Category: Berita

KPU Mulai Lipat Surat Suara

Puluhan relawan melipat dan sortir surat suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Karanganyar, di Balai Cangakan, Rabu (04/09)

Puluhan relawan melipat dan sortir surat suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Karanganyar, di Balai Cangakan, Rabu (04/09)

Karanganyar, Kamis (05/09/2013)

Surat suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Karanganyar mulai dilipat dan disortir. Kartu yang disortir di Balai Desa Cangakan, Karanganyar itu rencananya digunakan pada coblosan 22 September 2013.

Divisi Sosialisasi dan Logistik KPU Karanganyar, Sutopo mengatakan proses pelipatan surat suara rencananya dilakukan selama dua hari ini. Mudah-mudahan seluruh surat suara yang telah terdistribusikan dari pihak rekanan yang dipilih bisa terlipat seluruhnya pada hari ini.

“Jadwalnya dua hari dimulai sejak hari Rabu kemarin. Semoga saja semuanya bisa terselesaikan hari ini,” jelasnya.

 

Pelipatan seluruh surat suara pilbup tersebut, KPU Karanganyar mendapatkan bantuan relawan. Sejumlah 90 orang itu melakukan kerja sukarela dalam sembilan kelompok. “Seluruh relawan merupakan warga dari sekitar Kantor KPU Karanganyar ini,” tambahnya.

Dari 702.494 lembar surat suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Karanganyar, terlihat ada yang kondisi rusak dan tidak dapat digunakan. Dalam proses pelipatan surat suara di hari pertama kemarin, di Balai Desa Cangakan, Rabu (04/09), jumlah kertas yang rusak mencapai puluhan.Kerusakan pada puluhan surat suara yang diketahui dalam proses pelipatan hari pertama kemarin baru pada cat sablon yang luntur.

“Karena sekarang proses pelipatan belum selesai jadi berapa total surat suara yang rusak belum diketahui persis. Tetapi jumlahnya mencapai puluhan,” katanya.

Seluruh surat suara yang rusak itu, lanjut Sutopo, nantinya bakal dikembalikan pada percetakan terkait untuk diganti dengan yang baru. KPU Karanganyar memastikan seluruh surat suara untuk pencoblosan Pilbup telah siap sepenuhnya pada 15 September besok.

Guna mengantisipasi hal-hal lain yang mengganggu persiapan Pilbup nanti, dari KPU Karanganyar siap mengawal secara intensif. Termasuk dalam proses pelipatan surat suara yang dilakukan dalam dua hari terakhir ini. “Kami kawal penuh agar proses pelipatan surat suara ini bisa selesai tepat waktu,” tandasnya. pd

Read More

Melanggar, Sidang di Tempat

Bagi pelanggar lalu lintas dikenai tilang dan dapat sidang di tempat saat razia gabungan di pertigaan Sroyo, Rabu (04/09)

Bagi pelanggar lalu lintas dikenai tilang dan dapat sidang di tempat saat razia gabungan di pertigaan Sroyo, Rabu (04/09)

Karanganyar, Kamis (05/09/2013)

Razia kendaraan bermotor kembali dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Satlantas Polres dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Karanganyar  di pertigaan Sroyo, Rabu (04/09) siang.

Penindakan pelanggaran berlalu lintas di pertigaan Sroyo karena menjadi jalur lintas propinsi. Tidak hanya warga lokal saja yang melewati tapi juga dari luar daerah.

Kaur Pembinaan dan Operasi (KBO) Satlantas Polres Karanganyar, Iptu Lukman Tri Novianto mengatakan penindakan dilakukan  kendaran bila berpotensi mengakibatkan kecelakan  dan melanggar lalu lintas.

“Kami menghimbau agar jangan menggunakan bak terbuka untuk mengangkut orang, hal itu sangat berbahaya sekali,” katanya.

Pelanggar yang dikenai tilang, lanjut dia, bisa ditindak dengan mengikuti sidang di tempat, namun apabila tidak bisa mengikuti sidang saat itu, pelanggar diharuskan untuk mengikuti sidang di Pengadilan Negeri pada tanggal 10 September 2013. Dalam razia itu juga bekerjasama dengan Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Karanganyar.

Berdasarkan pengamatan, pelanggaran yang dilakukan pengendara kendaraan terjadi pada  SIM, STNK, tidak memakai helm, tidak menyalakan lampu utama,  dan KIR. Pemeriksaan bukan saja dilakukan pada kelengkapan surat-surat kendaraan, namun juga pada kesehatan pada sopir.

“Pemeriksaan pada pengemudi dilakukan oleh dokter dengan tes urine dan kesehatannya. Hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah memakai narkoba, karena pengemudi merupakan yang paling bertanggung jawab membawa penumpang,” jelas dia.pd

 

Read More

Tak Dapat Jatah CPNS, Pemkab Pilih Tata PNS

Pemkab Karanganyar hanya bisa pasrah karena tahun ini tidak mendapat jatah kuota penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). Pemkab pun memilih lebih memfokuskan diri pada penataan PNS yang ada saat ini.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar, Larmanto mengatakan tidak adanya rekrutmen CPNS tahun ini karena alokasi APBD untuk gaji pegawai masih tinggi yakni 65 persen. Besarnya APBD Karanganyar saat ini mencapai Rp 1,2 triliun. “Jika untuk gaji pegawai masih di atas 50 persen, belum boleh menerima CPNS. Karena kondisi keuangan yang tidak memperbolehkan, ya kami tak masalah,” ujar Larmanto, Selasa (3/9).

Dijelaskannya, tahun ini merupakan tahun ketiga bagi Pemkab Karanganyar tidak diperbolehkan merekrut pegawai baru. Terakhir kali Pemkab mendapatkan formasi CPNS pada tahun 2010 lalu. Selain persoalan keuangan, Larmanto juga menerangkan bahwa Pemkab sedang melakukan penataan PNS. Penataan dilakukan di seluruh instansi dengan mempertimbangkan beban kerja masing-masing instansi. “Jumlah PNS sebanyak 11.900 orang ini sedang kami tata. Kami data di seluruh instansi saat ini,” ungkapnya.

Menurut Larmanto, penataan PNS bakal berimbas pada kinerja Pemkab yang lebih maksimal karena tidak ada problem kekurangan pegawai maupun kelebihan pegawai di sejumlah instansi. Pasalnya, masih terdapat instansi yang kelebihan pegawai, sementara ada instansi lainnya kekurangan pegawai. “Ini supaya jumlah PNS yang berada di setiap instansi sesuai dengan beban kerja masing-masing,” terangnya.

Terkait kapan Pemkab akan melakukan rekrutmen CPNS lagi, Larmano mengaku tidak menutup kemungkinan pada tahun 2014 mendatang. Namun hal itu tetap akan mengacu pada kondisi keuangan daerah. “Jika penataan telah selesai dan alokasi gaji PNS sudah tidak besar dan sesuai dengan aturan, tentu dapat kita lakukan rekrutmen CPNS,” pungkasnya.

Read More

Stakeholder Siap Pelaksanaan Pilkada Karanganyar

Berbagai persiapan pelaksanaan di paparkan oleh stakeholder saat rakor di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (03/09)

Berbagai persiapan pelaksanaan di paparkan oleh stakeholder saat rakor di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (03/09)

Karanganyar, Rabu (04/09/2013).

Menjelang penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar pada 22 September 2013 mendatang, berbagai pihak kepentingan menyiagakan kesiapan pesta demokrasi setiap lima tahunan ini.

Rapat koordinasi (Rakor) untuk persiapan pelaksanaan Pilbup Karanganyar di hadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar  Samsi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, Panwaslu, Kepala Kesbangpol, Camat, Lurah, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (3/9) pagi.

Sekda Samsi mengatakan semua PNS, guru, serta perangkat desa se Karanganyar diharapakan bersikap netral.

“Kami juga menghimbau agar semua komponen masyarakat supaya diminta menjaga kondisi Karanganyar agar pemilihan Bupati berjalan dengan aman, tertib dan lancar,” ucap Samsi.

Di tempat yang sama Divisi Sosialisasi KPU, Sutopo menjelaskan bahwa ketentuan bagi calon pemilih Bupati Karanganyar haruslah sehat, memiliki hak pilih dan berdomisili di Kabupaten Karanganyar.

“Calon pemilih tercatat sebanyak 684.593 jiwa, sedangkan TPS sebanyak 1.617, PPS 177 dan PPK 17. Pendistribusian logistik akan dilakukan pada tangal 15-17 September 2013,” ujar Sutopo.

KPU juga menjelaskan waktu pelaksanakn kampanye akan dilaksanakan selama 14 hari dan berakhir tiga hari sebelum hari pencoblosan yakni tanggal 5-18 September 2013. (mgg)

 

Read More

43 Peserta Ikut Tes Tertulis Seleksi Calon Anggota KPU

Sebanyak 43 peserta mengikuti tes tertulis seleksi calon anggota KPU karanganyar, di Hotel Taman Sari, Senin (02/09)

Sebanyak 43 peserta mengikuti tes tertulis seleksi calon anggota KPU Karanganyar, di Hotel Taman Sari, Senin (02/09)

Karanganyar, Selasa (03/09/2013).

Sebanyak 43 peserta mengikuti seleksi tes tertulis calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar, di Hotel Taman Sari, Senin (02/09) pagi.

“Sebelumnya sejumlah 78 peserta mengikuti tahap seleksi adminitrasi, kemudian dari sejumlah itu, sebanyak 43 peserta lolos untuk mengikuti tahap tes tertulis,” kata Sekretaris Tim Seleksi Calon Anggota KPU Karanganyar, Tuhana, Senin (02/09), di Hotel Taman Sari.

Dari 43 orang tersebut terdapat komisioner KPU Karanganyar tahun 2008-2013 yakni Kharis Triyono, Sri Handoko, Kustawa Esye, Djoko Mardjono, dan Sutopo.

Tes tertulis yang di hadiri ke 43 peserta dilaksanakan dengan aman, lancar dan tertib. Setiap peserta diminta mengerjakan sebanyak 75 soal dengan waktu 100 menit,  berkaitan sistem politik, kepemiluan, dan partai politik.

Tuhana menambahkan, selanjutnya tes kesehatan dan bebas narkoba akan dilaksanakan mulai hari Selasa-Jumat (03-06/09) di RSUD Karanganyar. Untuk mengikuti tes kesehatan, ke 43 peserta dilakukan secara terjadwal.

Selain itu, mereka akan mengikuti  tes psikologi dan Focus Group Discusion (FGD) di Hotel Taman Sari, pada Senin-Selasa, (09-10/09).

Dari hasil seleksi tes tertulis, tes kesehatan dan tes psikologi akan dipilih menjadi 20 orang untuk mengikuti tes wawancara.

“Kemudian dipilih lagi menjadi 10 orang untuk mengikuti tes kepatutan dan kelayakan oleh KPU Jawa Tengah, dan dipilih lagi menjadi lima orang untuk menjadi komisioner KPU,” tandasnya.  pd

 

Read More
DSC_0117

Layang Mas, Berikan Informasi Pertanahan

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Hendarman Supandji  di dampingi Bupati Karanganyar, Rina Iriani mencoba pengoperasionalan perdana LayangMas (Layanan Anggota Masyarakat) yang berupa layar sentuh berisi informasi pertanahan.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN), Hendarman Supandji didampingi Bupati Karanganyar, Rina Iriani mencoba pengoperasionalan perdana LayangMas (Layanan Anggota Masyarakat) yang berupa layar sentuh berisi informasi pertanahan.

Karanganyar, Minggu (01/09/2013)

Inovasi teknologi untuk pertanahan terus dikembangkan, salah satunya dengan adanya Layang Mas (Layanan Anggota Masyarakat). Yakni perangkat elektronik layar sentuh yang berisi informasi pertanahan berbasis geo KKP (Komputerisasi Kantor Pertanahan).

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Hendarman Supandji saat mengoperasikan Layang Mas mengatakan  teknologi tersebut bisa dimanfaatkan masyarakat dalam membaca dan memetakan wilayah geografi Karanganyar.

“Layanan ini baru kali pertama diluncurkan di Kabupaten Karanganyar. Kami berharap inovasi dalam bidang pertanahan ini dapat mempermudah akses masyarakat dalam mencari informasi mengenai pertanahan,” kata dia di sela-sela launching Layang Mas di Lor in Hotel, Jumat (30/8).

Hendarman menambahkan, layanan ini juga dimungkinkan bisa mengurangi angka sengketa tanah yang dari tahun ke tahun mengalami penambahan yang cukup besar. Bisa diartikan, Karanganyar menjadi pylot project bagi program itu. Jika berhasil, lanjut dia, Layang Mas juga akan diterapkan di semua kabupaten/ kota se-Indonesia.

Di tempat yang sama, Bupati Rina Iriani menyatakan program ini juga bisa diakses oleh para investor yang ingin memperluas usahanya di sana. Meski demikian, dirinya menekankan tidak semua investor diberikan rekomendasi untuk mendirikan usaha di Bumi Intanpari. Pasalnya, Pemkab juga harus menyesuaikan zona atau wilayah yang sudah diatur dalam aturan yang ada, di antaranya Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Jika memang melanggar aturan itu, maka Pemkab tidak akan memberikan izin pendirian usaha. Hal ini pula yang dialami oleh puluhan investor yang melirik Karanganyar sebagai daerah usaha.

“Ya maaf kami tidak akan tebang pilih dalam memberikan izin. Kami akan tetap menyambut para investor dengan tangan terbuka, tapi kami juga harus mendasarkan semua kebijakan dengan aturan yang ada. Kalau melanggar, maka kami akan menolaknya,” kata dia.

Rencananya akan ditempatkan di sembilan lokasi yang diberi anjungan Layang Mas, yakni Bandara Adi Sumarmo, Lor In Solo Hotel, Kantor Setda Karanganyar, Kantor BPN Karanganyar, DPRD, Rumah Dinas Bupati, Bappeda, DPPKAD, dan BPPT Kabupaten Karanganyar. pd

Read More

1001 Personil Siap Amankan Pilkada Kab. Karanganyar

DSC_0027

Penandatanganan dan Penyerahan Berita Acara Dari Pemkab Karanganyar Kepada Polres Karanganyar

Dalam rangka pengamanan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar yang akan dilaksanakan pada 22 September 2013, Polres Karanganyar melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Lawu tahun 2013. Dalam gelar pasukan pada Jumat Sore( 30/8 ) bertempat di Lapangan Polres Karanganyar melibatkan, Satu pleton Kodim 0727, satu pleton Polres dan Polsek se Karanganyar, satu pleton Dishubkominfo, satu pleton gabungan Reskrim dan Intel, satu pleton Linmas, satu pleton Satpol PP, satu pleton Damkar dan satu pleton Linmas.

Hadir dalam acara gelar pasukan, Sekda Kab. Karanganyar, Kepala Kantor Kementerian Agama Karanganyar, Kasdim 0727 Karanganyar, Kapolsek se Karanganyar, Danramil se Karanganyar dan SKPD terkait. (ad)

Read More

GOR Senilai Rp. 6,8 Miliar Diresmikan

Bupati Karanganyar, Rina Iriani (tengah) menandatangani prasasti, di dampingi Sekda, Samsi (Kiri) dan Ketua Komite Pembangunan GOR, Nur Halimah, (Kanan) saat peresmian GOR Srikandi, Kamis (29/08)

Bupati Karanganyar, Rina Iriani (tengah) menandatangani prasasti, didampingi Sekda, Samsi (kiri) dan Ketua Komite Pembangunan GOR, Nur Halimah, (kanan) saat peresmian GOR Srikandi, Kamis (29/08)

Karanganyar, Jumat (30/08/2013).

Tempat olahraga representatif yang menjadi keinginan masyarakat Karanganyar telah berdiri megah diatas lahan seluas  2500 meter persegi yang merupakan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar.

Gedung Olah Raga (GOR) yang menelan biaya Rp. 6,8 miliar dan diberi nama Srikandi diresmikan oleh Bupati Karanganyar, Rina Iriani,Kamis (29/08).

Bupati Rina Iriani mengatakan untuk meningkatkan prestasi di bidang olah raga dan menggelorakan semangat olah raga yang tinggi, harus ditunjang dengan fasilitas yang representatif, seperti  gelanggang olah raga  ini.

“Untuk itu saya amat berharap keberadaan GOR ini punya peranan yang signifikan terhadap peningkatan prestasi olah raga di Karanganyar,” kata Rina Iriani.

Oleh karena GOR ini merupakan  aset daerah  maka juga  diharapkan agar masyarakat memanfaatkan gelora ini dengan sebaik-baiknya.

Rina Irinai menunjuk DPPKAD untuk mengelola GOR ini, karena merupakan aset daerah.

“Dari segi manajemen fasilitas olahraga, agar ditangani  secara baik sehingga gelora ini tetap efisien dalam waktu penggunaan , terawat, bersih dan memberikan manfaat seluas – luasnya dalam aktivitas olahraga di Bumi Intanpari ini,” himbaunya.

Dia juga menjelaskan nama dipilihnya nama Srikandi yakni harapannya bahwa lewat GOR ini, nantinya akan lahir  atlet – atlet dengan spirit Srikandi  dalam meraih prestasi yang akan mengharumkan dan membawa nama baik Kabupaten Karanganyar.pd

 

Read More

UPK Matesih Fair 2013

Bupati Karanganyar, Rina iriani, saat meninjau stand pameran di UPK Matesih Fair 2013, di halaman Balai Desa Matesih, Kamis (29/08)

Bupati Karanganyar, Rina iriani, saat meninjau stand pameran di UPK Matesih Fair 2013, di halaman Balai Desa Matesih, Kamis (29/08)

Karanganyar, Kamis (29/08/2013)

Unit Pengelola Kegiatan (UPK) di Kecamatan Matesih mengadakan pameran produk unggulan yang berasal dari berbagai desa, dengan 36 stand pameran, yang diselenggarakan selama dua hari yakni, Rabu, dan Kamis (28-29/08/2013) di halaman Balai Desa Matesih

Selain pameran, juga diadakan penarikan undian, rakor dengan Ketua kelompok  Simpan Pinjam Khusus Perempuan (SPKP), subsidi sembako bagi anggota SPKP, dan rakor pelaku PNPM tingkat Kabupaten.

Ketua UPK Matesih, Daryanto, mengatakan jumlah anggota kelompok sampai dengan 25 Agustus 2013 sebanyak 2.107 dan 177 kelompok. Tingkat pertumbuhan nasabah 13,4 persen.

“Jumlah aset yang kami kelola sebesar Rp. 2,7 miliar dengan tunggakan 0 persen. Kemudian setiap tanggal 10 angsuran sudah masuk sebesar 99,13 persen,” ujar Daryanto, di Balai Desa Matesih, Kamis (29/08).

Dia juga menambahkan daru surplus UPK untuk masyarakat miskin telah tersalur selama lima tahun sejumlah Rp. 405 juta, untuk kambing bergulir lebih dari 400, perbaikan rumah sebanyak 18 rumah dan plesterisasi 110 rumah.

Di tempat yang sama Bupati Karanganyar, Rina Iriani mengatakan kegiatan pemberdayaan guna meningkatkan potensi masyarakat seperti Kambing bergulir, pendampingan pemasaran dan fasilitasi penjualan produk unggulan berupa kios saya rasa sangat bermanfaat bagi masyarakat dan kalangan pegiat UMKM.pd

Read More
DSC_6784

Studi Lapangan Pengenalan Potensi Seni Budaya Lemhanas RI di Kab. Karanganyar

DSC_6784

Pertukaran Cinderamata Bupati Karanganyar Dengan Mayjen TNI Syafril Mahyudin Sebagai Pertanda Kunjungan Kerja Lembahas RI di Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, 27 Agustus 2013 Dikawal Patwal Poltabes Solo rombongan LEMHANAS RI yang terdiri atas 10 orang datang ke Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar (27/08) dalam rangka Kunjungan Program Pendidikan Reguler Angkatan Ke – 50 Tahun 2013 LEMHANAS RI terkait potensi seni budaya yang ada di Kab. Karanganyar.

Rombongan tersebut merupakan peserta negara sahabat untuk kegiatan pengenalan budaya lokal yang dipimpin oleh Mayjen TNI Syafril Mahyudin (LEMHANAS RI). Adapun peserta dari negara sahabat yang ada seperti Brigjen Ayas Nabi Dar asal Pakistan sekaligus Ketua POK Peserta, Kolonel Clifford Keong Bon Kee (Singapura), Kolonel Yazid Bin Arshad (Malaysia), Kolonel Y. Sam Aun (Kamboja), Kolonel Radwan Abed Nabi Al-Qudat (Jordania), Letkol Medjeni Mahmoud (Aljazair). Acara dibuka dengan pertunjukan tari Indonesiaku karya Bupati Karanganyar yang diiringi musik tradisional lesung.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Rina Iriani menjelaskan Kabupaten Karanganyar mempunyai 53 titik obyek wisata. Dari jumlah tersebut, 18 tempat berupa obyek wisata alam, 26 obyek wisata budaya, 9 obyek wisata buatan, dan 8 sarana rekreasi dan hiburan umum. Rina Iriani menunjukan beberapa destinasi wisata unggulan Kabupaten Karanganyar meliputi Taman Wisata Air Terjun Grojogan Sewu Tawangmangu, Situs Purbakala Menggung di Tawangmangu, dan  Museum Gula Tasikmadu di Kompleks Rekreasi Sondokoro. Selain itu juga ada wisata ziarah yang terdapat didaerahnya yakni Astana Mangadeg, Girilayu, dan Astana Giribangun.

Rina Iriani menambahkan terdapat beberapa wisata di Daerah Ngargoyoso yaitu Situs Candi Sukuh, Candi Cetho, Air Terjun Parangijo, Air Terjun Jumog, Telaga Madirda, dan tidak ketinggalan lanskap hijau kebun teh Kemuning. Rina Iriani berharap melalui Program Pengenalan Budaya Lokal PPRA ke 50 ini, para peserta dapat berkunjung langsung ke berbagai obyek wisata di Bumi Intanpari.  “mudah-mudahan dari pengamatan dan pengalaman langsung di obyek wisata dapat memberikan pertimbangan bagi terjalinnya kerjasama di bidang pengembangan pariwisata dan budaya antara Kabupaten Karanganyar dan negara sahabat peserta PPRA ke 50 LEMHANAS RI”, tegas rina. ad

Read More