Category: Berita

DSC_3915

Musyawarah Pembangunan Graha PGRI, Bupati Minta Kedepankan Gotong Royong

KARANGANYAR- Pembangunan Graha PGRI di dusun Pokoh, desa Ngijo, Tasikmadu untuk segera dirampungkan. Bupati meminta para pendidik yang tergabung dalam PGRI Kabupaten Karanganyar untuk mengedepankan gotong royong dan guyup rukun dalam pembangunan gedung PGRI. Hal itu disampaikan dalam Musyawarah rencana pembangunan gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Karanganyar Tahun 2019 dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar. Jum’at (12/07).

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono menerangkan Atas nama Pemkab mengapresiasi dimulainya pembangunan Gedung PGRI Kabupaten Karanganyar. Pemkab juga telah menghibahkan uutuk pembangunan gedung tersebut sebesar 800 Juta, jadi tidak perlu banyak rapat, tetapi kami berharap gotong royong guyup rukun saling membantu dalam pembangunan gedung PGRI untuk dikedepankan sebagai amal jariyah kita semua. Karena pembangunan gedung PGRI ini merupakan fasilitas untuk kepentingan umum karena nilai-nilai kemanusiaan bukan hanya terdapat ditempat ibadah. Tunjangan profesi salah satunya adalah untuk membantu kemampuan profesinya. Salah satunya juga sertifikasi sebagai implementasi kompetensi untuk selalu ditingkatkan, sehingga iuran untuk pembangunan gedung PGRI dapat dilaksanakan. Karena kalau ada yang tidak mau memberi iuran akan dianggap tidak loyal pada profesinya.

“Saya kira dalam relatif singkat pembangunan Gedung PGRI untuk segera rampung, agar dapat banyak mendatangkan manfaat. Karena ini berkaitan dengan organisasi guru, bisa juga dimanfaatkan untuk seorang guru yang punya hajatan. Terlebih letak pembangunan gedungnya sangat strategis. Jadi intinya pembangunan gedung PGRI ini dari anggota ke anggota untuk disengkuyung bersama dengan baik”, ucapnya.

Demikian Diskominfo (Dn/Ind/Fdt).

Read More
_DSC8742

Di luar TMMD Sengkuyung Tahap II di Jatiroyo, Pemkab Karanganyar Gelontorkan Rp 400 Juta Untuk RTLH

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono saat melakukan pengecekan kesiapan pasukan dalam acara Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II di Lapangan Desa Jatiroyo Kecamatan Jatipuro, Kamis(11/07/19)

Karanganyar – 11 Juli 2019

Diluar program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler Sengkuyung Tahap II 2019 di Desa Jatiroyo Kecamatan Jatipuro Kabupaten Karanganyar, Pemkab Karanganyar mengalokasikan Rp 400 juta untuk rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Itu disampaikan langsung Bupati Karanganyar, Juliyatmono seusai membacakan sambutan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Adapun TMMD Sengkuyung tahap II di Desa Jatiroyo berlangsung mulai 11 Juli-8 Agustus 2019.

“TMMD merupakan program terpadu TNI dan Pemda yang bertujuan mempercepat pelaksanaan pembangunan daerah.

Dengan harapan kesejahteraan masyarakat daerah juga akan meningkat.

Selain itu ini dalam rangka mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat membacakan sambutan dari Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Juliyatmono menambahkan, diluar dana APBD Jateng Rp 235 juta dan APBD Karanganyar Rp 300 juta yang menjadi sumber dana TMMD sengkuyung tahap II, Pemkab Karanganyar menambahkan Rp 400 juta untuk program RTLH.

“Per rumah Rp 10 juta, itu dari APBD 2019. Kita dorong di sini tuntas, terus dimana lagi tuntas,” katanya kepada Tim Liputan, Kamis (11/7/2019).

Ia berharap, dengan adanya TMMD dapat menyelesaikan persoalan pembangunan fisik maupun non fisik. “Setiap diselenggarakan TMMD di desa itu, desa itu harus lebih sejahtera,” terangnya.

Sementara itu Kades Jatiroyo, Naryo menyampaikan, di desa Jatiroyo totalnya ada sebanyak 52 RTLH. “Sumber dana 10 rumah rencananya masuk program TMMD, 40 dari APDB Karanganyar, dan 2 dari Dana Desa (DD).

Nanti berwujud barang. Pelaksanaannya masih menunggu dana,” terangnya. Terkait kondisi rumah, pihaknya masih akan melakukan verifikasi lagi terkait kelayakan rumah tersebut.

Selain RTLH, dalam TMMD tersebut juga dilaksanakan pembangunan sumur dalam yang memiliki kedalaman 100 meter.Naryo menuturkan, warganya masih membutuhkan sumur dalam untuk memenuhi kebutuhan air bersih. “Sehingga cakupan air bersih bisa 100 persen. Air bersih masih kurang. Saat ini ada 1 bak untuk 2 dusun. Rencana 1 bak untuk 1 dusun. Sumur dalam ada di Dusun Sambirejo,” ungkapnya.

Adapun selain RTLH dan sumur dalam, program fisik TMMD yang menjadi sasaran fisik yakni berupa pengecoran jalan sepanjang 800 meter, luas 3 meter dengan ketebalan 12 cm. Juga bak penampungan air serta pembuatan jamban 4 unit.(Ard/Adt)

Read More
DSC_3875

Dipengaruhi Kekosongan, Bupati Lantik 201 Kapsek Sekolah

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melantik 201 Kapsek SD dan SMP di Kabupaten Karanganyar. Pelantikan dilakukan pada Kamis, 11 Juli 2019 di pendopo rumah dinas bupati.

 

 

KARANGANYAR – 11 Juli 2019

 

Bupati Karanganyar, Juliyatmono melantik 201 Kepala Sekolah SMP dan SD di Kabupaten Karanganyar. Rincian Kapsek yang dilantik, SMP berjumlah 37 orang dan 164 orang Kapsek SD. Pelantikan itu dilakukan untuk mengisi kekosongan Kapsek yang sudah lama ditinggal pensiun. Sekaligus, memasuki ajaran baru sehingga sekolah sudah siap untuk mencerdaskan siswa.

“Pertimbangan ini juga masukan dari pengawas dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP). Ini memasuki ajaran baru sehingga begitu siswa masuk sekolah, semua sudah siap,” papar Juliyatmono usai pelantikan di Pendopo Rumah Dinas BUpati Karanganyar, (11/07).

Dia menambahkan penataan tersebut juga sekaligus untuk penyegaran dari guru yang diberi tambahan tugas sebagai kepala sekolah. Sebab, tidak mungkin guru tersebut mengajar di tempat itu terus. Rencana ke depan guru juga akan digeser, terutama bagi sekolah yang kekurangan murid. “Semua tertata dengan baik. Sekali lagi, selamat dan silahkan bekerja untuk mencerdaskan anak didik di Karanganyar,” imbuhnya.

Pihaknya meminta semua anak harus bersekolah dan kewajiban pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan baik. Kapsek harus senang dan menyenangkan semua pembelajaran dan sekolah tersebut dapat baik. Pada dasarnya Kapsek adalah amanah yang harus dijalankan dengan baik. Usai diambil sumpah jabatan, perwakilan kepsek membubuhkan tanda tangan. (hr/tgr)

Read More
DSC_3808

Rakor Teknis Road Show KPK “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” di Kabupaten Karanganyar

Sambutan dan Pengarahan Bupati Karanganyar Juliyatmono pada Rapat Koordinasi Teknis Rakor Road Show KPK “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” di Kabupaten Karanganyar.

KARANGANYAR- Bertempat di Ruang Rapat Anthurium Rumah Dinas Bupati Karanganyar digelar Rapat Koordinasi Teknis membahas Road Show KPK “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” yang akan dilaksankan pada 1-2 Oktober 2019. Hadir dalam pertemuan dimaksud, Bupati Karanganyar Juliyatmono, Kepala Dinas, Ketua KPU Kabupaten Karanganyar, serta Pejabat Pemerintah terkait. Kamis (11/07).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan mengenai hak-hak dan Mencegah Korupsi. Kegiatan kolaborasi KPK dengan Kabupaten Karanganyar ini harapanya segera dapat menyampaikan ke masyrakat tentang pelayanan publik. Dalam rangkaian kegiatan tersebut terdapat 6 acara yaitu Edukasi Antikorupsi untuk pelajar dan masyarakat umum, Pameran pelayanan publik, Sosialisasi pengaduan masyrakat (KWS), Sosialisasi pengaduan masyrakat kepada APIP, Pembekalan Caleg dan pimpinan DPD Parpol, Sosialisasi diseminasi pendidikan antikorupsi untuk guru PKN, sosialisasi literasi antikorupsi, dan sosialisasi aplikasi JAGA.

Dalam sambutannya Bupati Karanganyar Juliyatmono menerangkan bahwa siap melaksanakan dan membantu untuk kegiatan Road Show KPK ini, dan apabila memungkinkan akan ada pertunjukan kesenian wayang kulit untuk memberikan hiburan  bagi mereka yang hadir dalam acara tersebut. Bupati Karanganyar juga menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Karanganyar siap membantu untuk membangun negeri anti korupsi.

Kabupaten Karanganyar adalah Kota/Kabupaten terakhir dalam rangkaian acara Road Show KPK “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi” tahun 2019 ini.

Demikian Diskominfo (An/Fdt/Fjr).

Read More
DSC_0053

KUNKER KOMISI A DAN B DPRD KAB BLORA

Karanganyar – Kunjungan kerja Komisi A dan B DPRD Kabupaten Blora di Bumi Intanpari berlangsung di Ruang Podang I Kantor Bupati Karanganyar, Rabu siang (10/07).

Acara dihadiri oleh Pj. Diskominfo Kabupaten Karanganyar, bachtiar syarif dalam sambutannya beliau memaparkan Pembangunan Kabupaten Karanganyar di Tahun 2019 adalah “Maju Dan Berintregitas”. Dengan fokus pembangunan pada “Pemerataan infrastruktur perhubungan untuk memperlancar pengembangan potensi wilayah dan dilandasi oleh tata kelola pemerintahan yang berintegritas”.

Beliau juga menambahkan terkait dengan kesehatan dan pendidikan gratis. Di kabupaten karanganyar pendidikan gratis sampai dengan SMP. “Mungkin sama dengan Blora pendidikan gratis sampai dengan SMA tapi karena kewenangan sekarang ada di Provinsi Pendidikan gratis SMP.” Tambahnya

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Blora, Dwi Astuti dalam sambutannya menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan kerja untuk mencari informasi dan diskusi tentang Perdagangan dan Pemerintahan di Kabupaten Karanganyar  utamanya dibidang infrastruktur. Pemerataan infrastruktur menjadi salah satu dari lima prioritas pembangunan Blora 2020.

Demikian diskominfo (in/an/tn).

Read More
_DSC8262

Tingkatkan Kebersihan Untuk Menunjang Keluarga Yang Sehat

Kominfo

dr.Cucuk Kepala Dinas Kesehatan yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar saat memberikan sambutan dan pengarahan di dampingi Eko Camat Jatipuro dalam acara Kampanye Germas Bagi Kader Posyandu di Kecamatan Jatipuro, Selasa(09/07/19)

Karanganyar – 09 Juli 2019

Kampanye Germas bagi kader Posyandu kembali digelar Dinas Kesehatan Karanganyar, kali ini yang berketempatan adalah Kecematan Jatipuro, Selasa(09/07/19).

Dengan harapan bisa meningkatkan kebersihan guna menunjang keluarga yang sehat dan terhindar dari datangnya penyakit, kampanye Germas ini dihelat di 17 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar. Begitu pula di Kecamatan Jatipuro ini, wabah penyakit DB masih banyak ditemui disini. Jelas Eko Camat Jatipuro.

Selain wabah penyakit DB, wabah penyakit yang bersumber dari lingkungan seperti Typus juga masih banyak di Kecamatan Jatipuro. Perilaku perawatan lingkungan yang masih belum benar menjadi pemicu utama wabah penyakit tersebut.

Pemerintah berharap kader di tiap-tiap desa menjadi tangan pertama untuk membantu menanggulangi dengan cara sosialisasi kepada masyarakat. Tegas dr, Cucu Kepala Dinas Kesehatan yang hadir mewakili Bupati Karanganyar.

Untuk masalah warga yang tiak mau diimunisasi, Kecamatan Jatipuro presentasinya sangat rendah dibanding 4 Kecamatan di Karanganyar yang masih banyak sekali warga yang tidak mau diimunisasi.(Ard/Tgr)

Read More
41e43f44-6ca7-40a9-b229-1ec722292dbb

Satu Dekade HUT Bala Roda, Serah Terima Ketua Paguyuban Baru

Kominfo

Sugeng Raharto Kepala Bagian Administrasi dan Pembangunan Setda yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar menyerahkan bantuan dari Pemkab Karanganyar kepada Paguyuban Driver OPD atau yang bisa disebut Bala Roda dalam perayaan HUT ke 8 paguyuban ini di RM Dono Resto Ngargoyoso, Minggu(07/07/19)

Karanganyar – 07 Juli 2019

Sudah satu dekade keberadaan Paguyuban Driver OPD atau yang biasa dikenal dengan Bala Roda. Pengurus lama Aziz ruwanto kini harus merelakan jabatanya diserah terimakan kepada Nogan Sutarto sebagai ketua paguyuban ini.

Dihelat di Dono Resto Ngargoyoso, acara serah terima kepengurusan baru ini juga sekaligus memperingati HUT ke 8 atau satu dekade Paguyuban Bala Roda ini. Minggu(07/07/19).

Paguyuban yang terbentuk atas inisiatif para driver ini bermaksud agar mereka mempunyai wadah untuk berkeluh kesah dalam pekerjaan maupun instansinya. Selain arisan bulanan sebagai kegiatan rutin, paguyuban inipun sering menyelenggarakan kegiatan sosial seperti halnya donor darah, bantuan ke keluarga yang kurang mampu maupun korban bencana.

Bahkan paguyuban inipun juga pernah menggelar Family Gathering untuk lebih mempererat tali silaturahmi antar anggota maupun keluarganya.

Sugeng Raharto Kepala Bagian administrasi dan Pembangunan Setda Karanganyar yang dalam hal ini mewakili Bupati Karanganyar sampaikan ucapan bangga ternyata paguyuban Bala Roda ini sudah ulang tahun ke 8.

“ selamat karena sudah satu dekade paguyuban ini ada di Karanganyar, dan selamat juga atas terpilihnya ketua paguyuban yang baru “, jelasnya.

Semoga kedepannya paguyuban ini lebih terjalin erat silaturahminya, makin guyub, dan jangan lupa tugas utama di dinas masing-masing.(Ard/Tgr)

 

Read More
_DSC8195

Jadikan Prasasti Sebagai Simbol Kerukunan Warga Tegalasri

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi Lurah Karanganyar dan senior pemuda Tegalasri saat simbolis menekan sirine tanda diresmikannya prasasti Tegalasri dalam acara HUT Tegalasri ke 64, Minggu(07/07/19)

Karanganyar – 07 Juli 2019

Jalan sehat dan senam masal menjadi rangkaian kegiatan dalam penyelenggaraan HUT Tegalasri ke 64, sebagai momentum untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan warga Tegalasri dalam menyongsong HUT Republik Indonesia ke-74, Minggu(07/07/19).

Drajad Sri widodo selaku ketua pelasana penyelenggara sampaikan bahwa kegiatan seperti ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya, dan berharap ini bisa turun temurun sampai nanti anak cucu yang mewarisi tinggal di Tegalasri ini.

“ 3 Juli 1955 resmi menjadi HUT Tegalasri “, semoga persatuan dan kesatuan juga kerukunan antar warga di Tegalasri ini selalu terjaga dengan baik dan generasi penerus nantinya bisa lebih bangga akan statusnya yang tinggal di Tegalasri juga memiliki rasa  cinta dan bangga akan tempat tinggalnya. Ucap Drajad diakhir pidato sambutannya.

Pemuda pemudi yang mempunyai gagasan dibuatnya prasasti, juga prasasti yang diresmikan ini sebagai kelanjutan kegiatan Reuni dan Halal Bi Halal kemarin, dan prasasti ini pula ditanda tangani langsung oleh Bupati Karanganyar, jelasnya.

Selaku senior pemuda Tegalasri Bambang Supeno mengaku sangat bangga karena prasasti ini diresmikan dan dibangun di depan rumah kediaman orang tuanya Alm. Sri Hartono. Harapannya prasasti ini bisa lestari bukan hanya 1 tahun atau 2 tahun kedepan, tapi bisa sampai 100 tahun kedepan.

Mudah-mudahan pemuda pemudi di Tegalasri bisa menjadi penerus dan merawat prasasti ini, minimal bisa sampai HUT ke 100 tahun nantinya.

Sementara Bupati Karanganyar H. Juliyatmono yang hadir secara pribadi mengaku sangat bangga kerukunan dan kekompakan warga Tegalasri ini sangat luar biasa bagus, mudah-mudahan bisa menjadi percontohan bagi warga masyarakat lainya.

“ Ini akan menjadi jejak digital bagi warga Tegalasri beberapa tahun kedepan “ ucap orang nomer satu di Bumi Intanpari ini. Tahun depan di tanggal 3 Juli 2020 pemerintah akan mensupport dengan biaya untuk penyelenggaraan HUT Tegalasri dan harus ada hiburan ketoprak.

“ semua pemain ketopraknya harus sesepuh warga Tegalasri hlo ya “, jelasnya sembari bercanda.(Ard/Tgr)

Read More
DSC_4819

Bupati Karanganyar : Polri Jos, Jos, Jos

 

Bupati Karanganuar dan jajaran forkominda melepas balon dalam rangka hut bayangkara ke 73 di Kemuning, Ngargoyoso

 

Karanganyar – peringatan HUT Bayangkara ke-73, jajaran Polres Karanganyar menggelar upacara dan syukuran di Lapangan Kemuning Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso, Rabu (10/7). Tasyakuran itu kian menarik dengan sajian atraksi paralayang, lomba ketangkasan dan bagi-bagi hadiah. Ada pula tontonan Tari Maheso Krido dari Plesungan Gondangrejo dan Tari Noyo Genggong dari Ngargoyoso.

“Pokok e Polri Jos, jos, jos,” ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan Dirgahayu HUT Bayangkara ke-73 di Lapangan Ngargoyoso.

Sementara Kapolres Karanganyar dalam sambuatnnya mengatakan dalam Hut Bayangkara ke 73 ini, Polri mengambil tema dengan semangat prometer, pengabdian polri untuk masyarakat, bangsa dan negera. “Program promoter dititik beratkan pada tiga kebijakan utama, yakni peningkatan kinerja, perbaikan kultur dan manajemen media,” kata Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi saat memberikan sambutan.

Atraksi paralayang dari anggota Polsek Tawangmangu dan tim operator paralayang Segorogunung Ngargoyoso meluncur dari bukit Segorogunung menuju Lapangan Desa Kemuning. Di lapangan itu digelar lomba panjat pinang dan tarik tambang. Pemotongan tumpeng juga dilakukan di sela acara syukuran HUT Bayangkara.

Catur Gatot Effendi menambahkan anggota dari Polres Karanganyar ada sekitar 800 personel yang tersebar di 17 Polsek, di 17 kecamatan yang ada di Karanganyar. “Sesuai vis-misi TNI-Polri, berupaya menjaga satbilitas Kamptibmas dan mentuntaskan tahapan Pemilu 2019 hingga momentum pelantikan pada Oktober nanti.” terangnya.(hr/tgr)

Read More
WhatsApp Image 2019-07-11 at 8.16.40 AM (1)

Hut Bayangkara ke 73, Bupati Terima Kado Istimewa Dari Polda Jawa Tengah

 

Wakil BUpati Karanganyar, Rober Cristanto mewakili Bupati Juliyatmono menerima penghargaan dari Kapolda Jawa Tengah karena dinilai telah membantu tugas-tugas Polri

 

 

KARANGANYAR – 10 Juli 2019

 

Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Kapolda) Jawa Tengah memberikan kado istimewa bagi bupati Karanganyar, Juliyatmono. Polda Jawa Tengah menilai bupati, Juliyatmono telah mendukung tugas-tugas kepolisian di wilayah hukum Resor Karanganyar berupa pembangunan Mako Polres Karanganyar, Mako Polsek Colomadu, Kantor Satreskrim, dan Kantor Patwal Polres Karanganyar. Penghargaan itu disampaikan Kapolda Jawa Tengah, Ryco Amelza Dahniel dalam HUT Bayangkara ke 73 di Halaman Mapolda di Semarang. Penghargaan itu diterima oleh Wakil bupati Karanganyar, Rober Cristanto.

Informasi yang dihimpun Pemkab Karanganyar menghibahkan dana pembangunan gedung Mapolres Karanganyar sebesar Rp 10,2 miliar dalam dua tahap. Tahap pertama Rp 3 milar untuk pembangunan gedung Wira Satya dan tahap 2 Rp 7,2 miliar untuk sarana dan prasarana. Pada saat peletakan batu pertama pembangunan tahap 2, bupati mengatakan pemberian dana hibah untuk pembangunan itu karena rasa memiliki apalagi terletak di pinggir jalan raya, pusat keramaian dan saat ini sudah selesai pembangunannya.  “Di sekelilingnya akan dibuat City Walk sehingga terlihat tampak indah dan megah,” kata Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat peletakan batu pertama pembangunan (02/01/2018).

Selanjutnya Pemkab Karanganyar memberikan dana hibah sebesar Rp 4 miliar dalam pembangunan Mapolsek Colomadu. Dana hibah tersebut berasal dari ABPD Kabupaten Karanganyar tahun 2019. Peletakan batu tanda mulai dibangunnya Polsek Colomadu dilakukan pada tanggal 25 Juni 2019. Menurut Bupati, pembangunan Polsek Colomadu itu karena berada ditempat strategis, yakni Boyolali, Sukoharjo dan Karanganyar. Fungsinya juga akan ditingkatkan  sehingga diperlukan kantor yang representatif. “Karena berada di daerah perbatasan, maka kita akan bantu proses pembangunannya melalui dana hibah. Pembangunan akan dilakukan dalam dua tahap dengan total dana Rp 4 miliar, “ ujarnya saat peletakan batu pertama. (hr/tgr)

Read More