengapresiasi kegiatan tersebut, karena dapat membantu pendidikan maupun kesehatan bagi mereka.

“Anak-anak diluar panti hendaknya perlu kita perhatikan berupa sekolah maupun kesehatan untuk masa depannya,” ujar Rina Iriani, saat memberikan bantuan secara simbolis kepada 200 anak yatim diluar panti, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (02/08) siang. Sedangkan untuk 300 anak lainnya diberikan di 17 Kecamatan di Karanganyar.

Sementara itu, Kepala Solo Peduli Cabang Karanganyar, Fitrianto mengatakan, pihaknya telah mengadakan kegiatan ini untuk ke dua kalinya di Karanganyar setiap bulan puasa.
“Kami mengadakan kegiatan ini atas bantuan donatur  dan masyarakat yang peduli terhadap anak yatim,” jelas Fitrianto.

Pihaknya juga mengaku banyak sekali permintaan bantuan pendidikan sangat tinggi, bahkan setiap bulannya bisa mencapai 50 proposal.pd

Read More

21 Ambulans Disiagakan di Pospam Lebaran Karanganyar

Sebanyak 21 mobil ambulans disiagakan di enam pos pengamanan (pospam) selama perayaan Lebaran.

Mobil tersebut digunakan untuk mengangkut pemudik yang menderita sakit atau mengalami kecelakaan lalu lintas.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani SR, melakukan pengecekan kesiapan mobil ambulans yang disiagakan selama arus mudik dan balik Lebaran di halaman Setda Karanganyar, Kamis (1/8/2013).

Setiap kelengkapan mobil ambulans diperiksa satu persatu termasuk peralatan medis di dalamnya. Saat pengecekan, didapati kelengkapan mobil ambulans rusak seperti air conditioner (AC) dan kondisi ban mobil yang sudah gundul.
Rina meminta agar instansi terkait segera memperbaiki mobil ambulans yang rusak.

“Memang ada beberapa kelengkapan mobil yang rusak makanya harus diperbaiki sebelum digunakan melayani para pemudik,” ujarnya.

Selain disiagakan di pos pengamanan Lebaran, mobil ambulans keliling juga akan disiagakan di setiap Puskesmas yang berada di jalur mudik dan balik Lebaran. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi bila terdapat masyarakat yang menderita sakit cukup parah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, menyatakan pihaknya telah menyiapkan petugas kesehatan yang disiagakan di pos pengamanan selama 24 jam. Petugas kesehatan juga disiagakan di Puskesmas yang berada di jalur mudik dan balik Lebaran.

Read More

2 Tanjakan di Jalur Tawangmangu

Para pemudik diminta mewaspadai dua tanjakan di jalur Tawangmangu yang rawan kemacetan arus lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran. Kedua tanjakan tersebut adalah Tawang dan Blumbang.

Kapolsek Tawangmangu, AKP Riyanto, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo, mengatakan pihaknya akan menyiagakan petugas di sekitar kedua tanjakan tersebut. Petugas akan dibantu elemen masyarakat seperti pramuka dan karang taruna untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan arus lalu lintas.

“Ada pos pengamanan di kedua tanjakan tersebut untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas,”.

Selain itu, pihaknya juga menyiapkan mobil derek di sekitar tanjakan jalan. Apabila terjadi mobil pemudik yang mogok di jalan maka langsung dievakuasi oleh mobil derek. Hal ini dilakukan agar tak terjadi kemacetan arus lalu lintas yang disebabkan mobil pemudik mogok di jalan.

Di sekitar tanjakan jalan juga disiapkan balok-balok kayu untuk mengganjal ban mobil saat terjadi penumpukan kendaraan bermotor.

“Kami telah berkoordinasi dengan unsur Muspika Tawangmangu untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas saat perayaan Lebaran. Mobil derek dan balok disiapkan di sekitar tanjakan jalan,” ujarnya.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Karanganyar untuk mengatasi penumpukan kendaraan bermotor di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Boma dan Somokado. Dikhawatirkan, terjadi antrean panjang kendaraan bermotor di depan loket TPR lantaran meningkatnya jumlah wisatawan.

Sementara Kepala Disparbud Karanganyar, Sundoro, menyatakan petugas Petugas di loket TPR bakal ditambah selama libur cuti Lebaran. Mereka akan melakukan jemput bola yakni mendekati kendaraan bermotor yang hendak menuju Tawangmangu. Diharapkan dengan sistem jemput bola tidak terjadi antrean panjang di depan loket TPR.

Read More

MUDIK LEBARAN 2013 Bupati Karanganyar Izinkan Mobdin untuk Mudik

Bupati Karanganyar, Rina Iriani, memberi lampu hijau bagi para pejabat yang berniat membawa mobil dinas (mobdin) mereka untuk mudik.

Namun, terdapat sejumlah persyaratan yang mesti dipenuhi supaya pejabat selama membawa mobil pelat merah untuk pulang kampung. Rina mengatakan pemberian izin bagi para pejabat untuk membawa fasilitas negara itu selama pulang kampung bukan tanpa alasan. Menurutnya, kendaraan itu penting bagi pejabat untuk menunjang aktivitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebab, lanjut Rina, cuti bersama selama Hari Raya Idul Fitri terhitung cukup panjang, sehingga kemungkinan besar para pejabat akan meninggalkan Karanganyar untuk kembali ke kampung halamannya. Sementara itu, terkadang terjadi kejadian, bencana, maupun agenda yang mengharuskan para pejabat segera bertolak ke Karanganyar. Oleh sebab itu, Bupati tidak ingin alasan transportasi menjadi kendala para pejabat untuk memenuhi kewajibannya sebagai abdi negara.

“Kebijakan ini semata-mata untuk pelayanan masyarakat, jadi mobdin tidak dibawa pulang untuk kepentingan pribadi. Maka kami menilai lebih baik mobdin dibawa pulang, daripada nanti malah repot mencari tiket angkutan umum kalau sewaktu-waktu dipanggil untuk keperluan dinas,” terang Rina saat menghubungi.

Bupati menyatakan pejabat tak perlu mengurus perizinan berbelit untuk membawa mudik mobdin yang diamanahkan negara kepada mereka. Namun, Rina tetap mewanti-wanti pejabat untuk menggunakan fasilitas negara itu dengan penuh tanggung jawab. Pejabat diwajibkan merogoh kocek masing-masing untuk membeli bahan bakar untuk mobdin yang mereka bawa.

“Kalau mobilnya pakai BBM non subsidi ya harus diisi dengan BBM non subsidi, jangan pakai yang BBM subsidi. Selain itu, mereka juga tetap harus melakukan perawatan mobil dengan dana sendiri, jangan pakai uang APBD,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi, saat dijumpai di Gedung DPRD Karanganyar pada Rabu pagi, menegaskan pada dasarnya mobdin tidak diperbolehkan dibawa pulang kampung. Akan tetapi, pejabat tetap dapat membawa mobdin untuk mudik jika telah mengantongi izin dari Bupati.

Read More

Layani Pasar Murah, Rina Naik Meja

Pemkab Karanganyar menggelar pasar murah menjelang lebaran di halaman Gedung Wanita Karanganyar, Selasa (30/7) pagi. Kegiatan yang dihadiri oleh ratusan warga itu dihadiri oleh Bupati Karanganyar Rina Iriani yang turut serta membantu panitia melayani para pembeli.

Kerumunan warga yang mengantre dan berdesak-desakanlah yang memaksa Rina ikut turun tangan. Bahkan Rina sampai berdiri di atas meja untuk menenangkan warga agar tertib mengantre. “Ayo semuanya berbaris yang tertib. Yang sudah mendapatkan jatah membeli, segera bergeser agar bisa bergantian dengan yang lain,” kata Rina yang didampingi Kepala Satpol PP Karanganyar, Mei Subroto.

Menurut Rina, pasar murah digelar untuk merespons lonjakan harga-harga kebutuhan pokok menjelang lebaran. “Tren harga bahan pokok meningkat, sehingga bagi masyarakat yang kurang mampu jelas merepotkan. Harga-harga kebutuhan pokok jelang lebaran itu kalau kata orang desa salin rego (ganti harga),” ungkapnya.

Kabag Perekonomian Setda Karanganyar, Ambang Wibowo menuturkan untuk kegiatan pasar murah di 17 kecamatan tersebut mendapat subsidi dari APBD sebesar Rp 260 juta. “Yang di seluruh kecamatan sudah dilakukan beberapa waktu lalu. Yang di Gedung Wanita ini merupakan yang terakhir. Jumlah yang disediakan di tiap daerah pun beda-beda, tergantung kebutuhan,” terangnya.

Untuk pasar murah yang berada di Gedung Wanita kemarin, Pemkab menyediakan sebanyak 4.400 kg beras, 2.400 kg gula pasir, telur 1.400 kg, minyak goreng 1.400 kg, teh 7.000 bungkus, sirup 1.440 botol, dan mi instan 190 dus. “Kami harap ini cukup untuk membantu yang kurang mampu,” pungkasnya.

Read More

MUDIK LEBARAN 2013 : Satlantas Polres Karanganyar Inisiatif Tambal Lubang Jalan Perlintasan KA Palur

Jajaran Satlantas Polres Karanganyar berinisiatif mengaspal jalan berlubang di perlintasan kereta api Palur yang mengalami kerusakan, Selasa (30/7/2013). Langkah itu dilakukan dikarenakan hingga menjelang mudik Lebaran, lubang jalan di perlintasan KA itu belum juga ada perbaikan.

Kapolres Karanganyar AKBP Nazirwan Aji melalui Kasatlantas AKP Suwarsi mengatakan pengaspalan jalan itu sebagai bentuk respons atas keluhan masyarakat yang melintas di perlintasan KA Palur.

“Selama ini banyak keluhan karena jalan mengalami kerusakan. Kami berinisiatif untuk menambal agar bisa dilalui aman, terlebih menjelang Lebaran,”.

Penambalan itu juga sebagai langkah agar mudik dan balik Lebaran bisa lancar, terutama perlintasan KA itu merupakan jalur utama menuju Karanganyar dan Magetan, Jatim.

Read More

Desa Gajahan Colomadu Peroleh Bantuan Traktor

Pemerintah Desa Gajahan, Kecamatan Colomadu, Karanganyar menjadi satu-satunya desa di Colomadu yang mendapat bantuan traktor dari Dinas Pertanian (Dispertan) Provinsi Jawa Tengah. Padahal, lahan pertanian di desa tersebut kian menyusut.
Ketua Kelompok Tani Makaryo Subur, Gajahan, Rujito mengatakan bantuan berupa traktor tersebut masih dalam tahap pengurusan administrasi.

“Saya akan ke Semarang untuk mengurus syarat administrasi, Selasa (30/7/2013). Kalau datangnya bantuan belum tahu. Tapi sudah dipastikan dapat,” ujar Kasi Pemerintahan Gajahan tersebut.

Menurutnya, pengajuan bantuan sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu. Kala itu, lanjutnya, terdapat 200-an desa di Karanganyar yang ikut mengajukan permohonan bantuan. Tetapi, Dispertan Jawa Tengah hanya mengabulkan sebagian kecil dari jumlah tersebut. Saat itu [pengajuan bantuan], kata dia, luas tanah pertanian masih besar. Namun kini, lahan pertanian makin sedikit. Hal iitu terjadi lantaran banyak sawah yang dialihfungsikan menjadi perumahan.

“Kalau ditotal, memang masih ada 28 hektare sawah. Tetapi kebanyakan sudah menjadi milik orang luar daerah. Praktis, hanya sebagian kecil petani asli yang kelak bisa memanfaatkan traktor hibah untuk menggarap sawah,” kata dia.

Ia menambahkan, anggota kelompok tani yang ia pimpin hanya 15 orang. Kebanyakan petani itu pun bukan pemilik tanah, tetapi hanya petani penggarap lahan. Sementara itu, Kades Gajahan, Hermanto,  mengungkapkan luas tanah kas dan bengkok di wilayahnya sekitar 10 hektare. Dengan kondisi tersebut, praktis, hanya 18 hektare sawah nonbengkok dan nonkas yang digarap para petani.

Read More