Category: Berita

DSC_7799

Pelantikan Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kab. Karanganyar masa bakti 2019-2024

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan ucapan selamat pasca prosesi pelantikan Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) masa bakti 2019 – 2024 di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Sabtu(13/04).

KARANGANYAR – 13 April 2019

Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Karanganyar kali ini resmi dilantik oleh Pengurus PHDI Provinsi Jawa Tengah.

Bertempat di Penopo rumah Dinas Bupati Karanganyar, pelantikan dihadiri secara pribadi oleh Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi jajaran Forkopimda dan Plt. Sekda Kabupaten Karanganyar. Sabtu(13/04/19).

PHDI Prov. jateng, secara pribadi memberikan ucapan selamat atas dilantiknya kepengurusan PHDI yang baru di Kabupaten Karanganyar,  dan juga mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemkab yang sudah memfasilitasi.

Dengan harapan pura-pura dikaranganyar bisa diperbagus untuk kegiatan ibadah umat Hindu khususnya di Karanganyar,umumnya bagi umat Hindu se Indonesia yang berkunjung ke Karanganyar.

Mengajak umat hindu untuk hidup secara harmonis dengan umat agama lainya.

Kunci daripada kerukunan antar umat beragama adalah dengan menjalin hubungan yang harmonis.

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dalam pidato sambutannya sampaikan, seperti halnya di Bali, yang sangat kental dengan budaya nya. Bupati berharap centra budaya dan agama Hindu yang ada di Karanganyar juga bisa sama seperti di Bali.

Selain untuk ibadah, juga bisa dijadikan alternatif wisata budaya dan religi yang ada di Karanganyar. Bupati juga berharap Karanganyar bisa maju dari aspek apapun.

Bupati mempnyai keinginan menjadikan daerah Pemacekan di Karangpandan menjadi kampung Bali, agar bisa menghadirkan pariwisata yang bagus dan kehidupan yang lebih bagus bagi warganya.

“ tolong tari rejang yang khas Bali ini bisa dikelola dengan baik, nantinya digunakan sebagai penghibur bagi tamu-tamu yang berkunjung di pura pemacekan tersebut.

Diakhir pidato sambutan, Bupati menghimbau bagi warga Karanganyar untuk menggunakan hak pilihnya dengan sebaik mungkin, jangan sampai golput kata beliau.(Ard)

Read More
DSC_8177

Bupati Karanganyar Gelar Sholat Isya’ Berjama’ah Dan Do’a Bersama Jelang Pemilu 2019

Kominfo

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar beserta jajaran Forkopimda dan segenap Kepala OPD juga Kepala Bagian di lingkup Setda Karanganyar saat Sholat Isya’ berjama’ah yang dilanjutkan dengan Do’a bersama jelang pemilu 17 April 2019 , Sabtu(13/04)

Karanganyar – 13 April 2019

Jelang Pemilu 2019, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar doa bersama secara serentak di masing-masing Kecamatan yang ada di Kabupaten Karanganyar, Sabtu (13/4/2019) malam Bertempat di pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Adapun Bupati-Wakil Bupati Karanganyar, Juliyatmono-Rober Christanto beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karanganyar menggelar doa bersama di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Diawali dengan salat isya berjamaah, selanjutnya mereka seraya menengadahkan kedua tangan memanjatkan doa yang dipimpin Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karanganyar, KH Zainuddin.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, dengan doa bersama menjelang Pemilu 2019, pelaksanaan Pemilu yang tinggal beberapa hari lagi dapat berjalan kondusif, lancar, damai tanpa ada halangan suatu apapun.

“Doa bersama ini serentak dilakukan di masing-masing kecamatan dan juga di desa-desa yang ada di wilayah Kabupaten Karanganyar,”katanya

Ia berharap, dengan rahmat dari Allah SWT, pelaksanaan Pemilu 2019 pada 17 April mendatang di Kabupaten Karanganyar dapat berjalan sukses, damai dan lancar.

Selanjutnya, bentuk Ikhtiar jelang Pemilu 2019 tersebut diakhiri dengan salat hajat berjamaah.(Ard)

Read More
DSC_7713

Bupati Karanganyar Berikan Reward Bagi Mahasiswa Asal Karanganyar Yang Diterima Di Perguruan Tinggi Negeri

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat menyerahkan reward bagi mahasiswi asal Karanganyar yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri di ruang Anturium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum’at (12/04).

KARANGANYAR – 12 April 2019

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan reward kepada 466 mahasiswa asal Karanganyar yang melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Hal itu dipaparakan dalam acara pelatihan motivasi reward bagi lulusan SMA/SMK yang melanjutkan studi ke PTN yang diselenggarakan di Ruang Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jumat (12/4/2019)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan kebanggaannya kepada pelajar SMA/SMK yang melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, mengingat dengan merubah masa depan bisa dilakukan melalui pendidikan. “Mulai dari 2014-2019, alhamdulillah ada terus peningkatan mahasiswa (asal Karanganyar) yang melanjutkan pendidikan di PTN. Tahun 2019 ada sebanyak 466 mahasiswa itu belum tercover semua,” katanya

Sebagai mahasiswa banyak waktu yang harus dikelola dengan baik. “Orang dihargai karena cara berfikir,maka berlatihlah ngomong, diskusi dan berdebat. Karena dengan debat dapat melatih intuisi,”jelasnya

Ia juga menyarankan kepada mahasiswa untuk mengikuti organisasi yang berada di Kampus masing-masing.

Selanjutnya Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan dan Kesiswaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Nurini Retno Hartati menuturkan, rentan dari 2015 hingga 2019, Pemkab Karanganyar telah memberikan reward kepada 5.250 pelajar tingkat SMA/SMK yang melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Adapun besaran anggaran reward yang bersumber dari APBD Karanganyar itu sebesar Rp 11,8 miliar.

“Pada tahun 2019 ada sejumlah 466 mahasiswa yang mendapatkan reward dengan total anggaran sebesar Rp 1,1 miliar. Bagi mahasiswa jenjang S1 mendapatkan reward sebesar Rp 2,5 juta, sedangkan jenjang D3 sebesar Rp 1,5 juta,” katanya

Adapun Perwakilan penerima reward, Rafi Firmana Putra berharap, reward (bantuan) dari Pemkab Karanganyar ini dapat terus berlanjut. “Dengan begitu angkatan setelah kami (penerima bantuan) juga dapat merasakan dukungan dari pemerintah,” ungkapnya.(Ard)

Read More
IMG-20190411-WA0037

Bupati Karanganyar Hadiri Musrenbang RKPD

Diskominfo

Sambutan dan paparan Bupati Karanganyar pada Musrenbang RKPD di Gedung Balai Desa Koripan Matesih

KARANGANYAR – Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta pengajuan dana pemerintah prioritaskan yang berdampak kepada masyarakat luas.

Itu diungkapkannya saat membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2020 yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna Desa Koripan Matesih Karanganyar, Kamis (11/4/2019)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, akan memprioritaskan pembangunan yang mempunyai dampak luas kepada masyarakat. “Hanya yang super prioritas yang didanai. Yakni yang berdampak signifikan ke masyarakat luas,” tuturnya

Ia mencontohkan, apabila jalan akses desa masih jelek, tidak lantas membangun balai desa terlebih dahulu.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Karanganyar, Muh Indrayanto menuturkan, dalam pengajuan dana pemerintah untuk pembiayaan pembangunan hingga belanja rutin tahun anggaran 2020 mencapai Rp 17 triliun.

“Hasilnya, pengajuan final RKPD tahun 2020 sebesar Rp 17 triliun. Ini (Musrenbang RKPD) hasil gabungan dari Musrenbangdes atau Kelurahan yang dihimpun di Musrenbangcam. Kemudian digabung Rencana Kerja (Renja) Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dan didiskusikan di forum gabungan perangkat daerah.

Ia menuturkan, pihaknya telah menyiapkan tim penyeleksi usulan yang telah dihimpun. Selanjutnya hasil dari penyaringan itu akan dibahas lagi di tingkat Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). “Itu dilakukan, mengingat usulan itu melebihi ketersediaan dana yang bersumber dari pendapatan daerah pada tahun 2020 yang diprediksi sebesar Rp 2,3 triliun,” imbuhnya

Selanjutnya, Kabid Insfrastruktur dan Pembangunan Wilayah Bappeda Provinsi Jawa Tengah, Arif Sujatmiko menambahkan, capaian Kabupaten Karanganyar sudah cukup baik, bahkan melebihi Jawa Tengah. Di antaranya angka kemiskinan Kabupaten Karanganyar pada 2018 sebesar 10,01 persen, lebih rendah dibandingkan Jawa Tengah yakni sebesar 11,31 persen.

Adapun fokus sasaran yang akan dilakukan pada 2020 yakni, pada penanggulangan kemiskinan, kualitas SDM, peningkatan daya saing ekonomi rakyat berkelanjutan, serta tatakelola pemerintahan (reformasi birokrasi).

Demikian Diskominfo (an/ard)

 

Read More
DSC_7531

Sosialisasi Penggunaan Internet Sehat Dan Bertanggung Jawab

Karanganyar – 09 April 2019

Dalam sehari minimal dua laporan diterima Kanit Tipiter (Tindak Pidana Tertentu) Iptu Herawan dari Polres Karanganyar, warga yang melapor sudah tertipu pesan yang diterima internet atau beli lewat internet (online shop).

‘’Bisa dibayangkan itu baru Karanganyar. Kalau se Indonesia berapa, sudah minimal 60 laporan kasus penipuan lewat internet. Karena itu hati-hatilah jika menggunakan internet, gunakan secara sehat, dan cek betul kebenaran dari pesan itu dan online shopping tersebut,’’ kata dia saat sosialisasi internet sehat di SMA Karangpandan, Selasa (9/4).

osialisasi itu dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika Karanganyar, dengan mengundang para siswa SMA di Karanganyar. Selain Iptu Herawan turut pula dalam memberi sosialisasi itu Kabid Komunikasi dan Informatika Andiansyah serta Kepala Radio Swaiba Teguh Triyono.

Menurutnya, dengan banyaknya penipuan itu, maka seharusnya setiap warga berhati-hari jika menerima pesan internet. Cek ke lembaga resmi jika mendapat pesan. Jika dari Toyota, ya cek ke lembaga tersebut. Jika dari Telkomsel juga cek ke tempat itu.

‘’Jangan dulu menghubungi nomor telepon atau alamat website yang diberikan oleh pengirim pesan. Apalagi mengirim uang atau transfer ke rekening milik pengirim. Sudah begitu nurut saja saat dipandu,’’ kata Herawan.

Ardiansyah menambahkan, ada kira-kira 262 juta warga Indonesia, dan separohnya memiliki internet, dan memegang gadget. Itulah kenapa Indonesia, khususnya kaum milenial menjadi sasaran empuk hal negatif internet.

‘’Ada enam kebiasaan saat orang membuka gadget, laptop dan internetnya. Yakni pornografi, bullying, online shopping, penyebaran hoax, permainan juga, penculikan berkedok sosmed. Mereka tidak sadar melakukan itu kadang-kadang.

Karena itu sebaiknya menggunakan secara sehat. Paling banyak hoax itu menyebarkan penipuan makanan dan minuman, penyebaran ujaran kebencian, dan lainnya.(Ard).

Read More
DSC_7536

Pariwisata Karanganyar Pasok Pendapatan Rp 2,2 Miliar Tahun Lalu

Kominfo

Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar Titis Sri Jawoto yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan dan pengarahan dalam acara Sosialisasi dan Penyususnan RENSTRA di Aula Hotel Jawa Dwipa, Selasa(09/04/19).

KARANGANYAR – 09 April 2019

Sektor pariwisata memasok pendapatan ke kas daerah sebesar Rp 2,2 miliar di Karanganyar. Pendapatan itu naik cukup signifikan dibanding tahun 2017 yang sebesar Rp 1,5 miliar. Kenaikannya cukup signifikan karena ada De Colomadu dan lainnya yang mulai memasok penghasilan untuk pemerintah.
Hal itu dikemukakan Kadis Pariwisata Titis Sri Djawoto kepada wartawan, di sela-sela sosialisasi dan penyusunan renstra Dinas tersebut di Jawa Dwipa Resto, Selasa (09/04).

Dia mengemukakan, tahun ini dia menerima anggaran Rp 2,3 miliar dan Rp 900 juta untuk meningkatkan sektor pariwisata, namun dia menyayangkan aturan anggaran yang sangat ketat sehingga agak susah di-eguhke untuk keperluan lain.

‘’Misalnya untuk sosialisasi ya harus sosialisasi ansich, tidak bisa digunakan misalnya setelah sosialisasi dia dibekali dengan peralatan penunjang. Misalnya seorang pemandu wisata, maka usai sosialisasi dia dilengkapi dengan mikrofon dan soung system gendong yang canggih untuk penunjang kegiatannya. Seorang pelatih dan pembina tubing dia butuh megaphone untuk menunjang kegiatannya,’’ kata dia.

Titis menginginkan sebagian dana itu untuk alat penunjang. Sarana dan prasarananya dilengkapi sekalian untuk penunjang sosialisasi. Tapi karena tidak boleh maka dia terpaksa mencari dana lain untuk kel;engkapannya.

Dia juga mengatakan, anggaran tersebut nantinya untuk menyelesaikan pemugaran Candi Sukuh sehingga semakin lengkap. Ada taman parkir untuk mobil, dan juga kios souvenir untuk pengunjung sehingga saat datang itu dia sudah mendapatkan lengkap soal Sukuh dan Karanganyar.

Selain itu juga untuk memperindah Candi Cetho dengan aneka pernik-pernik sehingga sama dengan Candi Sukuh saat datang turis mendapatkan kelengkapannya di sana. Juga perbaikan jalan untuk membuka hubungan Candi Cetho dengan Petilasan Prabu Brawijaya yang bisa sekalian ditempuh lewat Cetho.

Dia mengatakan, ke depan yang bisa dijual untuk peningkatan pariwisata adalah ekonomi kreatif termasuk kekayaan budaya, cendera mata, seni, dan kuliner untuk menarik dan meningkatkan wisata Karanganyar. Sehingga turis tidak hanya datang ke Karanganyar hanya untuk uang tiket masuk, tapi membelikan uangnya untuk kuliner khas, cendera mata, dan lainnya yang bisa didapatkan di Karanganyar, bukan di Solo.(Ard).

Read More

Penyerahan Bansos Kepada Bencana Alam Kabupaten Karanganyar

KARANGANYAR – Besaran tali asih korban bencana alam yang diberikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar dihitung dari kerusakan hunian. Namun, tidak mencakup bantuan korban luka dan kerusakan sarana transportasi.

“Ini jenis bantuan sosial dan keuangan. Kategorinya rumah rusak berat, sedang dan ringan. Bencana alam yang dimaksud adalah longsor, banjir, puting beliung dan kebakaran. Kami tidak memiliki aturan untuk memberi tali asih bagi pemilik kendaraan bermotor yang rusak karena bencana alam. Pertimbangannya, kendaraan itu sudah diasuransi. Begitu pula korban luka yang dikaver dari sumber lain,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Karanganyar, Bambang Djatmiko kepada wartawan usai penyerahan tali asih secara simbolis di rumah dinas bupati, Rabu (10/4).

Ia tak menyanggah terdapat sejumlah kendaraan bermotor rusak akibat tertimpa pohon tumbang di jalan raya, selama musim penghujan kali ini. Pada November 2018 lalu, korban luka akibat longsor di Ngargoyoso mendapat santunan dari Baznas dan bupati Juliyatmono. Penerima dikategori korban luka sedang.

“BPBD tidak memberikan tali asih korban luka. Namun mengusulkan santunannya dibayar Baznas. Untuk korban di Ngargoyoso kemarin, bupati juga memberikan santunan untuk biaya berobat,” katanya.

Sementara itu dalam pemberian bantuan sosial dan keuangan, BPBD menyalurkan dana Rp 414.500.000 ke 178 keluarga dari 70 desa di 16 kecamatan. Santunan Rp 5 juta diberikan ke korban bencana alam dengan kategori rumah rusak berat. Jumlahnya 35 keluarga. Sedangkan pemilik rumah rusak sedang sebanyak 32 keluarga, masing-masing diberi Rp 3 juta. Adapun pemilik rumah rusak ringan sebanyak 11 keluarga, diberi masing-masing Rp 1 juta-Rp 1,5 juta. Mereka terdata mengalami musibah dalam kurun waktu November 2018-Maret 2019.

“Pemberiannya bertujuan mengurangi beban, menambah semangat, dan bentuk perhatian pemerintah. Jika anggarannya untuk program ini di APBD I kurang, maka bisa diajukan kembali di APBD II,” katanya.

Sementara itu penerima bantuan kategori rumah rusak sedang asal Giribangun Rt 02/Rw VI Matesih, Sri Mulyono mengatakan longsor mengakibatkan pagar rumahnya ambruk pada Maret.

“Uangnya untuk membenahi bagian teras,” katanya.

Demikian Diskominfo (ina/ana)

Read More
20190409_081424

PJS SEKDA KARANGANYAR LEPAS KONTINGEN TIM TUB-BB KE PROPINSI JATENG

Diskominfo

Foto bersama anggota kontingen TUB BB sebelum melaju ke propinsi

Karanganyar, 9 April 2019

Sebanyak Dua Puluh Lima orang perwakilan dari SMKN 2 Karanganyar  diberangkatkan ke Semarang untuk mengikuti  Lomba Tata Upacara Bendera  Baris Berbaris di Tingkat Propinsi Jawa Tengah . Lomba berlangsung selama tiga hari dari Tanggal 9 s.d 11 April 2019 di GOR Satria Jl. Hasanudin Semarang.

Adapun peserta lomba Baris Berbaris SMA/SMK  dan MA Negeri/Swasta Tingkat  Prop.  Jateng tersebut diikuti oleh 6 Ek. Karesidenan  se Jawa Tengah yakni  Kedu, Banyumas, Semarang, Pekalongan, Pati dan Surakarta.

PJ Sekda Karanganyar dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar dalam sambutan arahannya menyampaikan  agar peserta lomba dapat mengharumkan dan  membawa nama baik Karanganyar maupun SMKN 2 karanganyar  untuk berlaga di tingkat Propinsi. Selain itu beliau juga berpesan agar  selalu meningkatkan semangat , menjaga keimanan  dan kekompakan anggota kontingen.

“ Jangan lupa anggota kontingen agar tetap menjaga kesehatan serta kondisi fisik  dan untuk para pendamping agar selalu mengawasi anak-anak yang akan berlaga  baik dalam hal makanan, istirahat dan ibadahnya” Imbuhnya.

 

Demikian Diskominfo (An/Ina)

Read More
IMG-20190409-WA0004

Penyerahan Dana Desa Tahap I

Bupati Karanganyar Juliyatmono Memberikan Pengarahan Tentang Dana Desa

KARANGANYAR – Dana Desa (DD) tahap I ke 162 desa di Karanganyar siap dicairkan Rp 32 miliar. Pencairannya sengaja dilakukan pascapilkades untuk menghindari kisruh.
“Dicairkan sebelum Pilkades malah bahaya. Itu uang sesenpun harus dipertanggungjawabkan. Harus hati-hati dan cermat,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam pengarahannya ke kades terkait pencairan dan persiapan pelaksanaan kegiatan DD tahap I, di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Senin (8/4).
Ia menyebut kades yang telah lebih dari dua kali mengelola keuangan desa, supaya cermat. Apalagi, kades petahana di Pilkades yang memenangkannya. Mereka tak boleh menganggap enteng aturan penggunaan bantuan keuangan tersebut. Tiap desa diawasi ketat dan didampingi APIP.
“APIP dan aparat penegak hukum selalu mendampingi. Asalkan patuh aturan, tidak akan berurusan dengan hukum,” katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dispermasdes) Karanganyar, Utomo Sidi Hidayat mengatakan DD tahap I Rp 32 miliar setara 20 peraen total penyaluran tahun 2019. Penyerahannya diikuti Alokasi Dana Desa (ADD) Rp 103,8 miliar.
“Penyerahan DD tahap I dan ADD Maret, karena Januari dan Februari sudah cair. Segera saja mengerjakan SPJ. Jika pengerjaan sudah 75 persen, maka boleh mengajukan tahap II,” kata Utomo.
Pencairan DD tahap I di Karanganyar tergolong paling awal di Jawa Tengah. Pengarahan ini mengundang seluruh kades dan bendahara desa. Maksudnya, Pemkab ingin memastikan pengguna anggaran tahu mekanisme penyalurannya.
“Tahap 1 segera dicairkan dan dilaksanakan. Target Mei selesai. Pada Juni, pencairan tahap II Rp 64 miliar. Jika tahapannya selaras jadwal, harapannya November selesai SPJ seluruhnya,” katanya.
Saat ini, 90 persen pengajuan DD tahap I telah masuk ke mejanya. Ia memaparkan evaluasi DD tahun 2018, dimana penyerapannya 99,25 persen dari dana transfer Rp 135 miliar. Selain DD dan ADD, pemerintah provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan Rp 27 miliar di 2019. Alokasinya untuk operasional KPMD, stimulan ke desa untuk kegiatan ketahanan masyarakat, sarpras desa dan sebagainya.

Demikian Diskominfo (ina/ana)

Read More
DSC_1503

Sosialisasikan Perihal Pemilu, Bupati Karanganyar Hadiri Sambung Rasa Di Radio Swiba

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono di dampingi Plt. Kepal;a Dinas Kominfo Karanganyar hadiri acara Sambung rasa di Radio Swiba dengan tema “Sosialisasi Pemilih Cerdas Guna Mewujudkan Pemilu Damai DI Kabupaten Karanganyar” dengan nara sumber Ketua KPU Karanganyar, Kepala BAwaslu Karanganyar dan Perwakilan Dandim 0727 Karanganyar di Pelataran Radio Swiba, Jum’at(05/04/19).

KARANGANYAR – 05 April 2019

Menjelang perhelatan Pemilu 2019, Pemkab Karanganyar menggelar acara bertajuk Sambung Rasa Sosialisasi Pemilih Cerdas, Jumat (5/4/2019) malam. Acara itu berlangsung di halaman Radio Swiba Karanganyar dan disiarkan on air melalui Radio Swiba 96.3 Fm.

Ketua KPU Karanganyar, Triastuti Suryandari menuturkan, menuju pemungutan dan perhitungan suara Pemilu 2019 yang tinggal 12 hari lagi, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan terkait penyelenggaraan pesta demokrasi tersebut.

“Kami telah melakuakan kegiatan terkait pemutahiran data pemilih secara berkesinambungan. Terakhir kita melakukan rapat pleno rekapitulasi dan penetapan DPT Hasil Perbaikan tahap 3 pada 2 April lalu,” jelasnya.

Selain itu, juga telah dilaksanakan pengambilaan sumpah dan pelantikan sejumlah 3.149 ketua KPPS secara serentak.

“Itu bentuk kesiapan kita terkait penyelenggaraan Pemilu, terutama KPPS yang akan menjadi ujung tombak pada saat pemungutan dan perhitungan suara,” katanya.

Trias menambahakan, ada beberapa tugas yang melekat di KPU dan anggota yakni terkait sosialisasi.

“Terkait sosialisasi, kita tidak hanya meningkatkan partisipasi masyarakat tapi juga pemahaman. Bagaimana pemilih itu dapat menyalurkan hak pilih secara baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Karanganyar, Nuning Ritwanita Priliastuti mengatakan, dalam pengawasan tahapan Pemilu 2019, Bawaslu telah melakukan sosialisasi kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, Ormas, LSM maupun pemilih pemula.

Sehingga ketika hari H, masyarakat tidak hanya datang ke TPS untuk nyoblos saja tapi ikut mengawasi tahapan Pemilu.

“Ketika ada indikasi pelanggaran, segera melaporkan ke Bawaslu. Kami memiliki 5 pengawas di tingkat Kabupaten, 3 di kecamatan, 1 di tiap desa dan di tiap TPS. Kita masih membutuhkan partisipasi masyarakat terkait pengawasan,” ungkapnya.

“Karena suksesnya Pemilu bukan hanya tanggung jawab penyelenggara. masyaraat juga punya tanggung jawab mewujudkan Pemilu demokratis dan bermartabat,” imbuhnya.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengungkapkan, semua pihak telah berkoordinasi dengan baik, dengan terus berbagi peran mengikuti proses tahapan Pemilu.

“Sebentar lagi kita akan membagi peran, pejabat struktural perangkat daerah supaya ikut memantau pelaksanaan Pemilu di masing-masing kecamatan. Memastikan supaya Pemilu lancar dan sukses,” paparnya.

Itu dilakukan supaya tidak ada yang menghambat penyelenggaraan proses demokrasi. “Masyarakat tidak perlu khawatir, KPU dan Bawaslu telah siap,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Juliyatmono juga menjelaskan terkait menjadi pemilih cerdas. “Pemilih cerdas itu yang menggunakan hak pilihnya dengan penuh tanggung jawab, dengan rasionalitas yang dapat dipertanggungjawabkan. Karena ini memilih pemimpin yang akan menjalankan pemerintahan,” jelasnya.(Ard/Tgr).

Read More