Category: Kesehatan & Olahraga

DSC_0015

Empat Atlit NPC Karanganyar Siap Bertanding di Singapura

DSC_0016

Bupati Karanganyar Juliyatmono Saat Menerima Atlit Karanganyar Yang Akan Bertanding Di ASIAN Games Singapore, Senin (23/11)

Ketua National Paralympic Committe (NPC) Karanganyar Nano Suprano bersama Pengurus dan Atlit difabel menghadap sekaligus meminta do’a restu kepada Bupati Karanganyar Juliyatmono di ruang kerja Bupati Kantor Sekretariat Daerah Karanganyar, Senin pagi (23/11/2015).

Empat atlit NPC Karanganyar yang siap bertanding pada Asian Paragames di Singapura mulai Tanggal 03 Desember 2015 sampai dengan 09 Desember 2015.

 Keempat atlit tersebut yang salah satunya perempuan yakni Larti sebagai Atlit Bulutangkis  dari Kecamatan Matesih yang pada pertandingan Asian Paragames di Korea Selatan tahun kemarin belum mendapatkan medali, Wagiyo sebagai Atlit Bulutangkis dari Desa Brujul Kecamatan Colomadu berhasil mendapatkan dua medali perak pada pertandingan Asian Paragames di Korea Selatan tahun lalu, Suryo Nugroho sebagai Atlit bulutangkis dari Kecamatan Ngargoyoso berhasil mendapatkan  dua Medali Perunggu pada Asian Paragames Korea Selatan kemarin dan Mulyono sebagai atlit Atletik dari Matesih.

“Pada kesempatan yang baik ini, kami menghadap Bapak Bupati sekaligus meminta do’a restu guna menyemangati dan memotivasi atlit NPC Karanganyar yang akan berlaga di Singapura agar berhasil menorehkan prestasi terbaik. Membanggakan untuk dirinya sendiri, keluarga serta masyarakat Karanganyar pada umumnya,” kata Nano Suparno dihadapan Bupati yang didampingi Kepala Bagian Kesra Setda Karanganyar.

Tuhan menciptakan Manusia pasti ada kekurangan dan pastinya memiliki kelebihan. Jangan ada perasaan rendah diri, harus termotivasi dan tetap berprestasi.

“Selamat berjuang, jaga nama baik Karanganyar. Berjuanglah dengan sungguh-sungguh, jangan terbebani apa-apa. Karena saya sendiri (Bupati) tidak menuntut harus menang. Yang terpenting adalah kalian atlit terbaik Karanganyar dapat bermain dengan bagus dan sportif. Saya turut bangga dan mudah-mudahan kalian atlit NPC terus termotivasi untuk tetap berprestasi. Jangan ada perasaan rendah diri. Karena Tuhan menciptakan makhluknya ada kekurangan dan pastinya juga memiliki kelebihan,” tutur Bupati Juliyatmono dihadapan empat atlit yang siap diberangkatkan pada Asian Paragames di Singapura. ad/ind

Read More
DSC_0177

Peserta Khitan Membludak

kominfo

Bupati Karanganyar Juliyatmono Menyerahkan Alat Sekolah Kepada Peserta Khitan Yang Diselenggarakan Oleh Pemkab Karanganyar Bersama Baznas Karanganyar, Jumat (13/11)

kominfo

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Bersama Dandim 0727 Karanganyar Saat Melihat Proses Khitan dilakukan Tim Medis

Masih dalam rangka kegiatan menyambut Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-98, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karanganyar menggelar khitan massal, Jum’at pagi (13/11/2015) di Aula Masjid Agung Karanganyar. Hadir Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Forkompinda serta jajaran SKPD Karanganyar.

Membludaknya peserta khitan yang mencapai jumlah 500 lebih anak. Membuat tim medis kewalahan. Karena jauh lebih banyak dari yang diperkirakan sebelumnya sehingga Panitia membagi dalam dua gelombang. Untuk gelombang pertama khitan dilakukan hari ini Jum’at pagi (14/11/2015) untuk 256 anak. Sedangkan selebihnya sekitar 300 anak, akan mengikuti khitan pada Tanggal 22 Desember 2015 besok, pada akhir semester sekaligus bertepatan Peringatan Hari Ibu.

 Adapun tim medis yang menangani meliputi tim dari RSUD Karanganyar, PKU Muhammadiyah Karanganyar, Puskesmas dan PPNI (persatuan Perawat Nasional Indonesia).

Sementara itu, Bupati Karanganyar  Juliyatmono dalam sambutannya mengatakan bahwa khitan ini dilakukan selain wajib hukumnya bagi laki-laki juga untuk menjaga kebersihan dan kesehatan.

“ Semoga dengan khitan ini membawa kebarokahan kepada kita semua, utamanya anak-anak kita yang memang sudah siap dikhitan. Tujuannya agar bersih dan sehat,” tutur Bupati dihadapan para peserta khitan yang rata-rata anak-anak kelas II dan III sekolah dasar  dari 17 Kecamatan se Karanganyar.

Tim medis menggunakan tiga metode khitan. Yakni dengan cara konvesional, laser atau ring. ind/ad/ft

Read More
DSC_0045

Dua Kecamatan Bebas BABS

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan penghargaan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) kategori Klinik Pratama Tingkat Provinsi Jawa Tengah yakni Klinik Giya Husada I, kepada dr Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan penghargaan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) kategori Klinik Pratama Tingkat Provinsi Jawa Tengah yakni Klinik Griya Husada I, kepada dr Hadiasri Widyasari Rohadi Widodo

Karanganyar, Kamis (12/11/2015)
Dua kecamatan di Kabupaten Karanganyar dinyatakan bebas Buang Air Besar Sembarangan (BABS) 100 persen, yakni Kecamatan Jumapolo dan Jatipuro.

“Kedua kecamatan tersebut telah berhasil mengubah perilaku hidup sehat masyarakat, yang dulu masih buang air besar sembarangan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar Cucuk Heri Kusumo, Kamis (12/11) pagi.

Untuk mengubah perilaku masyarakat setempat, butuh waktu yang cukup lama sekitar tiga tahun dengan komitmen bersama. Menyusul pada akhir tahun ini, Kecamatan Tasikmadu, Jumantono, Jenawi, dan Matesih bisa BABS.

“Saat ini, keberhasilan bebas buang air besar bukan di ukur adanya jamban di setiap rumah warga. Namun kemauan warga untuk BAB di jamban sehat,” katanya.

Pada acara Upacara Hari Kesehatan Nasional (HKN) di Kabupaten Karanganyar, yang dipusatkan di lapangan Jumapolo, Bupati Karanganyar Juliyatmono menyerahkan penghargaan itu kepada Camat Jumapolo Bambang Djatmiko, dan Camat Jatipuro Moh Suparwoto.

Di kesempatan tersebut, Bupati Juliyatmono membacakan sambutan Menteri Kesehatan RI, peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun ini, sungguh dapat menjadi sebuah momentum yang tepat untuk menyampaikan kepada masyarakat di seluruh negeri agar bangkit dan mulai meninggalkan cara menjaga kesehatan yang bersifat kuratif, menuju semangat preventif dan promotif.

“Pesan utama adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga diri, menjaga keluarga, dan menjaga lingkungan sekitar agar terhindar dari penyakit,” kata Bupati.

Selanjutnya, di rangkaian acara tersebut, diserahkan 32 trofi dan hadiah bagi para pemenang lomba rangkaian HKN tahun 2015 oleh Forkopimda Karanganyar.

Diantaranya, Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) kategori Klinik Pratama Tingkat Provinsi Jawa Tengah yakni Klinik Griya Husada I, Desa Terbaik PHBS Tatanan Rumah tangga Tingkat Provinsi Jawa Tengah, yakni Desa Jatiwarno Kecamatan Jatipuro.pd

Read More
DSC_0052 (3)

Senam Sehat Ceria Karanganyar Sambut HKN ke-51

Senam Sehat Ceria Bersama Peringatan HKN Ke-51 Kabupaten Karanganyar, Jum’at (06/11/2015) di Alun Alun Karanganyar

Karanganyar, Jum’at 06 November 2015

Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional ke-51 sekaligus menyambut kemeriahan HUT ke-98 Kabupaten Karanganyar “Maju dan Sehat” Dinas Kesehatan Karanganyar (DKK) melaksanakan Senam Sehat Ceria Bersama, Jum’at pagi (06/11/2015) di Alun-Alun Karanganyar.

Senam sehat ini dihadiri Bupati Karanganyar, Wakil Bupati, Forkompinda Karanganyar, Jajaran SKPD dan diikuti oleh seluruh unsur kesehatan dari DKK, RSUD, Puskesmas Tingkat Kecamatan di 17 Kecamatan se Kabupaten Karanganyar, BPJS, PMI serta Organisasi Wanita seperti TP PKK Tingkat Kabupaten, DWP Karanganyar.

Karanganyar Maju dan Sehat : Berikan pelayanan terbaik guna peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“ Mari berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat untuk meningkatkan indeks kesehatan masyarakat demi terwujudnya pembangunan manusia seutuhnya,” pesan Bupati Karanganyar Juliyatmono saat memberikan arahan dihadapan peserta senam sekaligus membuka pelaksanaan Senam Sehat Ceria Bersama.

????????????????????????????????????

dr. Hj. Hadiasri Widyasari isteri Wakil Bupati Rohadi Widodo turut serta senam sehat ceria bersama.

Keceriaan terpancar dari ekspresi peserta senam sehat ceria bersama.

????????????????????????????????????

Beberapa stand dari Unsur Kesehatan mengikuti Bazar Sehat yang berlokasi di Pelataran Pujasera Karanganyar.

Selain mengadakan Senam Sehat Ceria, Dinas Kesehatan Karanganyar juga menggelar Bazar Sehat dengan lokasi di Halaman Pujasera yang diikuti oleh IDI, BPTO, RSUD, RS PKU Muhammadiyah Karanganyar, PMI, Akper TUJUHBELAS Karanganyar, STIKES Mitra Husada Karanganyar, Forum Klinik Pratama Karanganyar, Tim Medis Puskesmas Perwakilan dari masing-masing Kecamatan serta stand yang menyajikan berbagai olahan makanan sehat, bergizi dan berijin BPOM. ind

Read More
DSC_0121

Meriahkan HUT Karanganyar, SKPD Ikuti Lomba Olahraga Tradisional

Aksi freestyle motor sebagai pembuka lomba olahraga tradisional.

Aksi igrang yang dilakukan kurang lebih 100 peserta dari siswa-siswi sekolah dasar.

Ketua FORMI Karanganyar, Sumarno saat melaporkan kegiatan lomba olahraga tradisional, Rabu (04/11/2015) di Alun Alun Karanganyar.

Jaga Sportifitas : Sekretaris Daerah Karanganyar selaku yang mewakili Bupati saat membuka acara.

Karanganyar, Rabu 04 November 2015

Masih dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke-98, Federasi Olahraga rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Karanganyar menyelenggarakan lomba olahraga tradisional yang diikuti seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Karanganyar.

Adapun olahraga tradisional yang dilombakan, diantaranya tarik trambang, balap karung, lomba bakiak.

“Berbagai lomba olahraga tradisional ini diikuti seluruh SKPD dan hanya berlangsung satu hari ini saja, Rabu (04/11/2015) di Alun alun Karanganyar sebagai lokasi lomba. Kami selaku panitia FORMI yang kebetulan baru dibentuk tahun ini, mohon maaf jika banyak kekurangan dalam penyelenggaraan,” tutur Sumarno selaku Ketua FORMI Karanganyar saat menyampaikan laporan kegiatan pada Upacara Pembukaan Lomba Olahraga Tradisional.

Sementara itu sambutan Bupati yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Karanganyar, Samsi berharap dengan diadakannya berbagai lomba olahraga tradisional memeriahkan HUT Karanganyar ke-98 ini, semoga dapat terlaksana dengan meriah, lancar dan tertib. “ Semoga ini dapat menjadi agenda rutin sebagai salah satu cara kita melestarikan olahraga tradisional. Kepada para Juri, saya pesan untuk tetap fair dalam menilai dan kepada peserta tetap jaga sportifitas. Meskipun lomba ini akan ada piala dan uang pembinaan, tetapi yang terpenting adalah rasa kebersamaan dan kekompakan kita,” terang Samsi saat membuka Lomba Olahraga tradisional.

Selanjutnya dilakukan penyerahan secara simbolis alat olahraga tradisional oleh Sekretaris Daerah Karanganyar kepada Pengurus FORMI.

????????????????????????????????????

Serah terima secara simbolis alat lomba olahraga tradisional.

Sebagai pembuka acara digelar atraksi igrang yang diikuti anak-anak sekolah dasar dan freestyle motor dan BMX oleh komunitas BMX Karanganyar. ad/ind

SEMANGAT : lomba tarik tambang Kecamatan Jatipuro VS Kecamatan Jatiyoso

Melatih kekompakan : Keseruan lomba bakiak.

????????????????????????????????????

Tak Mau Kalah : Ibu Camat Mojogedang ikuti lomba balap karung.

 

Read More
DSC_0066

Turnamen U14, Unjuk Bakat Pesepakbola Muda

Karanganyar, Jumat (30/10/2015)
Turnamen sepak bola Usia 14 (U14) tahun diharapkan menjadi sarana unjuk bakat dan prestasi bagi pesepak bola muda dari Kabupaten Karanganyar.

Pertandingan yang diikuti 17 Kecamatan itu, merupakan rangkaian acara menyambut Hari Jadi Kabupaten Karanganyar ke 98, dari 30 Oktober sampai 15 November 2015, di Stadion 45 Karanganyar.

Pada pertandingan pembukaan pertama, dilangsungkan antara kesebelasan Kecamatan Jenawi melawan Kecamatan Karanganyar dengan menyelesaikan 35 menit setiap babak, Jumat (30/10).

Turnamen sepakbola Usia 14 tahun antara kecamatan Jenawi (kaos hijau muda) dan Kecamatan Karanganyar (kaos hitam)

Turnamen sepakbola Usia 14 tahun antara kecamatan Jenawi (kaos hijau muda) dan Kecamatan Karanganyar (kaos hitam)

Bupati Karanganyar Juliyatmono saat membuka turnamen mengatakan sepakbola ini bisa mencetak prestasi yang membanggakan.

“Sepakbola adalah olahraga yang merakyat, saya minta untuk berlangsung denga fair play pertandingan ini,” katanya. pd

Read More
DSC_0339

Kejurprov Tenis Meja Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah

kominfo

Komjen Purn Oegroseno (Pengurus Pusat PTMSI) Saat Membuka Kejurprov Tenis Meja Kelompok Umur Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah, GOR RM Said Karanganyar, Kamis (29/10)

kominfo

Atlit-Atlit yang akan mengikuti Kejurprov Tenis Meja Kelompok Umur Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah

kominfo

Upacara Pembukaan Kejurprov Tenis Meja Kelompok Umur Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah

Kejuaraan Provinsi Tenis Meja Kelompok Umur Ke XXXV Tahun 2015 Se Jawa Tengah di GOR RM Said Kabupaten Karanganyar resmi dibuka oleh Komjen Purn Oegroseno, Kamis (29/10). Kejurprov berlangsung dari tanggal 29 Oktober sampai dengan 1 November 2015 dan memperebutkan Piala Gubernur Jawa Tengah. Hadir dalam acara tersebut Sekda Karanganyar, Ketua Koni Jawa Tengah, Kepala Dinas Pendidikan dan Olah Raga Prop Jawa Tengah, Ketua Koni Karanganyar, SKPD terkait dan pimpinan BUMN/BUMD di wilayah Kab Karanganyar.

Kejuaraan akan dibagi kedalam 7 jenis pertandingan yaitu Beregu Pemula dan Putri, Beregu Putra dan Putri, Beregu Yunior Putra dan Putri, Tunggal Usia Dini Putra dan Putri, Tunggal Remaja Putra dan Putri, Tunggal Kadet Putra dan Putri, Tunggal Yunior Putra dan Putri. ch/ad

 

Read More
DSC_0041

Penderita Katarak Jalani Operasi Secara Gratis

Pemberian obat tetes mata bagi penderita katarak sebelum menjalani operasi di Instalasi Bedah Sentral RSUD Karanganyar

Pemberian obat tetes mata bagi penderita katarak sebelum menjalani operasi di Instalasi Bedah Sentral RSUD Karanganyar

Karanganyar, Minggu (04/10/2015)
Puluhan pasien penderita katarak di Kabupaten Karanganyar menjalani operasi mata secara gratis, di RSUD Karanganyar, Minggu (04/10).

Operasi yang berkerjasama dengan Djarum Foundation dan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Yogyakarta berlangsung dari pagi hari hingga sore hari.

Sebelum menjalani operasi, pasien terlebih dahulu menjalani serangkaian pemeriksaan kesehatan di laboratorium, kemudian tindakan pemberian obat tetes mata, kemudian menunggu giliran operasi.

Menurut Direktur RSUD Karanganyar dr. G Mariyadi  bahwa kegiatan kali ini mengoperasi 47 bola mata, tidak satu orang pasien, sebab seorang pasien bisa dua bola mata yang terkena katarak.

“Hari ini sebanyak 16 dokter mata dilibatkan untuk operasi katarak. Sedangkan lamanya tindakan bisa sampai 30 menit, tergantung anatominya,” kata Direktur RSUD.

Dia juga menjelaskan, masih banyak penderita katarak yang tersebar di Kabupaten Karanganyar.

“Penderita kebanyakan berumur 50 tahun keatas, bisa dikarenakan usia tua, paparan sinar matahari berlebih, mengalami trauma, dan sering operasi mata,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Karanganyar Juliyatmono berkesempatan menemui para penderita di ruang tunggu.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung acara ini. Dengan begitu, bisa mengurangi penderita di Kabupaten Karanganyar,” katanya.

Langkah antisipasi agar seseorang tidak terkena katarak, dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung beta carotene atau anti oksidan yang baik untuk mata. Menghindari paparan sinar matahari dengan menggunakan kaca mata anti sinar UV juga sangat disarankan untuk menghindari katarak. Perokok bisa menghentikan kebiasaanya tersebut karena merokok dapat meningkatkan resiko seseorang terkena katarak. pd

Read More
DSC_0168

Desa Jatiwarno, One Day No Smoking

DSC_0168

berurutan dari kiri Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo (Kemeja Putih), Sri Ratna Astuti (Ketua Pokja IV Prop Jateng) dan Siti Khomsiyah (Ketua TP PKK Karanganyar) Saat Penilaian PHBS Tk Prop Jateng di Balai Desa Jatiwarno, Jumat Siang (02/10)

DSC_0184

Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo Saat Memberikan Sambutannya Dihadapan Kader PKK Desa Jatiwarno Dalam Rangka Penilaian Lomba PHBS Tk Prop Jateng

DSC_0169

Sekda Karanganyar Samsi (kemeja putih polos) dan Tim Penilai PHBS Tk Prop Jateng serta SKPD terkait di Wilayah Pemkab Karanganyar

Desa Jatiwarno Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar berhasil masuk nominasi Kabupaten/Kota Lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Tingkat Provinsi Jawa Tengah dan pada hari ini Jumat siang (02/10) Tim Penilai PHBS tingkat Provinsi Jawa Tengah tiba di Kabupaten Karanganyar untuk melaksanakan penilaian langsung ke Desa Jatiwarno. Tim penilai yang beranggotakan diantaranya dari Dinas Kesehatan Prop Jateng, TP PKK Prop Jateng dan Biro Sosial Setda Prop Jateng diterima langsung oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo didampingi Sekda Karanganyar Samsi beserta SKPD terkait di Balai Desa Jatiwarno Kecamatan Jatipuro ,

Rohadi Widodo saat menyampaikan arahannya mengapresiasi dan bangga Desa Jatiwarno maju lomba PHBS tingkat Jawa Tengah.

“Alhamdulillah, meskipun Desa Jatiwarno termasuk daerah yang kering tetapi mampu menerapkan pola hidup bersih dan sehat pada masyarakatnya. Dan ada yang menarik dari Desa Jatiwarno yaitu telah diterapkannya One Day No Smoking (Sehari Tanpa Merokok) tiap kamis di wilayah Kecamatan Jatipuro. Ini sangat menginspirasi saya untuk diterapkan di tingkat Kabupaten,” terang Rohadi disambut tepuk tangan para hadirin.

Ia juga menambahkan bahwa untuk bulan Desember 2015 ada lima Kecamatan yang sudah bebas BAB antara lain Jumapolo, Jatipuro, Jenawi, Matesih, Colomadu. Sedangkan untuk tingkat Kabupaten ditargetkan tahun 2017, Kabupaten Karanganyar akan bebas BAB sembarangan.

“Dengan indikator tersebut tadi, semoga Desa Jatiwarno mampu menjadi juara pertama pada lomba PHBS Tk Prop Jateng dan berhak mewakili Jawa Tengah di tingkat nasional,” harap Rohadi Widodo.

Sementara itu, Kasiyem Ketua Tim Penggerak PKK Desa Jatiwarno, menyampaikan implementasi PHBS di Desa Jatiwarno diantaranya: 100% persalinan sudah ditolong oleh tenaga kesehatan dengan dua bidan sedang dukun bayi hanya membantu perawatan bayi pasca persalinan, 100% warga memeriksakan kehamilannya minimal empat kali agar bayi dan ibu sehat, Kegiatan senam hamil dan lansia, Pemberian ASI Eksklusif (IMD) Inisiasi Menyusu Dini, Penimbangan balita disepuluh Posyandu, Desa Jatiwarno tidak ada bayi gizi buruk, Pemenuhan kebutuhan gizi dengan tanah pekarangan ditanami sayur dan buah /polibek, untuk pemenuhan air bersih sudah ada tiga Pansimas (Dusun Klimpit, Dusun Wates, Dusun Brenggolo), Jamban sehat / masyarakat  Desa Jatiwarno sudah tidak BAB Sembarangan (ODF), Pengelolaan sampah sudah dibedakan dengan sampah organik (ditimbun jadi kompos) dan anorganik (dikumpulkan di bank sampah), Lantai rumah kedap air karena sudah ada stimulan desa untuk RTLH, setiap hari Kamis sudah dicanangkan kawasan bebas asap rokok baik dikantor-kantor, tempat ibadah maupun tempat publik lainnya.

“Sudah ada SK untuk setiap hari Kamis dilarang merokok dan ini telah berjalan dengan baik di kantor, masjid maupun ruang publik lainnya dan masyarakat mendukung serta telah menjadi kebiasaan”, terang Kasiyem

Selanjutnya Ketua Pokja IV Prov. Jawa Tengah sekaligus sebagai Tim Penilai Lomba PHBS Sri Ratna Astuti mengucapkan Selamat kepada Desa Jatiwarno sebagai perwakilan Karanganyar maju lomba PHBS tingkat Provinsi Jawa Tengah.

“Penilaian dua periode ini mengalami perubahan dan dilakukan penilaian langsung pada lokasi. Dan Desa Jatiwarno Karanganyar yang terbaik untuk kategori Kabupaten/Kota masuk dalam nominasi dan semoga Desa Jatiwarno dapat mengantarkan Jawa Tengah di tingkat Nasional. Jadi jangan takut untuk dinilai, karena ini termasuk pembinaan,” terang Ratna Astuti

Pada kesempatan tersebut dibacakan sambutan Ketua TP PKK Tingkat Provinsi Aqiqoh Ganjar Pranowo yang menekankan bahwa kegiatan PKK ini yang terpenting dapat memberikan dampak positif  bagi masyarakat dan kesejahteraan bagi keluarga. ad/ind

Read More
DSC_0026

Dharma Wanita Persatuan Karanganyar Adakan Seminar

Soraya Haque saat menjadi narasumber pada seminar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (20/09)

Soraya Haque saat menjadi narasumber pada seminar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Senin (20/09)

Karanganyar, Selasa (22/09/2015)
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Karanganyar mengadakan seminar dengan tema “Untukmu Wanita, Cantik dan Beretika Dalam Berkarya”.

Seminar yang dihadiri Ketua DWP Kabupaten Karanganyar Sri Lestari Samsi dan sekitar 100 orang anggota DWP itu menghadirkan narasumber Bupati Karanganyar Juliyatmono, Soraya Haque, dan dr Aditya pakar kecantikan, Senin (22/09) di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar.

Pada kesempatan itu, Bupati Karanganyar mengatakan kecantikan seorang wanita berasal dari pribadi masing-masing, bukan dari penampilan fisik.

“Membangun kecantikan dari dalam akan menumbuhkan sifat kasih sayang dari laki-laki, yang bertugas melindungi kaum kaum perempuan dan mencukupi kebutuhan,” ucapnya.

Sementara itu, Soraya Haque mengatakan saat ini perlu didorong untuk berkomunikasi yang baik dan beretika.

“Komunikasi ada yang verbal dan non verbal, sebaiknya dibiasakan generasi muda untuk bisa bicara dengan baik dan benar,” katanya.

Pada acara tersebut juga ada konsultasi kecantikan dari sebuah produk kecantikan. pd

Read More