Category: Berita

DSC_0027 copy

Tok! KUA PPAS Kabupaten Karanganyar Disetujui

DSC_0027 copyKaranganyar, Senin (24/03/2014)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar melalui rapat paripurna telah menyetujui Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2014, Sabtu (22/03) pagi di Gedung Paripurna.

Setelah melalui beberapa tahapan pembahasan, rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto,  akhirnya menyetujui KUA-PPAS yang diajukan eksekutif.

Nota kesepakatan persetujuan KUA-PPAS tersebut langsung ditandatangani Bupati Karanganyar Juliyatmono dengan Pimpinan DPRD Kabupaten Karanganyar dan dihadiri Wakil Bupati Rohadi Widodo serta para Kepala SKPD.

Bupati Juliyatmono menuturkan lamanya pembahasan persetujuan KUA-PPAS merupakan bukti keseriusan untuk mencermati detail angka-angka yang diajukan dan harapannya agar kegiatan benar-benar tepat sasaran yang sesuai menjadi program-program pemerintah.

“Hari ini (Sabtu (22/3)), sudah clear dan kami sangat bersyukur. Yang dikuatirkan banyak pihak selama ini tidaklah benar. Karena sekarang terbukti bahwa eksekutif dan legislatif bersepakat untuk menyetujui KUA-PPAS APBD 2014,” jelas Juliyatmono.

Meski demikian, dirinya mengatakan proses penetapan APBD masih panjang dan memerlukan kerja sama yang bagus dengan semua pihak, termasuk DPRD Karanganyar. Hanya saja, KUA-PPAS ini menjadi pijakan bagi tahapan RAPBD dan penetapan Peraturan Daerah (Perda) APBD 2014.

Terkait KUA-PPAS tersebut, bupati menjelaskan tidak hanya perencanaan untuk tahun ini. Melainkan memuat Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) 2013 yang mencapai angka sekitar Rp 201 miliar. Angka itu, lanjut dia, dipakai untuk menutup defisit KUA-PPAS 2014. “Saat ini sudah tidak defisit lagi,” tegasnya.

Bahkan, dalam analisa awal, Kabupaten Karanganyar memiliki surplus yang diambilkan dari beberapa program yang dibiayai oleh APBD Perubahan 2013 lalu.

Di sisi lain, pihaknya berharap pembahasan RAPBD bisa secepatnya selesai dan bisa diajukan evaluasi ke gubernur Jateng serta selanjutnya ditetapkan menjadi Perda APBD 2014. Jadwal yang telah disusun oleh Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Karanganyar, penyampaikan RAPBD oleh eksekutif ke legislatif dilakukan pada Rabu (26/3) mendatang. “Semoga bisa berjalan dengan lacar dan tidak molor lagi. Karena itu mempengaruhi belanja dan penyerapan anggaran di tahun ini,” kata dia. pd

 

Read More
karanganyar-Upacara-Melasti-3

Upacara Melasti, Bersihkan Dosa dan Doakan Pemilu

karanganyar-Upacara-Melasti-3

Menjelang upacara Hari Raya Nyepi 31 Maret mendatang, umat Hindu di Karanganyar menggelar upacara Melasti di Telaga Madirda, Kecamatan Ngargoyoso, Minggu (23/3) pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Selain sebagai simbol pembersihan dosa, upacara adat itu juga untuk mendoakan kelancaran gelaran Pemilu 2014.

Pantauan di lokasi, sejak pagi puluhan umat Hindu dari berbagai daerah di Karanganyar berbondong-bondong ke Telaga Madirda. Lengkap dengan aneka sesaji hasil bumi seperti beras, buah-buahan dan bunga serta berpakaian putih, mereka dengan khidmat mengikuti prosesi upacara Melasti.

Ketika upacara dimulai, mereka mulai duduk bersila di posisinya masing-masing menghadap ke arah timur atau ke arah Telaga Madirda. Kemudian sesaji pun diletakkan tepat di hadapan mereka untuk didoakan. Maksud dari dibawanya aneka sesaji itu sebagai wujud rasa syukur kepada Tuhan yang telah memberi berkah hasil bumi mereka.

Tak lupa, lonceng pun dibunyikan oleh salah seorang pemuka agama Hindu setempat sebagai tanda bahwa upacara adat yang telah dilakukan turun-temurun itu dimulai. Kemudian ketika doa mulai dibacakan, setiap kepala jemaah diciprati air oleh pemuka agama. Oleh pemeluk agama Hindu, air yang telah didoakan tersebut dianggap suci dan mampu membersihkan dosa-dosa yang telah dilakukan manusia semasa hidupnya. Layaknya upacara adat Hindu pada umumnya, beberapa butir beras yang diambil oleh pemuka agama kemudian disematkan di dahi serta pipi setiap jemaah.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Karanganyar, I Nyoman Suwendi mengatakan upacara Melasti digelar sesuai dengan ungkapan Agama Hindu untuk upacara ini, yakni desakala, dan patrayang artinya tempat, waktu, dan keadaan. Oleh karena itu, upacara adat ini digelar dengan menyesuaikan tiga hal tersebut.

Ia menuturkan, Melasti sendiri berasal dari kata male dan letah. Dalam Agama Hindu, maledimaknai kekotoran, sementara letah artinya manusia. Maka, upacara Melasti ini dimaksudkan untuk membersihkan diri dari sifat-sifat buruk manusia. “Seperti tamak dan sombong yang merugikan diri sendiri dan orang lain itu dibersihkan. Agar saat perayaan Nyepi nanti bisa sukses,” kata Nyoman di sela-sela upacara.

Usai pembacaan doa, sesaji yang telah disiapkan kemudian dilarung ke Telaga Madirda yang merupakan salah satu objek wisata di Kecamatan Ngargoyoso. Menurut Nyoman, makna dari larung sesaji ini adalah segala sesuatu yang telah diambil manusia dari alam harus dikembalikan lagi ke tempat semula, yakni alam agar dapat tercipta keseimbangan kehidupan.

Diceritakannya, ada tiga unsur penting yang telah diambil manusia dari alam, yakni air, tanah, dan sinar surya. Ketiga unsur tersebut merupakan unsur yang sangat dibutuhkan oleh umat manusia.

Sumber : http://joglosemar.co/

Read More
Untitled-1

Ribuan Siswa di Karanganyar Ikuti Pekan Seni 2014

Untitled-1

Ribuan siswa mengikuti pekan seni pelajar 2014 di rumah dinas bupati Karanganyar, Selasa-Kamis (18-20/3/2014). Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan budaya daerah di Bumi Intanpari.

Ketua penyelenggara sekaligus Kasi Pemuda Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Karanganyar, Joko Sutrisno, mengatakan kegiatan ini diikuti pelajar tingkat SD, SMP/MTs dan SMA/SMK yang tersebar di Bumi Intanpari.

Penampilan para peserta bakal dinilai sejumlah juri yang berasal dari seniman ternama di Karanganyar dan perwakilan SMKN 8 Solo. Berbagai jenis perlombaan yang digelar, di antaranya karawitan, melukis, tari, mocopat, desain batik, solo vokal, desain batik dan geguritan.

“Sekolah tingkat SD, SMP/MTs mengirimkan perwakilan sejumlah 120 siswa. Sedangkan, tingkat SMP hanya 75 siswa per sekolah. Pemenang di setiap tingkatan berhak mewakili Karanganyar di tingkat Jateng, bahkan nasional. Ini semua untuk membangun karakter generasi bangsa yang berbudaya,” kata Joko Sutrisno saat ditemui disela-sela acara berlangsung.

Melalui kegiatan ini, lanjut Joko Sutrisno mengharapkan seni karawitan dapat terus berkembang di Karanganyar di masa mendatang. Selama ini, seni karawitan telah dimasukkan dalam muatan lokal atau kegiatan ekstra kurikuler di setiap sekolah.

“Tim karawitan Karanganyar pernah menembus peringkat dua besar di tingkat provinsi. Semoga, dengan kegiatan seperti ini Karanganyar lebih siap dalam menyongsong perlombaan tingkat provinsi atau nasional,” katanya.

Sumber : http://www.solopos.com/

Read More
bkk

Bank Daerah Karanganyar Gelontor UKM Kredit Rp10 Miliar

PD BPR Bank Daerah Karanganyar meluncurkan dua produk baru, yakni Tabungan Siswa Cerdas Rajin Mandiri dan Hemat (Si Cermat) dan Kredit Usaha Kreatif (KUK) pada peringatan HUT ke-45 PD BPR Bank Daerah Karanganyar, Minggu (16/3/2014).

PD BPR Bank Daerah Karanganyar menggelontorkan Rp10 miliar pada program KUK untuk usaha kecil menengah (UKM) di Karanganyar dan sekitarnya pada 2014. Nominal itu sekitar 5% dari total aset PD BPR Bank Daerah Karanganyar Rp200 miliar hingga akhir 2013.

Direktur Utama PD BPR Bank Daerah Karanganyar, Sudarsito, menuturkan UKM dapat mengakses KUK dari nominal minimal Rp10 juta hingga tidak terbatas. Namun dia menuturkan beberapa nasabah sudah mengakses KUK hingga Rp150 juta-Rp200 juta.

“Plafon KUK Rp10 miliar pada 2014 untuk nasabah di Karanganyar dan sekitarnya. Kami akan menyetujui permohonan asal sesuai kemampuan dan agunan. Plafon KUK sekitar 5% dari total aset. Kami setor laba ke Pemkab Karanganyar Rp2,9 miliar pada 2013,” kata Sudarsito saat dihubungi  Minggu.

Pihaknya juga meluncurkan produk simpanan Si Cermat. Produk itu digagas mendukung program, visi dan misi Bupati Karanganyar. Salah satu program yang dimaksud adalah sekolah gratis. Sebanyak 2.300 siswa sudah tercatat sebagai nasabah Si Cermat. Menurut dia Si Cermat menyasar nasabah perorangan dengan setoran minimal Rp10.000.

Perayaan HUT ke-45 PD BPR Bank Daerah Karanganyar dipusatkan Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Minggu. Sudarsito menjelaskan menggagas rangkaian acara seperti pendonoran darah, pengobatan gratis, tenis bersama Bupati, muspida dan SKPD. Puncak acara perayaan adalah Gowes yang diikuti 7.000 peserta dan senam sehat yang diikuti 1.500 peserta.

PD BPR Bank Daerah Karanganyar juga membagikan sejumlah hadiah untuk nasabah Tabungan Sembada Plus dan pemilik kredit. Dia mengklaim PD. BPR Bank Daerah Karanganyar mengadakan Kredit Berhadiah dengan hadiah utama sepeda motor agar merangsang pemilik kredit rajin mengangsur pinjaman. Dia mengklaim NPL hingga 2013 sekitar 1,8%. “Kami dinobatkan sebagai BPR terbaik tingkat nasional dari Majalah Info Bank pada 2010-2013,” tutur dia.

Sumber : http://www.solopos.com/

Read More
aku copy

Kemenkokesra Serahkan Bantuan Untuk Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono (kiri) menerima bantuan yang diserahkan Seskemenkokesra Sugihartatmo

Bupati Karanganyar Juliyatmono (kiri) menerima bantuan yang diserahkan Sekretaris kemenkokesra Sugihartatmo

Karanganyar, Senin (17/03/2014)

Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Kemenkokesra) memberikan berbagai bantuan ke Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang diserahkan langsung oleh Sekretaris Kemenkokesra, Sugihartatmo, Jumat (14/03) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bantuan untuk Siswa Miskin dan dan BOS Siswa Miskin Program Dirjen Pendidikan Menengah diserahkan langsung kepada Bupati Karanganyar, Juliyatmono, sebesar Rp. 29,435 miliyar, yang terdiri dari BSM DIT PSMA sebanyak Rp. 575 juta, BOS SM DIT SMA sebesar Rp. 10,134 miliyar, BSM DIT PSMK sebanyak Rp. 2,122 miliyar, dan BOS SM DIT PSMKsejumlah Rp. 16,602 miliyar.

Selain itu ada juga bantuan Program Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Non Formal dan Informal sebesar Rp. 2,716 miliyar.

Bantuan Langsung Masyarakat berupa bantuanPNPM Mandiri Perdesaan Tahun 2014 di 12 Kecamatan senilai Rp. 13,450 miliyar. PNPM Mandiri Perkotaan untuk tahun ini di lima kecamatan sebesar Rp. 5,2 miliyar.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga memberikan bantuan untuk PNPM Madiri Pariwisata Tahun 2014 senilai Rp. 375 juta yang diperuntukkan di Kecamatan Ngargoyoso, Tawangmangu, Gondangrejo, Jenawi, dan Mojogedang.

Kemudian, dari Kementerian Sosial melalui Dirjen Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan memberikan bantuan untuk RTLH kepada 100 kepala keluarga yang masing-masing mendapat Rp. 10 juta.

Pemberian bantuan juga datang dari BKKBN, bantuan Beras bersubsidi, bantuan paket sembako, jaminan hidup bagi disabilitas, bedah rumah bagi lanjut usia, asistensi orang dengan kecacatan berat sebanyak 12 difabel, KUBE, asistensi sosial.

Bantuan dari Dirjen Kebudayaan sebanyak Rp. 484, 922 juta, Kemenkes sebanyak Rp. 6,4 miliyar, dan dari BPJS Kesehatan berupa bantuan lima unit komputer.

Sugihartatmo saat membacakan sambutan Menkokesra Agung Laksono, mengatakan upaya penurunan jumlah penduduk miskin terus menerus dilaksanakan oleh Pemerintah.

“Guna mempercepat penanggulangan kemiskinan pemerintah melakukan clustering antara lain kluster 1, bantuan sosial langsung masyarakat (didalamnya program raskin), kluster 2, PNPM, kluster 3, kredit usaha rakyat, dan kluster 4 program murah (air bersih, perumahan rakyat, listrik dan lain-lain). Saya optimis target percepatan penangulangan kemiskinan dapat mencapai angka 8-10 persen penduduk miskin pada akhir tahun ini,” katanya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono menuturkan banyak persoalan yang harus kami selesaikan terkait dengan upaya peningkatan kesejahteraan, pengentasan kemiskinan, serta pemenuhan kebutuhan dasar bagi rakyat Karanganyar.

“Untuk itulah kami mengusung visi dan misi bupati –wakil bupati periode 2013-2018 yang sedapat mungkin mampu mendukung percepatan peningkatan kesejahteraan rakyat di bumi Intanpari,” tandas Juliyatmono. pd

Read More
DSC_0209 copy

Karanganyar Gelar Pawai Berkonsep Tradisional

DSC_0151 copy DSC_0201 copy DSC_0209 copy

Karanganyar, Minggu (16/03/2014)

Mengusung konsep tradisional, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar menggelar pawai kampanye damai, Sabtu (15/3) siang. Semua komisioner bersama pengurusnya, bupati, wakil bupati dan jajarannnya serta Muspida terlihat berbeda lantaran busana Jawa model kesatriyan.

Mengambil start di Alun Alun Karanganyar, 12 parpol peserta Pemilu 9 April mendatang menaiki kendaraan tanpa mesin yang sudah jarang ditemui, andong, becak. Armada bebas polusi udara itu pun dihias dengan atribut-atribut partai dan dijadikan media sosialisasi dan kampanye kepada calon pemilih di Karanganyar.

Di deretan paling depan, nampak Bupati Karanganyar Juliyatmono disusul Wakilnya Rohadi Widodo dan Muspida. Mereka tidak mengendarai andong melainkan menaiki kuda yang fisiknya lumayan besar dan gagah.

Di belakang jajaran Muspida, andong KPU disusul 12 partai peserta pemilu menyusuri Jalan Lawu dan berakhir di depan rumah dinas Bupati Karanganyar.

Ketua KPU Karanganyar, Sri Handoko Budi Nugroho mengungkapkan pawai tersebut bukan seremonial belaka. Tetapi acara ini menjadi salah satu simbol dan komitmen 12 partai untuk menciptakan pemilu damai. “Kami harapkan semua parpol menjaga komitmen untuk menciptakan pemilu yang damai. Semuanya harus tetap menaati aturan yang ada,” katanya.

Di lokasi yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan apresiasi bagi KPU dalam melaksanakan tahapan-tahapan pemilu. “Ini menjadi awal pelaksanaan kampanye terbuka. Kami mengapresiasi KPU dalam penyelenggaraan acara ini. Kami harap semua tahapan pemilu di Karanganyar berjalan dengan lancar, aman, dan damai. Kami juga ingin masyarakat bisa menerima apapun hasil dari pemilu dan membawa kemaslahatan bagi semua rakyat Karanganyar,” kata bupati. pd

Read More
DSC_0198

MEMBANGUN KESADARAN AKAN PENTINGNYA PERIJINAN

DSC_0198

Bupati Karanganyar Juliyatmono Pimpin Langsung Rapat Koordinasi Perijinan di Ruang Anthurium RD Bupati Karanganyar, Selasa Siang [12/03]

Masih banyaknya pengusaha dan masyarakat yang kurang begitu peduli dengan perijinan baik Perijinan Pendirian Bangunan (PPB) maupun perijinan dalam pendirian usaha membuat Badan Pelayanan dan Perijinan Terpadu (BPPT) Kabupaten Karanganyar harus terus mensosialisasikan peran penting perijinan untuk mempermudah usaha mereka. Selasa Siang (11/03) di Ruang Anthorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar dalam Rakor BPPT.

Disatu sisi BPPT memiliki beberapa kendala dalam proses pelayanan yang mereka berikan kepada masyarakat,beberapa kendala tersebut diantaranya masih minimnya fasilitas pendukung seperti bangunan fisik kantor yang kurang memadai dan kurangnya SDM yang mumpuni. Pelayanan yang masih dibawah standar mengingat banyaknya masyarakat yang melalui jasa calo dalam proses perijinan juga menjadi kendala BPPT dalam pelaksanaan tugasnya serta banyaknya proses perijinan yang diabaikan dan lebih mementingkan pajak pemasangan baik iklan maupun reklame.

“Kami akan terus menyosialisasikan pentingnya perijinan, maka dalam forum ini saya selaku Kepala BPPT Kabupaten Karanganyar meminta bantuan kepada seluruh Camat untuk membantu mensukseskan program kami ini.” Tutur Nurhalimah selaku Kepala BPPT dalam sambutannya. Nurhalimah juga mengatakan bahwa proses perijinan BPPT masih jauh dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang selama ini menjadi patokan penilaian dalam pelayanan perijinan kepada masyarakat.

Sementara itu Bupati dalam menanggapi laporan BPPT berkaitan dengan kendala dalam proses pelayanan mengatakan “Kami akan mengusahakan segala sesuatu yang sekiranya dapat kami penuhi dengan prioritas kebutuhan yang lebih mendesak guna mengoptimalkan kinerja dalam proses perijinan.” Ds/Ind/Ad

Read More
DSC_0020

FORUM GABUNGAN MENYONGSONG PENETAPAN RENCANA PEMBANGUNAN TAHUN 2014

DSC_0020

Bupati Karanganyar, Juliyatmono Sedang Berikan Arahan Kepada Peserta Forgab, Pendopo RD Bupati, Selasa [11/03]

Untuk menindak lanjuti kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) periode tahun 2013-2018 yang disosialisasikan ke 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar beberapa pekan terakhir oleh Bupati dan Wakil Bupati serta Perangkat Pemerintahan Daerah Kabupaten Karanganyar, Badan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) melakukan Forum Gabungan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tahun 2014 kemarin di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Selasa Pagi (11/03)

            Forum Gabungan (Forgab) dengan tema Pembangunan Infrastruktur Pemerintahan, Pelayanan Dasar dan Pembangunan Ekonomi Wilayah tersebut dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar, Seluruh Kepala SKPD Kabupaten Karanganyar, Muspida, Muspika, Camat beserta Delegasi Kecamatan, serta perwakilan dari tokoh masyarakat, LSM, perguruan tinggi. “Semua pihak kami undang agar mereka memberi masukan dan aspirasinya mengenai usulan yang diajukan setiap kecamatan yang ditetapkan pada Musrenbangcam sebelum ditetapkan pada Penetapan Rencana Pembangunan tanggal 25 maret 2014 minggu depan.” Tutur Sutarno dalam laporannya selaku Kepala BAPPEDA dan Ketua Panitia penyelenggara.

            “Saya berterima kasih kepada BAPPEDA untuk kerjasamanya sebagai Leading sector dalam berkoordinasi dengan semua pihak untuk kelancaran kegiatan Musrenbang. Yang perlu diperhatikan dalam forum gabungan ini diantaranya diharapkan seluruh Kepala SKPD dan jajarannya untuk fokus kepada pemerintahan. Hal-hal yang tidak berkaitan dengan tugas pemerintahan saya (red Bupati) minta untuk dikurang.” Terang Juliyatmono saat memberi arahan. Bupati juga menekannkan kepada seluruh SKPD agar pandai-pandai dalam menelaah visi dan misi pemerintah dengan lima program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar terpilih periode 2013-2018. “saya minta agar tugas dan kewajiban seluruh SKPD dapat dijalankan dengan baik guna terciptanya Good Govermment. Maka dari itu forum ini harus dimanfaatkan dengan baik dalam menyusun anggaran tahun 2014 secara riil untuk lima tahun kedepan.” Tambahnya. Ds/ind/ad

Read More
DSC_0041 copy

Inilah Jadwal Kampanye Parpol Di Karanganyar

Karanganyar, Kamis (13/03/2014)
DSC_0041 copy

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karanganyar telah menetapkan jadwal kampanye pada pemilu DPR, DPRD Provinsi Jawa Tengah, dan DPRD Kabupaten Karanganyar tahun 2014 bagi 12 partai politik peserta pemilu di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Kampanye yang dimulai tanggal 16 Maret sampai 05 Maret 2014 terbagi dalam lima daerah pemilihan (dapil). Untuk Karanganyar 1, Karanganyar, Matesih, Mojogedang. Kemudian Karanganyar 2, Jenawi, Karangpandan, Kerjo,  Ngargoyoso, Tawangmangu. Selanjutnya Karanganyar 3, Jatiyoso, Jumapolo, Jatipuro, Jumantono.

Lalu, Karanganyar 4, Colomadu, Gondangrejo. Kemudian, Karanganyar 5, Jaten, Kebakkramat, Tasikmadu.

Gerindra        : Tanggal 16/3 (seluruh dapil), 23/3 (dapil 1), 25/3 (dapil 3), 27/3 (dapil 5)

Hanura          : Tanggal 17/3 (seluruh dapil), 23/3 (dapil 5), 26/3 (dapil 2), 28/3 (dapil 4)

PKB                : Tanggal 18/3 (seluruh dapil), 19/3 (dapil 2), 24/3 (dapil 4), 27/3 (dapil 1)

Nasdem         : Tanggal 19/3 (dapil 1), 22/3 (seluruh dapil), 24/3 (dapil 3), 26/3 (dapil 5)

PKS                : Tanggal 19/3 (dapil 3), 24/3 (dapil 5), 27/3 (dapil 2), 5/4 (seluruh  dapil)

PDIP               : Tanggal 19/3 (dapil 4), 25/3 (dapil 1), 27/3 (dapil 3), 01/4  (seluruh    dapil)

Golkar            : Tanggal 19/3 (dapil 5), 20/3 (seluruh dapil), 25/3 (dapil 2), 27/3  (dapil 4)

PPP                : Tanggal 21/3 (seluruh dapil ), 23/3 (dapil 4), 26/1 (dapil 1), 28/3  (dapil 3)

PAN                : Tanggal 23/3 (dapil 3), 25/3 (dapil 5), 28/3 (dapil 2), 29/3 (seluruh dapil)

Demokrat       : Tanggal 23/3 (dapil 2), 24/3 (dapil 4), 28/3 (dapil 1), 03/4 (seluruh dapil)

PKPI               : Tanggal 24/3 (dapil 2), 26/3 (dapil 4), 30/3 (seluruh dapil), 02/4 (dapil 3)

PBB                 : Tanggal 24/3 (dapil 1), 26/3 (dapil 3), 28/3 (dapil 5), 04/04 (seluruh dapil)

Kampanye diliburkan saat hari Raya Nyepi pada, Senin 31 Maret 2014 untuk menghormati umat Hindu. pd

Read More
DSC_0146

Balai Rehabilitasi Sosial Kartini, Bina Anjal

DSC_0146

Balai Rehabilitasi Sosial Kartini di Tawangmangu membina anjal untuk diberi pelatihan ketrampilan

Karanganyar, Kamis (13/03/2014)

Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah melalui Balai Rehabilitasi Sosial Kartini  yang berada di Tawangmangu membina anak jalanan (anjal) berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Sebanyak 75 anjal itu dibina melalui pemberian ketrampilan nonformal selama enam bulan dan berada di asrama. Mereka diberi pelatihan seperti mengelas, tata boga, kerajinan bambu, sablon dan bengkel sepeda motor.

Kepala Balai Resos Kartini Tawangmangu, Purwadi, melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha Sabar Sudarsono menuturkan pemberian ketrampilan ini diharapkan dapat mengubah karakter menjadi positif sebelum mereka dikembalikan ke masyarakat.

“Sudah ada yang diterima bekerja, bahkan sampai di Bali. Mereka mempunyai sertifikat sesuai ketrampilan yang dimiliki,” kata Sabar Sudarsono, beberapa waktu lalu.

Dia menambahkan pola pembinaan yang diberikan dimulai sejak subuh sampai pukul 21.00. “Dalam satu tahun, ada dua gelombang penerimaan anjal, setiap enam bulan,” ujarnya.

Selain ketrampilan, mereka juga mendapatkan bimbingan moral, agama, dan sosial. pd

Read More