Category: Kesehatan & Olahraga

DSC_0379

Wakil Bupati Beri Pembinaan UKS Se Kabupaten Karanganyar

 

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo SP, saat memberikan sambutan di Aula Rumdin Wakil Bupati Karanganyar, Selasa(31/5)

Karanganyar, Selasa 31 Mei 2016

Bertempat di Aula Rumah Dinas Wakil Bupati karanganyar, memberi pembinaan UKS tingkat Kab. Karanganyar  tahun 2016 yang dihadiri 75 peserta terdiri dari Camat se Kabupaten Karanganyar, Kepala Puskesmas se Kabupaten Karanganyar, Kepala UPT Dispora, Kecamatan se Kabupaten Karanganyar.

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo SP, mengatakan UKS merupakan  salah satu yang bertugas untuk menjaga aset-aset bangsa generasi muda sehingga dapat berperilaku secara sehat baik fisik dan upaya-upaya penjagaan aset-aset bangsa tersebut. Antara lain dengan memberikan pengarahan bagaimana anak-anak gemar makan sayur dan memberikan pengarahan pada penjual makanan yang ada di lingkungan sekolah, agar menjual jajan makanan yang sehat tanpa menggunakan pewarna makanan yang berbahaya, juga di tanamkan pola makan yang sehat sehingga kebutuhan gizi mereka tercukupi. Lebih lanjut Wakil Bupati mengaharapkan setiap Kecamatan, UPT dan sekolah untuk menganggarkan kegiatan yang berkaitan dengan kegiatan UKS dan adanya percontohan UKS yang baik di setiap Kecamatan sehingga dapat mengoptimalkan UKS yang ada di sekolah. ch/ft

 

 

 

 

Read More
DSC_0325

SMP Negeri 1 Karanganyar Nyatakan Sikap Anti Narkoba

kominfo

Rohadi Widodo memimpin langsung Deklarasi Anti Narkoba di halaman SMP Negeri 1 Karanganyar, Jum’at (13/05).

Karanganyar, Jum’at 13 Mei 2016

Bertempat di halaman SMP Negeri 1 Karanganyar, Wakil Bupati Rohadi Widodo sekaligus Ketua P4GN Karanganyar memimpin langsung Deklarasi Anti Narkoba yang diikuti seluruh Guru dan Siswa, Jum’at pagi (13/05).

Isi pernyataan Sikap Anti Narkoba SMP Negeri 1 Karanganyar :

  1. SMP Negeri 1 Karanganyar menyatakan haram hukumnya segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya.
  2. SMP Negeri 1 Karanganyar siap menjadi pelopor pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
  3. SMP Negeri 1 Karanganyar menolak segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba, baik dilingkungan sekolah maupun dimasyarakat.
  4. SMP Negeri 1 Karanganyar mendukung dan menghargai seluruh usaha Pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam memerangi dan menanggulangi bahaya penyalahgunaan narkoba dengan segala akibat yang ditimbulkannya.
  5. SMP Negeri 1 Karanganyar mendukung dan mendorong Penegak Hukum dan Lembaga/Instansi terkait melakukan pemberantasan peredaran narkoba dan semacamnya.

Pada kesempatan tersebut Rohadi Widodo berpesan kepada seluruh siswa siswi SMP Negeri 1 Karanganyar untuk tidak mencoba Narkoba.

“Jangan sampai ada pelajar Karanganyar yang menggunakan narkoba. Mendekat saja tidak boleh, apalagi sampai mencobanya. Jangan sampai coba-coba, karena sekali mencoba, kalian akan menyesal untuk selamanya,” tegasnya.

Rohadi menekankan kepada seluruh siswa siswi untuk terus meningkatkan prestasi demi masa depan yang cerah. Negara akan menjadi kuat jika memiliki generasi muda yang berkarakter dan berkualitas baik secara moral maupun spiritual.

Dishubkominfo (ch/ind)

Read More
DSC_3715

Rehabilitasi Puskesmas Jatipuro Ditarget Selesai Oktober

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (tengah) dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (kiri) saat mengunjungi pasien rawat inap di Puskesmas Jatipuro, Rabu (11/05)

Bupati Karanganyar, Juliyatmono (tengah) dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo (kiri) saat mengunjungi pasien rawat inap di Puskesmas Jatipuro, Rabu (11/05), seusai peletakan batu pertama rehabilitasi Puskesmas setempat.

Karanganyar, Kamis (12/05/2016)

Rehabilitasi rawat inap Puskesmas Jatipuro ditarget selesai pada 23 Oktober sejak dimulai 27 April 2016. Pemerintah Kabupaten Karanganyar mengawasi ketat proyek senilai Rp. 2,748 miliar yang dimenangkan PT. Java Modern Teknologi.

Selain itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, juga menolak jika rekanan mengajukan perpanjangan waktu dari batas yang telah ditentukan.

“Jangan sampai molor pengerjaannya. Lebih baik selesai sebelum waktunya,” katanya, Rabu (11/05) seusai peletakan batu pertama rehabilitasi Puskesmas Jatipuro.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, Puskesmas rawat inap Jatipuro diproyeksikan menjadi sentra pelayanan kesehatan sekelas rumah sakit. Usai merehab bangunan, Pemkab akan melengkapi infrastruktur penunjangnya seperti tenaga kesehatan berikut peralatannya.

“Puskesmas ini menjadi prototipe puskesmas-puskesmas di Kabupaten Karanganyar, dibangun seperti rumah sakit,”katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo mengatakan, selama proses rehabilitasi, pelayanan kesehatan dipindah sementara di aula Kantor Kecamatan Jatipuro. Namun untuk rawat inap masih memakai gedung lama.

“Kami pindah sementara, agar pelayanan kesehatan masyarakat tetap berjalan,” katanya.

Pada kesempatan itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo, dan Forkompinda mengujungi pasien puskesmas dan keliling di ruang rawat inap.pd

Read More
DSC_2246

Peringati May Day, Buruh Adakan Jalan Sehat

Peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Karanganyar dilakukan dengan mengadakan jalan sehat bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Minggu (01/05) pagi.

Peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Karanganyar dilakukan dengan mengadakan jalan sehat bersama Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Minggu (01/05) pagi.

Karanganyar, Minggu (01/05/2016)

Peringatan Hari Buruh Internasional atau lebih dikenal dengan istilah May Day, Minggu (01/05) di Kabupaten Karanganyar diperingati dengan cara yang berbeda. Tahun ini para buruh justru memilih aksi damai dengan jalan sehat di area Car Free Day (CFD) Jalan Lawu Karanganyar.

Sejak pukul 06.00 sekitar 2.000 buruh yang biasa mengais rejeki di Bumi Intanpari sudah berkumpul di Plasa Alun-alun setempat. Terlihat pula Bupati Karanganyar, Juliyatmono di tengah-tengah peserta. Dirinya hadir sebagai undangan dan didaulat untuk memberangkatkan para peserta jalan sehat. Sementara itu, untuk rutenya, pasca melewati start, rombongan menyusuri Jalan Lawu menuju arah timur, lalu mengelilingi Taman Pancasila, dan kembali lagi ke Plasa Alun-alun.

Dalam arahannya, Bupati Juliyatmono, mengungkapkan selama ini sudah terjalin hubungan baik antara Pemerintah, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dan serikat pekerja. Hal tersebut terjadi karena masing-masing pihak memahami jika tidak bisa berjalan sendiri.

Pihaknya juga berpesan kepada Apindo dan serikat pekerja agar tidak takut dalam menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN). “Kami harap para pengusaha dan investor untuk tetap menggunakan tenaga kerja dari dalam negeri, bukan malah membawa dari luar negeri. Sehingga, jumlah pengangguran di Indonesia khususya Karanganyar bisa semakin berkurang,” katanya.

Apalagi, selama ini pihaknya melalui Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) sesuai dengan minatnya. Dengan cara demikian, diharapkan kemampuan dan ketrampilan tenaga kerja di Karanganyar bisa meningkat.

Ketua Apindo Karanganyar, Edy Darmawan, mengatakan selama ini pihaknya berusaha mengedepankan dialog, duduk bersama, dan musyawarah dalam mengatasi masalah perburuhan. Hal itulah yang membuat Karanganyar selama beberapa waktu belakangan minim demonstrasi. Semua masalah ketenagakerjaan berhasil diatasi dengan musyawarah dengan pihak terkait, termasuk meminta Dinsosnakertrans untuk menjadi fasilitatornya.

Di lokasi yang sama, Ketua Penyelenggara May Day 2016, Haryanto, menambahkan pihaknya juga mendukung pemerintah dan bekerja sama dengan Apindo untuk menciptakan hubungan industrial pancasila yang harmonis. Tentunya dengan syarat masing-masing pihak bisa memahami hak dan kewajibannya masing-masing.

“Saat memperingati Hari Buruh perlu adanya kegiatan yan bermanfaat dan bermartabat, jauh dari kesan hura hura dan huru hara yang mengganggu stabilitas keamanan dan ekonomi masyarakat. Sehingga, tahun ini kita isi May Day dengan cara jalan sehat,” paparnya. pd

Read More
DSC_0102

Pelantikan Kepengurusan KONI Karanganyar 2016-2020

DSC_0136

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Menyampaikan Sambutan di Acara Pelantikan Pengurus KONI Kabupaten Karanganyar Masa Bhakti 2016-2020 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Kamis (28/4)

Menindaklanjuti hasil keputusan Musyawarah Olah Raga Kabupaten (Musorkab) KONI Karanganyar dalam rangka meneruskan program pembinaan dan prestasi sekaligus membentuk kepengurusan baru masa bhakti 2016-2020 bulan Maret yang lalu.

Hari ini, Kamis pagi (28/4) dilangsungkan Pelantikan Kepengurusan KONI Karanganyar periode 2016-2020 yang dilantik sekaligus dikukuhkan oleh Ketua KONI propinsi Jawa Tengah, Hartono dan disaksikan Pengurus KONI se Solo raya.

Adapun Susunan Pengurus KONI Karanganyar 2016-2020 sebagai berikut :

DEWAN KEHORMATAN     :

  1. Bupati Karanganyar, Drs. H. Juliyatmono, MM
  2. Ketua DPRD Kab. Karanganyar, Sumanto
  3. Drs. H. Djatmiko, MM
  4. H. Goenadi Wiryosoekardjo

PENGURUS HARIAN
Ketua Umum    :    Drs. Suprapto
Wakil Ketua I     :    Drs. H. Sukismiyadi, MM
Wakil Ketua II    :    Suhanto, BA, SH
Wakil Ketua III   :    Mei Subroto, S. Sos, M. Hum
Sekretaris I        :    Ahmadi Slamet, S.Pd, M. Pd
Sekretaris II       :    Joko Setyono, A. Md
Bendahara        :    Hartono, SH

Sementara itu, Ketua KONI 2016-2020 terpilih, Suprapto, berharap dukungan kepada seluruh pihak terkhusus Pengurus KONI beserta jajarannya untuk bersama-sama memajukan olah raga di Kab. Karanganyar.

“Harapan kami sebagai pengurus KONI Karanganyar yang baru dilantik dapat mengemban amanah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi KONI lebih baik dan lebih produktif lagi,”tutur Suprapto dalam sambutannya.

Lebih lanjut Ketua KONI Propinsi Jawa Tengah, Hartono menyampaikan bahwa pelantikan ini sebagai momentum untuk selalu memperbaiki diri, mengevaluasi kembali agar kedepannya menjadi lebih baik.

“Gerakan Revolusi Mental oleh Presiden Jokowi merupakan hal penting yang memang harus kita bentuk dalam bidang olah raga karena mengutamakan semangat dan saling menghargai,” terangnya.

Ditambahkannya pula untuk selalu berhati-hati dalam pengelolaan keuangan KONI utamanya terkait hibah dari pemerintah.

Selanjutnya Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo selaku yang mewakili Bupati, dalam sambutannya mengatakan olah raga menjadi aktivitas yang harus terus kita lakukan sebagai satu semangat kita semua untuk kemajuan prestasi olah raga khususnya di wilayah Karanganyar.

“Dengan olah raga dapat memperpanjang umur, sportifitas dan aktivitasnya dapat membentuk karakter bangsa. Ini terbukti kemarin untuk cabang Taekwondo Junior, Karanganyar mengirimkan atlitnya dan Alhamdulillah mendapatkan perak. Begitu pula atlit berprestasi kita bernama Rian yang berhasil menyabet Thomas Cup. Ini merupakan kebanggaan Karanganyar,” jelas Rohadi Widodo.

Ia berharap KONI untuk terus bersaing dalam peningkatan olah raga di seluruh cabang sekaligus tingkatkan prestasi.

“Olah raga menjadikan jasmani rohani sehat, kuat sekaligus mengangkat harkat dan martabat bangsa,” tambah Wabup.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
DSC_0132

Sosialisasi Penurunan AKI dan AKB

kominfo

Ketua TP. PKK Karanganyar, Siti Khomsiyah Juliyatmono pimpin langsung Sosialisasi sekaligus pembinaan kader dalam upaya menekan penurunan AKI dan AKB, Rabu (13/4).

Karanganyar, Rabu 13 April 2016

Dalam rangka memberikan pelatihan dan bimbingan kepada kader agar cerdas dalam upaya menekan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Balita (AKB) , Tim Penggerak PKK Karanganyar bekerjasama dengan DKK, BP3AKB dan Didukcapil mengadakan Sosialisasi Strategi Penurunan AKI dan AKB di Balai Kalurahan Karanganyar, Rabu (13/4).

Adapun peserta sosialisasi meliputi TP. PKK Kecamatan Karanganyar, TP. PKK Kalurahan, Bidan Wilayah Kalurahan, PPKBD Kalurahan, Kader Posyandu, Pokja IV Kalurahan.

Berdasar data wilayah dan penduduk Kecamatan Karanganyar:

  • Jumlah Kalurahan : 12 Kalurahan
  • Jumlah Lingkungan : 53 lingkungan
  • Jumlah RW : 162 RW
  • Jumlah RT : 560 RT
  • Jumlah Penduduk : 77.347 jiwa, Laki-laki (38.585 jiwa) Perempuan (38.762 jiwa)
  • Jumlah Kepala Keluarga : 33.441 KK

Untuk Data AKI dan AKB Kecamatan Karanganyar:

  • Jumlah sasaran : 8.814 jiwa, meliputi ibu hamil (1365 orang), ibu bersalin (1245 orang), Ibu bayi (1240 orang), ibu balita (4964 orang).
  • Jumlah PUS : 14.513 pasang
  • Jumlah WUS : 17.875 jiwa
  • Jumlah Ibu hamil : 486 jiwa, meliputi Ibu hamil normal (414 jiwa), Ibu hamil resti (72 jiwa)
  • Jumlah KB Aktif : 10.953 ( 76.47 %), meliputi Implan (232 orang), IUD (1.168 orang), suntik (7.488 orang), Pil (773 orang), kondom (319 orang), MOW (961 orang), MOP (12 orang).

“ Adapun jumlah yang tidak KB sebanyak 3.560 orang, dengan berbagai alasan yakni dalam keadaan hamil, ingin segera punya anak,” terang Surati selaku Panitia Penyelenggara saat menyampaikan laporannya.

Berbagai kegiatan yang dilaksanakan dalam upaya menekan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Balita (AKB) diantaranya: Sosialisasi dan pembentukan kelas ibu hamil masing-masing Kalurahan se Kecamatan Karanganyar, mengadakan penyuluhan tentang gizi ibu hamil dan memberikan Fe minimal 9 tablet untuk ibu hamil, mengadakan kunjung rumah ibu hamil dan balita yang dilaksanakan oleh bidan wilayah dan kader masing-masing Kalurahan,melakukan penjaringan kasus ibu hamil dengan resiko tinggi dan melaksanakan tindakan rujukan kepada ibu hamil yang beresiko tinggi, Pemberian PMT pemulihan bagi ibu hamil yang Kekurangan Energi Kronis (KEK), melaksanakan penempelan striker P4 K, memberikan pemberian makanan tambahan bagi balita di Posyandu setiap bulan dimasing-masing Kalurahan, Mengadakan pemantauan penimbangan balita Posyandu setiap bulan di masing-masing Kalurahan, mengadakan pembinaan kader posyandu dan kader kesehatan.

“ Dengan adanya sosialisasi ini, saya berharap dapat mencerdaskan kita semua khususnya kepada para kader untuk dapat berperan menurunkan angka kematian Ibu dan balita di wilayah Karanganyar dengan pendampingan bumil (ibu hamil) dan anak”, ujar Siti Khomsiyah Juliyatmono, Ketua TP. PKK Karanganyar dalam sambutannya.

Dishubkominfo Karanganyar (ind/kbl)

Read More
DSC_0040

Lomba Cipta Menu Berbahan Dasar Non Beras

DSC_0121

Bupati Karanganyar, Juliyatmono dan Wakil Bupati Rohadi Widodo saat mencicipi makanan salah satu stand lomba cipta menu berbahan dasar beras hitam yang akan maju pada lomba cipta menu tingkat Nasional di TMII, Jakarta mendatang.

DSC_0040

Salah satu peserta stand lomba dari Tawangmangu yang berbahan dasar singkong, Senin (11/04).

Karanganyar, Selasa 12 April 2016

Untuk meningkatkan kualitas makanan yang bergizi, seimbang sekaligus mengembangkan kreatifitas cipta menu masyarakat khususnya bagi ibu rumah tangga untuk keluarga yang berbahan dasar lokal.

Kantor Ketahanan Pangan Kabupaten Karanganyar bekerja sama dengan Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah mengadakan lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) berbahan sumber daya local, Senin (11/04) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Adapun peserta lomba yaitu 17 Tim Penggerak PKK tingkat kecamatan se Kabupaten Karanganyar.

“Lomba cipta menu konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal ini bertujuan untuk mengenalkan sekaligus memasyarakatkan makanan yang berkualitas dari segi gizi, tampilan dan tidak mengandung zat-zat yang membahayakan kesehatan tubuh,” ujar Uning Sriwahyuni, Kepala Kantor Ketahanan Pangan Karanganyar.

Kriteria penilaian berdasar pada kualitas dan nilai gizi yang di ambil dari potensi lokal sekaligus kreatifitas dalam pengolahannya, yakni pemenuhan B2SA (70 persen) dan keberagaman pangan (30 persen).

Sementara itu menurut Kepala bidang Keamanan Pangan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Jawa Tengah, Suranto, kegiatan lomba cipta menu ini merupakan salah satu implementasi Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor   22 Tahun 2009 tentang kebijakan percepatan penganekaragaman konsumsi pangan berbasis sumber daya lokal.

“Kita berharap dengan lomba cipta menu ini secara tidak langsung makanan-makanan pokok lokal yang belum terangkat seluruhnya, dapat dikenal sekaligus dikembangkan dimasyarakat, khususnya makanan karbohidrat berbahan dasar non beras seperti ubi-ubian dan jagung,” terang Suranto saat menyampaikan sambutannya.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh Kab./Kota lainnya di Indonesia guna mendukung program diversifikasi pangan.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama Bupati Karanganyar, Juliyatmono dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan lomba cipta menu yang diikuti Ibu-Ibu yang tergabung dalam Tim Penggerak PKK di 17 Kecamatan se Kab. Karanganyar ini dapat terus mengembangkan kreatifitasnya dan berinovasi dalam mengolah makanan hasil potensi lokal dengan tetap menjaga kualitas dan gizi keluarga, karena keluarga adalah kunci ketahanan bangsa dan Negara.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagaimana pangan selalu dijaga kualitasnya, bergizi dan seimbang. Karena di Karanganyar sendiri merupakan lumbung pangan,” ujar Juliyatmono.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)

Read More
DSC_0085

Antisipasi Angka Kematian Ibu dan Bayi,DKK Gelar Sosialisasi untuk PKK

Kominfo

Bupati Karanganyar, Juliyatmono ketika menyampaikan arahannya pada Sosialisasi strategi penurunan AKA dan AKI, Selasa (05/4).

Karanganyar, selasa 05 April 2016

Sosialisasi antisipasi strategi penurunan angka kematian ibu dan bayi di gelar di kecamatan Tawangmangu,Selasa (5/4).Kegiatan ini bertujuan untuk menekan angka kematian ibu dan bayi serta memberikan pemahaman dan kesadaran tentang Strategi menurunkan Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi serta Kematian Balita.Untuk saat ini AKI dan AKB di kecamatan Tawangmangu bisa dikatakan masih tinggi,yaitu dalam kurun waktu tiga tahun terakir sebayak 1 kematian ibu nifas,18 kematian neonatal,7 kematian bayi,dan 1 kematian balita. Kepala DKK Dr.Cucuk Heru Kusumo mengatakan ”Angka Kematian Ibu dan Bayi di Karanganyar masih cukup tinggi,maka dari itu sebagai mitra masyarakat,terutama PKK harus memahami pentingnya kesehatan ibu hamil serta kesehatan janin dalam kandungan”.

Pada kesempatan ini hadir juga Bupati Karanganyar Juliatmono beserta 120 peserta yang meliputi anggota PKK,Bidan dan Kader Posyandu se Kecamatan Tawangmangu.Merka sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi yang di gagas oleh DKK Karanganyar ini,karena memang kesehatan ibu dan anak sangat penting dalam meningkatkan taraf hidup masdyarakat terutama di Kabupaten Karanmganyar.”Mitra masyarakat seperti Posyandu,Puskesmas dan PKK harus di bangun mulai dari sekarang untuk menurunkan AKI dan AKA,” terang Bupati dalam sambutannya.Yang menjadi perhatian bukan hanya kesehatan ibu dan anak,tetapi mutu pendidikan juga harus di kembangkan sebagai bekal agar menjadi SDM yang berkualitas.Sebagai harapan,Kabupaten Karanganyar harus bisa menekan bahkan menghapus AKI dan AKA untuk meningkatkan taraf kesehatan di Kabupaten Karanganyar.

Dishubkominfo Karanganyar (cmsy,kbl)

Read More
DSC_0012

Fasilitasi Olah Raga, Juliyatmono Anggarkan 4,5 miliar

kominfo

Musorkab KONI Karanganyar, Kamis (24/3).

Karanganyar, Kamis 24 Maret 2016

Pembukaan Musyawarah Olah Raga Kabupaten (Musorkab) KONI Karanganyar dalam rangka meneruskan program pembinaan dan prestasi sekaligus membentuk kepengurusan baru masa bhakti 2016-2020, Kamis (24/3) di Gedung KPRI Karanganyar.

Musorkab dihadiri Bupati Karanganyar, Wakil Bupati Karanganyar, Ketua KONI Provinsi Jawa Tengah, Ketua KONI Karanganyar periode 2012-2016 serta diikuti peserta meliputi NPC, Perwosi, Induk Cabang Olah Raga, KONI Karanganyar, Gapoksi.

“Musorkab ini merupakan kewajiban dari organisasi KONI pada setiap akhir jabatan untuk mempertanggungjawabkan masa pengabdiannya sekaligus membentuk kepengurusan yang baru. Selama kepengurusan KONI berjalan empat tahun ini, bisa dikatakan Karanganyar memperoleh prestasi yakni menempati posisi 14 dari 35 Kab/Kota tingkat Jawa Tengah dengan diraihnya 12 medali emas, 17 medali perak dan 21 medali perunggu dan ini merata untuk 27 cabang olah raga. Melihat potensi yang ada, diharapkan Karanganyar dapat masuk sepuluh (10) besar,” terang Giri Dahono selaku Kepala Bidang KONI Prov. Jateng pada saat menyampaikan sambutannya.

Ia juga menekankan kepada segenap Pengurus KONI Karanganyar khususnya terkait dengan pengadministrasian agar tidak bersingunggan dengan penegak hukum.

“ Saya memahami betul adanya kriminalisasi KONI. Untuk itu ada beberapa tahapan penting yang harus menjadi perhatian khusus dalam rangka melawan kriminalisasi tersebut yakni Ketua KONI yang lama harus berkenan mendampingi kegiatan terstruktur kepengurusan KONI yang baru, Naskah kegiatan kepengurusan bersifat terbuka untuk menghindari adanya tindakan yang dilanggar, semua bantuan/hibah yang diterimakan dalam bentuk rekening agar tidak terjadi penyelewengan, bantuan yang diterima untuk segera dibuat surat pertanggungjawaban (SPJ) paling lama tiga hari setelah pencairan agar tidak terjadi penyimpangan dan dijadikan satu bendel secara berurutan agar semuanya bebas dari urusan hukum,” tandasnya dihadapan para peserta musorkab KONI.

Sementara itu, Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan dengan terbentuknya kepengurusan yang baru periode 2016-2020 dapat menghasilkan program kerja yang produktif dan dapat memilih ketua baru. Semoga dengan kepemimpinan yang baru dapat lebih memajukan, meningkatkan prestasi Karanganyar untuk seluruh cabang olah raga di Kab. Karanganyar.

“Selain prestasi-prestasi kemarin yang telah diraih sebagai catatan untuk dapat lebih kita tingkatkan lagi. Syukur- syukur kita dapat memasang target, bukan hanya masuk sepuluh besar melainkan berhasil dalam lima besar. Oleh karena itu mulai saat ini kita harus berlatih lebih giat lagi,” pesan Juliyatmono.

Bupati menambahkan, tahun 2017 nanti Karanganyar akan menyelenggarakan Pekan Olah Raga Daerah (PORDA) pada September, untuk itu kita harus menyiapkan atlit-atlit berprestasi untuk kita garap sekarang agar Karanganyar masuk lima (5) besar.

“Untuk mendukung semuanya itu, saya atas nama Pemerintah Karanganyar akan menganggarkan 4,5 miliar rupiah guna melengkapi seluruh fasilitas olah raga. Dengan membangun pusat olah raga di Stadion Raden Mas Said diantaranya lapangan atletik, dua lapangan futsal outdoor, tiga lapangan voli dan tiga lapangan tenis. Kalau mendapat ijin, di waduk Gondang nanti akan saya bangun pendopo untuk kegiatan pencak silat. Perlu diketahui juga bahwa daerah Ngargoyoso akan menjadi lokasi olah raga paralayang dan Karanganyar akan dilaksanakan turnamen tenis meja difabel tingkat internasional. Ini merupakan kebanggaan untuk kita semua khususnya di cabang olah raga Kab. Karanganyar,”tutur Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Juliyatmono juga menghimbau agar setiap pengerjaan administrasi dilakukan secara tertib sesuai dengan prosedur.

Dishubkominfo Karanganyar (ad/ind)  

 

Read More
DSC_0273

Serentak, Pejabat Struktural Eselon II dan III Karanganyar lakukan Tes Urin

kominfo

Bupati bersama Wakil Bupati dan Pejabat SKPD lainnya melakukan test urin sebagai bentuk komitmen bebas dari narkoba, Rabu (23/3)

Karanganyar, Rabu 23 Maret 2016

Bertempat di Aula Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar, seluruh pejabat struktural eselon II, III melakukan tes urin dalam rangka mengantisipasi penyalahgunaan narkoba dikalangan pejabat pemerintahan Karanganyar, Rabu pagi (23/3).

Sebelumnya di tempat yang sama, Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan pembinaan dihadapan kepala SKPD Karanganyar yang menekankan pentingnya kerjasama yang baik.

“Curahkan ilmu secara total dan jalin kerjasama yang baik antar SKPD dan semua pihak, agar dapat saling mengisi dan melengkapi. Kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas untuk bersama memajukan Karanganyar,” pesan Juliyatmono.

Tes urin dilakukan secara ketat dengan melibatkan tim medis dari Dinas Kesehatan Karanganyar. Jalur pemeriksaan urin dijaga ketat oleh petugas kesehatan untuk mengantisipasi seluruh pejabat eseolon II, III serta jajaran Kepala SKPD supaya benar-benar tidak ada yang terlewatkan melakukan tes urin.  Dishubkominfo Karanganyar (ad/bn/ind/umi)

 

Read More