Category: Berita

DSC_0224

PNS Dituntut Profesional, Beri Pelayanan Terbaik Untuk Masyarakat

kominfo

Peserta Diklat PIM IV Pusdiklat Kemendagri Reg Bukittinggi

kominfo

Tukar Menukar Cinderamata Antara Bupati Karanganyar dan Kepala Pusdiklat Kemendagri Reg Bukittinggi

Bertempat diruang Podang I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, kurang lebih 50 peserta Benchmarking ke Best Practice Diklatpim IV Angkatan II Pusdiklat Kemendagri Regional Bukit Tinggi mengunjungi Kabupaten Intan Pari Karanganyar, Selasa (29/09/15). Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima langsung kedatangan rombongan yang diketuai oleh Kepala Pusdiklat Kemendagri Regional Bukit Tinggi sekaligus sebagai Widya Iswara DR. Suroyo

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono menyambut baik dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran para peserta.

 “Semoga dengan kehadiran Peserta Diklatpim ini dapat memberikan semangat pada Kabupaten Karanganyar untuk melakukan pengabdian yang terbaik guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karanganyar,” tutur Juliyatmono.

Dijelaskan pula dalam sambutannya Juliyatmono mengatakan secara geografis Kabupaten Karanganyar ini terletak paling timur dari Jawa Tengah dengan luas wilayah 718 km persegi terdiri atas 17 Kecamatan, 15 Kalurahan, 162 Desa dan jumlah penduduk  822041 jiwa.

Visi Misi Pemerintahan Juliyatmono – Rohadi Widodo periode 2013-2018 tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Derah (RPJMD). Dengan visi Bersama Memajukan Karanganyar yang dijabarkan dalam misi lima program unggulan diantaranya Pembangunan Infrastruktur Menyeluruh, Pencapaian 10.000 wirausahawan Mandiri, Pendidikan Gratis SD/SMP/SMA dan Kesehatan Gratis, Pembangunan Desa Sebagai Pusat Pertumbuhan, Peningkatan Kualitas Keagamaan dan Sosial Budaya. Berhasil dilaksanakan dan berhasil dengan baik, ini terbukti dengan beberapa prestasi yang kita capai, yakni APBD Kabupaten Karanganyar Tahun 2014 oleh BPK mendapat penilaian Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Karanganyar masuk sebagai Kabupaten paling tinggi kesejahteraan masyarakatnya berdasar Upah Minimum paling tinggi se Solo Raya serta terbukti dapat meningkatkan daya beli masyarakat Karanganyar karena biaya pendidkan sudah ditanggung oleh Pemerintah dan Website Kabupaten Karanganyar www.karanganyarkab.go.id mendapat juara terbaik Kabupaten/kota.

“Dan Alhamdulillah tidak ada kendala, karena keluhan masyarakat kita respon dengan cepat. Itulah bagaimana kita melayani masyarakat agar masyarakat mempunyai harapan dan kepercayaan pada Pemerintah yang sedang bekerja,” imbuh Juliyatmono

Pada kesempatan tersebut Juliyatmono menekankan sebagai seorang PNS untuk bekerja secara profesional mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Selaku PNS kita dituntut professional, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, merespon keluhan masyarakat dengan cepat tanggap. Karena dengan cara itulah masyarakat menghargai kita sebagai PNS yang mumpuni. Mari kita bekerja, cintai pekerjaan kita sehingga dapat memberi dampak positif bagi kita maupun sekitarnya,” pesan Juliyatmono.

Selanjutnya, Suroyo dalam sambutannya menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan Diklatpim ini ke Karanganyar ini adalah untuk dapat belajar menambah ilmu dan pengalaman pada Kantor/Badan/Dinas/Instansi Pemerintahan Karanganyar untuk dapat diterapkan di instansi Pemerintahan Bukit Tinggi tempat mereka mengabdi.

“Saya selaku Widya Iswara maupun Kepala Pusdiklat Kemendagri Regional Bukit Tinggi memang sengaja memilih Karanganyar sebagai lokasi kunjungan Diklatpim, dan ini kali kedua saya ke Karanganyar. Karena saya dan teman-teman bisa belajar apa saja di Karanganyar ini,” terangnya.

Karena Karanganyar ini wilayahnya terdiri dari Dusun, Desa, Kalurahan, Kecamatan. Ini sesuai dengan Widya Iswara yang bergerak dari Desa ke Desa dari Kecamatan ke Kecamatan dan memang benar apa yang disampaikan beliau Bapak Bupati Juliyatmono baru saja melalui salah satu misinya bahwa Pusat Pertumbuhan itu ada di Desa. Maka sebagai calon-calon Pemimpin, benahi mental kita untuk pengabdian kepada masyarakat.

“Belajarlah dari seorang Juliyatmono, dari seorang santri menjadi Ustad sekaligus Guru kemudian Politikus dan sekarang menjadi Bupati Karanganyar, menjadi orang nomor satu di bumi Intan Pari. Cita-cita beliau tidak ingin menjadi PNS tetapi yang memimpin PNS,” sambut tepuk tangan peserta Diklatpim.

Hadir pada Diklatpim tersebut Kepala BKD Karanganyar, Kepala Disperindagkop & UMKM , Kepala Disdikdpora , Kepala Dinas Kesehatan. ad/ind

Read More
DSC_0034 copy

Registrasi e-PUPNS Sudah Mencapai 11.200 PNS

Salah satu PNS di Pemkab Karanganyar saat registrasi e-PUPNS, Selasa (29/09) pagi

Salah satu PNS di Pemkab Karanganyar saat registrasi e-PUPNS, Selasa (29/09) pagi

Karanganyar, Selasa (29/09/2015)
Registrasi Pendaftaran Ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS) secara elektronik tahun 2015 di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar sudah mencapai 11.200 PNS per hari ini.
Penyataan tersebut diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Karanganyar Siswanto, Selasa (29/09) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, saat acara Sosialisasi Peraturan Di Bidang Kepegawaian.

“Dari angka tersebut masih terdapat 264 orang yang belum mendaftar dari jumlah total 11.464 PNS,” kata Siswanto.

Yang belum bisa registrasi mengalami kendala seperti pindah pegawai ke Kabupaten Karanganyar, namun status masih unit organisasi lama, jadi tidak bisa registrasi.

“Adapula kelompok perpanjangan 56 tahun sampai 58 tahun ternyata Sistem Informasi Kepegawaian dan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian (SIMPEG SAPK) belum diperbaharui. Kita sudah kirim surat ke BKN untuk disesuaikan,” katanya.

Target dari BKD, akhir September ini registrasi sudah selesai. Sedangkan mulai Oktober mulai memasukan data pegawai.

Dia juga menjelaskan, pengisian PUPNS sangat erat dengan Kenaikan Pangkat (KP) Otomatis yang akan dibuat oleh BKN secara online. Dengan demikian disana sudah ada data kepegawaian masing-masing pegawai.

“Tinggal dilakukan pengecekan data sampai muncul persetujuan teknis kenaikan pangkat otomatis,” katanya.

Sedangkan data fisik e-PUPNS harus dipenuhi sebab nanti akan di scan, kemudian akan disimpan di data BKD, sehingga data masing-masing pegawai tersimpan.pd

Read More
DSC_0180

Peringatan Hari Tani Di Mojogedang Kab Karanganyar

kominfo

Salah satu pertunjukan seni tradisional Desa Pereng Mojogedang yang ditampilkan pada peringatan Hari Tani Desa Pereng Mojogedang, Senin Malam (29/09)

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Sampaikan Sambutan Di Hadapan warga Desa Pereng

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memotong Tumpeng untuk kemudian diserahkan kepada perwakilan petani

Hari Tani Nasional yang diperingati tiap tanggal 24 September telah berlalu, namun semangat warga di Mojogedang Karanganyar tidak pernah surut untuk merayakannya. Hal ini terbukti dengan diselenggarakannya Peringatan Hari Tani di Lapangan Desa Dani Desa Pereng Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar, pada Senin Malam (29/09). Hadir dalam acara tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono yang didampingi oleh Kepala SKPD terkait di liingkup Pemerintahan Kabupaten Karanganyar, para Camat di 17 Kecamatan yang ada di Kab. Karanganyar,  Kades / Kadus se Kecamatan Mojogedang, serta warga desa Pereng.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam awal sambutannya mengapresiasi atas terselenggaranya acara pada malam hari ini dan diharapkan peringatan Hari Tani Nasional mampu menyemangati para Petani terkhusus yang ada di Kecamatan Mojogedang. Dikatakan pula bahwa kedepan usaha dibidang pertanian dan pangan mampu mensejahterakan petani, dengan kebijakan pemerintah di tingkat pusat akan larangan impor beras menjadikan petani organik desa Pereng terkhusus varietas beras hitam berpeluang untuk merambah pasar ekspor.

“beras hitam di Singapura dihargai 35.000/Kg, untuk itu Pemerintah Kab. Karanganyar akan berupaya untuk mencarikan peluang bagi petani untuk menjual hasil taninya ke pasar ekspor”, jelas Juliyatmono

Juliyatmono juga menyinggung dengan adanya pohon jati yang berusia 400 tahun di desa Pereng, Mojogedang yang akan memancing animo masyarakat luar untuk melihatnya. Untuk itu Pemerintah Karanganyar akan membangun objek wisata yang disitu yang bertujuan  menumbuhkan geliat ekonomi masyarakat sekitarnya.

Sementara itu Camat Mojogedang Tyas Ngambar Widyowati saat ditemui disela acara menceritakan bahwa kegiatan ini harusnya dilaksanakan tepat tanggal 24 September lalu, namun karena hari tersebut berdekatan dengan Hari Raya Idul Adha 1436H maka baru sekarang diadakan.

“Dengan adanya Peringatan Hari Tani malam ini, petani diharapkan termotivasi untuk lebih memaksimalkan potensi yang ada”, terang Tyas Ngambar. ad

Read More
aku

Sarasehan Budaya, Gagas Pengembangan Pariwisata Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, akademisi, dan tokoh budaya berkumpul pada Sarasehan Budaya, Minggu (28/09)

Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, akademisi, dan tokoh budaya berkumpul pada Sarasehan Budaya, Minggu (28/09) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Karanganyar, Senin (27/09/2015)
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar, mengadakan Sarasehan Budaya dengan mengundang akademisi dan berbagai tokoh seni dan budaya di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu (28/09). Acara itu digagas untuk mengembangkan pariwisata

Mulai dari Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Rektor ISI Surakarta Prof. Dr. Sri Rochana W., S.Kar., M.Hum, Guru Besar ISI Surakarta Prof. Dr. Dharsono, M.Sn, dan berbagai tokoh budayawan.

Dialog interaktif pada sarasehan itu dikemas lewat Ketoprak Srawung. Pementasan itu mengambil cerita kisah perjuangan Raden Mas Said.

Pada dialog pembuka, Bupati Juliyatmono mengatakan pada acara ini diharapkan mendapatkan masukan-masukan yang terbaik, dan mendengarkan bagaimana kebudayaan mempunyai kontribusi yang positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Banyak potensi pariwisata dan budaya, kita ingin bersama-sama mengangkat Kabupaten Karanganyar menjadi lebih terkenal pada dua potensi itu,” katanya.

Dikatakan pula oleh Bupati, disini kita dapat menganggas bagaimana pengembangkan pariwisata dan budaya yang ada di Kabupaten Karanganyar.

“Ada gunung lawu, Candi Cetho Sukuh, Giri layu, Muesum Kluster Dayu, Jumog, Parang Ijo, Wisata Edukasi Dirgantara, dan Tawangmangu. Semua obyek wisata ini tidak ada artinya jika tidak digerakkan oleh pelaku wisata dan budaya termasuk masyarakat sekitarnya,” ujarnya.

Sementara itu Rektor ISI Surakarta menuturkan banyak obyek wisata, seperti wisata alam, wisata religi, wisata edukasi.

“Dari ISI Surakarta juga sudah merencanakan untuk mengemas Grebeg Lawu. Namun harus ada penilitian dulu potensi yang akan dikembangkan,” katanya.

Dia juga berpendapat, jika untuk pengembangkan tempat wisata yang bisa dilakukan dengan mengundang investor, sehingga pariwisata yang berbasis budaya dan ekonomi kreatif bisa dikembangkan di Kabupaten Karanganyar.

Ditambahkan pula oleh Prof. Dr. Dharsono, M.Sn bahwa Karanganyar sudah punya merek sebagai kawasan wisata alam, sejarah, spiritual, dan budaya.

“Secara merek itu sudah ada, tugasnya adalah pencitraan, melalui visual branding masing-masing tempat wisata ada ciri khas. Startegi media dengan menggunakan media sosial, internet, tv. dan stratergi pemasaran,” katanya. pd

Read More
DSC_0014

Bussiness Gathering Bank Daerah Karanganyar

kominfo

Forkompinda Kabupaten Karanganyar Saat Bussiness Gathering Bank Daerah Karanganyar, Jumat Malam (25/09)

DSC_0024

Mitra Bank Daerah Karanganyar Yang Mendapat Door Prize Saat Bussiness Gathering PD. BPR Bank Daerah Karanganyar

PD. BPR Bank Daerah Karanganyar dalam membina hubungan baik dengan mitra mengadakan Bussiness Gathering (Temu Mitra) pada hari Jumat Malam, (25/09) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Hadrir dalam acara tersebut Forkompinda Kab. Karanganyar dan Pejabat dilingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar serta mitra PD. BPR Bank Daerah.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono berpesan kepada masyarakat agar gemar menabung, dikarenakan dengan menyimpan uang di bank bisa menggerakkan roda perekonomian. Bank Daerah Karanganyar juga dihimbau untuk berperan aktif membina usaha mikro masyarakat dan selalu berinovasi dalam pelayanan prima kepada masyarakat.

Sementara itu Darsito, Dirut PD. BPR Bank Daerah Karanganyar melaporkan tahun 2015 ini PD. BPR Bank Daerah Karanganyar mampu mempertahankan prestasinya sebagai BPR terbaik tingkat Nasional  untuk kelima kalinya dengan predikat sangat bagus oleh Majalah Infobank Jakarta. Dengan total aset perkembangan usaha sebesar 241.106.673.000 per 31 Agustus 2015, telah disetorkan ke Pemerintah Daerah Karanganyar sebanyak 3.240.190.000 di tahun 2014 dari perolehan laba yang lalu dan untuk 2015 ditargetkan mampu setor sebanyak 3.476.859.000.  (ch~ad)

Read More
DSC_0160

Juliyatmono : “ Optimis Karanganyar Capai Swasembada Pangan”

DSC_0160

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Memberikan Sambutan Pengarahan di Hadapan Peserta Rakor Dewan Ketahanan Pangan, Senin Siang (28/09)

DSC_0141

Sadi, Kabid Ketersediaan Pangan BKP Prop Jateng Saat Menyampaikan 3 Kebijakan Pokok Nasional Dalam Menghadapi Situasi Pangan Global

Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu Lumbung Pangan untuk Tingkat Jawa Tengah bahkan Nasional. Hal ini disampaikan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya pada Rapat Koordinasi Dewan Ketahanan Pangan, Senin (28/09/15) di Gedung Pandusita PG. Tasikmadu Sondokoro.

“Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo saat ini tengah mencanangkan tercapainya swasembada pangan di daerah-daerah khususnya Jawa Tengah dalam rangka mewujudkan Kedaulatan Pangan. Maka untuk itu, fokus pemerintah agar pangan tersedia dengan baik. Nah, Karanganyar kita ini merupakan salah satu Lumbung pangan, karena setiap panen padi mampu menghasilkan 9,6 ton/hektar dan lebih tinggi dibandingkan di daerah lain di Jawa Tengah yang rata-rata hanya 8,8 ton/hektar. Saya optimis Karanganyar cukup bisa bahkan dapat melebihi target pencapaian swasembada pangan,” terang Juliyatmono dihadapan peserta Rakor.

“Untuk itu, saya minta SKPD terkait di Karanganyar seperti Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan, Kantor Ketahanan Pangan, BP4K dan Dinas Kesehatan untuk selalu bersinergi guna mewujudkan kedaulatan pangan khususnya di Karanganyar. Begitu pula untuk bantuan kepada Kelompok Tani, agar diberikan bibit dan benih varietas unggul supaya panen lebih maksimal hasilnya dan berkualitas ” tutur Bupati saat menghimbau kepada stake holder agar lebih teliti dan akurat mengenai data terkait luas lahan yang dapat dikelola dan hasil panen yang dicapai.

Sementara itu, Sadi Kabid Ketersediaan Pangan yang mewakili Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Jawa Tengah mengatakan kegiatan ini memiliki posisi yang sangat strategis sebagai upaya pencapaian target swasembada pangan tahun 2015. Berdasar UU No. 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang merupakan kebutuhan dasar manusia.

“Guna menghadapi situasi pangan secara global, Pemerintah mengeluarkan tiga kebijakan pokok strategi ketahan pangan nasional yakni : Peningkatan kualitas lahan dengan penerapan teknologi (irigasi, varietas), pengembangan pola konsumsi produksi yang sesuai dengan kapasitas pangan nasional melalui program diversifikasi pangan serta kebijakan stok dan ekspor impor pangan.”, Terang Sadi

Masih dalam kesempatan yang sama Uning Sri Wahyuni, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Kab. Karanganyar melaporkan kegiatan ini bertujuan untuk menyamaikan persepsi guna mewujudkan ketahanan pangan di Kab. Karanganyar sekaligus meminimalisir kendala yang dihadapi guna pencapaian ketahanan pangan di wilayah Karanganyar.

Acara menghadirkan nara sumber diantara nya : Sumpramnaryo (Kepala Distanbunhut Karanganyar) yang menyampaikan materi tentang produksi tanaman pangan Kabupaten Karanganyar dalam mendukung ketahanan pangan, Ani Dwiyanti (Dinas Kesehatan Karanganyar) terkait ketersediaan pangan dan gizi serta Bambang Harsono (Kepala BP4K Karanganyar) yang membahas swasembada Pajale (Padi, Jagung dan Kedelai) dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Ad+Ind

Read More
DSC_0026 (2)

Perpustakaan dan Arsip Adakan Bintek Pengelolaan Perpustakaan Desa/Kelurahan

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan bintek pengelolaan perpustakaan Desa/Kelurahan

Kantor Perpustakaan dan Arsip mengadakan Bintek yang di hadiri + 30 petugas perpustakaan desa/kelurahan Kabupaten Karanganyar tadi pagi, Senin (28/9) di Ruang Podang II Setda Kabupaten Karanganyar. Pada Acara tersebut di hadiri langsung oleh Bupati Karanganyar Drs. Juliyatmono M.M.

Perpustakaan Umum Kabupaten Karanganyar sebagai tempat pembelajaran sepanjang hayat di luar sekolah sebagai institusi untuk menopang sektor pendidikan menjadi lembaga yang amat penting keberadaannya. Hubungan antara minat baca dan perpustakaan saling berkaitan.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa petugas perpustakaan harus seperti Kick Andy yang menyegarkan dan menyemangati orang-orang agar senang membaca. Orang keluar masuk perpustakaan mencari buku yang ingin di baca dan di inventaris, maka perpustakaan harus mempunyai buku populer atau buku best seller. “Jangan Menyepelekan Orang Membaca” Membaca itu sebagai jendela dunia, membaca adalah pintu untuk memajukan kehidupan kita, pesan bupati.

Sementara itu Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip, Susamti,S.S, M.M. melaporkan permasalahan yang di hadapi dalam pengelolaan perpustakaan antara lain, sistem pembelajaran belum membuat anak-anak membaca buku di luar paket pelajaran, budaya kita belum berbudaya baca, ketersediaan Perpustakaan dan Taman Bacaan Masyarakat belum merata, Kompetensi tenaga pustakawan belum memadai, Kurangnya sarana prasarana perpustakaan, Lemahnya komitmen orang tua untuk menumbuhkan minat baca, Televisi, Mall dan Tempat Hiburan. Untuk kedepannya target program yang dicapai untuk mengatasi masalah ini adalah ‘Masyarakat Berbudaya Membaca’. Ft/pc.

 

Read More
DSC_0045 (2)

Jumling, Jalin Kedekatan Pemerintah dengan Masyarakat

Jum’at (25/09/15) Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama Forkompinda dan Kepala SKPD lingkup Karanganyar melakukan  Jum’atan Keliling (Jumling) di Masjid Darul Wasilah Dusun Sobayan Desa Brujul Kecamatan Jaten, Karanganyar.

Jum’atan Keliling ini merupakan agenda rutin Pemerintah Kabupaten Karanganyar setiap minggunya yang dilakukan pada tiap hari Jum’at, digilir di daerah-daerah tingkat Kecamatan se Kabupaten Karanganyar. Selain untuk meningkatkan ibadah dan ketaqwaan kepada Allah SWT sekaligus untuk bersilaturahmi dengan warga masyarakat di daerah yang menjadi lokasi jumling agar Pemerintah mengetahui dan mendengar langsung keluhan warga, sehingga ada komunikasi yang baik antara Pemerintah dan masyarakatnya.

Pada setiap Jum’atan Keliling ini diberikan bantuan berupa 20 paket sembako kepada warga lansia (lanjut usia) yang kurang mampu dan bantuan sarana ibadah kepada Takmir Masjid.

????????????????????????????????????

Berikan bantuan : Bupati Karanganyar memberikan bantuan berupa paket sembako kepada warga Lansia (Lanjut Usia) yang kurang mampu di Dusun Sobayan.

????????????????????????????????????

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo turut serta memberikan bantuan kepada para Lansia dan Takmir Masjid.

????????????????????????????????????

ANTUSIAS : Warga Dusun Sobayan Desa Brujul, Jaten antusias bersalaman dan bertemu langsung dengan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar.

????????????????????????????????????

Sarana Berkomunikasi : Jum’atan Keliling merupakan salah satu sarana Pemerintah terjun langsung menyambangi warga masyarakat untuk mengetahui keadaan di daerah dan mendengar langsung aspirasi ataupun keluhan warga masyarakat.

????????????????????????????????????

Melalui Jum’atan keliling ini terjalin kedekatan antara Pemerintah yang tengah bekerja dengan masyarakat.

????????????????????????????????????

Warga menyimak saat Bupati Karanganyar menyampaikan sambutannya.

????????????????????????????????????

Tak ketinggalan pula anak-anak pun antusias untuk bersalaman dengan Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya menghimbau kepada warga masyarakat Dusun Sobayan Desa Brujul, Jaten agar selalu meningkatkan ibadahnya, supaya Karanganyar selalu diberikan keamanan, kerukunan dan ketrentraman.

” Saya (Bupati) bersama Bapak Rohadi dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Karanganyar turut bergembira karena pelaksanaan Idul Adha di Karanganyar berlangsung aman dan lancar, meski ada dua kali sholat Ied Idul Adha. Saya minta untuk hari Jum’at agar ditingkatkan tirakatnya (ibadahnya), supaya Karanganyar tetap guyup rukun dan tentram.

Perlu saya sampaikan pada kesempatan ini bahwa Tragedi Mina yang terjadi kemarin dan memakan banyak sekali korban jiwa, Alhamdulillah untuk Jama’ah Haji Kabupaten Karanganyar semuanya selamat, jadi tidak perlu khawatir, kewajiban kita mendo’akan agar semua Jama’ah Haji Kabupaten Karanganyar dapat lancar dan tertib ibadahnya, pulang selamat sampai tanah air dan menjadi Haji mabrur. Amiin,” terang Bupati Juliyatmono dihadapan warga. Diakhir sambutannya, Bupati beserta Jajaran Pemerintahan akan melaksanakan suling (subuh keliling) yang bertempat di daerah Jenawi, Karanganyar. ind

Read More
DSC_0021 (2)

Berqurban menjadikan Kita Pribadi yang Ikhlas

????????????????????????????????????

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo bersama Forkompinda dan Kepala SKPD Karanganyar saat menghadiri Rampak Bedug menyambut datangnya Idul Adha 1436 H/2015 M, Rabu malam (23/9/15) di Masjid Agung Karanganyar.

DSC_0001

SKPD lingkup Karanganyar ikuti malam rampak bedug jelang Idul Adha 1436 H/2015 M

????????????????????????????????????

Kepala Kementerian Agama Karanganyar Musta’in Ahmad saat menyampaikan laporannya terkait persiapan sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan qurban.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha di Kabupaten Karanganyar pada tahun ini berlangsung dua kali. Hal ini diungkapkan  oleh Kepala Kementerian Agama Karanganyar, Musta’in Ahmad saat malam rampak bedug 1436 H/2015 M yang berlangsung di Masjid Agung Karanganyar, Rabu malam (23/9/15).

“Untuk Kabupaten Karanganyar sebagaian telah melaksanakan sholat Ied Idul Adha 1436 H/2015 M tadi pagi, Rabu (23/09/15) yang berlangsung di 65 titik dan berjalan dengan lancar, tertib penuh dengan suasana toleransi yang tinggi, saling menghargai, saling menghormati. Selanjutnya untuk pelaksanaan sholat Ied Idul Adha besok, Kamis pagi (24/09/15) akan berlangsung di 536 tempat. Salah satunya akan dilaksanakan di Alun alun Karanganyar sebagai Imam sholat Ustad Sihabbudin LC Al Hafid dari Ponpes Iskarima Karangpandan dan Khotib Prof. DR. Rafik Karsidi,” terangnya dihadapan Bupati, Wakil Bupati Karanganyar dan Forkompinda saat menyampaikan laporannya.

” Perlu saya sampaikan juga bahwa jumlah hewan qurban di Kabupaten Karanganyar untuk sapi berjumlah 4.213 ekor, kambing berjumlah 10.068 ekor. Dimana dengan perincian jumlah sapi paling banyak untuk Kecamatan Karanganyar dan Colomadu sebanyak 475 ekor, kambing untuk Kecamatan Gondangrejo sebanyak 1.452 ekor, sedang jumlah sapi paling rendah untuk Kecamatan Jenawi sejumlah 73 ekor dan kambing untuk Kecamatan Kebakramat sejumlah 180 ekor,” lapornya.

Selanjutnya pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo masing-masing menyerahkan hewan qurban kepada Takmir Masjid Agung Karanganyar untuk disembelih setelah pelaksanaan sholat Ied Idul Adha.

????????????????????????????????????

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat akan menyerahkan sapi sebagai hewan qurban di halaman Masjid Agung Karanganyar.

????????????????????????????????????

SIMBOLIS : Bupati Karanganyar Juliyatmono secara simbolis menyerahkan hewan qurban kepada Takmir Masjid Agung Karanganyar

????????????????????????????????????

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo secara simbolis menyerahkan hewan qurban kepada Takmir Masjid agung Karanganyar di halaman Masjid Agung Karanganyar.

Sementara itu Bupati Karannagnyar Juliyatmono saat memyampaikan sambutannya bahwa Idul adha ini mengingatkan kepada kita semua cerita tentang Nabi Ibrahim sebagai ayah dari Nabi Ismail yang mendapat perintah dari Allah SWT untuk menyembelih Nabi Ismail. Dengan penuh keridhoan dan keikhlasan hati Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Nabi Ibrahim saat akan menyembelih Nabi Ismail, pada saat itulah Allah menggantinya dengan seekor kambing sebagai qurban.

“Makna Lebaran haji ini adalah mengingatkan kita pada kisah Nabi Ibrahim. Bahwasanya anak, harta, jabatan, kedudukan dan apa yang kita miliki semuanya hanyalah titipan Allah SWT. Allah bisa mengambilnya atas kehendak-Nya. Dari sinilah kita belajar untuk bersabar dan menjadikan kita sebagai pribadi yang ikhlas,” tutur Juliyatmono.

????????????????????????????????????

Jadikan pribadi yang ikhlas : Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutannya

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Wakil Bupati beserta Forkompinda menyempatkan untuk menabuh bedug sebagai penanda dimulainya Takbir Malam Idul Adha.

????????????????????????????????????

Tabuh Bedug : Bupati Juliyamno menabuh bedug tanda dimulainya takbir Malam Idul Adha

????????????????????????????????????

SEMANGAT : Wakil Bupati Karangnyar Rohadi Widodo ikut serta menaabuh bedug pada malam takbir Idul adha.

 

Sekda Karanganyar Samsi Ikut serta menabuh bedug pada malam takbir idul adha

Acara diakhiri dengan pertunjukkan rampak bedug dari Kecamatan Karanganyar, Jaten, tasikmadu, Karangpandan, Kebakramat. ind/ft

 

Read More
DSC_0088

Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1436H di Alun-alun Karanganyar

Sholat Idul Adha di Alun-alun Karanganyar dengan imam ustad Sihabbudin Lc Al- Hafid dari Pondok Iskarima Karangpandan, dan khotib Prof Dr. Rafik Karsidi.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo SP, saat meninjau panitia idul adha yang akan melakukan pemotongan daging yang selanjutnya akan dibagikan pada yang kurang mampu.

Read More