Category: Berita

_DSC0003

KARANGANYAR BERSHOLAWAT BERSAMA GUS ALI GONDRONG DALAM RANGKA HUT BHAYANGKARA KE-73

Gus Ali Gondrong dan Bupati beserta jajaran Forkompinda melantunkan sholawat di Lapangan Desa Mojoroto

KARANGANYAR – Karanganyar Bersholawat bersama Polres Karanganyar dan Pemda Kab. Karanganyar dalam rangka HUT Bhayangkara ke-73 di Lapangan Desa Mojoroto, Mojogedang, Karanganyar pada hari Selasa (23/7). Acara ini diisi oleh Gus Ali Gondrong dan bertemakan ” Dengan Semangat Promoter, Pengabdian, Polri Untuk Masyarakat, Bangsa dan Negara”.

Acara ini juga diiringi oleh hadroh Semut Ireng dan Tari Sufi. Nyanyian Gus Ali Gondrong berkali-kali diikuti oleh ratusan jamaah. Jamaah seolah-olah menikmati lagu dan sholawat yang didengarkan dari Gus Ali Gondrong. Gus Ali dalam ceramahnya mengatakan rakyat Indonesia harus damai setelah pilpres, jangan sampai ada yang bermusuhan gara -gara berbeda pendapat. ” Sekarang bukan masanya nomer satu atau nomor dua, tapi satu ditambah dua yaitu tiga sesuai sila pancasila  yang ke tiga Persatuan Indonesia” Ucapnya.

Sambutan Bupati Karanganyar Juliyatmono

Karnganyar bersholawat ini dihadiri oleh Bupati Karanganyar beserta jajaran Forkompinda. Bupati Karanganyar dalam sambutannya mengatakan bahwa masyarakat harus senang, bahagia, jangan seperti orang susah dan diimbangi dengan ibadah yang rajin supaya hidup menjadi tentram. ” Kita harus menyatukan persatuan dan kesatuan antar warga Negara Indonesia, sehingga guyub rukun dalam kehidupan” Imbuhnya.

Bupati pun menyanyikan lagu sawangen yang liriknya diubah menjadi lirik sholawat. Beliau juga menyampaikan sholawat ini akan terus digencarkan di Kabupaten Karanganyar, supaya silaturahmi antar umat bergama khususnya umat Islam terus terjaga. Pihaknya akan menyelenggarakan Sholawatan ketika malam pergantian tahun.

Demikian Diskominfo (Tgr/Wk/Fdt)

 

Read More
WhatsApp Image 2019-07-22 at 14.59.54

Mahasiswa KKN UNS, Tularkan Ilmu Tanaman Obat dan Pestisida Nabati Berbahan Dasar Bawang Putih

 

Kegiatan Mahasiswa KKN UNS di Balai Lingkungan, Nglurah, Kecamatan Tawangmangu

KARANGANYAR –  Senin 22 Juli 2019

Mahasiswa UNS yang melakukan KKN di Desa Nglurah, Kecamatan Tawangmangu mengadakan workshop tanaman obat di Balai Desa Setempat. Meski di Desa Nglurah sebagian besar masyarakat budidaya tanaman hias, namun mahasiswa UNS ingin melakukan terobosan dengan menanam tanaman obat di sela-sela tanaman hias.

“Tanaman obat sebagai sarana pengobatan terhadap penyakit dengan sistem alami atau natural,” papar Narasumber budidaya tanaman obat dari B2P2TOOT, Heru Sudrajad  dalam acara workshop tanaman obat di Pendopo Lingkungan Nglurah, Senin (22/07)

Dalam kesempatan itu, juga diperkenalkan pengendalian hama dan penyakit tanaman oleh Supyani dan Ato Sulistyo selaku Narasumber dari UNS. Dalam kesempatan itu, Supyani mengatakan masyarakat diharapkan dapat mengetahui pestisida nabati. Pestida yang berbahan dasar sederhana dan aman untuk lingkungan. Yakni dengan bawang putih yang dilarutkan dalam air selama kurang lebih 24 jam kemudian disaring. Selanjutnya, dicampurkan dengan tepung pati kanji untuk pengaplikasiannya. “Pestisida ini dapat digunakan untuk tanaman holtikultur (tanaman sayur sayuran)  dan dapat bertahan sampai 3 hari,” ungkapnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Camat Tawangmangu, Rusdiyanto dan dihadiri adalah ibu-ibu PKK di lingkngan nglurah dan kelompok tani. (hr/adt)

Read More
DSC_0109

Tasyakuran Hari Bhakti Adhiyaksa, Kajari Karanganyar: Jika Nakal Dibina, Jika Jahat Dilibas

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dan pengarahan dalam acara Tasyakuran Hari Bhakti Adhyaksa Ke – 59 dan HUT Ke XIX Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Th. 2019 di Hotel Tamansari, Selasa(23/07/19).

Karanganyar – 23 Juli 2019

Kejaksaan Negeri Karanganyar mulai dari awal tahun hingga Juli 2019, dapat mengembalikan uang negara sekitar Rp 2,3 miliar dari pengungkapan tiga kasus pidana khusus. Itu diungkapkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Suhartoyo seusai acara Hari Bhakti Adhiyaksa ke-59 di Hotel Taman Sari Karanganyar, Selasa (23/7/2019).

Suhartoyo mengatakan, dalam melakukan proses penanganan kasus pidana khusus itu tidak semata-mata melakukan tindakan represif. Selama 7 Bulan, Kejaksaan Negeri Karanganyar Sebut Selamatkan Uang Negara Rp 2,3 Miliar

“Diawali dengan rambu-rambu pencegahan, jadi ada preventifnya. Kita bekerja sama dengan inspektorat, apabila ada yang tersangkut kasus berkaitan dengan Pemkab, sama-sama bahu membahu bekerja sama menelusuri itu. Jika itu administrasi, kita diserahkan kepada mereka (inspektorat). Jika itu tindak pidana kita proses,” katanya kepada tim liputan Kominfo, Selasa (23/7/2019).

Ia merinci, total uang negara yang dapat dikembalikan itu berasal dari kasus pengelolaan dana di desa dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap(PTSL) di Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso sekitar Rp 900 juta sekian.

“Pengelolaan dana di desa sekitar Rp Rp 480 juta dan PTSL sekitar Rp 450 juta,” terangnya. Selain itu juga berasal dari tanah kas desa seluas 2.000 meter persegi yang disita di Desa Girilayu Kecamatan Matesih. Kemudian pengembangan kasus Edupark jilid II sejumlah Rp 500 juta sekian. Kajari menyampaikan, perkara Girimulyo saat ini dalam proses penyidikan. Sedangkan kasus Edupark jilid II dalam proses banding dan kasus Girilayu sudah proses tuntutan

Hadiri tasyakuran Hari Bhakti Adhiyaksa ke-59 Kejaksaan Negeri Karanganyar, Bupati Juliyatmono berharap sinergitas antara lembaga penegak hukum dan pemerintah daerah terus terjalin. Itu diungkapkan Bupati Karanganyar Juliyatmono dalam tasyakuran yang digelar di Hotel Taman Sari Karanganyar, Selasa (23/7/2019).

Juliyatmono menyampaikan, tindakan preventif lebih baik dalam memperkokoh negara hukum supaya patuh terhadap rambu-rambu hukum.”Karena itu melekat maka harus mentaati hukum. Dalam rangka menentramkan hati masyarakat,” katanya. Ia berharap, hubungan sinergitas antara kejaksaan dengan pemerintah daerah (Pemda) terus terjalin.

“Kami menjadi bagian pengabdian. Harapannya ke depan tetap dicintai masyarakat, dibutuhkan, dan semakin dipercaya. Tanpa ada yang mengingatkan, ada kecenderungan dlewer. Supaya tetap patuh pada rambu-rambu hukum,” terangnya.

Selanjutnya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karanganyar, Suhartoyo mengungkapkan, tingkatkan pengabdian demi kemajuan, keunggulan dan keutuhan negeri menjadi tema yang diusung dalam Hari Bhakti Adhiyaksa ke-59.

“Tema itu mewarnai tugas-tugas di masa-masa sekarang. Kami harus meningkatkan kinerja untuk berkarya dengan sepenuh hati. Semata-mata mencurahkan tenaga dan pikiran untuk kepentingan masyarakat,” katanya kepada para wartawan seusai acara.

Ia menyampaikan, pihaknya mendorong dan membantu Pemkab dalam pelaksanaan pembangunan, baik itu secara moral, fisik dan mental. “Bahu membahu membangun Karanganyar dalam berbagai aspek. Dilandasi dengan komitmen, iman dan moral yang baik. Tidak serta merta orang salah, kami anggap salah begitu saja. kalau ada yang nakal dibina, kalau ada yang jahat dilibas,” tuturnya.(Ard/ysf)

Read More
WhatsApp Image 2019-07-22 at 20.30.23

Diskominfo Adakan Pembinaan Internet Kopi Darat Komunitas Medsos

Kepala Diskominfo Bachtiyar Syarif memberikan sambutan dan pengarahannya didepan para tamu undangan dan Komunitas Medsos yang hadir.

KARANGANYAR– Pembinaan Internet Kopi Darat Komunitas Medsos Kab. Karanganyar Tahun 2019 dengan tema ” Internet Sehat Menuju Karanganyar Maju dan Berintegritas” di Rumah Makan Mbak Mul Popongan, Karanganyar pada hari Selasa (23/7). Kegiatan ini diikuti oleh beberapa komponen komunitas media sosial yang ada di Karanganyar.

Kegiatan pembinaan yang diadakan oleh Diskominfo ini dimaksudkan untuk menyamakan persepsi dan acuan peraturan ketika memposting informasi di media sosial. Kepala Diskominfo Bachtiyar Syarif dalam sambutannya mengatakan bahwa informasi yang di posting di media sosial harus benar-benar memiliki data yang valid dan para admin komunitas media sosial diharapkan mampu menyaring informasi terlebih dahulu sebelum memposting di media, sehingga dapat mengurangi berita hoax tersebar. ” Masyarakat harus bisa mengadukan segala berita atau kejadian melalui SAPAMAS (Sistem Penampungan Aspirasi Masyarakat) supaya berita yang terjadi segera mendapat tanggapan dari pihak terkait” Ucapnya.

Dalam kegiatan ini juga disampaikan kepada komunitas media sosial untuk secepat mungkin dalam memberikan laporan informasi kejadian kepada pihak terkait, supaya segera diketahui keaslian informasinya. Kabid IKP Diskominfo Karanganyar Ardiyansyah dalam sambutannya mengatakan bahwa komunitas media sosial yang ada di Karanganyar diharapkan bisa bekerja dengan instansi pemerintahan terutama Diskominfo dalam proses penyaluran segala informasi yang ada di Karanganyar.

Acara ini diakhiri dengan mengucap Ikrar Komitmen Bersama yang dibacakan langsung oleh Kabid IKP Diskominfo Karanganyar yang bertujuan untuk menyatukan persepsi yang sama dalam penyampaian informasi di media sosial. Selain itu, ikrar ini di tanda tangani langsung oleh seluruh peserta yang hadir di acara tersebut.

Demikian Diskominfo (Wk/Fdt).

Read More
_DSC9497

72 Th HARKOPNAS, Bupati Berharap Koperasi Makin Exsist Dan Sukses

Kominfo

Bupati Karanganyar didampingi Wakil Bupati Karanganyar beserta Forkopimda saat memberikan sambutan dan pengarahan dalam acara Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) di alun-alun Karanganyar, Minggu(21/07/19)

Karanganyar – 21 Juli 2019

Peringatan Hari Koperasi Nasonal dihelat megah di Alun-alun Kabupaten Karanganyar, rangkaian kegiatan HARKOPNAS yang diprakarsai dan disengkuyung koperasi – koperasi yang ada di Kabupaten Karanganyar ini juga mengundang banyak UMKM di Karanganyar untuk ikut memeriahkan HARKOPNAS ini, Minggu(21/07/19).

Jalan sehat menjadi acara yang sangat ramai diminati masyarakat Karanganyar, nampak suasana sesak dan penuh. Drum Band SMPN 2 Karanganyar menjadi pembuka devile Jalan Sehat yang langsung diberangkatkan oleh Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar dari Start di depan kantor Bupati Karanganyar dan kembali finish di alun-alun Karanganyar.

“ Koperasi keberadaannya masih sangat penting menurut pemerintah “ tegas H. Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam acara tersebut.

Negara ini akan menjadi hebat dan makin kuat dan menjadi negara yang besar di beberapa tahun kedepan. Karena alamnya yang subur, masyarakatnya yang guyub rukun, ini seperti proses pembuatan Koperai oleh Bapak Koperasi Indonesia Muhammad Hatta, jelas Juliyatmono.

Koperasi dibentuk untuk mesejahterakan anggotanya, dan koperasi tidak bisa di bisa dibubarkan oleh siapapun kecuali oleh anggotanya itu sendiri. Oleh karena itu tugas pemerintah meyakinkan masyarakat bahwa koperasi itu disamping dilindungi oleh undang-undang, koperasi harus mampu tumbuh berkembang dengan baik untuk mensejahterakan anggotanya.

Bupati berharap melalui Hari Koperasi Nasional ke 72 ini, mari kita cintai Indonesia karena culture dibentuknya koperasi  disemangati oleh semangat gotong royong. Dan gotong royong itu adalah kristalisasi nilai-nilai Pancasila. Tanpa semangat gotong royong koperai tidak akan tumbuh besar apalagi tanpa dukungan support dari pemerintah.

Jujur menjadi kunci utama dalam koperasi agar exsist, karena semakin hari jumlah koperasi semakin berkembang semakin banyak, jelas Juliyatmono.

Pajak koperasi menjadi sorotan pemerintah Karanganyar, pajak ini berat dan sangat membebani koperasi. Mudah-mudahan harapan Pemerintah Karanganyar bisa didengar oleh Kementrian Koperasi agar tidak terlalu berat membebani koperasi karena koperasi sudah banyak membantu perekonomian masyarakat.

Semoga peran koperasi tetap terus berada tengah-tengah masyarakat, semakin sukses dan semakin exsist.(Ard/Tgr)

Read More
_DSC9413

Muhammad Viky dan Matea Clorinda Sabet Gelar Juara I Putra Putri Lawu Duta Wisata Kab. Karanganyar Tahun 2019

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono berfoto bersama para pemenang Putra Putri Lawu Duta Wisata Kabupaten Karanganyar Tahun 2019 pasca menyematkan selempang dan memeberikan hadiah bagi juarai I Viky dan Matea pada malam puncak Grand Final Putra Puti Lawu di GOR RM SAID, Sabtu(20/07/19)

Karanganyar – 20 Juli 2019

Muhammad Viky Ardiansyah dan Matea Clorinda Devita Murti dinobatkan sebagai Putra Putri Lawu (PPL) Karanganyar 2019. Keduannya terpilih sebagai PPL 2019 setelah melewati serangkaian tahapan seleksi hingga malam puncak Grand Final yang diselenggarkan di Gor Raden Mas Said Karanganyar, Sabtu (20/7/2019) malam.

Dalam malam puncak itu, 10 besar finalis PPL 2019 unjuk kebolehannya masing-masing. Seusai dilaksanakan sesi tanya jawab tentang kepariwisataan khususnya di Kabupaten Karanganyar. Lima orang selaku dewan juri menetapkan Juara 1 Putra Lawu 2019 yang diraih Muhammad Viky Ardiansyah dari Kecamatan Matesih dan Putri Lawu 2019 diraih Matea Clorinda Devita Murti dari Kecamatan Jaten. Selempang dan piala diberikan langsung oleh Bupati Karanganyar, Juliyatmono yang sebelumnya telah membuka acara Grand Final PPL 2019.

Sedangkan juara 2 PPL 2019 dimenangkan oleh Agus Supriyono dari Kecamatan Tawangmangu dan Septiani Arum Pridina dari Kecamatan Jumapolo. Kemudian juara 3 dimenangkan oleh Bramantya Yumma Trinanda dari Kecamatan Karanganyar dan Ansilia Ensa Utama dari Kecamatan Kebakkramat.

Selain terpilih 3 besar PPL 2019, ada pula beberapa kategori yang diperlombakan dalam acara puncak malam itu. Yakni kategori intelegensi yang dimenangkan oleh Faisal Ary Justiawan dari Kecamatan Kebakkramat dan Surya Yuli Astuti dari Kecamatan Gondangrejo. Untuk kategori kepribadian dimenangkan oleh Wahyu Sidiq Pamungkas dari Kecamatan Tasikmadu dan Christine Wiwin dari Kecamatan Jaten. Sedangkan kategori fotogenik dimenangkan oleh M Wahyu Aji dari Kecamatan Karanganyar dan Mela Kuntadewi dari Kecamatan Karanganyar.

“Kabupaten Karanganyar menjadi tempat cukup strategis, kehadiran wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri,” kata Juliyatmono. Ia berharap semoga PPL tiap tahun melahirkan generasi muda yang baik, kompetitif sesuai era kekinian. “Ini semata-mata tugas pemerintah mebantu memfasilitasi dan menemukan orang hebat melalui pemilihan PPL,” terangnya.

Kepada para generasi muda, Juliyatmono berharap dapat membangun impian yang sama untuk mempunyai rasa percaya diri. “Karena Tuhan memberikan potensi yang besar kepada kita. Kelebihan itu mari kita optimalkan, untuk optimis melihat masa depan. Yakin bahwa Tuhan akan membukakan jalan kepada siapapun yang optimis, optimis cara berfikirnya,” ungkapnya.

Pemilihan PPL ini menjadi momentum serta pemicu untuk bisa eksis dimanapun berada.

“Alumni PPL mari terus membangun kekompakan dan kebersamaan. Mari kita promosikan Karanganyar dengan suasana yang baik. Masyarakatnya yang ramah, masyarakat yang menyenangkan dan tinggi semangat nilai gotong-royong,” ungkap Juliyatmono.

Adapun dalam malam puncak Grand Final PPL 2019 itu semakin meriah dengan penampilan Tari dari Sanggar Ngesti Budaya dan sepasang kostum Garuda serta Jalak Lawu dari Nglurah Tawangmangu.(Ard/Tgr)

Read More
IMG-20190723-WA0009

Wakil Bupati Karanganyar Ajak Kader Posyandu Untuk Selalu Bersemangat Dalam Kampanye Germas

 

KARANGANYAR- Wakil Bupati Karanganyar menghadiri kegiatan kampanye GERMAS ( Gerakan Masyarakat ) bagi kader posyandu kecamatan gondangrejo di lapangan desa tuban gondangrejo, Selasa (23/07).

Kampanye Germas ini dihelat di 17 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar. Begitu pula di Kecamatan Gondangrejo ini yang di hadiri kurang lebih 1000 orang, di antaranya dari 700 kader posyandu dan 300 dari perangkat desa setempat, kegiatan ini di awali dengan senam pagi bersama.

Dengan harapan bisa meningkatkan semangat  untuk para kader posyandu agar dapat memberikan pelayanan dan bersosialisasi di bidang kesehatan guna menunjang keluarga yang sehat dan terhindar dari datangnya penyakit, wabah penyakit masih banyak ditemui disini. Jelas Camat Gondangrejo.

Dalam sambutan Wakil Bupati Karanganyar menyampaikan untuk para kader di tiap-tiap desa bisa menjadi tangan pertama untuk membantu menanggulangi dengan cara sosialisasi  kepada masyarakat dan untuk para kader posyandu harus selalu bersemangat dan sehat  untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang imunisasi, karena imunisasi ini sangat penting untuk mengubah generasi kedepan agar lebih sehat.

Demikian Diskominfo (ind/dn/fjr)

Read More
_DSC9756

Meriah, Kejuaraan Bulu Tangkis Ganda Gantiwarno Cup 2019

Pertandingan perdana antara Karya Muda Matesih dengan RSUD berlangsung seru

 

 

KARANGANYAR – 23 Juli 2019

 

Kejuaraan Bulu tangkis ganda putra Gantiwarno Cup 2019 berlangsung meriah. Kejuaraan yang dimeriahkan atlet dari Solo Raya itu dengan mempertandingkan Dewasa dan Veteran diikuti 104 peserta. Kejuaraan itu dibuka oleh wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto di balai desa Gantiwarno, Senin Malam (22/07).

“Saya berharap kejuaraan ini menjadi momen untuk melahirkan atlet bulutangkis yang handal dari Karanganyar. Sekaligus untuk menggelorakan semangat berolahraga. Dengan olahraga, maka badan akan sehat,” papar Wakil Bupati Karanganyar, Rober Cristanto, saat membuka kejuaraan Gantiwarno Cup.

Pada kesempatan itu, wakil bupati melihat pertandingan perdana antara  pertandingan di kelas veteran, CV Karya Muda, Matesih yakni Mahmudi-Daryono melawan RSUD Karanganyar Suyadi-Dwi Hatnowo. Pertandingan berlangsung seru karena skor yang semua 2-15 oleh RSUD, dari Matesih berhasil mengejar 14-16. Namun keperkasaan RSUD Karanganyar tidak dapat ditandingi oleh CV Karya Muda. (hr/adt)

 

Read More
_DSC9591

SINAU BARENG CAK NUN DAN KIAI KANJENG DALAM RANGKA HARI KOPERASI NASIONAL KE-72

Sholawat bersama yang dipimpin langsung oleh Cak Nun di Lapangan Alun-alun Karanganyar

Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng bersama Bupati Karanganyar dan Wakil Bupati Karanganyar, di Alun-alun Karanganyar pada hari Minggu ( 21/7 ). Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Koperasi Nasional yang ke-72 tahun.

Acara ini juga dihadiri oleh Komandan Kodim 0727 dan Kapolres  Karanganyar. Kegiatan sinau bareng Cak Nun ini ditujukan untuk mempererat tali silaturahmi antar masyarakat dan juga koperasi. Dengan koperasi dapat menciptakan rasa saling membantu demi menciptakan masyarakat damai sejahtera dalam dunia perekonomian.

Bupati Karanganyar Juliyatmono mengatakan bahwa dengan adanya koperasi warga masyarakat mampu mengontrol ekonomi keluarga dengan baik dan bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga. ” Berharap dari acara sinau bareng Cak Nun ini bisa menyatukan antar koperasi supaya bisa guyub rukun dan terus bisa memberikan dampak positif di bidang ekonomi” Ucap Bupati Karanganyar dalam sambutannya.

Dalam isiannya Cak Nun menyampaikan kajian tentang prinsip koperasi secara Islam, selain itu beliau juga mengatakan bahwa dalam hidup di dunia kita semua harus seperti sungai dan kereta yang memiliki arti didorong dan diseret. “Ketika hidup harus bersumber dari atas atau sumbernya yaitu Tuhan Yang Maha Esa namun adakalanya kita juga harus mengikuti pemimpin seperti pada kereta gerbong yang diseret kepalanya” Ucapnya.

Warga Masyarakat Karanganyar yang hadir di Alun-Alun Karanganyar malam itu mengharapkan Cak Nun hadir kembali di acara malam tahun baru mendatang, yang notabennya setiap tahun Pemerintah Kabupaten Karanganyar selalu mengadakan acara pengajian setiap malam tahun baru dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini ditanggapi dengan baik oleh Cak Nun, dan berharap semoga bisa terlaksana sesuai keinginan.

Demikian Diskominfo (Tgr/Ard/Wk)

Read More
DSC_5474

Penilaian Puskesmas Berprestasi Tingkat provinsi Jateng di Puskesmas Kebakkramat

 

KARANGANYAR-Puskesmas kebakkramat I di datangi oleh Tim penilai FKTP berpretasi tingkat provinsi jawa tengah tahun 2019 di UPT puskesmas kebakkramat I, senin(22/07).  Dalam pelayanan ini puskesmas setempat menyiapkan ojek asi untuk membantu para wanita pekerja agar tetap dapat memberikan asi pada bayinya.

Tim penilaian puskesmas berprestasi melakukan peninjauan terhadap Puskesmas Kebakkramat. Puskesmas Kebakkramat sendiri menjadi perwakilan Kabupaten Karanganyar dalam hal Puskesmas berprestasi untuk pelayanan publik. Karena inovasi dari puskemas setempat yakni ojek asi yang beberapa waktu lalu masuk dalam top 99 dalam hal inovasi pelayanan publik.

Kepala Puskesmas dr. Retno Sawartuti menyatakan pihaknya membuat inovasi ojek asi karena kepedulian mereka terhadap banyaknya wanita yang tidak dapat memberikan asinya lantaran pekerjaan. Karenanya mereka menyiapkan ojek atau pejemput asi dari ibu-ibu yang ingin menyalurkan asinya pada balitanya.

“Asi sangat penting bagi pertumbuhan bayi. Karenanya kami siap membantu para wanita yang bekerja dalam memberikan asi ekslusif,”katanya.

Selain pelayanan ojek asi, Puskesmas Kebakkramat juga memiliki pelayanan untuk kalender ibu hamil, gerakan kasih sayang ibu, faskes trauma center terbaik tahun 2016, PLKK BPJS  ketenagakerjaan tertib administrasi, klaim tahun 2016 dan 2018.

Sementara Bupati Karanganyar mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi kinerja dan inovasi dari petugas Puskesmas Kebakkramat. Karena terobosan baru mereka mendapat ganjaran dari Kemenpan RB. Pihaknya berharap dengan adanya penghargaan semakin memotivasi para pegawai Puskesmas. “Ojek asi merupakan inovasi sangat baik. Karena asi merupakan susu formula yang sangat baik untuk menciptakan generasi sehat cerdas dan berkualitas,”terangnya.

Pelayanan dan fasilitas yang dimiliki Puskesmas Kebakkramat sendiri mendapat penilaian positif dari tim penilai propinsi. Seperti diungkapkan dokter Dani sebagai ketua tim penilai provinsi. Karena dari presentasi dan penilaian yang dilakukan tim provinsi, pelayanan dari Puskesmas sudah baik.

“Pelayanan kesehatan dan fasilitas sangat baik dan lebih dari yang kita bayangkan,”paparnya.

Penilaian pelayanan Puskesmas sendiri dilakukan untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan.Dalam penilaian ada tiga kategori yakni puskesmas perkotaan, puskesmas perdesaan dan klinik baik dr segi administasi, visitisasi lapangan.

Demikian Diskominfo (dn/ind/fjr)

Read More