Category: Berita

PNPM Mandiri Perdesaan Kabupaten Karanganyar Adakan Evaluasi

Kepala Bapermasdes Karanganyar, Sri Desto Untung Raharjo saat memberikan materi kepada seluruh peserta Workshop dan Evaluasi PNPM MP Kabupaten Karanganyar, Senin (02/12)

Kepala Bapermasdes Karanganyar, Sri Desto Untung Raharjo saat memberikan materi kepada seluruh peserta Workshop dan Evaluasi PNPM MP Kabupaten Karanganyar, Senin (02/12)

Karanganyar, Selasa (03/12/2013)

Jelang tutup tahun 2013, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan (MP) Kabupaten Karanganyar mengadakan evaluasi pelaksanaan tahun ini sekaligus merencanakan pelaksanaan tahun 2014.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Bapermasdes) Kabupaten Karanganyar, Sri Desto Untung Raharjo menjelaskan pemberdayaan  masyarakat melalui PNPM-Mandiri Perdesaan telah menyiapkan masyarakat dalam berbagai peran, lebih dalam mendorong tercapainya  kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.

“Selama lebih dari satu dekade pelaksanaan PNPM MP di Kabupaten Karanganyar sudah nampak dan dirasakan serta diakui keberhasilan maupun manfaatnya,” jelas Desto.

Dia menambahkan keberhasilan itu dapat dirasakan dari hasil-hasil pembangunan fisik sarana prasarana, bidang ekonomi melalui dana bergulir, bidang pendidikan dan bidang kesehatan. Selain itu, dari studi yang dilakukan disamping mampu menghimpun swadaya masyarakat yng signifikan juga terjadi efektifitas dan efisiensi mencapai lebih dari 30 persen dibanding dikerjakan oleh pihak ketiga.

Di Kabupaten Karanganyar PNPM Mandiri Perdesaan yang sudah berlangsung mulai tahun 2003, merupakan sebuah pebelajaran besar bagi kemandirian dalam mengelola pembangunan. Untuk itu, dari berbagai aspek tentunya akan memberikan pengaruh positif bagi masyarakat, desa dan wilayah diatasnya.

“Permasalahan dan perkembangan kondisi kedepan tentunya tidak sederhana sehingga diperlukan pengelolaan, pendampingan, pembinaan yang berkesinambunan oleh pemerintah atau pihak-pihak lainnya,” ungkapnya.

Selanjutnya, diperlukan penguatan kelembagaan masyarakat diberbagai jenjang agar terjadi penguatan dan peningkatan sehingga permasalahan-permasalahan yang mungkin timbul dapat terantisipasi lebih awal sekaligus mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengelolaan pemerintahan dan pembangunan.

Desto menambahkan, sejak dimulainya PNPM MP di Kabupaten Karanganyar terdapat di 15 lokasi kecamatan. Saat ini terdapat 12 kecamatan  aktif yaitu Jatipuro, Jatiyoso, Jumapolo, Jumantono, Jenawi, Ngargoyoso, Kerjo, Mojogedang, Karangpandan, Gondangrejo, Matesih, Tawangmangu.  Sedang tiga kecamatan lainnya yaitu Karanganyar, Kebakkramat dan  Tasikmadu saat ini berstatus paska program.pd

 

Read More

CPNS K2 Karanganyar Diumumkan Akhir Desember

Hasil seleksi tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur honorer kategori 2 (K2) akan diumumkan pada akhir Desember ini. Informasi itu didapatkan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Karanganyar dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

“Masih informasi umum, bakal diumumkan pada akhir Desember ini. Detailnya kapan belum ada informasi,” ungkap Kepala BKD Karanganyar, Larmanto, kemarin. Terkait teknis pengumumannya, juga belum ada keterangan lebih lanjut, apakah via online atau konvensional melalui BKD.

Sementara, terkait besarnya kuota yang bakal diterima menjadi CPNS, Larmanto juga mengaku tidak bisa memastikan. Pasalnya, segala hal tentang tes CPNS ini mulai dari pendaftaran, penyelenggaraan, dan penentuan hasil merupakan kewenangan BKN. Namun demikian, untuk kriteria kelulusan bakal dilihat dari passing grade sesuai dengan ketentuan BKN. “Jadi acuannya pada passing grade, bukan tingkat kebutuhan. Kalau yang mendapat nilai tinggi banyak, berarti yang lolos juga banyak. Begitu pula sebaliknya,” pungkas Larmanto.

Read More

Satu Juta Relawan Awasi Pemilu 2014

Elemen masyarakat tanda tangan bersama sebagai gerakan satu juta relawan pengawas pemilu 2014, di Gedung Apeka, Sabtu (30/11)

Elemen masyarakat tanda tangan bersama sebagai gerakan satu juta relawan pengawas pemilu 2014, di Gedung Apeka, Sabtu (30/11)

Karanganyar, Minggu (01/12/2013)

Penyelenggaraan Pemilu 2014 tinggal beberapa bulan lagi. Seluruh elemen pendukung dan masyarakat hendaknya turut peduli serta mengawasi proses Pemilu. Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Karanganyar mengadakan Deklarasi Gerakan Satu Juta Relawan Pengawas Pemilu, di Gedung Akademi Peternakan Karanganyar (Apeka) Karanganyar, Sabtu (30/11).

Penandatanganan kerjasama tersebut melibatkan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar, Kantor Kementerian Agama, Pramuka Kwarcab, Unsa, Apeka, Akbid dan Apikes Mitra Husada, Akper 17, Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta, DPD KNPI Karanganyar, PGRI, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan Forum Persaudaraan Bangsa Indonesia Kabupaten Karanganyar.

Ketua Panwaslu Kabupaten Karanganyar, Dwi Joko Mulyono menuturkan dengan adanya kerjasama ini dapat mengoptimalkan pencapaian partisipasi dengan persamaan persepsi antar pihak-pihak kepentingan dan meningkatkan kesadaran untuk berani melaporkan bila terjadi indikasi pelanggaran tahapan pemilu.

“Dengan adanya gerakan satu juta relawan pengawas pemilu juga sebagai pendidikan politik bagi masyarakat, dan yang terpenting semua elemen ikut mengawasi jalannya pesta demokrasi,” kata Dwi Joko Mulyono, kemarin.

Dia juga menjelaskan dengan begitu penyelenggaraan Pemilu nanti dapat berjalan dengan kondusif, aman, damai, dan minim pelanggaraan Pemilu.

Di tempat yang sama, Anggota Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kelembagaan Bawaslu Jawa Tengah, Juhana mengatakan hal senada. Gerakan ini untuk mendorong partispsiasi masyarakat menggunakan hak pilih. Selain itu juga untuk mencegah terjadinya pelanggaran Pemilu.

“Masyarakat diajak berpartisipasi untuk mengawasi jalnnya Pemilu. Setiap pelanggaran Pemilu bisa dilaporkan ke Panwaslu,” ujar Juhana.

Dia juga mengajak masyarakat untuk mengaawal penyelenggaraan Pemilu. Jadilah pemilih yang cerdas,” harapnya. pd

Read More

Proyek Jalan Layang Ditarget Rampung 2015

Proyek pembangunan jembatan layang atau fly over Palur ditargetkan rampung pada pertengahan 2015. Kini, proyek tersebut mulai dikerjakan kembali setelah masa pemeliharaan selama sekitar satu tahun.

Pernyataan ini diungkapkan Sekda Karanganyar, Samsi saat ditemui di kantornya, Jumat (29/11/2013). Menurutnya, waktu pengerjaan proyek pembangunan fly over dilaksanakan selama 18 bulan dengan anggaran senilai Rp82 miliar. Dengan kata lain, proyek tersebut ditargetkan kelar pada pertengahan 2015 mendatang. “Pengerjaan proyek selama 18 bulan, namun kalau bisa dirampungkan pada akhir Desember 2014,” katanya, Jumat siang.

Saat ini, pelaksana proyek telah siap mengerjakan kembali proyek pembangunan fly over. Sejumlah alat berat pun telah disiapkan di lokasi pengerjaan proyek pembangunan fly over.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan penanggung jawab pengerjaan proyek pembangunan fly over.  Lelang proyek pembangunan fly over telah dilaksanakan yang dimenangkan PT Wijaya Karya. “Sesuai jadwal, proyek pembangunan fly over kembali dikerjakan pada awal Desember. Alat-alat beratnya juga sudah disiapkan,” papar Samsi.

Sementara proses pembebasan lahan milik warga dilakukan secara berkelanjutan. Petugas tim satuan kerja (satker) pembebasan lahan Kementerian Pekerjaan Umum masih mengukur luas tanah milik warga yang terkena proyek pembangunan fly over. Dalam waktu dekat, para warga diminta menyerahkan sertifikat sehingga pembebasan lahan kelar.

Untuk mengatasi  kemacetan arus lalu lintas, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Karanganyar. Sebab, dipastikan pengerjaan proyek pembangunan fly over mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas. “Kami harap agar warga memaklumi proyek pembangunan fly over lantaran nantinya akan dikerjakan pada malam hari.”

Sementara itu, Camat Jaten, Titik Umarni, menyatakan pihaknya bersama tim satker pembebasan lahan telah mengumpulkan warga yang lahannya terkena proyek pembangunan fly over beberapa pekan lalu. Hasilnya, para warga diminta menyerahkan fotokopi sertifikat tanah dan kartu keluarga (KK) untuk pengukuran lahan yang terkena imbas proyek fly over.

Setelah pengukuran rampung, pihaknya akan mengumpulkan kembali para warga untuk membahas harga ganti rugi lahan. “Jadi belum ada kesepakatan terkait ganti rugi lahan, nanti akan ada pertemuan lagi dengan tim satker,” pungkas Titik.

Sumber : http://www.solopos.com

 

Read More

DPT Pileg Berkurang 1.192 Pemilih

Karanganyar, Jumat (29/11/2013)

Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pileg tahun 2014 Kabupaten Karanganyar berkurang 1.192 pemilih. Jumlah DPT yang telah ditetapkan pada 1 November 2013 lalu 682.442 pemilih, kini menjadi 681.251 pemilih yang ditetapkan pada 29 November 2013.

“Perbaikan DPT diluar pemilih Nomor Induk Kependudukan (NIK) invalid sebanyak 1.146 pemilih. Itu merupakan DPT yang tidak memenuhi syarat (TMS) dari meninggal dunia 622 pemilih, anggota TNI/Polri dua pemilih, tidak dikenal delapan pemilih, pindah domisili 377 pemilih, dan pemilih ganda 137 pemilih,” jelas Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar Sri Handoko Budi Nugroho, saat penetapan perbaikan DPT Pileg Kabupaten Karanganyar, Jumat (29/11).

Sedangkan pemilih NIK invalid TMS yakni meninggal dunia satu pemilih, tidak dikenal 18 pemilih, pindah domisili 24 dan pemilih ganda tiga pemilih.

Ia juga mengatakan jumlah pemilih laki-laki 336.571 pemilih dan 344.680 pemilih perempuan.

“Daftar pemilih memang akan terus mengalami perubahan dan setiap akhir bulan akan diperbarui, karena dinamika kependudukan juga berubah. Dikarenakan meninggal dunia, pindah domisili atau sebab lain,” ungkapnya.pd

 

Read More
DSC_0134 (FILEminimizer)

Pelatihan Open Source Software

DSC_0134 (FILEminimizer)

Pelatihan OSS Kabupaten Karanganyar di Ruang Broadband Learning Center Setda Kab. Karanganyar

Sebanyak 4o peserta dari perwakilan Badan / Dinas / Kantor se Kab. Karanganyar dan Sekwan serta Sekda Kab. Karanganyar mengikuti pelatihan Open Source Software. Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 26 – 30 November 2013 yang terbagi dalam 2 kelompok masing-masing 20 orang selama 2 hari.

Pembukaan pelatihan OSS tersebut, hadir Assisten Pemerintahan Dra. Any Indrihastuti, MM yang mewakili Bupati Karanganyar yang disaat yang bersamaan ada tugas lain. Dalam sambutan Bupati Karanganyar, yang dibacakan oleh Any mengatakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyampaikan terima kasih kepada segenap Panitia Pelatihan Open Source Software (OSS) yang telah mempersiapkan segala sesuatunya guna kelancaran pelaksanaan acara. Semoga pemahaman seluruh SKPD di Kabupaten Karanganyar tentang pemanfaatan perangkat lunak legal berbasis Open Source ini menjadikan upaya guna mensukseskan Karanganyar Go Open Source.

Pelaksanaan pelatihan ini merupakan salah satu tidak lanjut dari Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia tentang Pemakaian dan Pemanfaatan Penggunaan Piranti Lunak Legal dilingkungan Instansi Pemerintah dan Juga berkaitan erat dengan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara tentang Pemanfaatan Perangkat Lunak Legal Berbasis Open Source, yang pada akhir tahun 2010 seluruh Kantor Pemerintahan ditargetkan harus sudah Menggunakan Perangkat Legal.

Upaya ini dilakukan karena keberadaan OSS, dipandang sebagai solusi menyeluruh bagi strategi pengembagan teknologi informasi dan komunikasi di Indonesia. Pandangan ini tidak berlebihan karena Open Source Software (OSS) merupakaan perangkat lunak yang dikembangkan secara gotong royong dan menggunakan kode program yang tersedia secara bebas.

Pelatihan Open Source Software kali ini panitia mengundang tim ICT Center dari FKIP Internet Center and Open Source UNS (FICOS) sebagai pembicara sekaligus intruktur pelatihan. ad

Read More

Upacara peringatan HUT KORPRI KE-42

DSC_0044 (FILEminimizer)

Suasana Upacara Peringatan HUT Ke-42 Korpri Kab. Karanganyar

Karanganyar, 29 November 2013 –  Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-42 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI). Upacara dilaksanakan di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar dan bertindak sebagai inspektur upacara Kepala Kejaksaan Negeri Karanganyar H. Usman, SH., MH. Hadir sebagai peserta upacara perwakilan anggota Korpri se-Kab. Karanganyar

Dalam amanatnya, Usman membacakan sambutan Presiden Republik Indonesia selaku Penasihat Nasional KORPRI. Presiden menilai tema HUT KORPRI tahun ini “Dengan Profesionalisme dan Netralitas, KORPRI Mendukung Keberhasilan Pelaksanaan Reformasi Birokrasi Untuk Menjaga Stabilitas Politik dan Pertumbuhan Ekonomi Guna Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat” sangat tepat karena saat ini, profesionalisme dan netralitas dalam pelaksanaan reformasi birokrasi sangat penting bagi tercapainya keberhasilan pembangunan nasional, utamanya dalam menjaga stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di seluruh tanah air. Presiden juga mengapresiasi Pemerintah Daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten dan Kota, yang telah menjalankan sistem telang jabatan untuk menghasilkan pejabat yang benar-benar mampu bekerja keras dan memberikan pelayanan prima kepada rakyat. Sistem lelang’ jabatan ini, insya Allah dapat memfasilitasi percepatan pembentukan tatanan pemerintahan yang makin bersih, makin transparan, dan makin berwibawa.

Diakhir acara dilakukan penyerahan piala pemenang lomba pengucap Panca Prasetya Korpri oleh inspektur upacara kepada Sulfan Fairawan, AMK Anggota Korpri Sub Unit RSUD Karanganyar sebagai juara 1, Melania Kusprihatin, SE anggota Korpri Sub Unit Dinas Pariwisata Karanganyar sebagai juara 2 dan Endang Setyowati, SE anggota Korpri Sub Unit Kecamatan Jatipuro sebagai kuara 3. ad

Read More
DSC_0033 (FILEminimizer)

412 Balon Kades Karanganyar Siap Ikuti Test

DSC_0033 (FILEminimizer)

Bupati Karanganyar saat berikan arahan kepada bakal calon kepala desa.

Sebanyak 412 bakal calon Kepala Desa se Kabupaten Karanganyar akan mengikuti ujian tertulis sebagai syarat lulus tidaknya maju dalam pemilihan Kepala Desa yang akan berlangsung bulan Desember 2013. “ ada 91 kekosongan sehingga jumlah 412 balon kades di 16 Kecamatan se Kab.Karanganyar yang siap mengikuti test tertulis,” lapor Ketua Panitia Penyelenggara.

“ Saya pesan kepada setiap balon kades yang hadir ini , bila telah berlangsung pemilihan, ada yang tidak menjadi kades mau tidak mau ya harus legowo, demikian pula yang dipercaya untuk menjadi kades ya harus bekerja dengan baik. Menjadi seorang Kades harus jadi panutan warganya, memiliki tanggung jawab besar, karena yang memilih jadi kades itu ya warganya sendiri,” terang Bupati Karanganyar saat menyampaikan arahnnya kepada bakal calon Kades di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (25/11).

“Kepada tim penguji, tim seleksi test, saya ingatkan jangan sekali-kali meminta uang kepada balon, hal ini jangan sampai terjadi. Test ini harus berjalan murni. Balon juga jangan sampe melakukan pendekatan kepada siapa-siapa. Percaya kepada diri sendiri dan pasrahkan semua kepada Yang Di Atas,” tambahnya. ind+ad

Read More
DSC_0223 copy

Tanam Pohon Diberi Nama Yang Menanam

Karanganyar, Senin (25/11/2013)

Puluhan siswa SMA tampak bergerombol membentuk kelompok yang terdiri tiga sampai empat orang. Mereka bersama-sama menanam pohon di lingkungan sekolah.

Siswa sekolah diaiak menanam pohon untuk kelestarian lingkungan alam dan sebagai sarana edukasi

Siswa sekolah diaiak menanam pohon untuk kelestarian lingkungan alam dan sebagai sarana edukasi

Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Karanganyar, Siti Maesyaroch mengatakan kegiatan tersebut sebagai sarana edukasi, peningkatan kepedulian, kemampuan dana kemandirian seluruh komponen bangsa akan pentingnya menanam pohon dan memelihara pohon.

“Kami juga mengajak seluruh warga masyarakat Kabupaten Karanganyar untuk melakukan penanaman dan pemeliharaan pohon secara berkelanjutan untuk mitigasi perubahan iklim dan merehabilitasi hutan dan lahan,” ujarnya, saat penanaman satu milyar pohon Tahun 2013, di SMA negeri 1 Jumapolo, Senin (25/11) pagi.

Pihaknya juga menjelaskan jumlah bibit yang ditanam selama periode Februari sampai Desember 2013 mencapai 2,5 juta batang yang berasal dari dana Pemerintah, Swasta dan swadaya masyarakat.

“Jenis bibit yang ditanam meliputi jati, sengon, jambon, mahoni, trembesi, akasia, mangga, kelengkeng, matoa, ace, dan durian,” ujar Siti Maesyaroch.

Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Rina Iriani mengatakan edukasi dan sosialisasi wajib diberikan kepada masyarakat.

“Ajak mereka, terutama generasi muda untuk lebih peduli  kepada alam. Tular dan bangkitkan semangat, motivasi, dan budaya menanam kepada seluruh masyarakat,” kata Rina Iriani.

Dengan melakukan penanaman pohon secara berkala dan berkelanjutan, Insya Allah kita mampu untuk mengurangi dampak pemanasan global, Meningkatkan absobsi gas CO2, dan polutannya, mencegah banjir, kekeringan dan tanah longsor, serta meningkatkan upaya konservasi sumberdaya genetik tanaman hutan.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kita bersama, betapa sangat pentingnya fungsi pohon dan hutan bagi kehidupan manusia.

“Pohon yang ditanam itu sebaiknya diberi nama yang menanam. Misalnya pohon mangga, sedangkan yang menanam namanya Indraswarianti. Berarti pohon itu bernama Indraswarianti,” ujarnya.

Hal itu supaya yang menanam mencintai dan merawat pohon yang telah dia tanam sehingga alam terus terjaga kelestariannya. pd

Read More
DSC_0066 (FILEminimizer)

Peletakan Batu Pertama Masjid Al Maming 20 Gondangrejo

DSC_0066 (FILEminimizer)

Bupati Karanganyar didampingi SKPD Saat Peletakan Batu Pertama Masjid Al Maming Wonorejo, Gondangrejo

Peletakan Batu Pertama – Bupati Karanganyar, Rina Iriani, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al Maming 20, di Desa Ceplukan RT. 03 RW. 17 Wonorejo, Gondangrejo Karanganyar, Sabtu (23/11). Adapun lokasi pembangunan Masjid Al Maming 20 tersebut merupakan tanah wakaf pak Sukino (40) yang berprofesi sebagai tukang becak. ad+dt

Read More