Category: Berita

DSC_0193

Juliyatmono : ”terus galakkan sosialisasi ZIS”

kominfo

Penyerahan Piala dan Piagam Juara Pawai Taaruf Menyambut 1 Muharram 1437H Oleh Bupati Karanganyar Kepada Pemenang

kominfo

Sambutan Pengarahan Oleh Bupati Karanganyar

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar meenyampaikan perolehan ZIS untuk bulan Oktober 2015 terkumpul sebesar 523 juta 912 ribu 115 rupiah.

“Jumlah tersebut belum semuanya, karena masih ada beberapa instansi baik Pemerintah/Swasta yang belum menyetorkan ZIS/zakat infaq sodaqoh. Kami akan terus menyosialisasikan agar perolehan ZIS terus meningkat dan pentashorufan untuk yang berhak agar membawa keberkahan dari Alloh SWT,” kata Abdul Mu’id selaku Pengurus BAZNAS Karanganyar saat melaporkan kegiatan pada Sarasehan BAZNAS, Selasa (27/10/2015) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut juga dilangsungkan Mangayubagyo kedatangan Jama’ah Haji Kabupaten Karanganyar 1436 H/2015 M kloter 66 dan 67 dengan jumlah keseluruhan 393 Jama’ah, yang tiba ke tanah air, Jum’at malam (23/10/2015) dan sabtu siang (24/10/2015) kemarin.

“Kondisi jama’ah Haji Karanganyar baik kloter 66 dan 67 Alhamdulillah sehat semua. Beberapa musibah yang terjadi di tanah suci Makkah kemarin, Alhamdulillah kami bersyukur jama’ah Haji Karanganyar selamat semua, tidak ada kurang suatu apapun. Ibadah kami juga berjalan lancar dan tertib. Di sana kami selalu berdoa memohon perlindungan dan meminta yang terbaik. Dan kami juga meminta agar diturunkan hujan di Indonesia, dan Karanganyar khususnya karena banyaknya berita tentang kebakaran hutan di Indonesia,” tutur Hj. Warsini selaku Tim Haji Kabupaten Karanganyar sekaligus Wakil Ketua II DPRD Karanganyar dalam sambutannya dihadapan Bupati Karanganyar, Forkompinda, Jajaran SKPD serta Jama’ah haji Karanganyar.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono secara simbolis menyerahkan Piala dan Piagam Juara Pawai Taaruf Menyambut 1 Muharram 1437H yang telah dilaksanakan pada Rabu (14/10) kemarin.

  1. Tingkat RA/BA/TK sebagai  Juara I (RA. ALHIDAYAH, Masjid Agung Karanganyar) Juara II         (RA. SUDIRMAN Ngunut, Jumantono) Juara III ( TK. AL AZHAR AL MUSTAQIM Jetis Cerbonan, Karanganyar)
  2. Tingkat SD/MI sebagai Juara I (MI. NEGERI Karangmojo, Tasikmadu) Juara II                           (MI. MUHAMMADIYAH Karanganyar) Juara III ( SD NEGERI 02 Bejen Karanganyar)
  3. Tingkat SMP/MTs/TPQ sebagai Juara I (MTs. NEGERI Karanganyar) Juara II (SMP NEGERI 5 Karanganyar) Juara III ( MTs. NEGERI Karangmojo, Tasikmadu)

Dalam sambutannya Bupati menghimbau kepada BAZNAS Karanganyar untuk terus menyosialisasikan ZIS/zakat infaq shodaqoh untuk kemashlahatan umat.

“Sekarang ada tradisi baru menyambut datangnya Tahun baru Islam (1 Muharram) yakni dengan mengadakan Pengajian sekaligus Launching Majelis Takon (Tausiah dan Konsultasi) yang ditutup dengan sholat malam 1 Juz dan witir yang telah dilaksanakan di Masjid Agung Karanganyar pada Selasa malam (13/10/2015) kemarin.

Tradisi baru ini bertujuan mendidik generasi muda agar selalu bersyukur dan meningkatkan ketaqwaan kepada Alloh SWT. Begitu juga dengan menyambut HUT Karanganyar, malam ini akan diadakan pengajian di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar,” Terang Juliyatmono dihadapan peserta Sarasehan BAZNAS.

“ Saya menghimbau khususnya kepada Pengurus BAZNAS untuk terus menggalakkan sosialisasi ZIS. Agar perolehan ZIS dari bulan ke bulan ada peningkatan. Karena ZIS yang terkumpul, pentashorufannya diperuntukkan untuk orang-orang yang telah diatur dalam hukum Islam, untuk kemashlahatan umat dan ini merupakan amal sholeh dan amal jariyah kita semua, semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung dan mendapat surganya Allah SWT. Amiin,” harap Bupati.

Acara diakhiri dengan pemgembalian Paspor Jama’ah Haji oleh Kementerian Agama Karanganyar. Ad/ind

Read More
DSC_0140 – Copy

Gunung Lawu Terbakar, Penyelamatan Fasum Jadi Prioritas

Gunung Lawu masih terlihat kepulan asap kebakaran dilihat dari perbatasan Karanganyar (Jateng)-Magetan (Jatim)

Kepulan asap kebakaran Gunung Lawu masih terlihat dari perbatasan Karanganyar (Jateng)-Magetan (Jatim)

Karanganyar, Senin (26/10/2015)
Akibat terbakarnya Gunung Lawu menjadi prioritas untuk mengamankan fasilitas umum (fasum) di Cemoro Kandang, Kecamatan Tawangmangu dan Cemoro Sewu di Kabupaten Magetan, selain upaya pemadaman.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar Nugroho mengatakan saat ini mengantisipasi akibat kebakaran dengan siaga mengamankan fasum jika ada api yang menjalar sampai pemukiman.

“Seperti di Cemoro Sewu, Jawa Timur sudah mengarah ke pemukiman. Tetap waspada agar jaringan air jangan sampai terbakar, listrik, dan arus lalu-lintas karena tanah sudah mulai goyah,” kata Nugroho, Senin (26/10) di Cemoro Kandang.

Nugroho juga menjelaskan upaya pemadaman terus dilakukan dengan mengerahkan Pemadam Kebakaran dari Surakarta, Sukoharjo, Wonogiri, Sragen, dan Klaten, Boyolali, dan Magetan.

Peristiwa kebakaran Gunung Lawu yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Timur itu Minggu (25/10) siang, sudah menjalar sampai titik mulai pendakian di Cemoro Sewu. Namun di wilayah Kabupaten Karanganyar belum ada penentuan status bencana kebakaran.

Perlu diketahui, kedua tempat pos pendakian itu berdekatan dan hanya dipisahkan dengan sungai dan masing-masing bukit terdapat pohon-pohon besar hampir berdekatan.

“Sampai saat ini belum ada penentuan siaga kebakaran, sambil kita pantau terus perkembangannya sampai tiga hari kedepan,” ucapnya.

Dia juga mengatakan Minggu (25/10) di pos satu ada gerakan api dan sudah digerakan relawan rombongan pertama 19 orang untuk memadamkan api diatas, yang kedua ada 15 orang.

“Diketahui ada dua titik api di pos 1, Cemoro Kandang petak 63N dan 63O. Kalau dilihat dari sebelah utara terlihat jelas api sangat besar sekali,” katanya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo memantau kebakaran tersebut di pos Cemoro kandang.

“Dengan melihat situasi seperti itu kita mencegah meluasnya kebakaran hutan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar sudah melokalisir sejak kemarin, Minggu (25/10),” kata Bupati Juliyatmono.

Dia juga mengatakan penyebaran api bisa karena bara api setelah membakar pohon atau batu kemudian apabila terkena angin dan membakar yang lainnya.

“Bisa juga percikan api yang jatuh dan menyebar dibawahnya. Tentunya ada upaya keras dengan memadamkan api,” katanya. pd

Read More
DSC_0092

Wirausahawan dan Disabilitas Karanganyar Terima Bantuan Sarana Usaha

Kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Pengarahan Setelah Memberikan Bantuan Secara Simbolis Kepada Penerima Bantuan

kominfo

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Memberikan Secara Simbolis Bantuan Kepada Penerima Bantuan

Guna mewujudkan salah satu misi Pemerintah Kabupaten Karanganyar yakni menciptakan 10.000 wirausahawan mandiri. Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi  (Dinsosnakertrans) Karanganyar menyelenggarakan kegiatan  Penyerahan Bantuan Sarana Usaha, Senin (23/10/2015) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Bantuan sarana usaha ini berasal dari APBN (Pusat) yang ditujukan pada kegiatan wirausaha mandiri, kegiatan pemberdayaan tenaga kerja penyandang disabilitas dan kegiatan pemberdayaan tenaga kerja muda dan wanita.

“Sebelumnya para penerima bantuan usaha ini telah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Kementerian Tenaga Kerja, khususnya untuk para tenaga kerja muda dan wanita. Mereka telah dibekali dengan pelatihan oleh Pusat karena ini berkaitan langsung dengan pengiriman tenaga kerja keluar negeri.  Sedangkan wirausaha mandiri dan difabel, mereka juga telah dilatih baik secara manajemen dan tekniknya oleh Dinas Sosial Karanganyar  sehingga bantuan yang diterima dapat untuk melanjutkan kegiatan usahanya”, kata Kepala Dinsosnkertrans Karanganyar, Agus Heri Bindarto.

Dalam laporannya ia juga menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan ini tidak lain adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan manajemen usaha, mengurangi pengangguran sekaligus menciptakan lapangan kerja sebagai salah satu wujud menciptakan 10.000 wirausahawan mandiri di Kabupaten Karanganyar.

“Bantuan sarana usaha dari APBN ini berupa 50 unit mesin jahit, 25 buah sangkar burung, 25 unit set rintisan pengelolaan pertanian (peralatan pengorengan, kompor, gas), 30 unit kompressor/peralatan bengkel untuk disabilitas dan mesin obras peralatan penggiling jagung, gerobak bakso motor”, terang Kepala Dinsosnakertrans Karanganyar dihadapan Bupati , Wakil Bupati dan 160 peserta wirausaha penerima sarana bantuan usaha.

Sementara itu  Bupati Karangnyar Juliyatmono saat menyampaikan arahannya menghimbau kepada peserta penerima bantuan agar benar-benar menggunakan dengan baik sarana bantuan usaha yang telah diterima.

“Saya akan cek lagi, apakah bantuan yang diterima ini digunakan benar untuk melanjutkan usahanya, terlebih lagi sebelumnya sudah dilatih secara manajemen dan teknik. Syukur-syukur setelah menerima bantuan ini, usahanya semakin berkembang , semakin maju, sukses. Justru usaha-usaha yang sukses ini yang oleh Pemerintah akan diberi bantuan lagi supaya dapat memperluas lapangan kerja”, tutur Bupati Karanganyar Juliyatmono dihadapan peserta wirausaha.

“Bantuan sarana usaha yang diterima jangan sampai dijual. Ini untuk modal memajukan sekaligus mengembangkan usaha. Untuk mencukupi kebutuhan hidup baik sandang, pangan sekaligus memberi peluang usaha untuk yang belum memiliki pekerjaan. Harapan saya, dikerjakan dengan baik  semoga ini menjadi sarana bapak ibu mendapat rejeki yang berkah dan melimpah”, pesan Juliyatmono.

Selanjutnya dilakukan penyerahan bantuan sarana usaha secara simbolis oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono yang didampingi Wakil Bupati Rohadi Widodo dan Kepala Dinsosnakertrans kepada perwakilan peserta wirausaha mandiri. Ad/ind

Read More
DSC_0044

7000 orang laksanakan Sholat Istisqo’

kominfo

Siswa SD terlihat memenuhi deret sap untuk melaksanakan Sholat Istisqo

kominfo

Bupati Karanganyar Bersama Wakil Bupati Karanganyar Saat Melaksanakan Sholat Istisqo

Musibah pembakaran lahan dan kebakaran gunung yang melanda bangsa Indonesia, terlebih Gunung Lawu yang dalam bulan Agustus-Oktober ini telah terjadi 2x kebakaran di wilayah Jawa Tengah menggugah hati Bupati Karanganyar Juliyatmono untuk berbuat sesuatu. Senin (26/10) Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar bersama rekan-rekan Forkompinda dan dihadiri juga oleh anggota TNI, Polri, jajaran SKPD dilingkup Pemkab Karanganyar bersama ribuan anak sekolah dari tingkat SD-SMA/SMK melaksanakan Sholat Istisqo (sholat meminta hujan) di Alun-Alun Karanganyar. Bertindak sebagai imam sholat, Badaruddin yang merupakan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Karanganyar dan khotib oleh Abdul Mu’id Ketua Baznas Karanganyar.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan keprihatinannya atas ulah manusia yang merusak alam tanpa memikirkan dampaknya bagi sesama makhluk hidup. Untuk itu Bupati berharap kepada warga Karanganyar untuk menjaga lingkungan sekitar.

“Sholat Istisqo siang ini kita laksanakan sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon segera turun hujan untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di Gunung Lawu maupun tempat lain”, ujar Juliyatmono. ad+in

Read More
DSC_0141

Launching Hari Jadi Kabupaten Karanganyar Ke-98

 

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo ikut serta senam sehat bersama karyawan/wati PNS dilingkup Karanganyar, Jum’at pagi (23/10/2015) di Alun Alun Karanganyar.

Karanganyar, Jum’at pagi (23/10/2015) bertempat di Alun Alun Kabupaten Karanganyar dilaksanakan Senam Pagi Bersama yang diikuti Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Forkompinda, Jajaran Kepala SKPD, DWP, PKK, SSI dan seluruh karyawan/wati PNS dilingkungan Karanganyar . Senam Bersama ini merupakan salah satu kegiatan dalam rangka menyambut Hari Jadi ke-98 Kabupaten Karanganyar Tahun 2015 dengan mengusung tema Karanganyar Maju dan Sehat”.

Ikuti Gerakan Instruktur : Ketua TP PKK Karanganyar sekaligus Isteri Bupati Karanganyar Siti Chomsya Juliyatmono bersama isteri Wakil Bupati Hardiasri Rohadi Widodo melakukan senam sehat bersama.

Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada semua pihak atas dukungan dan partisipasinya menyambut HUT Karanganyar ke-98.

Formasi Lengkap: Bupati Karanganyar, Wakil Bupati bersama Forkompinda Karanganyar.

“Matur nuwun kepada Jajaran Pemerintah, swasta, para pelajar sebagai generasi muda serta masyarakat yang terus mendukung dan berpartisipasi menyambut hari jadi Kabupaten Karanganyar di usianya yang ke-98 di tahun 2015 ini. Semoga dengan pembangunan infrastruktur secara menyeluruh dapat terus memajukan dan menjadikan Karanganyar lebih baik lagi kedepannya demi terwujudnya masyarakat yang maju, tenteram dan sejahtera,” tutur Bupati.

Semangat sambut HUT Kabupaten Karanganyar ke-98.

Juliyatmono mengatakan bahwa lahirnya Kabupaten Karanganyar tidak bisa dipisahkan dengan sejarah perjuangan Raden Mas Said atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pangeran Samber Nyawa saat menyerang penjajah Belanda sekaligus sebagai pendiri Kabupaten Karanganyar.

“Semboyan Tri Dharma RM. Said, yakni Rumangsa Melu Handarbeni, Rumangsa Wajib Hangrungkebi, Mulat Sarira Hangrasawani yang memiliki arti bahwa ajaran kebaikan ikut memiliki dan membela keberadaan Negara, kekayaan Negara, aneka ragam bahasa bukanlah hal yang mudah dikerjakan namun harus diusahakan agar cita –cita kemerdekaan dan keadilan sosial dapat diwujudkan bersama. Semboyan ini sangat inspiratif sehingga semestinya menjadi pedoman bagaimana membangun Karanganyar dan Indonesia,” terang Juliyatmono dihadapan para peserta senam yang disambut dengan tepuk tangan.

Pelepasan Balon ke udara sebagai tanda Launching Logo HUT Kabupaten Karanganyar ke-98.

Bupati juga menambahkan bahwa dengan diselenggarakannya berbagai kegiatan HUT Karanganyar dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“ Saya berharap dengan digelarnya serangkaian acara dalam rangka memeriahkan HUT Karanganyar ke-98 ini dapat menarik antusias pengunjung lebih banyak lagi yang akan berdampak pada meningkatnya PAD Karanganyar utamanya di tiga bulan terakhir ini Oktober, November dan Desember sehingga akan terus mendorong kemajuan Karanganyar lebih baik lagi,” harap Juliyatmono.

Bupati, Wakil Bupati bersama Forkompinda saat membuka Selubung Rangkaian Acara HUT Karanganyar.

Berbagai agenda kegiatan memeriahkan Hari Jadi Karanganyar ke-98.

Usai pelaksanaan senam bersama dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara sebagai tanda Launching Logo HUT Kabupaten Karanganyar ke-98 sekaligus Pembukaan Selubung Kegiatan Rangkaian Hari Jadi. ind/ft

 

 

Read More
aku – Copy

Jamaah Haji Kloter 66 dan 67 Tiba di Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan selamat datang untuk jamaah haji kloter 66

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan sambutan selamat datang untuk jamaah haji kloter 66

Karanganyar, Sabtu (24/10/2015)
Kelompok Terbang (Kloter) 66 dan 67 dari Kabupaten Karanganyar telah tiba kembali ke rumah masing-masing, setelah menempuh perjalanan dengan pesawat terbang sekitar 11 jam.

Kedatangan pertama untuk kloter 66 dengan jumlah 306 jamaah haji di Bandara Adi Sumarmo sekitar pukul 22.30 WIB, kemudian mereka masuk Gedung Muzdalifah, Debarkasi Haji Donohudan, Boyolali pukul 23.10 WIB, Jumat (23/10).

Ditempat tersebut, kedatangan mereka disambut oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar Mustain Ahmad, dan Sekretaris Daerah Samsi.

“Selamat datang kembali ke Kabupaten Karanganyar dengan selamat. Keluarga sudah menunggu,” kata Bupati Juliyatmono.

Selanjutnya, dari tempat tersebut, rombongan haji diangkut dengan tujuh bis. Satu bis untuk wilayah Colomadu, kemudian enam bis menuju Masjid Agung Kabupaten Karanganyar, untuk dijemput keluarga masing-masing.

Ditempat yang sama Mustain Ahmad meminta agar sebanyak 393 total jamaah haji tahun 2015, untuk melakukan pemeriksaan kesehatan 14 hari sejak kepulangan.

“Apabila ada penyakit yang terbawa dari Arab Saudi. Sakit atau tidak sakit tetap diperiksakan,” katanya.

Kemudian keesokan hari, Sabtu (24/10), kloter 67 dengan jumlah 87 haji tiba di Donohudan sekitar pukul 10.45 WIB. pd

 

Read More
DSC_0216

Peresmian Kegiatan DAK Bidang Prasarana Pemerintah dan Transportasi Pedesaan TA 2014

DSC_0205

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri Saat Menandatangani Prasasti Gedung Kantor Yang Diresmikan Didampingi Oleh Bupati Karanganyar Beserta Wakil Bupati Karanganyar

DSC_0226

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Didampingi Bupati Karanganyar Saat Memasuki Gedung Kantor Kecamatan Kerjo

kominfo

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Bersama Bupati Karanganyar Melihat Salah Ruangan Yang Ada di Kantor Kecamatan Kerjo

Bertempat di Kantor Kecamatan Kerjo, Jumat (23/10) Kegiatan DAK Bidang Prasarana Pemerintah dan Tranportasi Pedesaan TA 2014 Kabupaten Karanganyar diresmikan oleh Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI DR. H. Muh Marwan, M.Si. Hadir dalam acara tersebut Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar bersama Forkompinda Kab. Karanganyar, tampak pula beberapa SKPD terkait di lingkup Pemkab Karanganyar turut mengisi bangku tamu.

Pembangunan yang menggunakan dana DAK TA 2014 sebesar Rp. 57.238.710.000,00 ini berfokus pada 15 bidang sasaran, seperti bidang Keluarga Bencana, Pertanian, Kehutanan, Lingkungan Hidup, Kesehatan, Kelautan dan Perikanan, Keselamatan Transportasi Darat, Pendidikan, Jalan, Irigasi, Air Minum, Sanitasi, Perdagangan, Prasarana Pemda dan Transportasi Pedesaan.  ad

Read More
DSC_0071

20 Ribu Hektar Sawah Dapat Jatah Asuransi

Kabupaten Karanganyar mendapat jatah 20.000 hektar sawah untuk diasuransikan

Kabupaten Karanganyar mendapat jatah 20.000 hektar sawah untuk program  Asuransi Pertanian

Karanganyar, Jumat (23/10/2015)
Dari tujuh Kabupaten di Jawa Tengah tahun 2015, Kabupaten Karanganyar mendapat jatah dari Pemerintah Pusat seluas 20.000 hektar sawah mendapatkan asuransi pertanian.

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah Kuspriyanti, Kamis (22/10) saat Sosialisasi Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP), di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Asuransi itu bermanfaat bagi petani yakni mendapat ganti rugi bila usahanya gagal panen dikarenakan kebanjiran, kekeringan maupun organisme penggangu tanaman,” kata Kuspriyanti.

Lokasi Asuransi Usaha Tani Padi dilaksanakan pada sawah irigasi, dengan prioritas wilayah sentra produksi padai dan wilayah penyelenggaraan UPSUS padi dan atau terletak dalam satu hamparan dalam satu kecamatan atau wilayah sekunder.

“Ganti rugi ini diberikan dengan syarat apabila umur umur tanaman setelah melewati 10 hari setelah tanaman, dan luas kerusakan mencapai lebih 75 persen pada setiap luas petak alami,” katanya.

Kuspriyanti lebih menjelaskan harga pertanggungan ditetapkan sebesar Rp. 6.000.000 per hektar. Sedangkan total premi asuransi sebesar Rp. 180.000 per hektar.

“Pemerintah memberikan bantuan premi sebesar Rp. 144,000,00 per hektar dan petani hanya membayar Rp. 36,000,00 per hektar,” katanya.

Selain itu, jika luas lahan yang diasuransikan kurang atau lebih dari satu hektar, maka besarnya premi dihitung secara proposional.

Pada kesempatan itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura (TPH) Dinas Pertanian Tanaman Pangan Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Kabupaten Karanganyar, Danik Sih Handayani, menambahkan pembayaran ganti rugi atas klaim paling lambat 14 hari kalender sejak Berita Acara Hasil Pemeriksaan Kerusakan, dan melalui pemindah bukuan ke rekening Tertanggung. pd

Read More
DSC_0383

Penjelasan terhadap Rancangan KUA-PPAS TA 2016 Kabupaten Karanganyar

DSC_0391

Bupati Karanganyar Menyerahkan Dokumen KUA PPAS Kepada Ketua DPRD Karanganyar

Tahun 2016 adalah tahun ketiga dalm pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Karanganyar, dengan tema pembangunan “Penguatan Infrastruktur Ekonomi Kerakyatan dan Pelayanan Dasar”.  Yang mana tema ini diterjemahkan melalui kebijakan umum, diantaranya :

  1. Penerapan wajib belajar 12 tahun dan skema pendidikan gratis
  2. Peningkatan prestasi siswa di bidang pendidikan, olah raga dan seni budaya
  3. Penerapan pendidikan berkarakter
  4. Pembiayaan pelayanan kesehatan gratis
  5. Penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan primer/dasar diutamakan fasilitas kesehatan  pemerintah (Puskesmas dan jaringannya) di etiap kecamatan yang memadai dan berkualitas, penyediaan fasilitas pelayanan lanjutan diutamakan fasilitas kesehatan pemerintah (RSUD) yang memadai dan berkualitas serta penyediaan fasilitas kesehatan primer dan lanjutan terakreditasi
  6. Peningkatan upaya kesehatan berbasis masyarakat
  7. Pembangunan dan peningkatan infrastruktur air bersih
  8. Penerapan sistem penanggulangan banjir terpadu
  9. Bantuan permodalan untuk usaha mikro
  10. Peningkatan produktivitas hasil pertanian, perkebunan dan perikanan
  11. Pengembangan produk unggulan dengan kualitas, harga dan kemasan yang berdaya saing
  12. Mendorong kewirausahaan masyarakat
  13. Membangun sistem distribusi dan pemasaran komoditas unggulan dari tiap desa
  14. Pemberdayaan koperasi di tiap desa
  15. Mendorong kerukunan hidup beragama.

Berpijak dari beberapa hal tersebut kita telah menyusun Rancangan KUA-PPAS Tahun 2016 untuk dapat kita sepakati bersama dapat digunakan untuk :

  1. Menyiapkan rancangan kebijakan daerah berkaitan dengan APBD yang meliputi kerangka  ekonomi makro, sumber pendapatan, belanja dan pembiayaan serta asumsi-asumsi yang mendasarinya.
  2. menentukan urutan prioritas program dan kegiatan masing-masing urusan pemerintahan daerah serta plafon maksimal batas anggran sementara kepada SKPD.
  3. Memberikan kejelasan landasan dalam rangka penyusunan Rencana Klerja Anggaran (RKA) SKPD.
  4. Acuan atau dasar bagi penyusunan RAPBD Kabupaten Karanganyar Tahun 2016.
  5. Pedoman dasar penilaian kinerja keuangan daerah dalam satu tahun anggaran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar tahun 2016.
  6. Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono pada Sidang Paripurna dengan agenda Penyampaian Nota Penjelasan Bupati Karanganyar Terhadap Rancangan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum APBD (KUA) Tahun Anggaran  2016 serta Parioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2016, Kamis (22/10/2015) di Gedung Paripurna DPRD Karanganyar.

Adapaun pokok-pokok kebijakan umum anggaran pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan tahun 2016 adalah sebagai berikut :

  • Pendapatan : Target Anggaran pendapatan diperkirakan mencapai Rp. 1.568.703.521.000,- atau turun 2,89% dari Tahun Anggaran 2015 Penetapan, yang diperoleh dari : Pendapatan Asli Daerah (PAD) diperkirakan mencapai Rp. 205.094.450.000,- atau naik 13,27% dari PAD tahun anggaran 2015 penetapan. Dana Perimbangan sebesar Rp. 927.557.040.000,- atau turun 5,68% dari tahun 2015 penetapan, pada Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp. 906.446.527.000,- sama dengan tahun anggaran 2015 penetapan. Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah diperkirakan dapat  mencapai Rp. 436.052.031.000,- atau turun 3,31% dari tahun anggaran 2015 penetapan.
  • Belanja : Belanja di tahun 2016 secara keseluruhan direncanakan sebesar Rp. 1.617.703.521.000,- atau turun sebesar 4,31% dibandingkan penetapan tahun 2015.
  • Pembiayaan : Penerimaan pembiayaan diperoleh dari SilPA 2015 sebesar Rp. 75.000.000.000,- yang direncanakan akan digunakan untuk pengeluaran pembiayaan berupa penyertaan modal (investasi) di Bank Jateng dan BUMD sebesar Rp. 26.000.000.000,-.“ Dengan Rancangan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan tujuan pembangunan,” jelas Bupati dihadapan Dewan, Forkompinda dan Jajaran SKPD lingkup Kabupaten Karanganyar. ad/ind

Read More
DSC_0039

Ratusan Murid Ikuti Lomba MAPSI

Karanganyar, Kamis (15/10/2015)
Ratusan murid Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) mengikuti Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (MAPSI) Tingkat Kabupaten Karanganyar tahun 2015, Selasa (13/10).

Lomba tersebut diikuti sebanyak 700 murid dan terdapat 16 cabang perlombaan, dengan tempat pelaksanaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Masjid Agung, Gedung Guru, Gedung PKPRI dan Dekopinda.

“Peserta merupakan perwakilan dari 17 kecamatan dari hasil seleksi,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karanganyar Sutarno, saat acara pembukaan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Salah satu peserta lomba MAPSI saat tampil di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Salah satu peserta lomba MAPSI saat tampil di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Sutarno juga mengatakan, lomba yang sudah berlangsung ke 18 kalinya mengandung maksud untuk tolok ukur kemampuan kurikulum pendidikan agama Islam dan seni Islami di tingkat SD/MI.

“Bisa diketahui pula bagaimana penerapan kurikulum baca tulis Al Quran dan keberhasilan pelaksanaan program baca tulis Al Quran, juga menumbuhkembangkan ketrampilan dan rasa cinta seni Islami,” katanya.

Ditempat yang sama Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan lomba ini dapat memperkuat pendidikan pelajaran termasuk didalamnya adalah aplikasi pendidikan agama islam.

“Anak-anak dapat termotivasi dengan lomba ini dan bisa berkembang dengan baik,” kata Bupati Karanganyar.

Dia juga mengharapkan kepada para pendidik dengan membangun karakter anak butuh keuletan, kesabaran, dan ketekan, berbeda dengan membangun fisik.
“Membangun karakter anak tidak terlihat wujudnya. Harus selalu dipupuk seperti kegiatan ini, harapannya terbentuk jiwa baik dari anak,” katanya. pd

Read More