Category: Berita

DSC_0179

Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1436H Kab. Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Menjadi Imam Sholat Idul Adha 1436H di Lapangan Selokaton

????????????????????????????????????

Suasana Sholat Idul Adha 1436H di Lapangan Selokaton Gondangrejo Yang Diimami Oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Menyampaikan Khotbah Seusai Sholat Idul Adha 1436H Di Lapangan Selokaton Gondangrejo

kominfo

Penyerahan Hewan Kurban Oleh Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati Karanganyar Kepada Panitia Kurban Desa Selokaton Gondangrejo

Gema takbir terdengar begitu meriah disuarakan oleh sekitar 2000an orang yang memadati Lapangan Selokaton Kecamatan Gondangrejo Kabupaten Karanganyar sebelum Sholat Idul Adha 1436 H dilaksanakan Kamis Pagi (24/09). Ada yang beda dalam pelaksanaan sholat kali ini, yaitu dengan hadirnya Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta pimpinan SKPD dilingkup Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Bertindak sebagai Imam Sholat yaitu Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Khotib Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.

Dalam khotbahnya seusai sholat, Rohadi Widodo menyampaikan tiga hal yaitu manusia selaku umat Allah untuk senantiasa berdoa, berusaha dan berkorban untuk sesama sesuai perintah Allah.

“banyak pembelajaran yang dapat kita peroleh dari Nabi Ibrahim”, tambah Rohadi

Dalam rangka menyambut Idul Adha 1436 H / 2015 M di Kabupaten Karanganyar telah dilaksanakan beberapa kegiatan seperti kemarin rabu malam (23/09) telah dilaksanakan Rampak Beduk dan Gema Takbir di halaman Masjid Agung Karanganyar. Sedangkan total hewan korban sendiri berjumlah 4.213 sapi dan 10.068 kambing yang tersebar di 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar. ad

Read More
aku copy

APBD-P Kabupaten Karanganyar Tahun 2015 Ditetapkan

aku copyKaranganyar, Rabu (23/09/2015)
Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2015 Kabupaten Karanganyar ditetapkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Rabu (23/09).

Sidang Paripurna dengan agenda Penetapan Perda tentang Perubahan APBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2015 itu dipimpin oleh Ketua DPRD Karanganyar Sumanto, dihadiri Wakil Ketua DPRD Adhe Eliana, para anggota DPRD, Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, sejumlah Kepala SKPD dan Pimpinan BUMD.

Disaksikan oleh para hadirin, Ketua DPRD Karanganyar dan Bupati Karanganyar menandatangani Surat Ketetapan dan berita acara penetapan Perda tentang APBD Perubahan 2015.

Dijelaskan Bupati Karanganyar, bahwa setelah RAPBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2015 dievaluasi oleh Gubernur Jawa Tengah, terdapat hal-hal yang harus diperhatikan dan ditindaklanjuti serta wajib dilakukan penyempurnaan dan penyesuaian terhadap hasil evaluasi Gubernur dimaksud.

“Untuk hal itu telah dilaksanakan rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama Tim Angggaran Pemerintah Daerah, pada acara Pembahasan Hasil Evaluasi Gubernur terhadap Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2015,” kata Bupati.

Lebih lanjut, pembahasan antara Banggar bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah menghasilkan kesepakatan bersama yang merupakan Kebijakan Daerah dan perlu segera dilaksanakan dalam Tahun Anggaran 2015.

“Dengan telah ditetapkannya Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Perda, kita wajib bersyukur dan untuk segera melaksanakan kegiatan yang sudah menjadi skala prioritas dalam pembangunan daerah,” katanya.

Tak hanya itu saja, Bupati juga mengatakan kebijakan-kebijakan yang telah di sepakati bersama yang tertuang dalam Perubahan APBD Kabupaten Karanganyar Tahun Anggaran 2015 dapat di laksanakan sebaik-baiknya.pd

Read More
DSC_0026

Dharma Wanita Persatuan Karanganyar Adakan Seminar

Soraya Haque saat menjadi narasumber pada seminar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (20/09)

Soraya Haque saat menjadi narasumber pada seminar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (20/09)

Karanganyar, Selasa (22/09/2015)
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Karanganyar mengadakan seminar dengan tema “Untukmu Wanita, Cantik dan Beretika Dalam Berkarya”.

Seminar yang dihadiri Ketua DWP Kabupaten Karanganyar Sri Lestari Samsi dan sekitar 100 orang anggota DWP itu menghadirkan narasumber Bupati Karanganyar Juliyatmono, Soraya Haque, dan dr Aditya pakar kecantikan, Senin (22/09) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan itu, Bupati Karanganyar mengatakan kecantikan seorang wanita berasal dari pribadi masing-masing, bukan dari penampilan fisik.

“Membangun kecantikan dari dalam akan menumbuhkan sifat kasih sayang dari laki-laki, yang bertugas melindungi kaum kaum perempuan dan mencukupi kebutuhan,” ucapnya.

Sementara itu, Soraya Haque mengatakan saat ini perlu didorong untuk berkomunikasi yang baik dan beretika.

“Komunikasi ada yang verbal dan non verbal, sebaiknya dibiasakan generasi muda untuk bisa bicara dengan baik dan benar,” katanya.

Pada acara tersebut juga ada konsultasi kecantikan dari sebuah produk kecantikan. pd

Read More
DSC_0079_2

Rangkaian Kegiatan Menyambut Idul Adha 1436 H / 2015 M Kabupaten Karanganyar

DSC_0079_2

Pelaksanaan Idul Adha 1435 H / 2014 M (dok. dishubkominfo)

Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam rangka menyambut Hari Raya Idul adha 1436 H/2015 M akan melaksanakan beberapa kegiatan sebagai berikut:

  1. Pada malam hari raya Idul Adha di Masjid Agung Karanganyar akan diselenggarakan Takbir bersama dengan rampak bedug yang diikuti Forkompinda/Kepala Badan/Dinas/Instansi/Bagian Umat Islam dilingkungan Kota Kecamatan Karanganyar dan kelompok pengajian/TPQ.
  2. Pelaksanaan Sholat Idul Adha Tahun 1436 H/2015 M Tingkat Kabupaten Karanganyar akan dilaksanakan besok pada Hari Kamis  Tanggal 24 September 2015, pukul 06.00 Wib yang bertempat di Alun alun Karanganyar.
  3. Setelah selesai pelaksanaan sholat Idul Adha akan dilanjutkan penyembelihan hewan qurban di halaman Masjid Agung Karanganyar.
  4. Bagi Badan/Dinas/Kantor/Instansi/Bagian/Direktur/Pimpinan BUMN, BUMD Kabupaten Karanganyar yang akan berqurban dapat menyerahkan hewan qurbannya kepada Panitia Hari Besar Islam Kabupaten Karanganyar pada Tanggal 23 september 2015 di Masjid Agung Karanganyar.
  5. Kepada semua Camat agar memonitor pelaksanaan sholat Idul Adha serta penyembelihan hewan qurban di wilayahnya dan melaporkan pelaksanaannya kepada Bupati Karanganyar.

Read More
Resize of DSC_0113

Kota Layak HAM; Strategi Meningkatkan Penegakan HAM di Daerah

Foto Bareng Jajaran Eksekutif Pemkab Karanganyar Bersama Komisioner dari Komnas HAM

Foto Bareng Jajaran Eksekutif Pemkab Karanganyar Bersama Komisioner dari Komnas HAM

Hak asasi manusia (HAM) merupakan merupakan hak dasar yang secara kodrati melekat pada diri manusia, bersifat universal dan langgeng, oleh karena itu harus dilindungi, dihormati, dipertahankan, dan tidak boleh diabaikan, dikurangi, atau dirampas oleh siapapun. Mengingat pentingnya persoalan HAM, maka dewasan ini perhatian terhadap penegakan HAM begitu tinggi, ini dapat sebagai indikator bahwa masyarakat saat ini semakin kritis dan cerdas.

Untuk konsen dengan issue tersebut, baru-baru ini Pemkab. Karanganyar mendapat kunjungan kerja dari Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) pusat (Jum’at, 11/15). Dipimpin langsung oleh ketua komisioner, Nur Kholis, kunjungan kerja yang diterima langsung oleh Bupati Karanganyar Drs. H Juliyatmono, MM di kediaman Rumah Dinas Bupati ini membicarakan tentang rencana kerjasama pilot project pengembangan kab/kota layak HAM di Karanganyar. Bupati mengapresiasi rencana ini agar nantinya Karanganyar menjadi salah satu contoh pengembangan kabupaten yang memiliki kepedulian terhadap penegakan HAM dalam upaya pelayanan publik yang terbaik bagi masyarakat.

Pencanangan kab/kota layak HAM ini, bertujuan untuk memastikan bahwa setiap manusia yang tinggal di suatu daerah bisa hidup dalam suasana aman dan nyaman dengan jaminan bahwa hak-hak mereka terpenuhi dengan baik. Sebagaimana diketahui, bahwa berdasarkan Undang-Undang No 39 tahun 1999 tentang HAM, ada 10 hak dasar atau hak asasi manusia yang wajib dijamin oleh pemerintah, diantaranya adalah Hak untuk hidup, Hak berkeluarga dan melanjutkan keturunan, Hak mengembangkan diri, Hak memperoleh keadilan, Hak atas kebebasan pribadi, Hak atas rasa aman, Hak atas kesejahteraan, Hak turut serta dalam pemerintahan, Hak khusus wanita, dan Hak khusus anak. [xos]

 

Read More
DSC_0186

Pemerintah dan Orang Tua Wajib Peduli Internet Sehat

DSC_0186

Para peserta workshop “Internet Sehat Bikin Hebat” yang terdiri dari kalangan remaja (Minggu 20/09/15).

“Banyak anak jaman sekarang dengan mudah membuka HP dengan internet. Ya kalau dipakai untuk hal-hal yang berguna, tapi bagaimana kalau justru untuk hal-hal negatif?” Pernyataan ini salah satu kekhawatiran yang dilontarkan Lurah Delingan, Drs. Kustono, dalam sambutannya mengantarkan acara workshop internet sehat untuk generasi muda yang diselenggarakan oleh Pemkab Karanganyar melalui SKPD pengampu yaitu Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika, Minggu (20/9).

Kegundahan Bapak Lurah itu kiranya menjadi potret kegelisahan mayoritas orang tua sekarang. Sudah jamak anak-anak usia sekolah dari SMP, SMA bahkan murid SD sudah mahir mengoperasikan telepon genggam (Handphone/HP). Mereka adalah generasi yang terlahir di jaman teknologi digital (digital native), tidak heran jika ketrampilan dan pengetahuan mereka lebih canggih dibanding generasi bapak-ibunya.

Kepandaian anak-anak mengenai tekhnologi informasi ini bahkan terkadang bagi sebagian orang tua menjadi sebuah kebanggaan tersendiri. Namun alih-alih memberi rambu-rambu dan arah, kadang orang tua atas alasan kesibukan justru menyerahkan sepenuhnya kebebasan anak-anak mereka berselancar di dunia maya. Padahal dunia cyber bagaikan rimba, menawarkan berbagai kemanfaatan dengan fitur-fitur canggihnya, akan tetapi juga menghadirkan predator/ pemangsa yang siap menelan anak-anak kita.

Jika tidak hati-hati, anak-anak, yang nantinya akan menjadi generasi penerus pemimpin bangsa, bisa terjerumus dalam candu pornografi, drugs, game addiction, menjadi korban dan pelaku tindakan bully melalui internet. Nasib anak-anak kita ada dalam sebuah genggaman, HP ditangannya.

Itulah kecemasan, bahkan boleh jadi sudah menjadi ancaman bagi anak-anak yang masih mencari jati diri, labil, mudah terpengaruh dan dipengaruhi, karena kurangnya pengetahuan, pemahaman, perhatian, pengawasan dari para orang tua, sekolah dan lingkungannya.

Workshop yang bertajuk “Internet Sehat Bikin Hebat” di Kelurahan Delingan Kecamatan Karanganyar ini diikuti oleh sekitar 44 peserta dengan mayoritas usia remaja dan sekolah, serta sebagian dari unsur perangkat desa dan PKK.

Drs. Bambang Sugito, Kepala Bidang Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengatakan bahwa generasi muda utamanya anak-anak usia sekolah harus mendapat pemahaman dan bimbingan yang benar agar dapat memanfaatkan internet secara sehat. Ibarat pisau bermata dua, internet bisa melukai namun juga bisa dimaksimalkan funginya untuk mempermudah kehidupan.

Workshop diselingi dengan penayangan video persuasi tentang Internet Sehat dan Aman

Workshop diselingi dengan penayangan video persuasi tentang Internet Sehat dan Aman

Eko Supriyadi, M.Eng, selaku pembicara dalam workshop ini menekankan perlunya pemanfaatan internet secara sehat, yakni menggunakan internet secara bertanggungjawab untuk kegunaan positif, tidak melanggar moral, etika dan ketentuan hukum. Dewasa ini mayoritas kaum muda mengenal dan menjadi pengguna media sosial, baik twitter, facebook, instagram, dan lain sebagainya. Perlu diingatkan bahwa jangan mudah percaya dengan seseorang yang belum atau baru dikenal melalui media sosial, jangan mengumbar identitas diri kepada orang lain, dan jangan mengunduh atau mengunggah foto atau video yang melanggar norma susila. Dalam sebuah akronim, peserta diajarkan untuk memegang kode etik berinternet sehat, yakni SMART (Save, Meeting, Accept, Reliable dan Tell). Para peserta terlihat antusias mengikuti workshop hingga siang hari yang diselingi dengan pemutaran video edukasi internet sehat, game dan pemberian doorprize.

Sebagai catatan, mengingat sangat krusialnya persoalan moral dan nasib masa depan generasi muda, maka pemerintah perlu mendorong upaya-upaya penyadaran melalui kegiatan semacam ini di seluruh pelosok daerah secara massif, agar generasi emas Indonesia yang akan memimpin bangsa ini mampu tumbuh menjadi generasi hebat dan sanggup melanjutkan kepemimpinan yang tangguh di masa yang akan datang.(Sfi)

Read More
DSC_0045

Tahun 2016, Karanganyar Akan Memiliki Karanganyar Komando Center

????????????????????????????????????

Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo bersama dua narasumber Sri Hastjarjo (Akademisi UNS) dan Joko Dwi Hastanto (Wartawan Cetak Suara Merdeka) pada Workshop Forum Kehumasan, Kamis (17/9) di Ruang Podang II Setda Karanganyar.

????????????????????????????????????

Peserta menyimak : PPID SKPD se Kabupaten Karanganyar pada Workshop Forum Kehumasan yang diadakan oleh Dishubkominfo Karanganyar.

????????????????????????????????????

Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo saat menyampaikan maksud dan tujuan forum Kehumasan.

????????????????????????????????????

Peran Bidang Kominfo pada Dishubkominfo Karanganyar sebagai Humas Pemerintah untuk selalu dapat bekerjasama dan berkoordinasi yang baik dengan Media Massa sebagai Mitra Kerja dalam membantu mempublikasikan informasi.

????????????????????????????????????

Itu kuncinya : Kegiatan yang menarik untuk menjadi bahan liputan media, narasumber Wartawan Suara Merdeka Joko Dwi Hastanto saat menyampaikan materi dihadapan peserta Workshop.

????????????????????????????????????

Sri Hastjarjo (Akademisi UNS) menjelaskan Ruang Publik sebagai salah satu fungsi media untuk memberi ruang bagi anggota masyarakat untuk memperdebatkan isu-isu publik dalam semangat kesetaraan.

????????????????????????????????????

Gagasan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Tahun 2016 KARANGANYAR KOMANDO CENTER sebagai pusat informasi publikasi di wilayah Kab. Karanganyar

????????????????????????????????????

Keseimbangan : karanganyarkab.go.id sebagai website terbaik tingkat Nasional yang selalu menyampaikan berita-berita akurat terpercaya terkait kegiatan yang dilakukan Pemerintah untuk kemajuan Karanganyar sehingga menimbulkan kepercayaan masyarakat.

Karanganyar sebagai salah satu Kabupaten peraih prestasi website tiga terbaik tingkat Nasional, memotivasi Humas Dishubkominfo Karanganyar khususnya untuk terus menginformasikan kepada masyarakat terkait kegiatan yang sedang, tengah atau yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karanganyar.

“Alhamdulillah, kemarin website karanganyarkab.go.id mendapat juara ketiga Kabupaten-Kota (KABTA) Web Awards 2015 tingkat Nasional. Karena kita aktif meng upload informasi-informasi terkait yang tengah dilakukan oleh Pemerintah untuk kemajuan Karanganyar. Dan rencana untuk tahun 2016 kedepan ruang Garuda 2 Kantor Sekretariat Daerah akan dijadikan sebagai Karanganyar Komando Center. Dengan konsep untuk tiap area publik ada pemantauan CCTV ditunjang kesiapan data yang lengkap. Dengan konsep tersebut, informasi kita sajikan dengan baik untuk masyarakat, sehingga apa yang kita lakukan atau perbuat dapat diketahui masyarakat dengan harapan akan menimbulkan trust/rasa percaya masyarakat terhadap Pemerintahan yang tengah bekerja,” terang Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi widodo saat menyampaikan sambutannya pada Forum Kehumasan, kemarin Kamis (17/9) di ruang Podang II Setda Karanganyar.

“Dari informasi yang kita publikasikan tersebut akan ada keseimbangan antara yang diperbuat Pemerintah dan diketahui masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu pada kesempatan yang sama Kepala Dishubkominfo Kabupaten Karanganyar Agus Cipto Waluyo menyampaikan bahwa maksud dan tujuan diadakannya Forum Kehumasan ini adalah untuk memberikan wawasan dan pemahaman yang komperhensif mengenai pelaksanaan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi Publik (KIP) sekaligus memberdayakan keberadaan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di masing-masing Dinas/Instansi Pemerintah khususnya untuk dapat menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 80 peserta yang diikuti PPID SKPD dilingkup Karanganyar, Wartawan Media cetak/elektronik di wilayah Karanganyar serta Staf Dishubkominfo Karanganyar.

Forum Kehumasan yang mengusung tema “Optimalisasi Peran Pendidikan Media Massa” tersebut menghadirkan dua narasumber yakni Sri Hastjarjo dari Akademisi UNS dan Joko Dwi Hastanto dari wartawan Cetak Suara Merdeka.

Sri Hastjarjo menyampaikan tentang Media menjadi alat belajar utama tentang : 1. Efek Kultivasi media massa, media menjadi alat belajar utama tentang masyarakat dan kultur (budaya) yang ada di lingkungan khalayak, persepsi yang terbangun di benak khalayak tentang dunia ini (Worldview) sangat ditentukan oleh isi media, 2. Fungsi Media massa : Pengawasan (melaporkan apa yang terjadi dalam masyarakat), Korelasi (memberi makna pada apa yang terjadi), Pendidikan (pewarisan nilai), hiburan. Sehingga menarik perhatian khalayak kepada isu isu penting dalam masyarakat dan memberikan contoh bagaimana mengembangkan kemampuan komunikasi.

Selanjutnya Joko Dwi Hastanto menekankan pada penggunaan media untuk kepentingan apapun, terutama kepentingan mendidik masyarakat dan siapkan kemasan kegiatan yang menarik untuk menjadi bahan liputan media. Itu kuncinya. ind/ad/pcu

Read More
DSC_0110-copy

Tengah Malam Hingga Subuh Bupati Kunjungi Masyarakat

Karanganyar, Senin (21/09/2015)
Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Sekretaris Daerah Samsi, dan para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Karanganyar mendatangi dua acara berbeda dan lokasi yang berbeda pula, pada tengah malam hingga subuh, Sabtu (19/09).

Rombongan berangkat ke tujuan pertama yang dituju pukul 00.00 WIB, yakni pertujukan wayang kulit di Desa Bandardawung, Kecamatan Tawangmangu. Ditempat tersebut diadakan acara bersih dusun bagi masyarakat setempat.

Bupati Juliyatmono pada acara itu meminta untuk tetap melestarikan budaya jawa seperti pagelaran wayang kulit.

“Wayang kulit harus tetap kita jaga kelestariannya. Jangan sampai hilang. Saya juga mengapresiasi bahwa di Kabupaten Karanganyar banyak bermunculan dalang-dalang cilik yang hebat-hebat,” katanya.

Selanjutnya, pada kunjungan ke dua, rombongan tersebut mendatangi kegiatan Subuh Keliling (Suling) di Masjid Ar Rohman di Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso.

Kegiatan Subuh Keliling merupakan salah satu program dari visi Peningkatan kualitas keagamaan dan sosial budaya.

Pada tahun 2015 ini, terdapat 17  masjid di 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Dimulai dari 25 April 2015 sampai 19 Desember 2015.

“Kita sebagai umat manusia harus tetap meningkatkan keimanan dan ketakwaan. Saya juga meminta agar masyarakat di Desa Beruk ini bisa tetap menjaga persatuan dan kesatuan, sehingga terjaga kerukunan warga,” katanya.
Pada kesempatan itu, Bupati memberikan berbagai bantuan untuk masyarakat setempat. pd

Read More
DSC_0065

Buka Pelatihan ke 31, OISCA Cetak Kader Pembangunan Masyarakat

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melihat hasil pertanian holtikultura dari alumni OISCA Training Center Karangpandan

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melihat hasil pertanian holtikultura dari alumni OISCA Training Center Karangpandan

Karanganyar, Jumat (18/09/2015)
Organization for Industrial, Spiritual, and Cultural Advancement (OISCA) Karanganyar membuka pelatihan untuk ke 31. Pelatihan itu diikuti sebanyak 18 orang siswa pelajar.

Pada pembukaan pelatihan wirausaha muda agribisnis ke 31, di Kantor dan Asrama OISCA Karanganyar, Desa Doplang, Kecamatan Karangpandan, Kamis (17/09) dikenalkan peserta pelatihan. Mereka tidak saja dari Kabupaten Karanganyar, namun ada yang berasal dari perwakilan Kabupaten/Kota di Provinsi NTT, Maluku Utara, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

“OISCA Training Center Karanganyar mengabdi kepada masyarakat untuk meningkatkan SDM dengan mencetak kader-kader di bidang pertanian, wirausaha, lingkungan hidup dan sosial kemasyarakatan,” kata Direktur OISCA TC Karanganyar Mulyono Herlambang.

Di tempat tersebut, terdapat pelatihan maupun tempat pemagangan untuk pemuda-pemudi yang tertarik di bidang pertanian, SMK Pertanian, dan mahasiswa Perguruan Tinggi dalam kegiatan Praktik Kerja Lapang (PKL).

“Bagi siswa pelatihan reguler berlangsung selama sembilan bulan. Kalau untuk PKL bisa empat bulan,” katanya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyematkan topi ke siswa sebagai tanda pembukaan pelatihan

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyematkan topi ke siswa sebagai tanda pembukaan pelatihan

Selain pelatihan pertanian holtikultura, OISCA TC Karanganyar juga melaksanakan program pelestarian lingkungan hidup melalui kegiatan CFP (Children’s Forest Program), PFP (People’s Forest Program), dan penghijauan mangrove.

Dijelaskan pula, dari tahun 1983 sampai tahun 2014/2015 telah ada siswa reguler tercatat 611 alumni, magang 3.044 alumni, dan tamu 12.631 orang.

“Untuk pelatihan ke 31 ini diikuti peserta reguler 18 orang, dan 46 peserta PKL maupun magang,” ujar alumni OISCA Nishi Training Center Jepang itu.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka pelatihan ke 31 mengatakan, OISCA Karangpandan telah menghasilkan generasi hebat dibidang agribisnis.

“Bisnis itu bisa dikembangkan secara terus menerus. Kedepan Kabupaten Karanganyar menjadi contoh menghasilkan produk agribisnis yang baik,” katanya. pd

Read More
DSC_0047

Karanganyar Jadi Tempat Penyelenggaraan Bulan Pengurangan Resiko Bencana

Rapat Koordinasi antar instansi di Kabupaten Karanganyar

Rapat Koordinasi antar instansi di Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Jumat (18/09/2015)
Kabupaten Karanganyar menjadi salah satu tempat Penyelenggaraan Bulan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Tahun 2015, yang akan di laksanakan pada bulan Oktober mendatang.
Kegiatan dari Badan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berupa simulasi penanggulangan bencana dan pembuatan lubang biopori. Dua desa menjadi tempat acara, yakni di Desa Balong, Kecamatan Jenawi, dan di Desa Botok, Kecamatan Kerjo.
Kepala Bidang Perencanaan Siaga BNPB Eny Supartini dalam rapat koordinasi penguatan kesiapsiagaan penanggulangan bencana di rumah dinas bupati Karanganyar, Kamis (17/9) mengatakan rencananya, simulasi penanggulangan bencana dalam rangkaian bulan PRB 2015 bakal diadakan di Desa Balong, Jenawi sedangkan pembuatan lubang biopori di Desa Botok, Kerjo.
“Menjadi tuan rumah terpilih adalah Provinsi Jawa Tengah. Tanggal 9 Oktober, sekitar 240 orang akan mengikuti sekolah penanggulangan bencana di Desa Balong, sedangkan tanggal 10 Oktober sebagai pelaksanaan evakuasi mandiri,” jelasnya.
Selain itu terdapat pula di Desa Botok akan diikuti 140 orang peserta dengan rangkaian materi berikutnya.
Kegiatan pucak bulan PRB 2015 dengan tema ‘Ketangguhan Masyarakat, Ketangguhan Daerah dan Ketangguhan Nusantara’ ini sekaligus mendorong pemenuhan standardisasi internasional terhadap personel kebencanaan dari berbagai instansi formal maupun sukarelawan.
“Ada sekitar 46 kegiatan yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang mulai seminar maupun lomba,” kata Eni.
Ditambahkan oleh Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Karanganyar, Nugorho, pada pelaksanaan PRB 2015 ini juga untuk peresmian rumah relokasi di Desa Balong pada 11 Oktober, dan direncanakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan jajaran BNPB akan menghadiri acara tersebut. pd

Read More