Category: Berita

DSC_0094

Kunjungan Dewan DPRD Pasuruan ke Karanganyar

Kominfo

Bupati Juliyatmono menyambut baik kedatangan rombongan Komisi I DPRD Pasuruan di Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (19/2).

Karanganyar, Jumat 19 Februari 2016.

Bupati Juliyatmono menerima kunjungan kerja komisi 1 DPRD Pasuruan. Pada kunjungan kerja yang di ketuai oleh Amir Kadir memaparkan keinginanya untuk studi komparasi guna mengetahui lebih jauh sistem Administrasi dan Pelayanan kependudukan di Kabupaten Karanganyar.

Sementara itu menurut Bupati Karanganyar Juliyatmono, pelayanan berupa KTP, KK, Akte Kelahiran secara kartu identitas anak di layani dengan cepat dan gratis.

“Banyak kegiatan Pemerintah yang telah kami lakukan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat , seperti kegiatan Jumatan keliling (Jumling) dan Subuhan keliling (Suling).

Kegiatan-kegiatan seperti ini selain untuk meningkatkan kualitas ibadah , kegiatan ini juga bertujuan untuk lebih dekat dan bisa saling membagi kesulitan mereka kepada Pemerintah tidak ada jarak antara pihak warga dan pihak Pemerintah.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga menyampaikan bahwa Perangkat Desa, RT dan RW mendapatkan insentif. Ini dilakukan sebagai bentuk penghargaan terhadap hasil kerja mereka yang telah melayani masyarakat secara langsung.

Dan terkait anggaran sumber pembiayaan yang ada di desa, berupa dana desa dan alokasi desa masing-masing 10% dari APBD dan 10% Pajak Daerah dan retribusi.

Kominfo

Foto bareng Bupati Karanganyar bersama rombongan Komisi I DPRD Pasuruan.

Dishubkominfo Karanganyar (umi/ind).

 

 

 

 

Read More
DSC_0024 – Copy copy

Mahasiswa KKN Temukan Produk Unggulan

Mahasiswa KKN UNS saat memamerkan produk hasil bumi dari lokasi KKN, Kamis (18/02) di Pendopo Rumah DInas Bupati Karanganyar.

Mahasiswa KKN UNS saat memamerkan produk hasil bumi dari lokasi KKN, Kamis (18/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. foto : banu

Karanganyar, Kamis (18/02/2016)
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Sebelas Maret (UNS) menemukan berbagai produk unggulan. Sebanyak 212 mahasiswa itu tersebar di Kecamatan Ngargoyoso, Tawangmangu, Jumantono, Jaten dan Tasikmadu selama 45 hari.

Yang menarik, di Desa Genengan, Kecamatan Jumantono menghasilkan produk unggulan yaitu pengolahan produk dari pongge (biji) durian, mengingat daerah tersebut merupakan penghasil durian, dan banyak sampah pongge yang di buang begitu saja oleh masyarakat. Ternyata pongge, oleh mahasiswa KKN UNS, bisa diubah menjadi produk yang lebih bermanfaatnya.

“Mereka mengolah pongge menjadi tepung, lalu tepung tersebut diolah menjadi browies pongge durian, nugget pongge durian, kripik pongge durian dan cumi-cumi pongge durian,” salah satu mahasiswa KKN Edwin Fakhrul Arifin, saat menyampaikan temuan tersebut di hadapan Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kamis (18/02) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

“Setiap daerah memiliki kreatifitas dan hasil bumi yang dapat di manfaatkan diantarnya di Kecamatan Jumantono, tepatnya di Desa Blorong telah di budidayakan bibit alpukat Varietas Unggul,” katanya.

Beberapa daerah yang memiliki hasil bumi melimpah juga tidak luput ikut menghasilkan produk-produk baru. Seperti di Kecamatan Ngargoyoso yang merupakan penghasil tomat. Tomat diolah menjadi beberapa olahan seperti selai dan sirup tomat, jambu biji menghasilkan produk olahan diantaranya kripik, sari buah, dan keripik daun jambu biji.

Selanjutnya di wilayah Kecamatan Tawangmangu, terdapat pembuatan koya dari bawang putih, pembuatan rainbow cake singkong, ada donat ubi ungu, dan pemanfaatan tepung ubi ungu menjadi tepung.

Di tempat yang sama, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengucapkan terima kasih apa yang telah disampaikan, atas nama Pemkab Karanganyar tentunya akan menindak lanjuti hasil temuan tersebut oleh pihak terkait.

Bupati juga mengatakan, bahwa Pemkab Karanganyar akan membuat satu tempat terminal wisata. “Di Kecamatan Karangpandan akan dibuat terminal wisata. Yang akan mengisi bisa produk unggulan yang ditemukan mahasiswa tadi. Selain itu juga dijual sayur mayur yang dihasilkan dari Karanganyar,” kata Juliyatmono.mi

Read More
DSC_0003

Tahun ini Pemkab Karanganyar Sosialisasikan ULP Melalui Sistem SPSE Versi 3.6 CA

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Pengarahan di Depan Pejabat Fungsional Pengadaan ULP, Kamis (18/2)

Pemkab Karanganyar akan melakukan penggantian sistem Unit Layanan Pengadaan (ULP) Barang dan Jasa melalui sistem online yang baru yakni sistem SPSE Versi 3.6 CA (Certificate Authentification). Dengan sistem baru tersebut memuat aplikasi Sertifikat Elektronik yang merupakan fasilitas baru dan Sistem Pengamanan Komunikasi Dokumen (SPAMKODOK) yang merupakan pembaruan dari Aplikasi Pengaman Dokumen (APENDO).

“Demi kelancaran pengadaan barang dan jasa di Karanganyar khususnya, maka Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) akan menyosialisasikan sistem online 36CA yang akan diikuti oleh seluruh rekanan yang mengikuti lelang di Kabupaten Karanganyar,” hal ini disampaikan Ali Gufron selaku Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Karanganyar pada acara Audiensi, Pemantapan dan Pembekalan Pejabat Fungsional Pengadaan ULP, Kamis (18/2) di ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Belajar dari tahun 2015 kemarin, untuk 2016 Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap supaya ada pantauan pekerjaan lewat schedule mingguan sehingga akhir Desember semua pekerjaan sudah selesai. Juliyatmono menambahkan harus ada komunikasi, konfirmasi yang baik dan jangan ada keragu-raguan karena ULP ini merupakan sebuah sistem. Maka kerjasama harus di kedepankan, karena SKPD ini merupakan teamwork yang dibagi sesuai bidangnya masing-masing untuk hasil yang optimal.

“Tanamkan kehati-hatian disetiap pekerjaan kita.  Bina komunikasi yang baik dengan aparat penegak hukum termasuk BPK, agar tidak menimbulkan masalah kedepannya.” Tegas Juliyatmono

Pada kesempatan tersebut dihadapan pejabat fungsional  Juliyatmono menekankan prinsip kerja profesional yakni kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas. Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind/nik).

Read More
aku copy

Tol Soker : 25 Bidang Tanah Belum di Bebaskan

royek pembangunan jalan tol di wilayah Desa Jeruksawit, Kecamatan Gondangrejo, terhenti sementara, karena masih ada bidang tanag yang belum dibebaskan, Rabu (17/02) foto : prada

royek pembangunan jalan tol di wilayah Desa Jeruksawit, Kecamatan Gondangrejo, terhenti sementara, karena masih ada bidang tanag yang belum dibebaskan, Rabu (17/02) foto : prada

Karanganyar, Rabu (17/02/2016) 

Proyek jalan tol Solo-Mantingan yang melewati Kabupaten Karanganyar terdapat 25 bidang tanah yang belum dibebaskan. Bidang tanah tersebut berada di wilayah Dusun Plosorejo, Banyu Bening dan Jurang kambil Desa Jeruksawit, Kecamatan Gondangrejo.

Di Desa Jeruksawit, karena ada lahan yang belum dibebaskan, maka pembangunan jalan tol itu sebagian terputus, sehingga tidak bisa menghubungkan jalan yang sudah selesai dibangun.

“Dari 25 bidang tanah itu terdiri 24 bidang milik warga dan 1 makam,” kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo Mantingan 1, Waligi.

Di Kabupaten Karanganyar, lanjut Waligi terdapat 49 bidang tanah yang melewati proyek tol dari Solo hingga Mantingan.  Semua itu di Kecamatan Gondangrejo berada di  Desa Wonorejo, Jatikuwung, Jeruk Sawit, dan Karangturi. Sedangkan di Kecamatan Kebak Kramat berada di Desa Kemiri dan Waru.

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat pertemuan dengan warga yang terkena proyek tol tersebut, Rabu (17/02) di Balai Desa Jeruk Sawit, mengatakan belum di lakukan pengerjaan konstruksi pada lahan yang belum dibebaskan tersebut.

“Bidang tanah yang belum di ketahui pemiliknya akan di konsinyasi atau di titipkan pengadilan. Jika suatu saat pemilik lahan datang langsung bisa diambil ke pengadilan meminta uang hasil lahan yang telah di hitung,” kata Bupati.

Selain itu, Juliyatmono juga mengharapkan proses penggantian tanah desa yang di gunakan untuk gaji perangkat desa uangnya belum terserap dan mendapatkan tanah ganti,  maka mekanismenya harus di percepat.

“Jangan terlalu lama. Sesuai peraturan yang ada, jika belum mendapatkan di Desa tersebut, bisa diperoleh desa lain di kecamatan yang terdekat,” kata Bupati.

Untuk pembebasan tanah tersebut, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan tim Appraisal (penilai tanah) independen. Di rencanakan, dalam satu minggu tim sudah bisa menentukan harga tanah.

Diharapkan pembangunan jalan tol ini selesai dan bisa di gunakan pada lebaran tahun ini, dan juga diharapkan dapat memajukan perekonomian Kabupaten Karanganyar.mi

Read More
DSC_0064

DPRD Kabupaten Solok Provinsi Sumbar Kunjungi Karanganyar

Kominfo

Sekda Karanganyar Samsi Saat Menyambut Kunjungan Kerja DPRD Solok Prov Sumatra Barat, Rabu (16/2).

Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar, Drs. Samsi M.Si yang mewakili  Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan atas kedatangan kunjungan kerja Komisi C DPRD Kabupaten Solok, Provinsi Sumatera Barat di rumah dinas bupati. Karanganyar, Selasa (16/02/2016) . Berkaitan dengan fokus kunjungan mengenai Mekanisme Penyelenggaraan Tanggap Darurat Bencana Sosial. Sebagaimana dijelaskan dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Bencana sosial dimaknai sebagai bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh manusia yang meliputi konflik sosial antar kelompok dan antar komunitas masyarakat serta teror. Ini berbeda dengan bencana alam, yang diakibatkan oleh peristiwa alam.

Ketua rombongan dari Komisi C DPRD Kabupaten Solok, Hardi Asmi S.Ip beserta rombongan mempunyai tujuan kunjungan kerja ke Kabupaten Karanganyar yakni mengenai penanggulangan bencana karena mengetahui adanya kesamaan letak geografis yang berada diwilayah pegunungan yang berbukit-bukit dan banyak lereng yang rawan bencana pada saat musim penghujan.

Pada kesempatan kali ini antara pihak Kabupaten Karanganyar Drs. Samsi. M.si didampingi para pemimpin SKPD terkait seperti BPBD, DP2KAD, PMI, Dishubkominfo, Kesbangpol Karanganyar, Dinsosnakertrans dan Bagian Perekonomian Sekda Karanganyar dan juga pihak  Komisi C DPRD Kabupaten Solok yang diketuai oleh Hardi Asmi S.ip beserta mitra kerja mengadakan diskusi mengenai penanggulangan bencana alam dan bencana sosial yang sedang maupun sudah pernah terjadi di Kabupaten Karanganyar. Dishubkominfo KRA (Ad/Bn/In)

kominfo

Foto Bersama Jajaran Pemkab Karanganyar Dan DPRD Solok Prov Sumbar. Rabu (16/2)

Read More
DSC_0064 copy

Berada di Zona Rawan Longsor, Warga Jengglong Diminta Pindah

Bupati Karanganyar Juliyatmono (bertopi hitam) saat melihat dari dekat longsor dari bukit tasin, Senin (15/02)

Bupati Karanganyar Juliyatmono (bertopi hitam) saat melihat dari dekat longsor dari bukit tasin, Senin (15/02)

Karanganyar, Selasa (16/02/2016)

Warga Dusun Jengglong, Desa Wonorejo, Kecamatan Jatiysoso diminta untuk pindah tempat, karena daerah tersebut berada di zona merah rawan longsor. Terdapat 77 Kepala keluarga (KK), sebanyak 263 jiwa yang menghuni dusun yang diapit oleh dua perbukitan.

“Masayarakat yang berada di Jengglong ini harus berpindah karena berada di lokasi rawan longsor. Jika longsor sangat berbahaya, apalagi curah hujan saat ini cukup tinggi,” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Senin (15/02) sore, saat melihat dari dekat lokasi itu.

Dikatakan oleh Bupati, setiap sore atau malam di Jengglong jangan sampai menempati rumah, karena setiap tiga jam mengalami pergerakan tanah sebesar tiga sentimeter.

“Kita masih mencari solusi paling tepat bagaimana untuk memindahkan mereka, karena di Desa Wonorejo hampir tidak ada dataran permukaan tanah untuk memindahkan mereka. Saat ini yang paling utama adalah keselamatan mereka,” kata Bupati Juliyatmono.

Saat akan melihat lokasi longsor dari Desa Wonorejo, Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo serta beberapa Kepala SKPD terkait, turun hujan deras dan angin kencang, terlihat aliran air dari atas bukit berwarna cokelat agak hitam disertai material batu kerikil.

“Kemungkinan itu diatas ada pergeseran tanah, atau bahkan ada longsor kecil,” kata Camat Jatiyoso, Sundoro Budhi Karyanto.

Peristiwa longsor di wilayah Kecamatan Jatiyoso, di bukit tasin telah terjadi pada Rabu (10/02) pukul 15.00 WIB, disusul longsoran berikutnya dengan intensitas lebih besar pada Kamis (11/02) pukul 08.00 WIB, dan Kamis malam.

Dua jembatan tertimbun longsoran dari Bukit Tasin sehingga tidak dapat dilewati kendaraan. Tanah bercampur lumpur juga telah menimbun jalan dan lahan pertanian yang berada di wilayah tersebut. pd

Read More
DSC_0033

Bupati : Seluruh Karyawan BKK Karanganyar Harus Bekerja Secara Profesional

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Pengarahan Kepada Karyawan Karyawati PD BKK Karanganyar, Senin (15/2)

Karanganyar, Senin 15 Februari 2016

Sejumlah 134 karyawan/wati BKK Karanganyar yang bertugas di Kantor Pusat, Cabang maupun Kantor Kas mengikuti Pembinaan Jajaran BKK yang dipimpin langsung Bupati Karanganyar Juliyatmono, Senin (15/2) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Budi Harjo Mulyo Wibowo selaku Plt. Direksi BKK Karanganyar dalam laporannya menyampaikan bahwa untuk BKK Karanganyar pada Tanggal 3 Februari 2016 telah diadakan RUPS Luar Biasa. Hal ini dilaksanakan setelah ada permohonan pengunduran diri Tanggal 8 Januari 2016 yakni Direktur Utama BKK Karanganyar, Subagyo dan Direksi BKK Karanganyar, Susanto yang diberhentikan dengan hormat.

“ Untuk teknis operasional BKK telah menunjuk pejabat sementara sekaligus kita menunggu proses seleksi Direksi oleh Panitia. Mengingat besarnya tantangan kedepan yang berat, untuk itu kami minta kepada Pemerintah Karanganyar dapat turut membantu dan memotivasi kami dengan harapan tugas pokok dan fungsi BKK Karanganyar yang dimiliki Kabupaten dan Provinsi ini dapat menjalankan tupoksinya dengan baik, bekerja sesuai aturan dan kebijakan yang berlaku. Bila ada karyawan/wati yang menyimpang, kami tidak segan-segan untuk memberikan sanksi ,” terangnya.

Sementara itu, menurut Bupati Karanganyar Juliyatmono, 49 persen kepemilikan saham BKK Karanganyar dari Pemerintah Kabupaten. Oleh sebab itu fungsi kami selaku Pemerintah adalah untuk memberdayakan BKK Karanganyar agar berkembang dengan baik. Terlebih BKK ini bertempat di wilayah Karanganyar, yang memiliki tingkat kesejahteraan masyarakatnya paling tinggi se Solo raya dan Income Perkapita kita juga yang tertinggi.

“Peran Perbankan sangat strategis untuk menggerakkan sektor-sektor perekonomian di Karanganyar sehingga BKK sebagai lembaga harus dijaga dengan baik dan bertanggungjawab. Karena lembaga ini milik Pemerintah Karanganyar dan Provinsi. Oleh karenanya setiap pengambilan keputusan selalu dibicarakan oleh kedua belah pihak, agar kedepan lebih baik” tutur Juliyatmono dihadapan Dewan Pengawas dan Keluarga Besar BKK Karanganyar.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga berharap seluruh karyawan/wati bekerja keras untuk memulihkan situasi BKK Karanganyar. Karena yang dikelola adalah uang, maka harus dikondisikan dengan tenang dan kondusif untuk sarana mempersiapkan ke masa depan yang sukses.

“Karena masyarakat mempercayakan uangnya kepada BKK Karanganyar. Maka harus kita kelola dengan bekerja yang baik, jaga kehormatan kita. Jangan berbuat untuk kepentingan orang per orang ataupun kelompok. BKK Karanganyar ini simbol Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Pemilihan jajaran direksipun harus akuntabel, berintegrasi yang dapat mengembangkan dan memperbesar BKK Karanganyar. Untuk itu, pengalaman kemarin jangan sampai terulang lagi. Di bank jangan ada campur tangan siapapun, karena yang dikelola adalah uang. Sedangkan uang tidak mengenal itu keluarga, saudara. Tetapi yang dikenal adalah cara untuk mengelola, managemennya. Maka saya minta keluarga besar BKK Karanganyar untuk bekerja secara profesional yang mencintai pekerjaannya, kreatif dan bekerja ada tata nilainya yakni dapat berdimensi secara akhirat,” pesan Juliyatmono dalam arahannya.

Dishubkominfo Karanganyar (Ad/Ind/Umi).

Read More
DSC_0016

Rapat Konsultasi TP. PKK Kabupaten Karanganyar

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Menghadiri Rapat Konsultasi TP PKK Kabupaten Karanganyar, Senin (15/2)

Karanganyar, Senin 15 Februari 2016

Karanganyar Maju dan Cerdas menjadi slogan Bupati Juliyatmono dalam program kerja tahun 2016 ini. Adapun hal-hal yang menjadi perhatian khusus dalam pembahasan rapat konsultasi tersebut, salah satunya kinerja PKK haruslah Kerja Keras, Bekerja Cerdas, Bekerja Tuntas dan Bekerja Iklas. Diharapkan PKK lebih menyosialisasikan jam wajib belajar serta pendataan warga khususnya ibu hamil sesuai dengan rencana kerja PKK yaitu menjemput ibu hamil yang akan melahirkan. Jadi nantinya akan ada petugas khusus pencatatan laporan ibu hamil, siapa yang akan melahirkan akan di data, di utamankan untuk mereka yang berpendapatan ekonomi ke bawah.

”Saya harapkan kerja sama dengan DKK dapat berjalan dengan baik sehingga program jemput bola ibu melahirkan dapat terealisasikan sebagai wujud kepedulian Pemerintah Kabupaten Karanganyar dalam rangka menekan kematian ibu melahirkan,” ujar Juliyatmono yang didampingi Kepala Bappermades Karanganyar, Kepala DP2KAD, Ketua TP. PKK Karanganyar serta segenap Pengurus dan anggota PKK Karanganyar, Senin (15/2) di Aula Kantor PKK.

 Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind/umi)

 

Read More
DSC_0133

Barongsai dan Naga Liong Meriahkan Imlek

Atraksi barongsai saat berusaha mengambil angpao di emperan toko saat perayaan Imlek 2567 tahun, di Kecamatan Karangpandan, Minggu (14/02)

Atraksi barongsai saat berusaha mengambil angpao di emperan toko pada perayaan Imlek 2567 tahun, di Kecamatan Karangpandan, Minggu (14/02)

Karanganyar, Minggu (14/02/2016)
Perayaan Tahun Baru Imlek 2567 tahun terasa sangat meriah dengan adanya lima barongsai dan naga liong. Atraksi hebat yang persembahkan dari paguyuban warga keturunan Tionghoa di seluruh Kabupaten Karanganyar mampu memberi hiburan meriah bagi warga Kecamatan Karangpandan, Minggu (14/02) sore.

Tak sangka dari perkiraan sebelumnya, atraksi hiburan gratis dimulai pukul 15.00 WIB sangat dinantikan oleh ribuan penonton. Bahkan di lokasi penyelenggaraan, di terminal Karangpandan terlihat penuh sesak kehadiran warga yang datang sejak siang hari.

Sebelum di terminal, barongsai dan naga liong menunggu kehadiran Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo dengan sejumlah rombongan di sisi barat pasar Karangpandan.

Selanjutnya, sambil berjalan kaki, barongsai-barongsai itu mengambil angpao yang telah digantungkan di emperan rumah dan toko sambil meloncat. Tak hanya itu saja, namun perayaan itu juga menghadirkan peragaan olahraga Wushu yang dilakukan sebanyak 15 orang di panggung utama.

“Perayaan imlek ini telah kami lakukan dua kali, tahun lalu di pusat kota Karanganyar, dan tahun ini di Karangpandan,” kata Ketua Panitia Imlek, Harsanto, saat di lokasi.

Pegusaha ikan patin itu juga menjelaskan pada kegiatan itu juga diberikan bantuan bingkisan sembako kepada 200 warga tidak mampu dan penebaran benih ikan sebanyak 200.000 ekor di Sungai Dimoro, sebagai kecintaan kepada alam, khususnya sungai.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono menghimbau untuk menjaga kekompakan, saling membantu, dan persatuan kesatuan.

“Ini adalah kekuatan untuk dijaga dengan baik. Tidak boleh membeda-bedakan, warna kulit, asal usul, agama, etnik, ras dan golongan, semua membaur menjadi satu,” katanya.

Dia juga mengajak untuk meningkatkan gotorng royong. “Saya minta kerja keras, cerdas, tuntas dan ikhlas. Mudah mudahan dengan semangat itu pertumbuhhan ekonomi bergerak dengan baik,” katanya.pd

Read More
Bukit Tasin Kembali Longsor

Bukit Tasin Kembali Longsor

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (paling kanan) saat meninjau dari dekat longsoran terbaru dari bukit tasin, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Jumat (12/02)

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (paling kanan) saat meninjau dari dekat longsoran terbaru dari bukit tasin, Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso, Jumat (12/02)

Karanganyar, Jumat (12/02/2016)
Setelah longsor dari Bukit Tasin yang terjadi dua kali beberapa hari lalu, kembali melongsorkan tanah dengan skala lebih banyak, Kamis (11/02) pukul 00.30 WIB dari pada sebelumnya.

Longsor susulan di Desa Beruk, Kecamatan Jatiyoso bahkan telah menimbun alat berat excavator yang sebelumnya untuk membuka jalan yang tertimbun longsor, 13 tiang listrik, satu rumah, lahan pertanian yang berada di lereng bukit dan menyebabkan meninggal hewan ternak berupa satu sapi dan tiga kambing.

Kepala Desa Beruk, Sartono menjelaskan lngsor tersebut terjadi pada Kamis malam. Intensitas hujan deras yang terus menguyur wilayah Jatiyoso mengakibatkan tanah di bukit Tasin menjadi labil.
“Luas longsor menjadi lebih besar sekitar 15 hektar, yang tidak jauh dari longsor sebelumnya,” kata Sartono.

Akibat longsor itu, akses jalan menuju Dusun Pengkok dan Pondok menjadi tertutup material tanah basah bercampur batu.

Saat meninjau di lokasi, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo menjelaskan saat ini telah ditanggulangi dengan mengirimkan tiga unit genset untuk Dusun Pengkok dan Pondok yang terisolir, dan mendirikan dapur umum.

“Ada dua tempat pengungsian, bagi 80 KK dengan 250 an orang, di SD 1 Wonorejo, kemudian di Balai Desa Beruk dengan jumlah 300 an orang,” katanya.

Kemudian terkait dengan proses belajar bagi anak-anak didik di Desa tersebut, Rohadi mengatakan Sekolah diliburkan terlebih dahulu, karena yang terpenting keselamatan.

“Kita berikan dispensasi dan koordinasikan dengan Disdikpora Kabupaten Karanganyar, karena kondisinya bencana,” kata Rohadi. pd

Read More