Category: Berita

DSC_1737

Sarasehan Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kecamatan Tasikmadu Warga harus Bisa Saling Menerima dan Menghargai Perbedaan

Camat Tasikmadu memberikan pengarahan

Karanganyar, Selasa 23 April 2019

Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kecamatan Tasikmadu menggelar sarasehan di aula Kecamatan Tasikmadu, Selasa (23/4). Dalam sarasehan ini para perwakilan tokoh agama diminta mampu mengajak umatnya tetap saling menjaga keharmonisan diantara warga.

Paguyuban Kerukunan Umat Beragama dihadiri Kepala KUA, Ketua PKUB, Kades, Babinsa, Babinkantibmas dan peserta dari lintas agama. Kegiatan ini sendiri merupakan wahana untuk menyerap aspirasi dari masyarakat dan beberapa perwakilan tokoh agama. Sehingga nantinya para perwakilan tokoh agama tetap mampu menjaga kerukunan antar warga terutama paska Pemilu.

Camat Tasikmadu Moh. Suparwoto mengatakan forum kerukunan umat beragama di wilayah Tasikmadu berjalan dengan baik. Pihaknya sendiri mengapresiasi adanya forum ini lantaran hingga Pemilu selesai mampu menjaga kondusivitas wilayah.

“Terima kasih pada para perwakilan tokoh agama telah berpartisipasi untuk menjaga kerukunan. Meski berbeda pilihan dalam Pilpres namun tetap aman dan tertib pelaksanaan Pilpres,”katanya.

Ditambahkannya untuk memupuk kebersamaan pihak Kecamatan juga telah menggelar kemah kebangsaan. Selain itu pihaknya meminta para tokoh agama mampu mengajak umatnya tetap mengedepankan kepentingan bangsa daripada kelompok.

“Pemilu telah selesai. Mari lupakan perbedaan dan songsong masa depan bangsa lebih baik,”pesannya.

Sementara itu Ketua FKUB Karanganyar, Rahmat Hidayah mengapresiasi semua pihak yang telah menciptakan suasana aman dan lancar dalam Pemilu lalu. Menurutnya dalam agama selain hubungan dengan Sang Pencipta , juga mengatur hubungan manusia dengan manusia. Pihaknya meminta antar warga tetap menjaga kerukunan dalam hidup bermasyarakat.

“Kita harus bisa saling menghormati dan mengasihi antar sesama. Prinsip ini merupakan hal mendasar dalam berinteraksi,”pesannya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
DSC_1172

Bupati Karanganyar Hadiri Pembukaan Pasar Jadoel di Sapta Tirta Pablengan

Duta Wisata Jawa Tengah berkesempatan jajan menggunakan ketip di Pasar Jadoel

Karanganyar, 30 Maret 2019

Bupati Karanganyar, Juliyatmono secara resmi membuka Pasar Jadoel Pablengan yang berada di Sapta Tirta Pablengan Kecamatan Matesih Karanganyar. Pasar yang terletak di tempat pemandian Sapta Tirta ini akan beroperasi pada Sabtu dan Minggu mulai pukul 09.00-16.00. Di sini para pengunjung bisa berwisata kuliner jajanan tempo dulu. Dan lebih menarik, pengunjung membeli makanan dengan menggunakan ketip atau kepingan uang yang ditukar di loket masuk.

Bupati Karanganyar memberikan sambutan di acara pembukaan Pasar Jadoel

Mengingat pasar ini terletak di tempat bersejarah yakni Sapta Tirta, dimana ada tujuh sumber mata air. Bupati Karanganyar meminta supaya tempat ini dijaga kebersihannya. “Ini bisa menjadi tempat edukasi bagi anak-anak, belajar tentang toleransi, gotong royong, bersosialisasi dan lain-lain,” ungkap Juliyatmono
Sementara itu, Kepala Disparpora Karanganyar, Titis Sri Jawoto menambahkan, ide ini berawal dari teman-teman Komunitas Cinta Karangnyar, selanjutnya  bersinergi dengan Dinas Pariwisata Karanganyar. “Era sedang ngetren era industri 4.0, banyak negara maju mengkampanyekan dengan teknologi (penggunaan) tanpa diibimbangi kemanusiaan dan gotong royong, maka akan merusak kehidupan,” jelas Titis.
Demikian Diskominfo. (ard/tgr)

Read More
WhatsApp Image 2019-04-21 at 11.09.39 AM

Peringati Hari Jadi, PSC Karanganyar Gelar Syukuran di Rumdin Bupati

 

Hari Ulang Tahun PSC, Bupati Karanganyar memberikan bantuan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa

 

KARANGANYAR, 21 April 2019

Memperingati hari jadi ke 2 Pejuang Sosial Comunity (PSC) Kabupaten Karanganyar menggelar tasyakuran di Rumah Dinas Bupati, Minggu (21/04) . Tasyakuran itu juga ditandai dengan berbagai bantuan kepada anak-anak yatim dan kaum dhuafa di lingkup Kabupaten Karanganyar. Tasyakuran itu juga dihadiri berbagai komunitas di solo raya dan Jawa Tengah.

“Tidak semua orang peduli dengan sesama manusia. Apalagi ini saat ini dunia medsos sudah menyita waktu kita untuk berlama-lama dengan telepon pintar,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan di tasyakuran PSC di Rumah Dinas.

Bupati menyambut baik PSC yang terus bergerak untuk kemanusiaan. Sebab orang yang paling baik adalah orang yang mempunyai manfaat kepada orang lain. Belum baik kita jika tidak berbagi kepada orang lain. “Teruslah berbuat kebaikkan untuk sesama manusia. Berbuat baik lah kepada siapapun, dimanapun dan kapanpun,” imbuhnya.

Sementara Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto juga mengucapkan selamat hari kelahiran PSC yang kedua. Dia mengatakan teruslah berbuat kebaikan dengan kegiatan sosial.  Momen tersebut, menurut Sumanto dijadikan momen untuk terus peduli dengan keadaan orang lain. “Mudah-mudahan PSC selalu bersemangat di bidang kemanusiaan. Orang yang paling baik adalah orang yang bermanfaat untuk orang lain,” papar Sumanto. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2019-04-20 at 5.10.46 PM

Sambil Nostalgia di Masa Kecil, Kapolda Jateng Buka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono memberikan bola kepada wasit sebagai tanda pertandingan sepak bola Bupati Cup dimulai di Pandeyan, Kecamatan Tasikmadu

 

 

KARANGANYAR, 21 April 2019 – Kunjungan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Condro Kirono ke Tasikmadu, Karanganyar  Sabtu, (20/04)  selain membuka turnamen Sepak Bola Bupati Cup, juga untuk bernostalgia. Sebab orang nomor satu di jajaran Kepolisian Jawa Tengah, lahir dan dibesarkan di Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Karanganyar. Sehingga dia hafal betul wilayah di sekitar Tasikmadu.

“Saya sangat apreasiasi dengan bupati yang usai pemilu ini, masyarakat dihibur dengan pertandingan sepak bola piala bupati cup. Ini melebur jadi satu antara pendukung 01 dan 02 jadi satu melihat sepak bola,” papar Condro Kirono saat membuka turnamen sepak bola Bupati Cup di Desa Pandeyan, Kecamatan Tasikmadu, Sabtu (20/04).

Dia menambahkan waktu kecilnya, sebelum prosesi giling tebu atau dikenal cembengan di PG Tasikmadu pasti ada pertandingan sepakbola. Bupati kemudian menghidupkan kembali pertandingan sepak bola tersebut yang beberapa tahun tidak digelar. “Dulu pertandingan yang paling rame ada Kebakkramat dengan Bekonang atau Mojolaban. Saya sering nonton dan waktu itu jalannya belum mulus seperti ini. Tapi dibawah kepemipinan Juliyatmono dan Rober semua jalan sudah mulus,” imbuhnya.

Anggota komisi Eksekutif (Exco) PSSI tersebut menyatakan apresiasi kepada pemerintah kabupaten. Yang akan mendapatkan penghargaan dari Presiden mengenai pengelolaan pemerintah terbaik. Semoga dengan penghargaan tersebut, membuat Karanganyar semakin maju lagi. Pada kesempatan itu, Kapolda Jateng memberikan bantuan hadiah Rp 10 juta dan puluhan ekor kambing sebagai hadiah.

Sementara bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan momen pertandingan sepakbola Bupati Cup menghidupkan kembali olahraga merakyat ini. Sebab dahulu sebelum proses giling tebu selalu diadakan pertandingan bola. Pihaknya juga menyatakan selamat datang kepada Kapolda Jateng yang masih berkesempatan untuk membuka turnamen sepakbola. “Kita matunurwun sekali, karena Kapolda Jateng mau mendatangi turnamen sepakbola bupati cup. Semoga Olahraga Karanganyar semakin maju dan jaya,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
DSC_8977

Jelang Penghitungan Di Tingkat Kecamatan, Kapolda Jateng Kembali Cek PPK Tasikmadu

Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengecek kotak suara di PPK Tasikmadu Karanganyar

K
aranganyar – Jelang penghitungan hasil pemilu di tingkat Kecamatan di kabupaten Karanganyar, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengecek tempat penyimpanan surat suara di Balai Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, Sabtu (20/04). Pengecekan itu sekaligus melihat pengamanan petugas keamanan dari Polisi, TNI, dan Linmas. Sekaligus kesiapan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam menghitung.

“Saat ini mulai penghitungan di tingkat kecamatan maka pengamanan juga dikosentrasikan ke PPK. Pengamanan itu bukan hanya surat suara tapi juga personel PPK agar tidak ada intimidasi dan lain sebagainya,” papar Irjen Pol Condro Kirono di sela sela mengecek PPK Tasikmadu.

Dia menambahkan gedung tempat penyimpanan di Tasikmadu sangat representatif. Aman, jauh dari kebocoran dan ukuranya cukup luas. Di Jawa Tengah, hampir seluruh Kabupaten juga mulai penghitungan di tingkat kecamatan. “Gedung ini dijaga 24 jam. Saya sarankan personel PPK juga membuat group dengan danramil dan Kapolsek, sehingga jika ada persoalan bisa segera diatasi,” imbuhnya.
Kapolda Jateng didampingi Bupati Karanganyar, Juliyatmono, wakil Bupati Rober Cristanto, Kapolres AKBP Catur Gatot Efendy, Dandim 0727 Letkol Andi Amin Latama. Dia juga sempat berbicara dengan petugas keamanaan. Kemudian petugas PPK dan panwascam setempat. “Saya minta sementara gedung dijaga 24 jam,” ujarnya kepada petugas keamanan. (Hr)

Read More
WhatsApp Image 2019-04-18 at 12.39.26 PM

Pastikan Situasi Kondusif, Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro Kunjungi Desa Kemiri, Kebakkramat

 

Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono kunjungi PPK di Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar

Karanganyar,  18 April 2019 – Pasca pencoblosan 17 April kemarin,  Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono dan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi kunjungi Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar. Kunjungan itu untuk memastikan situasi aman dan masyarakat kembali beraktivitas seperti biasanya.

Informasi yang dihimpun, sebelum ke Desa Kemiri, Kebakkramat, Kapolda Jateng dan Pangdam IV Diponegoro sholat dhuhur berjamaah di Masjid Al Fitroh. Sebagai imam, masjid yang lokasi berdekatan dengan kantor kecamatan adalah Kapolda Jateng. Dilanjutkan berbicang sebentar dengan masyarakat setempat. Selanjutnya rombongan menuju Kantor Balai Desa Kemiri, Kecamatan Kebakkramat. Dua pucuk pimpinan tertinggi tersebut menyalami semua anggota Polisi dan TNI yang telah bertugas dengan baik di TPS dan di PPK. “Saya dan Pangdam mengecek kebersamaan antara TNI dan Polri dalam semua aktivitas di Karanganyar ini sangat baik. Baik itu di TPS, di PPK sampai patroli untuk mengamankan warga terlihat selalu bersama,” papar Condro Kirono di sela sela kunjungan di Balai Desa Kebakkramat, Kamis, (18/04).

Kapolda menyatakan dalam pantuannya, terlihat masyarakat sudah kembali beraktivitas seperti sedia kala. Meskipun berbeda pilihan, namun tampak penuh dengan persaudaraan. Bagi yang menang, pihaknya meminta tidak ada uforia berlebihaan. Sebab semua ini untuk NKRI. “Tidak ada gangguan keamanaan yang menonjol dan masyarakat sudah kembali seperti sedia kala beraktivitas,” imbuhnya.

Sementara Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI M Effendi  mengatakan secara umum wilayah Jawa Tengah dan Jogjakarta aman dan tertib. Masyarkat sudah lebih dewasa, lebih mengerti dan proses demokrasi berjalan dengan baik. Pihaknya hanya menghimbau untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan pasca pileg dan pilpres. “Saya sudah sampai beberapa daerah pasca pemilu ini. Mereka sepakat tetap menjaga ukhuwah atau persatuan. Yang jelas tidak ada gangguan keamanan dan semua berjalan tertib,” imbuhnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono berterima kasih atas kunjungan tersebut. Menurutnya Karanganyar tetap guyub rukun dan tidak ada gejolak apapun berkaitan dengan pemilu. Semua berjalan aman dan masyarakat sudah kembali melakukan aktivitas. “Seperti tidak terjadi apa-apa pasca pencoblosan ini. Semua berjalan normal kembali dan masyarakat damai sejahtera,” pungkas Juliyatmono. (hr/adt)

Read More
DSC_8515

Pantau TPS, Pakai Motor Trail

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan jajaran forkominda memantau sejumlah TPS menggunakan motor trail

 

KARANGANYAR – 17 April 2019

 

Saat pemungutan suara berlangsung, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) melakukan pantauan ke sejumlah TPS. Orang nomor satu di Karanganyar melakukan pantauan dengan menggunakan motor trail milik Polres Karanganyar. Selain lebih cepat datang ke TPS, bupati ingin menyemangati warga untuk menggunakan hak piliknya dengan baik dan benar.

“Pemerintah dan jajaran Forkominda dan penyelenggara pemilu ingin menyemangati warga untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik. Sekilas, masyarakat sangat antusias untuk datang ke TPS dalam memberikan suaranya,” papar Juliyatmono di sela-sela melakukan pantuan di sejumlah TPS, di Kecamatan Tasikmadu, Rabu (17/4).

Dalam pantauan itu, Bupati, wakil bupati dan jajaran forkompinda menijau sejumlah TPS yakni TPS 24 Badran Mulyo, Lalung, Karanganyar, TPS 22 Kalongan, Papahan, Tasikmadu, TPS 15 Desa Pokoh, Ngijo, Kecamatan Tasikmadu, TPS 4 Gaum, Tasikmadu, TPS 20 Kalijirak, Kecamatan Tasikmadu, TPS 13 Bendungan, Kaliboto, Mojogedang, TPS 8 Desa Kaliboto, Kecamatan Mojogedang, TPS 6 Dusun Gobagan, Kaliboto, Mojogedang, TPS 1 Desa Munggur, Kecamatan Mojogedang. Hasil pantuan, menurut BUpati semua aman terkendali. “Soliditas Forkominda dibarengi penguasan persoalaan menjadi kian mantab dan menyakinkan dalam penyelenggaran pemilu yang jujur dan adil. Saya berharap hal ini akan dibarengi hasil yang mantab,” ungkap bapak satu putera ini.

Selain itu, menurut Juliyatmono sejumlah TPS menujukkan kesiapan dan fokus pada penyelenggaraaan. Pihaknya berharap hal ini juga akan terjadi pada masa penghitungan nantinya. Bupati juga akan memberikan hadiah kepada sejumlah TPS unik. Misalnya pakaiannya, atau tempatnya akan mendapatkan hadiah dari bupati. “Hal ini penting, karena mereka kreatif untuk mengundang masyarakat menggunakan hak pilih. Sehingga perlu diapreasiasi,” pungkasnya.

Sementara Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi mengatakan pemilu di Karanganyar berjalan aman dan lancar. Semua KPPS telah menggunakan SOP atau prosedur yang telah ditetapkan. Jika prosedur atau ketentuan sudah dilaksanakan maka pemilu akan berjalan aman dan damai. Semua pihak tentu akan menerima hasil dengan lapang dada. “Sampai siang ini keadaan aman terkendali. Semua berjalan dengan lancar dan aman,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
DSC_1438

Bupati Ajak Keluarga Coblos TPS 16 Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan suaranya di TPS 16 Desa Pokoh Ngijo Karanganyar

Karanganyar- Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama isteri, Siti Chomsiyah dan putranya Ilyaas Akbar Al Madani menggunakan hak suaranya di TPS 16 Pokoh Baru RT 03 RW 4 Desa Ngijo, Kecamatan Tasikmadu. Orang nomor satu di Karanganyar tersebut memakai baju putih dengan celana warna hitam datang pukul 08.00.
Informasi yang dihimpun, begitu sampai TPS, bupati Karanganyar menunggu sebentar. Sekitar lima menit kemudian dipanggil oleh petugas pendaftar dan selanjutnya menunggu longgarnya bilik. Begitu bilik kosong, bupati dua periode tersebut menggunakan hak suara dan memasukan dalam kotak yang sudah disediakan. “Hanya saja pada saat melipat kembali kartu suara butuh waktu agar bisa seperti semula,” papar Juliyatmono usai mencoblos di TPS 16, Rabu (17/04)

Namun demikian, bupati mengatakan suasana nyaman dan aman pada pelaksanaan pemungutan suara. Suasananya mirip seperti lebaran yakni warga berduyun-duyun ke TPS untuk memberikan suara. Tempatnya juga nyaman sehingga membuat pemilu sangat sejuk. “Saya melihat semangat masyarakat untuk memberikan suara cukup tinggi. Di TPS juga sudah ada petugas yang komplit dan sesuai ketentuan. Sehingga saya yakin tidak ada gangguan keamanaan,” imbuhnya. (hr/Adt)

Read More

Outingclass TKIT Al-Furqon Jaten ke Kantor Bupati Upaya Pengenalan Pemerintahan dan Tanamkan Cinta Daerah Sejak Dini

Karanganyar, Selasa 16 April 2019

Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT) Plus Al-Furqon, Ngringo, Jaten melakukan kunjungan outingclass ke Kantor Bupati Karanganyar. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan Pemerintahan  Karanganyar dan menanamkan sikap cinta kepada daerah asal.

Puluhan anak Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu Al-Furqon Ngringo Jaten melakukan kunjungan ke Kantor pemerintahan Kabupaten Karanganyar. Kunjungan dari TKIT plus ini diterima Asisten II Sekretariat Daerah Karanganyar, Siti Maesyaroh.

Kepala TKIT Al-Furqon Ngringo mengatakan kegiatan outingclass ini merupakan bagian pembelajaran di luar kelas. Diharapkan melalui kegiatan ini para anak-anak mengenal tentang pemerintahan Kabupaten Karanganyar dan menanamkan sikap cinta pada daerah asal.

“Kegiatan ini untuk memberikan wawasan pada anak-anak mengenai pemerintahan Karanganyar. Sehingga ke depan anak-anak- dapat berpartisipasi dalam membangun Kabupaten Karanganyar di masa depan,”katanya.

Sementara itu Asisten II Setda Karanganyar, Siti Maesyaroh menyatakan pihak Pemkab selalu terbuka akan kunjungan dari sekolah mulai dari Taman Kanak-Kanak sampai Universitas. Karena dengan kunjungan ke Kantor Pemerintahan para warga atau pelajar akan banyak mengetahui seluk beluk dari Pemkab Karanganyar.

“Kita terbuka akan semua kunjungan dari manapun karena untuk memberikan gambaran mengenai pemerintahan Kabupaten Karanganyar,”terangnya.

Ditambahkan Asisten II, Pemerintah juga terus berusaha membangun dan memajukan Kabupaten Karanganyar. Salah satunya yakni dengan akan merevitalisasi Masjid Agung Karanganyar.

“Masjid Agung nantinya akan seperti Masjid Nabawi di Madinah. Semoga akan membuat anak-anak dan warga Karanganyar untuk beribadah ke Masjid,”pungkasnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

 

Read More
WhatsApp Image 2019-04-15 at 9.26.34 AM

RSUD Karanganyar Sosialisasikan Green Hospital

Plt Sekda Karanganyar SUtarno memberikan sambutan pada sosialisasi green hospital di rumah sakit umum daerah Karanganyar

 

KARANGANYAR – 15 April 2019

Rumah Sakit Umum Daerah Karanganyar mensosialisasikan green house kepada sejumlah rumah sakit dan pelayanan kesehatan di bumi intanpari. Langkah tersebut dilakukan agar pelayanan kesehatan berwawasan lingkungan dengan berbasis kenyamaan dan keamanan lingkungan di rumah sakit.

“Apa yang dilaksanakan hari ini dapat ditularkan ke semua pelayanan kesehatan di Kabupaten Karanganyar sehingga green hospital akan terpenuhi. Di Karanganyar 8 rumah sakit, 6 klinik utama, 40 klini pratama dan 21 puskesmas,” papar Sekda Karanganyar, Sutarno yang mewakili bupati Karanganyar di aula RSUD Karanganyar, Senin (15/04).

Dia mengucapkan terima kasih atas prakarsai green hospital di RSUD Karanganyar. Sebab Karanganyar menjadi juara 3 Green Hospital tingkat nasional. Apa yang sudah didapatkan tersebut, menurut Sutarno hendaknya ditularkan ke semua rumah sakit dan pelayanan kesehatan lainnya. “Seiring dengan kemajuan zaman dan sarana kebutuhan kesehatan masyarakat, perlu kiranya menyiapkan sarana kesehatan yang baik dan handal. Akuntabilitas dan pelayanan kesehatan memang tidak bisa ditawar lagi semua harus prima dan baik,” imbuhnya. (Hr/adt)

Read More