Category: Berita

_DSC6556

1347 Mahasiswa IAIN Surakarta KKN di 7 Kecamatan Kabupaten Karanganyar

Bupati Karanganyar Juliyatmono Foto Bersama dengan Wakil Rektor IAIN Surakarta, Dosen, Serta Perwakilan Peserta KKN IAIN Surakarta.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar menerima Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Surakarta (IAIN) sejumlah 1347 di Gedung Wanita. Rabu (26/06).

Laporan Wakil Rektor Institut Agama Islam Negeri Surakarta (IAIN) Muhammad Munadi, Mahasiswa Kuliah Kerja Nayata (KKN) berjumlah 1347 Mahasiswa dan tersebar menjadi 133 kelompok di tujuh Kecamatan di Kabupaten Karanganyar. Tujuh Kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Tawangmangu, Ngargoyoso, Jenawi, Kerjo, Karangpandan, Tasikmadu dan Jaten. KKN IAIN Surakarta dimulai dari tanggal 26 Juni  sampai 26 Juli 2019. Beliau menyampaikan Mahasiswa supaya belajar tentang kemasyarakatan, supaya belajar senyum, salam dan sapa sehingga setelah selesai KKN tetap mempertahankan 3S tersebut yakni Senyum, Salam dan Sapa. KKN ini bertujuan penelitian di lokasi KKN dan berbasis Masjid. Minimal agar bisa menggerakkan dalam rangka memakmurkan masjid setempat. KKN ini tidak hanya hasil fisik tapi juga secara spiritual dan keagamaannya meningkat. Programnya bukan hanya TPA, tetapi juga program keagamaan untuk lansia.

Sementara itu Sambutan Bupati Karanganyar Juliyatmono, “atas nama Pemerintah sungguh kami bersyukur atas kepercayaan kepada Kabupaten Karangnyar karena telah menjadi lokasi KKN IAIN Surakarta. Minimal menyemengati masyarakat Karanganyar agar tumbuh motivasinya mendapatkan pendidikan lebih tinggi. Karena Pemerintah Kabupaten Karanganyar memberikan bea siswa bagi masyarakat yang masuk ke Perguruan Tinggi Negeri. Oleh karenanya kami sangat mendukung KKN dengan basis Masjid ini, untuk memberikan laporan kepada saya, bebas untuk mengusulkan gagasan dan ide kepada saya. KKN sangat berpengaruh besar di masa depan karena akan menjadi momen untuk dijadikan spirit di masa depan”, ujarnya.

Demikian Diskominfo (Ind/Fdt).

Read More
WhatsApp Image 2019-06-25 at 20.39.01

Bentuk Pokja Untuk Mengantisipasi Penolakan Imunisasi

Karanganyar- Pemkab Karanganyar Membentuk Kelompok Kerja (pokja) guna mengantisipati penolakan imunisasi yang di Hadiri Langsung oleh Bupati Karanganyar di Aula Kantor Bupati Karanganyar. Rabu (26/06)

Upaya pemerintah karanganyar untuk melindungi warga karanganyar dari berbagai penyakit menular melalui imunisasi masih menemui berbagai kendala. Salah satu yang kerap terjadi karena penolakan masyarakat yang tidak mau melakukan imunisasi .

Kepala Dinkes Karanganyar Cucuk Heru Kusumo  menyampaikan bahwa pembentukan pokja antisipasi penolakan imunisasi ini di biayai dari dana APBD 2019, dengan harapan dapat membangun tim agar dapat mengantisipasi penolakan masyarakat agar mau melakukan imunisasi dari semua bayi dan ibu hamil yang harus mendapatkan imunisasi dengan lengkap.

Sementara itu Bupati Karanganyar menyampaikan untuk segera melakukan pembentukan tim pokja untuk mengatasi permasalahan tersebut. tim pokja akan terjun ke desa apabila ada masyarakat tidak mau melakukan imunisasi, Karena imunisasi itu sangat penting untuk mencegah penyakit yang menular dan dapat menyelamatkan generasi.

Demikian Diskominfo (fjr/tgr)

 

 

Read More
liput

PELETAKAN BATU PERTAMA PEMBANGUNAN POLSEK COLOMADU

Peletakan batu pertama pembangunan Polsek Colomadu Oleh Bupati Karanganyar. Selasa,25 Juni 2019

COLOMADU.Pemkab Karanganyar menghibahkan Rp.4 miliar dari APBD untuk pembangunan Mapolsek Colomadu.

Sambutan Kapolres Karanganyar, AKBP. Catur Gatot Effendhi Menyampaikan bahwa

 “Peletakan batu pertama,semoga pembngunan ini mudah2an bisa membawa berkah bagi kita semua.”

Kpd Bupati Karanganyar yg telah menghibahka,Pembangunan ini ada 2 tahap

Pada Awal juli lt.1 dan tahap selanjutnya lt.2 dan kalau kita lihat designnya cukup megah,th.2019 ini akan bnyk pembangunan utk polres karanganyar ini,sekali  lg saya mohon doa restunya  sehingga pada saat  proses pembangunan bisa berjalan lancar semuanya dan Akan ada pembangunan selanjutnya seperti pemb.reskrim,pembngunan lantas, pembanguna barang bukti, salah satunya polsek colomadu ini dgn pembangunan nanti kiranya tipenya akan dinaikkan dr tipe sebelumnya, Selasa (25/6)

 

Sambutan Bupati, Juliyatmono

“Negara ini benar-benar disangga keamanan oleh TNI Polri,Untuk kualitas masyarakat  saya  cermati secara hukum,keamanan,terus meningkat, utk itu sinergitas utk selalu dikedepankan.Utk bangunan pasar colomadu rencana akan kami bangun,supaya segera tuntas semuanya,Kami juga tidak setuju kalau wilayah hukum polsek ini pindah di boyolali,harus tetap berada di karanganyar.Secara tertulis juga akan saya ajukan surat  kepada Kapolda.”

 

Perwakilan Polda Jateng menyampaikan bahwa

“Kami atas nama kepolisian indonesia mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi yang tinggi pada pemkab karanganyar yg telah bnyk menghibahkan utk pembangunan polres karanganyar.Seperti  pembangunan markas besar polres karanganyar,pembangunan reskrim, pembngunan lantas,pembngunan polsek colomadu dan selanjutnya pembangunan jaten.Semoga menjadikn manfaat bnyk bagi masyarakat. Semoga amal ini menjadikan amal ibadah dan Kapolda akan memberikan penghargaan kpd  Pemkab karanganyar telah bnyk berpartisipasi pada kepolisian karanganyar dalam menyediakan dan melengkapi sarana prasarana kepolisian di wilayah Karanganyar.”

 

Demikian Diskominfo (Ind/Dn/Ysf/Fj)

Read More
20190626_084137

Halal Bi Halal ASN, Perangkat Desa dan PGRI Kecamatan Tasikmadu

Diskominfo

Pembacaan Ikrar Halal bi halal yang diterima langsung oleh Camat Tasikmadu

Karanganyar – Kecamatan Tasikmadu gelar Halal Bi Halal keluarga besar ASN, perangkat desa dan PGRI/Tenaga Pendidik dan seluruh elemen masyarakat se Tasikmadu di Aula Balai Desa Suruh Tasikmadu pada, Rabu (26/06).

Halal bi halal dengan tema “Dengan menjalin silaturahim kita wujudkan kondusifitas di wilayah Kecamatan Tasikmadu” tampak dipenuhi tamu undangan, dalam kesempatan tersebut dilaksanakan pula ikrar Halal Bi Halal dan Tausiah, suasana penuh khidmat juga nampak dari seluruh tamu undangan yang hadir.

Camat Tasikmadu Muh.Suparwoto dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kehadiran para tamu undangan dalam acara Halal bi halal pada pagi hari ini tak lupa disampaikan ucapan Minal Aidzin wal Faidzin semoga semua kesalahan kita diampuni, puasa kita selama bulan ramadhan diterima dan selalu dibimbing dalam menapaki kehidupan.

Ketua PGRI Kabupaten Karangayar, Bambang Sarwanto menyampaikan bahwa silaturahim dapat memperkuat persaudaraan sehingga harus selalu dipupuk, dijelaskan bahwa manfaat silaturahim bagi institusi sebagai media untuk penguatan organisasi, meningkatkan soliditas dan solidaritas dalam memecahkan masalah-masalah yang ada.
Turut ditambahkan dalam rangka persiapan PPDB diharapkan agar disosialisasikan dan diimplemantasikan secara jelas dan benar agar PPDB berjalan baik dan lancar. (An/Ina/Yusuf)

Read More
sekdes1

Bupati Minta Peran Sekdes Harus Maksimal

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan pembinaan agar peran sekdes lebih maksimal

 

KARANGANYAR -25 Juni 2019

Jalan roda pemerintahaan di desa kuncinya ada di Sekretaris Desa (sekdes). Oleh karena itu, sekdes diminta cerdas, trampil, mumpuni dan tanggap terhadap situasi dan yang terjadi di desa. Termasuk dalam membuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes) diminta tepat waktu dan mengammbarkan visi dan misi kades.

“Peran sekdes di roda pemerintahaan desa sangat penting. Ibarat sepakbola, sekdes adalah playmaker dan harus tahu semua persoalaan sehingga desa tersebut bisa maju dan unggul,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan paparan dalam dalam rangka pembinaan teknis desa di Hotel Taman Sari, Selasa (25/06).

Pada kesempatan itu, beberapa sekdes ditanya oleh Bupati Karanganyar mengenai visi dan misi kepala desa masing-masing pada saat maju calon kepala desa. Ada yang hafal dan ada yang tidak tahu. Pihaknya meminta sekdes harus tahu visi dan misi Kades masing-masing desa. Sebab hal itu akan dituangkan dalam RPJMDes. “Jika anda tidak tahu, nanti RPJMDes tidak pas. Seharusnya anda harus tahu, ketika membuat RPJMdes bisa tepat. Apalagi, kalau pak Kades menginginkan melenceng dari visi dan misi, anda boleh mengingatkan,” imbuhnya.

Sekdes ibarat pemain bola adalah seorang playmeker atau pemain vooly adalah toser atau pemberi umpan. Sehingga baik dan majunya desa, tidak lepas dari peran kades.  Termasuk dalam penyusunan APBDes, sekdes harus berperan. Sehingga dilakukan secara akuntabel dan diharapkan administrasinya dengan menggunakan aplikasi tehnologi informasi. Bupati menilai, sebagian besar sekdes masih muda dan trampil. “Saya ingin RPJMdes harus disusun per tahun dengan kegiatan-kegiatan di desa. Saya juga meminta desa untuk mengatasi sampah dan menurunkan angka kemiskinan,” ungkap orang nomor satu di Karanganyar tersebut. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2019-06-24 at 20.38.58

Pamitan Calon Jama’ah Haji Kabupaten Karanganyar Tahun 1440 H/2019 M

KARANGANYAR- Calon Jama’ah Haji Kabupaten Karanganyar tahun 2019 berpamitan kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono, Selasa (25/06) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Asisten II Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar, Siti Maesaroh menyebutkan “Ibadah Haji Tahun 1440 Hijriah atau 2019 Masehi ini dari Kabupaten Karanganyar berjumlah 561 Calon Jamaah Haji (CJH). Yang terbagi menjadi dua kloter, yakni kloter 3 berjumlah 334 orang terbagi menjadi 9 rombongan mulai masuk Asrama Haji Donohudan, Sabtu Tanggal 6 Juli 2019 Pukul 17.00 WIB. Dan kloter 4 berjumlah 223 orang tergabung dalam 5 rombongan berangkat Sabtu 6 Juli 2019 Pukul 21.00 WIB mulai masuk Asrama Haji Donohudan”, jelasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan warga Kabupaten Karanganyar dan Pemerintah Kabupaten Karanganyar mendoakan agar mereka selalu diberi kesehatan agar bisa menjalankan ibadah Sunnah, Wajib, Rukun Haji dengan tertib, dan kembali ke Kabupaten Karanganyar bisa utuh 561 orang dan Bupati Karanganyar menyediakan 13 Bus secara gratis untuk para Calon Jama’ah Haji Kabupaten Karanganyar. “Disana fokus beribadah, khusuk untuk menjalankan ibadah haji. Jangan sampai punya pikiran yang jelek, sehingga pulang menjadi haji yang Mabrur,” katanya.

Untuk identitas yang berasal dari Kabupaten Karanganyar, Pemkab Karanganyar memberikan rompi warna coklat dan syal warna merah muda yang bertuliskan Jamaah Haji Tahun 1440 Hijriah/2019 Masehi Kabupaten Karanganyar.

Demikian Diskominfo (Tn/Fdt).

 

Read More
IMG-20190624-WA0032

Baznas Kabupaten Karanganyar masuk nominasi Baznas Jateng Award 2019

Diskominfo

Bupati Karanganyar saat menerima kedatangan Tim Penilaian Baznas Jateng

 

KARANGANYAR – Bupati Juliyatmono sambut kedatangan Tim penilaian Baznas Jateng Award 2019 di Ruang Transit Rumah Dinas Bupati Karanganyar pada Senin siang (24/6).

Selain untuk bersilaturahim kedatangan Tim tersebut adalah untuk memperoleh informasi dari Bupati Karanganyar dan Ketua Baznas Kabupaten Karanganyar terkait peran dan dukungan terhadap kemajuan pendayagunaan zakat di Kabupaten Karanganyar.

Tim penilaian Baznas Jateng sekaligus Sekretaris Baznas Jateng, Ahyani mengatakan, dalam verifikasi lapangan ini ada beberapa hal yang menjadi fokus penilaian, yakni terkait program kerja, tingkat kemajuan perolehannya zakat, pendayagunaan zakat, dukungan pemerintah serta audit keuangan. “Dari 25 kabupaten yang masuk nominasi, ada 10 yang kita cek. Di antaranya Karanganyar, Kendal, Temanggung, Pemalang dan lain-lain,” jelasnya

Wakil Ketua Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Iskandar menyampaikan, kegiatan ini dalam rangka tim penilaian dari Baznas Jateng bertemu sekaligus wawancara dengan Bupati Karanganyar. “Mengecek berkas, apakah penyaluran zakat sesuai asnaf, penghimpunannya seperti apa, program unggulannya apa, bagaimana kesadaran warga membayar, dapat berapa. Jadi semakin besar pengumpulan dana meningkat pertahun akan semakin baik. Penyaluran apakah sesuai dengan asnaf untuk mengentaskan kemiskinan atau tidak,” terangnya

Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono menuturkan, Baznas Karanganyar dianggap cukup berhasil dalam pengelolaan zakat. “Ini sedang dievaluasi untuk diberikan penghargaan Baznas Award. Supaya apa yang dihasilkan Baznas Karanganyar dapat meningkat,” tuturnya.

Adapun tahun 2018, perolehan zakat Kabupaten Karanganyar mencapai Rp 15,5 miliar. “Pada tahun ini targetnya Rp 18 miliar,” kata Juliyatmono. (An/Dn/Ard)

 

 

Read More

Audiensi 37 Pedagang Sate Anjing Untuk Beralih Jenis Dagangan

Read More
_DSC6330

KUNJUNGAN JAWA POS RADAR SOLO DI RUMAH DINAS BUPATI KARANGANYAR

 

Bupati Karanganyar menyambut kunjungan dari Jawa Pos Radar Solo, Jum’at (21/6/19).

Karanganyar – 21 Juni 2019

Rombongan Jawa Pos Radar Solo baru saja melakukan kunjungan langsung secara pribadi disambut oleh Bupati Karanganyar di ruang transit Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum’at, (21/6/19). Kunjungan yang secara garis besar membahas tentang permasalahan yang sedang hangat-hangatnya untuk dibicarakan yaitu penutupan warung sate anjing.

Dalam sambutannya, Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan ” Karanganyar harus bebas dari warung sate anjing supaya kita bebas dari penyakit dan juga bebas dari pemburuan. Maka dari itu saya akan  tutup warung sate anjing yang ada di Karanganyar, mereka yang berjualan sate anjing kita akan kumpulkan dan beri arahan untuk kita rubah profesinya/usahanya akan kita arahkan untuk menganti jualnya dengan bidang usaha yang lain yang lebih baik lagi dan kita juga akan berikan beberapa modal untuk mereka,kita akan mengarahkan mereka untuk mencari rezeki yang lebih baik lagi demi kebaikan kita semua supaya terhindar dari penyakit Rabies”. Tuturnya

Maksud dan tujuan dari rombongan Rombongan Wartawan Jawa Pos Radar Solo  adalah ingin menjalin kerjasama antara Jawa Pos Radar Solo dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar tetap terjalin dengan baik. (ard/tn)

 

Read More
DSC_4216

Bupati Karanganyar dan Wakil Bupati Karanganyar Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Graha PGRI Karanganyar

Karanganyar- Bupati karanganyar dan wakil bupati karanganyar menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Graha PGRI di pokoh desa ngijo tasikmadu karanganyar, jum’at (21/06).

Ketua PGRI karanganyar menyampaikan tujuan di bangun nya gedung graha PGRI ini sebagai memenuhi kebutuhan PGRI, dan kepentingan kedinasan ataupun masyarakat sekitar sebagai pertemuan organisasi warga sekitar. Pembanguan Graha PGRI di bangun dengan luas 5.260 meter persegi, dengan rencana pembanguan luas induk 1.220 meter dan dapat menampung 2.200 orang, dengan total biaya 8,2 Milyar dan di perkirakan akan selesai pertengan tahun 2020.

Disela acara Bupati Karanganyar , menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan sebagai pelaksanaan pembanguan Graha PGRI , dan bangga dengan adanya graha PGRI ini bisa menjadi wajah baru di karanganyar, Saya berharap pembangunan ini dapat segera diselesaikan, sehingga bisa segera memenuhi fasilitas yang diperlukan PGRI,” katanya.

 

Demikian Diskominfo (tgr/fjr).

 

 

 

Read More