Category: Berita

DSC_0067_2

PKL TerimaTenda dan Gerobak Gratis

Wakill Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyerahkan gerobak dagangan kepada salah satu PKL, Selasa (02/02) di halaman Setda Kabupaten Karanganyar

Wakill Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat menyerahkan gerobak dagangan kepada salah satu PKL, Selasa (02/02) di halaman Setda Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Selasa (02/02/2016)
Pedagang Kaki Lima (PKL) oleh Pemerintah Kabupaten (pemkab) mendapatkan bantuan berupa gerobak dagangan dan tenda secara gratis.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Kabupaten Karanganyar, Larmanto, mengatakan sebanyak 59 PKL diberikan bantuan tersebut sebagai upaya menumbuhkan wirausaha mandiri, memberdayakan Industri Kecil Menengah dan meningkatkan pendapatanpedagang.

“Bantuan berupa tenda dan gerobak 15 unit untuk pedagang dari kantor KPUD Karanganyar sampai Bank Jateng, seputar alun-alun sebanyak 22 pedagang, Makam Pahlawan lima pedagang, di depan rumah Dinas Wakil Bupati Karanganyar sebanyak dua pedagang,” kata Larmanto, Selasa (02/02) di Setda Kabupaten Karanganyar, saat acara penyerahan secara simbolis.

Larmanto juga menjelaskan,selain ditempat-tempat tersebut, juga diberikan bantuan gerobak di Pujasera Popongan untuk 15 pedagang.

“Sedangkan sumber dana dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2015,”jelasnya.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo pada acara itu menyerahkan gerobak dan tenda PKL secara simbolis di halaman Setda KabupatenKaranganyar.

“Dengan adanya gerobak dan tenda seragam ini bias terlihat rapi dan seragam. Pemberian tenda gratis rencannya untuk semua PKL, namun bertahap,” kata Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo.

Rohadi Widodo juga berpesan agar tidak terpengaruh dengan orang yang mengaku bias mengurus dengan membayar.
“Pemberian tenda dan gerobak ini semuanya gratis, tidak dipunggut biaya,” jelasnya.pd

Read More
DSC_0144

190 Mahasiswa UNIVET BANTARA Sukoharjo KKN di Karanganyar

DSC_0151

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Memberikan Pengarahan Kepada Peserta KKN, Senin (01/02)

Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo Prof Dr. Ir. Ali Mursyid  Wahyu Mulyono, MP saat sampaikan laporan pelaksanaan KKN di Hadapan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, SP dan beberapa pejabat SKPD terkait di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (01/02). Selama 2 bulan kedepan, mahasiswa peserta KKN Univet akan menunjukkan bhakti kepada masyarakat dengan merasakan hidup bermasyarakat di Kecamatan Jatipuro dan Kecamatan Jatiyoso yang kemudian disebar ke 19 desa.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dalam sambutannya menyambut baik dan berharap agar adik-adik peserta KKN dapat bersosialisasi dengan warga. Dengan adanya KKN ini diharapkan mampu membawa semangat jiwa muda mahasiswa dan menularkan ilmu yang dipelajari dibangku perkuliahan dalam membantu persoalan di desa.

“adik-adik mahasiswa peserta KKN, saya berharap kalian aktif dalam kegiatan kemasyarakatan seperti pertemuan warga, kerja bakti dan lain-lain. Dari kegiatan bermasyarakat tersebut akan banyak pelajaran yang bisa kalian ambil”, pesan Rohadi Widodo

Sebelum mengakhiri sambutannya, Rohadi Widodo juga berharap kepada peserta KKN untuk membantu mempromosikan Kabupaten Karanganyar terkhusus pariwisatanya. Dengan selfie selama berkunjung di Karanganyar dan meng upload nya ke media sosial secara tidak langsung memperkenalkan Karanganyar ke publik. Dishubkominfo Karanganyar (Ad/V3)

Read More
aku – Copy

LGNOTA : Guru Jadi Orang Tua Asuh

Ketua LGNOTA Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi LGNOTA tahun 2016

Ketua LGNOTA Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono saat memberikan sambutan pada acara Sosialisasi LGNOTA tahun 2016

Karanganyar, Sabtu (30/01/2016)
Guru PNS di Kabupaten Karanganyar akan menjadi Orang Tua Asuh (OTA) bagi anak usia sekolah dari keluarga tidak mampu, anak berkebutuhan khusus yang rentan putus sekolah, agar mereka dapat mengikuti pendidikan dasar secara berkesinambungan sampai lulus sekolah.

Hal tersebut dikatakan Ketua Lembaga Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (LGNOTA) Kabupaten Karanganyar Siti Khomsiyah Juliyatmono, Jumat (29/01) pada acara Sosialisasi Orang Tua Asuh, di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

“LGNOTA sebagai mitra Pemerintah mempunyai peran strategis dalam pelaksanaan Wajar Pendidikan dasar, melaui pemberdayaan masyarakat atau lembaga sebagai Orang Tua Asuh (OTA) untuk membantu anak usia sekolah umur 7-15 tahun,” kata Siti Khomsiyah Juliyatmono.

Dijelaskan lebih lanjut, besaran dana asuh selama satu tahun yang diberikan dari OTA kepada Anak Asuh (AA) untuk jenjang SD/MI sederajat sebesar Rp. 150 ribu, SMP/MTs sederajat Rp. 250 ribu, dan SMA/MA/SMK sederajat sebesar Rp. 350 ribu.

“Penyaluran dana asuh dapat disalurkan sendiri OTA/lembaga kepada AA, kemudian OTA melaporkan ke FKKOTA Kecamatan. Dapat pula lewat FKKOTA Kecamatan atau ke LGNOTA Kabupaten,” katanya.

Selain untuk kalangan guru, bagi perusahaan dapat menyalurkan dana CSR ke anak asuh sesuai data yang ada di LGNOTA Kabupaten Karanganyar. Tak hanya itu saja, bagi jajaran PNS lainnya dan anggota Oraganisasi Kemasyarakatan dapat pula menjadi OTA.

“Dari catatan kami, jumlah anak asuh tahun 2013 tercatat 1.014 orang, tahun 2014 sejumlah 2.857 orang dan tahun 2015 sebanyak 1.064 orang,” katanya.
Ditempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan guru-guru menjadi OTA untuk mencari murid yang disasaran adalah anak yatim, piatu, yatim piatu. Namun, jika tidak ada carilah dia yang ekonominya paling susah.

Terkait dengan pembayaran, Bupati meminta untuk dibayar langsung tunai.

“Jangan dicicil pembayarannya. Pemberiannya sekali dalam satu tahun bisa pada saat setelah mendapatkan sekolahan atau setelah naik kelas dengan mencantumkan ketrampilan orang tuanya,” kata Bupati.

Dicontohkan, apabila orang tua mempunyai ketrampilan menjahit, maka akan diberikan mesin jahit oleh Pemkab Karanganyar.

“Dengan diberikan sarana ketrampilan itu, diharapkan ekonominya meningkat,” jelasnya. pd

Read More
Juru Parkir 2

Bupati : Tata Petugas Parkir dengan Baik, Sebagai Cerminan Wajah Kabupaten Karanganyar

Kominfo

Penandatanganan kerjasama antara Dishubkominfo dan Juru Parkir yang disaksikan Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kamis (28/1).

Karanganyar, Kamis 28 Januari 2016

Untuk menjamin keamanan, kenyamanan dan perolehan retribusi, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan pembinaan juru parkir yang diikuti kurang lebih 170 petugas parkir, Kamis (28/1) di Pendopo Rumah Dinas Bupati.

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan pentingnya penataan area parkir dan kelengkapan yang harus dikenakan oleh petugas parkir khususnya di wilayah Karanganyar.

“ Saya atas nama Pemerintah menyambut baik pertemuan ini dan berharap menjadi agenda rutin. Petugas parkir itu menggambarkan wajah Karanganyar, artinya petugas parkir harus mengenakan seragam resmi lengkap dengan topi, sepatu, peluit sebagai atribut lengkap seperti petugas parkir di Solo yang mengenakan seragam lurik sebagai identitas,” ujarnya.

Juliyatmono juga menghimbau kepada sejumlah juru parkir untuk selalu guyub, rukun tidak saling serobot wilayah parkir dan bertindak jujur pada saat penarikan tarif parkir.

Sementara itu, menurut Agus Cipto Waluyo selaku Kepala Dishubkominfo Karanganyar mengatakan bahwa ada tiga hal penting yang harus diperhatikan oleh juru parkir pada saat bertugas di area parkir yakni meliputi keamanan dalam hal ini kaitannya dengan kendaraan yang diparkir harus dijaga dan diberikan karcis yang sesuai dengan Nopol (Nomor Polisi).

“Bukan hanya kendaraan saja yang dijaga tetapi perlengkapannya seperti helm, ini harus diperhatikan benar oleh para petugas parkir. Untuk kenyamanan sebagai petugas parkir agar memberikan pelayanan jasa yang baik pada pengendara. Sedangkan retribusi yang ditarik oleh juru parkir harus sesuai Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2012 Tentang Retribusi Jasa Umum,” terangnya.

kominfo

Pemakaian rompi, ID Card dan Penyerahan SK Juru Parkir oleh Bupati Karanganyar kepada salah satu perwakilan petugas parkir.

Selanjutnya, Kasat Sabara Polres Karanganyar, AKP. Mardiyanto menekankan kepada pengelola parkir untuk disiplin secara fisik yakni dari segi penyediaan seragam parkir dan kelengkapan lainnya seperti rompi, peluit, shelter/lampu parkir .

“ Sebagai petugas parkir pada saat bertugas harus selalu mengerahkan karcis parkir dan ditulis sesuai dengan Nopol (Nomor Polisi) untuk mengantisipasi terjadinya pencurian kendaraan. Jika terjadi pencurian di area parkir, harus segera lapor ke kantor Polisi terdekat dengan data-data seperti merk motor dan Nomor Polisi. Untuk itu, kami minta kerjasama dan kewaspadaanya kepada semua pihak,” ujarnya saat menyampaikan penjelasan kepada sejumlah juru parkir.

Dishubkominfo Karanganyar (Ad/Ind).

Read More
DSC_0039

Rapat Kerja Daerah BAZNAS Karanganyar

 

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Sampaikan Sambutannya Saat Rakerda Baznas Kabupaten Karanganyar, Kamis (28/01) di DPRD Karanganyar

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Rakerda sebagai tindak lanjut amanat UU dan PP No 14 Tahun 2014 tentang pelaporan pengelolaan zakat pada hari Kamis (28/01) bertempat di DPRD Karanganyar. Hadir dalam kesempatan itu sebanyak 300 orang peserta yang merupakan pengurus Baznas, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan undangan.

Bupati Karanganyar Juliyatmono hadir secara langsung untuk membuka acara tersebut. Dalam sambutannya disampaikan bahwa tahun 2016 ini tunjangan untuk Pegawai Negeri maupun Tenaga Harian Lepas telah dinaikkan, sehingga Juliyatmono berharap kepada Pegawai baik PNS maupun Non PNS keihklasan nya untuk menyisihkan dana tersebut untuk Zakat.

Sementara itu Abdul Muid dari Baznas Karanganyar melaporkan Baznas Karanganyar di tahun 2015 untuk pengumpulan dana ZIS dari PNS maupun masyarakat mencapai Rp. 500.000.000,- setiap bulannya dan total perolehan dana mencapai 6.867.035.797,-. Terangnya lebih lanjut dana tersebut kemudian disalurkan untuk kegiatan seperti Karanganyar Peduli Kemanusiaan, Karanganyar Sehat, Karanganyar Cerdas, Karanganyar Makmur dan Karanganyar Taqwa. DISHUBKOMINFO KARANGANYAR (Ad/Al)

Read More
DSC_0398

Aplikasi SIMDA Desa Upaya Penerapan UU Nomor 6 Tahun 2014

kominfo

Ikuti dan pahami benar workshop aplikasi SIMDA Desa : Bupati Juliyatmono saat memberikan arahannya.

Karanganyar, Senin 25 Januari 2016
Untuk mempermudah administrasi dan memberikan pemahaman yang komprehensif tentang Satuan Tugas Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) Desa dengan tehnik penerapannya, Pemerintah Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan Workshop aplikasi SIMDA Desa yang diikuti oleh SKPD, Tenaga Ahli/Pendamping, Kecamatan dan Desa, Senin (25/1) di Ruang Podang II Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar.

Menurut Asisten Pemerintahan Setda Karanganyar Nunung Susanto bahwa pengembangan aplikasi SIMDA Desa ini merupakan upaya penerapan UU No.6 Tahun 2014 tentang Desa yang dikembangkan oleh BPKP dalam rangka meningkatkan tata kelola keuangan desa.
“Materi workshop ini meliputi sosialisasi aplikasi SIMDA Desa, install aplikasi SIMDA Desa serta simulasi penggunaan SIMDA Desa dengan narasumber BPKP Provinsi Desa,” kata Nunung Susanto saat menyampaikan laporannya.

Selanjutnya Bupati Juliyatmono pada kesempatan tersebut mengatakan langkah ini adalah percepatan untuk semakin menata agar Desa sudah menggunakan SIMDA Desa.
“Dari 16 Kecamatan ada 32 Desa yang harus disiapkan By System Online dengan baik dari 162 Desa yang ada di Karanganyar. Yang terpenting adalah mengetahui sistemnya dan akan ditempatkan orang-orang yang ahli. Saya harapkan dengan penggunaan SIMDA yang baik, penyediaan data yang lengkap dan akurat merupakan metode transpalansi karena terkait dengan dana Desa,” pesan Bupati.

Pada kesempatan tersebut kepada BPKP, Bupati menghimbau agar semua data tersedia lengkap seperti foto penduduk dan foto desa. “Saya berharap peserta workshop dapat memahami benar karena ini merupakan kompetensi untuk langkah yang baik kedepannya, khususnya kepada Sekdes dan Bendahara di 32 Desa dari 16 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar agar benar-benar mempersiapkan diri dalam memahami penggunaan SIMDA Desa,” harap Juliyatmono.
Dishubkominfo Karanganyar (Ind/Bn).

Read More
DSC_0457[14-52-48]a

Desa Jatikuwung Gondangrejo Resmi Menjadi Kampung KB

kominfo

Peresmian Kampung KB Desa Jatikuwung Gondangrejo, Senin (25/1).

Karanganyar, Senin 25 Januari 2016
Bupati Karanganyar Juliyatmono meresmikan Dusun Keluarga Berencana (KB) di Desa Jatikuwung Kecamatan Gondangrejo Karanganyar, Senin (25/1). Ini merupakan suatu program yang harus disemangati lagi dengan tujuan agar terbentuk keluarga yang sejahtera lahir dan batin.

“Saya atas nama Pemerintah mengucapkan terima kasih atas persiapan yang sudah lama ditata, terima kasih juga untuk Pusat Informasi dan Konseling Remaja di Desa Jatikuwung, Gondangrejo ini. KB ini perlu disemangati lagi karena dengan KB ini pertumbuhan penduduk dan angka kelahiran dapat dikendalikan,” tutur Bupati dihadapan para warga Dusun KB.

kominfo

Bupati bersama Wakil saat meninjau kegiatan Lansia sebagai pemberdayaan program KB.

Bupati juga mengatakan bahwa Program KB itu merupakan salah satu metodelogi untuk dapat mengendalikan angka kelahirkan. Maka Desa Jatikuwung ini bisa menjadi percontohan KB secara umum. “Tanah tidak akan menjadi lebih luas tetapi pertumbuhan penduduk terus meningkat serta banyaknya remaja yang hamil diluar nikah mencapai 37%. Maka dari itu saya berpesan pada Pak Rt, Rw, Lurah serta Kader-kader Penggerak PKK untuk terus menggalakkan pentingnya program KB dengan mendata jumlah penduduk Desa yang mencakup angka kelahiran, angka usia produktif dan lanjut usia. Dengan harapan suksesnya program KB ini dapat memberikan kesejahteraan bersama bagi masyarakat,” pesan Bupati saat meresmikan Kampung KB.

Selanjutnya, menurut Kepala BP4KAB Ani Indriastuti bahwa kampung KB adalah miniatur pelaksanaan program KB secara terpadu dan komprehensif di tingkat lini lapangan (desa/kelurahan/dusun/RW) konsep kampung KB merupakan konsep terpadu program KB dengan program pembangunan lainnya seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi.

“Kampung KB ini didesain sebagai upaya pemberdayaan masyarakat terhadap pengelolaan program KB. Kegiatannya dikelola berdasarkan prinsip dari, oleh dan untuk masyarakat itu sendiri,” terang Ani Indriastuti saat menyampaikan laporannya.

Ia juga mengatakan penetapan Desa Jatikuwung Kecamatan Gondangrejo sebagai kampung KB telah sesuai kriteria utama yakni jumlah Pra-KS dan KS-1 (miskin) diatas rata-rata Pra-KS dan KS-1 sebesar 58%, jumlah peserta KB belum cukup tinggi yaitu 68%, kriteria wilayah tyermasuk wilayah yang padat penduduk serta kriteria program KB seperti peserta KB aktif dan penggunaan metode kontrasepsi jangka panjang, rendah dengan tingkat Unmet Need tinggi sebesar 80%.

“Program KB ini berupaya mewujudkan keluarga sejahtera yang berkualitas. Partisipasi berbagai instansi dalam kampung KB sangat penting sehingga pelayanan paripurna dapat dirasakan langsung oleh masyarakat menuju kesejahteraan masyarakat. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan di kampung KB diantaranya optimalisasi pengasuhan dan pembinaan tumbuh kembang anak sejak dikandungan sampai seribu hari pertama kehidupan, perencanaan kehamilan yang baik sejak pra nikah dan selama mengandung, menurunkan angka fertilitas melalui pelayanan KB yang bermutu merata dan dapat diakses oleh seluruh keluarga serta mengembangkan kualitas keluarga melalui Bina Keluarga Balita (BKB),” tuturnya.  Dishubkominfo Karanganyar (Ind/Bn).

Read More
DSC_0030

Sukses Jalankan Program KB, Perwakilan 14 Negara Kunjungi Kabupaten Karanganyar

Perwakilan dari 14 negara mendatangi Kabupaten Karanganyar ingin mengetahui kesuksesan program KB yang dijalankan

Perwakilan dari 14 negara mendatangi Kabupaten Karanganyar, untuk mengetahui  kesuksesan program KB yang dijalankan.

Karanganyar, Jumat (22/01/2016)
Sukses menjalankan program Keluarga Berencana (KB), Kabupaten Karanganyar di kunjungi perwakilan dari 14 negara yang tergabung dalam Advance Family Planning (AFP), Jumat (22/01). Rombongan tersebut diterima langsung Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, di rumah dinas Bupati.

Di Kabupaten Karanganyar, tamu-tamu yang ingin belajar tentang keberhasilan KB itu mengunjungi di Puskesmas Tasikmadu, disana melihat pelayanan KB serta layanan jaminan kesehatan rogram KB. Selain itu juga mengadakan diskusi dengan Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Karanganyar di rumah dinas Bupati Karanganyar, kemudian berdiskusi dengan Tim Pokja Desa Balai Desa Karangmojo.

Direktur AFP, Duff Gillespie, mengatakan dipilihnya Karanganyar dikarenakan Kabupaten ini cukup berhasil untuk menjalankan program KB. Menurutnya Kabupaten ini merupakan salah satu yang paling berhasil menekan pertumbuhan penduduk.

Selain itu dukungan dari pemerintah daerah untuk Kabupaten ini juga tergolong cukup baik dibandingkan dengan daerah lain. Karena tidak semua Pemerintah Kabupaten dan Kota di Indonesia memiliki komitmen yang kuat seperti Kabupaten Karanganyar.

“Nantinya mereka bisa belajar secara langsung metode yang diterapkan di Indoensia dan khususnya Kabupaten Karanganyar. Sehingga sepulangnya dari sini mereka bisa menerapkan program yang sama di negara masing-masing,” katanya.

Bupati Karanganyar Juliyatmono, mengatakan keberhasilan KB di Karanganyar dapat terlihat dari beberapa capaian yang ada. Menurutnya pada tahun 2015 jumlah warga yang mengikuti program KB mencapai 22.998 keluarga. Jumlah tersebut jauh di atas target yang ditetapkan di Karanganyar yakni 19.117 keluarga.

Keberhasilan itu menurutnya disebabkan oleh berbagai pihak yang membantu, serta didukung oleh masyarakat.

“Saya berikan bonus dan ternyata respon masyarakat cukup baik,” kata Bupati. pd

Read More
IMG_1914

Dishubkominfo Karanganyar Lakukan Pemasangan Stiker Bebas Asap Rokok di Angkutan Umum

Kominfo

Pimpin langsung : Bupati Karanganyar Juliyatmono saat melakukan pemasangan stiker bebas asap rokok di Angkutan Umum, Jum’at pagi (22/01/2016).

Karanganyar, Jum’at 22 Januari 2016

Menindaklanjuti himbauan Bupati “Jum’at Bebas Asap Rokok” di ruang publik, perkantoran maupun tempat ibadah yang telah diresmikan pada Jum’at (08/01/2016) yang lalu. Pagi ini Jum’at (22/01) Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (DISHUBKOMINFO) Karanganyar melakukan pemasangan stiker Terima Kasih Tidak Merokok didalam Angkutan Umum”. Pemasangan stiker dilakukan di Jalan Lawu depan Rumah Dinas Bupati Karanganyar dilanjutkan ke Terminal Bejen dan Terminal Jungke. Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar Juliyatmono berpesan agar tidak merokok didalam angkutan pada hari Jum’at dan beliau juga menghimbau agar larangan merokok ini bisa dilaksanakan dengan baik sesuai aturan. “ Mari dihari Jum’at jaga udara bersih dan bebas dari asap rokok, nanti tolong penumpang diberi tahu agar tidak merokok didalam Angkutan agar semuanya merasa nyaman,” pesan Bupati pada awak Angkutan.

Kominfo

Foto bersama Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo beserta staf sesaat setelah pemasangan stiker.

Selanjutnya menurut Kepala Dishubkominfo Karanganyar Agus Cipto Waluyo himbauan ini adalah tindak lanjut pencanangan gerakan bebas merokok di Kabupaten Karanganyar khususnya dihari Jum’at. “ Kita berharap bukan hanya dihari Jum’at bebas rokok tetapi untuk hari-hari yang lain semoga dapat diterapkan oleh masyarakat. Pemasangan stiker di transportasi umum khususnya di Angkutan dan Bus demi kenyamanan penumpang bebas dari asap rokok. Kita pasang pada angkutan dan bus-bus yang mempunyai rute tetap di Karanganyar, selaku Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika kami mendukung penuh himbauan tersebut dengan pemasangan stiker secara cuma-cuma (gratis),” ungkap Kepala Dishubkominfo Agus Cipto Waluyo saat diwawancara. Ind/Tt/Bn

 

Read More
DSC_0134

Bupati: Pejabat Harus Jadi Contoh Pembayaran Pajak

Kominfo

Tertiblah membayar pajak : Bupati saat menyampaikan arahannya pada penyerahan SPPT PBB P2 Tahun 2016 Kabupaten Karanganyar, Kamis (21/01/2016)

Karanganyar, Kamis 21 Januari 2016 Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (SPPT PBB-P2). Penyerahan SPPT PBB P2 tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (21/1).

Kominfo

Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo saat memperlihatkan bukti pembayaran SPPT PBB P2 di Mobil Layanan Kas Keliling.

Dalam sambutannya, Bupati mengatakan, SPPT merupakan bukti pembayaran pajak bumi dan bangunan. Menurut Bupati Karanganyar, setiap petugas selalu mengalami kesulitan dalam melakukan pendataan terhadap SPPT PBB-P2 ini. Pasalnya, beberapa bidang tanah yang pemiliknya tidak bersedia mengurus SPPT sebagai bukti pajak multifungsi. Untuk itu, lanjut Bupati meminta kepada pemegang SPPT supaya tertib dalam membayar pajak. Ditambahkannya, Pemerintah harus memberikan contoh pembayaran pajak bumi Pedesaan-Perkotaan (P2) harus segera dilunasi. “Jangan sampai pemerintah terlambat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan karena pajak yang telah dibayar digunakan untuk kelancaran pembangunan daerah,” kata Bupati. Ind/Tt

Read More