Category: Berita

_DSC7037

Peringati HAN Internasional, Bupati Juliyatmono Ajak Pelajar Karanganyar Jalan Sehat

Kominfo

Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar saat memberangkatkan peserta Jalan Sehat memperingati Hari Anti Narkotika Internasional di halaman gedung DPRD Karanganyar, Jum’at(28/06/19).

Karanganyar – 28 Juni 2019

Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba (HAN) Internasional yang jatuh pada 26 Juni 2019, Tim Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) Kabupaten Karanganyar menggelar jalan sehat pada, Jumat (28/6/2019).

Jalan sehat tersebut selain memperingati HAN Internasional, sekaligus mengajak para kaum milenial untuk berperan dalam pencegahan narkoba di wilayah Karanganyar.

Bupati-Wakil Bupati Karanganyar, Juliyatmono-Rober Christanto serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Karanganyar turut hadir dalam acara pagi itu.

Sebelum melepas para peserta jalan sehat yang diikuti ratusan pelajar SMP/MTs dan SMA/SMK, terlebih dahulu mereka menandatangani papan deklarasi sebagai simbol komitmen pemberantasan peredaran narkoba di Kabupaten Karanganyar.

Adapun rute jalan sehat tersebut, para peserta berangkat dari halaman DPRD Karanganyar, berjalan ke arah timur melintasi sepanjang Jalan Lawu. Selanjutnya belok kiri ke arah utara atau arah SMK Satya Karya. Setelah itu ke barat hingga belakang Kantor DPRD.

“Narkoba meniko pun mbotensah perlu dirembuk karena mematikan, membunuh. Nyuwun tulung sing rawuh, membantu agar penyebaran narkoba tidak meluas. Sek perlu kawuningan khususe bocah-bocahku, cah sekolah,” kata Juliyatmono.

Ia menghimbau kepada para pelajar supaya mewaspadai titik-titik rawan peredaran dan transaksi narkoba di lingkungan sekitaran sekolahan serta beberapa wilayah di Karanganyar seperti Gondangrejo, Palur, Colomadu, Kebakkramat, dan Jaten.

“Nyuwun tulung juga bapak-bapak yang rawuh menginformasikan bahayanya narkoba,” tuturnya.

Ketua Pelaksanaan Harian P4GN Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengatakan, tema hari anti narkoba internasional tahun ini milenial sehat tanpa narkoba menuju Indonesia emas, jadi sasarannya pealajar dan mahasiswa.

Agus menyampaikan, dalam pencegahan bahaya narkoba di wilayah Karanganyar, pihaknya melalui P4GN melakukan pencegahan atau langkah preventif dengan memsosialisasikan bahaya narkoba kepada senegap elemen.

“Sasarannya semua, baik itu pelajar, mahasiswa, pegawai, dan masyarakat umum. Itu dilakukan sampai sampai ke tingkat desa. Karena peredaran narkoba sekarang tidak hanya di kota tapi juga di desa,” katanya.

Secara terpisah, Kasat Narkoba Polres Karanganyar, AKP Muhammad Kariri mengatakan, selama menjabat pada akhir Desember hingga bulan ini, setiap bulannya rata-rata terdapat 3-4 kasus narkoba, baik itu konsumsi atau peredaran. “Pemakai obat rata-rata mahasiswa, kalau sabu itu pegawai swasta,” katanya.(Ard/Tgr)

 

Read More
IMG_20190629_080425

Fun & Time Rally 2019 Bersama Disporapar Provinsi Jawa Tengah

 

 

Diskominfo

Bupati Karanganyar Menggibaskan Bendera Start Peserta Rally 2019

KARANGANYAR – Sebanyak 200 peserta Disporapar fun and rally Jateng berkewajiban memprosikan obyek menarik di sepanjang rute perlombaan. Melalui akun media sosialnya, konten yang diunggah akan dinilai dalam lomba. Selain itu, jawara rally ditentukan ketepatan waktunya sampai di garis finish.

“Rally ini mengeksplore potensi wisata. Bukan hanya destinasi, namun juga kuliner dan perilaku. Foto atau video yang di-tag ke panitia, akan dinilai juri,” kata Sinung N Rachmadi, Kepala Dinas Disporapar Jawa Tengah di lokasi start Bukit Sakura, Tawangmangu, Sabtu (29/6).

Usai melaju dari titik start, para peserta menuruni lereng Lawu menuju finish di Hotel Syariah Solo dengan melewati Tawangmangu-Kemuning-Batujamus Mojogedang-Karanganyar-Tasikmadu-Jaten-ringroad Mojosongo-Sangiran. Berbagai jenis mobil sedan maupun SUV dipakai peserta rally. Tak sedikit memamerkan mobil keluaran lawas seperti VW tahun 1962, Corolla tahun 1974 hingga Isuzu Panther tahun 2000. Per mobil berisi sopir dan seorang rekannya.

“Dari 200 peserta itu, kebanyakan dari luar Jawa Tengah. Ada 160 orang. Sisanya 40 orang dari Jateng. 80 persen peserta dari luar Jawa ini untuk mempromosikan Jateng. Bahkan ada yang dari Belanda dan enam orang Thailand,” katanya.

Panitia telah menyimulasi rally di rute tersebut. Dengan kecepatan rata-rata 40 KM per jam, tiap perally dapat mengambil 7-8 momentum pengambilan gambar. Batasan kecepatan itu juga membantu perally memperhatikan lalu lintas dan pengguna jalan lain. Rute yang ditempuh di sesi pertama berjarak 88,28 km dari Bukit Sakura ke Museum Sangiran dengan waktu 275 menit. Selanjutnya rute kedua berjarak 43,72 km dari Sangiran ke Syariah Hotel Solo.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melepas keberangkatan bersama Administratur Perum Perhutani KPH Surakarta, Sugi Purwanta di lokasi start Bukit Sakura yang masuk wilayah Perhutani RPH Tlogodlingo BKPH Lawu Utara KPH Surakarta.

“Gebrakan Dinas Porapar Jateng luar biasa. Menyinergikan obyek masing-masing daerah. Ini harus dikelola dengan sangat baik. Di Karanganyar, hampir tiap bulan sekali ada rally seperti ini. Kita sedang persiapan rally hardtop nasional, lalu komunitas L300 yang akan diikuti 2.500 peserta. Ini juga menggeliatkan sektor UMKM dan pariwisata,” katanya. (ina/an)

Read More
WhatsApp Image 2019-06-30 at 11.40.41 AM

Bupati Cuplikan Surat As Syura Ayat 30 ketika Mangayubagyo CJH di IPHI

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam mangubagyo pemberangkatan calon jemaah haji di gedung IPHI

 

 

KARANGANYAR – 30 Juni 2019

Empat kali sudah Bupati Karanganyar, Juliyatmono bertemu dengan calon jemaah haji tahun 2019 di dalam berbagai kegiatan mangayubagyo pemberangakatan haji. Pertemuan keempat ini diselenggarakan oleh Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Karanganyar. Dalam pesannya yang keempat itu, bupati mengambil surat As Syura ayat ke 30 sebagai pesan untuk para jemaah haji yang akan menunaikan rukun ke lima tersebut.

“Disebutkan dalam surat As Syura ke 30 disebutkan apa saja yang menimpa kamu maka adalah disebabkan perbuatan kamu sendiri. Biasa khan disana hal hal yang kecil mengeluh, maka keluhaan itu bakal menyebabkan sesuatu terjadi. Oleh karena itu saya berpesan agar menjalankan ibadah haji sabar dan tidak mudah mengeluh,” papar Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam pamitan haji oleh IPHI, Minggu (30/6).

Dia menambahkan saat beribadah haji diharapkan terus berpikir positif. Sehingga diharapkan CJH harus senang dan menyenangkan. Misalnya, disana kehilangan sandal jangan lantas marah-marah atau mengeluh namun harus tetap sabar. “Ngglenggono dan sabar,” imbuhnya.

Bupati mencatat sudah empat kali ia mendatangi mangayubagyo pemberangkatan CHJ Kabupaten Karanganyar. dalam kesempatan pertama di pendopo, para jamaah dingatkan tentang taqwa. Sebab bekal haji itu adalah taqwa. Kemudian, pertemuan kedua di gedung wanita Karanganyar, bupati juga berpesan agar semua dibuat baik. Semua rukun atau haji dikerjakan dengan baik. Selanjutnya, pada pertemuan keempat, bupati mengatakan menunaikan haji ini adalah hakekatnya pemenuhan hak Allah atas ketauhidan. Artinya semua harus mengesakan Allah dan membangun hubungan silaturahmi dengan baik. Pertemuan keempat, di IPHI JCH diingatkan untuk sabar dan tidak berputus asa. (hr/adt)

Read More
_DSC7215

Tradisi Mangayubagyo JCH, Bisa Menginspirasi Masyarakat Untuk Pergi Haji

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan sambutan dalam acara Mangayubagyo keberangkatan jamaah calon haji kabupaten Karanganyar tahun 2019

 

KARANGANYAR – 30 Juni 2019

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengaku senang dan bangga akan tradisi mangayubagyo Jamaah Calon Haji (JCH) yang diselenggarakan oleh Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Karanganyar. Sebab acara ini dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat Karanganyar untuk menunaikan rukun islam ke lima tersebut.

“Mugi-mugi ingkang derekaken bapak lan ibu nindakake ibadah haji ketularan.

Diparingi kesehatan, rejeki lancar, enggal saged daftar ke (haji),” papar Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara mangayubagyo keberangkatan 561 Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Karanganyar 2019 di area parkir rumah Sakit PKU Muhammadiyah Karanganyar, Jumat (28/6).

Mengawali sambutanya, Juliyatmono mengajak para jamaah yang hadir pada malam itu mengucapkan talbiyah bersama-sama. Labbaika allahumma labbaik, labbaika laa syarika laka labbaik. Innal hamda wani’mata laka wal mulk laa syarika lak. Orang nomor satu di Karanganyar juga berharap

RS PKU Muhammadiyah Karanganyar tetap istiqomah memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Mugi-mugi berkah, PKU istiqomah untuk mebantu menyehatkan masyarakat. Muhammadiyah nggeh subur, baik, dengan ormas terus dapat bekerjasama. Dengan pemerintah tentu bersinergi,” tuturnya.

 

Sementara Ketua Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Karanganyar, Muhammad Samsuri mengungkapkan, ini merupakan acara tahunan dari PKU Muhammadiyah Karanganyar untuk menjalin silaturahim dengan masyarakat dan Ormas di Karanganyar.Juga sekaligus mangayubagyo keberangkatan CJH asal Karanganyar. “PKU Muhammadiyah tulung didoakan supaya dapat berbuat lebih banyak untuk kepentingan umat,” ungkapnya.

Adapun selaku penceramaah acara pengajian akbar pada malam itu, ialah Anhar Anshari sekaligus selaku Wakil Ketua Majelis Tabligh dan Dakwah Khusus PP Muhammadiyah. (hr/adt)

Read More
SAVE_20190628_154101

Koperasi Karya Manunggal Jumapolo dan Himpunan Tani Mudi Makmur Jatiyoso terima penghargaan dari LPTP

Karanganyar,
Koperasi Karya Manunggal dari Jumapolo dan Himpunan Tani Mudi Makmur dari Jatiyoso menerima penghargaan dari Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan. Keduanya menerima penghargaan atas peran sertanya dalam bidang pangan, energi dan pengelolaan lingkungan.

Penghargaan ini diberikan kepada dua kelompok tersebut di Puri Narendra Lor Inn Hotel, Jumat (28/6). Keduanya mendapat penghargaan atas kontribusinya di bidang pangan. Koperasi Karya Manunggal Jumapo berhasil mengelola bahan lokal makanan terutama moka. Sementara Himpunan Tani Mudi Makmur Jatiyoso berperan atas pengembangan benih padi hitam untuk penderita diabetes.

Bupati Karanganyar mengapresiasi adanya penghargaan terhadap kelompok di tingkat pedesaan. Karena di pedesaan sendiri merupakan pusat pertumbuhan ekonomi. Pemkab Karanganyar sendiri berusaha terus menata pedesaan sehingga geliat ekonomi terus meningkat.

“Saat ini desa di Karanganyar terus mengembangkan wisata. Karena potensinya cukup besar dan mulai banyak dikunjungi tiap akhir pekan,” katanya.

Pihaknya pun berterimakasih adanya Lembaga Pengembangan Teknologi Pedesaan (LPTP). Pemkab sendiri siap bekerjasama untuk menigkatkan geliat perekonomian di tingkat desa.

“Kami siap berkoordinasi dan bersinergi untuk pengembangan dan pertumbuhan ekonomi di pedesaan,”pesannya.

Sementara Ketua Dewan Penasehat LPTP, Akbar Tanjung menyatakan adanya lembaga ini untuk mengantisipasi perubahan iklim, energi berkelanjutan dan pengelolaan lingkungan.

“Visi dan misi kami jelas. Kita ingin memberdayakan potensi desa termasuk dalam pengelolaan pangan di tingkat lokal untuk kepentingan orang banyak.
Demikian Diskominfo (ind/dn/fajar)

Read More
_DSC7110

OPENING CEREMONY BAZAR UMKM DENGAN TEMA “FESTIVAL KOPI DAN TEH”

Bupati Karanganyar Juliyatmono potong tumpeng Opening Ceremony bazar UMKM di Pujasera. Jumat, (28/06).

Karanganyar, 28 Juni 2019

Pengurus ICSB (International Council For Small Bussines) Kabupaten Karanganyar menggelar Bazar di Pujasera tepatnya belakang GOR Nyi Ageng Karanganyar, Jumat (28/6).

Acara Bazar dalam rangka memperingati Hari UKM Internasional akan diselenggarakan selama 2 hari ke depan yaitu mulai hari ini sampai dengan besuk hari sabtu yang mengangkat tema “Festival Kopi Dan Teh” adanya lomba Barrista / racik kopi ini merupakan usaha untuk memasarkan produk kopi lawu

Terselenggaranya Bazar ini merupakan penampilan produk UKM Karanganyar sekaligus untuk marketing (pemasaran) sehingga produk UKM Karanganyar dikenal oleh masyarakat Karanganyar utamanya dan diharap bisa seluruh Indonesia dan bisa menembus pasar Global.

“Sudah ada peningkatan ketrampilan di dalam bisnis bahkan rencana bulan depan kita sudah mulai pelatihan ekspor sehingga nanti target produk ekspor yang bisa kita tingkatkan yang diharapkan temen-temen UKM Karanganyar bisa menembus pasar Global”. Harap Sutrisno selaku Ketua ICSB.

Sementara itu Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam sambutannnya berharap Organisasi ICSB setiap bulan untuk mengadakan pameran rutin di Pujasera Karanganyar supaya masyarakat berkumpul disini semua menjadi pusat transaksi usaha dan mendorong penghasilan para pelaku UMKM.

“Setiap akhir bulan pameran disini mungkin sabtu-minggu atau jumat sampai dengan hari minggu, jualan apa saja disini nanti saya bantu sarana dan prasarana nya supaya orang berkumpul disini semua”. Harapnya.

(dn/in/tn)

Read More
DSC_0030

HALAL BIHALAL DAN SEMINAR BISNIS ICSB DPD KARANGANYAR

Sambutan oleh Drs. Sutarno M.Si Setda Kabupaten Karanganyar mewakili Bupati Karanganyar Juliyatmono yang berhalangan hadir, Kamis (27/06/2019)

Karanganyar, 27 Juni 2019

Pengurus ICSB (International Council For Small Bussines) Kabupaten Karanganyar menggelar Halal Bihalal dan Seminar bisnis di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Kamis (27/6).

Acara Halal Bihalal merupakan rangkaian acara dalam memperingati Hari UMKM Internasional yang di peringati pada hari ini, selain acara ini masih dalam rangakaian acara memeperingati Hari UMKM akan digelar bazar dan berbagai lomba yang akan dilaksanakan di Pujasera tepatnya dibelakang GOR Mini Nyi Ageng Karanganyar.

“Disana akan banyak lomba diantaranya ada lomba anak-anak yaitu lomba mewarnai, fashion show. begitu juga untuk dewasa ada lomba akustik, barista dan karaoke” Jelas Ketua Panitia UMKM Karanganyar.

Sementara itu Ketua ICSB, Sutrisno dalam sambutannya mengatakan bahwa ICSB Karanganyar adalah ICSB teraktif dan terbaik se Indonesia karena satu-satunya ICSB yang ada di kecamatan-kecamatan. dibandingkan dengan daerah lain yang rata-rata penghurusnya hanya 5-10 orang kegiatannya kurang menyentuh.

“Kami berharap semoga ICSB Karanganyar tidak hanya Ceremonial saja tetapi tetap menyentuh pada peningkatan kualitas dan kuantitas UMKM sendiri” Harapnya

Sementara itu Drs. Sutarno M.Si mewakili Bupati Karanganyar Juliyatmono yang berhalangan hadir menyampaikan kaitannya dengan keberadaan Pemerintah bahwa saat ini Pemerintah terus akan meningkatkan fasilitas yang kaitannya dengan UMKM maupun mendorong permodalan. (an/tn)

Read More
WhatsApp Image 2019-06-26 at 21.26.59

Kalangan Pengusaha UMKM Harus Melek IT

Wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto mencoba aneka masakan olahan dari UMKM

KARANGANYAR  -27 Juni 2019

Para pemula bisnis skala rumah tangga diminta memanfaatkan teknologi informasi. Sarana tersebut potensial untuk membangun relasi maupun pengalaman berbisnis. Termasuk tehnologi dapat membantu memasarkan produk.

“Ada 30 grub whatsapp di ponsel saya. Membangun relasi itu sudah 30 persen dari promosi. Mudah dan murah,” papar Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja Koperasi dan UMKM Karanganyar, Waluyo Dwi Basuki usai membuka peringatan HUT UMKM Internasional ke-64 di Setumbu, Desa Sewurejo, Mojogedang yang diadakan Gerakan Aspirasi Muda Lawu (Gardal), Kamis (27/6).

Sementara Wakil Bupati Karanganyar, Rober Christanto optimis Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Karanganyar tumbuh signifikan di bumi intanpari. Bukan hanya dari segi jumlahnya, namun juga kualitas dari produk yang dihasilkan. Mulai produksi, pengemasan dan pemasaran sudah tersistem dengan baik sehingga pertumbuhaan dinilai cukup bagus.

“Adanya ormas seperti Gerakan Aspirasi Muda Lawu (Gardal) yang membantu perkembangan dan pemasaraan UMKM dinilai sangat baik dan membantu pemerintah. Sebab bukan hanya memberikan arahaan terkait produksi, namun juga membantu pemasaran agar bisa meluas,” papar Rober Cristanto

Orang nomor dua di Karanganyar tersebut juga dinilai sangat membantu. Terbukti, jika ada anggota gardal yang ingin berusaha juga membantu gerobak dan lain sebagainya. Gardal juga membantu dalam inovasi produk sehingga menjadi lebih baik.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh turut dihadiri Kepala Disdagnakerkop UKM Waluyo Dwi Basuki, Camat Mojogedang Sutrisno, dan Para Tokoh Masyarakat sekitar. Dalam kegiatan tersebut terdapat seminar, bakti sosial dan perlombaan para pelaku UMKM berupa produk makanan. Dalam rangkaian tersebut Wakil Bupati Karanganyar juga menyerahkan bantuan berupa 1 gerobak jualan dan sembako.

Sementara Ketua Gerakan Aspirasi Muda Lawu (GARDAL) Ananda Novel meyampaikan tujuan acara HUT UMKM Internasional Ke-64 ini adalah untuk menciptkan 10.000 wirausaha supaya dapat meningkatkan perekonomi masyarakat. Kurang lebih 20 UMKM yang masuk ke gardal dari Desa Ngargoyoso. Kebanyakan para anggota UMKM mendaftar melalui  media sosial dan ada juga yang langsung datang ke kantor. “Kita berusaha untuk membantu saudara-saudara pelaku UMKM agar lebih maksimal. Baik dari segi produksi dan pemasaran,” tandasnya. (Adt/Hr/Fdt/Fjr)

Read More
PPDB (2)

Bupati Sosialisasikan PPDB Untuk Kapsek dan Camat, Masyarakat Dihimbau Tak Usah Kawatir

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan paparan di depan kepala sekolah dan camat terkait PPDB di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (27/06)

 

KARANGANYAR – Masyarakat diminta untuk tidak resah terkait Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) untuk SMP di wilayah Karanganyar. Sebab bupati memastikan jumlah lulusan dengan daya tampung sekolah SMP baik sekolah negeri dan swasta lebih banyak daya tampungnya. Sehingga tidak ada perlu kekawatiran anaknya tidak bisa sekolah.

“Kami pastikan daya tampung masih cukup banyak dibandingkan dengan lulusannya. Kita juga tidak akan menambah rombongan belajar (rombel/kelas)  di sekolah negeri, agar swasta juga ikut berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono usai memberikan pengarahaan kepada Kepala sekolah dan Camat terkait PPDB di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis, (27/06).

Jumlah kelulusan sekitar 11.374 siswa dengan daya tampung sekolah 11.926. Bupati menambahkan sesuai permendiknas, memang daerah tidak diperbolehkan nambah rombel atau kelas. Jika bertambah tentu peran swasta akan berkurang. Dengan tidak ditambahnya rombel, maka pihak swasta untuk mencerdaskan bangsa tetap dibutuhkan. Pemkab Karanganyar selain zonasi juga melakukan pendekatan prestasi. Artinya, siswa yang mempunyai nilai baik dapat ikut bersaing ke sekolah yang diinginkan. “Zona 1 itu sekolah di desa tersebut. Kemudian, zona 2 ada kolaborasi antara prestasi dan pendaftaran awal. Secara ekonomi, pendekatan zonasi ini dilakukan untuk efisiensi ekonomi dari siswa itu sendiri,” tandasnya.

Rinciannya, 80 persen siswa diterima dari zonasi dan 20 persen terbagi 15 persen untuk siswa berprestasi dan 5 persen untuk siswa yang mengikuti orang tua pindah. Pihaknya meminta sekolah menjadwalkan piket atau petugas humas yang melayani masyarakat jika ada pertanyaan. Pihaknya meminta dijawab dengan baik dan dibantu sehingga masyarakat tidak bingung.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pemkab Karanganyar, Tarsa menambahkan daya tampung siswa masih lebih besar dibandingkan dengan jumlah lulusan siswa. Zona 1 itu sekolah di desa tersebut, zona dua desa di sekitar sekolah tersebut, zona 3 adalah kabupaten misalnya dari Jaten daftar ke SMP 1 Karanganyar diperbolehkan asalkan nilainya memenuhi. Zona 4 di luar kabupaten Karanganyar. misal wilayah Jaten yang berdekatan dengan Sukoharjo, maka yang tetap diprioritaskan tetap masyarakat Karanganyar. “Jika anak berprestasi kemudian anak ingin mendaftar SMP 1 dipersilahkan. Namun disarankan jika nilainya benar-benar tinggi,” imbuhnya.

Secara teknis, SMP-SMP di Karanganyar sudah siap melakukan pendaftaran via online pada 1 Juli mendatang. Disdikbud sudah bekerjasama dengan telkom untuk layanan online dan secara umum sudah siap. Setelah mendaftar online, baru dinyatakan diterima dan diverifikasi datanya. (hr/adt)

Read More
WhatsApp Image 2019-06-27 at 11.47.49

KIM Wajib Cerdas Mengelola Informasi

Rakor dan pembinaan KIM tahun 2019 dilaksanakan di Balai Desa Dawung Kecamatan Matesih, Kamis (27/6)

Para peserta Rakor Pembinaan Kelompok Informasi (KIM) tampak serius menyimak paparan yang disampaikan oleh Bpk. Teguh Triyono,S.H.,M.Si. Kasi Pelayanan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kab.Karanganyar ini membawakan materi seputar “Optimalisasi KIM sebagai Penyangga Diseminasi Informasi di Kab.Karanganyar”.

Acara Rakor dan pembinaan KIM tahun 2019 dilaksanakan di Balai Desa Dawung Kecamatan Matesih, Kamis (27/6). Dinas Komunikasi dan Informatika mengundang KIM Puspa Lestari Desa Blorong Jumantono, KIM Markisa Banjarsari Tawangmangu, KIM Mukti Rahayu Sidomukti Jenawi, KIM Desa Nglegok Ngargoyoso,KIM Desa Plosorejo Matesih,dan KIM Plamar Jatiyoso .

Drs. Agung Tjahtjo Nugroho,M.M mewakili Kepala Diskominfo pada sambutannya menyampaikan bahwa KIM adalah kepanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan ke masyarakat. Sebagai agen informasi,KIM harus cerdas dalam mengelola informasi agar tidak terjebak menyebarkan hoax.

Sementara Camat Matesih, Mulyono,S.H,M.M berharap agar anggota KIM mengerti betul apa yang harus dilakukan setelah KIM terbentuk. KIM seyogyanya sering berkoordinasi dengan jajaran Diskominfo untuk makin bisa mempublikasikan keberadaan KIM ke dunia luar.
Acara Rakor dan Pembinaan KIM berakhir dengan sukses dan lancar. (sf).

Read More