Category: Berita

d382c40f-d73e-46af-a0da-151cb272a197

561 CALHAJ IKUTI MANASIK HAJI

Karanganyar, selasa 11 juni 2019
Jamaah Calon Haji Kabupaten Karanganyar sebanyak 561 orang menjalani manasik haji untuk menjadi haji mandiri, Selasa (11/06) di Gedung Wanita Karanganyar.

Sambutan oleh Bupati Karanganyar Juliyatmono, Selasa (11/6).

Pada kesempatan tersebut dilaporkan oleh Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar, Siti Maesaroh
” untuk jumlah keseluruhan jama’ah calon jama’ah haji Kabupaten Karanganyar tahun 2019 sebanyak 561 orang. Yang terbagi menjadi tiga kloter yakni kloter 3 berjumlah 334 orang mulai masuk asrama haji Donohudan, Sabtu Tanggal 6 Juli 2019. Dan kloter 4 berjumlah 223 orang berangkat Minggu tanggal 7 juli mulai masuk asarama haji Donohudan, sedang kloter 97/kloter terakhir atau kloter Sapu Jagad berjumlah 4 orang tanggal keberangkatan menyusul, untuk kuota TPHD di Karanganyar sebanyak 4 orang yakni Bp.Samian, Bp.Sunaryo, Mardonari DINSOS dan Hanung Purwadi anggota Legislatif Karanganyar”,jelasnya
Kegiatan Manasik Haji akan dilaksanakan dua hari yakni Selasa (11/06) di Gedung wanita Karanganyar dan Rabu (12/06) di Edupark dan Masjid Agung Karanganyar
Menurutnya maksud dan tujuan diadakannya Manasik Haji yakni untuk mempermudah jamaah calon haji bisa memahami secara teori dan praktek sehingga dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar sehingga menjadi haji mabrur.
Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat menyampaikan sambutan, mengatakan ibadah haji itu perlu persiapan-persiapan yang matang karena ini merupakan perjalanan jauh. Jangan sampe ada prasangka-prasangka yang kurang atau tidak baik karena hanya akan merusak niat baik ibadah haji
“Oleh karenanya untuk ditata hatinya, ditata tutur kata, perilakunya karena kita dipanggil sebagai tamunya Allah Swt untuk dihapuskan segala dosa sebagaimana kembali fitri/suci dengan melaksanakan ibadah dengan baik khusyuk hanyaniat lillahi ta’ala”,pesannya
Demikian Diskominfo (Tn/ind/Dn)

Read More
DSC_2366

Bupati Minta Selalu Berikan Yang Terbaik

ASN di Lingkungan Setda melakukan halal bi halal bersama Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar. Kegiatan itu dilakukan pertama kali masuk usai libur lebaran

 

KARANGANYAR – 10 Juni 2019

Hari pertama pasca libur lebaran, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Karanganyar melakukan halal bi halal dengan Bupati, Juliyatmono dan Wakil Bupati Rober Cristanto. Sebelum berjabat tangan, orang nomor satu di Karanganyar meminta para ASN untuk selalu memberikan yang terbaik dalam bekerja.  Tekad untuk selalu berbuat baik dalam bekerja muncul dari diri pribadi sendiri.

“Bapak dan ibu para ASN pada hakekatnya menerima tunjangan adalah bagian dari prestasi atas kinera yang dilakukan. Maka selalu berikan yang terbaik dan top,” papar Juliyatmono saat memberikan ikrar halal bi halal dengan para ASN di lingkungan Setda, Senin (10/06).

ASN di Lingkungan Setda melakukan halal bi halal bersama Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar. Kegiatan itu dilakukan pertama kali masuk usai libur lebaran

Juliyatmono selanjutnya mengilustrasikan seperti telur ayam yang menentas. Proses menetas itu memakan waktu lama dan panjang. Dari mulai induk ayam ‘ngangkrem’, kemudian baru muncul sesuatu yang indah. Maka sudah sepantasnya selesai Ramadhan ini, para ASN untuk selalu berbuat yang terbaik. “Masak tidak ada sedikit pun perubahaan kepada kebaikan setelah berpuasa satu bulan. Berikan kesempatan seseorang untuk selalu berbuat yang terbaik,” tambahnya.

Lebih jauh, Bupati Karanganyar mengatakan tidak ada kesalahaan apapun yang diakibatkan orang lain. Kesalahan itu muncul dari kesalahan dirinya sendiri. Artinya penyebabnya adalah dirinya sendiri. Maka teruslah belajar dan berikan kesempatan kepada siapapun untuk berbuat yang terbaik. “Mudahan-mudahaan kualitas hidup kita makin baik. Beri masukan kepada saya dan bapak Rober yang terbaik. Semoga Allah selalu Ridho dan memberikan kekuatan yang terbaik untuk kita semua,”pungkasnya.

Ikrar halal bi halal perwakilan dari ASN di lingkungan Setda dibacakan oleh Asisten 1, Bachtiyar Syarif. Dalam kesempatan itu, seluruh ASN mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1440 H Taqaballahu Mina Wa Minkum. Acara selanjutnya dilakukan dengan berjabat tangan. (hr/dn)

Read More
DSC_3066

Tarling Desa Nangsri, Kebakkramat, Bupati Minta Masyarakat Tetap Guyub Rukun

Karanganyar, Bupati Karanganyar meminta masyarakat tetap menjaga kerukunan dan persatuan paska Pemilu 2019. Pihaknya berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi terhadap isu yang kurang bertanggungjawab dan lebih meningkatkan amal ibadah selama bulan Ramadan.

Hal tersebut diungkapkan Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat melaksanakan tarawih keliling  (Tarling) bersama Forkopimda di Masjid Al Mukmin Dusun Gedangan Desa Nangsri Kecamatan Kebakkramat, Rabu (29/5) malam lalu.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengingatkan masyarakat untuk selalu guyub rukun. Apalagi pada Pemilu lalu masyarakat sempat terkotak kotak lantaran beda pilihan.

“Pemilu telah selesai. Mari kembali jaga kerukunan dan persatuan antar warga,”pesannya.

Pihaknya pun meminta masyarakat tidak mudah terhasut dengan isu-isu tak bertanggungjawab. Di bulan puasa ini masyarakat diharapkan lebih fokus dalam meningkatkan amal ibadahnya.

“Jangan mudah diprovokasi lantaran pesta politik telah selesai. Fokus dengan kegiatan bermanfaat untuk kemajuan desa,”katanya.

Dalam kesempatan tersebut Pemkab Karanganyar menyerahkan bantuan berupa sarana ibadah kepada takmir Masjid Al Mukmin. Bantuan tersebut berupa Al Qur’an, dana pembangunan mushola dan 40 paket sembako untuk keluarga kurang mampu (dhu’afa).

“Ini bentuk komitmen Pemerintah untuk selalu melayani masyarakat. Semoga bermanfaat ke depannya bagi warga,”pungkasnya.

Demikian Diskominfo (dn/ind)

 

Read More
WhatsApp Image 2019-06-07 at 1.08.25 PM

Ganjar Pengin Bernostalgia Makan Bothok dan Gereh Layur

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ingin bernostalgia makan Bothok dan gereh layur

 

 

KARANGANYAR, 7 Juni 2019

 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo ingin bernostalgia masa kecilnya di Kelurahaan dan Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. Rumah yang terletak di belakang terminal Tawangmangu tersebut memang tempat dimana Ganjar Pranowo dilahirkan dan mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD). Salah satu yang ingin dikenang adalah makan Bothok dan Gereh Layur.

“Tempat ini sangat terkesan betul saya, dimana saja kecil saya tinggal di rumah ini. Terutama makan Bothok dan gerek layur yang ingin diulang terus,” ungkap Ganjar Pranowo.

Dia menambahkan pada saat kecil memang zaman susah. Namun justru kesusahaan itu menyatukan keluarganya untuk terus mengenang rumah masa kecilnya tersebut. Apalagi, saat pulang dari sekolah pasti mandi di Kali Kledung dan pulang sudah sore. Saat pulang sore itu, pasti dimarahi orang tua. “Saya berada disini sampai besok pagi. Saya akan bersepeda melihat SD saya, melihat sungai saya dulu saat mandi,” ungkap orang nomor satu di Jawa Tengah tersebut.

Kakak Kandung Ganjar Pranowo, Pambudi pada saat pidato sambutan selamat datang mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan pemerintah Kabupaten Karanganyar. Rumah ini, menurutnya adalah rumah masa kecil Gubernur Jawa Tengah dan keluarga. Pada zaman dulu, rumah ini hanya kontrak namun berjalannya rumah itu dibeli. “Pak Ganjar lahir dan dibesarkan di rumah ini. Ganjar lahir pada tahun 1968 di rumah sakit, yang rumah sakit itu sudah tidak ada sekarang,” ungkap Pambudi.

Untuk mengabdikan rumah masa kecil Ganjar tersebut, Griya itu dinamakan Griya Sri Soeparmi. Pihaknya juga memohon doa restu agar Gebernur Jawa Tengah tersebut diberikan kemudahaan dalam menjalankan roda pemerintahaan. Sekaligus, Pamudi meminta maaf apabila selama ini ada kesalahaan dan dosa. (hr/adt)

Read More
DSC_2156

‘Open House’ Gubernur, Bupati Minta Lahan Parkir Untuk Wisata Tawangmangu

Bupati Karanganyar, Juliyatmono bersama wakil bupati Karanganyar, Rober Cristanto silaturahmi di kediamaan Ganjar Pranowo di Tawangmangu Karanganyar

 

 

KARANGANYAR – 07 Juni 2019

 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menggelar open House Idul Fitri 1440 H di Rumahnya Kelurahan Tawangmangu, Jumat (07/05). Bupati dan wakil Bupati Karanganyar beserta jajaran OPD silaturahmi di kediamaan orang nomor satu di Jawa Tengah itu dilahirkan pukul 09.00. Pada kesempatan itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta lahan parkir untuk areal wisata ke Tawangmangu. Sebab lahan parkir terbatas yang berkunjung ke Tawangmangu membludak.

“Alhamdulillah, hari ini hari Jumat adalah hari yang baik dan kita bisa bersilaturahmi ke rumah Gubernur Jawa Tengah di Tawangmangu. Atas nama pribadi dan masyarakat Karanganyar mengucapkan selamat hari Raya Idul Fitri, Mohon maaf lahir bathin,” ungkap Juliyatmono saat memberikan sambutan pada open house di rumah bersejarah Ganjar di waktu kecil, Kelurahaan /Kecamatan Tawangmangu.

Juliyatmono meminta ‘fitrah’ berupa pembuatan lahan parkir untuk wisata di Tawangmangu. Sebab wisata alam di lereng gunung lawu pertumbuhaan dan kunjungan wisata sangat luar biasa. Sementara lahan parkirnya sangat minim sehingga perlu untuk dibuatkan lahan parkir.  “Saya minta lahan parkir pak, karena Tawangmangu sudah sangat luar biasa kunjungannya jika hari Sabtu dan Minggu. Perkembangannya sangat pesat dan mari kita bangun bersama wisata kebanggan masyarakat Karanganyar tersebut,” imbuh Juliyatmono.

Sementara Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyambut baik sambutan bupati Karanganyar tersebut. Dia menyebut pidato itu adalah pidato aspiratif. Dia mengakui perekonomian di Jawa Tengah ini tumbuh dengan baik dengan hadirnya jalan tol. Misal, orang Semarang yang ingin makan Soto Gading, satu jam sampai di lokasi. Hal ini menyebabkan perekonomian tumbuh dengan baik. “Pembangunan ekonomi seperti bukan bim salabim akan tetapi melalui perencanaan lama dan panjang. Yang jelas masyarakat harus guyub rukun, tentram maka pembangunan akan berjalan dengan baik,” ungkap Ganjar.

Permintaan Bupati langsung direspon Gubernur Jawa Tengah. Pihaknya akan merestui permintaan lahan parkir tersebut karena memang Tawangmangu butuh lahan atau tempat untuk parkir wisatawan. “Kami respon permintaan bupati untuk pembuatan lahan parkir. Sebenarnya tinggal di desaian saja, tempat seperti apa, DED seperti apa dan hal itu dibutuhkan. Jika parkir itu terlaksana maka akan menumbuhkan perekonomian di Tawangmangu,” ungkap Ganjar. (hr/Adt)

Read More
DSC_5949

Sholat Ied 1 Syawal 1440 H

 

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono sampaikan khotbah pada Sholat Ied 1440 H di ALun-alun Karanganyar, Rabu 5 Juni 2019

Karanganyar, 5 Juni 2019

Menyambut pagi hari pada Rabu, 5 Juni 2019 yang bertepatan dengan Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Bupati Karanganyar yang didampingi Wakil Bupati, Forkompimda dan beberapa Kepala Perangkat Daerah, melaksanakan Sholat Ied berjamaah di Alun-alun Karanganyar.

Ribuan Jemaah yang berdatangan dari sekitar wilayah Kota Karanganyar memadati Alun-alun Karanganyar untuk ikut melaksanakan sholat Ied bersama Bupati.

Dalam khotbah yang disampaikannya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyatakan bahwa umat Muslim sudah melewati satu bulan  peperangan yaitu satu bulan berpuasa melawan nafsu masing-masing dan berhasil menang dengan membiasakan diri menjadi orang baik. “Hari ini adalah hari kemenangan. Sungguh beruntung orang-orang yang telah berhasil  mensucikan dirinya dengan puasa selama Ramadhan, dengan beragam aktifitas yang luar biasa,” jelas Juliyatmono.

Selanjutnya Juliyatmono menyampaikan bahwa setiap tahun kita merayakan Idul Fitri. Banyak orang menyebut “kembali ke fitroh, kembali kepada kesucian hati. “Fitroh“ adalah potensi-potensi tertentu yang ada pada diri manusia yang dibawanya sejak lahir, yang adad pada diri manusia sejak diciptakan yang berkaitan dengan aspek jasmani dan rohani serta kemampuannya pada kedua aspek tersebut. Manusia secara fitroh dianugerahi akal pikiran. Akal pikiran merupakan potensi sentral  manusia untuk mampu membedakan yang baik dan yang batil. Akal merupakan aspek yang penting untuk menimbang dan membedakan perkara-perkara yang baik dan yang buruk. Manusia juga dilegkapi dengan perasaan dan keimanan atau kehendak. Manusia dengan kehendaknya bebas memilih perbuatnnya. Kebebasan yang dimaksud bukanlah kebebasan tanpa batas atau kebebasan absolut. Manusia memiliki kemampuan dan kemauan yang bebas dalam menentukan pilihannya. Namun dengan pilihannya manusia wajib mempertanggungjawabkannya kelak di akhirat. Manusia juga dibebani amanah yaitu tanggung jawab memiliki dan memelihara nilai-nilai keutamaan. Manusia diberi tugas untuk memakmurkan bumi dan segala isinya. Kemakmuran bumi artinya adalah bagaimana manusia mensejahterakan kehidupan di dunia ini. Oleh karena itu manusia wajib bekerja, beramal soleh, berbuat baik yang bermanfaat bagi dirinya, masyarakat dan lingkungan hidup. Namun orang-orang yang paling mulia adalah orang-orang yang bertaqwa kepada Tuhan. Taqwa yang dimaksudkan adalah suka mohon ampunan dari Tuhan, suka bersedekah dan menahan marah serta memaafkan kesalahan orang lain.  Sedekah fungsinya untuk menghapuskan kesalahan. Demikian Diskominfo. (kris)

Read More
DSC_5882

Pendistribusian beras zakat BAZNAS Kabupaten Karanganyar

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Cristanto saat secara simbolis menyerahkan beras zakat dari Pemkab Karanganyar kepada Baznas untuk didistribusikan ke 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar, Senin(03/06/19).

Karanganyar, 3 juni 2019

Capaian perolehan zakat infaq Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karanganyar meningkat setiap tahunnya. Penerimaan zakat fitrah  2019 terkumpul dana uang sebesar 243. 854.000 dari 8161 murzaki / pemberi zakat sedangkan infaq sodaqoh terkumpul 156. 546.000 dari 7827 pemberi infaq. Tahun ini jumlah zakat meningkat dari 22.000 kg (2018) meningkat menjadi 25.833 kg.

Zakat tersebut sebelumnya dikumpulkan dari berbagai elemen masyarakat yang ada di Bumi Intanpari tersebut. Sedangkan Murzaki yang paling besar dari ASN dan POLRES Kabupaten Karanganyar.

Ketua Baznas Karanganyar Sugiyarso mengatakan, Ada 3 kecamatan yang tidak menerima pendistribusian beras zakat yaitu kecamatan Jatipuro, Jumapolo, dan Ngargoyoso  dikarenakan sudah terpenuhi dari takmir masjid sekitar.

Panitia Zakat langsung mendistribusikannya kepada para penerima zakat di 17 Kecamatan yang ada di Karanganyar. Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto memberangkatkan 3 truk secara simbolis di halaman masjid Agung Karanganyar. Pendistribusian tersebut disalurkan melalui Takmir, Panti, Ponpes dan Instansi yang bekerjasama dengan KUA (Kantor Urusan Agama).

“untuk tahun ini kita distribusikan langsung ke rumah-rumah penerima, hal ini agar pendistribusian berjalan tertib dan lancar”, ucapnya. (Ard/Fdt/Tn)

Read More
DSC_5573

27 Bidan PTT di Karanganyar Terima SK PNS, Ada Batas Waktu Tak Boleh Dipindah Tugas

 

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dan pengarahan kepada 27 Bidan PTT yang diangkat menerima SK PNS di aula Kantor BKPSDM, Rabu(29/05/19).

Karanganyar – 29 Mei 2019

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) memberikan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada 27 Bidan Desa Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar, Cucuk Heru Kusomo menyampaikan, Bidan Desa yang diberikan SK ini posisi sudah bekerja di desa sebagai bidan PTT.

“Kemarin sebagian sudah jadi PNS sekarang, yang usia di bawah 35. Ini yang kebetulan usianya sudah 35 ke atas. Ada peraturan khusus dari pusat. Bidan Desa yang diberi SK jumlahnya 27,” katanya, Rabu(29/5/2019).

Ia menyampaikan dengan SK ini, ada persyaratan yang mengharuskan Bidan Desa yang bertugas tidak boleh dipindahkan dalam kurun waktu tertentu. “Kalau tahun kemarin 5 tahun.

Sekarang kurang tahu. Komitmen ditandatangani Bupati dan Kementerian,” ungkapnya.

Lebih lanjut, di setiap desa minimal harus ada satu bidan desa, tugasnya mendampingi masyarakat desa menuju ke masyarakat yang sehat. “Jadi tidak hanya melayani persalinan, tapi ya mendampingi keluarga, membina keluarga dan membina masyarakat,” terangnya.

Cucuk selaku Kepala Dinas Kesehatan mengungkapkan, tugas bidan itu ada spesifikasi melakukan asuhan kepada ibu, anak dan terutama balita. “Masalah stunting masuk juga karena masalah pada anak,” ungkapnya.

Adapun di wilayah Kabupaten Karanganyar, semua bidan desa sudah diberikan SK, terkecuali ada yang bermasalah.

“Total bidan desa ada sekitar 212, karena ada yang satu desa diisi dua bidan. Itu karena wilayah desa yang luas seperti Ngringo (Jaten),” paparnya. (ard/Ysf/tgr)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono secara simbolis saat menyerahkan SK Pengankatan Bidan PTT dan diterima oleh Indri salah satu perwakilan Bidan yang hari itu menerima SK pengangkatan.

Read More
DSC_1993

Bupati Karanganyar Serahkan Dana Insentif ke 7.581 Ketua RW & RT, Masing-masing Dapat Rp 2,5 Juta

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi Asisten 1 Pemerintahan saat secara simbolis menyerahkan Insentif bagi Ketua Rw dan Rt se Kecamatan Karanganyar melalui Rekening Bank Jateng di Aula Kelurahan Bejen, Jum’at(31/05/19).

Karanganyar – 31 Mei 2019

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karanganyar memberikan dana insentif kepada 7.581 Ketua RT dan RW di Kabupaten Karanganyar, masing-masing mendapatkan dapat Rp 2,5 juta.

Adapun dana insentif tersebut dianggarkan dari APDB dan pencairannya melalui mekanisme Alokasi Dana Desa (ADD). Kabag Pemerintahan Desa dan Kelurahan Setda Pemkab Karanganyar, Timotius Suryadi mengatakan, di Kecamatan Karanganyar tercatat sebanyak 726 Ketua RT dan RW yang mendapatkan dana insentif masing-masing sebesar Rp 2,5 juta.

“Itu nanti sebesar Rp 2 juta untuk insentif dan Rp 500 ribu untuk operasional. Dibagikan setiap tahun. Sumber dana dari ABPD. Tahun kemarin mereka mendapatkan Rp 1,5 juta untuk insentif dan Rp 500 ribu untuk operasional,” katanya Jum’at (31/5/2019).

Timo sapaan akrabnya menjelaskan, dana insentif itu diberikan kepada Ketua RT dan RW sebagai bentuk penghargaan dan motivasi dari pemerintah. Adapun pertimbangan terkait kenaikan dana insentif dari tahun lalu dibandingkan tahun ini, disesuaikan dengan kondisi obyektif dan kebutuhan.

Selanjutnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap para Ketua RT dan RW supaya menjalankan tugasnya dengan baik.

“Nyambut gawe sing apik (kerja yang baik). Insentif masuk rekening. Nyuwun tulung saya dibantu (Tolong pemerintah dibantu). Di Karanganyar kota, 12 kelurahan harus tuntas masalah sampah. Semua tempat pembuangan sampah (TPS) ditutup. Nyuwun tulung RT dan RW mensosialisasikan (Tolong Ketua RT dan RW mensosialisasikan kepada warganya),” katanya saat memberikan arahan.

Lebih lanjut, pihak pemerintah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) sudah menyediakan 3 mobil pickup untuk mengangkut sampah setiap dua hari sekali.

“Sudah disewakan mobil. Ada 12 orang (petugas) enggak libur saat lebaran,” terangnya.

“Itu dilakukan supaya kota sendiri terlihat cantik. Mata enggak nyawang sampah,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua RT 02/01 Cangakan Timur Kelurahan Cangakan, Sumadi mengatakan, dana insentif akan diterima sekitar tanggal 10 Juni 2019.

“Dana diterima tanggal 10 Juni 2019 ke atas. Itu nanti masuk rekening RT,” katanya.

Terkait sosialisasi penutupan TPS serta teknis pemungutan sampah di rumah warga, ia menyampaikan, sampah di rumah warga diambil (diangkut) oleh petugas DLH setiap 2 hari sekali. “Per KK dikenai biaya 10 ribu perbulan,” terangnya.

“Di RT 02/01 Cangakan Timur ada 22 KK. Rencananya akan disosialisasikan saat pertemuan RT pada 10 Juni 2019. Tapi ini (pemungutan sampah) sudah berjalan,” lanjutnya. (Ard/Fdt/Fa)

Read More
DSC_2617

Sebanyak 1.536 Pemudik Telah Tiba Di Karanganyar

Kepala Dishub PKP, Sundoro memberikan sambutan dalam penerimaan pemudik dari Jakarta Minggu (03/06)

 

 

 

KARANGANYAR, 2 Mei 2019

 

Sebanyak 1.536 pemudik gratis Pemkab Karanganyar telah sampai di plaza alun-alun Karanganyar pukul 02.30 dini hari. Kedatangan pemudik itu disambut oleh Pjs Sekda Karanganyar, Sutarno, Kepala Dinas Perhubungan, Perumahaan dan Kawasan Pemukiman, (Dishub PKP) Sundoro. Kedatangan mereka sempat molor karena diperkirakan pukul 23.00 sudah datang namun macet di beberapa titik jalan tol akhirnya bus masuk pukul 02.30.

“Alhamdulillah para pemudik telah datang kembali di kampung halaman. Mudik Gratis 2019 sebanyak 32 bus yang terbagi dalam dua kloter. Kloter pertama telah tiba tanggal 28 Mei dan kloter kedua dini hari ini (Minggu, 02/06),” papar Kepala Dishub PKP, Sundoro usai menerima kedatangan pemudik minggu (02/06) di Plaza Alun-alun Karanganyar.

Dia menambahkan kedatangan bus memang tidak bisa bersamaan. Sebab kondisi di jalan yang beberapa bus terkena macet. Hingga pukul 02.30 baru ada 12 bus. Sisanya akan segera menyusul datang. Menurut Sundoro, sampai di alun-alun para pemudik dijemput saudarannya masing-masing.

Semenatra Pjs Sekda Karanganyar, Sutarno mengatakan selamat datang kembali ke kampung halaman. Dia meminta pergunakan momen untuk untuk membahagiakan orang tua. Para pemudik, menurutnya membawa uang yang banyak dan hal ini bisa diinvestasikan untuk pengembangan perekonomian di Karanganyar. “Selamat Idul Fitri 1440 H, Mohon maaf lahir batin. Dan selamat datang kembali di bumi intanpari,” tandasnya. (hr/adt)

 

Read More