Category: Berita

Ratusan Itik Mati, Diduga Terserang Flu Burung

Lebih kurang 400 itik milik para peternak di Desa Gondangmanis, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar , berangsur-angur mati sejak sepekan terakhir.

Unggas-unggas tersebut diduga terserang virus avian influenza (A1) atau yang dikenal sebagai flu burung. Sebab, ratusan itik milik 10 peternak tersebut menunjukkan gejala terserang flu burung, seperti mata keruh, terjadi kebutaan, angka kematian tinggi, dan unggas cenderung suka berputar-putar.

Mendapati kejanggalan itu, para peternak segera mengirim laporan kepada Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakkan) Karanganyar pada Sabtu (24/8/2013). Pasalnya, kasus tersebut bukan yang kali pertama terjadi di Desa Gondangmanis.

“Desa itu memang daerah endemik, dulu juga banyak unggas mati karena terinfeksi A1. Pada kasus kematian unggas kali ini gejalanya juga sama dengan kematian unggas yang terjadi beberapa waktu lalu,” terang salah seorang anggota staf Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakkan) Karanganyar, Fathurrahman.

Berdasarkan analisa serta riwayat penyebaran flu burung di Desa Gondangmanis, Fathurrahman yang juga dokter hewan menduga ratusan itik tersebut telah terserang virus A1. Guna memastikan dugaan itu, petugas Disnakkan Karanganyar telah mengambil sampel bangkai itik untuk melakukan uji laboratorium pada Selasa (27/8/2013).

“Sampelnya sudah dibawa di Jogja karena kami tidak memiliki alat uji virus A1, namun kami belum dapat memastikan kapan uji laboratorium akan selesai. Sebenarnya laporannya masuk kepada kami pada Sabtu lalu, tapi tim laboratorium baru bisa datang ke Karanganyar kemarin [Selasa], ” imbuhnya.

Selain mengambil sampel bangkai itik, Disnakkan juga telah mengimbau peternak untuk tidak menjual maupun mengonsumsi unggas yang sakit. Peternak juga diminta memisahkan unggas yang sehat dan sakit supaya virus tak kian menyebar. “Sebagian itik yang sakit masih hidup, tapi kami sudah mewanti-wanti peternak supaya itik yang sakit dikarantina agar tidak menulari yang lain. Kalau ada unggas yang mati mendadak juga harus segera dikubur,” jelas Fathurrahman.

Kendati hasil uji laboratorium belum keluar, Disnakkan telah mengantisipasi penyebaran virus flu burung dengan memberikan larutan disinfektan kepada para peternak di Desa Gondangmanis.

Selanjutnya, mereka diimbau rutin menyemprotkan disinfektan di kandang serta lingkungan sekitar untuk mencegah penyebaran virus yang juga dapat menginfeksi tubuh manusia itu. Jika hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa itik-itik tersebut positif terserang virus A1, Disnakkan akan segera melakukan vaksinasi kepada unggas di Desa Gondangmanis.

Read More

Puluhan Angkutan Umum Kena Razia

Petugas gabungan memeriksa kelengkapan surat administrasi kendaraan angkutan umum.

Petugas gabungan memeriksa kelengkapan surat administrasi kendaraan angkutan umum.

Karanganyar, Rabu (28/08/2013)

Tim gabungan dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dinhubkominfo) Jawa Tengah, Dishubkominfo Karanganyar, dan Satlantas Polres Karanganyar mengadakan razia terhadap angkutan umum maupun barang, di Sub Terminal Papahan, Selasa (27/08) siang kemarin.

Pemeriksaan yang dilakukan meliputi ijin trayek, ijin operasi, kelengkapan administrasi, kondisi muatan, dan lain sebagainya. Hasilnya, petugas menindak sedikitnya sembilan bis, satu Isuzu Elf, dan sembilan mobil angkutan.

“Razia gabungan ini merupakan bagian agenda operasi penertiban kendaraan di jalan raya yang rutin diadakan. Walaupun fokus kami yakni pada angkutan umum dan bis AKAP. AKDP, namun tidak menutup kemungkinan pada kendaraan pribadi yang diketahui tidak memenuhi syarat kelengkapan kendaraan,” jelas Kasi Pengawasan dan Operasional (Wasop) Unit Pelayanan Perhubungan (UPP) Dinhubkominfo Wilayah Surakarta, Tubagus Kresno.

Tubagus Kresno juga mengatakan untuk muatan barang dalam razia itu hanya untuk penataan muatan bukan pada bobot muatannya. Selain itu juga diperiksa keorisionalitas ban , dan kondisi lampu rem.

“Kami mengingatkan agar angkutan umum jangan memakai ban roplakan, itu sangat bebahaya sekali,’ ujarnya.

Pada razia itu petugas dari Satlantas Polres Karanganyar menindak 35 kendaraan. Kanit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Ipda Sudirman mengatakan sebagian besar  yang kenai tilang tidak dilengkapi surat kendaraan, seperti surat Ijin mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).pd  

Read More

Calon Haji Karanganyar Berangkat 5-6 Oktober

Sebanyak 465 calon haji Karanganyar sedang melakukan manasik haji di Masjid Agung Karanganyar, Selasa (27/08)

Sebanyak 465 calon haji Karanganyar sedang melakukan manasik haji di Masjid Agung Karanganyar, Selasa (27/08)

Karanganyar, Selasa (27/08/2013).

Calon haji (calhaj) Karanganyar tahun ini sejumlah 465 jamaah direncanakan berangkat ke tanah suci 5-6 Oktober yang terbagi dalam tiga kelompok terbang (kloter) yakni kloter 64, kloter 65, dan kloter 66.

Untuk kloter 64 berangkat tanggal 5 Oktober sekitar pukul 5 sore, kloter 65 berangkat tanggal 6 Oktober sekitar pukul 12 siang, sedangkan kloter 66 berangkat tanggal 6 Oktober pukul 3 sore.

Sementara itu, selama menjalankan ibadah haji, mereka diminta untuk waspada terhadap virus corona. Virus itu mirip gejala influensa, tetapi perkembangan nya sangat cepat.

“Kami menghimbau kepada calon jamaah untuk selalu menjaga kondisi tubuh, selalu memakai masker, dan menjaga kebersihan tangan. Sebab virus itu menyebar di Timur Tengah,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, saat memberi pengarahan Calon Haji Karanganyar, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (26/08).

Dia juga menghimbau sebelum berangkat agar suntik vaksinasi influensa agar bisa kebal dengan menularnya virus itu.

Kepala Kemenag Karanganyar, Mustain Ahmad, menjelaskan jadwal keberangkatan seluruh calhaj dari Karanganyar tersebut saat ini telah beres. Semua persiapan telah dilakukan dari sejak pembekalan di tingkat kecamatan. “Kami memberikan pemantapan sosialisasi sebanyak tujuh kali pertemuan. Ditambah dua kali pertemuan lagi di tingkat kabupaten,” jelasnya.

Dalam persiapan pada dua hari terakhir, seluruh calhaj mendapatkan bimbingan khusus mulai dari bimbingan kesehatan hingga pelatihan manasik haji. Untuk pelatihan manasik haji yang di Masjid Agung Karanganyar pada, Selasa (27/08), seluruh calhaj bakal mempraktekkan berbagai tata cara ibadah haji dengan dilengkapi miniatur Ka’bah. “Untuk pelatihan manasik haji, di Masjid Agung Karanganyar dijadikan lokasi Ka’bahnya, kemudian Matesih menjadi lokasi Arofahnya serta lapangan Ngadiluwih menjadi lokasi Muzdalifah dan Mina,” tambahnya. pd

 

 

 

Read More
EDITDSC_6666

Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-52 Kabupaten Karanganyar

EDITDSC_6666

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) 11.13 Karanganyar, Samsi memimpin Upacara Hari Pramuka Ke-52, di Lapangan Desa Bener Tawangmangu, Kamis (22/08).

KARANGANYAR (22/08/2013) – Bertempat di Lapangan Desa Bener Kec. Tawangmangu, Kamis, 22 Agustus 2013 Sekda Karanganyar Drs. Samsi, M.Si selaku Ketua Kwarcab 11.13 Karanganyar memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Pramuka Ke-52 Tahun 2013. Upacara dihadiri oleh Muspida, beserta Kepala SKPD Kab. Karanganyar.

Sambutan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Prof Dr. dr. H. Azrul Azwar, MPH yang dibacakan langsung oleh Sekda Karanganyar mengatakan bahwa kaum muda dihadapkan pada dua masalah besar yaitu yang berkaitan dengan masalah sosial dan masalah kebangsaan. Masalah sosial meliputi NAPZA dan obat terlarang, hubungan seksual pra-nikah dan aborsi yang disebabkan pergaulan bebas, perkelahian, tawuran dan kekerasan serta kriminal remaja.

Sedangkan masalah kebangsaan meliputi antara lain solidaritas sosial rendah, semangat kebangsaan rendah, semangat bela Negara rendah, dan semangat persatuan dan kesatuan rendah. Lanjut dikatakan permasalahan ini tentu saja sangat memperihatinkan kita semua, disinilah menjadi penting peranan gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan non formal yang tujuan utamanya adalah untuk membentuk kaum muda berkarakter, menanamkan semangat kebangsaan, dan meningkatkan keterampilan. Pendidikan kepramukaan sebagai salah satu pilar pendidik kaum muda di Indonesia, dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda.

Dalam akhir sambutannya beliau berharap semoga peringatan Hari Pramuka kali ini dapat mendorong perkembangan keberhasilan dalam upaya pembentukan karakter kaum muda yang lebih baik, sehingga dapat menjadi warga Negara yang bertanggung jawab serta calon pemimpin bangsa yang lebih handal pada masa depan. ad

Read More

Tiga Pasangan Calon Sepakati Pilbup Damai

Ketua Panwaslu Karanganyar, Dwi Joko Mulyono, sebagai saksi  menandatangani Deklarasi Pilbup Damai Siap Menang Siap Kalah

Ketua Panwaslu Karanganyar, Dwi Joko Mulyono, menandatangani Deklarasi Pilbup Damai Siap Menang Siap Kalah, di Gedung DPRD Karanganyar, Rabu (21/08)

Karanganyar, Rabu (21/08/2013)

Tiga pasangan calon (Paslon) Bupati dan Calon Wakil Bupati dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Karanganyar periode 2013-2018 menyepakati Pilbup Damai Siap Menang Siap Kalah.

Kesepakatan yang ditandatangani oleh pasangan calon Juliyatmono-Rohadi Widodo (YU-RO), calon Paryono-Dyah Sintawati (PASTI), dan calon Aris Wuryanto-Wagiyo (AYO) tertuang dalam Deklarasi Pilbup Damai, di Gedung DPRD, Rabu (21/08).

Salah satu butir dari enam butir kesepakatan yakni menyatakan siap menang dan siap kalah serta menghormati hasil Pemilu Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar Tahun 2013 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat.

Bupati Karanganyar, Rina Iriani mengatakan ikrar damai yang ditandatangani bukan seremonial semata, ini adalah komitmen yang wajib diwujudkan. Pilihan boleh berbeda, namun harus mengutamakan kerukunan, persatuan dan kesatuan yang akan  memberikan rasa damai dan aman.

“Mari jaga kondusivitas wilayah agar tetap tenang dan damai,” harapnya.

Selain itu, Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo, hendaknya kita tetap menjaga kerukunan dan jangan sampai tercerai berai. Peranserta masyarakat dibutuhkan dalam membina kedamaian.

“Masing-masing pasangan calon diharapkan dapat mengendalikan para pendukungnya. Siap menang kalah dan siap kalah bukan hanya pasangan calon, tetapi juga para pendukungnya. Kita harapkan suasana kondusif di Karanganyar,”ucap Komandan Kodim (Dandim) 0727/ Karanganyar Letkol (Inf) Eddy Basuki. pd

 

Read More

Cabup-Cawabup Pilih Satu Zona Kampanye

Para calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) memilih opsi satu zona kampanye yang dilaksanakan di seluruh wilayah Karanganyar. Opsi ini dipilih lantaran lebih efektif dan efisien untuk menarik simpati pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Karanganyar.

Opsi satu zona kampanye tersebut yakni salah satu pasangan diperbolehkan melakukan kampanye terbuka di wilayah Karanganyar. Sementara dua kandidat lainnya menggelar kampanye tertutup yang diikuti maksimal 250 orang.

Kampanye terbuka digelar secara bergiliran setiap hari. Setiap pasangan diberi jatah menggelar kampanye terbuka sebanyak empat kali selama masa kampanye Pilkada Karanganyar.

Anggota tim pemenangan pasangan Paryono-Dyah Shintawati (Pasti), Abdul Saleh Purwanto, mengatakan pihaknya telah memberikan masukan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar terkait penyusunan jadwal kampanye setiap kandidat. Intinya, pihaknya memilih opsi satu zona kampanye seperti saat pelaksanaan kampanye pemilihan gubernur (Pilgub) Jateng silam.

“Lebih efektif jika menerapkan satu zona kampanye dibanding dibagi sesuai zonasi kampanye. Jadi salah satu pasangan menggelar kampanye terbuka sementara kandidat lainnya menggelar kampanye tertutup,”.

Menurut Ipunk-panggilan akrabnya, jadwal kampanye harus disusun dengan sistematis sehingga tak ada pasangan yang dirugikan. Pihaknya tetap menyerahkan kewenangan sepenuhnya kepada KPU Karanganyar untuk menyusun jadwal kampanye secara sistematis.

“Kewenangan tetap berada di KPU Karanganyar, kami sudah memberikan masukan agar tak ada pasangan yang dirugikan saat kampanye,” paparnya.

Anggota tim sukses pemenangan pasangan Juliyatmono-Rohadi Widodo (Yu-Ro), Eko Setyono, menjelaskan pihaknya akan mematuhi jadwal kampanye yang disusun KPU Karanganyar sebagai penyelenggara Pilkada Karanganyar. Saat pembahasan rapat koordinasi jadwal kampanye, lima opsi aturan kampanye yang ditawarkan KPU Karanganyar mengerucut menjadi dua opsi.

Kedua opsi tersebut yakni hanya terdapat satu zona kampanye di Karanganyar. Masing-masing pasangan cabup-cawabup diberi kesempatan untuk melakukan kampanye, baik secara terbuka maupun tertutup. Sementara KPU Karanganyar hanya mengatur mengenai jadwal kampanye terbuka setiap pasangan.

“Sudah mengerucut menjadi dua opsi yakni satu zona kampanye. Pada prinsipnya kami akan mematuhi jadwal kampanye yang disusun KPU Karanganyar,” jelasnya.

Sementara ketua tim sukses pemenangan Aris Wuryanto-Wagiyo (Ayo), Bambang Trihono, memilih opsi satu zona kampanye lantaran pihaknya tak akan memprioritaskan kampanye terbuka. Pihaknya akan mengintesifkan kampanye tertutup dengan pendekatan personal terhadap masyarakat.

“Kami hanya akan melaksanakan kampanye terbuka satu kali walaupun jatah setiap pasangan sebanyak empat kali. Lebih efektif dan efisien dengen pendekatan personal

Read More

Bupati Karanganyar Pimpin Upacara HUT RI Ke-68

Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibrata Kabupaten Karanganyar saat Upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan Ke-68 Tahun 2013, di alun-alun, Sabtu (17/08)

Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Paskibrata Kabupaten Karanganyar saat Upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-68 Tahun 2013, di Alun-alun, Sabtu (17/08)

Karanganyar, Senin (19/08/2013)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani memimpin upacara peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke 68, di Alun-alun, Sabtu (17/08) pagi.

Upacara Detik-detik Proklamasi yang dihadiri seluruh Muspida, Sekretaris Daerah, Kepala SKPD, Pimpinan BUMN, BUMD, Kepala Kantor dan Instansi itu dimulai tepat pukul 09.50 WIB saat Bupati Rina tiba di tempat upacara.

Peringatan Detik-detik Proklamasi yang berjalan khidmat itu ditandai dengan membunyikan sirine selama satu menit, tepat pukul 10.00 WIB. Seremonial peringatan tersebut dilanjutkan dengan pembacaan naskah proklamasi oleh Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar, Sumanto.

Dalam amanat upacaranya, Bupati Rina Iriani membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Bibit Waluyo. Intinya, setiap memperingati Kemerdekaan Indonesia, diharapkan semangat kebersamaan, toleransi, kesetiakawanan, jiwa gotong royong semakin terjaga, sehingga memantapkan sinergitas karya dan usaha untuk terus maju.

“Kita sebagai warga Jawa Tengah, menjadi bagian integral Negara Kesatuan Republik Indonesia. Maka, menjadi kewajiban kita pula untuk turut menjaga eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia agar tetap berdiri tegak dan semakin sejahtera,” ucap Rina Iriani saat membacakan sambutan Gubernur Bibit Waluyo.

Bupati Rina juga menyerahkan secara simbolis penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono  kepada 13 PNS yang sudah mengabdi selama 30 tahun dan 38 PNS yang sudah melayani masyarakat selama 20 tahun serta empat PNS yang telah mengabdi selama 10 tahun.

Kemudian sore harinya, di tempat yang sama diadakan upcara penurunan bendera dengan inspektur upacara Kapolres Karanganyar, AKBP Nazirwan Adji Wibowo.

Malam harinya, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, diadakan malam resepsi tepat pukul 20.00 dengan berbagai hiburan drama tari.pd

Read More

Semarak HUT RI Ke-68 di Karanganyar

Pengukuhan Paskibrata

Pengukuhan Paskibrata

Malam Tirakatan HUT RI ke-68

Malam Tirakatan HUT RI ke-68

(FILEminimizer) DSC_0077

Tabur Bunga di TMP Dharma Tunggal Bakti

(FILEminimizer) DSC_0069

Bupati Karanganyar, Rina Iriani tiba di alun-alun

(FILEminimizer) DSC_0074

Langkah Paskibrata

(FILEminimizer) DSC_0084

Penyerahan Bendera Merah Putih

(FILEminimizer) DSC_0105

Pengibaran Bendera Merah Putih

(FILEminimizer) DSC_0124

Sang Merah Putih Berkibar

(FILEminimizer) DSC_0154

Bupati Karanganyar Rina Iriani sebagai inspektur upacara

(FILEminimizer) DSC_0146

Penyematan Satyalancana Karya Satya

(FILEminimizer) DSC_0022

Serenade oleh Pramuka Kwartir 11.13 Karanganyar

(FILEminimizer) DSC_0062

Langkah tegap Paskibrata

(FILEminimizer) DSC_0006

Bupati Rina Iriani tiba di tempat upacara

(FILEminimizer) DSC_0098

Penurunan Bendera Merah Putih

Berbaris Rapi

Berbaris Rapi

(FILEminimizer) DSC_0106

Melipat Sang Merah Putih

Sidang Paripurna Istimewa mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia

Sidang Paripurna Istimewa mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia

 

Read More

Paskibrata Karanganyar Dikukuhkan

Sebanyak 80 Pasukan Pengibar Bendera Tanah Air (Paskibrata) Kabupaten Karanganyar dikukuhkan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (15/08).

Sebanyak 80 Pasukan Pengibar Bendera Tanah Air (Paskibrata) Kabupaten Karanganyar dikukuhkan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (15/08).

Karanganyar, Jumat (16/08/2013)

Sebanyak 80 Pasukan Pengibar Bendera Tanah Air (Paskibrata) Kabupaten Karanganyar dikukuhkan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani,di Pendopo Rumah Dinas, Kamis (15/08).

Paskibrata itu merupakan hasil seleksi dari berbagai sekolahan terutama juara lomba PBB tahun 2013. Ada sekitar 25 sekolah terdiri SMA, SMK, MA.

Mereka digembleng secara fisik maupun pengetahuan kebangsaan oleh tim pelatih dari Kodim 0727/ Karanganyar, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar, dan Purna Paskibraka.

“Latihan berjalan selama 25 hari, dari pagi sampai siang hari,” ujar Joko Sutrisno, koordinator siswa yang dilatih.

Pembawa Bendera Merah Putih saat Upacara Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-68 Tahun 2013 yakni Nadia Adelina, duduk di kelas dua dari SMA 1 Karanganyar. Dara kelahiran 20 November 1996 menyatakan siap menjalankan dan kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Tanggal 17 Agustus nanti semoga sukses dan lancar,”harapnya.

Sedangkan untuk pembawa bendera saat penurunan bendera pada sore hari oleh Irlina Rimanda, perempuan kelahiran 23 Oktober 1996, yang duduk kelas dua di  SMK Penerbangan Bina Dirgantara juga optimis bisa menjalankan tugasnya.

“Tentunya bangga dan tidak menyangka dipercaya untuk membawa bendera merah putih,” ucap Irlina.

Dirinya juga mengaku selama seleksi sampai menjalani latihan hampir satu bulan tidak mengalami hambatan.

Sementara itu, Bupati Rina Iriani mengatakan penanaman rasa cinta tanah air harus tetap terpatri pada setiap anggota Paskibrata, terutama yang berkaitan dengan pelestarian nilai-nilai perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia yaitu semangat gotong royong, untuk tetap terjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan negara.pd

Read More

1.000 Bendera Merah Putih Akan Dikibarkan di Puncak Lawu

Sebanyak 1.000 bendera merah putih akan dikibarkan oleh para pendaki di puncak Gunung Lawu, Karanganyar, Sabtu (17/8/2013) pagi.

Ratusan orang diprediksi akan mulai mendaki Gunung Lawu melalui jalur Cemara Kandang, Karanganyar, pada Jumat (16/8/2013) siang. Para pendaki tersebut bakal menggelar upacara bendera untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) di Puncak Hargo Dumilah Sabtu (17/8/2013) pagi. Selain mengibarkan selembar Sang Saka Merah Putih berukuran besar untuk upacara, para pendaki juga bakal memasang lebih kurang 1.000 bendera dwi warna berukuran sedang di puncak tertinggi Gunung Lawu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, Aji Pratama Heru, menjelaskan sedikitnya terdapat 80 orang anggota organisasi Anak Gunung Lawu (AGL) yang bakal disiagakan untuk menjaga keselamatan para pendaki.

Anggota AGL tersebut terbagi dalam dua tim, tim pertama diberi tugas mendaki Lawu pada Jumat pagi untuk menyiapkan pos serta 1.000 bendera yang akan dikibarkan. Sementara, tim kedua bertugas menjaga keamanan di pos pemberangkatan di Cemara Kandang.

Heru mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pengurus AGL untuk memastikan keselamatan para pendaki. Dia juga telah mengimbau AGL memasang rambu-rambu untuk memandu para pendaki supaya tidak tersasar.

“Nanti anggota AGL akan memandu para pendaki, mungkin secara langsung atau memasang petunjuk arah, supaya tidak ada kejadian pendaki yang tersasar atau bahkan hilang seperti di Merapi,” ungkap dia saat dijumpai  di Kantor BPBD Karanganyar, Kamis (15/8/2013).

Lebih lanjut, Heru mengimbau para pendaki membawa seluruh perlengkapan pendakian, mulai dari baju hangat, tenda, tali-temali, obat-obatan, hingga logistik yang mencukupi. Dia juga meminta para pendaki membawa alat komunikasi yang dapat digunakan di atas gunung supaya dapat segera menghubungi anggota AGL jika mengalami kesulitan dalam pendakian.

“Jangan sampai ada yang tercecer, jumlah logistik harus diperhitungkan. Kami juga akan melakukan seleksi supaya tidak ada pendaki pemula yang nekat mendaki tanpa dipandu, kalau ada apa-apa segera hubungi kawan-kawan AGL,” terang dia.

Heru mewanti-wanti para pendaki untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan ataupun meninggalkan bara api yang belum dimatikan. Pasalnya, musim kemarau membuat potensi kebarakan hutan kian meninggi.

Sementara itu, salah seorang pengurus AGL yang tengah bertugas di Pos Cemara Kandang, Bibit Suyono, menyatakan kondisi Gunung Lawu aman untuk didaki meski diselimuti kabut tipis. Suhu udara di pos setempat mencapai 18 derajat celcius pada Kamis siang dan diprediksi kian menurun pada malam hingga dini hari.

Read More