Category: Berita

DSC_3711

BUPATI KARANGANYAR : Pemkab Akan Tutup Semua Warung Sate Jamu Di Karanganyar

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono Hadiri Audiensi Komunitas Animal Friends Jogja (AFI).(17/06)

KARANGANYAR – 17 Juni 2019

Ancaman kembalinya kasus rabies akibat perdaganan dan konsumsi daging anjing mengakibatkan Bahaya Rabies di Kabupaten Karanganyar. Rabies adalah inveksi virus akut yang menyerang sistem saraf pusat manusia dan mamalia dengan kematian 100%, Penyebabnya dikarenakan virus rabies yang termasuk genus  Lyssavirus, famili Rhabdoviridae,penularan tersebut bisa melalui jilatan anjing yang teridentifikasi positif terkena rabies pada luka, atau gigitan hewan yang membawa virus rabies seperti kucing, kera, srigala dan kelelawar. (17/06)

Masyarakat harus waspada terhadap gigitan anjing gila karena virus rabies yang ditularkan berjalan melalui sistem saraf, sehingga tidak terdeteksi melalui pemerisaan darah.Kasus Rabies selalu berakhir dengan kematian baik pada hewan maupun manusia.

Pada kesempata tersebut salah satu pengurus Komunitas Animals Friends Jogja (AFI), Menyampaikan “Indonesia harus kita bebaskan dari daging Anjing, kalau tidak mulai dari sekarang mau kapan lagi. Karena ini sanggat berbahaya bagi yang mengkonsumsinya, bulan april lalu saya bertemu dengan pemerintahan Surakarta untuk melakukan sebuah perjanjian untuk pemberantasan warung sate anjing, di Solo banyak sekali sentral dari perdagangan daging anjing, TIM kami sudah melakukan survey bahwa daging anjing yang disembelih di solo rata-rata berasal dari Jawa Barat, karena baru-baru ini Nusa Tenggara Barat banyak yang terkena rabies sehingga banyak yang meninggal dunia karena dari hasil investigasi kami penularanya itu sanggat cepat sekali dan menurut hasil survey kami di Karanganyar ini terdapat 21 warung Anjing,kita akan melakukan sebuah kerja sama untuk pemberantasan warung sate anjing”. Jelasnya

Sementara itu Bupati Karanganyar, H. Juliyatmono saat audiensi memberi arahan ” Karanganyar harus bebas dari warung sate anjing supaya kita bebas dari penyakit dan juga bebas dari pemburuan. Maka dari itu saya akan segera tutup 21 warung sate anjing yang ada di Karanganyar, mereka yang berjualan sate anjing kita akan kumpulkan dan beri arahan untuk kita rubah profesinya/usahanya akan kita arahkan untuk menganti jualnya dengan bidang usaha yang lain yang lebih baik lagi dan kita juga akan berikan beberapa modal untuk mereka,kita akan mengarahkan mereka untuk mencari rezeki yang lebih baik lagi demi kebaikan kita semua supaya terhindar dari penyakit Rabies karena Rabies untuk saat ini tidak ada obatnya dari pada nanti timbul konflik lebih baik segera kita bubarkan”. tegas orang nomor satudi Bumi Intanpari itu.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Dr. Cucuk sampaikan “Pemilik warung sate anjing saat ini ada dibeberapa wilayah sepeerti di Jumantono, colomadu, Karanganyar kota dan Kecamatan yang lain. Lebih baik segera mungkin kita tutup, karena kalau tidak segera takutnya akan membawa dampak yang tidak baik bagi kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya”.(Ard/Ysf)

 

Read More
DSC_6137

Bakti Sosial SMAN Muhammadiyah 1 Karanganyar diadakan di Ngargoyoso

Kepala Disdikbud Drs. Tarsa, M.Pd memberikan sambutan serta menyerahkan bantuan dana dari Bupati Karanganyar

KARANGANYAR– SMAN Muhammadiyah 1 Karanganyar mengadakan kegiatan Bakti Sosial Hizbul Wathan di Desa Tanen, Ngetrep, Sumilir, Ngargoyoso. Selasa (18/6).

Kegiatan tersebut diselenggarakan selama 6 hari yaitu pada tanggal 17 Juni sampai dengan 22 Juni 2019. Kegiatan ini diikuti oleh 432 peserta dari siswa-siswi SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar serta terdapat kurang lebih 90 pendamping. Kegiatan ini bekerjasama dengan Lazismu. Dalam Bakti Sosial ini terdapat kegiatan utama dan kegiatan harian, kegiatan utama Bakti Sosial ini adalah periksa gratis untuk warga sekitar, pembagian bibit pohon serta penanaman pohon, dan pembagian sembako. Kegiatan hariannya adalah bersih-bersih disetiap lingkungan dan membantu orangtua asuh selama 6 hari. Dalam pembukaan kegiatan Bakti Sosial tersebut dihadiri oleh Kepala Disdikbud Kabupaten Karanganyar, Polsek, Koramil, Pemerintah Desa dan warga setempat.

Kepala Sekolah SMA 1 Muhammadiyah Karanganyar mengatakan bahwa peserta tidak boleh menggunakan HP, kendaraan bermotor dan jajan selama kegiatan berlangsung. Beliau menegaskan bahwa yang memilih lokasi tersebut adalah beliau langsung karena sangat strategis dan tepat sasaran. Di akhir sambutannya Kepala sekolah meminta warga setempat untuk membina para siswa dengan sebaik-baiknya.

Selanjutnya Kepala Desa Ngetrep dalam sambutannya menyampaikan harapannya semoga kegiatan ini bisa bermanfaat dan agar siswa-siswi dapat melatih kepedulian kepada lingkungan. Beliau menyebutkan terdapat 7.106 penduduk dan 6 dusun di desa Ngetrep.

Camat Ngargoyoso memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi kegiatan tersebut. Beliau menjamin para peserta dan pendamping akan sehat wal afiat selama kegiatan beralngsung. Beliau menjelaskan bahwa Bupati Karanganyar Juliyatmono dahulu adalah Murid sekaligus Guru Muhammadiyah.

Bupati Karangayar dalam hal ini diwakilkan oleh Drs. Tarsa, M.Pd selaku Kepala Disdikbud. Beliau menyampaikan kepada para tamu undangan bahwa pemilihan lokasi yang tepat dan luar biasa, menyambut gembira kegiatan ini dan meminta melakukan terus menerus.

Demikian Diskominfo (Tgr/Fdt).

 

Read More

Petani Diminta Pakai Pupuk Organik

KARANGANYAR – 18 Juni 2019

Petani tanaman hias di Desa Nglurah, Kecamatan Tawangmangu diminta menggunakan pupuk organik. Sebab pupuk organik mempunyai kualitas yang lebih baik dan tahan lama. Bukan itu saja, petani tanaman hias diharapkan mengembangkan tanaman yang mempunyai nilai ekonomi tinggi.

“Di Karanganyar termasuk daerah yang subur dan baik untuk mengembangkan tanaman hias. Saya berharap para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berupa tanaman hias di Nglurah mengembangkan tanaman yang mempunyai nilai tinggi dan daya saing yang mumpuni,” papar Kepala Dinas Pertanian, Supramnaryo mewakili Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam Program Pengembangan Kapasitas Usaha oleh BUMN Permodalaan Nasional Mandiri (PNM) di Balai Desa Nglurah, Kecamatan Tawangmangu, Selasa (18/06).

Dia menambahkan tanaman saat ini banyak yang menggunakan pupuk kimia dan hal berdampak pada kesehatan. Pihaknya mengajak kembali menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang baik untuk kualitas dan menjaga kesehatan. Supramnaryo meminta tanaman hias juga bisa menggunakan pupuk organik kualitas tanaman lebih baik. “Saya berharap petani juga ada terobosan supaya perekonomian naik. Tanaman hias ini bisa dikerjasamakan dengan dekorasi nanti kita yang akan fasilitasi,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Camat Tawangmangu, Rusdiyanto. Pihaknya mengucapkan selamat datang kepada PNM yang bersedia membantu dari keuangan, juga mengarahkan bagaimana baiknya. Artinya tuntas dalam membantu  dan melakukan pembinaan terhadap tanaman hias. “Saya sangat senang ini, petani kami dikasih permodalaan sekaligus diberikan caranya pengembangan usaha. Semoga ilmu ini dapat membawa manfaat dan petani di daerah kami makin sejahtera,” tandasnya.

Sementara salah satu petani, Warsito mengaku masih kesulitan pengembangan tanaman hias khususnya Anggrek. Sebab saat ini Anggrek mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Setiap bibit ditanam dalam botol poylback dan ketika akan dipindahkan hampir 50 persen mati. “Ini yang menjadi kesulitan kami setiap dipindah itu mati banyak,” imbuhnya.

Kemudian Dosen UNS, Jati Waluyo yang hadir dalam kesempatan itu mengatakan dalam pemidahaan dari polyback ke areal yang akan ditaman jangan satu per satu. Namun harus dipindahkan ke polyback yang agak besa terlebih dahulu. Artinya jangan ditanam satu per satu akan tetapi biarkan bergerombol terlebih dahulu. Baru jika nanti sudah siap selanjutnya ditanam sendiri-sendiri.(hr/adt/Ysf)

Read More
IMG-20190617-WA0016

Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar Masa Sidang III

Diskominfo

Bupati Karanganyar Hadiri Rapat Paripurna Di Gedung DPRD Kab. Karanganyar

Karanganyar – Rapat paripurna penetapan dan penandatanganan berita acara persetujuan bersama Bupati dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karanganyar tentang rancangan peraturan daerah, pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten Karanganyar tahun anggaran 2018 diselenggarakan di Gedung DPRD Kabupaten Karanganyar, Senin (17/6).

Dalam kesempatan ini Bupati Karanganyar menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya atas terjalinnya kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif. Yang selanjutnya rancangan peraturan daerah ini akan segera dikirim kepada Gubernur Jawa Tengah guna evaluasi sehingga penetapan peraturan daerah kabupaten karanganyar tentang pertanggungjawaban pelaksanaan anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten karanganyar tahun anggaran 2018 dapat tepat waktu. (Ina/an)

 

 

 

Read More
DSC_3742

Bupati Karanganyar Dan Forkopimda Hadiri Halal Bi Halal Dengan Pemda Bersama TNI-POLRI Dan Organisasi Masyarakat

Bupati Karanganyar Juliyatmono memberikan sambutan didepan para tamu undangan Halal Bi Halal di Halaman Polres Karanganyar.

KARANGANYAR-  Bupati Karanganyar Juliyatmono dan Forkopimda hadiri Halal Bi Halal Pemda Bersama TNI-POLRI dan Organisasi Masyarakat di Halaman Polres Karanganyar. Senin (17/06).

Bupati Juliyatmono dalam sambutannya berterima kasih ke pada TNI dan POLRI karena aktif dan berperan penting dalam mengamankan kondisi di Karanganyar sehingga Karanganyar menjadi aman dan kondusif. Bupati juga menghimbau kepada masyrakat Karanganyar agar tidak perlu ikut dan mengomentari hasil dalam sidang konstitusi di Mahkamah Konstitusi yang berlangsung di Jakarta.

Bupati meminta kepada jajaran Camat, Polsek, Koramil dan RT/RW ikut membantu dan menghimbau agar masyarakat tidak perlu takut karena musim kemarau yang berkepanjangan.

Demikian Diskominfo (Tgr/Fdt/Fjr).

Read More
20190615_104050

Kejuaraan Terbuka Tarung Bebas Amatir Tahun 2019

Diskominfo

Peserta tengah bertarung memperebutkan Piala Lomba Tarung Bebas Amatir Tahun 2019

Karanganyar – Tarung Bebas Indonesia (TBI) Provinsi Jawa Tengah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar menggelar kejuaraan tarung bebas amatir 2019 tingkat nasional di Balai Latihan Kerja (BLK) Karanganyar, Sabtu (15/6).

Kejuaraan tersebut berlangsung selama dua hari, mulai dari 15-16 Juni 2019. Bupati Karanganyar, Juliyatmono membuka langsung kejuaraan tersebut. Turut hadir pula Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto dan Wakil Bupati, Rober Christanto.

Dalam kejuaraan tersebut juga dilaksanakan pelantikan pengurus TBI Jateng. Sebelum dimulai pembukaan telah digelar beberapa partai dari kategori praremaja.

Ketua Penyelenggara, Darmanto menyampaikan, kejuaraan ini dalam rangka mengenalkan dan mengembangkan tarung bebas untuk kancah profesional, sehingga bisa mengakomodir para pesilat yang rentan dengan gesekan di jalan. “Sehingga di Bumi Intan Pari bisa kondusif dan tersalurkan semua di dalam ring,” katanya.

Darmanto menuturkan, kejuaraan ini diikuti sebanyak 217 atlet dari berbagai daerah, mulai dari Kalimantan Tengah, Medan, Jakarta, Bali dan lain-lain. “Ada tiga kategori yakni, pra remaja, remaja dan dewasa. Peniliannya 3 ronde. Satu ronde dipersingkat karena waktu hanya dua hari. Jadi per ronde 2 menit,” terangnya.

“Dalam kejuaraan ini menggunakan sistem gugur, sekali main. Nanti akan diambil juara umum dan atlet terbaik. Mereka memperebutkan piala TBI Jateng, Piala Bupati, DPRD dan KNPI,” lanjutnya.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap, tarung bebas terus berkembang, ini mewadahi seluruh anak muda untuk membangun rasa percaya diri. “Boleh tawuran tapi di ring (dalam). Mudah-mudahan penyelenggaran sukses dan semoga bisa di Karanganyar lagi, nanti akan ditata lebih hebat lagi. Supaya Karanganyar ikut andil mengembangkan tarung bebas yang sudah naik daun,” katanya. (Ina/An)

 

Read More
IMG-20190615-WA0009

Halal Bihalal dan Peduli Sosial KKG PAI SD Kabupaten Karanganyar

Diskominfo

Pengarahan Bupati Karanganyar

Karanganyar – Bupati Karanganyar, Juliyatmono menghadiri Halal Bihalal dan Peduli Sosial Kelompok Kerja Guru (KKG) PAI (Pendidikan Agama Islam) SD Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Sabtu (15/6).

Dalam sambutannya Bupati meminta para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SD untuk menerapkan Outingclass kepada peserta didik dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Beliau mengatakan, para guru diharapkan tidak hanya melakukan KBM di dalam kelas saja, melainkan juga di lingkungan sekitar. “Saya minta guru jadi motor penggerak kegiatan keagamaan di lingkungan masing-masing. Didik anak-anak dengan baik. Mengajar anak-anak jangan hanya di kelas saja, tapi diajak ke mushola, sawah. Supaya anak-anak mencintai lingkungan sekitar,” katanya.

Bertepatan dengan momen Halal Bihalal, ia juga meminta supaya tradisi ini tidak hanya menjadi ritual ragawi. “Hari raya itu kembali suci, ojo mung tradisi ritual ragawi. Rumah, Pakaian itu hal-hal ragawi maupun jasmani. Agar sempurna, sebagai pelengkap hati maupaun ruh juga harus suci,” ungkapnya.
Ia menyampaikan, terkait agama yang dinilai bukan diri seseorang, melainkan manfaat yang telah diberikan kepada lingkungan sekitar. “Mari anak-anak dibuat riang gembira, jadikan agama sebagai spirit atau energi,” paparnya.

Selanjutntya, Ketua KKG PAI Kabupaten Karanganyar, Suyatno menuturkan, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya. “Saya berharap dengan Halal Bihalal ini dapat terjalin ukhuwah islamiyah, insaniyah, dan wathaniyah dalam memajukan bidang PAI di tingkat SD,” katanya.

Dalam acara ini dihadiri seluruh guru PAI SD di Kabupaten Karanganyar sebanyak 440 guru, baik ASN dan Guru Tidak Tetap (GTT).
Selain Halal Bihalal juga dilakukan kegiatan peduli sosial. “Sebanyak 34 siswa-siswi kurang mampu mendapatkan santunan untuk membeli perlengkapan (peralatan) sekolah”.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Karanganyar, Juliyatmono turut memberikan hadiah kepada para guru PAI yang khatam Al-Quran sebanyak 2 maupun 3 kali pada saat bulan ramadhan. (ina/an)

Read More
DSC_3550

Halal Bi halal Hamkri Karanganyar Di Gelar Di Kediaman Drs. Samsi, M.Si

Kominfo

MAntan Sekda Karanganyar Drs. Samsi saat menyumbangkan sebuah tembang kroncong dalam acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Himpunan Artis Musik Kroncong Indonesia (HAMKRI) Karanganyar di kediamannya, Kamis(13/06).

Karanganyar – 13 Juni 2019

Himpunan Artis Musik Kroncong Indonesia (HAMKRI) Kabupaten Karanganyar gelar Halal bi halal, acara kali ini sangat istimewa karena diselenggarakan di kediaman mantan Sekretaris Daerah Karangnyar Drs. Samsi, M.Si. Kamis(13/06/19)

Di hadiri perwakilan HAMKRI dari 13 kecamatan, ini sudah sangat luar biasa. Mungkin yang belum bisa hadir karena kendala jarak yang jauh atau kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan, jelas Drs. Samsi saat memberikan sambutan.

Ini sudah sangat luar biasa karena se Kabupaten hadir 13 kecamatan. Tolong Pengurus kabupaten HAMKRI difasilitasi, agar bisa exsis di Karanganyar, tegasnya.

Dengan adanya lomba-lomba juga bisa menambah exsistensi HAMKRI di Kab Karanganyar. Semua yang punya group nanti akan di bantu masing-masing  1jt  untuk menambahi alat musik yang belum dipunyai.

Nanti tgl 17 ada wayangan di Gaum, Hamkri Tasikmadu yang menghibur. Acara-acara apapun di karanganyar pinginya HAMKRI yang tampil dan menghibur.

Hamkri kabupaten mohon segera bikin proposal, th 2019 ini Hamkri bekerja sama dengan Radio Swiba, dalam satu bulan di siarkan secara live di Radio Swiba setiap malam jum’at minggu terakhir.

“Kroncong kita kembangkan untuk Karanganyar” tegas Samsi

Simbolis penyerahan bantuan untuk group-group orkes kroncong se kab Karanganyar.

Direktur Swiba, Teguh sampaikan apresiasinya. “ Kami sangat mengapreaiasi seniman seniman musik kroncong dalam mengembangkan potensi Kroncong di Karanganyar “ jelasnya.

Dengan tage line Radionya Karanganyar, radio swiba sangat welcome bagi seniman seniman musik dikaranganyar untuk mengembangkan potensinya.(Ard/Adt)

Read More
DSC_3177

Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Dampingi Penyusunan RPJM Kab. Karanganyar

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dan pengarahan dalam pendampingan oleh Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dalam rangka Penyusunan Indikator Kinerja RPJMD Kab. Karanganyar di Hotel Tamansari, Rabu(12/06/19)

Karanganyar – 12 Juni 2019

Pendampingan / fasilitasi oleh Kementrian Pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi dalam rangka penyusunan indikator kinerja RPJMD Kabupaten Karanganyar Tahun 2018 – 2023 secara langsung dihadiri Bupati Karanganyar H. Juliyatmono di aula Hotel Tamanasari Karanganyar, Rabu (12/06/19).

Normalnya paling lama 6 bulan RPJMD harus sudah ditetapkan sekalipun secara politis sudah mendapat persetujuan bersma oleh DPRD, sekarang sudah difasilitasi oleh Gubernur. Yang malam ini nanti kita akan didampingi oleh Kementrian, agar nantinya segera disahkan oleh Gubernur.

“ Kemarin alhamdulillah dari WTP nilainya sudah A, ini berarti bagus sekali untuk pemerintahan “, jelas Juliyatmono

Walaupun ada beberapa urusan-urusan yang masih kecer belum tercover, ini akan segera diselesaikan dengan segera. Karena ini memang diminta segera.

Agar Kabupaten Karanganyar kembali mendapat Sakep dengan nilai A, semua organisasi perangkat daerah harus bekerja dengan maksimal.

Memang karena kewenangannya dari Kementrian untuk evaluasi selama 5 tahun,  sengaja Pemerintah menginginkan ini didampingi oleh Kementrian, agar nanti saat indikatornya dimasukkan Sakep bisa bagus.(Ard/Adt)

Read More
DSC_3591

PENILAIAN LOMBA KELOMPOK TANI TERNAK NGUDI REJEKI BERPRESTASI

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi Plt. Kepala dinas Peternakan dan Perikanan saat meninjau kandang kelompok tani ternak Ngudi Rejeki di Begajah Popongan Karanganyar, Jum’at(14/06/19)

Karanganyar, Jum’at (14/06/2019)

Aspek pemanfaatan ruang dan pengolahan limbah sapi milik kelompok peternak Ngudi Rezeki Popongan mendapat catatan khusus dari tim penilai lomba kelompok tani dan ternak tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kepada kelompok Ngudi Rezeki, tim penilai menganjurkan penggunaan teknologi pembuatan pupuk cair serta menerapkan estetika kandang.

“Pupuk cair lebih ramah lingkungan. Juga lebih ekonomis. Dalam tinjauan tadi, kami melihat pengolahan limbah sudah dijadikan pupuk. Namun pupuk padat,” kata ketua tim penilai, Abdullah kepada wartawan usai tinjauan ke kandang, Jumat (14/6).

Dalam tinjauan itu, Abdullah yang menjabat Kepala Balai Budidaya dan Pembibitan Ternak Terpadu Kelas A Disnakeswan Jawa Tengah didampingi Bupati Karanganyar Juliyatmono, Plt Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Siti Maesyaroch serta anggota kelompok peternak Ngudi Rezeki yang berlokasi di Kampung Begajah, Kelurahan Popongan, Karanganyar Kota. Tim melakukan kroscek secara administratif maupun faktual di kandang yang memiliki 101 ekor sapi tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, kelompok perlu lebih memperhatikan aspek estetika kandang. Tim menjumpai sisa pakan bercampur kotoran di bagian belakang kandang. Keberadaannya mengganggu pandangan. Namun demikian, kelompok ini telah menerapkan prinsip agrobisnis dengan membibitkan ternak bernilai jual tinggi.

“Cuma perlu berhati-hati saat membibitkan jenis eksotik (limosin dan peranakan lainnya). Dikhawatirkan muncul gangguan reproduksi. Jarak bunting dengan beranak lebih lama. Lebih mudah reproduksi sapi putih,” katanya.

Kelompok ternak ini maju lomba kelompok ternak sapi potong tingkat Jawa Tengah, bersama dua kelompok dari Kabupaten Grobogan dan Jepara.

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dan pengarahan dalam acara Lomba Kelompok Tani Ternak di Dusun Begajah, Kelurahan Popongan Kec. Karanganyar

Ketua Kelompok Ngudi Rezeki, Slamet mengatakan jumlah sapi anggotanya bertambah secara signifikan sejak 2013.

“Mendapat hibah 25 ekor dari APBN 2013. Kemudian diberi bantuan APBD 2014 Rp 30 juta untuk membeli tiga ekor. Populasi apda 2017 sebanyak 67 ekor hingga sekarang 101 ekor. Tiap anggota memiliki 3-5 ekor,” katanya.

Di kelompok ini, pendapatan diperoleh dari penjualan anakan ke pedagang atau kelompok lain. Selain itu, menjual kompos ke petani.(ard/tn/ysf)

Read More