Category: Berita

20190520_095520

Sidak Di Pasar Palur dan Giant Palur Plaza

Diskominfo

Petugas saat melakukan pengecekan makanan di Giant Palur Plaza

KARANGANYAR – Makanan olahan maupun kemasan tak layak konsumsi di pasar tradisional maupun modern makin sulit dikenali. Masyarakat diimbau cerdas memilihnya.

Hal tersebut terangkum dalam inspeksi mendadak (Sidak) tim Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) bersama Satpol PP dan Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi UMKM Karanganyar di Pasar Palur dan Swalayan Giant, Senin (20/5).

Di Pasar Palur, ditemukan 38 jenis makanan maupun minuman kemasan pabrikan berkondisi kedaluwarsa. Selain itu, enam sampel makanan tambahan positif mengandung bahan kimia berbahaya jenis formalin, boraks dan rodhamin B. Parahnya lagi, tim mengindikasi praktik penjualan minyak goreng daur ulang.

“Identitas pedagang berikut laporan temuannya, sudah kami sampaikan ke lurah pasar. Di bawah pembinaan dinas terkait, semoga perilakunya membaik. Tidak ada yang disita. Hanya dibina di tempat dan mengambil sampel makanan yang dicurigai beracun,” kata Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) DKK, Rita Ratna Sari Dewi.

Berdasarkan pantauan, produk kedaluwarsa dijajakan bercampur dengan produk berkondisi bagus. Dari 38 jenis produk kedaluwarsa itu, kebanyakan makanan kecil kemasan dan susu anak beraneka rasa. Tim menemukan pula penyimpanannya tidak steril dan penataan buruk.

“Banyak ditemukan kotoran tikus di wadah dan tempat penyimpanan dagangan. Bahaya sekali kencingnya. Bisa terkena leptospirosis. Produk makanan ditata berdampingan sabun, cairan pembersih dan sebagainya,” ujar Rita ke Kepala Kantor Pasar Palur, Sri Haryani.

Mengenai kandungan racun sampel makanan tambahan, Kasi Kefarmasian Anik Dwiyanti meminta masyarakat ekstra waspada. Sebab, kandungan racunnya dapat memicu kanker di kemudian hari. Mengenai minyak goreng diduga daur ulang, petugas meminta pedagang berhenti menjualnya.

“Berubah warna keruh. Itu biasanya yang dibeli penjual gorengan. Harganya Rp 14 ribu per 1,5 kilo. Murah sekali,” kata Anik.

Pedagang makanan kecil kios C5 Pasar Palur, Prapti ditegur tim. Sebab, wanita itu menjual produk makanan dan minuman berkondisi buruk. Selain produk tak tercantum tanggal kedaluwarsa, juga melempem dan berdebu.

“Terpaksa tidak saya buang walaupun sudah ED (expired date). Nunggu sales datang mengambil. Sebab, dagangan ini sudah saya bayar semua,” katanya.

Dari tokonya diambil beberapa sampel. Seperti sereal tanpa merek yang dikemasnya sendiri ke plastik transparan.

Sementara itu di Supermarket Giant Palur Plaza, rata-rata produknya bagus. Namun, manajemen tetap diperingatkan.

“Ada beberapa kaleng roti dan susu yang penyok. Juga ditemukan nomor dagang palsu di tepung aren. Ada juga karak kemasan berkutu,” ujar Anik.

Manager Giant Palur Plaza, Fuad Ari bakal lebih teliti memeriksa dagangannya. Ia meyakini seluruh etika jualan sudah dipenuhi tokonya.

“Yang penyok akan diretur. Dicek rutin setiap hari supaya jangan ada yang terlewat. Tentang tepung bernomor dagang fiktif, akan kami minta suplier lebih teliti lagi,” katanya. (an/ina)

 

 

 

 

 

Read More
DSC_2231

Perbaharui Semangat Gotong-Royong

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam upacara hari kebangkitan nasional di halaman Setda Karanganyar, senin (20/05)

 

 

KARANGANYAR, 20 Mei 2019

 

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke 111 mengingatkan kembali akan semangat gotong royong yang telah dicetuskan para pedahulu negeri. Dengan mengambil tema bangkit untuk bersatu, maka akan terus digelorakan lagi semangat untuk terus bergotong royong.

“Bangsa ini adalah bangsa yang besar. Yang  telah mampu terus menghidupi semangat  persatuannya selama berabad-abad. Kuncinya ada  dalam dwilingga salin suara berikut ini yakni gotong- royong,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia pada upacara hari kebangkitan bangsa yang digelar di halaman Setda Karanganyar, Senin, (20/4)

Peserta upacara terdiri dari ASN di lingkungan setda, kodim 0727, Polres Karanganyar, Satpol PP, Darmawanita, Bayagkari, dan para pelajar. Dalam sambutan tersebut, Juliyatmono mengatakan tahapan pemilihan presiden dan wakil presiden serta anggota legislatif berlangsung dengan lancar. Kelancaran ini juga berkat pengorbanan banyak saudara-saudara yang menjadi anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara. Bahkan berupa pengorbanan nyawa. Sungguh mulia perjuangan mereka untuk  menjaga kelancaran dan kejujuran proses pemilu ini. “Sambil mengirim doa bagi ketenangan jiwa para pahlawan demokrasi tersebut, alangkah eloknya jika  kita wujudkan ucapan terima kasih atas pengorbanan mereka dengan bersama-sama menunggu secara tertib ketetapan penghitungan suara resmi yang akan diumumkan oleh lembaga yang ditunjuk oleh undang- undang, “ tambahnya.

Lebih jauh, telah lebih satu abad kita menorehkan catatan penghormatan dan penghargaan atas kemajemukan bangsa yang ditandai dengan berdirinya organisasi Boedi Oetomo. Dalam kondisi kemajemukan bahasa,  suku, agama, kebudayaan, ditingkah bentang geografis yang merupakan salah satu yang paling ekstrem di dunia, negara mampu membuktikan persatuan sampai detik ini tidak tergoyah. Oleh sebab itu, tak diragukan lagi masyarakat semua pasti akan mampu segera kembali bersatu dari kerenggangan perbedaan pendapat, dari keterbelahan sosial, dengan memikirkan kepentingan yang lebih luas bagi anak cucu bangsa ini, yaitu persatuan Indonesia. (hr/ina/tgr)

Read More
DSC_2365

Bupati Sampaikan Jawaban Atas Pemandangan Fraksi 12 Raperda

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi pada sidang paripurna, Kamis (16/05)

 

KARANGANYAR , 16 Mei 2019

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan jawaban atas Pemandangan Umum Fraksi mengenai 12 raperda Kamis, (16/05). Ke dua belas raperda itu adalah raperda tentang lembaga kemasyarakat desa, tentang perangkat desa, raperda tentang kawasan tanpa rokok, penyelenggaraan rumah susun, pembangunan jangka menengah daerah tahun 2018-2023, pencegahaan dan peningkatan kualitas perumahaan kumuh dan permukiman kumuh, perubahan bentun bdan hukum perusda, penyertaan modal daerah pada perseroran terbatas Bank Pembangunan Daerah Jawa Tangah, pengelolaan pemakamaan dan pengabuaan mayat, raperda tentang perusahaan Aneka usaha, retribusi jasa umum dan teknis pemberian gaji ke 13 dan tunjangan hari raya. Untuk selanjutnya, raperda itu akan dibahas di tingkat DPRD Karanganyar.

“Kami sampaikan jawaban atas pemandangan fraksi-fraksi di DPRD Karanganyar,” papar bupati dalam menanggapi pandangan fraksi pada hari Kamis, (16/05)

Sesuai kesepakatan, jawaban atas pemandangan fraksi tidak dibacakan oleh bupati. Selanjutnya sidang membacakan keputusan pembentukan pansus-pansus sesuai dengan raperda yang akan dibahas. (hr/adt)

Read More
DSC_3335

Kadinas PUPR Cek Sejumlah Lokasi Jalan, Pastikan Mudik Dan Idul Fitri Lancar

Kepala Dinas PUPR, Edhy Sriyatno melakukan pengecekan jalan di jalan Berjo-TlogoMadirdo. Pengecekaan itu dilakukan agar jalur wisata dan mudik berjalan aman serta lancar

 

KARANGANYAR, 17 Mei 2019

 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Karanganyar, Edhy Sriyatno mengecek sejumlah jalan kabupaten untuk memastikan mudik berjalan lancar. Bukan itu saja, Edhy juga meninjau jalan-jalan menuju tempat wisata agar lebaran 1440 H dapat berliburan dengan nyaman dan aman. Sejumlah jalan yang dilakukan pengecekan yakni jalan Sepanjang, di Kecamatan Tawangmangu, Jalan di Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Jalan di Kerjo dan jalan di Pojok, Desa Pojok, Kecamatan Mojogedang.

“Jelang arus mudik dan lebaran, kami melakukan pemeliharaan jalan intensif di 17 Kecamatan. Sebenarnya pemiliharaanya sudah rutin dilakukan setiap bulannya, akan tetapi memasuki bulan ramadhan serta arus mudik lebaran intensitas pemeliharaan jalan ditingkatkan,” papar Edhy Sriyatno didampingi Sekretaris Dinas, Titik Umarni saat sidak di jalan Sepanjang, Kecamatan Tawangmangu, Jumat (17/05).

Dia menambahkan pihak kepolisian meminta 14 hari sebelum hari lebaran pembangunan jalan sudah selesai. Namun, pihaknya optimis sebelum H-14 pemeliharaan jalan sudah selesai. Jalan yang berlobang sudah ditambal sehingga arus mudik akan berjalan lancar.

Di Jalan Kuto, Kecamatan Kerjo, Tenaga Harian Lepas (THL) DPUPR Karanganyar sedang melakukan pemeliharaan jalan, berupa penambalan jalan berlubang, jalan amblas dan jalan retak menggunakan baby roll dan stamper kodok. Pemeliharaan dilakukan di beberapa ruas jalan mulai dari ruas Jalan Sepanjang Tawangmangu-Beruk Jatiyoso, Berjo-Telaga Madirda, ruas jalan Ngargoyoso Kuto dan Pojok Mojogedang. “Kami sudah berkoordinasi dengan Polres, gangguan arus lalu lintas pada H-14 diharapkan sudah selesai. Utamanya ini pemeliharaan. Pemeliharaan jalan ini dikerjakan 17 tim pemeliharaan jalan (17 UPT). Saya yakin H-14 sudah selesai,” kata Edi Sriyanto.

Sementara itu Kepala UPT Ngargoyoso, Agus Sumaryo menuturkan, saat ini sedang dilakukan pemeliharaan jalan berupa jalan retak di ruas Jalan Berjo-Telaga Madirda. “Material sudah disediakan, kami sebagai pelaksana. Pemeliharaan menggunakan baby roll, karena kondisi jalan hanya retak. Itu dilakukan supaya jalan tidak rusak,” terangnya. (hr)

Read More
DSC_3144

Jelang Hari Raya, Dinkes Sidak Makanan di Pasar Karangpandan

Sekretaris DInas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Fatkul Munir sedang melakukan pengecekan terhadap barang-barang yang sudah kadaluwarsa

 

 

KARANGANYAR , 16 Mei 2018

 

Memasuki hari raya lebaran 1440 H, Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar melakukan sindak makanan dan minuman di Pasar Karangpandan, Kecamatan Karangpandan. Dari sidak tersebut diketahui, beberapa bumbu cepat saji sudah kadaluarsa dan makanan mengandung zat berbahaya seperti formalin dan rodamin B ditemukan. Makanan dan minuman yang sudah kadaluwarsa untuk tidak dijual kepada konsumen.

“Dari sidak ini, jika ada barang yang kadaluwarsa, kondisinya rusak, tidak layak diminta para pedagang untuk memusnahkan dan tidak dijual. Hal ini dilakukan agar konsumen dalam membeli mendapatkan barang yang terbaik,” papar Sekretaris Dinas Kesehatan Karanganyar, Fatkul Munir saat sidak, (16/05)

Pencegahaan paling efektif adalah pembeli, menurut Fatkul Munir. Dia meminta masyarakat yang membeli untuk mengecek barang yang hendak di beli. Dilihat kemasanya, terus dilihat tanggal kadaluwarsanya. Menurutnya, para pembeli jangan tergiur dengan harga murah saja. Namun harus dilihat kemasan dan kondisi barang yang akan dibeli. “Sementara pedagang kalau beli harus jelas barangnya, karena itu mau dijual kepada masyarakat. Jadi harus ngerti, barangnya layak nggak, harus jelas darimana. Jangan menjual barang dari segi murahnya saja, tapi juga dilihat segi kelayakan barang kurang,” imbuhnya.

Dari sidak tersebut, tim Dinkes menemukan bumbu cepat saji dan ikan makarel kemasan kaleng yang sudah kadaluarsa. Selain itu, tim juga melakukan cek kandungan bahan makanan pada mi basah, kerupuk cumi, bakso, cendol teri dan lain-lain. Ada 8 sample yang mengandung formalin dan Rodamin B.

Sementara penjual kelontong di Pasar Jongke, Suradi mengatakan, ada empat bungkus bumbu saset yang sudah kadaluarsa, expired. Pihaknya mengaku lupa dan tidak melakukan pengecekan pada setiap barang. Biasanya, jika ada pembeli yang menemukan kadaluwarsa, mereka meminta ganti dengan sendirinya.  “Kami akan lebih berhati-hati lagi dalam menjual barang dagangannya. Biasanya kami disetori oleh para agen. Jika memang ada barang yang tidak layak, akan diganti beberapa hari kemudian,” tandasnya. (hr/tgr)

Read More
DSC_2321

Bangun Jaringan, Para Pengusaha Kreatif Diberi KTA

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan semangat kepada para pelaku usaha ekonomi kreatif (ekraf) untuk terus berkembang dengan baik di bumi Intapari

 

 

KARANGANYAR, 15 Mei 2019

 

Pelan tapi pasti, para pelaku usaha kreatif yang tergabung dalam Ekonomi kreatif (Ekraf) Karanganyar ‘ngrembaka’. Buktinya, kemarin Ekraf bekerjasama dengan salah satu bank nasional, membuat Kartu Tanda Anggota (KTA) yang fungsinya serbaguna. KTA mirip kartu serbabisa karena dapat dipergunakan untuk E-toll dan dapat berbelanja.

“Hari ini kita loncuhing kartu KTA sekaligus buka bersama di rumah dinas bupati Karanganyar. Pertemuaan ini diharapkan dapat membawa manfaat anggota Ekraf bisa berkembang dengan baik,” papar Ketua Ekraf Karanganyar, Sumaryoto di rumah dinas, Rabu (15/05)

Menurut pengusaha mebeler batik tersebut, para pelaku Ekraf terwadahi dengan baik. Kemudian, satu sama lain saling mendukung agar para pelaku Ekraf ini berkembang. Sebab pertemuan ini juga bisa menjalin komunikasi mengenai berbagai hal. Misalnya ada yang butuh pemasaran, ada yang butuh bahan-bahan dan semuanya saling mendukung. “Anggota kami saat ini mencapai 145 pelaku ekraf. Ada 15 sub sektor ekonomi, misalnya kuliner, fashion, seni pertunjukkan dan lain sebagainya,” imbuhnya.

Dalam waktu dekat, Sumaryoto mengatakan Ekraf akan mengadakan pekan syawalan di tiga tempat. Yakni di Pasar Jadoel di Pablengan Matesih, Di Edupark Intanpari Karanganyar dan di bukit Sekipan Tawangmangu. Menurut pekan syawalan itu juga memperkenalkan produk-produk perajin ekraf di Karanganyar. “Bukan itu saja, kami juga akan membuka stan di De Tjolomadoe pertengahan bulan ini. Semua ini kami lakukan agar ekraf di Karanganyar berkembang dengan baik,” tandas Sumaryoto.

Sementara Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan bangga dan senang berkembangnya Ekraf di bumi intanpari. Pihaknya berharap dengan pertemuannya ini membuat anggota saling bertukar pikiran, saling membantu sama lain dan semuanya berkembang dengan baik. “Bupati Karanganyar ini bupati terbaik di Indonesia dan mendukung penuh Ekraf di Karanganyar. saya berharap Ekraf tersebut berkembang dengan baik,” tandasnya. (hr/Adt)

Read More
DSC_2788

Bupati Kagum Masjid Baiturahman di Jatiyoso, Bangunnya Dengan ‘Patungan’ Rp 2,1 Miliar

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan jajaran forkompinda berada di dalam masjid yang dibangun swadaya masyarakat Rp 2,1 miliar

 

KARANGANYAR, 14 Mei 2019

Bupati Karanganyar kagum dan bangga dengan masyarakat Dusun Blimbing, Desa Jatiyoso, Kecamatan Jatiyoso saat Taraweh Keliling Selasa (14/05) lalu. Sebab swadaya masyarakat telah berhasil membangun masjid megah senilai Rp 2,1 Miliar. Masjid yang dibangun tahun 2017, kini sudah diresmikan oleh orang nomor satu di Karanganyar.

“Masjid Baiturahman merupakan swadaya masyarakat di Dusun Blimbing. Bagi perantau yang mampu ikut menyumbangkan hartanya untuk membangun masjid ini,” papar Sugiman, pemilik tanah yang kini sudah diwakafkan untuk pembangunan masjid megah tersebut.

Sugiman mengatakan awalnya tanah yang dibangun masjid itu itu tanah pekarangan miliknya. Kemudian melaporkan kepada pemerintah desa agar tanah tersebut bisa dipergunakan membangun masjid. Gayung bersambut, desa dan masyarakat akhirnya membangun masjid dengan patungan atau swadaya bersama. “Konsep pembangunan gedung semuanya dipikirkan warga Blimbing. Alhamdulillah kini telah selesai,” imbuhnya.

Camat Jatiyoso, Budi Santoso mengatakan pembangunan masjid Baiturahman adalah swadaya masyarakat setempat. Pihaknya bangga karena di desa yang kecil ini bisa membangun masjid yang sangat megah. Pasalnya, sebagian besar di Dusun Blimbing masyarakat merantau di berbagai daerah. Sukses, kemudian membangun daerahnya dengan baik. “Desa Jatiyoso ini juga satu-satunya desa yang sudah lunas PBB. DI Kecamatan Jatiyoso ada dua desa yang sudah lunas PBB yakni Desa Jatiyoso dan Desa Beruk,” imbuhnya.

Sementara BUpati Karanganyar, Juliyatmono kagum dan bangga dengan berdirinya masjid yang megah di tengah Dusun Blimbing. Masjid megah ini tidak terlepas banyak warga desa yang merantau dan sukses, kemudian membangun kembali desanya. “Siapa yang mau membangun masjid di dunia, Allah akan bangunkan istana di surga. Luar biasa swadaya gotong royong masyarakat dalam membangun masjid ini,” papar Juliyatmono.

Pihaknya mengakui di Dusun Blimbing banyak orang yang merantau sukses di berbagai daerah. Ini membuktikan, bahwa merantau juga bisa sukses. Bupati mengajak semua jamaah tarling untuk meneladani semangat bekerja Sugiman. “Podo sinau sregep bapak Sugiman dalam mencari rejeki. Saya menilai Jatiyoso maju dan perkembangnya luar biasa,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
IMG-20190516-WA0048

TARAWIH KELILING DI DESA SURUH KALANG KECAMATAN JATEN

Diskominfo

Sambutan Bupati Karanganyar pada Tarling di Masjid Al Mukmin Kecamatan Jaten

Tarawih keliling (Tarling) yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar memasuki putaran ke sembilan, kali ini bertempat di Masjid Al Mukmin Desa Suruh Kalang Kecamatan Jaten pada Kamis (16/05).

Bupati Karanganyar Juliyatmono didampingi Forkopimda dan perwakilan OPD menjalankan sholat tarawih berjamaah sebagai sarana untuk memakmurkan masjid dan bisa lebih dekat dengan warga selain itu dengan melakukan kegiatan ibadah selama bulan Ramadhan dapat medekatkan diri pada Tuhan.

Dalam sambutannya Bupati Karangnyar berpesan agar masyarakat senantiasa guyup, rukun dan lebih giat beribadah. Beliau sampaikan pula bahwa Wabup H Rober Christanto tidak dapat hadir karena mengikuti rapat di Jakarta. Ketua DPRD H Sumanto yang telah terpilih menjadi anggota DPR Propinsi turut hadir, Bupati berharap Sumanto dapat menjembatani aspirasi dan kebutuhan warga masyarakat serta dapat membawa manfaat bagi kemajuan dan kemakmuran Kabupaten Karanganyar.

Bupati Karanganyar atas nama pemerintah menginformasikan bahwa akan memberikan bantuan uang untuk lansia dan anak yatim yang berumur kurang dari delapan belas tahun, masing-masing mendapatkan lima ratus ribu rupiah yang mana pendistribusiannya dilakukan di Kecamatan pada Selasa depan.

Di akhir acara dilaksanakan pemberian bantuan paket sarana ibadah, Al Quran dan 20 paket sembako kepada fakir miskin oleh Bupati Karanganyar. (an/dn)

 

 

 

 

Read More
IMG-20190515-WA0007

Tarling Bupati, Wakil Bupati Bersama Forkompimda Kabupaten Karanganyar di Masjid Al Faruq Plumbon Tawangmangu

Diskominfo

Sambutan Bupati Karanganyar, Juliyatmono Acara Tarling di Masjid Al Faruq Plumbon, Tawangmangu

KARANGANYAR – Tim Tarweh Keliling (Tarling) Forkominda melakukan sholat Isyak dan Tarweh di Masjid Al Faruq, Plumbon Tawangmangu. Sebelum dilakukan sholat, Forkominda buka bersama di Balai Desa Plumbon bersama aparatur pemerintah Desa Plumbon.

“Pemerintah itu menyatu dengan masyarakat, menggerakkan, terlibat agar agama berkembang dengan baik, lancar dan guyub rukun. Program pemerintah Kabupaten Karanganyar salah satunya adalah meningkatkan kwalitas keagamaan, sosial budaya, pemberdayaan perempuan pemuda dan olahraga. Tarling ini adalah wujud pemerintah memperhatikan kerukunan beragama”, papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam tarling di Masjid Al Faruq, Rabu (15/05).

Bupati Karanganyar juga meminta masyarakat di Bulan ramadhan ini untuk perbanyak sedekah, perbaiki sholat. Sholat berjamaah di masjid dan tadarus Al Quran seperti yang sudah dilakukan pemerintah dengan membaca tadarus setiap pagi. Pihaknya juga meminta para aparatur pemerintah desa untuk mengajak masyarakat mengkencangkan persaudaraan jangan sampai berselisih. Tidak boleh  sampai goyah jangan terpengaruh hal-hal yang buruk sehingga terjadi perselisihan. “Ayo membangun kembali lingkungan masing-masing,” imbuhnya.

Diakhir acara, bupati, wakil bupati Karanganyar, dan forkominda memberikan paket sembako kepada para lansia dan anak-anak yatim piatu. Diharapkan dana itu bisa memberikan manfaat bagi para lansia. (ina/tg)

 

Read More
20190515_105658

Rapat Persiapan Rakornas Forsakada Kabupaten Karanganyar

Bupati Karanganyar hadir pada rapat persiapan rakornas Forsakada 

Telah dilaksanakan rapat persiapan Rakornas Forsakada ( Forum Staf Ahli Kepala Daerah) di Ruang Antorium Rumah Dinas Bupati Karanganyar Rabu Pagi (15/5). Pada kesempatan tersebut Bupati Karanganyar hadir didampingi Plt Sekda, Staf ahli serta Assisten 2.

Ketua Pengurus Pusat Forsakada seluruh Indonesia, Ir. Teguh winarno dalam sambutannya menyampaikan terimakasih karena telah diterima dengan hormat di Kabupaten Karanganyar dan Bupati berkenan memfasilitasi pertemuan ini. Dijelaskan bahwa
Rakornas Forsakada seluruh Indonesia dikabupaten karanganyar rencananya akan di gelar di Karanganyar pada Tanggal 9 s/12 juli 2019 dengan mengambil tema Menuju Indonesia Sejahtera dengan sub tema disesuaikan dengan bidangnya meliputi bidang ekonomi, bidang pemerintahan, hukum dan politik, bidang kemasyarakatan dan SDM.

Sedangkan tujuan Rakornas Forsakada itu sendiri adalah untuk meningkatkan kompetensi dan kualitas sahlikada , mengkoordinasikan kegiatan pemberdayaaan sahlikada pada setiap provinsi di seluruh Indonesia dan percepatan pembentukan pengurus daerah Forsakada di setiap propinsi.

“Perlu dibentuk panitia biar terselenggara dengan baik dan lancar. Yang terpenting ada 4 point yakni tata tempat, tata acara, tata administrasi dan tata akademis” terang Teguh Winarno.

Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada prinsipnya pihaknya setuju dengan diselenggarakannya Rakornas Forsakada di Kabupaten Karanganyar dan secara teknis agar dibicarakan apa saja yang perlu dipersiapkan dan dicukupi, rencananya Bupati juga akan membahas anggaran terkait rakornas tersebut di APBD perubahan dan akan diakomodir disitu, ditambahkan pula bahwa yang tak kalah penting adalah materi rakor apa yg musti dirumuskan, salah satunya untuk menjadi staf ahli harus perlu proses seleksi agar benar-benar menguasai apa yang menjadi tugas dan fungsinya. (In/An)

Read More