Category: Berita

IMG_0355

Bupati Karanganyar, Juliyatmono : “Spirit Jaka Sanga, Diharapkan Menginspirasi Pemuda Karanganyar”

Bupati Karanganyar Juliyatmono pukul gong tanda Napak Tilas Jaka Sanga XXII dimulai.

Karanganyar  Kabupaten Karanganyar kembali selenggarakan Napak Tilas Peringatan Perjuangan Jaka Sanga Ke-XXII. Kegiatan tersebut akan berlangsung dari tanggal 15 – 17 November 2017 dan diikuti oleh 567 orang yang tergabung dalam 62 sangga. Acara yang diadakan oleh Pemkab bersama Kwarcab Karanganyar tersebut juga dalam rangka memperingati Hari Jadi Seabad Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyambut baik atas terselenggaranya acara tersebut. Selain itu, diharapkan dengan Napak Tilas ini pemuda Karanganyar mampu meneladani jiwa kepahlawanan Jaka Sanga.

“Nyali dan keberanian Jaka Sanga dalam memperjuangkan kemerdekaan (menghadapi penjajah) patut ditiru. Dengan persenjataan penjajah yang lebih maju, dengan keyakinan dan Iman, mereka mampu menghalau penjajah”, Kata Juliyatmono menyemangati peserta Napak Tilas

Ditambahkan lebih lanjut, Juliyatmono mengatakan Pemuda Karanganyar harus cerdas, kompak dan rukun. Hindari kegiatan yang merusak masa depan, jauhi narkoba, minum-minuman keras, dan pergaulan bebas.

Bupati Karanganyar Juliyatmono berharap pemuda Karanganyar mampu menyumbangkan sumber daya manusia yang berkarakter kuat dilandasi keimanan dan kualitas berpikir yang positif serta fisik yang terjaga sehingga menimbulkan rasa percaya diri dalam menapaki masa depan.

Sementara itu, Asisten Perekonomian, Pembangunan, dan Kesra Setda Karanganyar Siti Maisyaroch melaporkan kegiatan Napak Tilas bertujuan memupuk rasa cinta tanah air dan patriotisme jiwa muda. Selain itu, juga sebagai ajang membina mempersiapkan peserta guna mengikuti Gladi Widya Cakra tingkat Karesidenan Surakarta. Napak Tilas yang berlangsung 3 hari tersebut akan diisi dengan pelbagai kegiatan seperti ceramah, lomba-lomba, petualangan bebas, pentas seni dan bakti sosial. Dalam Napak tilas kali ini juga akan memperebutkan Piala Bergilir Bupati Karanganyar dimana tahun 2016 lalu keluar sebagai juara SMA Karangpandan untuk regu putra dan SMA Negeri 1 Karanganyar untuk regu putri. Demikian Diskominfo (ad/ygi)

Read More
DSC_1876

Kemensos Gelontorkan 1,5 Miliar Untuk 1200 Warga Karanganyar

Anggota DPR PR RI, Endang Maria Astuti dan Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan bantuan secara simbolis kepada
warga.

Karanganyar, Rabu 15 Nopember 2017

Kementerian Sosial menggelontorkan dana Rp 1,5 miliar bagi warga Karanganyar penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Dalam bantuan ini setiap keluarga menerima 2 juta rupiah secara tunai.

Pembagian bantuan sosial ini dilakukan beserta dengan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Gedung Wanita Karanganyar, Rabu (15/11).

Pada kegiatan ini dihadiri Anggota DPR RI Komisi VIII Endang Mariastuti, Bupati, Wakil Bupati Karanganyar, Camat se Karanganyar, Para Pelaku Usaha se Kab. Karanganyar.

Kepala Dinas Sosial Karanganyar, Agus Heri Bindarto dalam kesempatan tersebut menuturkan pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH)  ini diprioritaskan bagi warga kurang mampu dan lansia.

Ditambahkannya selain mendapat bantuan sosial dari Kemensos, warga Karanganyar juga mendapatkan bantuan dana aspirasi untuk KUBE Aspirasi.

“Total dana bantuan Rp 2, 188 miliar  diperuntukkan kepada 109 KUBE (terdiri 1.094 KK) dengan rincian untuk KUBE PKH ada 79 KUBE (794 KK) dengan asumsi per KK menerima sebesar Rp 2 juta sehingga berjumlah 1, 588 miliar dan KUBE Aspirasi  bagi 30 KUBE (300 KK) sebesar Rp 600 juta,”terangnya.

Sementara itu anggota DPR RI, Endang Mariastuti mengatakan dana aspirasi untuk warga Karanganyar berdasarkan dari ajuan proposal yang masuk.

“Pemberian dana aspirasi ini berdasar validitas data  yang masuk ke Dinas Sosial dengan didampingi pendamping PKH untuk masyarakat kurang mampu. Semoga bantuan ini dapat membantu meningkatkan usaha warga sebagai para pelaku usaha,”harapnya.

Demikian Diskominfo (muadz/ind)

 

Read More
web

Bupati Karanganyar Ajak Kader Posyandu Terlibat Germas

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyerahkan jasa kader posyandu Kecamatan Tasikmadu.

Karanganyar, Selasa (14/11/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengajak kader posyandu untuk terlibat dalam program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di Kabupaten Karanganyar, agar kesehatan lingkungan dan kebugaran tubuh terjaga.

Hal tersebut dikatakan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat senam bersama ratusan kader posyandu se Kecamatan Tasikmadu, di Lapangan Desa Suruh, Selasa (14/11) pagi.

“Kabupaten Karanganyar sudah dinyatakan sukses Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBABS). Provinsi Jawa Tengah dan Pusat sudah mengakui kita sebagai bagian kecil Kabupaten di Indonesia pola hidupnya sehat,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Bupati meminta kepada kader posyandu, kalau masih ada yang BABS tolong ditegur, jangan buang air besar sembarangan, ajak mereka berperilaku hidup sehat.

“Kader posyandu juga diminta untuk mengajak masyarakat  memiliki jamban sehat. Saya juga meminta agar mengiatkan perilaku hidup, seperti senam pagi, mengkonsumsi sayur dan buah,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo memberikan insentif jasa kader posyandu untuk bulan Juli-September 2017 sebanyak 531 orang, dari 10 desa.

Selain Kecamatan Tasikmadu, juga diserahkan jasa kader posyandu di 17 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar di hari yang berbeda seusai senam bersama.(pd)

Read More
web (2)

Tanjakan Giri Bangun Jadi Tantangan Peserta Napak Tilas

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo melepas Napak Tilas Perjuangan RM Said

Karanganyar, Senin (13/11/2017)

Napak tilas perjuangan Raden Mas (RM) Said atau Pangeran Sambernyawa di tahun 2017 ini terlihat menantang. Peserta harus melewati tanjakan jalan yang lumayan tinggi, Senin (13/11) pagi.

Kelompok peserta awalnya berjalan cepat dari titik pemberangkatan Sapta Tirta Pablengan, mulai terasa menantang tanjakan di depan Kantor Desa Karangbangun, Kecamatan Matesih. Jalur tersebut memang banyak tanjakan lumayan tinggi dan tikungan.

Namun, tantangan tanjakan itu tidak menyurutkan kelompok peserta dari pelajar SMA/SMK/MA di Kabupaten Karanganyar hingga garis finis di Tugu Tri Dharma Astana Mangadeg, yang berjarak 6,5 kilometer. Begitu pula organisasi pemuda, PNS, TNI,Polri.

“Napak tilas sejarah kepahlawanan ini diikuti sebanyak 800 orang. Acara ini juga bertujuan meningkatkan nilai-nilai perjuangan dan mengungah semangat patriotisme generasi muda,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Karanganyar, Tarsa.

Sebelum melepas ratusan peserta, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan kewajiban kita semuanya untuk mengambil pelajaran, nilai-nilai hikmah dari pahlawan yang telah memerdekakan bangsa ini.

“Pangeran Samber Nyawa mempunyai ajaran rumangsa melu handarbeni (merasa memiliki), wajib melu hangrungkebi (merasa ikut membela) dan mulat sarira hangrasa wani (Mawas diri) yang patut kita terapkan,” kata Wakil Bupati.

Di rute napak tilas, peserta juga melewati Tugu Tri Dharma Perjuangan RM Said yang berada di komplek Mangadeg. Usai finis, panitia menghibur peserta dengan hiburan musik.(pd)  

 

Read More
DSC_6129 AAA

PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN GOR UTP DI PLESUNGAN

Peletakan Batu Pertama Pembangunan GOR UTP Surakarta oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, di Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar.

Karanganyar – Yayasan Tunas Pembangunan Surakarta melakukan peletakan batu pertama pembangunan GOR Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta yang berada di desa Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar pada hari Sabtu (11/11/17).

Bupati Karanganyar Juliyatmono hadir dalam acara tersebut bersama Rektor Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Prof. Dr. Ir. Ongko Cahyono, M.Si., Ketua Yayasan Tunas Pembangunan, Kepala OPD terkait dan jajaran Forkompinca Kecamatan Gondangrejo.

Dalam sambutannya Juliyatmono mengatakan sinergitas antara Pemkab Karanganyar bersama civitas akademis dan masyarakat dalam masalah kebugaran sangatlah diperlukan. UTP ikut ambil bagian dalam Pendidikan Olahraga dan masalah Kebugaran diharapkan mampu meningkatkan kebugaran di tingkat masyarakat sekaligus juga menjadi sumbangsih nyata dalam mengukir prestasi olahraga tingkat nasional maupun internasional.

Sementara itu, Tegus Santoso Pimpinan Proyek GOR UTP menyampaikan bahwa dana yang dianggarkan sekitar 11 milyar dan sumber dana berasal dari Yayasan Tunas Pembangunan Surakarta. CV. Cahya Utama Karanganyar sebagai pelaksana utama pembangunan bersama CV. Rancang Bangun Sukoharjo.

“Di proyek tersebut terdapat pula Lapangan Tenis, Voli, dan nantinya GOR yang akan dibangun dengan luas 40×60 meter dengan 2 lantai, luas bangunan sekitar 3,6 hektar, yang direncanakan akan dikerjakan selama 6 bulan” kata Teguh Santoso.

Dalam sambutannya Rektor Universitas Tunas Pembangunan (UTP), Ongko Cahyono menyampaikan bahwa ini menjadi rencana dalam mengembangkan pendidikan olahraga yang terdiri dari S1 Pendidikan Jasmani dan Rekreasi maupun S2 Pendidikan Olahraga yang baru dimulai semester ini dan menjadi program unggulan dari Universtias Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta. Demikian Diskominfo (ad/ygi)

Read More
DSC_1676 AAA

PARADE KOESPLUS JIWA NUSANTARA KARANGANYAR DI MAKUTHOROMO

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan Parade Koes Plus Jiwa Nusantara di Terminal Mbangun, Makuthoromo, Karanganyar.

Karanganyar – 10 November 2017.

Dinas Pariwisata di bidang Seksi Pembinaan Ekonomi Kreatif Karanganyar mengadakan Parade Perdana Koes Plus Jiwa Nusantara yang bertempat di Terminal Mbangun Makuthoromo Karanganyar, pada Jumat (10/11/7) malam.

Dalam Parade tersebut hadir pula Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Grup Pecinta Koes Plus, Tokoh Masyarakat Makuthoromo, Dinas Pariwisata beserta Seksi Pembina Ekonomi Kreatif Karanganyar dan jajarannya.

Dalam pelaporan yang disampaikan oleh Ketua Panitia, Siswo Adi, menyampaikan bahwa Parade Perdana Koes Plus ini sendiri bertujuan untuk ikut mengenang Hari Pahlawan Nasional dan memperingati hari jadi 1 Abad Karanganyar.

“Kami para pecinta Koes Plus siap untuk menyukseskan dan menghibur Karangnyar agar maju dan sejahtera”, kata Ketua Panitia.

Dalam sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, acara Parade Perdana Koes Plus ini bisa menjadi daya tarik wisata Makuthoromo jika bisa dirutinkan karena saat ini Ikon Koes Plus saat ini yang terkenal berada di THR kota Solo.

“Jika di Solo Ikon Koes Plus berada di THR kota Solo, maka Karanganyar dapat membuat Ikon Koes Plus di Makuthoromo Karanganyar”, kata Bupati Karanganyar.

Dengan Parade Koes Plos ini semoga dapat membangun jiwa Koes Plus dan melestarikannya karena musik ini akan terus hidup disepanjang masa.

Demikian Diskominfo (krs/ygi).

Read More
web

Kabupaten Karanganyar Deklarasi Stop BABS

Kabupaten Karanganyar mendeklarasikan sebagai Kabupaten Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan Tuntas Akses Sanitasi Menyeluruh.

Karanganyar, Senin (13/112017)

Kabupaten Karanganyar mendeklarasikan sebagai Kabupaten Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) dan Tuntas Akses Sanitasi Menyeluruh, dengan di tandai pembacaan komitmen dan tanda tangan bersama para pemangku kepentingan.

Deklarasi yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Minggu (12/11),  juga mengundang Duta Sanitasi, Ike Nurjanah. Ike sangat senang dengan adanya komitmen bersama tersebut.

“Kesadaran perilaku itu penting, dan ketersediaan fasilitas bagus, tapi juga harus terawat. Jangan sampai tidak terawat. ,” kata Ike Nurjanah.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karanganyar mengatakan data dari Dinas Kesehatan tahun 2017 sudah tidak keluarga ada perilaku BABS di Kabupaten Karanganyar. Akses layak sudah mencapai 93,48 persen.

“Perlu bantuan yang terus dilakukan jambanisasi untuk 6.947 KK dan sisanya kategori mampu akan membangun sendiri,” kata Samsi.

Samsi juga menjelaskan, ini akan menjadi bagian sasaran sanitasi menyeluruh. Tahun 2017 ini Pemkab Karanganyar menganggarkan Rp. 9 Miliar untuk jambanisasi dan dukungan dari Desa, CSR, Baznas Karanganyar.

“Setelah Stop BABS dan Tuntas Akses, perlu ditindak lanjuti penyedotan tinja agar masyarakat dapat melakukan penyedotan tinja setiap tiga, empat tahun sekali,” kata Samsi.

Pada kesempatan itu juga diserahkan secara simbolis Kartu Sanitasi (KARSA) kepada empat Kepala Keluarga. Pemegang kartu itu berhak mendapat layanan sedot tinja gratis satu kali.

“Ini baru diterbitkan 2000 kartu KARSA untuk warga Kabupaten Karanganyar,” kata Samsi.

Ditempat yang sama Koordinator USDP, Mees Van Krimpen mengatakan mewakili seluruh tim dari UNDP mengucapkan selamat untuk Kabupaten Karanganyar, atas pencapaian yang penting ini, tentu dapat berbangga karena menjadi salah satu yang terdepan soal sanitasi.

“Pemerintah Daerah tidak bisa mencapai akses sanitasi universal hanya bekerja sendiri, namun butuh kerja sama dengan berbagai pihak di sektor sanitasi untuk mencapai tujuan bersama ini,” katanya.

“Kami sangat senang dengan segenap Pemerintah Kabupaten Karanganyar dan pihak-pihak yang berperan dalam program ini. Karanganyar salah satu Kabupaten/Kota perintis dalam program USDP,” kata Mees Van Krimpen.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan setahun lalu telah disepakati bersama untuk tuntas sanitasi dalam satu tahun, dan ternyata bisa mencapai sasaran tersebut.

“Tinggal beberapa fisik  dan diselesaikan di tahun 2018. Kades, PKK, Dharma Wanita diperbaiki perlaku masyarakat. Cek saluran sanitasi, bagus apa tidak. Kebersihan lingkungan di jaga,” kata Bupati Karanganyar.

Bupati juga menjelaskan bicara universal akses, sanitasi, sebenarnya sederhana namun ini bicara masa depan.

“Untuk sedot tinja dari rumah ke rumah, kantor-kantor juga termasuk agar tuntas sanitasi,” katanya.(pd)

Read More
IMG-20171113-WA0071

ULTAH KE-46 , SWIBA TETAP EKSIS

Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan dalam acara Temu Sahabat dan Sarasehan bersama Pendengar SWIBA.

Karanganyar – 12 November 2017

Memasuki usia ke-46, Radio SWIBA mengadakan Kegiatan Temu Sahabat dan Sarasehan dengan Pendengar SWIBA, Minggu Malam (12/11) di Halaman LPPL SWIBA, Jalan Lawu Timur Karanganyar.

Acara ini dihadiri oleh Bupati dan Wakil bupati karanganyar, Ketua DPRD, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Direktur BUMN dan BUMD serta KOPENSA.

“Kita sama-sama berdoa semoga di ultahnya ini SWIBA semakin jaya, mantap, dan akan tetap terus mengudara,” Ujar Bupati Karanganyar.

Juliyatmono mengatakan bahwa melalui SWIBA keroncong tetap eksis di Karanganyar dan menjadi media yang tepat untuk mendengarkan lagu-lagu keroncong.

Dengan mengambil tema “Bersama Komunitas Pendengar Radio SWIBA, Menyemarakkan Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-100 dan Ulang Tahun SWIBA ke-46”, diharapkan dapat menjaga silaturahmi dan menjadi media perekat antara KOPENSA  dan SWIBA.

Dalam sambutan Ketua Dewan Pengawas LPPL, H. Suparmi, SE mengatakan bahwa KOPENSA telas menjadi jiwa yang tidak pernah terpisahkan dan sangat berharga bagi SWIBA. LPPL harus benar-benar berpacu dalam meningkatkan pelayanan dan kompetisi demi keberlangsungan dan kemajuan kepenyiaran di Karanganyar.

“Dengan adanya LPPL ada keleluasaan dalam mengaktualisasikan diri, menjadi penyampai informasi yang benar sekaligus menjadi pemersatu bangsa,” Ujarnya.

Suparmi juga mengatakan agar senantiasa untuk menata dan berinstropeksi diri serta menjaga komunikasi antara semua pihak agar peningkatan pelayanan semakin tinggi.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memotong tumpeng.

Diakhir acara Bupati didampingi Wakil Bupati dan Pejabat Pemerintahan lainnya memotong tumpeng sebagai tanda syukur atas masih eksisnya radio SWIBA, disamping itu Bupati juga berpesan kepada Dewan Pengawas dan DISKOMINFO untuk terus diuri – uri, karena SWIBA mempunyai peran yang sangat penting bagi Karanganyar.

Demikian KOMINFO (Krs/mdz)

Read More
WhatsApp Image 2017-11-13 at 11.01.51 AM

Sungkem Untuk Ayah Raih Penghargaan Dari LEPRID

Paulus Pangka memberikan sambutan dalam acara Sungkeman 1000 Anak Untuk Ayah di halaman SMPK Barata 2 Jumapolo.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar- 12 November 2017

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan  SMPK Barata 2 Jumapolo menyelenggarakan Sungkeman 1000 Anak Untuk Ayah dalam rangka memperingati hari Ayah Nasional, Minggu (12/11).

Dari laporan yang disampaikan ketua Pasukan Penolong Ayah (PASPENA) OSIS SMPK Barata 2 Jumapolo, acara ini bertujuan untuk memperingati Hari Ayah Nasional serta memeriahkan 1 Abad Kabupaten Karangnyar. Melestarikan budaya sungkem sebagai bentuk rasa hormat terhadap orang tua terutama ayah.

Sungkeman 1000 Anak Untuk Ayah menjadi catatan sejarah dunia, yaitu sungkeman anak kepada ayah terbanyak. Lembaga Pencatat Rekor Indonesia yang bernama Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID) dibawah pimpinan Paulus Pangka, memberikan Piagam, Mendali, Piala, serta buku kepada Instansi Pemerintah  Kabupaten Karanganyar dan Putra Ibu Pertiwi sebagai pemrakarsa Hari Ayah Nasional.

“Hari ini kita mencatat sejarah dunia sungkem kepada ayah terbanyak, berapaun jumlahnya bukan mnejadi masalah. Kami mencatata berbagai hal yang menjadi inspiratif” jelasnya.

Para siswa dan siswi saat sungkem kepada ayahnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Peringatan Hari Ayah dengan tema “Ayah Sehat Negara Kuat” mengambil contoh ayah-ayah Indonesia yang berprofesi sebagai petani dan buruh tani, yang mana jika petani sakit Negara pun kelaparan. Serangkaian acara dalam acara tersebut ialah, sungkem anak kepada ayah serta senam bersama ayah dan anak untuk mewujudkan ayah-ayah yang sehat jasmani dan rohani.

Demikian diskominfo (ppt)

Read More
DSC_6356

Ratusan Kendaran Ikuti Karnaval Mobil Hias

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono beserta Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo ikut serta karnaval mobil hias di sepanjang Jalan Lawu Karanganyar, Sabtu (11/11).

Karanganyar, Senin 13 November 2017

Menyemarakkan hari jadi ke seratus Kabupaten Karanganyar menggelar karnaval mobil hias. Berbagai tampilan menghiasi kendaraan mulai hasil bumi, buah, bunga sampai atraksi ekstreem komunitas kendaraan, Sabtu (11/11/2017) siang kemarin.

Karnaval mobil hias menyambut hari jadi Kabupaten Karanganyar ke seratus yang jatuh pada 18 November besok menempuh rute mulai dari Alun-Alun Kabupaten Karanganyar hingga depan Gedung DPRD Karanganyar.

DISKOMINFO

Ratusan warga antusias menyaksikan karnaval mobil hias tersebut. Ratusan kendaraan peserta karnaval mulai dari kecamatan, jajaran pemerintahan, BUMD, BUMN, Perbankan, Para Pelaku Usaha yang menampilkan ikon masing-masing daerahnya.

Pada kesempatan tersebut disampaikan laporan Ketua Panitia Penyelenggara, Waluyo Dwi Basuki, karnaval mobil hias ini merupakan rangkaian menyambut hari jadi Karanganyar ke seratus pada 18 November mendatang. Adapun peserta karnaval diikuti kurang lebih dua ratus mobil mulai dari kecamatan –kecamatan di wilayah Karanganyar, Instansi Pemerintahan, BUMD serta pihak swasta. Setiap mobil atau kendaraan menampilkan berbagai ornamen mulai dari hasil bumi, buah-buahan, bunga dan berbagai pernak-pernik lainnya untuk menunjukkan potensi yang dimiliki dimasing-masing daerahnya di wilayah Karanganyar.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More