Category: Berita

setda

Bupati Karanganyar Menanggapi Maraknya Pemberitaan Kasus Kusrin

setda

Karanganyar, Rabu 13 Januari 2016

Pemberitaan pemusnahan tv rakitan produksi salah satu warga Karanganyar (Kusrin 42 Tahun) yang menjadi ramai di media massa, muncul berbagai pro dan kontra dikalangan  masyarakat.

Sebagaimana diketahui, berdasarkan putusan PN Karanganyar Nomor 169/Pid.Sus/2015/PN.Krg, warga Dusun Wonosari, RT 002/RW 003, Desa Jatikuwung, Gondangrejo tersebut, melanggar Pasal 120 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian (Solopos.com/11/01).

Menanggapi kasus tersebut, Bupati Karanganyar menyadari bahwa dilihat dari kacamata hukum Kusrin memang bersalah dan patut ditindak sesuai dengan ketentuan, akan tetapi Bupati juga melihat potensi Kusrin atas kreativitasnya.

“Dalam rangka memperhatikan diluar keputusan hukum, Bupati akan memanggil untuk memberikan pengarahan, pembinaan dan apresiasi atas kreativitas yang bersangkutan dalam bentuk lain yang tidak bertentangan dengan hukum,” Jelas Juliyatmono (13/1).

Read More
DSC_0009

Juliyatmono Berikan Motivasi Siswa Hadapi UN

kominfo

Optimis menghadapi masa depan : Bupati Juliyatmono saat memotivasi siswa siswi MAN Karanganyar, Rabu pagi (13/01/2016)

Karanganyar, Rabu 13 Januari 2016

Ujian Nasional tingkat SMA/SMK yang akan dilaksanakan pada April 2016 mendatang, menjadikan perhatian khusus bagi Juliyatmono selaku Bupati Karanganyar memberikan motivasi kepada siswa siswi menghadapi UN.

Pagi ini Rabu (13/01/2016) dari SMA Negeri 1 Karanganyar berlanjut ke MAN Karanganyar, Bupati Juliyatmono didampingi Kepala Disdikpora dan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar dalam arahannya menyampaikan bahwa ujian Nasional harus dipersiapkan dengan benar baik materi maupun mental, belajar sungguh-sungguh dan fokus.

“Hari ini untuk disyukuri, esok hari merupakan harapan. Allah SWT berfirman dalam QS. Ar-Rad ayat 11 Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa-apa yang pada diri mereka. Untuk itu hadapi segala sesuatunya dengan optimis, selalu berbaik sangka kepada Allah SWT. Jangan menjadikan diri kita sendiri pesimis dan mudah putus asa yang tidak percaya akan kebesaran dan kekuasaan Allah dan sifat tersebut menjadikan kita termasuk orang-orang yang ingkar. Untuk itu menghadapi ujian nasional besok harus benar-benar dipersiapkan baik dari materi maupun mental, belajarlah dengan sungguh-sungguh dan fokus untuk hasil yang terbaik ” terang Juliyatmono saat memberikan motivasi dihadapan anak-anak didik.

kominfo

Semangat : Karanganyar MAJU, Karanganyar CERDAS

Ia juga mengatakan bahwa membangun komunikasi dengan keluarga yang baik merupakan ketahanan bagi Bangsa dan Negara.

“ Allah selalu memberikan petunjuk sesuai dengan suara hati. Memiliki sebuah cita-cita adalah hal yang penting sebagai sesuatu yang mampu memotivasi kita mengapai impian menjadi nyata. Jangan hanya sekedar lulus. Harus menjadikan yang terbaik, buat bangga kedua orang tuamu dan harus optimis menghadapi masa depan. Seperti yang pernah dikatakan Ki Hajar Dewantara jadikan sekolah itu taman, jadikan guru sebagai teman dan jadikan guru sebagai pemecah masalah. Dan faktor terpenting yang mampu menjadikan kita selalu optimis dan maju adalah bangun dan jalin komunikasi dengan keluarga yang baik karena keluarga merupakan ketahanan bangsa dan negara,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama pula, Juliyatmono dihadapan Para Pendidik menekankan pentingnya bekerja secara profesional bekerja dengan sungguh-sungguh, kreatif yakni mampu menyampaikan materi dengan menyenangkan sehingga tidak menimbulkan rasa bosan/jenuh pada anak didik serta secara filosofi apa yang kita lakukan/perbuat dapat dipertanggung jawabkan baik dari segi religi maupun ilmu.

“ Kami titip anak-anak agar diberikan yang terbaik, karena mereka merupakan potret masa depan. Anak-anak kita ini lahir di masa teknologi dan jauh lebih pintar, maka untuk itu kita sebagai guru sekaligus orang tua agar dapat menjalin komuikasi yang baik. Beri pendidikan dan pemahaman yang terbaik kepada anak-anak didik agar terbentuk generasi yang berkarakter. Tunjukkan dedikasi seorang pendidik yang profesional, kreatif dan bertanggung jawab,” pesan Bupati dihadapan sejumlah Guru SMAN 1 dan MAN Karanganyar. ind/bn

Read More
cover IKM.-REVISI-jpg

Indeks Kepuasan Masyarakat DISHUBKOMINFO Kabupaten Karanganyar Tahun 2015

pengujian-kir

Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar

“B/BAIK” KUALITAS KINERJA PELAYANAN PENGUJIAN KENDARAAN BERMOTOR DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KABUPATEN KARANGANYAR

Pelayanan Pengujian Kendaraan bermotor (PKB) Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, tahun 2015 mendapat predikat “B” atau dalam kategori Baik. Peringkat ini diperoleh dari pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) melalui penyebaran kuesioner kepada masyarakat pemohon Uji Kir atau wajib uji kendaraan bermotor.

Instrumen kuesioner memuat pertanyaan tertutup kepada para pemohon uji kir mengenai penilaian mereka terhadap kualitas pelayanan yang diselenggarakan khususnya Unit Pengujian Kendaraan bermotor. Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor : KEP/25/ /M.PAN/2/2003 tentang Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Pelayanan Instansi Pemerintah, kuesioner memuat penilaian masyarakat mengenai 14 unsur pelayanan, yakni :

  1. Prosedur pelayanan, yaitu kemudahan tahapan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dilihat dari sisi kesederhanaan alur pelayanan;
  2. Persyaratan pelayanan, yaitu persyaratan teknis dan administratif  yang diperlukan untuk mendapatkan pelayanan sesuai dengan jenis pelayanannya;
  3. Kejelasan petugas pelayanan, yaitu keberadaan dan kepastian petugas yang memberikan pelayanan (nama, jabatan serta kewenangan dan tanggung jawabnya);
  4. Kedisiplinan petugas pelayanan, yaitu kesungguhan petugas dalam memberikan pelayanan terutama terhadap konsistensi waktu kerja sesuai ketentuan yang berlaku;
  5. Tanggungjawab petugas pelayanan, yaitu kejelasan wewenang dan tanggung jawab petugas dalam penyelenggaraan dan penyelesaian pelayanan;
  6. Kemampuan petugas pelayanan, yaitu tingkat keahlian dan keterampilan yang dimiliki petugas dalam memberikan/menyelesaikan pelayanan kepada mayarakat;
  7. Kecepatan pelayanan, yaitu target waktu pelayanan dapat diselesaikan dalam waktu yang telah ditentukan oleh unit penyelenggara pelayanan;
  8. Keadilan mendapatkan pelayanan, yaitu pelaksanaan pelayanan dengan tidak membedakan golongan/status masyarakat yang dilayani;
  9. Kesopanan dan keramahan petugas, yaitu sikap dan perilaku petugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara sopan dan ramah serta saling menghargai dan menghormati;
  10. Kewajaran biaya pelayanan, yaitu keterjangkauan masyarakat terhadap besarnya biaya yang ditetapkan oleh unit pelayanan;
  11. Kepastian biaya pelayanan, yaitu kesesuaian antara biaya yang dibayarkan dengan biaya yang telah ditetapkan;
  12. Kepastian jadwal pelayanan, yaitu pelaksanaan waktu pelayanan, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan;
  13. Kenyamanan lingkungan, yaitu kondisi sarana dan prasarana pelayanan yang bersih, rapi, dan teratur sehingga dapat memberikan rasa nyaman kepada penerima pelayanan;
  14. Keamanan pelayanan, yaitu terjaminnya tingkat keamanan lingkungan unit penyelenggara pelayanan ataupun sarana yang digunakan, sehingga masyarakat merasa tenang untuk mendapatkan pelayanan terhadap resiko-resiko yang diakibatkan dari pelaksanaan pelayanan.

Dari total nilai semua persepsi responden terhadap keempat belas unsur pelayanan tersebut, diperoleh Nilai Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) untuk pelayanan Unit Pengujian Kendaraan Bermotor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar sebesar 74,77 atau dengan kata lain Mutu Pelayanan Unit PKB dalam kategori “Baik” dalam skala penilaian 1,00 sampai dengan 100. Dengan mengetahui tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas unit pelayanan PKB tersebut, Dishubkominfo Kab. Karanganyar akan semakin bergiat dalam memberikan pelayanan prima khususnya di Unit Pelayanan PKB. (sofi)

Laporan Survey Indeks Kepuasan Masyarakat

 

Read More
DSC_0254

Penguatan SDM-LPM menuju Kabupaten Karanganyar Maju dan Cerdas

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan arahannya dalam Workshop di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar kemarin, Sabtu (09/01/2016).

Karanganyar, Sabtu 9 Januari 2016

Dewan Pimpinan Daerah LPM Kabupaten Karanganyar mengadakan Workshop Lembaga Pemberdayaan Masyarakat yang berlangsung di gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, pada Sabtu (09/01/2016). Yang di hadiri oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Ketua LPM, serta jajaran SKPD Kabupaten Karanganyar.

Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, menigkatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengedali pembangunan serta meningkatkan kemampuan masyarakat sebagai SDM untuk mengolah dan memanfaatkan potensi SDA dalam bidang Agrobisnis dan Pariwisata.

LPM merupakan Lembaga Kemasyarakatan Independen yang tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat, merupakan wahana partisipasi dan aspirasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian yang bertumpu pada masayarakat.

Dalam workshop tersebut, Dewan Pimpinan Daerah LPM Kabupaten Karanganyar menyampaikan bahwa akan diberlakukan Subtansi Permendes No.5 Tahun 2015 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa. Permendes 5/2015 (5 Bab-12 Pasal) itu sendiri isinya tentang Ketentuan Umum, Prinsip Penggunaan Dana Desa, Prioritas Penggunaan Dana Desa Untuk Pembangunan Desa, Prioritas Penggunaan Dana Desa Untuk Pemberdayaan Masyarakat Desa, dan Ketentuan Penutup.

Permendes No.5 Tahun 2015 tersebut sudah berjalan dengan baik maka akan menghasilkan suatu desa yang kuat, maju, mandiri, dan demokratis. Selain itu juga ada peningkatan kelompok masyarakat melalui kelompok usaha ekonomi produktif, kelompok perempuan, kelompok masyarakat miskin, kelompok nelayan, kelompok lain sesuai kondisi desa. Ald

Read More
DSC_0221

2016 Ujian Nasional di Karanganyar, Serentak Gunakan Sistem CBT

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono bersama Wakil Bupati Rohadi Widodo didampingi Kepala Disdikpora Karanganyar saat mengisi sesi tanya jawab pada Pembinaan Pegawai Dikpora, Senin (11/01/2016) kemarin di Aula Dikpora Karanganyar.

Karanganyar, Senin 11 Januari 2016

Ujian nasional berbasis komputer, Computer Based Test (CBT) yang selanjutnya disebut UN-CBT adalah sistem ujian yang digunakan dalam ujian nasional dengan menggunakan sistem komputer. Petunjuk pelaksanaan ujian nasional dengan CBT ini serentak akan dilaksanakan bulan April 2016 pada ujian nasional tingkat SMA/SMK dan Mei untuk tingkat SMP/Kesetaraan Tingkat B.

“Mudah-mudahan ujian nasional dengan sistem CBT di tahun 2016 ini dapat menjadikan cambuk/motivasi kepada siswa siswi khususnya di Kabupaten Karanganyar supaya meraih hasil yang terbaik. Pada kesempatan ini perlu saya sampaikan juga bahwa di tahun 2016 ini akan membentuk Kampung Matematika di Kecamatan Tawangmangu, semoga dapat dicontoh oleh kecamatan-kecamatan yang lain,” harap Sutarno Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Dan Olahraga Kabupaten Karanganyar saat menyampaikan laporan panitia.

kominfo

Staf Disdikpora bersama Kepala Sekolah SMP/MTS/SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar saat mengikuti Pembinaan yang dipimpin langsung oleh Bupati.

Sementara itu dalam arahannya Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan bahwa tujuan utama pendidikan adalah untuk membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter.

“Membangun satu opini bersama ujian merupakan kerja keras, motivasi untuk berkompetisi dan berprestasi. Oleh karena itu kami minta kepada Dinas Pendidikan jelang UN dengan menggunakan sistem CBT untuk benar-benar dipersiapkan lebih awal agar pada pelaksanaan ujian April nanti dapat berjalan lancar sesuai harapan kita. Karena tujuan utama pendidikan adalah untuk membentuk generasi yang maju, cerdas, lebih berkarakter, bersemangat dan berfilosofi,” tutur Juliyatmono dihadapan Pegawai Disdikpora, Kepala Sekolah SMP/MTS/SMA/SMK se Kabupaten Karanganyar pada kegiatan Pembinaan Pegawai Dikpora, Senin (11/01/2016) di aula Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Karanganyar.

Juliyatmono menambahkan sistem CBT ini cukup berkarakter dapat dipertanggung jawabkan dari sisi kejujurannya.

“Kalau memang sudah diarahkan penggunaan Computer Based Test (CBT) serentak pada UN 2016 ini agar benar-benar dipersiapkan dan terus semangati anak didik kita. Karena sistem CBT cukup berkarakter dapat dipertanggung jawabkan dari sisi kejujurannya. Dan perlu saya sampaikan pada kesempatan ini membuat rumusan program untuk peningkatan kinerja guru agar secara kualitas dapat dioptimalkan,” tambahnya. Acara tersebut membuka sesi tanya jawab yang dipimpin langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar didampingi Kepala Disdikpora. Uum/Ind/bn

Read More
aku

Tiap Jumat Dilarang Merokok

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil BUpati Karanganyar Rohadi Widodo membuka tirai baliho Gerakan Jumat Sehat, Larangan Merokok Di Hari Jumat dan Layanan SAPAMas, di Kabupaten Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil BUpati Karanganyar Rohadi Widodo membuka tirai baliho Gerakan Jumat Sehat, Larangan Merokok Di Hari Jumat dan Layanan SAPAMas, di Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Jumat (08/01/2016)
Setiap hari Jumat, di Kabupaten Karanganyar diberlakukan larangan merokok dimanapun tempatnya, dan untuk satu hari penuh. Kebijakan tersebut mulai berlaku Jumat (08/01/2016) setelah dilaunching oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono.

Larangan merokok itu juga tertuang di Keputusan Bupati Karanganyar Nomor 180/34 Tahun 2016 Tentang Gerakan Jumat Sehat dan Larangan Merokok Di Hari Jumat.

Diharapkan, dapat mencegah dampak buruk asap rokok baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kesehatan, guna terwujudnya derajat kesehatan masyarakat optimal serta tumbuh kembangnya generasi muda yang berkualitas.

Seusai senam bersama yang diikuti sekitar 500 orang dari SKPD, BUMD, TNI, dan Polri di Plasa Alun-alun Kabupaten Karanganyar, Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo secara resmi mencanangkan gerakan tersebut, dengan membuka tirai baliho.

“Setiap hari Jumat tidak boleh merokok, sesusah apapun, seberat apapun, kita ingin memberikan keteladanan bagi anak-anak kita betapa udara yang sehat, sejuk menjadi hak semua warga masyarakat,” kata Bupati.

Bupati juga mengatakan setiap Jumat tidak boleh merokok di semua lingkungan. Minimal di kantor-kantor, kantor pelayanan, di desa, Kecamatan, di desa-desa.

“Kita bersama-sama sosialisasikan laranganan itu. Jumat sebaiknya untuk berolah raga dengan baik,” katanya.

Dia juga menambahkan, apapun itu harus dimulai dan sukseskan supaya udara sejuk dan bersih walaupun itu tidak ada sangsi khusus, namun hanya sangsi moral.

SAPAMas
Pada kesempatan itu juga di launching SAPAMas (Sistem Informasi Penampungan Aspirasi Masyarakat).

Kepala Bagian Pengelolaan Data Elektronik (PDE) Setda Kabupaten Karanganyar Dahono mengatakan layanan masyarakat ini memakai sistem SMS (Short Message Service).

“Masyarakat dapat mengirimkan aspirasi ke nomor 0811 262 9999. Aspirasi dapat berupa komentar, saran, kritik, aduan, dan aduan,” kata Dahono di lokasi acara.pd

Read More
DSC_0354

Sepuluh Sekolah Adiwiyata Audiensi dengan Bupati

Karanganyar, Kamis 7 Januari 2016

Bertempat di Ruang Garuda I Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, sepuluh perwakilan Sekolah Adiwiyata mengadakan audiensi bersama Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kamis pagi (07/01/2016).

Pada kesempatan tersebut Kepala Badan Lingkungan Hidup, Edy Yusworo dalam laporannya menyampaikan bahwa Sekolah Adiwiyata merupakan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. “Untuk Kabupaten Karanganyar tahun 2015 sepuluh sekolah mendapat serifikat Adiwiyata Nasional, sedangkan untuk tahun 2016 Karanganyar akan maju tiga sekolah Adiwiyata Nasional menuju Mandiri yakni SD Negeri 3 Jaten, SMP Negeri 1 Karanganyar, SMP Negeri 3 Karanganyar”.

Rencananya tiga sekolah ini akan maju untuk mendapatkan penghargaan Asian Eco Award.
Harapan kami Bapak Bupati pada kesempatan ini dapat memberikan arahan dan motivasi agar apa yang menjadi harapan kami dapat tercapai untuk kemajuan sekolah Adiwiyata sekaligus kemajuan Kabupaten Karanganyar, “terang Edy Yusworo.

Bupati Juliyatmono menghimbau supaya sekolah yang mendapatkan sertifikat Adiwiyata harus memiliki ciri khas atau identifikasi. “Kami selaku Pemerintah Kabupaten Karanganyar menyampaikan rasa terima kasih karena telah berusaha keras untuk mendapatkan penghargaan Adiwiyata”. Selanjutnya yang perlu dimotivasi bagi sekolah yang telah mendapatkan prestasi harus memiliki ciri khas/identifikasi atau memiliki nilai lebih dari sekolah yang lain. Contohnya seperti : apakah lingkungannya bersih/asri, ada budaya yang baik untuk menjaga lingkungan selalu bersih. Sehingga dari contoh tersebut saat kita melakukan kampanye lingkungan hidup sekolah bisa menjadi rujukan.

Bupati juga menambahkan agar siswa siswi dibiasakan berbudaya bersih, sehingga dari kultur itulah masyarakat dapat disadarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan untuk hidup lebih sehat. “Saya minta budaya bersih sudah menjadi kultur bagi siswa siswi, untuk itu sekolah-sekolah yang sudah menjadi Adiwiyata untuk ditata dengan benar dan di setiap sekolah memiliki taman yang asri serta anak-anak untuk dididik selalu hidup bersih dan sehat, “pesan Bupati diakhir acara audiensi tersebut. ind/uum/bn

Read More
DSC_0019 copy

212 Mahasiswa UNS, KKN di Karanganyar

Sebanyak 212 Mahasiswa KKN UNS saat diterima di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar

Sebanyak 212 Mahasiswa KKN UNS saat diterima di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, sebelum ke lokasi KKN

Karanganyar, Kamis (07/01/2016)
Universitas Sebelas Maret, Surakarta mengadakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Karanganyar, diikuti sebanyak 212 mahasisiwa dari berbagai fakultas.

Seperti biasanya, para peserta diterima Bupati Karanganyar Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo, Sekretaris Daerah Kabupaten Karanganyar Samsi, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sundoro, dan beberapa camat yang wilayahnya menjadi lokasi KKN, Selasa (05/01) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Koordinator KKN UNS Wilayah Kabupaten Karanganyar Waridi Hendro Saputro mengatakan pada periode ini, mahasiswa disebar di Kecamatan Jumantono sebanyak delapan desa, Kecamatan Ngargoyoso sebanyak empat desa, Kecamatan Tawangmangu di empat desa, Kecamatan Tasikmadu sebanyak empat desa, dan Kecamatan Jaten di dua desa.

“Mereka terdiri dari Laki-laki sebanyak 81 orang, Perempuan sebanyak 131 orang. Selain dari UNS, periode ini juga diikuti enam mahasiswa dari Universitas Khairun, Ternate, Maluku Utara,” katanya.

Dikatakan lebih lanjut, KKN di Kabupaten Karanganyar harus mengabdi dengan melihat situasi di masyarakat apa adanya.

“Setelah ditarik dikampus, masih harus melaporkan hasil yang Anda lakukan selama 1,5 bulan. Hasil sudah berjalan atau belum,” katanya.

Menariknya, jika ada yang belum berjalan, dan dianggap mungkin masih menjadi prioritas, akan ditindak lanjuti Bupati.

Dia juga menjelaskan sebagai kelanjutan untuk wiata kuliner, ternyata banyak produk olahan yang bisa di produksi, namun belum dipatenkan.

“Rencananya, pada periode ini sudah berjalan dan sudah dipraktekkan di masyarakat akan dipatenkan,” katanya.

Saat menerima peserta, Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap mahasiswa kelak menjadi pemimpin bangsa. Bupati juga merasa senang kegiatan KKN di Kabupaten Karanganyar. Dengan begitu, masyarakat bisa terpengaruh untuk berpikiran lebih maju.pd

Read More
DSC_0048 copy

Bangun Dua Pasar, Butuh Anggaran Rp 27 M

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat berbincang dengan pedagang pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu

Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo saat berbincang dengan pedagang pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu

Karanganyar, Kamis (07/01/2016)
Rencana membangun dua pasar tradisional dibutuhkan dana besar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar meminta bantuan keuangan (Bankeu) Provinsi Jawa Tengah untuk membangun Pasar Nglano, Kecamatan Tasikmadu, dan Pasar Matesih, Kecamatan Matesih.

“Dibutuhkan dana Rp. 27 Miliar untuk dua pasar itu. Pengajuan Bankeu juga disertai Detail Engineering Design (DED),” kata Bupati Karanganyar Juliyatmono, Selasa (05/01) saat meninjau Pasar Nglano.

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama rombongan dari Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melihat langsung kondisi pasar. Mereka juga memasuki lorong-lorong sempit tiap sudut pasar tradisional itu.

“Kita lihat bersama, pasar yang seluas 11.449 meter persegi ini sudah tidak layak. Orang-orang saat belanja juga tidak nyaman,” kata Bupati.

Pemkab dalam membangun pasar akan dibuat seperti semi mall, bersih, nyaman sehingga pedagang dan pembeli juga senang.

“Di Pasar Nglano dibutuhkan Rp 16 miliar sedangkan Pasar Matesih Rp 11 miliar. Nantinya akan bangunan seluruhnya namun tetap satu lantai,” katanya.

Selama proses pembangunan berlangsung, akan dibangun pasar darurat untuk relokasi sementara di Lapangan Ngijo, bagi 1.200 pedagang Pasar Nglano. Sedangkan 1.350 pedagang pasar Matesih ditempatkan di Lapangan Matesih.

Lurah Pasar Nglano, Suwandi mengatakan, bangunan Pasar Nglano belum pernah direnovasi sama sekali. Kerusakan terparah di bagian utara seperti lantai hancur, atap ambrol dan bangunan kios melapuk.

“Sebanyak 500-an pedagang aktif berjualan dari total yang tercatat 1.000 lebih,” katanya. pd

Read More
DSC_0366

Pelantikan Dan Serah Terima Jabatan Ketua TP.PKK Kecamatan Mojogedang Dan Jenawi

????????????????????????????????????

Ketua TP. PKK Kabupaten Karanganyar Siti Chomsyah Juliyatmono bersama pengurus TP. PKK Kabupaten Karanganyar, Rabu (06/1).

Karanganyar, Rabu 6 Januari 2016

Berdasar hasil Rakernas ke tujuh, Siti Chomsya Juliyatmono selaku istri Bupati Karanganyar sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Karanganyar melantik dua Ketua TP PKK tingkat Kecamatan yaitu : Ny. Mulyono sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Mojogedang, Ny. Rusmanto sebagai Ketua TP PKK Kecamatan Jenawi, Rabu (06/01/2016) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada acara Pelantikan dan Serah Terima Ketua TP. PKK Tingkat Kecamatanyang dipimpin langsung oleh Ketua PKK Siti Chomsya Juliyatmono serta disaksikan langsung oleh Para Anggota TP PKK Karanganyar, SKPD terkait.

“Pelantikan ini merupakan momentum yang penting dan strategis untuk penguatan baik dalam program kinerja maupun struktur organisasi. Saya ucapkan selamat kepada Ketua TP PKK Tingkat Kecamatan yang baru dilantik, ini adalah amanah dan patut disyukuri.Semoga dapat melaksanakan tugas dengan baik ditunjang dengan sumber daya manusia yang berkualitas karena tantangan ke depan akan semakin berat. Maka diperlukan kerjasama, kekompakan dan saling mengisi,” terang Siti Chomsya saat menyampaikan sambutannya. “Jalin kerja sama yang baik dengan instansi-instansi terkait baik itu pemerintah maupun swastauntuk kemajuan Kabupaten Karanganyar,” tambahnya.

Harapannya semoga Tim PKK bisa bekerja dengan baik dan diperiode ini bisa meningkatkan 10 Program pokok PKK dan semoga dapat melaksanakan amanat dengan baik.

Dishubkominfo Karanganyar Uum/Ind.

Read More