Category: Berita

WhatsApp Image 2019-07-26 at 15.28.03

KUNJUNGAN KERJA FK-METRA KABUPATEN GARUT SEMOGA ADA SEGAR DI GARUT

Jika di Karanganyar ada Seniman Karanganyar (SEKAR), mudah-mudahan setelah kunjungan kerja Forum Komunikasi Media Tradisional Kabupaten Garut ke Kabupaten Karanganyar, di Garut terbentuk Seniman Garut (SEGAR) . Itulah salah satu harapan yang terbalut dalam joke-joke ringan saat Forum Komunikasi Media Tradional (FK Metra) Kabupaten Garut berkunjung ke Pemerintah Kabupaten Karanganyar. Rombongan FK Metra Kabupaten Garut yang dipimpin oleh Bapak Yayan, S.IP.,M.Si Kasi Kemitraan Komunikasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut diterima oleh Asisten Pemerintahan Sekda sekaligis Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar, Bapak Drs.Bachtiyar Syarif, di Ruang Podang I Kantor Bupati Karanganyar, Jumat (26/7).

Kunjungan kerja rombongan FK Metra Garut bertujuan untuk menggali informasi terkait pemberdayaan FK Metra Kabupaten Karanganyar yang telah berhasil menorehkan prestasi sebagai juara 2 penampil terbaik dalam ajang Sinergi Aksi Informasi dan Komunikasi (SIAK) tahun 2017 yang diadakan Kementrian Kominfo di Palembang.
Asisten Pemerintahan Sekda Drs.Bachtiyar Syarif mewakili Bupati Karanganyar menyambut baik kunjungan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut beserta seluruh rombongan FK Metra. Diharapkan kunjungan ini bisa menjadi ajang sharing bagaimana pemberdayanan FK Metra di kedua kabupaten, berharap tahun depan bisa bertemu maju bersama dalam final di tingkat nasional. Di Kabupaten Karanganyar sendiri pemberdayaan FK Metra merupakan kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai pembina seniman/ budayawan dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Karanganyar sebagai leading sector penyebaran informasi publik melalui media tradisional.

 

 

Kunjungan Kerja FK Metra Kabupaten Garut di Kabupaten Karanganyar, 26 juli 2019 .

Dalam sesi sharing informasi, diketahui di Kabupaten Garut sudah terbentuk FK Metra di 42 kecamatan namun belum memiliki Forum Komunikasi Media Tradisional di tingkat kabupaten. Hampir sama dengan Kabupaten Karanganyar yang memiliki seni berbasis kearifan lokal, di Kabupaten Garut terdapat Longser,Ngabajidor, Angklung, dan lain sebagainya. Sebagaimana disampaikan Bapak Joko Dwi Suranto,S.Sn dan Bapak Ari Kuntarto, S.Sn yang mewakili Disdikbud Kabupaten Karanganyar, di Karanganyar sudah terbentuk wadah Seniman Karanganyar yang disingkat SEKAR. Sekar mewadahi seluruh seniman Karanganyar untuk tampil dan membawa nama baik Kabupaten Karanganyar. Menurutnya agar FK Metra maju, utamakan panggilan hati untuk tampil maju membawa nama daerah, tidak lagi mengatasnamakan kelompok kesenian tertentu, pribadi, ketua atau nama dinas. Joko yang sekaligus adalah Ketua Sekar mengatakan bahwa Bupati sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang membawa nama harum Karanganyar di kancah luar, karenanya seniman membuktikan dengan sungguh-sungguh berkarya. Jika di Karanganyar sudah ada Sekar, Joko berharap di Garut akan terbentuk Segar alias Seniman Garut. (sofi/ diskominfo)

Read More
DSC_5600

HUT PWRI KE 57

Kominfo

Wakil Bupati Karanganyar H. Rober Cristanto saat memberikan sambutan dlam HUT PWRI ke-57 di pendopo rumah dinas Bupati Karanganyar, Rabu(24/07/19)

Karanganyar- Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (24/7) ratusan pengurus Persatuan Wredatama  Republik Indonesia se Provinsi Jawa Tengah hadiri peringatan HUT ke 57 PWRI tingkat Provinsi Jawa Tengah. PWRI yang berdiri 24 Juli 1962 di Yogyakarta adalah organisasi Kemasyarakatan Pensiunan Sipil (Pensiunan Aparatur Sipil Negara).

Pada kesempatan tersebut ketua PWRI Karanganyar, Djatmiko melaporkan organisasi sebagai lahan pengabdian untuk ibadah. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengenang kembali lahirnya PWRI yang sudah menginjak usia 57 dan juga membangun relasi antara PWRI secara internal dengan keluarga besar dan membangun relasi dengan pemerintah Kabupaten Karanganyar.

Selanjutnya Wakil Bupati Robert Christanto, dalam sambutannya berharap para pensiunan PNS untuk tetap mengabdi dan memberikan sumbangan pemikiran pengalaman untuk kemajuan pembangunan Karanganyar. Selalu memegang teguh Pancasila dan NKRI
“Mari kita jadikan HUT PWRI ke 57 sebagai momentum untuk memperkuat peran serta pensiun di masyarakat”. Tutur beliau
Demikian diskominfo (ind/dn/tn)

Read More
_DSC0252

Desa Wisata Sumberbulu Mojogedang Karanganyar, Tawarkan Wisata Pertanian Organik Hingga Outbond

Kominfo

Plh Kadisparpora Agus Cipto Waluyo saat sampaikan sambutan sekaligus membuka acara Launching Desa Wisata Berbasis Edukasi di Dusun Sumberbulu Desa Pendem Kecamatan Mojogedang, Jum’at(26/07/19)

Karanganyar – 26 Juli 2019

Desa wisata Sumberbulu yang terletak di Dusun Sumberbulu RT 1/5 Desa Pendem Kecamatan Mojogedang Kabupaten Karanganyar menawarkan wisata edukatif berbasis kearifan lokal. Desa wisata yang dirintis pada 2016 itu, secara resmi dilaunching pada Kamis (25/7/2019) malam.

Pawai obor dan penampilan kesenian lesung memeriahkan launching desa wisata malam itu. Ada pula bazar kuliner, hasil bumi seperti singkong, padi organik dan kerajinan berbahan dasar bambu.

Pemukulan gong oleh Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Karanganyar, Agus Cipto Waluyo, Kades Pendem, Heru Murwanto dan Camat Mojogedang, Sutrisno menjadi penanda secara resmi launching desa wisata. Plh Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disaparpora) Kabupaten Karanganyar, Agus Cipto Waluyo, dengan adanya desa wisata harapannya dapat mendukung serta mengembangkan prekonomian masyarakat Desa Pendem.

“Menumbuhkan ekonomi perlu adanya ekonomi kreatif. Bagaimana mengidentifikasi potensi wilayah masing-masing,” katanya.

Menurutnya demi kemajuan ekonomi kreatif perlu memperhatikan dua hal, seperti mempertahankan mutu dan pemasaran produk. ” Bagaimana memprtahankan mutu dan menjualnya. Kami berharap ini betul-betul digarap sebaik-baiknya. Jangan sampai mengecewakan pengunjung. Pemasaran produk. Tidak cukup pada tingkat desa atau kecamatan dan kabupaten saja. Tapi juga harus mendunia,” terangnya.

Selanjutnya Kades Pendem, Heru Murwanto menyampaikan, Desa Pendem sudah memenuhi tiga kriteria desa wisata, seperti wisata alam, budaya dan buatan. Dengan adanya desa wisata ini juga sesuai dengan visi misi Kabupaten Karanganyar, menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

“Kalau wisata desa orang hanya berkunjung, tapi kalau desa wisata orang bisa menginap. Di sini ada 21 homestay dengan daya tampung 70 pengunjung. Sekali menginap biayanya Rp 85 ribu. Ada tipe dua kamar dan tiga kamar. Kapasitas 4-5 orang” katanya.

Di Desa Wisata Sumberbulu menawarkan paket wisata seharga Rp 85 ribu per orang. dengan beragam wisata seperti wisata pertanian organik dengan harga Rp 10 ribu per orang, wisata bio gas Rp 15 ribu per orang, peternakan Rp 5.000 per orang, mengambil getah karet Rp 10 ribu, kolam lele Rp 10 ribu, melihat kreasi lesung Rp 3.000, tracking Rp 8 ribu, cooking class Rp 15 ribu dan outbound anak Rp 40 ribu, pelajar Rp 50 ribu dan umum Rp 60 ribu.

Adapun di Desa Pendem ada beberapa wisata alam berupa sendang. Ada 13 sendang yang tersebar di 6 Dusun yang ada di Desa Pendem. Selainj itu ada pula goa yang memiliki kedalaman sekitar 100 meter.

“Wisata alam itu masih perlu ditata dan dikembangkan lagi. Mulut gua masih tertutup lumpur dan sendang perlu ditata lagi,” ungkap Kades.

Selain wisata alam, ada pula wisata buatan seperti taman blimbing, jambu, dan durian. Begitu juga wisata kesenian berupa lesung dan kesenian reog. Heru Menyampaikan, di Desa Pendem ada tanah kas desa seluas 3.500 meter persegi yang dimanfaatkan untuk embung dan gardu pandang. Heru mengaku dalam merintis desa wisata ini menggunakan dana swadaya masyarakat. “Tahun ini untuk pendampingan ada dana Rp 30 juta dari BUMDes. Desa wisata ini dikelola bersama dengan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), BUMdes dan Pemerintah,” tutur Heru.

Heru menuturkan, sebelum dilaunching, pengunjung Desa Wisata Sumberbulu berkisar 500-700 orang setiap bulannya. Mereka berasa dari kalangan pelajar dan karangtaruna.(Ard/Tgr/Fr)

 

 

 

 

 

 

Read More
20190727_103222

Mancing Mania Di Sungai Gendengan Desa Pojok Mojogedang Kabupaten Karanganyar

Diskominfo

Penebaran bibit lele maskot secara simbolis dipimpin oleh Bupati Karanganyar

KARANGANYAR – Bupati dan Wakil Bupati Karanganyar menghadiri penebaran benih ikan dan lomba mancing di Desa Pojok Mojogedang Karanganyar, Sabtu (27/7).

Dalam sambutannya, Juliyatmono menyampaikan, kawasan umum berupa sungai supaya dijaga dan ditata sedemikian rupa, karena bisa jadi obyek pemancingan. “Nanti dikelola Karangtaruna (Larasati). Semoga bisa mengembangkan pemancingan sebagai sarana wisata,” katanya.

Ia mengaku sungai di Karanganyar digunakan untuk memancing. “Hampir semua aliran sungai sudah disebari ikan. Kita atur dan kita larang. Tidak boleh mengambil ikan dengan cara diracun atau disetrum. Sudah saya umumkan, karena akan mengganggu ekosistem sungai,” terangnya.

Plt Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Karanganyar, Siti Maesaroh mengatakan, Angka Konsumsi Ikan (AKI) di Karanganyar sekitar 18 Kg perkapita per tahun. Masih rendah dibandingkan dengan AKI Jateng sekitar 30 Kg perkapita pertahun. “Di Jateng sekitar 30 dan nasional 54,” paparnya.

Ia menambahkan, selain penebaran benih ikan lele sebanyak 1 ton, juga dilaksankan lomba mancing yang diikuti 150 orang yang terdiri dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dan masyarakat. “Ditambahkan 30 ekor Lele sebagai maskot untuk perlombaan. 1 ekor beratnya sekitar 4 kg,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Kelautan dan Perikanan Wilayah Selatan Jateng, Arif Rahman Hakim berharap, melalui kegiatan ini dapat mengajak masyarakat meningkatkan konsumsi ikan. “Dengan memancing di perairan umum, masyarakat bisa menangkap ikan dengan peralatan yang ramah lingkungan. Kita tidak ingin masyarakat menangkap ikan dengan rancun dan setrum. Mari kita jaga sungai agar tetap lestari dan jangan membuang sampah di sungai,” terangnya.

Selain itu hasil mancing, diharapkan dapat dikonsumsi untuk keluarga. “Angka konsumsi ikan di Karanganyar masih kecil. harus tingkatkan lagi,” tandasnya. (in/an)

Read More
_DSC0462

Festival Gapura Nasional, Bupati Minta Gapura di Masing-Masing Dihias Sebaik Mungkin.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono meminta warga Talesan, Desa Dawung, Kecamatan Matesih untuk menghias gapura semenarik mungkin

 

KARANGANYAR – 26 Juli 2019

 

Jelang hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Karanganyar meminta semua masyarakat untuk mempercantik gapuranya. Sebab ada Festival Gapura Tingkat Nasional. Pemkab nanti akan memilih salah satu gapura yang terbaik di Karanganyar untuk diajukan dalam Festival Gapura Tingkat Nasional.

“Mulai sekarang rumahnya dibersihkan, termasuk Gapura masuk kampung. Dihias sebaik mungkin untuk kita ajukan dalam lomba Festival Gapura Tingkat Nasional,” papar Bupati Karanganyar, Juliyatmono saat memberikan sambutan dalam Syukuran Bersih Dusun Di Dusun Talesan, Desa Dawung, Kecamatan Matesih, Jumat (26/07)

Pihaknya meminta mulai tanggal 1 Agustus mendatang sudah memasang bendera di rumah masing-masing. Biar semangat dalam satu bulan ini luar biasa menyambut hari kemerdekaan bangsa Indonesia. Pihaknya juga meminta untuk diselenggarakan lomba untuk menyemarakkan Kemerdekaan Indonesia.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono juga kembali mengingatkan untuk selalu menjaga guyub rukun dan semangat dalam bekerja.      “Mari terus menjaga kekompakaan, bersatu dan nyedulur maka pembangunan akan berjalan baik. Jika ada tetangga yang lebih sukses, jangan iri. Orang itu wang, sinawang,” papar Juliyatmono.

Dia menambahkan hidup harus dibuat gembira dan jangan susah. Apalagi berpikir buruk maka yang akan datang juga keburukan. Sama-sama berpikir, ciptakan pikiran yang positif dan membangun.  “Atas nama Pemkab Karanganyar saya ikut senang.  Niatnya  bagus menggelar wayangan untuk guyub rukun,” imbuhnya.

Pihaknya mengingatkan Kades harus melayani masyarakat dengan baik. Sama dengan bupati, pada intinya memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. (hr/adt)

Read More
_DSC0309

77 Anggota Paskibraka Kabupaten Karanganyar Siap Di Gembleng Selama 21 Hari

 

 

Karanganyar, 26 juni 2019

Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) Kabupaten Karanganyar terhitung mulai tanggal 25 Juli sampai dengan 16 Agustus akan mengikuti pelatihan guna mempersiapkan diri demi suksesnya Upacara Detik-Detik Proklamasi Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-74 Republik Indonesia. Bupati Karanganyar Juliyatmono berkenan hadir secara langsung untuk membuka pelatihan tersebut yang bertempat di Halaman Setda Karanganyar, Jum’at Pagi (26/07) serta memberikan motivasi kepada anggota Paskibraka. Tampak hadir Kapolres Karanganyar, , Sekda Karanganyar, beserta para Assisten Setda, Perwakilan Kodim 0727 Karanganyar dan Kepala OPD terkait.

Dalam Sambutan bupati Karanganyar menyampaikan paskibraka akan memulai latihan untuk mengibarkan sang saka merah putih besok tanggal 17 Agustus 2019. Pemerintah kabupaten  karanganyar berterima kasih dan  mengapresiasi karena menjadi paskibra dan sudah melalui seleksi karena tidak semua terpilih.untuk itu kami berharap untuk di jiwai dan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh karena mengibarkan merah putih  melalui proses penjang sehingga rasa syukur, patriot nasionalis tumbuh dalam jiwa raga kita.

Pastikan tidak ada kesalahan maka dari itu harus selalu fokus. Merah putih adalah kebanggaan bangsa dan sebagai alat pemersatu. Mulai sekarang kalian menjadi generasi millenial yang menjadi figur teladan di era sekarang karena aktifitasmu untuk di unggah di media sosial agar menjadi viral dan kami berharap kalian menjadi orang-orang dimasa depan.

Sementara itu sambutan dari Plh Dinas Parawisata Pemuda dan Olahraga Agus Cipto Waluyo menyampaikan  kegiatan pelatihan Paskibraka dipusatkan di dua titik yakni Alun-Alun Kabupaten Karanganyar dan Asrama siswa SLB Negri Karangayar,  Sebanyak 77 anggota Paskibraka merupakan siswa-siswi SMA-SMK pilihan di Kabupaten Karanganyar. Nantinya mereka akan digembleng oleh pembina dari Kodim 0727 Karanganyar, PPI Karanganyar dan Perwakilan OPD terkait. Adapun materi yang akan diberikan meliputi Pembinaan mental, Wawasan Kebangsaan, PBB dan Perilaku.

Dalam pelaksanaan seleksi terpilih satu orang siswa atas nama Reyhandika dari SMA N 1 Karanganyar sebagai calon paskibraka provinsi jawa tengah.

Demikian diskominfo (ind/Dn/Fjr)

Read More
WhatsApp Image 2019-07-26 at 08.15.58 (1)

Wakil Bupati Karanganyar Memberikan Semangat Bagi Kader Posyandu di Kecamatan Matesih

Wakil Bupati Karanganyar menghadiri Kampanye Germas di Balai Desa Matesih

KARANGANYAR-Kampanye Germas Bagi Kader Posyandu Kecamatan Matesih Tahun 2019 di Balai Desa Matesih pada hari Jumat (26/7). Kegiatan ini ditujukan bagi kader Posyandu untuk menanamkan budaya hidup sehat yang salah satunya diadakan senam di halaman Balai Desa Matesih.

Kampanye Germas ini dihelat di 17 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar. Bagitu pula pada hari ini di selenggarakan di Kecamatan Matesih yang diikuti kurang lebih 500 orang, yang terdiri dari 350 orang Kader Posyandu dan 150 orang dari perangkat desa beserta puskesmas Kecamatan Matesih.

Harapan dari kegiatan seperti ini untuk mensosialisasikan budaya hidup sehat kepada masyarakat luas dan meningkatkan semangat untuk para kader posyandu dalam menjaga dan memelihara budaya hidup sehat.

Hadir dalam kegiatan ini Bapak Wakil Bupati Karanganyar. Dalam sambutannya Wakil Bupati Karanganyar mengatakan bahwa bagi kader-kader posyandu di Kecamatan Matesih harus tambah semangat dan menjaga kekompakan untuk membina posyandu yang ada di Kecamatan Matesih.

Di akhir kegiatan diberikan langsung Jasa Kader secara simbolis oleh Wakil Bupati Karanganyar kepada perwakilan Kader Posyandu yang ada di Kecamatan Matesih. Sebagai penutup Bapak Rober juga menyanyikan lagu yang berjudul Sayang dan Layang Kangen untuk menghibur peserta senam.

Demikian Diskominfo (An/In/Wk)

Read More
DSC_5645

Sempat Vakum, HAMKRI Hibur Penggemar Keroncong di Bumi Intanpari

Orkes Keroncong Jadul dari Ngargoyoso saat mengisi acara live keroncong di Radio Swiba Karanganyar

KARANGANYAR -25 Juli 2019

Himpunan Artis Keroncong Indonesia (HAMKRI) Karanganyar kembali menghibur pencinta musik keroncong di Bumi Intapari. Tampil Live di Radio Swiba, 96,3 FM, membuat pencinta musik memenuhi halaman radionya Karanganyar tersebut.

Meskipun sempat vakum beberapa waktu, kini HAMKRI kembali dan diharapkan bisa terus eksis.
“Acara live keroncong ini, selalu ditunggu tunggu oleh penikmat keroncong dan masyarakat. Saya harap bisa eksis terus,” papar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karanganyar, Tarsa saat memberikan sambutan (25/07).

Pada kesempatan live di Radio Swiba tersebut diisi oleh HAMKRI dari Ngargoyoso. Juga dihadiri HAMKRI Mojogedang dan HAMKRI Karanganyar. Tarsa menambahkan musik keroncong perlu terus dilestarikan karena cocok digunakan untuk musik pop dan danngdut. Bahkan, ke depan bisa lagu rock diaransemen dengan keroncong. “Bapak Bupati saja, pada malam grand final putra putri lawu menyanyikan sawangen diiringi musik keroncong. Sangat pas dan enak didengar, ” tambahnya.

Demikian Diskominfo (Hr/Adt/Wk)

Read More

TASYAKURAN HUT PP POLRI KE 57

Karanganyar- Bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Rabu (24/7) ratusan pengurus Persatuan Wredatama  Republik Indonesia se Provinsi Jawa Tengah hadiri peringatan HUT ke 57 PWRI tingkat Provinsi Jawa Tengah. PWRI yang berdiri 24 Juli 1962 di Yogyakarta adalah organisasi Kemasyarakatan Pensiunan Sipil (Pensiunan Aparatur Sipil Negara).
Pada kesempatan tersebut ketua PWRI Karanganyar, Djatmiko melaporkan organisasi sebagai lahan pengabdian untuk ibadah. Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengenang kembali lahirnya PWRI yang sudah menginjak usia 57 dan juga membangun relasi antara PWRI secara internal dengan keluarga besar dan membangun relasi dengan pemerintah Kabupaten Karanganyar.
Selanjutnya Wakil Bupati Robert Christanto, dalam sambutannya berharap para pensiunan PNS untuk tetap mengabdi dan memberikan sumbangan pemikiran pengalaman untuk kemajuan pembangunan Karanganyar. Selalu memegang teguh Pancasila dan NKRI
“Mari kita jadikan HUT PWRI ke 57 sebagai momentum untuk memperkuat peran serta pensiun di masyarakat”. Tutur beliau
Demikian diskominfo (ind/dn/tn)

Read More
_DSC9921

Melalui PORDES, Kita Meriahkan HUT Republik Indonesia Ke-74 Dengan Semangat Gotong Royong Dan Kekeluargaan

Kominfo

Bupati Karanganyar H. Juliyatmono didampingi Camat Tasikmadu dan Kapolsek Tasikmadu saat memberikan sambutan sekaligus membuka acara dalam pembukaan Turnamen sepak bola Liga Desa PORDES Kec. Tasikmadu di lapangan Desa Ngijo, Selasa(23/07/19).

Karanganyar – 23 Juli 2019

Kecamatan Tasikmadu menjadi salah satu Kecamatan yang paling giat dalam menyemarakkan HUT RI Ke-74 pada tahun ini. Terbukti belum memasuki bulan Agustus saja sudah menggelar berbagai lomba antar Desa di Kecamatan Tasikmadu yang biasa tiap tahun digelar.

Pekan Olah Raga Desa atau biasa disingkat PORDES menjadi lomba yangsangat dinanti masyarakat Tasikmadu, dan Liga Sepak Bola menjadi olah raga pembuka rangkaian lomba-lomba yang selenggarakan. Seperti sore ini pembukaan Turnamen Sepak Bola Liga Desa (PORDES) se Kecamatan Tasikmadu dibuka secara resmi oleh Bupati Karanganyar H. Juliyatmono dan memepertandingkan laga perdana antara kesebelasan Desa Ngijo menghadapi kesebelasan dari Desa Wonolopo, Selasa(23/07/19).

Moh Suparwoto Camat Tasikmadu berharap semua warga Tasikmadu yang ikut andil dalam turnamen sepak bola Liga Desa ini bisa bermain secara sportif dan juga disiplin karena kita semua warga Tasikmadu ini saudara, dan kita jaga nama baik Kecamatan Tasikmadu dengan permainan yang sportif agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, jelasnya dalam sambutan.

Sementara Bupati Karanganyar H. Juliyatmono yang hadir untuk membuka Turnamen sepak bola Liga Desa di Tasimakdu ini juga sekaligus akan memperkuat Tim kesebelasan Desa Ngijo yang bertanding sore ini. Sedangkan Komandan Kodim 0727 Karanganyar juga ikut memeriahkan pertandingan sore itu sebagai lawan Bupati Karanganyar karena meperkuat Tim kesebelasan Desa Wonolopo.

Sore ini kita dipersatukan melalui sepak bola antar Desa Se Kecamatan Tasikmadu, sepak bola ini disemangati oleh jiwa kerukunan, mempersatukan untuk saling mengenal dan kompak. Jangan berfikir prestasi dlu, yang penting gayeng dan guyub dengan olah raga yang menggembirakan.

“ Semua pingin menang itu wajar, tapi jangan sampai terjadi perkelahian sehingga menimbulkan efek yang tidak baik sesama warga masyarakat Tasikmadu “, Tegas Bupati saat sampaikan sambutan.

Giat semarak menyambut bulan Agustus ini juga dilakukan Kecamatan-kecamatan yang lain, di Kecamatan Jumapolo juga ada kegiatan serupa yaitu turnamen Sepak Bola antar Desa juga, disana Pak Wakil Bupati yang membuka.

Bulan Agustus memperingati HUT RI Ke 74 kali ini, Bupati menghimbau mulai per tanggal 1 Agustus sampai akhir 31 Agustus ini bendera merah putih harus terus berkibar. Dipercantik daerahnya masing-masing dengan menggelorakan semangat patriotisme. Pada turnamen kali ini Bupati membantu panitia memberikan hadiah bagi Juara I senilai 2 juta rupiah, juara II 1,5 juta rupiah dan juara III &IV masing-masing diberi hadiah senilai 1 juta rupiah.

Selamat bertanding, selamat memasuki bulan Agustus dengan semangat cinta tanah air. Kita gelorakan rasa patriotisme dengan rasa bangga kita sebagai warga Negara Indonesia.(Ard)

Read More