Category: Berita

DSC_0025

IPHI Kab. Karanganyar Adakan Rakerda Untuk Ke-3 Kalinya Masa Periode 2010-2015

Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) kabupaten Karanganyar mengadakan Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) pada Kamis Pagi 01/05/2014 di Gedung IPHI Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Berikan Sambutan Pada Rakerda IPHI di Gedung IPHI Kab. Karanganyar, Kamis Pagi (01/05)

Hadir dalam acara ini Perwakilan DPW IPHI Prov. Jateng, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, Ketua DPD IPHI Kabupaten Karanganyar, Ketua MUI Karanganyar, Pengurus Daerah IPHI Kabupaten Karanganyar, dan Pengurus Cabang IPHI Se Kabupaten Karanganyar sebagai peserta RAKERDA.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut dengan baik rakerda IPHI kali ini dan berharap IPHI Kab Karanganyar makin aktif dalam berperan membangun moral bangsa, terkhusus membangun akhlak muslim Kab Karanganyar. Diharapkan pula dengan akhlakul karimah kita dapat melanjutkan membina kebersamaan atas dasar persaudaraan, solidaritas serta ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathoniyah. Dengan demikian pembangunan akan berjalan lancar dan Insyaallah visi misi Kab. Karanganyar Bersama Memajukan Karanganyar dapat tercapai. “kepada Ketua Kantor Kementerian Agama Karanganyar, saya berpesan untuk tidak membebani satu rupiah pun kepada jamaah haji asal Kab. Karanganyar yang insyaallah tahun ini berangkat haji, karena Pemkab Karanganyar telah menyiapkan bus, konsumsi dan souvenir bagi mereka”, pesan Juliyatmono

Sementara itu Abdul Mu’id Wakil Ketua Pengurus Daerah IPHI Kab. Karanganyar yang juga penanggung jawab Rakerda IPHI ke-3 masa periode kepengurusan 2010-2015 menyampaikan Rakerda kali ini bertujuan untuk pertanggungjawaban Pengurus IPHI Kab. Karanganyar atas hasil kinerja tahun 2013. Selain itu juga untuk menjabarkan keputusan-keputusan organisasi tingkat nasional dan menampung aspirasi seluruh jajaran Pengurus IPHI se-Kab. Karanganyar serta merumuskan program kerja yang realistis dan relevan. Dijelaskan pula bahwa IPHI Kab. Karanganyar selama tahun 2013 telah melaksanakan beberapa program antara lain membentuk organisasi sesuai anjuran Pimpinan Pusat IPHI yaitu Pengurus Majelis Taklim Perempuan (MTP) IPHI, Pengurus Angkatan Muda Haji Indonesia (AMHI) IPHI, Pengurus Ba’ithul Al Qur’an IPHI, Pengurus Panti Asuhan Yatim IPHI, Pengurus Syirkah Ta’awun IPHI dan Pengurus Korp Mubaligh / Mubalighoh IPHI. ad

Read More
DSC_0146 copy

Mentan Berikan Bantuan Alat Pertanian

Karanganyar, Jumat (25/04/2014)

Menteri Pertanian Suswono, melihat alat-alat pertanian saat melakukan kunjungan di Balai Desa Pulosari, Kecamatan Kebak Kramat, Kabupaten Karanganyar, Kamis (24/04)

Menteri Pertanian Suswono (berbatik cokelat), melihat alat-alat pertanian saat melakukan kunjungan di Balai Desa Pulosari, Kecamatan Kebak Kramat, Kabupaten Karanganyar, Kamis (24/04)

Kementerian Pertanian memberikan bantuan alat-alat pertanian untuk petani di Desa Pulosari, Kecamatan Kebak Kramat berupa sarana pengolah hasil holtikultura sebesar Rp. 150 juta terdiri dari pemarut biofarmaka, perajang, pemasak jamu instan, penepung biofarmaka, pengering biofarmaka, handsiller, dan timbangan.
Selain itu, bantuan revitalisasi pengilingan padi sebesar Rp. 200 juta berupa rise milling unit (RMU) dua unit, mesin vacum viller, pembersih beras, dan pengayak menir.
Penyerahan bantuan langsung diberikan oleh Menteri Pertanian (Mentan) Suswono, saat di Balai Desa Pulosari, Kecamatan Kebak Kramat, Kabupaten Karanganyar, Kamis (24/04) siang.
Setelah memberikan bantuan, Mentan Suswono menuturkan pada tahun lalu produksi beras dalam negeri mencapai 70 juta ton. Dengan menggunakan alat-alat pertanian modern bisa meningkatkan hasil produksi.
“Alat-alat pertanian jangan sampai mangkrak apalagi harganya mahal. Dengan menggunakan alat modern bisa memanen padi di lahan seluas satu hektar dalam waktu dua jam,” katanya.
Suswono juga menghimbau petani agar pandai dalam mengolah lahan pertanian, selain itu juga lebih baik menggunakan pupuk organik yang nantinya hasil panen bisa dibeli lebih mahal.
Dia juga menjelaskan, saat ini Pemerintah telah menganggarkan subsidi pupuk sebesar Rp. 18 triliun. Namun dana sebanyak itu hanya cukup untuk pengadaan pupuk 7,6 juta ton, padahal kebutuhannya bisa mencapai 9,5 juta ton.
“Hal itu karena biaya produksi naik. Namun kalau petani membutuhkan pupuk, maka harus dipenuhi. Kalau terjadi kekurangan ya dipenuhi saja. Nantinya kita akan upayakan ada tambahan di APBN Perubahan,” jelasnya.
Dia juga meminta kepada Pemkab, jika terjadi kelangkaan pupuk bagi petani agar bisa memenuhi kebutuhannya. Suswono juga meminta petani agar tidak perlu panik dengan adanya kelangkaan akhir-akhir ini. “Kebutuhan pupuk petani kami akan membantu,” ujarnya.pd

Read More
DSC_3057

Pemkab Karanganyar Awasi Peredaran Pupuk

Karanganyar, Kamis (24/04/2014)
Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengawasi ketat peredaran pupuk bersubsidi. Hal itu dilakukan karena di kalangan petani mengeluhkan kelangkaan pupuk dalam beberapa bulan terakhir.

Saat Rapat Koordinasi Pupuk Bersubsidi bersama pengecer, distributor, gapoktan. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten (Dispertanbunhut) Karanganyar , Siti Maisyaroh, menuturkan penyaluran pupuk di Kabupaten Karanganyar mengalami ketidak lanc

ilustrasi

ilustrasi

aran dikarenakan ada pengurangan jumlah alokasi pupuk bersubsidi di tahun 2014 berkurang sekitar 20 persen dibanding tahun 2013, banyak petani yang belum masuk di kelompok tani sehinga pelayanan pembelian pupuk di tingkat pengecer tanpa Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).
“Selain itu kurangnya petani mengunakan pupuk organik dan masih ada ketergantungan pada pupuk kimia. Terdapat pengecer yang hanya melayani tetangga dekatnya, sedangkan lainnya tidak terlayani,” ujar Siti Maisyaroh, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (23/04) pagi.

Dia meminta kepada seluruh Penyuluh Petani Lapangan (PPL) agar petani yang belum ikut kelompok tani diminta masuk ke gapoktan, pengencer pupuk bersubsidi agar benar-benar mematuhi peraturan yang berlaku dengan penertiban adminitrasi agar tidak terjadi penyimpangan.

“Petani dapat menggunakan pupuk organik dan tidak tergantung pada pupuk kimia” himbaunya.
Ditempat yang sama juga dihadiri Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Karanganyar Samsi, dan Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Supramnaryo.

Bupati Juliyatmono akan menindak tegas apabila ada oknum yang bertindak curang, bahkan bisa diberikan sangsi berupa penghentian ijin operasi. “Pupuk sangat vital dan berpengaruh pada kelangsungan hidup bagi petani. Untuk itu, jangan sampai berbuat curang dalam memenuhi pupuk untuk petani,” ujarnya.

Tahun ini pengurangan kuota pupuk meliputi Urea dari tahun 2013 sekitar 21.000 ton, namun tahun sekarang menurun hanya 18.600 ton. Sedangkan untuk pupuk ZA dari 7200 ton menjadi 5700 ton, dan phonska dari 11.000 ton menjadi 9600 ton.pd

Read More
FKUB se SOLO RAYA

Juliatmono : “Semangati kembali keberadaan 4 Pilar”

FKUB se SOLO RAYAAtas dasar kesepakatan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Karanganyar setiap triwulan akan dilaksanankan Rakor FKUB se Solo Raya, dengan demikian masing-masing FKUB Kabupaten/Kota dapat sling memberikan kontribusinya. “ Rakor FKUB se Solo raya ini bertujuan disamping merekatkan tali silaturahim, juga untuk mengimplementasikan FKUB yang berdasar pada Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri No. 9 dan No. 8 Tahun 2006 tentang Tugas dan Fungsi FKUB. Sehingga dalam pelaksanaan sesuai dengan tupoksi (tugas, pokok dan Fungsi) FKUB sebagai tombak dalam menjaga kerukunan antar umat beragama se Solo raya khususnya. Ada 17 anggota FKUB yang hadir dari masing-masing Kab./Kota ” terang Ketua FKUB Kab. Karanganayar Dr. Badarrudin M. Ag saat menyampaikan laporannya dalam acara Silaturahmi dan Rakor FKUB se Solo raya, Kamis (22/04) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Hadir pada acara tersebut jajaran Muspida, Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo sekaligus sebagai Dewan Pembina FKUB Karanganyar, Wakapolres Karanganyar, Ka. SKPD terkait.

            Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono menegaskan ada Tiga hal yang harus diperhatikan oleh FKUB. “ Saya ingin menyampaikan terkait dengan tupoksi FKUB yang memang penting untuk diperhatikan sekaligus dilaksanakan, antara lain : perteguh kembali/semangati kembali keberadaan 4 Pilar yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Selanjutnya tetap jaga Profesionalitas dan Proposionalitas sehingga keberadaan FKUB dalam menangani permasalahan-permasalahan terkait perbedaan keyakinan direspon positif oleh masyarakat serta lakukan pendekatan Persuasif sehingga tidak terjadi konflik yang bersifat anarkis,” tandas Bupati saat menyampaikan sambutannya dihadapan Para Pengurus FKUB se Solo raya. “ Persoalan keyakinan jangan sampai dicampuradukkan dengan kebijakan-kebijakan Pemerintah, sehingga setiap individu dalam melaksanakan ibadah dijamin keamanan dan kenyamanannya,” tambahnya. ind/ad

Read More
DSC_0451

JADILAH KONSUMEN CERDAS

DSC_0451Dalam rangka memperingati Hari Konsumen Nasional, RSPD Radio Swiba bekerja sama dengan Yayasan Perlindungan Konsumen Indonesia Karanganyar menyelenggarakan talkshow, Kamis (17/04). Hadir sebagai narasumber Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Asisten II Perekonomian Pemb. dan Kesra Setda Karanganyar Agus Cipto Waluyo, Ketua Yayasan Perlindungan Konsumen Karanganyar Hadi Sukarna dan Kepala Disperindagkop Nur Halimah. Pada acara tersebut Pemerintah Kab. Karanganyar menekankan pada prinsipnya “Jadilah Konsumen Yang Cerdas”, cerdas dalam memilih barang/jasa sesuai dengan mutu dan kualitas, lihat masa kadaluwarsanya, sehat dalam segi bahan, sehat dalam segi harga dan sehat dari segi kantong/kemampuan konsumen. “ Saya tetap mengajak kesemua warga Karanganyar untuk tetap cinta produk-produk lokal. Karena produk lokal kita tidak kalah dengan produk luar baik dari segi mutu maupun kwalitas. Dengan mencintai produksi sendiri, berarti kita telah memberdayakan perekonomian negara kita sendiri,” terang Rohadi Widodo. Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa Yayasan Perlindungan Konsumen tidak habisnya memberikan informasi kepada publik tentang produk-produk yang beredar di pasaran khususnya makanan dan minuman, obat-obatan, kosmetik. “ Jangan terkecoh dengan harga yang murah ataupun produk-produk makanan minuman yang banyak mengandung bahan berbahaya seperti formalin, borak dan pewarna yang memang sangat membayakan bagi kesehatan tubuh,” kata Hadi Sukarna. “ Hati-hati pagi konsumen dalam pembelian barang yang harus mentransfer uang dulu sebagai pembayaran melalui bisnis on line di jejaring media, benar-benar harus dicermati dan diperhatikan. Karena memang banyak penipuan-penipuan melalui pembelian on line yang akhirnya barang tidak dikirim,”tambah Wabup. Yang terpenting belilah produk yang sehat untuk badan kita, sehat untuk kantong kita dan sesuai dengan kebutuhan kita. ind/ad

Read More
DSC_0273 copy

Ratusan Crosser Ikuti Kejurda Grasstrack

Seorang crosser ikut bertanding di Kejurda Grasstrack di Sirkuit Telaga Mulyo, Jatiyoso yang diikuti sebanyak 320 crosser

Seorang crosser ikut bertanding di Kejurda Grasstrack di Sirkuit Telaga Mulyo, Jatiyoso yang diikuti sebanyak 320 crosser

Karanganyar, Senin (21/04/2014)
Ratusan crosser dari berbagai daerah bersaing memperebutkan Piala Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar 2014 dalam Kejuaraan Daerah Grasstrack, yang berlangsung di Sirkuit Telogo Mulyo, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiyoso, Minggu (20/04) dengan hadiah total Rp 55 juta.
Ajang olahraga itu diikuti 320 pembalap yang berlaga di 16 kelas seperti bebek standar, eksebisi spesial engine, selain itu ada satu kelas VIP, untuk para Muspida Kabupaten Karanganyar.
Dalam laga tersebut, mereka dituntut menunjukan kemampuan dalam melibas lintasan sepanjang 1,3 kilometer. Sirkuit yang berada di perbukitan sangat menantang, selain itu ada juga track panjang, kondisi basah, tanjakan, semi trabas, maupun tikungan.
Para ‘crosser’ pemula dan juara bertahan asal Karanganyar cukup memberi kepuasan para pencinta olahraga otomotif, misalnya Setiawan Syah yang memenangkan juara umum Kejurda 2013 seri pemula. Selain pembalap usia 13 tahun itu, tercatat sebanyak 30 peserta remaja menapaki Kejurda kali ini sebagai batu loncatan menuju laga profesional.
Wakil Ketua Panitia Kejurda Grasstrack Championship 2014 Sudrajad mengatakan, perlombaan ini merupakan kelanjutan tahap kualifikasi sehari sebelumnya. “Kejurda ini diikuti dari berbagai daerah seperti Jateng, DIY, Jatim, Jabar dan Aceh. Ada pula asal Papua,” ujarnya.
Tak ketinggalan pula, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, dan Komandan Kodim 0727 Karanganyar Letkol Inf. Edy Basuki juga turut berlomba dalam kelas VIP dengan melibas empat putaran
“Sirkuitnya cukup menantang, sehingga menguji adrenalin kita untuk menaklukannya. Namun sebaiknya diperbaiki lagi ,” kata Juliyatmono usai bertanding di kelas VIP.
Bupati juga mengapresiasi adanya perlombaan ini, selain bisa mencari bibit-bibit potensial pembalap juga mengerakkan roda perekonomian masyarakat sekitar. Dia juga mengharapkan diselenggarakan menjadi agenda tahunan. pd

Read More
DSC_0018 copy

Pelantikan Pejabat Eselon 2

Pelantikan pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar

Pelantikan pejabat eselon dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Selasa (15/04)

Karangayar, Rabu (16/04/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono kembali melakukan pelantikan pejabat yang sebelumnya pada Sabtu (12/4)  bagi eselon tiga. Namun pada  Selasa (15/04), di ruang Podang, Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar,  dilantik pejabat eselon dua sebanyak tujuh orang.

Adapun ke tujuh pejabat itu antara lain Sujarno yang sebelumnya menjabat staf ahli bupati dan pernah sebagai pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kabupaten Karanganyar, kini menjadi Sekretaris DPRD Karanganyar.

Selain itu, Siswanto sebelumnya menjabat staf ahli bupati, kini menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar. Sucahyo kini menduduki sebagai Kepala Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT) yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kependudukan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil).

Kemudian, Utomo Sidi Hidayat yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kabupaten Karanganyar, menjadi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Bapermasdes). Selanjutnya, Larmanto yang dulu menjabat Kepala BKD, kini menjabat Kepala Dispendukcapil.

Nur Halimah yang sebelumnya menjadi Kepala BPPT Kabupaten Karanganyar kini menjadi Kepala Disperindagkop dan UMKM, dan Sri Suranto yang dulu menjadi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) kini menjadi staf ahli bupati.

Namun dari pelantikan pejabat eselon dua tersebut, masih terdapat tiga jabatan yang kosong, yakni staf ahli bupati bidang pemerintahan hukum dan politik, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Poltik (Bakesbangpol), dan Kepala Disdikpora.

Bupati Juliyatmono menuturkan pengisian eselon dua ini harus mendapatkan persetujuan  Gubernur Jawa Tengah, namun masih terdapat tiga posisi yang masih kosong.

“Yang jabatannya kosong nanti di isi pelaksana tugas (Plt) agar tugas-tugas di dinas tetap lancar dan tidak ada hambatan. Pada saatnya nanti yang kosong di isi,” ujar Juliyatmono.

Selain itu, Bupati Juliyatmono menuturkan mutasi ini biasa dan tidak ada yang luar biasa.

“Untuk mewujudkan program-program melalui visi misi Kabupaten Karanganyar ibarat seperti the dream team. Selalu bekerja sama untuk mencapai goal,” katanya. pd

Read More
DSC_0047 copy

Bupati Karanganyar Pantau UN

Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat memantau pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK/sederajat di beberapa sekolah

Bupati Juliyatmono (kanan) dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (kiri) saat memantau pelaksanaan Ujian Nasional SMA/SMK/sederajat di beberapa sekolah di Kabupaten Karanganyar

Konsentrasi mengerjakan soal Ujian Nasional

Konsentrasi mengerjakan soal Ujian Nasional

Karanganyar, Selasa (15/04/2014)

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk SMA /SMK /sederajat hari pertama, Senin (14/04) langsung dipantau oleh Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.

Rombongan bergerak ke sejumlah sekolah sejak pukul 07.00. Tujuan pertama yakni SMA Negeri 1 Karanganyar. Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar,  di sekolah itu jumlah peserta yang mengikuti UN sebanyak 355 siswa.

“Semangat masing-masing siswa untuk mengikuti ujian dan mengerjakan soal patut diapresiasi. Dengan belajar yang rajin, saya kira hasilnya bisa baik,” harap Bupati Juliyatmono, Senin (14/04).

Kemudian pantauan dilanjutkan ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Karanganyar. Dari 400 siswa yang terdaftar, ada satu siswa yang tidak mengikuti ujian karena telah bekerja di luar Jawa.

Selanjutnya di SMK Negeri 1 Karanganyar tercatat ada 492 siswa yang terdaftar dalam Daftar Nominasi Tetap (DNT). Hanya saja, ada satu siswa yang tidak ikut ujian karena sakit.

Pantuan juga dilakukan di SMK Bhakti Karya Karanganyar dengan jumlah peserta 28 orang, di SMK Wikarya sebanyak 194 peserta, kemudian di SMA Muhammadiyah 1 diikuti  sebanyak 276 orang.

Di SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar terdapat 328 orang, lalu di SMA Negeri 2 sebanyak 322 orang, SMK Muhammadiyah 3 sebanyak 227 orang, dan di SMK Negeri 2 sebanyak 481 peserta.

“Kita harapkan yang mengikuti ujian bisa lulus semuanya. Pemkab Karanganyar akan memberikan subsidi pendidikan bagi yang lulus dan diterima di Perguruan Tinggi Negeri,” ujar Juliyatmono.

Pelaksanaan UN ini dimulai dari Senin, (14/04) sampai Rabu, (16/04). Sedangkan untuk pengawas ruang untuk SMA/MA dan SMK/MAK dilakukan oleh guru yang diatur secara silang. pd

Read More
DSC_0143 copy

47 Pejabat Struktural Di Lantik

Pelantikan pejabat struktural eselon III sebanyak 47 orang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (12/04)

Pelantikan pejabat struktural eselon III sebanyak 47 orang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Sabtu (12/04)

Karanganyar, Senin (14/04/2014)

Bupati Karanganyar Juliyatmono melantik dan mengambil sumpah sebanyak 47 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Sabtu (12/04) siang, di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Dari ke 47 pejabat eselon III tersebut, terdapat 17 Camat di Kabupaten Karanganyar yang ikut dalam acara tersebut. Pelantikan tersebut juga untuk mengisi jabatan yang kosong karena telah purna tugas, maupun untuk penyegaran di tataran pejabat struktural.

Adapun pejabat yang dilantik diantaranya Camat Tasikmadu, Kurniadi Maulato, kini menjadi Camat Gondangrejo, Sutrisno, Camat Jatipuro, menjadi Camat Jaten. Sedangkan Camat Tawangmangu, Yopi Eko Jati Wibowo menjadi Camat Mojogedang, dan Camat Jumapolo, Suwardi menjadi Camat Jenawi.

Selain camat terdapat beberapa Kepala Bagian (Kabag) di Sekretariat Daerah maupun di Sekretariat DPRD, diantaranyaYopi Herman dari Kabag Kesejahteraan Rakyat menjadi Kabag Umum di Sekretariat DPRD Kabupaten Karanganyar. Mardi Handoko yang dulunya menjabat Kabag Hukum, kini menjadi Kabag Pemerintahan Umum menggantikan Ali Gufron yang menjabat sebagai Kabag Adminitrasi Pembangunan.

Sedangkan Sekretaris Camat Matesih, Tyas Ngambar Widyowati, menduduki jabatan sebagai Camat Ngargoyoso.

Bupati Karanganyar Juliyatmono, saat memberi sambutan mengingatkan kepada jajarannya agar selalu profesional, menjaga amanah yang diberikan karena kepercayaan tidak hanya di pertanggungjawabkan kepada Bupati, masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Saya mengajak kepada jajaran birokrasi di Pemerintah Kabupaten Karanganyar untuk menjadi the dream team agar bisa goal terwujud keinginan dan tujuan kita bersama,” kata Juliyatmono.

Selain itu, dia juga meminta kepada pejabat yang dilantik untuk segera bekerja di jabatan baru agar tujuan melalui visi dan misi Kabupaten Karanganyar bisa terwujud dan berjalan dengan baik.

“Pelantikan pejabat ini merupakan hal yang biasa dan wajar. Tidak ada yang luar biasa. Cintailah pekerjaan dengan sungguh-sungguh karena masyarakat menaruh penghormatan dan harapan tinggi untuk suksesnya pembangunan,” tuturnya.

Juliyatmono juga menambahkan pelantikan ini telah melalui mekanisme Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.pd

Read More
DSC_0073_2 copy

Bupati Karanganyar Hibur Pemilih Di TPS

Bupati Juliyatmono memasukan surat suara ke dalam kotak suara setelah mencoblos

Bupati Juliyatmono memasukan surat suara ke dalam kotak suara setelah mencoblos

Bupati Karangabyar Juliyatmono (berbaju putih) tampak menyanyi menghibur warga di TPS 33, Desa Ngringgo, Jaten

Bupati Karanganyar  Juliyatmono (berbaju putih) tampak menyanyi menghibur warga di TPS 33, Desa Ngringgo, Jaten

Karanganyar, Kamis (10/04/2014)

Gelaran pesta demokrasi di Kabupaten Karanganyar khususnya di Ngringgo terasa  agak lain dan meriah. Hal itu dikarenakan Bupati Karanganyar Juliyatmono diminta warga untuk menyanyi saat meninjau pelaksanaan Pemilu Legislatif 2014 di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 33, Desa Ngringgo, Kecamatan Jaten.

Permintaan warga secara spontan itu disanggupi Bupati Juliyatmono untuk menghibur dengan menyanyikan lagu Aku Begini Engkau Begitu yang dipopulerkan Broery Marantika. Dengan gaya khasnya, lantunan bait demi bait lagu mengalun dengan lancar.

Kedekatan Kepala Daerah dengan masyarakat pun menjadi cair. Meski suaranya menggema, namun pelaksanaan pemungutan suara dan pencoblosan tidak terganggu serta warga justru senang dengan kedatangan pemimpinnya. Sebagian pemilih juga ikut terbawa lantunan lagu nostalgia itu dan tak sedikit pula yang memberikan tepuk tangan meriahnya.

Saat ditanya situasi keamanan di Bumi Intanpari, Juliyatmono menuturkan bahwa kondisi saat pelaksanaan Pemilihan Legislatif tahun ini berjalan kondusif.

“Pantauan sementara, semua wilayah di Karanganyar aman dan terkendali. Masyarakat sangat antusias, terbukti mereka berbondong-bondong mendatangi TPS yang telah ditentukan,” kata dia, Rabu (09/04).

Kemarin, rombongan Bupati Juliyatmono, Wakil Bupati Rohadi Widodo, dan Muspida Kabupaten Karanganyar keliling memantau pelaksanaan coblosan di berbagai tempat. Dimulai dari TPS 11 Desa Cangakan, dilanjutkan ke TPS 07 Desa Papahan dan TPS 33 Desa Ngringgo, Jaten.

Sebelumnya, pagi hari sekitar jam 09.00, Juliyatmono dengan memakai kemeja putih, menggunakan hak suara untuk mencoblos di TPS 14 Dusun Pokoh Desa Ngijo, Tasikmadu.

“Melihat suasana pagi hari ini  cukup bagus, dan berharap angka partisipasi bisa mencapai di atas 70 persen. Dengan begitu kesadaran politik warga tinggi dan perubahan juga menunjukkan perubahan juga tinggi,” ujarnya. pd

Read More