Category: Berita

DSC_1865

Tim Verivikasi Lapangan Calon Penerima Satyalancana Wirakarya Th. 2019 Kunjungi Desa Karangsari Jatiyoso

Kominfo

Hj. Siti Khomsiah Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Karanganyar sekaligus calon Penerima penghargaan Styalancara Wirakarya Th.2019 saat mendampingi Tim Verivikasi dalam kunjungannya ke rumah data Desa Karangsari Kec. Jatiyoso, Jum’at (03/05).

Karanganyar – 03 Mei 2019

Pasca penyambutan Tim Verivikasi Lapangan calon penerima Satyalancana Wirakarya di rumah Dinas Bupati Karanganyar, Tim Verivikasi langsung bergerak melakukan survei ke lapangan yaitu ke Dusun Kangsi Desa Karangsari Kec. Jatiyoso, Jum’at(03/05/19).

Desa Karangsari Jatiyoso sendiri ditunjuk secara langsung oleh Hj. Siti Khomsiah Ketua Tim Penggerak PKK Kab. Karanganyar sekaligus calon penerima gelar Satyalancana Wirakarya karena secara administrasi paling lengkap dan real kegiatannya, dan juga merupakan kampung KB yang terbaik di Karanganyar, jelasnya.

Ketua Tim Verivikasi dalam pidato sambutannya di Depan rumah data Desa Karangsari, besar kemungkinan gelar ini bisa diraih lantaran Bapak Bupati baru saja menerima penghargaan terbaik Parasamya Purna nugraha terbaik, bisa jadi Bapak dan Ibu Bupati akan mengawinkan gelar penghargaan tahun ini, tegasnya.

Namun walau demikian akan tetap melalui tahap survei ke lapangan seperti sekarang ini, dan dicek bentuk real kegiatannya, ujar beliau diakhir pidato.

Camat Jatiyoso menegaskan, memang di Desa Karangsari ini sangat tertib sekali dalam hal administrasinya, apalagi program-program KB nya berjalan dengan sangat baik. Ini juga yang membuat Desa Karangsari sangat terkenal dengan julukan Kampung KB terbaik.

Dilanjut dengan peninjauan ke rumah data di Desa Karangsari, Tim Verivikasi melakukan survei dan peninjauan perihal data dan juga kegiatan-kegiatan di dalamnya.(Ard/Tgr).

Read More
DSC_7541

Pemkab Karanganyar Dorong Ekonomi Kreatif Masyarakat Desa

Kominfo

Titis Sri Jawoto Kepala Disparpora Kab. Karanganyar yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar saat memberikan pengarahan dalam Forum Komunikasi Publik RENSTRA di aula Hotel Jawa Dwipa Karangpandan, (09/04/19).

Karanganyar – 09 April 2019

Sejalan visi-misi Kabupaten Karanganyar Periode 2018-2023, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Karanganyar akan gali potensi-potensi di tiap desa.

Pernyataan itu diungkapkan Kepala Disparpora Kabupaten Karanganyar, Titis Sri Jawoto dalam forum komunikasi publik untuk penyempurnaan rencana strategis (Rensta), di Jawa Dwipa Heritage Resort dan Convention, Karangpandan Kabupaten Karanganyar, Selasa (9/4/2019) siang.

Titis Sri Jawoto mengungkapkan, di dalam visi-misi Kabupaten Karanganyar, terdapat program menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan.

“Intinya kami ini mengemban amanah. Sebagian urusan mewujudkan visi-misi Bupati Karanganyar melalui sektor kepariwisataan di tempat kami,” katanya, Selasa (9/4/2019).

Sekaligus ini, lanjutnya, sebagai sarana pengembangan wirausaha ekonomi kreatif Kabupaten Karanganyar atau Ekraf.

Seiring sektor pariwisata yang semakin maju, pemerintah pun senantiasa akan memberikan peluang wirausahawan baru. “Dengan potensi alam, desa bisa menjadi pusat pertumbuhan. Mengingat punya potensi wisata dan dapat mendorong ekonomi kreatif,” terangnya.

Ia mencontohkan, potensi tanaman hias di Desa Nglurah Tawagmangu yang belum bisa menarik para wisatawan.

Di sana perlu adanya variasi daya tarik dari objek yang sudah lama ada.

“Seperti halnya Sapta Tirta Pablengan yang dibranding menjadi Pasar Jadoel Milenial. Tentu penambahan variasi mengenali karakter daerah setiap destinasi berbeda-beda,” tuturnya.

Adapun Tahun Anggaran 2019, Disparpora Kabupaten Karanganyar mendapatkan bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sejumlah Rp 2,3 miliar.

Sedangkan DAK nonfisik Rp 900 juta.

“DAK fisik itu nanti akan digunakan untuk menyelesaikan pembangunan Candi Sukuh (rest area dan pusat jajanan oleh-oleh),” jelasnya.

Titis menuturkan, pada forum kali ini merupakan pemaparan rencana lima tahun ke depan.

“Satu-satunya cara mengambil uang, ya lewat wisata kreatif. Sehingga orang masuk objek wisata bukan sekadar beli tiket, tapi ada uang yang masuk ke ekonomi kreatif,” imbuhnya.

Selanjutnya terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pariwisata pada 2018 sebesar Rp 2,2 miliar.

“Itu melebihi target yang ditetapkan sebesar Rp 2,1 miliar. Sedangkan untuk tahun ini targetnya Rp 2,1 miliar. Orientasi kami bukan pada pariwisatanya, tapi kesejahteraan rakyat,” tandasnya.(Kris/Ard)

 

Read More
DSC_2589

Safari Ramadhan Taraweh Keliling Pemkab Karanganyar di Masjid Al Mukmin Desa Jatisobo Kec. Jatipuro

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar H. rober Cristanto saat memberikan bantuan sarana ibadah kepada Ta’mir Masjid Al Mukmin setelah sholat taraweh dalam rangkaian acara safari Ramadhan Taraweh Keliling Pemkab Karanganayar di Desa Jatisobo Kec. Jatipuro, Kamis (09/05).

Karanganyar – 09 Mei 2019

Dalam rangkaian kegiatan safari Ramadhan Pemkab Karanganyar, kali ini Taraweh Keliling Bupati & Wakil Bupati Karanganyar serta Forkopimda Kab.Karanganyar di Masjid Al Mukmin Ngelo Desa Jatisobo Kecamatan Jatipuro hanya dihadiri Wakil Bupati, Kamis (09/05/19).

Camat Jatipuro Edy, ucapkan terimakasih atas kehadiran tim rombongan taraweh keliling Pemkab Karanganyar. Beliau juga sampaikan bahwa Tarling dari Pemkab kenapa di tempatkan di Desa Jatisobo karena memang tahun ini jatahnya di Desa Jatisobo. Di Kecamatan Jatipuro ini kami bikin bergiliran tiap Desa untuk kegiatan ini dalam setiap tahunnya.

Kondisi pasca pemilu aman, guyub rukun tidak ada suatu hal yang tidak baik di Jatipuro. Terkait PBB, di Jatipuro sudah lunas 100%. Kemarin ada sedikit kekeliruan itu karena kendala sistem, masyarakat sudah membayar tapi di sistem masih belum berubah statusnya. Dan sekarang sudah di rubah maka dari itu Jatipuro sudah 100 %.

Sementara Tausiyah ba’da sholat taraweh disampaikan oleh Sunarno. M.Hum , Alhamdulillah tahun ini bisa bertemu kembali dengan bulan ramadhan. Semoga semua amalan ibadah kita di bulan ramadhan ini diterima Allah SWT, dan diridhoi Allah SWT.

Wakil Bupati Karanganyar Rober Cristanto, dalam pidato sambutannya memohonkan ijin Bapak Bupati tidak dapat hadir lantaran ada acara di Jakarta. Harapannya dengan taraweh keliling ini pemerintah menginginkan silaturahmi dengan warga masyarakat Jatisobo Jatipuro. Dengan agenda rutin tahunan seperti ini berharap pejabat di pemerintahan bisa lebih dekat dengan masyarakat. Mudah2an warga masyarakat di Jatisobo mendapat berkah di bulan ramadhan ini, jelasnya diakhir pidato sambutan.

Dilanjutkan dengan pemberian bantuan paket ramadhan dari Pemkab(tim tarling) kepada takmir masjid, dan pemberian bantuan dari baznas total 19.500.000 kepada warga 220 lansia dan 220 anak yatim piatu, masing – masing menerima 500rb rupiah. Dan juga pemberian 40 paket sembako bagi warga kurang mampu di Jatisobo.(Ard/Tgr)

 

 

Read More
IMG-20190514-WA0010

Tarling di Tasikmadu, Bupati Resmikan Masjid Bait Al Makmur

Diskominfo

Penandatanganan Peresmian Masjid Oleh Bupati Karanganyar

Karanganyar, Selasa 14 Mei 2019

Tarawih keliling jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karanganyar berlanjut di desa Gaum Kecamatan Tasikmadu. Dalam kesempatan tersebut Bupati Karanganyar meresmikan Masjid Bait Al Makmur di dusun Dawan.

Peresmian Masjid Baitul Makmur dilakukan Bupati Karanganyar Juliyatmono dengan menandatangani batu prasasti.

Menurut Paiman selaku Panitia Penyelenggara Pembangunan Masjid dibangun diatas tanah seluas 2500 meter persegi dan biaya 2,5 milyar rupiah. Dana sumbangan pembangunan masjid  berasal dari dana sumbangan jamaah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dan jamaah  umumnya.

“Alhamdulilah partisipasi jamaah tinggi. Tahap selanjutnya akan dibangun dua menara,”jelasnya.

Sementara Bupati Karanganyar mengapresiasi partisipasi warga jama’ah dalam pembangunan masjid. Diharapkan ke depan akan muncul banyak donatur sehingga semakin banyak tempat ibadah berdiri di Kabupaten Karanganyar.

“Semoga makin banyak yang tergerak hatinya untuk membangun tempat ibadah. Sehingga warga semakin bersemangat untuk ibadah,”katanya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

Read More
IMG-20190513-WA0015

Kuliah Ramadhan 1440 H di Gedung IPHI Kabupaten Karanganyar

Diskominfo

Sambutan Wabup Karanganyar pada Kuliah Ramadhan di Gedung IPHI

KARANGANYAR – Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Karanganyar menggelar kuliah ramadhan 1440 H bagi para remaja, Senin (11/5).

Acara bertajuk kuliah ramadhan ini rutin diadakan setiap tahunnya. Bertempat di Alua IPHI Karanganyar, kegiatan rutin di bulan ramadhan ini diikuti para pelajar dari SMA/SMK/MA dari beberapa sekolahan yang ditunjuk untuk mengirimkan pelajarnya.

Ketua IPHI Karanganyar, Abdul Muid mengatakan, kuliah ramadhan ini dilaksanakan selama 3 hari dari pagi pukul 09.00 hingga bakda ashar. “Untuk materi pembekalan berisi materi di luar pendidikan sekolah. Seperti kesehatan, pergaulan, mental dan enterpreuner,” katanya.

Harapannya dengan begitu, para anak muda mendapatkan bekal supaya tidak canggung tampil di masyarakat atau terjun di masyarakat.

Ia yang sekaligus sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Karanganyar berharap, guna mengisi kegiatan di bulan ramadhan ini, sudah waktunya generasi muda diberikan tanggung jawab dan peran mengisi kegiatan di lingkup masjid. “Seperti halnya mengisi kultum, mengurusi buka puasa bersama dan lain-lain,” jelasnya.

Menurutnya, selain sebagai bentuk regenerasi, apabila anak-anak masih memiliki kemauan untuk pergi ke masjid dan mengikuti kegiatannya, itu bisa menjadi tameng atau perisai. “Sekolah, masyarakat dan orang tua mempunyai peran, kalau tiga komponen itu nyambung bisa menjadikan generasi yang baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk menuntut ilmu itu ada beberapa persyaratannya, seperti senang, loba (keinginan lebih dan menggali ilmu pengetahuan), bersabar, ada biayanya, ada gurunya, dan waktunya lama (dibutuhkan proses).

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto mewakili Bupati Karanganyar membuka acara yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya itu.

Wakil Bupati Karanganyar mengatakan, guna mengisi kegiatan di bulan ramadhan ini, silahkan dimanfaatkan dengan baik acara kuliah ramadhan ini. “Manfaatkan bulan ramadhan yang penuh berkah ini untuk mencari Ilmu yang bermanfaat,” katanya.

“Ambil hikmah dari kuliah ramadhan sebagai bekal dikemudian hari. Ikuti kuliah ini dengan sebaik-baiknya,” lanjutnya. (ina/an)

Read More
WhatsApp Image 2019-05-13 at 12.48.07 PM

Bupati Sampaikan Penjelasan 12 Raperda

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan 12 raperda kepada DPRD Karanganyar untuk dibahas lebih lanjut, pada sidang paripurna, Senin (13/05)

 

KARANGANYAR , 13 Mei 2019

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan penjelasan mengenai 12 raperda kepada para wakil rakyat di DPRD. Ke dua belas raperda itu adalah raperda tentang lembaga kemasyarakat desa, tentang perangkat desa, raperda tentang kawasan tanpa rokok, penyelenggaraan rumah susun, pembangunan jangka menengah daerah tahun 2018-2023, pencegahaan dan peningkatan kualitas perumahaan kumuh dan permukiman kumuh, perubahan bentun bdan hukum perusda, penyertaan modal daerah pada perseroran terbatas Bank Pembangunan Daerah Jawa Tangah, pengelolaan pemakamaan dan pengabuaan mayat, raperda tentang perusahaan Aneka usaha, retribusi jasa umum dan teknis pemberian gaji ke 13 dan tunjangan hari raya. Untuk selanjutnya, raperda itu akan dibahas di tingkat DPRD Karanganyar.

“Beberapa raperda memang harus dibahas di tingkat DPRD Karanganyar. Kami berharap segera dibahas dan diputuskan,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai memberikan penjelasan 12 raperda di Gedung DPRD, Senin (13/05).

Dia menambahkan untuk raperda tentang kawasan rokok memang daerah ini sebenarnya masih segar. Kecuali klau di perkotaan perlu adanya tempat untuk merokok karena ruang terbuka hijau mungkin terbatas. Namun demikian, raperda tentang kawasan rokok ini memang diperlukan untuk mendukung Kabupaten Layak anak dan Kabupaten Literasi. “Salah satu klausal Kabupaten Layaka anak adalah peduli lingkungan, sehingga kita mengajukan raperda kawasan rokok,” imbuhnya.

Lebih jauh, Juliyatmono mengatakan untuk raperda pembangunan kawasan rumah susun memang perlu ada aturannya. Sebab dibeberapa daerah ada permintaan pembangunan rumah susun sehingga perlu diatur perdanya. Kalau belum ada perdanya, memang tidak diperbolehkan mendirikan rumah susun. “Kami ada permintaan pembangunan rumah susun di Colomadu dan Gondangrejo sehingga perlu aturan yang mengatur untuk itu,” tandasnya. (hr/adt)

Read More
IMG-20190510-WA0043

Tarawih Keliling Kecamatan Gondangrejo

Diskominfo

Sambutan Bupati Karanganyar pada Tarling di Desa Selokaton Kecamatan Gondangrejo

Tarawih keliling (Tarling) yang di selenggarakan Pemerintah Kabupaten Karanganyar memasuki putaran ke lima, kali ini bertempat di Masjid Al Misbach Tegal sari Desa Selokaton Kecamatan Gondangrejo pada Jum’at (10/05).

Junaedi selaku Camat Gondangrejo menyampaikan ucapan terimakasih kepada Tim Tarling Pemkab Karanganyar yang sudah berkenan kembali memilih Desa Selokaton ini untuk tujuan Tarawih Keliling. Junaedi juga menyampaikan bahwa dalam rangka menindaklanjuti instruksi Bupati Karanganyar agar setiap desa mempunyai keunggulan masing-masing diinformasikan bahwa Desa Selokaton sudah mempunyai produk percetakan yang bisa dipamerkan akan tetapi masih perlu dukungan Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar untuk membangun wisata air, pasar desa dan renovasi kantor desa.

Sementara untuk tausiyah di sampaikan oleh beliau Muh Ali S.Ag, dalam tausiyahnya yang bertema “Kiamat” beliau menyampaikan tiga tanda-tanda kiamat pertama apabila suami takut pada istri dan durhaka kepada suami yang kedua apabila seseorang dekat kepada temannya dan jauh dari ayahnya dan yang ketiga tinggi/nyaringnya suara masjid tetapi sepi atau sedikit orang yang beribadah.

Dalam sambutannya Bupati Karangnyar berpesan agar masyarakat senantiasa guyup, rukun dan lebih giat beribadah. Baik NU, LDII, MTA serta Muhamadiyah tetap menjunjung kerukunan, toleransi sehingga akan menjadikan berkah bagi kita semua.
Dicontohkan beliau bahwa Nabi Muhammad meminta tiga hal dalam doanya, kedua doa dikabulkan oleh Allah yakni meski umatnya mengalami kekeringan tetap bisa hidup dan tidak kekurangan yang kedua agar umatnya tidak dibinasakan seperti umat Nabi Nuh dan doa ketiga yang tidak dikabulkan adalah agar umatnya tidak berselisih dan saling membunuh. Untuk itu kita harus mawas diri dan hati-hati jangan sampai terjadi perselisihan hanya karena masalah sepele. Ditambahkan pula bahwa Pemerintah Kab. Karanganyar meminta agar selama Bulan Ramadhan meski hanya setengah jam budayakan membaca Al quran di kantor masing-masing.
“Carilah uang seperti orang yang tidak mau mati, Ibadahlah seolah-olah kalau sewaktu-waktu dipanggil Tuhan sudah siap” imbuhnya. (Dn/an)

 

Read More
IMG-20190509-WA0003

FORUM KEMITRAAN BPJS KESEHATAN DENGAN PEMKAB KARANGANYAR

Diskominfo

Plt Sekda saat menerima kedatangan Ketua BPJS Karisidenan Surakarta

Karanganyar – Pemerintah Daerah diminta menerapkan syarat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi pemohon administrasi kependudukan dan produk layanan publik lainnya. Ini merupakan salah satu cara mempercepat Universal Health Coverage (UHC) dengan dukungan fasilitas kesehatan. Hal ini disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta Dr Bimantoro R di ruang Garuda kantor bupati, Kamis (9/5).

Data per 1 April 2019, peserta BPJS kesehatan di Karanganyar 741.745 jiwa atau 80,99 persen dari total penduduk 915.810 jiwa. Artinya, terdapat 174.065 jiwa tak kerkaver jaminan kesehatan.

“Misalnya memohon akte kelahiran, surat nikah, atau surat lainnya, pemerintah daerah mencantumkan salah satu syaratnya kepesertaan JKN. Itu akan memudahkan dan mempercepat semua warga Karanganyar terkaver jaminan kesehatan,” katanya.

Ia mengapresiasi langkah Kementrian Agama yang telah menerapkan syarat kepesertaan JKN untuk bisa mendaftar calon haji. Diharapkan hal serupa pada pendaftaran calon jemaah umrah.

“Terkait haji dan umrah, sekaligus verifikasi jenis kepesertaannya. Temuannya, ada yang PBI (penerima bantuan iuran). Itu enggak fair, orang mampu haji dan umrah seharusnya bayar mandiri,” katanya.

Sementara itu penerimaan dari iuran peserta di Karanganyar Rp 108,867 miliar pada 2018. Sedangkan pembiayaan pada tahun tersebut Rp 191,114 miliar. Terdapat selisih Rp 82,247 miliar. BPJS kesehatan membayar ongkos layanan kesehatan pesertanya di puskesmas dan rumah sakit mitranya.

Ketua Komisi D DPRD Karanganyar, Endang Muryani menyoroti 174.065 jiwa penduduk Karanganyar belum terkaver JKN.

“Keluhan ini sering saya dengar, warga miskin belum punya BPJS kesehatan. Padahal mereka berhak dibiayai pemerintah. Kembali ke pendataan, Dinsos dan Dinkes perlu lebih cermat,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo menganggap pentingnya pencegahan sakit. Itu akan mengurangi problem yang timbul dari pengelolaan JKN. Mengenai selisih Rp 82 miliar pada penerimaan dan biaya pelayanan kesehatan tahun 2018, hal itu dapat diatasi melalui subsidi nasional program JKN. Lebih lanjut dikatakan, APBD kabupaten tahun 2019 memasang anggaran Rp 14 miliar untuk integrasi dari Jamkesda ke BPJS kesehatan. Sebanyak 52 ribu jiwa masuk PBI.

“Sampai April 2019 sudah terdaftar 48 ribu jiwa. Ini sesuai rekomendasi Dinas Sosial. Akan dicek lagi secara faktual kondisi penerima,” katanya. (an/ina)

 

Read More
IMG_0156

Puskesmas Colomadu II di Kunjungi Tim Verifikasi Kabupaten Layak Anak

Tim Verifikasi Kabupaten Layak Anak mengujungi Puskesmas Colomadu II

 

KARANGANYAR – 6 Mei 2019

Untuk mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Karanganyar, Tim Verifikasi yang dipimpin Dr Hamid Patilima mengunjungi Puskesmas Colomadu II, Di Kecamatan Colomadu, Karanganyar. Tim ingin melihat Puskesmas tersebut apakah sudah ada tempat bermain anak. Seperti tempat bermain anak.

“Tim terjun ke lapangan untuk melihat langsung apakah di Puskemas Colomadu ini ada tempat untuk anak. Verifikasi ini untuk memastikan, apakah evaluasi mandiri yang dilakukan kabupaten melalui gugus tugasnya terhadap indikator KLA benar atau tidak,” papar Hamid Patilima, Senin (6/5).

Dia menambahkan sarana pendukung di Karanganyar untuk dijadikan Kabupaten Layak Anak sudah cukup bagus. Sepintas, apa yang disampaikan dalam data administrasi sudah cocok dengan kondisi di lapangan. Di antaranya pemenuhan hak sipil anak, seperti pemenuhan akta kelahiran hingga keberadaan forum anak. Kemudian keberadaan ruang bermain ramah anak, serta lembaga pengasuhan anak.
Juga pelayanan kesehatan ramah anak, sekolah ramah anak, hingga perlindungan terhadap anak dari kekerasan. “Karanganyar sejauh pengamatan kami sudah bagus. Ada puskesmas ramah anak, kebijakan tentang pembuatan akta kelahiran yang cepat, sekolah ramah anak, dan sebagainya. Dukungan dari pemerintah, masyarakat, pengusaha dan media juga ada,” imbuhnya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2019-05-09 at 9.13.10 AM (1)

Tarling di Jenawi, Bupati Minta Masyarakat Tetap Guyub Rukun dan Semangat Dalam Bekerja

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambuatn dalam rangka Tarling di Desa Seloromo, Kecamatan Jenawi, Rabu (08/05)

 

KARANGANYAR – Memasuki hari ketiga puasa, Tim Tarweh Keliling (Tarling) Forkominda melakukan sholat Isyak dan Tarweh di Masjid Lailatul Kholil Di Dusun Pelang, Desa Seloromo, Kecamatan Jenawi. Sebelum dilakukan sholat, Forkominda buka bersama di Balai Desa Seloromo bersama aparatur pemerintah desa se Kecamatan Jenawi.

“Pemilu telah selesai, mari kita terus pupuk persatuan dan kesatuan. Tetap Guyub rukun terus dan semangat dalam bekerja,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam tarling di Masjid Lailatul Kholil, Rabu (08/05).

Orang nomor satu di Karanganyar juga meminta masyarakat di Bulan ramadhan memakmurkan masjid. Sholat berjamaah di masjid dan tadarus Al Quran. Pihaknya juga meminta para aparatur pemerintah desa untuk mengajak masyarakat mengkencangkan persaudaraan. Tidak boleh  sampai goyah hanya karena ‘umyek’ di Medsos. Sebab menunggu pengumuman resmi KPU, terkadang medsos membuat suasana menjadi panas. “Ayo membangun kembali lingkungan masing-masing. Nyambut gawe sing sregep,” imbuhnya.

Diakhir pidato, bupati, wakil bupati Karanganyar, dan forkominda memberikan paket sembako kepada para lansia dan anak-anak yatim piatu. Diharapkan dana itu bisa memberikan angin segar kepada para lansia menghadapi idul fitri. (hr/adt)

Read More