Category: Berita

DSC_0094

FK Metra Karanganyar Peringkat 2 Terbaik Nasional

diskominfo

salah satu aksi FK Metra Karanganyar saat tampil di Festival FK Metra Tingkat Nasional beberapa waktu lalu (Kamis Pagi, 23/11), Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Palembang, Sumsel.

 

Karanganyar – Forum Komunikasi Media Tradisional (FK Metra) Kabupaten Karanganyar meraih dua penghargaan sekaligus yakni penampil terbaik 2 dan sutradara terbaik dalam kegiatan Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SAIK) Tahun 2017 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, 21-24 Desember di Palembang, Sumatera Selatan.

Piagam dan trophy diterima langsung oleh Sekretaris Dinas KOMINFO Karanganyar, Agung Cahyo Nugroho pada acara Anugerah Media Humas 2017 yang sekaligus penutup rangkaian kegiatan SIAK 2017 di Hotel Novotel Palembang.

“Pemkab Karanganyar bangga akan prestasi yang telah diraih, diharapkan kedepan kesenian tradisional makin eksis dan dimanfaatkan untuk diseminasi informasi”, ujar Agung

FK Metra Karanganyar yang mewakili Propinsi Jawa Tengah bersaing dengan 10 Provinsi terbaik yang berhak tampil pada Festival FK Metra tingkat Nasional di Palembang Sport dan Convention Center (PSCC), Rabu Malam dan Kamis Pagi (22-23/11). Adapun propinsi tersebut yakni Propinsi Sumatera Selatan selaku tuan rumah, Jambi, Sumatera Barat, Papua, Papua Barat, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Kalimantan Barat, dan Sumatera Utara.

FK Metra Kabupaten Karanganyar menampilkan kesenian ketoprak dengan judul cerita Prahara Mbulak Gambul yang menceritakan tentang fenomena kehidupan manusia yang sering terjadi dalam mendapatkan jabatan dan kekuasaan dengan menghalalkan berbagai cara untuk meraihnya, seperti dengan cara menyebarkan berita yang tidak benar (hoax).

Perjalanan FK Metra Kabupaten Karanganyar sendiri tidak lah mudah, setelah berhasil lolos penyisihan tingkat regional (17/5) di Kabupaten Purworejo, dari 11 kabupaten /kota yang diundang, hadir 7 kabupaten yaitu Kabupaten Wonosobo, Kota Magelang, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Magelang, Kabupaten Temanggung, dan Kabupaten Purworejo. Sedangkan Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Boyolali, dan Kabupaten Kebumen. Kemudian FK Metra harus kembali berjuang di tingkat Final yang diikuti oleh 6 Kabupaten/Kota yaitu FK Metra Kab./Kota yakni: Kabupaten Rembang, Karanganyar, Purbalingga, Pekalongan, Grobogan dan Magelang. Demikian Diskominfo (diskominfo)

Read More
KOMINFO

1690 Pangkalan LGP Di Berikan Pembinaan

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan pengarahan kepada agen LPG se- Kabupaten Karanganyar, Kamis(23/11)

Karanganyar, 23 November 2017

Sebanyak 1690 pangkalan dan 13 agen LGP se- Kabupaten Karanganyar di bina. Acara ini berlangsung di Gedung Wanita Kabupaten Karanganyar, Kamis (23/11). Pembinaan ini bertujuan untuk menekan pengunaan gas bersubsidi yang tidak tepat sasaran. Selain itu dalam pembinaan ini ditekankan bahwa gas 3 kg hanya untuk warga miskin.

Sampai saat ini masih banyak masyarakat yang dianggap mampu bahkan industri yang menggunakan gas bersubsidi. Ini terjadi karena karena kurangnya sosialisasi dan kesadaran masyarakat. Maka dari itu pemerintah akan mensosialisasi sistem baru untuk pendistribusian gas bersubsidi melalui jalur nontunai. “Jadi nanti siapa yang berhak menerima gas bersubsidi akan diberi kartu,” jelas Budi Supriyono. Sedangkan data siapa saja yang berhak mendapatkan gas bersubsidi sedang di olah oleh Dinsos.

Sementara Bupati Karanganyar dalam arahannya menegaskan untuk PNS dan masyarakat mampu jangan menggunakan gas 3 Kg karena akan mengurangi jatah warga kurang mampu. Selain itu Juliyatmono juga menyampaikan agar semua agen dan pangkalan guyub rukun mendukung program pemerintah. Bupati juga mengharapkan masyarakat segera melapor bila ada penyimpangan. “Kalo ada hal – hal yang sekiranya tidak beres atau ada indikasi menyimpang segera laporkan, bisa sms saya,” Jelas Juliyatmono. Demikian DISKOMINFO(yoga/fitri)

 

Read More
DSC_0404

Cegah Peredaran Rokok Ilegal, Pemkab Gencarkan Sosialisasi

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menyampaikan sambutan sekaligus membuka Sosialisasi Cukai Rokok di Gedung PGRI Cangakan Karanganyar, Rabu (22/11).

Karanganyar, Rabu 22 Nopember 2017

Sosialisasi cukai rokok dana bagi hasil cukai tembakau (DBHCHT), Pemkab Karanganyar melalui Satpol PP Karanganyar terus menggelar sosialisasi upaya pencegahan peredaran rokok ilegal di wilayah Karanganyar di Gedung PGRI Cangakan, Karanganyar, Rabu (22/11).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri aparat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, para pelaku usaha, dan masyarakat.

Kepala Satpol PP Karanganyar, Kurniadi Mulato dalam laporannya mengatakan potensi tembakau di Karanganyar cukup tinggi.

“Karanganyar merupakan pengguna rokok cukup tinggi,”katanya.

Ditambahkannya, saat ini cukai rokok ilegal mulai berkurang di Karanganyar. Upaya pencegahan terus dilakukan dengan melakukan razia rokok ilegal dipasaran.

Kurniadi berharap dukungan dan kerjasamanya yang dari semua pihak yang terkait agar cukai ilegal tidak beredar lagi di wilayah Karanganyar,”pesannya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menuturkan penerimaan pajak dari sektor cukai atau tembakau tinggi yang sebagian diperuntukkan guna pembangunan.

“Cukai dan tembakau di Karanganyar untuk setahun mencapai 30 miliar rupiah. Pemasukan itu berasal dari Pabrik rokok seperti Colomadu. Dari jumlah tersebut sebagian digunakan untuk pembangunan dan kesehatan,”terangnya.

Lebih lanjut Bupati menyampaikan selain Karanganyar juga mendapat dana bagi hasil cukai dan tembakau senilai 6 sampai 7 miliar rupiah. Diharapkan dana bagi hasil tersebut mampu memberikan kesejahteraan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Pada sosialisasi ini, Juliyatmono berharap para pelaku usaha rokok terutama toko kelontong ikut serta berperan dalam upaya pencegahan cukai ilegal.

“Hindari menjual rokok ilegal untuk mencegah berurusan dengan hukum,”pesannya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

Read More
IMG_0762 CCC

BUPATI BREBES BESERTA ROMBONGAN KUNJUNGI KARANGANYAR

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, saat memberikan sambutan dalam menyambut Kunjungan Kerja Bupati Brebes beserta rombongan di Ruang Anthurium, Rumah Dinas Bupati Karanganyar.


Karanganyar-Senin 20 November 2017

Bupati Kabupaten Brebes Idza Priyanti beserta rombongan sebanyak 30 orang melaksanakan kunjungan kerja di Kabupaten Karanganyar dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar Rohadi Widodo beserta jajarannya, Senin (20/11) di Ruang Anthurium Rumas Dinas Bupati.

Dalam sambutan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengucapkan selamat datang kepada Bupati Brebes beserta rombongan. Kabupaten Karanganyar yang terdiri dari 17 Kecamatan, 15 Kelurahan, dan 162 Desa dengan luas wilayah sekitar 77 ribu Hektar yang terbagi kedalam dua kawasan wilayah, yaitu kawasan industri dan pertanian.

Rohadi Widodo juga memaparkan tentang kebijakan-kebijakan anggaran dana yang ada di Kabupaten Karanganyar, salah satunya yaitu adanya intensif untuk Ketua RT dan RW dengan honor sebesar 1,5 juta ditambah dengan dana operasionalnya 500 ribu.

Selanjutnya, Rohadi Widodo juga menjelaskan tentang lima misi yang dijalankan di Kabupaten Karanganyar, yaitu memajukan infrastuktur, menciptakan 10 Ribu wirausaha mandiri, pendidikan gratis (SD, SMP, SMA/SMK), desa sebagai tingkat pertumbuhan dan peningkatan sosial, keagamaan, dan budaya.

“Untuk tingkat kerukunan, Kabupaten Karanganyar merupakan tingkat terbaik di Jawa Tengah dan semoga bisa naik ke tingkat Nasional, saat ini kami sedang meningkatka kembali nilai-nilai budaya yang ada di Kabupaten Karganyar, salah satunya adalah budaya Wayang” jelasnya.

Bupati Kabupaten Brebes Idza Priyanti, dalam sambutannya menyampaikan maksud dan tujuan mengadakan kunjungan ke Kabupaten Karanganyar adalah untuk silaturahmi serta belajar tentang pelimpahan wewenang Bupati Karanganyar kepada para Camat, baik dalam tingkat pelayanan Pendidikan, Kesehatan, Ekonomi, dan Perizinan untuk usaha mandiri, kami ingin belajar sejauh mana untuk bisa di sharing, agar kita bisa komunikasi dengan baik dan mewujudkan Kabupaten Brebes yang lebih baik.

“Kami bisa melakukan inovasi-inovasi yang sudah berjalan dengan bagus di Kabupaten Karanganyar serta  kami akan banyak belajar setelah kunjungan ini, yang nantinya bisa jadi motivasi dan semangat untuk dikaji dan diterapkan di Kabupaten Brebes” Ujar Idza Priyanti selaku Bupati Kabupaten Brebes.

Demikian Kominfo (ad/ppt)

Read More
DSC_9045 AAA

JASA KONTRUKSI MENJADI DAYA SAING PEMBANGUNAN

 

Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Siti Maisyaroch, menyampaikan laporannya dalam Pembinaan Jasa Kontruksi Kabupaten Karanganyar Tahun 2017, di Hotel Taman Sari, Karanganyar.

Karanganyar – 20 November 2017.

Sekretariat Daerah Kabupaten Karanganyar mengadakan Pembinaan Jasa Kontruksi Kabupaten Karanganyar Tahun 2017, yang bertempat di Hotel Taman Sari, Karanganyar, pada hari Senin (20/11/17) pagi.

Hadir pula Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi, Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Siti Maisyaroch, BPJS Surakarta, Kepala Balai Jasa Kontruksi dan Informasi Konstruksi, Dinas Pekerja Umum, penyedia barang jasa dan konstruksi dan jajarannya.

Dalam pelaporan yang disampaikan oleh Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Siti Maisyaroch, bahwa dalam Pembinaan Jasa Konstruksi ini didasarkan pada UU No 2 tahun 2017 tentang jasa kontruksi, yang bertujuan untuk meningkatkan kinerja konstruksi di Karanganyar yang merupakan daya saing pembangunan.

“Kinerja dari Jasa Kontruksi ini juga akan menjadi daya saing dalam pembangunan”, kata Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat.

Sambutan Bupati yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah, Samsi, menyampaikan bahwa Pembinaan Jasa Konstruksi ini bertujuan untuk efesiensi dalam pembangunan konstruksi karena pembangunan konstruksi sebagai objek sektor indsutri.

“Pembinaan ini juga menjalankan UU RI No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Kontruksi yang juga bertujuan untuk mewujudkan masyrakat yang adil dan makmur.”, kata Sekretaris Daerah.

Demikian Diskominfo (yga/ygi).

Read More
DSC_2388

Sambut Satu Abad, Pemkab Karanganyar Hadirkan Lansia Berumur Seratus Tahun

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan cinderamata kepada lansia berumur 100 tahun atau lebih yang dihadirkan pada Upacara Hari Jadi ke 100 Tahun Kabupaten Karanganyar

Karanganyar, Senin 20 November 2017

Memperingati hari jadi ke seratus, Pemkab Karanganyar menghadirkan nuansa yang berbeda pada pelaksanaan Upacara. Selain menggunakan bahasa Jawa dan pakaian adat Jawa, Pemkab Karanganyar juga menghadirkan 64 lansia yang berusia lebih dari 100 tahun sebagai tamu undangan.

Upacara peringatan hari jadi Kabupaten Karanganyar ke-100 digelar di Alun Alun Kabupaten Karanganyar, Sabtu (18/11) kemarin. Dalam upacara ini seluruh peserta upacara dan tamu undangan menggunakan pakaian adat Jawa yakni Beskap Jangkep untuk laki-laki dan Kebaya Jarit Wiru untuk perempuan.

Tampil sebagai Komandan Upacara, Kepala Satpol PP, Kurniadi Mulato dan bertindak selaku Inspektur Upacara, Bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Pada Upacara peringatan satu abad Karanganyar, Pemkab Karanganyar meraih penghargaan Tingkat Nasional yakni Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha sebagai daerah dengan Kinerja Pemerintahan terbaik peringkat ke dua se Indonesia. Selain itu juga disampaikan Satyalancana Karya Satya kepada tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Karanganyar yakni sebuah penghargaan dari Presiden RI atas pengabdiannya di Pemerintahan Karanganyar selama puluhan tahun. Penghargaan tersebut diberikan kepada Drs. Siswanto (Kepala BKPSDM Karanganyar atas pengabdiaannya selama 30 tahun), Suripto (ASN dari Inspektorat Karanganyar yang mengabdi selama 20 tahun) dan Sri Mulyani ( Guru SD Negeri 1 Suruh, Karanganyar).

Dalam amanatnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan beberapa penghargaan yang diterima Pemkab Karanganyar jangan menjadikan para jajarannya terlena. Penghargaan dari Pemerintah justru harus membuat para jajarannya memberikan yang lebih baik lagi.

“Penghargaan ini harus menjadikan kita lebih baik di masa mendatang. Apalagi kedepan tantangan semakin berat,”tuturnya.

Ditambahkannya, jelang tahun politik pada 2018 dimana akan dilaksanakan secara serentak, Bupati berharap para ASN Karanganyar dapat berpartisipasi dan mampu menjaga netralitas.

“Mari ikut serta dalam pesta demokrati dengan memberikan suara anda,”imbuhnya.

Usai pelaksanaan Upacara, Pemkab Karanganyar memberi penghargaan terhadap para lansia berumur lebih dari seratus tahun sejumlah 64 lansia. Selain itu, Pemkab Karanganyar juga memberikan hadiah bagi bayi yang lahir tepat di hari Sabtu Pahing Tanggal 18 November 2017.

Sementara itu dalam menyemarakkan seratus tahun hari jadi Karanganyar, ditampilkan drama kolosal perjuangan Pangeran Samber Nyawa atau lebih dikenal Raden Mas Said yang melibatkan 1000 pelajar dari tingkat SMP, MTs, SMA/SMK/MA se Karanganyar dan demontarsi aeromodelling dari TNI Angkatan Udara Lanud Adi Sumarmo.

Demikian Diskominfo (Tim)

Read More
web

Trabas Hari Jadi Karanganyar, 2000 Crosser Jajal Trek 60 KM

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Forkopimda, dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ikut Trabas Trail Hari Jadi Satu Abad Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Senin (20/11/2017)

Sebanyak 2000 crosser dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta, ikut  Trabas Trail Hari Jadi ke 100 Kabupaten Karanganyar, Minggu (19/11) di Lapangan Bangsri, Kecamatan Karangpandan.

Diantara crosser-crosser itu, ada Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Forkopimda, dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Jarak 60 Kilometer harus ditempuh dengan melewati 35 tanjakan ekstrim maupun ringan. Mayoritas, jalur yang dilalui berbatu dan tanah lumpur, melewati aliran sungai.

Bahkan, mulai dari titik start di Lapangan Bangsri rintangan mulai ada, berupa tanjakan setinggi dua meter, namun mempunyai sudut kemiringan cukup ektrim.

Alhasil, banyak peserta yang kesulitan naik tanjakan itu. Ada pula yang jatuh terpeleset, ada juga yang masuk ke sawah. Lumpur pun berterbangan karena roda berputar cepat.

Tahun ini, Trabas Trail Satu Abad Kabupaten Karanganyar di mulai dari Lapangan Bangsri, Kecamatan Karangpandan, lalu melewati Desa Delingan, Desa Gedong. Masuk ke kawasan hutan Bromo, Kawasan Alas Karet, lalu ke Desa Tohkuning dan finish di Lapangan Bangsri.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat memberikan sambutan mengatakan selamat datang di Kabupaten Karanganyar dan mencoba jalur trek trabas yang memacu adrenalin.

“Tahun depan semoga bisa pecah rekor untuk peserta trabas trail terbanyak di Indonesia. Kabupaten Karanganyar mempunyai panorama alam yang indah, banyak medan sulit yang semakin menantang,” kata Bupati Karanganyar.

Trabas Trail merupakan olahraga yang mempunyai adrenalin tinggi, sensasional dan menambah pertumbuhan ekonomi, khususnya otomotif.

“Kita junjung tinggi sportivitas, pertemanan dan mempererat antar komunitas trail,” kata Bupati.

Panitia juga menyediakan utama motor matik dan panggung hiburan  dengan penyanyi terkenal di titik start.(pd)

Read More
DSC_8139

Kodim 0727 Karanganyar Miliki Dandim Baru

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima kain Ulos dari Letkol CZI Santy Karsa Tarigan saat acara lepas sambut Dandim 0727 Karanganyar.

Karanganyar – Pemerintah Kabupaten Karanganyar resmi melepas Letkol CZI Santy Karsa Tarigan, S.E. dalam acara lepas sambut pejabat lama dan pejabat baru Komandan Kodim 0727 Karanganyar, Kamis Malam (16/11) di Gedung Wanita Karanganyar. Hadir dalam acara tersebut Danrem 074 Warastratama, Bupati Karanganyar bersama jajaran Forkompinda, Dandim se-Solo Raya dan Kepala OPD di lingkup Pemerintahan Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutan memberikan kesannya kepada Pejabat Lama Letkol CZI Santy Karsa Tarigan, S.E. selama menjabat yakni sukses memajukan pertanian di Kabupaten Karanganyar dan pembangunan-pembangunan yang dilaksanakan dalam program TMMD.

“Tidak salah kalau saya panggil Letkol Tarigan sebagai Kepala Dinas Pertanian KW 2, data-data yang ada ditangan beliau sangat akurat dan selalu bersama petani di Sawah tanpa didampingi rekan-rekan Forkompinda”, Ujar Juliyatmono disambut tepuk tangan meriah tamu undangan.

Juliyatmono juga mengenang saat-saat bersama menaklukkan Gunung Lawu di Ketinggian 3265 dpl bersama Kapolres Karanganyar dan Wakil Bupati serta seluruh elemen pemuda di Kabupaten Karanganyar memperingati Sumpah Pemuda untuk menunjukkan rasa cinta Tanah Air terkhusus mencintai Bumi Intanpari.

Dalam kesempatan tersebut Letkol CZI Santy Karsa Tarigan, S.E. bersama istri dan anak-anaknya mendapatkan kehormatan sebagai warga kehormatan Kabupaten Karanganyar sehingga diharapkan tali silaturahmi akan terus terjaga.

Setelah acara lepas sambut Letkol CZI Santy Karsa Tarigan, S.E. akan menduduki jabatan baru sebagai Wadan Pusdikzi Wiyata Ksatria Bhakti, dan tongkat komando tertinggi Kodim 0727 Karanganyar akan di pegang oleh Letkol Inf M.I. Muchtar yang sebelumnya menjabat Kasi Operasi Korem 074 Warastratama yang mendapatkan kepercayaan sebagai Ketua Tim Pengamanan Pernikahan Putri Presiden RI Joko Widodo beberapa waktu lalu. Demikian Diskominfo (ad/adt)

Read More
IMG_0127

155 Desa Berpartisipasi dalam Lomba Festival Gapura

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyerahkan hadiah kepada para pemenang dalam lomba Festival Gapura Karanganyar 2017.

Karanganyar, Kamis 16 Nopember 2017

Menyemarakkan hari jadi ke-100 Pemkab Karanganyar menggelar lomba festival Gapura Desa. Sebanyak 155 desa ikut serta dalam lomba ini. Pengumuman juara lomba festival Gapura disampaikan di Gedung Wanita Karanganyar, Kamis (16/11).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Karanganyar, Edy Sriyatno dalam laporannya menyampaikan festival Gapura hias ini diikuti 155 desa di  Kabupaten Karanganyar. Tapi tidak semua desa ikut serta dalam kegiatan ini.

“Ada 22 desa yang belum mengikuti lomba. Untuk kategori lomba terbagi menjadi tiga yakni Gapura ukuran besar lebih dari 8 meter, Gapura sedang ukuran 6 meter dan Gapura kecil ukuran dibawah 6 meter,”katanya.

Ditambahkan Edi, lomba festival ini untuk mempercantik gapura sebagai identitas desa sedangkan tujuan utama adalah tetap meningkatkan kegotongroyongan warga.

“Diharapkan dari kegiatan lomba ini kebersamaan dan kekompakan  warga desa tetap terjaga dan meningkat,”imbuhnya.

Dalam festival gapura hias ini penilaian ditentukan dari beberapa aspek seperti design, komposisi cat, keindahan hiasan, dan tentunya gotong royong warga. Sementara penjurian dari jajaran Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup dan Praktisi UNS.

Vebri Armoko perwakilan dari PT. Indaco mengapresiasi kegiatan festival Gapura di setiap desa di  Kabupaten Karanganyar dalam rangka menyambut seabad Kabupaten Karanganyar.

Diharapkan kerjasama Pemkab dan PT. Indaco tetap berlanjut di tahun mendatang dalam rangka ikut serta mewujudkan Karanganyar yang maju dan sejahtera.

“Menjadi daya tarik dan nilai lebih tersendiri bagi kami, semangat gotong royong kekompakan warga adalah yang utama dalam festival gapura ini,”terangnya.

Sementara, Bupati Karanganyar Juliyatmono mendukung dan menyambut positif antusias warga dalam menghias gapura dimasing-masing desanya.

Ia berharap semangat gotong royong di masyarakat tetap terjaga.

“Inovasi dan kreasi gapuranya sangat bagus-bagus. Semoga semangat guyup untuk mempercantik gapura desa sebagai penanda desa terus berlanjut hingga tahun mendatang,”harap Juliyatmono.

Pada kesempatan tersebut disampaikan Pengumuman Juara lomba kategori Gapura kecil yang menjadi juara favorit disabet oleh Desa Ngunut, Jumantono dan Juara I diraih Desa Kadiloyo, Gondangrejo. Selanjutnya kategori Gapura sedang sebagai favorit adalah desa Waru Wetan, Dayu, Karangpandan , Juara I  Desa Bolong, Karanganyar dan Kategori Gapura Besar terfavorit adalah desa Karangsono, Karanganyar dan Juara I diraih desa Klodra, Colomadu.

Sementara itu  total hadiah yang diberikan pada lomba festival Gapura senilai Rp 44.250.000,.

Demikian Diskominfo (ind/mdz)

Read More
FOTO SAMPUL AAA

Dana Sumbangan PMI Mencapai 718 Juta

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, memberikan sambutan pada acara Serah Terima Hasil Sumbangan Bulan Dana PMI di Aula Gedung PMI, Karanganyar.

Karanganyar – 16 Oktober 2017.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Karanganyar mengadakan acara Serah Terima Hasil Sumbangan Dana PMI yang diadakan di Gedung PMI, Karanganyar, diruangan Aula Gedung PMI, Kamis (16/11/17) pagi.

Acara tersebut dihadiri pula oleh Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Ketua PMI Karanganyar, Timotius Suryadi,  Dandim 0727 Karanganyar, Letnan Kolonel Infantri CZI Santy Karsa Tarigan selaku Ketua Penyelenggara Sumbangan Bulanan Dana PMI Karanganyar.

Sambutan yang disampaikan oleh Ketua PMI Karanganyar, kegiatan yang dilakukan oleh PMI Karanganyar ini sendiri bertujuan untuk menyelenggarakan acara yang terkait dengan kegiatan sosial maupun kegiatan kemanusiaan, dan membentuk para generasi muda saat ini agar dapat ikut ambil alih dalam kegiatan sosial dengan PMI.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Ketua Penyelenggara Sumbangan Bulanan Dana PMI, Letnan Kolonel Infranti CZI Santy Karsa menyampaikan bahwa dana yang dikumpulkan sampai pada hari ini berjumlah sekitar 718 Juta rupiah.

“Dana yang kita kumpulkan sepenuhnya akan kita serahkan kepada pemerintah daerah yang nantinya akan digunakan oleh pihak PMI Karanganyar agar dapat diproses dan membantu kegiatan-kegiatan sosial dan partisipasi dalam kegiatan kemanusiaan dan memajukan PMI Karanganyar”, terangnya.

Dalam sambutannya  Wakil Bupati, Rohadi Widodo berpesan bahwa tugas kita semua adalah membantu segala hal yang menyangkut tentang permasalahan sosial maupun kemanusiaan.

“Rasa kemanusiaan saat ini mulai rendah karena adanya perkembangan teknologi yang membuat manusia menjadi egois, karena itu kita harus meningkatkan rasa sosial kita dengan ikut serta membantu PMI dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan” kata Wakil Bupati.

Demikian Diskominfo (pd/ppt/ygi)

Read More