Category: Berita

AKU

Bupati Karanganyar Terima Penghargaan Natamukti 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima penghargaan Natamukti 2017 dari Hermawan Kartajaya

Karanganyar, Rabu (29/11/2017)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menerima penghargaan Natamukti 2017 terkait dengan Usaha Kecil Menengah (UKM) dari Internasional Council for Small Business (ICSB) Indonesia.

Penghargaan Natamukti itu diserahkan langsung oleh President of ICSB Indonesia, Hermawan Kartajaya, di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM, Jakarta, Selasa (28/11) malam.

“Penghargaan Natamukti diberikan kepada Kabupaten/Kota yang berhasil dalam memasarkan, mendorong peningkatan kualitas, serta membangun ekosistem UMKM di daerahnya,” kata Hermawan Kartajaya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Hermawan, ekosistem UMKM yang kondusif hanya bisa dicapai dengan kontribusi dari berbagai pihak terutama pemerintah sebagai pendorong utama ekonomi lokal.

“Kita berikan apresiasi kepada para institusi pemerintahan yang diharapkan juga dapat menjadi inspirasi bagi yang lain,” kata Hermawan.

Di tempat yang sama, Menteri Koperasi dan UKM RI, A.A Gede Ngurah Puspayoga, mengatakan wirausaha di tahun 2014 ratio 1,55 persen, kemudian meningkat menjadi 3,01 persen.

“Kita harapkan di tahun 2019 ratio wirausaha kita meningkat menjadi (minimal) 5 persen. Apapun ratio pertumbuhan wirausaha tidak lepas dari peranan Bupati/Walikota, sehingga kesejahteraan meningkat,” kata Menteri Koperasi dan UKM.

Sementara itu, Bupati Karanganyar mengatakan dorongan pemerintah selama ini diposisikan bagian yang kreatif untuk memajukan UKM.

“Kalau di Kabupaten Karanganyar seperti 10.000 wirausaha baru itu. Dapat dilihat, muncul masyarakat yang menjadi wirausaha dari usaha kecil dan menengah. Pertumbuhan ekonomi juga meningkat,” kata Bupati. (pd)

Read More
IMG-20171127-WA0012

SARASEHAN BAZNAS BERSAMA 708 UPZ

Karanganyar, Senin 27 November 2017
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menyalurkan santunan dan bantuan kepada fakir miskin dan pelaku usaha kecil menengah di Kabupaten Karanganyar pada kegiatan Sarasehan Baznas di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (27/11/2017) kemarin.
Dalam sambutan ketua Baznas, Sugiyarso Hadi Saputro menyampaikan Sarasehan Baznas ini sekaligus adanya pengukuhan dan penyampaian kepada 177 Desa dengan total peserta 708 UPZ (Unit Penyelenggara Zakat) se Kabupaten Karanganyar.
“Selain sarasehan dan pengukuhan UPZ, nanti juga akan ada penyerahan bantuan berupa gerobak hik” jelas Sugiyarso.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan perolehan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) Baznas Karanganyar untuk bulan November 2017 hampir mencapai satu miliar rupiah.
“Saat ini perolehan ZIS terkumpul sebesar Rp 923 juta dengan rincian zakat Rp 877 juta dan infak Rp 45 juta-,”terangnya.
Sementara itu Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo selaku yang mewakili Bupati mengatakan kita harus berterima kasih kepada Baznas karena bertugas mengambil zakat, yang merupakan salah satu Rukun Islam. Selain itu, Baznas juga merupakan pintu untuk menanggulangi kemiskinan.
“Zakat ini harus kita maksimalkan, mari bersama-sama membuat titik kebangkitan ekonomi sehingga bangsa kita menjadi bangsa yang mandiri”
Demikian Diskominfo (ind/ppt)

Read More

KONTES TANAMAN HIAS, ANTHURIUM

Karanganyar, Minggu 26 November 2017
Komunitas Anthurium Solo Raya mengadakan Kontes Anthurium Piala Bupati Karanganyar I yang diikuti oleh para petani dan pedagang Anthurium se Kabupaten Karanganyar pada minggu (26/11) di GOR Mini Nyi Ageng Karanganyar.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh ketua panitia, Suwardi memaparkan tujuan diadakannya Kontes Anthurium tersebut adalah untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan eksistensi tanaman hias Anthurium, agar para petani lebih giat lagi dalam mengembangkan bisnis Anthurium.
semoga pemerintah mendukung para petani dan pedagang Anthurium, sehingga hal tersebut dapat meningkatkan pendapatan untuk memajukan kesejahteraan masyarakat ujar Suwardi.
Dalam sambutan Wakil Bupati Kabupaten Karanganyar, Rohadi Widodo menyampaikan tanaman hias Anthurium khususnya di wilayah Kabupaten Karanganyar kualitasnya sangat bagus serta jenisnya beragam.
kami bersama pemerintah berharap dengan diadakannya Kontes Nasional Anthurium Piala Bupati Karanganyar I ini perkembangan Anthurium kedepannya lebih bagus lagi dari tahun ke tahun kata Rohadi.

Demikian Diskominfo (kr/ppt)

Read More
DISKOMINFO

Penanaman Pohon Salah Satu Cara Tanggulangi Bencana

KOMINFO

Sekda Karanganyar bersama Direktur Bina Investasi Infrastruktur Ditjen Bina Konstruksi Kementrian PUPR menanam pohon durian untuk penghijauan area Waduk Gondang, Selasa (28/11)

Karanganyar, 29 November 2017

Penanganan sampah dan penghijauan merupakan bagian dari upaya mitigasi bencana alam. Pemkab Karanganyar, Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS), Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian PUPR dan tim Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GNKPA) melaksanakan penghijauan di Waduk Gondang, Kerjo, Selasa (28/11). Acara ini di gelar dalam rangka Hari Bakti ke-72 PU dengan tema Gerakan Peduli Mitigasi Bencana.  Pada acara ini Bupati Karanganyar diwakili oleh Sekda Kabupaten Karanganyar Drs. Samsi, M.Si.

BBWSBS bersama rombongan mendapat alokasi 2.850 batang bibit pohon. Bibit pohon didistribusikan ke tujuh lokasi, yakni Waduk Gondang, Waduk Pondok Ngawi, Waduk Kedung Bendo, Bendungan Colo, Waduk Gongseng, Waduk Tukul, dan Waduk Wonogiri.

Pada kesempatan ini PLH BBWSBS Yunitta menyampaikan penghijauan merupakan bagian dari melaksanakan tugas dan fungsi BBWSBS, yakni konservasi sumber daya air, daya guna, daya rusak, dan sistem informasi sumber daya air.

“Melibatkan masyarakat itu wajib. Lebih efektif lagi melibatkan pemerintah dan masyarakat. Pohon yang dipilih buah-buahan supaya masyarakat dapat mengambil manfaat setelah lima tahun. Masyarakat merawat dan diberikan kebebasan menikmati hasil,” kata Yunitta.

Hal senada disampaikan Direktur Bina Investasi Infrstruktur Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Konstruksi Kementerian PUPR, Masrianto. Pada kesempatan itu, Masrianto membacakan sambutan Menteri PUPR RI, M. Basuki Hadimoeljono

“Isu sampah dan penghijauan untuk meminimalkan bencana alam. Dua program itu merupakan investasi kehidupan dan kelestarian lingkungan hidup untuk mendukung keberlangsungan hidup. Mari dukung gerakan menanam pohon dan pascapenanaman untuk mewujudkan lingkungan berkualitas. Semoga upaya ini memberikan manfaat pengelolaan sumber daya air,” ujar dia saat membacakan sambutan.

Sementara itu, Sekda Karanganyar, Samsi, mengapresiasi langkah BBWSBS menghijauan Waduk Gondang. Menurut dia, hal itu sejalan dengan rencana kerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menjadikan Waduk Gondang sebagai salah satu objek wisata baru di Karanganyar.

“Setelah ini kami akan rakor terkait pemanfaatan Waduk Gondang. Apa yang boleh kami lakukan dan tidak mengganggu operasi waduk. Pemberdayaan ekonomi. Ini akan menjadi tempat wisata yang indah,” ujar dia

Pada kesempatan itu, Masrianto dan Sekretaris Daerah (Sekda) Karanganyar, Samsi, menanam pohon durian di Waduk Gondang. Dia berharap gerakan penghinjauan dilakukan berkelanjutan sebagai bagian dari mitigasi bencana. Masyarakat sekitar pun diharapkan ikut ambil bagian pada program tersebut. DEMIKIAN DISKOMINFO(adt/yoga)

Read More
WhatsApp Image 2017-11-28 at 19.19.06

PERESMIAN CV PRADIPTA PARAMITA DI PULOSARI, KEBAKKRAMAT

Manager CV Pradipta Paramita, Agnes Heratri, memberikan sambutan dalam Peresmian CV Pradipta Paramita di desa Waru, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar.

 

Karanganyar – 28 November 2017.

CV Pradipta Paramita Karanganyar mengadakan acara Peresmian CV Pradipta Paramita yang berada di Waru, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar pada hari Selasa (28/11/2017) siang.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Kepala Dinas Pelayanan Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Karanganyar, Nunung Susanto, Lurah Pulosari, Camat Kebakkramat, Dinas Pertanian dan Pangan Karanganyar, Dinas Perikanan dan Peternakan Karanganyar beserta jajarannya.

Sambutan awal disampaikan oleh Manager CV Pradipta Paramita, Agnes Heratri. Beliau menyampaikan dengan Peresmian ini tidak diperoleh secara instan. Awalnya usaha ini berawal dari usaha kecil-kecilan dan akhirnya dengan adanya dukungan dari para donatur ke pihak pabrik akhirnya bisa menjadi besar seperti sekarang ini.

Mulai dari tahun1999 kami memproduksi pembasmi lalat dengan merek dagang Ralat. Setelah itu kami mulai berkembang dan akhirnya berkembang dibeberapa sektor. Misalnya pada Sektor Pertanian yang diwujudkan dalam pembuatan Pupuk Organik yang aman dipakai. Lalu disektor Lingkungan yang diwujudkan dalam memproduksi Decomposer dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman. Adapula disektor peternakan ataupun pembuatan obat hewan. Dan terakhir pembuatan Sektor minuman asli Indonesia dari Jahe yang menjadi minuman alami dan menyehatkan.

“Setelah ini kami berharap nantinya kami makin dewasa dan makin mantap dalam berkarya dan memberikan manfaat yang positif untuk masyarakat, serta mengupayakan kualitas yang terbaik dari kami.”, kata Agnes Heratri.

Sambutan yang disampaikan oelh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, bahwa dengan hadirnya CV Pradipta Paramita ini diharapkan semua pihak didalam ataupun diluar perusahaan ikut mendukung agar dapat berjalan dengan baik dan ini akan menambah para pelaku usaha yang ada dilingkungan Kabupaten Karanganyar.

“Semoga dengan adanya peresmian ini perusahaan dapat berjalan lebih baik lagi dan memberikan manfaat untuk masyarakat”, kata Juliyatmono.

Kita juga bisa belajar dari kesuksesan CV Pradipta Paramita yang memulai usaha mereka dari susah dan akhirnya menjadi besar dan sukses.

Demikian Diskominfo (ygi)

Read More
DSC_0764

MUI KARANGANYAR GELAR SILATURAHMI UNTUK PENGURUS

Kombes Nazirwan Adji Wibowo, S.IK, M.Si saat menyampaikan materi kepada Pengurus MUI Kecamatan dan Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar – 28 November 2017

Dalam rangka menyongsong Maulid Nabi Muhammad SAW, Senin (28/11) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karanganyar menyelenggarakan Silaturahmi antara MUI Kecamatan dan Kabupaten dengan Umaro di Hotel Taman Sari.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar, FORKOPINDA Kabupaten Karanganyar, Kemenag, Pengurus MUI Kecamatan dan Kabupaten, Ormas Islam dan Pengurus Pondok Pesantren.

Tujuan diadakan kegiatan ini adalah untuk saling mengenal antara pengurus MUI baik pengurus daerah maupun cabang, untuk membekali dan menyegarkan tugas, serta untuk meningkatkan kerjasama MUI dan DMI dalam  memakmurkan semua masjid di Karanganyar.

Kegiatan silaturahmi ini menghadirkan dua narasumber yaitu Dr. H. Fadlolan Musyafa, L.C, M.A (Sekretaris Komisi Fatwa MUI Jateng) dan Kombes. Nazirwan Adji Wibowo, S.IK, M.Si (Polda DIY).

Dengan mengambil tema “Melalui KAMTIBMAS Menuju Karanganyar Maju dan Sejahtera”, diharapakan dapat menjadikan Karanganyar semakin aman dan nyaman untuk masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar mengatakan bahwa perkembangan umat Islam di Karanganyar cukup menggairahkan, hal itu ditandai dengan banyaknya kajian-kajian rutin yang  diselenggarakan oleh masyarakat. Hal ini tidak lepas dari peran serta MUI dan Ormas Islam dalam melaksanakan tugasnya sebagai juru dakwah.

Sesuai dengan tema kegiatan ini diharapkan KAMTIBMAS dapat memberikan nilai-nilai baik kepada masyarakat, seperti penerapan desa anti miras pada Desa Segoro Gunung.

“MUI sebagai kekuatan moral harus menjaga nilai dan norma yang berlaku di masyarakat,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Juliyatmono menginginkan agar Karanganyar menjadi penghasil kelapa dunia, untuk bibit ditanggung oleh pemerintah. Kelapa tersebut nantinya akan dijadikan kerajinan untuk didistribusikan keluar Karanganyar, sehingga ekonomi masyarakat akan semakin kuat.

Demikian KOMINFO (ftr/mdz)

Read More
DSC_0749 AAA

KUNKER KOMISI B DPRD KABUPATEN BOJONEGORO

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Sumarno, memberikan sambutan dalam Kunjungan Kerja Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro di Aula Gelantik, Gedung Badan Keuangan Daerah (BKD), Karanganyar.

Karanganyar – 27 November 2017.

Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Karanganyar yang diterima di Aula Gelantik, Gedung Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, pada hari Senin (27/11/17) pagi.

Acara dihadiri Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD), Sumarno, Ketua DPRD Bojonegoro, Mitroatin, dan Wakil Ketua DPRD Bojonegoro yang sekaligus menjadi Ketua rombongan dari Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sukur Priyanto beserta jajarannya.

Dalam sambutannya Ketua Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar, Sumarno, menyampaikan beberapa hal yang berkaitan dengan sektor-sektor yang dijangkau oleh Kabupaten Karanganyar. Sektor tersebut meliputi sektor Ekonomi, Pariwisata, dan Pembangunan.

“Sektor yang menjadi kebanggaan dari Kabupaten Karanganyar adalah Tawangmangu yang menjadi sektor Pariwisata dan dikenal oleh masyarakat Indonesia”, kata Sumarno.

Dari Kunjungan dari Komisi B DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sukur Priyanto menyampaikan bahwa sektor-sektor yang ada di Kabupaten Karanganyar menjadi referensi bagi Kabupaten Bojonegoro kedepannya agar dapat diterapkan dan dikembangkan di Bojonegoro.

“Semua pertanyaan yang ingin kami tanyakan sudah Pak Sumarno jawab semua dan semoga ini bermanfaat bagi kami agar sektor yang ada di Bojonegoro bisa seperti Karanganyar, dan bisa dikembangan ke sektor-sektor lainnya”, kata Sukur Priyanto.

Demikian Diskominfo (ftr/ygi)

Read More
web (2)

Segorogunung Jadi Kampung Anti Miras

Peresmian Kampung Anti Miras Segorogunug, Kecamatan Ngargoyoso.

Karanganyar, Senin (27/11/2017)

Segorogunung, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar dijadikan Kampung Anti Minuman Keras (Miras). Untuk menandainya, warga desa tersebut membuat Ikrar dan Kesepakatan Bersama tentang Anti Miras.

Ikrar dan Kesepakatan Bersama itu dibacakan dan ditandatangani dihadapan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Kapolres Karanganyar, AKBP. Henik Maryanto dan ratusan warga setemat, Senin (27/11) di Lapangan Desa Segorogunung.

Selain itu juga ditandatangani prasasti peresmian Kampung Anti Miras oleh Kapolres Karanganyar. Pada kesempatan tersebut juga ditandatangani prasasti penggunaan Rumah Kantor Bhabinkamtibmas se Kabupaten Karanganyar oleh Bupati Karanganyar.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono sangat mengapresiasi adanya Kampung Anti Miras, karena bukan persoalan sepele, dan mudah apalagi letak geografis.

“Konsesus warga yang menyatakan anti miras jauh lebih efektif karena yang mengawasi mereka senriri. Pemerintah memantau dan memfasilitasi bagaimana agar keberanian itu produktif sumber daya manusia dan membawa kesejahteraan,” kata Bupati Karanganyar.

Kapolres Karanganyar, AKBP. Henik Maryanto, mengatakan kondisi geografis terletak di kaki Gunung Lawu dan berada dibawah perbukitan mempengaruhi kondisi cuaca dan udara dingin, bahkan saat siang juga turun kabut.

“Cuaca dingin sangat berpengaruh kepada pola hidup dan pergaulan masyarakat,” kata Kapolres Karanganyar.

Selanjutnya dilakukan koordinasi dan sosialisasi kepada Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Desa setempat. Tak hanya itu saja, dibuatkan penyebutan  agar  lebih familiar menjadi Kampung Anti Miras, padahal ini merupakan Desa.

Kapolres juga menjelaskan, untuk mensadarkan masyarakat bahaya miras, maka dilaksanakan sosialisasi, pembinaan dan penyuluhan selama tiga bulan dari Agustus sampai Oktober 2017.

“Hasilnya, kearifan lokal masyarakat disini yang guyup rukun memudahkan memberikan pemahaman tentang bahaya dan dampak miras,” katanya.(pd)

 

Read More
WEB

Kemah Mabi Pererat Gerakan Pramuka

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat didalam tenda pada kegiatan Kemah Mabi Karanganyar.

Karanganyar, Senin (27/11/2017)

Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Karanganyar mengadakan Kemah Majelis Pembimbing (Mabi) yang berlangsung selam dua hari di Bumi Perkemahan Cakra Pahlawasri, Delingan, Sabtu-Minggu (25-26/11) dan dibuka oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Karanganyar, Samsi, mengatakan Kemah Mabi ini mempunyai tujuan mempererat Gerakan Pramuka Kabupaten Karanganyar dan interaksi positif dapat memajukan kegiatan kepramukaan di semua tingkatan.

“Kemah dua hari ini memberikan semangat bagi para anggota Mabi dalam membantu terlaksananya semua kegiatan pendidikan kepramukaan di kwartir, gugus depan dan satuan komunitas,” kata Samsi, disela-sela acara.

Kemah Mabi itu diikuti oleh Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), anggota Mabicab, Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Kwaran, MABISA (Majelis Pembimbing Desa), Majelis  Pembimbing  Gugusdepan (MABIGUS), dan Kementerian Agama.

Samsi juga menjelaskan, selain diisi dengan materi oleh Ketua Kwarda Jawa Tengah, Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, juga lomba yel-yel, estafet sedotan, lomba lukis bendera regu, voly karung, melukis tong sampah.

Selama dua hari kemah itu, setiap peserta juga membawa tiga bibit pohon (trembesi, pete, buah), membawa tenda dan alas tidur, perlengkapan mandi.

Ketua Kwarda Jawa Tengah saat ceramah mengatakan Majelis Pembimbing adalah ex officio memfasilitasi bisa nasehat, waktu, tenaga, dan pikiran. Selain itu juga mempunyai fungsi bimbingan .

“Fungsinya juga tuntutan, pengarahan, saran dan nasehat. Juga mempunyai hak untuk menghadiri musyawarah dan ikut serta menentukan arah kegiatan kepramukaan,” katanya. (pd)

 

Read More
DSC_0452

Pengundian Simpanan BKK Tasikmadu, Warga Jenawi Bawa Pulang Mobil

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat menyampaikan sambutan dalam acara Pengundian Simpanan BKK Tasikmadu 2017 di Kantor BKK Tasikmadu, Sabtu (25/11).

Karanganyar, Senin 27 Nopember 2017

Iriani Sri Rejeki, warga Dusun Kutosari Desa Balong Kecamatan Jenawi menjadi pihak beruntung dengan berhasil membawa pulang hadiah utama berupa mobil Toyota Calya pada pengundian simpanan BKK Tasikmadu 2017 di Kantor BKK Tasikmadu, Sabtu (25/11) kemarin.

Ketua Panitia, Kusmanto dalam laporan menyatakan pengundian ini merupakan bentuk penghargaan terhadap para nasabah dari BKK Tasikmadu. Selain itu pengundian merupakan upaya promosi untuk menghimpun dana dari masyarakat.

“Ini merupakan stimulan bagi warga agar gemar menabung sekaligus apresiasi untuk para nasabah BKK Tasikmadu,”katanya.

Ditambahkannya, untuk produk BKK Tasikmadu bervariasi dengan sasaran pelajar hingga masyarakat umum. Produk tersebut yakni simpanan pelajar, tabungan masyarakat desa (Tamades), simpanan masa depan dan deposito. Sementara dana yang terkumpul di BKK Tasikmadu mencapai 126 miliar.

“126 miliar yang terbagi Rp 7.658.000,00 dari 21.094 nomor rekening,”terangnya.

Soni Kurnia dari Otorita Jasa Keuangan (OJK) mengatakan pihaknya mengapresiasi terobosan dari BKK Tasikmadu dalam menghimpun dana di masyarakat serta menjaga nasabahnya. Apalagi tingkat persaingan antar perbankan sangat ketat.

“Secara umum pertumbuhan perbankan di Jawa Tengah sudah cukup baik. Beragam terobosan perlu dilakukan pihak bank untuk menjaga nasabahnya,”jelasnya.

Ditambahkan Soni untuk tingkat kredit bermasalah di wilayah Soloraya secara umum lebih baik. Karena tingkat kredit bermasalah lebih kecil secara umum di tingkat Jawa Tengah.

“Kredit bermasalah di Solo raya mencapai 6 persen. Sementara untuk wilayah Jawa Tengah  berada di angka 7,3 persen,”katanya.

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menympaikan pihaknya berharap BKK dapat terus meningkatkan pelayanan prima terhadap para nasabahnya. Apalagi Pemkab Karanganyar sebagai nasabah juga memiliki dana senilai 7 miliar di BKK Tasikmadu.

“Tingkatkan kinerja, persaingan perbankan saat ini sangat ketat,”tegasnya.

Bupati juga berpesan pada jajaran BKK untuk tetap menjaga integritas dan kekompakan. Pengelolaan keuangan harus baik sehingga mampu meningkatkan kepercayaan nasabah dan meningkatkan kesejahteraan karyawannya.

“Mengelola Bank harus jujur dan profesional. Bangun persepsi positif dan selalu berinovasi agar kondisi keuangan di BKK Tasikmadu tetap sehat,”tutupnya.

Demikian Diskominfo (ft/ind)

 

Read More