Category: Berita

DSC_0803

591 Kader Posyandu se Kecamatan Tasikmadu Ikuti Pembinaan

Sejumlah 591 Kader Posyandu dari 10 Desa se Kecamatan Tasikmadu mengikuti pembinaan langsung oleh Bupati di Balai Desa Suruh Tasikmadu, Senin (11/12) pagi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar- Senin 11 Desember 2017

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan pengarahan dan pembinaan kepada 591 Kader Posyandu se Kecamatan Tasikmadu pada Senin (11/12) di Balai Desa Suruh Kecamatan Tasikmadu.

Dalam sambutannya, Juliyatmono menyampaikan terdapat tiga tugas seorang ibu yang tidak bisa tergantikan, yaitu mengadung, melahirkan, dan menyusui. Sebab ketiga hal tersebutlah Tuhan menetapkan doa ibu yag paling dikabulkan.

Juliyatmono juga berpesan kepada Kader Posyandu untuk bekerja dengan guyup rukun, serta terus semangat untuk membuat masyarakat Karanganyar sehat.

“Saya berharap untuk terus sosialisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS), stop buang air besar sembarangan (BABS) karena kotorannya akan meresap kedalam tanah dan air bersih sekalipun, namun kandungan ekolinnya banyak. Hal tersebut yang akan memberikan dampak negatif pada kesehatan, teruatama anak-anak” ujarnya.

Sementara itu, Camat Kecamatan Tasikmadu, Suparwoto dalam laporannya mengatakan kegiatan pembinaan ini dilakukan dalam rangka memantapkan program Bupati yang ketiga, yaitu Pendidikan gratis SD/SMP/SMA dan kesehatan gratis.

“Kader posyandu tidak semata-mata sebagai kader posyandu, melainkan sebagai kader pembangunan. Kader posyandu Desa Suruh akan maju lomba  tingkat Jawa Tengah, kita doakan semoga bisa meraih prestasi” jelas Suparwoto.

Demikia Diskominfo (idh/ppt)

Read More
DSC_7051

Karanganyar Kabupaten Peduli HAM

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo,menerima penghargaan sebagai Kabupaten Peduli Ham oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H.Laoly, Minggu (10/12), di Surakarta,

Karanganyar, Senin (11/12/2017)

Kabupaten Karanganyar menjadi Kabupaten Peduli Hak Asasi Manusia (HAM) yang ditetapkan oleh Kementerian Hukum dan HAM RI dengan Keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia Nomor : M.HH-01.HA.02.02 Tahun 2017.

Penetapan Kabupaten Karanganyar sebagai Kabupaten Peduli HAM itu dari hasil penelaahan data oleh tim verifikasi terhadap data capaian implementasi hak asasi manusia di Kabupaten/Kota.

Penerimaan penghargaan dari Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H.Laoly, Minggu (10/12), di Surakarta, yang diterima langsung Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengatakan penghargaan tahun ini adalah hasil penilaian di tahun 2016.

“Kami mendapat predikat Kabupaten Peduli HAM. Sebelumnya di tahun 2015 juga mendapat, namun untuk penilaian di tahun 2014,” kata Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo.

Untuk verifikasi tahun 2016 terdapat perbedaan metode penilaian. Ada kriteria-kriteria penilaian yang dibagi lagi menjadi ke Sub Kriteria lagi. Adapun parameter penilaian ada kelompok hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak perempuan dann anak, hak atas kependudukan, hak atas pekerjaan, hak atas perumahan, hak atas lingkungan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Komisi Nasional HAM RI, Ahmad Taufan Damanik mengatakan sudah menjadi kewajiban dan penting di Pemerintah Daerah untuk memiliki konsep pembangunan yang berbasis hak asasi manusia dengan prinsip partisipasi pemberdayaan, dan akuntabilitas.

“Pembangunan di daerah dapat berjalan dengan baik tanpa ada gangguan diperlukan partisipasi aktif masyarakat. Setiap muncul konflik dapat segera diselesaikan dan diredam di tingkat lokal maka tidak meluas lagi,” kata Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik.

Dikatakannya lebih lanjut, dibeberapa Pemerintah Daerah di Indonesia juga sudah mulai menerapkan Human Right Cities, sebagai salah satu unsur pembangunan di daerah sehingga masyarakat menjadi terlindungi dalam pemenuhan hak-hak.

“Penghargaan ini diharapkan mampu menginspirasi Kepala Daerah lain untuk terus mengupayakan perlindungan kemajuan dan pemenuhan HAM di wilayahnya masing-masing,” katanya.(pd)

Read More
aaaa

BERDAYAKAN KAUM PEREMPUAN MARJINAL MENJADI MANDIRI

Bupati Karanganyar (Tengah) Juliyatmono Foto bersama dalam acara Launching Dan Sarasehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Marjinal (GP3M) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Karanganyar – 08 Desember 2017.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan acara Launching dan Sarasehan Gerakan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Mardinal yang dilaksanakan pada hari Jumat (08/12/17) siang di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Acara juga dihadiri oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Direktorat Jenderal Paud Dan Dikmas Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Haris Iskandar, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Karanganyar, beserta 25 kelompok peserta perwakilan PKBM dari setiap kecamatan .

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar menyampaikan bahwa acara ini menjadi pemberdayaan dari para perempuan yang Marjinal yang nantinya bisa menjadi Mandiri terutama dalam hal pendidikan yang menjadi peran penting dalam lingkungan masyarakat saat ini. Pendidikan menjadi hal utama dalam memberdayakan kaum Perempuan Mardinal.

“Kaum perempuan juga bisa membantu keluarga dengan pekerjaan yang sesuai dan layak untuk mereka. Dan bisa membantu dirumah dengan membuat usaha Home Industry”, kata Bupati Karanganyar.

Penyampaian yang disampaikan oleh Haris Iskandar, bahwa saat ini sudah banyak kaum perempuan yang menjadi pemimpin dan tidak kalah perannya dengan kaum laki-laki dalam hal pendidikan maupun hal-hal lainnya. Maka dari itu kita harus memberdayakan kaum Perempuan Mardinal di Masyarakat menjadi Mandiri.

Demikian Diskominfo (mdz/ygi).

Read More
DSC_2332

Rohadi : Semua OPD Harus Fokus Bekerja

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo saat menggambarkan kepada OPD untuk selalu fokus dalam bekerja, di Aula BKPSDM.

Karanganyar – 7 Desember 2017

Dalam rangka meningkatkan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Karanganyar, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bekerjasama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) mengadakan Pelatihan Materi Pelayanan yang Berorientasi Pada Peningkatan Kinerja, Kamis (7/12/2017) bertempat di Aula BKPSDM Karanganyar.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Mahasiswa Pendidikan Profesi Konselor ini lebih lengkapnya  bertujuan untuk membantu dan mengembagkan potensi dari OPD sekaligus memotivasi supaya disiplin dalam bekerja.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan bahwa semua OPD harus mengevaluasi kinerja pegawai pada tahun sebelumnya, supaya kedepannya Kabupaten Karanganyar menjadi lebih baik.

“Dalam membangun sebuah Kabupaten, kalau hanya satu orang tidak akan bisa, semua harus dikerjakan bersama-sama, siapapun kita kalau sendiri akan lemah,” Lengkapnya.

Rohadi menambahkan dalam melaksanakan kegiatan apapun, seorang pegawai harus fokus dalam bekerja, hal ini digambarkannya melalui dua benda yang rapuh dan kuat, benda yang kuat akan dapat dipatahkan oleh benda yang rapuh apabila kita fokus.

Demikian DISKOMINFO (mdz/ppt)

 

 

 

Read More
DSC_0012

SOSIALISASI MANAJEMEN PNS KARANGANYAR

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, memberikan sambutan dalam Sosialisasi Manajemen PNS Karanganyar di Hotel Alana, Blulukan, Colomadu, Karanganyar.

Karanganyar – 06 Desember 2017.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan acara Sosialisasi PP No. 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlaksana pada hari Rabu (06/11/17) pagi di Hotel Alana, Blulukan, Colomadu, Karanganyar.

Dalam Sosialisasi tersebut hadir pula Bupati Karanganyar yang diwakili oleh Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, Kepala Bidang Pembinaan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Wiyono, anggota Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), perwakilan kecamatan, dan jajarannya.

Dalam Sosialisasi ini membahas tentang PP No. 11 Tahun 2017 Tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memiliki Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dan Kinerja Pegawai Kabupaten Karanganyar pada tahun 2017.

Wakil Bupati Karanganyar juga menyampaikan bahwa Sosialisasi ini juga bertujuan agar menjaga kekompakan para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan pemerintahan Kabupaten Karanganyar. Dan untuk mengerjakan pekerjaan sesuai dengan pekerjaannya masing-masing yang sesuai dengan substansi yang ada.

“Dengan adanya Sosialisasi ini maka kinerja dari para Pegawa Negeri Sipil (PNS) akan lebih fokus dan lebih efektif.”, kata Wakil Bupati.

Demikian Diskominfo (mdz/ygi)

Read More
DISKOMINFO

Bupati Juliyatmono menerima penghargaan Entrepreneur Kategori Pendidikan

DISKOMINFO

Bupati menerima penghargaan Bupati Entrepreneur Tahun 2017

Karanganyar, Kamis (7/12/2017)
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, menerima penghargaan sebagai Bupati Entrepreneur Kategori Pendidikan Tahun 2017 dari Philip Kotler Center for ASEAN Marketing dan di berikan oleh Tri Founder of Philip Kotler Center for ASEAN Marketing, Hermawan Kartajaya.

Seusai menerima di Hotel Ritz Carlton, SCBD, Jakarta, Rabu (06/12) malam. Bupati mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang terlibat di sektor pendidikan.

“Kami berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan pengembangan mutu guru dengan program guruku idolaku sebagai idola anak didik,” kata Bupati.

Hal itu juga dapat meningkatkan memacu semangat belajar dengan harapan prestasi anak didik meningkat.

Tak hanya itu saja, di Kabupaten Karanganyar juga ada penghargaan kepada lulusan SMA/SMK yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri dengan uang Rp. 2,5 juta setiap lulusan.

Selain itu biaya untuk peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten sekitar Rp. 40 hingga Rp. 50 miliar untuk membebaskan biaya pendidikan anak SD, SMP, SMA/ SMK. (pd)

Read More
DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Raih Penghargaan Dana Rakca 2017

DISKOMINFO

Bupati Karanganyar Juliyatmono menerima Anugerah Dana Rakca Tahun 2017 dari Presiden Joko Widodo, di Istana Bogor, (6/12).

Karanganyar, Kamis (07/12/2017)
Bupati Karanganyar, Juliyatmono, kembali menorehkan prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Karanganyar.

Pada Rabu (06/12), Bupati Karanganyar menerima penghargaan Dana Rakca yang diberikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Bogor.

Anugerah Dana Rakca oleh Presiden diberikan kepada sembilan daerah terbaik penerima Dana Insentif Daerah (DID) dalam APBN tahun 2018.

DID diberikan sebagai penghargaan kepada daerah yang mempunyai kinerja baik dalam kesehatan fiskal dan pengelolaan keuangan daerah, pelayanan dasar publik di bidang pendidikan, kesehatan dan infrastruktur, pelayanan pemerintahan umum, serta meningkatkan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Seusai menerima penghargaan, Bupati Juliyatmono mengucapkan terimakasih kepada Organisasi Pemerintahan Daerah (OPD) Pemkab Karanganyar yang telah bekerja keras dan masyarakat.

“Alhamdulillah Anugerah Dana Rakca tahun ini Kabupaten Karanganyar di posisi tiga besar di tingkat Kabupaten di Indonesia, naik peringkat dari nomor 6 di tahun 2016,” kata Bupati.

Bupati juga berkomitmen untuk tetap menjaga kepercayaan publik dan memprioritaskan program yang terkait dengan pencapaian kinerja.

Pemberian DID untuk menstimulasi peningkatan kinerja pengelolaan keuangan daerah, pelayanan dasar publik, pelayanan pemerintahan umum, dan kesejahteraan masyarakat serta melakukan perbaikan kebijakan distribusi dana desa yang lebih difokuskan kepada upaya pengentasan kemiskinan. (pd)

Read More
DSC_0090

Kampung Harmoni Wujud Kebersamaan Antara Pemerintah, Masyarakat dan Pelaku Usaha

Salah satu Taman Harmoni yang berada di RT. 06 Karangkidul, Pulosari, Kebakkramat, Karanganyar.

 

 

 


Karanganyar –
PT. Indaco Coating Industry genap berusia 12 tahun pada 5 Desember ini. Untuk memeriahkannya, bekerjasama dengan warga sekitar diadakan lomba Taman Harmoni yang diikuti oleh 8 RT yang berada di Dusun Karangkidul Desa Pulosari Kecamatan Kebakkramat, Selasa Pagi (5/12).

Berkesempatan hadir pada acara tersebut sekaligus meresmikan Kampung Harmoni Desa Pulosari Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo bersama jajaran Kepala OPD dan Forkompinca Kecamatan Kebakkramat. Sesampainya dilokasi rombongan disambut Presdir PT. Indaco Coating Industry untuk kemudian meninjau langsung ke delapan taman yang tersebar di sekitar lokasi PT. Indaco Coating Industry.

Rohadi menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini dan Dusun Karangkidul akan dijadikan pilot project untuk kemudian masing-masing desa di Kabupaten Karanganyar untuk membuat taman serupa yang berfungsi selain menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan nyaman juga dapat dipergunakan untuk bermain anak-anak.

“Taman Harmoni yang berada di masing-masing RT di Dusun Karangkidul merupakan wujud kebersamaan Pemerintah, Warga, dan PT. Indaco serta harmoni dengan alam sekitar.” ujar Rohadi Widodo

Diharapkan dengan kehadiran Kampung Harmoni ini bisa dikembangkan menjadi daya tarik baru bagi masyarakat. Dikatakan lebih lanjut, Rohadi Widodo juga telah menginstruksikan kepada Kepala Desa Pulosari untuk mengembangkan Kampung tersebut dengan dihadirkan jalan 3 Dimensi sehingga akan menjadi daya Tarik untuk selfie.

Sementara itu, Iwan Adranacus Presdir PT. Indaco Coating Industry melaporkan bahwa genap usia ke-12 tahun PT. Indaco memberikan hadiah kepada warga sebuah aula yang berada di lantai 3 gedung parkir yang baru selesai dibangun November tahun ini. Selain itu juga PT. Indaco membangun sebuah PAUD di Karangkidul.

“Gedung parkir dan Aula ini kami bangun dimaksudkan untuk pusat kegiatan olahraga warga sekitar dengan karyawan PT. Indaco sehingga kebersamaan bisa terjaga dengan baik”, kata Iwan

Kemudian warga pun juga bisa memanfaatkan aula ini untuk kegiatan-kegiatan kemasyarakatan lainnya seperti hajatan warga.

Kembali ke pelaksanaan lomba taman, tampil sebagai juara pertama RT. 05 dan berhak menerima uang tunai 5 juta ditambah uang perawatan taman 1 juta dan uang pembinaan 1 juta, berturut-turut kemudian juara kedua RT. 06 dan juara ketiga RT. 02. Demikian Diskominfo (ad)

 

Read More
WEB (2)

Karanganyar Peringati Hari AIDS

Senam bersama Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo untuk menyehatkan badan dan komitmen bersama pencegahan HIV/AIDS di Kabupaten Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (05/12/2017)

Kabupaten Karanganyar memperingati Hari AIDS Sedunia tahun 2017 dengan mengadakan senam sehat dan pemeriksaan Voluntary Conseling and Testing (VCT) di Waduk Gondang, Kecamatan Kerjo, Selasa (05/12) pagi.

Pada kegiatan itu tampak hadir Wakil Bupati, Rohadi Widodo didampingi beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Forkopimda Kabupaten Karanganyar.

Seusai senam, Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, mengatakan tes VCT ini penting, jangan sampai tertular atau meninggalkan HIV/AIDS, apalagi orang yang terkena dapat diketahui setelah enam tahun.

“Dari test itu berasal dari semua kalangan. Jika hasilnya negatif maka di pertahankan, namun jika sudah terkena (positif) maka dijaga kesehatan dengan minum Antiretroviral (ARV) untukk memperlambat pertumbuhan virus,” kata Rohadi Widodo.

Kalau sudah terkena HIV/AIDS maka sistem kekebalan tubuh menjadi menurun hingga sampai stadium paling akut. Maka dengan itu, Wakil Bupati mengajak semua pihak untuk menjaga kesehatan.

“Ada anak umur 14 tahun yang sudah terkena AIDS, kemungkinan sudah terkena dari umur 8 tahun. Adapula penularan dari tiga orang yang masih satu garis keturunan,” kata Wakil Bupati.

Wakil Bupati juga mengajak kepada masyarakat jangan mengucilkan penderita. Sebab ada penyebab orang terkena AIDS, yakni berhubungan seksual bukan pasangan, dari jarum suntik dan dari Air Susu Ibu (jika Ibu itu sudah terkena HIV/AIDS), dan produk darah dan organ tubuh.

“Kalau hanya salaman saja itu tidak bisa menyebarkan. Ciri fisik seseorang terkena tidak bisa diketahui. Hanya bisa diketahu melalui pemeriksaan darah di laboratorium,” katanya.

Rohadi Widodo juga mengajak untuk mencegah HIV dengan cara tidak melakukan hubungan seks beresiko, tidak berbagi jarum suntik, skrining darah donor dan organ tubuh, mengikuti program pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak, dan menrapkan kewaspadaan standar (pada tenaga kesehatan).

Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kabupaten Karanganyar, Jatmiko, mengatakan tujuan memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS) ini penyebarluasan informasi tentang bahaya HIV/AIDS kepada masyarakat dalam rangka mencegah penyebarannya dimulai dari diri sendiri, keluarga dan masyarakat.

“Kita juga ingin meningkatkan dan kepedulian generasi muda terhadap HIV AIDS sebagai wujud untuk mengakhiri penyakit itu pada tahun 2030,” kata Jatmiko.(pd)  

Read More
WEB

Ratusan ASN Ikut Uji Kompetensi

Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan pengarahan di Penilaian dan Pemetaan Kompetensi PNS di lingkungan pemkab Karanganyar.

Karanganyar, Selasa (05/12/2017)

Sebanyak 225 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengikuti uji kompetensi jabatan sebagai langkah awal menduduki jabatan yang lebih tinggi.

Ujian Kompetensi yang berlangsung selama dua hari itu, Senin (04/12) diikuti sebanyak 115 orang dan 110 di hari Selasa (05/12), di Gedung Wanita Karanganyar. Selama berlangsung ujian, semua perserta diminta untuk mengerjakan psiko test dan wawancara.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karanganyar, Siswanto, mengatakan ujian ini dinamakan  Penilaian dan Pemetaan Kompetensi (Talent Pool).

“Kami mengadakan Talent Pool dengan bekerjasama pihak ketiga, Biro Konsultan Psikologi agar penyelenggaraan ini profesional,”kata Siswanto.

Siswanto juga menjelaskan Talent Pool itu diperuntukan bagi ASN Pejabat Pelaksana yang nantinya ke Pejabat Pengawas. Sehingga nanti diketahui dimana saja posisi yang tepat baginya.

“Hasil ujian ini menjadi dasar bagi kami untuk memetakan posisi yang tepat dan manajemen PNS. Ini juga wujud rencana aksi untuk kegiatan birokrasi bersih,” kata Siswanto.

Pada prinsipnya pengembangan ASN sekarang mengunakan sistem merit, yaitu kebijakan dan pengelolaan ASN secara adil dan wajar berdasarkan kualifikasi, kompetensi dan kinerja.

“Pengembangan ASN tidak membedakan Politik, Suku, Agama, Ras, Jenis kelamin, Asal usul, Umur, Status perkawinan dan Faktor Kecacatan,” kata Siswanto.

Pria pengemar jip itu juga menjelaskan dengan berbagai indikator dari PP 11 tahun 2017 tentang Manajemen PNS sudah jelas sekali, bahwa yang mengikuti  ini minim berpendidikan D3, usia maksimal 54 tahun, bagi yang telah melaksanakan jabatan fungsional minimal 4 tahun, mengabdi di wilayah Kabupaten Karanganyar minimal dua tahun.

“Kegiatan ini diharapkan bisa melihat kompetensi masing-masing PNS, apakah kuat kompetensi dibidangnya, kuat di teknis, sosial kultur, manajemen, atau di pemerintahan,”katanya.

Tak hanya itu saja, selain itu juga mengukur sikap perilaku, mental, kode etik, kode profesi sesuai indivindu masing-masing PNS.

Saat memberikan sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono, mengatakan semua jabatan struktural (pengawas) di isi yang sudah mengikuti Talent Pool.

“Sekarang tidak sembarangan dalam hal penataan. Kita berkomitmen Kabupaten Karanganyar menjadi Birokrasi Bersih, seperti dalam hal penataan jabatan struktural ini,” kata Bupati.

Bupati juga meminta jangan percaya kepada orang yang menjanjikan bisa membantu menempatkan posisi jabatan yang diinginkan.

“Saya tegaskan, jangan sampai ada sogok menyogok. Kita ingin profesionalitas PNS Kabupaten Karanganyar semakin baik dan meningkat,” katanya.

BKPSDM Kabupaten Karanganyar termasuk sepuluh besar berprestasi dalam penataan Aparatur Sipil Negara.(pd/ppt)

Read More